cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara
Published by Universitas Galuh
ISSN : 23562269     EISSN : 26142945     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Ilmiah Dinamika merupakan media publikasi Karya Tulis Ilmiah di bidang Ilmu Administrasi Negara yang berada di lingkungan Program Studi Ilmu Administrasi Negara Universitas Galuh dengan ISSN: 2356-2269 (Print) dan eISSN: 2614-2945 (Online) yang mempublikasikan hasil penelitian mahasiswa dan dosen, dengan fokus kajian Ilmu Administrasi Negara. Jurnal ini terbit setiap tiga bulan sekali, yaitu: Maret, Juni, September, dan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2017): Dinamika" : 15 Documents clear
Pelaksanaan Program Pembangunan Fisik di Desa Gunungsari Kecamatan Sadananya Kabupaten Ciamis anis karnita
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 4, No 1 (2017): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (57.061 KB) | DOI: 10.25157/dinamika.v4i1.399

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah pembangunan fisik di Desa Gunungsari Kecamatan Sadananya Kabupaten Ciamis belum optimal, karena sesuai dengan kenyataanya pembangunan-pembangunan tersebut masih ada yang belum selesai sesuai dengan waktu yang ditentukan, dimana seharusnya program-program pembangunan selesai pada akhir Desember 2015. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut. Bagaimana Pelaksanaan program pembangunan fisik di Desa Gunungsari Kecamatan Sadananya Kabupaten Ciamis? Bagaimana hambatan-hambatan dalam pelaksanaan program pembangunan fisik di Desa Gunungsari Kecamatan Sadananya Kabupaten Ciamis? Upaya-upaya apa saja yang dilakukan untuk mengatasi hambatan-hambatan dalam pelaksanaan program pembangunan fisik di Desa Gunungsari Kecamatan Sadananya Kabupaten Ciamis? Metode penelitian yang digunakan dalam penyusunan skripsi ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini yaitu berjumlah 13 informan antara lain yaitu Kepala Desa, Kepala Urusan Perkonomian dan Pembangunan, Kepala Urusan Kesejahteraan dan Pemberdayaan Masyarakat dan 10 (sepuluh) masyarakat Desa Gunungsari. Data yang terkumpul penulis analisa melalui pendekatan kualitatif dengan teknis deskriftif, cara yang digunakan untuk menganalisis semua data yaitu dengan observasi/pengamatan dan wawancara. Hasil penelitian adalah sebagai berikut. masih adanya program pembangunan yang belum terselesaikan sesuai dengan waktu yang ditentukan. Hambatan-hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaan program pembangunan fisik di Desa Gunungsari yaitu mengenai anggaran yang diberikan pemerintah baik  dana dari APBN dan APBD Provinsi sering terlambat dan tidak mencukupi untuk terselesaikannya program, selain itu kurangnya sosialisasi perihal rencana program dan kejelasan prosedur kerja bagi pelaksana program, dan kurang tersedianya sarana prasarana yang memadai untuk mendukung pelaksanaan program sehingga kemampuan dan keterampilan misalnya dalam bidang teknologi masih kurang. Upaya mengatasi hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaan program pembangunan fisik di Desa Gunungsari yaitu evaluasi pelaksanaan program pembangunan yang telah dilaksanakan, meningkatkan sosialisasi untuk memberikan pemahaman tentang rencana program pembangunan dan prosedur kerja bagi pelaksana program dengan lebih jelas, bekerja sama dengan pihak ke 3 untuk menambah anggaran dan melakukan pengajuan proposal pendanaan ke BPMPD untuk mendapatkan anggaran untuk menyelesaikan program pembangunan yang tertunda.
Pengaruh Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai di Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ciamis dini Daniyaturrizkiyah
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 4, No 1 (2017): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.876 KB) | DOI: 10.25157/dinamika.v4i1.383

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang berhubungan antara lingkungan kerja dan kinerja pegawai di Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ciamis. Berdasarkan hasil penjajagan penulis di Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ciamis diketahui bahwa terdapat beberapa masalah diantaranya masih rendahnya kualitas kerja pegawai dalam mengerjakan setiap pekerjaannya, adanya keterlambatan pegawai dalam menyelesaikan pekerjaan. Hal tersebut diduga disebabkan lingkungan kerja yang ada belum tersedia secara maksimal.Metode penelitian yang penulis gunakan adalah metode penelitian kuantitatif. Dengan menggunakan teknik pengumpulan data melalui studi kepustakaan dan studi lapangan yang meliputi : Angket, wawancara, dan observasi. Adapun populasi penelitian ini terdiri dari 51 orang pegawai Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ciamis. Karena populasi kurang dari 100 orang, maka penulis mengambil semua anggota populasi sebagai sampel. Dengan demikian penulis memakai teknik sampling jenuh yaitu teknik penentuan sampel bila semua anggota populasi digunakan sebagai sampel.Dari hasil penelitian di Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ciamis, diperoleh hasil sebagai berikut: lingkungan kerja berada pada kategori cukup baik artinya bahwa lingkungan kerja yang tersedia di Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ciamis sudah cukup sesuai dengan hasil analisis data dimana diperoleh rata-rata skor sebesar 133,44 yang termasuk dalam kategori cukup baik, dengan persentase 53,32 %. Artinya lingkungan kerja melalui persyaratan lingkungan fisik kerja menurut The Liang Gie (2009 : 211) dapat dipenuhi dengan cukup baik di Sekretariat Dewan Perwakila Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ciamis. Kinerja pegawai di Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ciamis telah terlaksana dengan baik, sesuai dengan hasil analisis data dimana diperoleh rata-rata skor sebesar 176,86 termasuk kategori baik, dengan persentase sebesar 69,35%. Artinya kinerja pegawai Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ciamis telah dilaksanakan sesuai dengan aspek-aspek kinerja menurut T.R. Mitchell (Sedarmayanti, 2009: 51). Pengaruh lingkungan kerja  terhadap kinerja pegawai Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ciamis sebesar 48,86% sedangkan sisanya 51,14% adalah faktor lingkungan kerja yang tidak memadai seperti tidak tersedianya tempat penyimpanan pakaian, tidak adanya alat pelindung untuk mesin kantor yang berbahaya, tidak adanya aturan mengenai larangan pegawai mengerjakan tugas mengangkat, membawa, atau memindahkan beban berat, serta tidak tersedianya kotak atau lemari obat di dalam ruang kerja, tidak adanya ruang kesehatan bagi pegawai, dan tidak adanya jalur evakuasi kebakaran dari lantai atas dan sirine peringatan kebakaran.
Kinerja Organisasi Dalam Pelayanan Publik di Kantor Kepala Desa Bojongmengger Kecamatan Cijeungjing Kabupaten Ciamis Deby Gandevyanti
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 4, No 1 (2017): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (97.456 KB) | DOI: 10.25157/dinamika.v4i1.394

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih lemahnya kinerja organisasi dalam pelayanan publik di Kantor Kepala Desa Bojongmengger Kecamatan Cijeungjing Kabupaten Ciamis. Terlihat bahwa pemerintah desa kurang mampu melaksanakan pelayanan kepada masyarakat secara cepat, tepat, dan mudah baik dari segi waktu, biaya maupun prosedur pelayanan, serta kurang responsive terhadap apa yang menjadi kebutuhan atau kepentingan masyarakat, sehingga pelayanan yang diberikan kurang memuaskan. Berdasarkan latar belakang penelitian tersebut, maka rumusan masalahnya adalah: 1) Bagaimana kinerja organisasi dalam pelayanan publik di Kantor Kepala Desa Bojongmengger Kecamatan Cijeungjing Kabupaten Ciamis? 2) Hambatan-hambatan apa yang mempengaruhi kinerja organisasi dalam pelayanan publik di Kantor Kepala Desa Bojongmengger Kecamatan Cijeungjing Kabupaten Ciamis? 3) Bagaimana upaya-upaya yang dilakukan guna mengatasi hambatan-hambatan yang mempengaruhi kinerja organisasi dalam pelayanan publik di Kantor Kepala Desa Bojongmengger Kecamatan Cijeungjing Kabupaten Ciamis? Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif dan untuk keperluan pembahasan hasil penelitian digunakan pendekatan kualitatif dengan informan sebanyak 10 orang yang terdiri dari 1 orang Kepala Desa, 4 orang Perangkat Desa, serta 5 orang masyarakat yang pernah mendapatkan pelayanan dari Kantor Kepala Desa Bojongmengger Kecamatan Cijeungjing Kabupaten Ciamis. Tehnik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan studi kepustakaan dan studi lapangan yang terdiri dari observasi dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa kinerja organisasi dalam pelayanan publik di Kantor Kepala Desa Bojongmengger Kecamatan Cijeungjing Kabupaten Ciamis sudah cukup baik, meskipun masih terdapat beberapa indikator yang belum dapat dilaksanakan dengan baik. Adapun hal yang menjadi menghambat pelaksanaannya adalah keterbatasan petugas maupun sarana prasarana yang mendukung kepuasan pelanggan. Upaya yang dilakukan guna mengatasi hambatan tersebut adalah memaksimalkan pemberian pelayanan baik dari segi proses maupun output pelayanannya serta memaksimalkan pemanfaatan sarana prasarana yang tersedia.
Pelaksanaan Pengawasan Oleh Dinas Kependudukan Pencatatan Sipil, Sosial, Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Kabupaten Pangandaran Dalam Meningkatkan Kinerja Tenaga Kesejahteraan Sosial (TKSK) (Studi Kasus Di Desa Selasari Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran) desi mustikawati
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 4, No 1 (2017): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (88.7 KB) | DOI: 10.25157/dinamika.v4i1.400

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan kurangnya pengawasan yang optimal oleh Dinas Pencatatan Sipil, Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Pangandaran terhadap (TKSK). Hal ini terlihat dari : 1) TKSK seringkali tidak melakukan pemetaan sosial berupa pendataan PMKS dan PSKS dan/atau data dan informasi lainnya yang dibutuhkan dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial, 2) TKSK jarang melakukan sinergi, integrasi, dan sinkronisasi dengan camat dan/atau perangkat organisasi dibawahnya, 3) TKSK jarang melakukan kegiatan penyuluhan dan bimbingan sosial atas inisiatif sendiri. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriftif dengan pendekatan kualitatif dengan jumlah informan sebanyak 8 orang. Adapun teknik pengumpulan data terdiri dari wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan meliputi tahap pengumpulan data, tahap reduksi data, display data, serta verifikasi dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa Pelaksanaan Pengawasan oleh Dinas Kependudukan Pencatatan Sipil, Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Pangandaran dalam Meningkatkan Kinerja Tenaga Kesejahteraan Sosial (TKSK) (Studi Kasus di Desa Selasari Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran) secara umum telah dilaksanakan dengan baik. Hal ini terbukti dari 9 indikator yang diteliti 7 indikator sudah dilaksanakan dengan baik, dan 2 indikator belum dilaksanakan dengan baik. Hambatan-hambatan yang ditemukan antara lain 1) Terbatasnya jumlah sumber daya manusia 2) TKSK kurang disiplin yang ditandai seringkali tidak hadir pada saat dilakukan pengarahan, koordinasi, monitoring dan evaluasi, ataupun pada saat TKSK diminta untuk menyampaikan laporan lisan secara langsung, serta  tidak membuat dan menyerahkan laporan secara tertulis pada waktu yang ditentukan. Upaya yang dilakukan yaitu dengan : 1) Meningkatkan intensitas komunikasi dengan TKSK melalui handphone, dan  memaksimalkan pengawasan melalui pertemuan monitoring dan evaluasi kinerja TKSK tiap bulan, 2) Menginstruksikan kepada ketua forum komunikasi TKSK untuk menyampaikan hasil dari pengarahan, ataupun monitoring dan evaluasi kepada TKSK yang berhalangan hadir, serta memberikan teguran secara lisan juga  himbauan kepada TKSK untuk hadir dan memberikan laporan tertulis sesuai waktu yang telah ditentukan.
Optimalisasi Kinerja Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana Dalam Pelaksanaan Program Keluarga Berencana Di Desa Sirnabaya Kecamatan Rajadesa Kabupaten Ciamis Dini Indriani
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 4, No 1 (2017): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (57.362 KB) | DOI: 10.25157/dinamika.v4i1.380

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kinerja Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana di Desa Sirnabaya Kecamatan Rajadesa masih ada pemahaman masyarakat mengenai program unggulan Keluarga Berencana (KB)masih kurang. Hal ini terlihat dari 1) Kinerja Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) belum maksimal. Hal  ini terbukti dengansemakin meningkatnya jumlah kelahiran.2) Kurangnya  pemahaman petugas dalammensosialisasikan semua program pemerintah tentang Keluarga Berencana, sehingga  tidak  terserap oleh masyarakat luas.Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat penulis simpulkan sebagai berikut: 1) Kinerja penyuluh lapangan keluarga berencana di UPTB Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan Kecamatan Rajadesa Kabupaten Ciamis pada umumnya telah dilaksanakan dengan cukup baik, meskipun masih ada  yang belum memenuhi target. 2) Mengenai hambatan-hambatan yang ditemukanterdiri dari : Pertama, penyuluh kurang mampu dalam menyelesaikan pekerjaan tepat waktu, sehingga terkadang target yang telah ditentukan tidak tercapai. Kedua, kemampuan bekerja dengan  hasil yang maksimal masih kurang. Ketiga, kurang mampu memberikan  pelayanan yang sesuai dengan standar pelayanan minimal.Keempat, kurang mampu bekerja  dengan prestasi kerja yang tinggi. Kelima, kurang memiliki hubungan  yang baik dengan masyarakat. Keenam, kurang mampu melaksanakan tahap-tahap dalam perencanaan. 3) Mengenai upaya-upaya dilakukan terdiri dari:  Pertama, memperbarui strategi penyuluhan yang dilakukan  penyuluh lapangan melalui sosialisasi program keluarga berencana. Kedua,  meningkatkan kemampuan penyuluh lapangan dalam bekerja agar mampu menciptakan hasil pekerjaan yang maksimal. Ketiga, meningkatkan pelayanan dari segi sarana dan prasarana yang lebih mencukupi dalam program penyuluhan. Keempat, meningkatkan kualitas pengetahuan, pemahaman mengenai program KB secara utuh dan terstuktur. Kelima, meningkatkan hubungan yang baik dengan masyarakat, dengan cara menambah kader baru yang dapat memberikan suasana baru bagi masyarakat. Keenam, dapat dilakukan peningkatan waktu dalam pelaksanaan program keluarga berencana oleh penyuluh lapangan.
Peranan Kepala Desa Dan Implikasinya Dalam Meningkatkan Etos Kerja Perangkat Desa di Desa Waringinsari Kecamatan Langensari Kota Banjar titia patimaya
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 4, No 1 (2017): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.61 KB) | DOI: 10.25157/dinamika.v4i1.395

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peranan kepala desa dan implikasinya dalam meningkatkan etos kerja perangkat desa di desa Waringinsari kecamatan Langensari kota banjar. Penelitian menggunakan metode penelitian yang digunakan adalah metode asosiatif karena hanya menggambarkan fenomena-fenomena masalah, menerangkan hubungan sebab akibat, menguji hipotesis, membuat prediksi-prediksi dan mendapatkan makna serta aplikasi dari suatu masalah yang akan dipecahkan. Berdasarkan hasil diketahui bahwa peranan kepala desa berpengaruh terhadap peningkatan etos kerja perangkat desa di desa Waringinsari kecamatan Langensari kota banjar sebesar 53,54 % sedangkan sisanya sebesar 46,46 % dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti seperti peran pemimpin dalam pengawasan dan pengevaluasian.Dengan tingkat keyakinan 95% dengan α = 0,05, maka diperoleh t tabel sebesar 2,160 Karena t hitung sebesar 3,560647> dari t tabel sebesar 2,160 maka hipotesis Ho ditolak dan Ha diterima dengan kata lain hipotesis yang penulis ajukan yaitu “Terdapat pengaruh positif antara peranan pemimpin dalam meningkatkan etos kerja perangkat desa di Desa Waringinsari Kecamatan Langensari Kota Banjar” diterima.
Implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Ciamis Nomor 20 Tahun 2000 Tentang Retribusi Izin Gangguan di Kecamatan Cigugur Kabupaten Pangandaran ani nurliani
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 4, No 1 (2017): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (102.925 KB) | DOI: 10.25157/dinamika.v4i1.401

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh permasalahan belum optimalnya Implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Ciamis Nomor 20 Tahun 2000 Tentang Retribusi Izin Gangguan. Hal ini terlihat dari masih banyaknya pengusaha yang belum memahami mengenai kebijakan tentang retribusi izin gangguan dan tidak mendaftarkan perusahaannya, adanya perusahaan yang tidak mendaftarkan ulang surat izin gangguannya, adanya pemindahan tangan kepemilikan dan perpindahan tempat izin gangguan tanpa persetujuan Bupati.Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif analisis dengan jumlah informan sebanyak 16 orang terdiri dari 1 orang camat, 2 orang pemberi pelayanan perizinan, 3 tokoh masyarakat dan 10 orang masyarakat/ pengusaha. Adapun teknik pengumpulan data menggunakan studi kepustakaan dan studi lapangan yang terdiri dari observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah data reduction, data display, dan verification yang diinterprestasikan secara kualitatif yang bersumber dari hasil observasi dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa Implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Ciamis Nomor 20 Tahun 2000 Tentang Retribusi Izin Gangguan di Kecamatan Cigugur Kabupaten Pangandaran secara umum masih berjalan kurang baik. Hal ini dapat terlihat dari 8 indikator yang diteliti 7 indikator dilaksanakan dengan belum baik dan kurang maksimal, dan 1 indikator sudah dilaksanakan dengan baik.Kendala-kendala yang ditemukan yaitu banyaknya pengusaha yang kurang mementingkan tujuan dari peraturan kebijakan tersebut, kurangnya pemahaman masyarakat mengenai pentingnya kebijakan mengenai retribusi izin gangguan, masih adanya pegawai yang diberi tugas tidak sesuai dengan background pendidikan, kondisi lingkungan dan sumberdaya sasaran dapat mempengaruhi kinerja, karakteristik sasaran, dan kultur masyarakat yang masih awam sehingga penerapan sanksi masih sulit. Upaya yang dilakukan dalam menghadapi kendala dengan caramelakukan sosialisasi secara menyeluruh, memberikan penjelasan secara mendetail dan bisa dilakukan secara berulang-ulang supaya mekanisme dan prosedurnya dapat dipahami, adanya pendelegasian kepada Kasi Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) beserta Fungsional umumnya untuk mengikuti bimbingan teknis (bimtek), membangun strategi yang baik untuk melakukan sosialisasi secara door to door, kerjasama bersama pemerintah desa, dan menganalisa karakteristik dan dukungan kelompok sasaran.
Pengelolaan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Desa Oleh Pemerintah Desa Di Desa Parakanmanggu Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran Wida Puspawardani
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 4, No 1 (2017): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (53.868 KB) | DOI: 10.25157/dinamika.v4i1.379

Abstract

Berdasarkan hasil observasi di ketahui bahwa Pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa di Desa Parakanmanggu Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran secara umum sudah terkelola dengan baik.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan, studi lapangan (observasi dan wawancara). Jumlah informan dalam penelitian ini adalah sebanyak 22 orang yang terdiri dari 15 perangkat desa Parakanmanggu, 7 orang Badan Permusyawaratan Desa di Desa Parakanmanggu. Teknik analisa data dalam penelitian ini adalah Data Reduction (Reduksi Data), Data Display (Penyajian Data) dan Verifikasi Data.Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat di simpulkan bahwa pengelolaan anggaran pendapatan dan belanja desa secara umum sudah dapat terkelola dengan baik sesuai dengan pendapat Adisasmita (2014:34) prinsip-prinsip pengelolaan keuangan daerah. Ada pula beberapa hambatan dalam pengelolaan anggaran pendapatan dan belanja desa diantaranya keterlambatan dana yang turun dari pemerintah sehingga perangkat desa kesulitan dalam proses penyusunan APBDesa, penggunaan anggaran yang tidak sesuai dengan alokasi yang telah di tentukan sebelumnya karena adanya kebijakan yang berubah-ubah, dan ada pula upaya yang di lakukan dalam mengatasi hambatan-hambatan dalam pengelolaan anggaran pendapatan dan belanja desa, hal ini di lakukan dengan cara melakukan koordinasi kepada dinas terkait agar perangkat mengetahui kapan dan berapa dana yang akan turun ke desa, untuk memperlancar proses penyusunan keuangan desa, tidak merubah kesepakatan dan rencana yang telah di tentukan sebelumnya.
Produktivitas Kerja Aparatur Pemerintah Desa di Desa Utama Kecamatan Cijeu ngjingKabupaten Ciamis heryanti heryanti
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 4, No 1 (2017): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (62.781 KB) | DOI: 10.25157/dinamika.v4i1.397

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih adanya aparatur pemerintah desa yang tidak dapat menyelesaikan pekerjaan yang diberikan oleh kepala desa  sesuai dengan target waktu yang telah ditetapkan. Hal ini terlihat dari: 1) Masih adanya aparatur pemerintah desa yang tidak dapat menyelesaikan pekerjaan yang diberikan oleh kepala desa  sesuai dengan target waktu yang telah ditetapkan sehingga berdampak pada pelaksanaan pemberian pelayanan kepada masyarakat. 2) Masih adanya aparatur pemerintah desa yang tidak dapat memanfaatkan waktu serta memenuhi target yang telah ditentukan sehingga menyebabkan bertumpuknya pekerjaan yang harus diselesaikan oleh aparatur pemerintah desa. Berdasarkan hasil penelitian baik melalui observasi dan wawancara mengenai maka dapat diimpulkan sebagai berikut :1). Produktivitas kerja aparatur pemerintahan desa sudah berjalan dengan baik, meskipun belum terlalu optimal. Pelatihan dan pengembangan SDM menjadi suatu keniscayaan bagi organisasi, karena penempatan pegawai secara langsung dalam pekerjaan tidak menjamin mereka akan berhasil. Pegawai baru sering sering merasa tidak pasti tentang peranan dan tanggung jawab mereka. 2). Hambatan dalam produktivitas kerja aparatur pemerintahan desa terdiri dari:  Masih kurangnya pengetahuan yang dimiliki aparat mengenai hakikat masalah yang dihadapi. Masih belum terkumpulnya fakta-fakta dan data-data yang relevan, partisipasi dari aparat dan masyarakat dalam mengumpulkan data-data yang berhubungan dengan permasalahan yang ada. Masih rendahnya pengolahan data-data dan fakta-fakta yaang ada hal ini dikarenakan sedikitnya aparat yang mampu menggunakan perangkat komputer untuk mengolah data mengenai administrasi kependudukan, akibatnya aparat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat menjadi kurang maksimal. 3).Upaya meningkatkan produktivitas kerja aparatur pemerintahan desa yaitu  Aparat pemerintahan desa  berupaya untuk turun langsung ke lapangan menanyakan kepada masyarakat mengenai pendataan yang dilakukan oleh aparat desa. Aparat pemerintahan desa   berupaya untuk mendatangkan seorang ahli komputer untuk dapat memberikan pelatihan bagi aparat supaya dapat terampil dalam menggunakan komputer yang tersedia di kantor desa untuk mengolah data.
Pengaruh Pembinaan Oleh Kepala Desa Terhadap Kinerja Perangkat Desa di Desa Payung Agung Kecamatan Panumbangan Kabupaten Ciamis lana maulana
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 4, No 1 (2017): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (601.799 KB) | DOI: 10.25157/dinamika.v4i1.402

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh suatu permasalahan yang menunjukan bahwa kinerja perangkat desa di Desa Payungagung Kecamatan Panumbangan Kabupaten Ciamis masih belum maksimal. Masalah tersebut diduga karena Kepala Desa belum maksimal melaksanakan pembinaan perangkat desa di Desa Payungagung Kecamatan Panumbangan Kabupaten Ciamis yang dapat dilihat dari kurangnya evaluasi secara kontinyu, Kepala Desa kurang memberikan dukungan dan arahan kepada perangkat desa, dan kurang adanya perhatian Kepala Desa terhadap perangkat desa untuk menunjang keberhasilan suatu pekerjaan.Metode penelitian yang digunakan penulis dalam penyusunan skripsi ini adalah metode penelitian asosiatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data melalui studi kepustakaan dan studi lapangan yang meliputi: observasi, wawancara, dan angket. Adapun populasi yang berjumlah 14 orang yaitu seluruh pegawai yang ada di Desa Payungagung Kecamatan Panumbangan Kabupaten Ciamis. Teknik pengambilan sampel yang digunakan oleh penulis adalah sampling Jenuh/sensus dimana dalam pengumpulan datanya 13 orang perangkat desa melalui pengisian angket dan 1 orang Kepala Desa dengan melakukan wawancara secara langsung.Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat penulis simpulkan sebagai berikut: 1) Pembinaan pegawai oleh Kepala Desa sudah dilaksanakan dengan cukup baik.. 2) Kinerja perangkat desa di Desa Payungagung Kecamatan Panumbangan Kabupaten Ciamis termasuk kedalam kategori penilaian cukup baik. Artinya perangkat desa di Desa Payungagung Kecamatan Panumbangan Kabupaten Ciamis memiliki kinerja yang cukup baik. 3). Dari hasil perhitungan dengan mengunakan rumus Korelasi Poduct Moment sebesar 0,75 dengan perolehan Koefisien Determinasi sebesar 56,25% yang artinya, bahwa pengaruh pembinaan oleh Kepala Desa terhadap Kinerja perangkat desa di Desa Payungagung Kecamatan Panumbangan Kabupaten Ciamis  sebesar 56,84%,sedangkan sisianya 43,75 %adalah faktor lain yang tidak diteliti.

Page 1 of 2 | Total Record : 15