cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
ADMINISTRASI PUBLIK
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ILmu Hukum dan Sosial
Arjuna Subject : -
Articles 56 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2020)" : 56 Documents clear
ANALISIS KEPUASAN MASYARAKAT TERHADAP KUALITAS PELAYANAN PUSKESMAS PEMBANTU DI DESA SENAMBAH KECAMATAN MUARA BENGKALKABUPATEN KUTAI TIMUR George Alvin Alvin Mamesah
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kepuasan masyarakat atas kualitas pelayanan di puskesmas pembantu desa Senambah kecamatan Muara Bengkal Kabupaten Kutai Timur.            Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan sumber data yang digunakan yaitu teknik purposive sampling. Kerangka Pemikiran dalam penelitian ini adalah Prosedur Pelayanan, Waktu Penyelesaian, Biaya Pelayanan, Produk Pelayanan, Sarana Dan Prasarana, Dan Kompetensi Petugas Pelayanan. Teknik pengumpulan data menggunakan cara yaitu kepustakaan, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu model interaktif yang terdiri dari pengumpulan data, kondensasi atau penyederhanaan data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Analisis Kepuasan Masyarakat Terhadap Kualitas Pelayanan Puskesmas Pembantu Di Desa Senambah Kecamatan Muara Bengkal Kabupaten Kutai Timur berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti dinyatakan sudah memuaskan. Hal ini dibuktikan dari 6 (Enam) indikator yang menjadi fokus penelitian yaitu : Prosedur pelayanan, Waktu Penyelesaian, Biaya Pelayanan, Produk Pelayanan, Sarana dan Prasarana dan Kompetensi Petugas Pelayanan. Hanya dua fokus penelitian yang masih perlu di tingkatkan yakni waktu penyelesaian dan sarana dan prasarana. Mengingat hal seperti masalah waktu penyelesaian yang kurang akibat kurangnya tenaga bidan serta kurangnya sarana dan prasarana di PUSTU bukanlah menjadi kewenangan PUSTU di desa senambah kecamatan Muara Bengkal, hal tersebut merupakan kewenangan Pemerintah daerah yang hendaknya lebih memperhatikan lagi kelengkapan tenaga medis dan alat kesehatan untuk masyarakat khususnya masyarakat di desa. 
PENGARUH PROGRAM PENGEMBANGAN SUMBERDAYA MANUSIA TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN PEGAWAI PADA DINAS PEKERJAAN UMUM KABUPATEN KUTAI TIMUR Mawar Puspita Sari
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mawar Puspita, skripsi dengan judul : Pengaruh Program Pengembangan Sumberdaya Manusia Terhadap Peningkatan Kemampuan Pegawai Pada Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kutai Timur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menggambarkan pengaruh program pengembangan sumberdaya manusia terhadap Peningkatan kemampuan Pegawai Pada Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kutai Timur. Analisa data yang digunakan untuk menguji pengaruh pengembangan sumberdaya manusia terhadap peningkatan kemampuan Pada Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kutai Timur. menggunakan instrumen analisis koefisien korelasi product moment, perhitungan analisa menggunakan program SPSS windows. Populasi penelitian ini sebanyak 30 orang PNS yang pernah mengikuti berbagai jenis program pendidikan dan pelatihan selama 3 (tiga) tahun terakhir yaitu tahun 2017 – 2019. Pegawai tersebut menduduki jabatan struktural pada dinas tersebut. Teknik penarikan sampling dengan menggunakan porposive sampling, dengan beberapa pertimbangan dan kriteria yang peneliti tentukan untuk mencapai tujuan penelitian. Berdasarkan perhitungan diperoleh hasil koefisien korelasi sebesar rhit = 0,612, hasil tersebut lebih besar jika dibandingkan dengan tabel harga - harga kritis dari koefisien korelasi Product Moment (Pearson) untuk n = 30 pada tingkat signifikasi 5%, yaitu 0,279. atau dapat dikatakan pula bahwa rhit = 0,612 > rtab = 0,279. hal ini bermakna bahwa terdapat ada hubungan yang positif antara variabel program pengambangan SDM dengan variabel kemampuan pegawai pada Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kutai Timur. Berdasarkan perhitungan hasil uji-t adalah sebesar 3,623, hal ini berarti dapat pula dikatakan bahwa thit = 3,623, hasil ini jika dibandingkan dengan nilai pada tabel harga-harga kritis t-student ternyata lebih besar, yaitu thit = 3,623 > ttab =   1,701 pada tingkat signifikasi 0,05 untuk n – 2 = 28 (30 – 2 = 28). Ini menunjukkan terdapat hubungan dan pengaruh yang signifikan antara variabel pengembangan SDM dengan variabel kemampuan pegawai . Berdasarkan hasil perhitunggan koefisiensi determinasi diperoleh nilai R Square atau r2 sebesar 35%. pengaruh pengembangan SDM terhadap terhadap kemampuan pegawai adalah sebesar 35%, dan sebesar 65% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diukur dalam penelitian ini. Maknanya adalah bahwa sebesar 35% peningkatan kemampuan pegawai di pengaruhi oleh pengembangan SDM terdiri dari aspek pendidikan dan pelatihan dalam jabatan, pelatihan atau training, serta tugas belajar, dan sisanya sebesar 65% efektivitas pelayanan dipengaruhi oleh faktor lainnya yang di ukur dalam penelitian ini.
EFEKTIVITAS PELAKSANAAN PERILAKU HIDUP BERSIH SEHAT (PHBS) DALAM MENINGKATKAN KESADARAN MASYARAKAT TERHADAP POLA HIDUP SEHAT DI KELURAHAN GUNUNG KELUA KECAMATAN SAMARINDA ULU Fika Andriani
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku hidup bersih sehat (PHBS) pada dasarnya merupakan sebuah upaya untuk menularkan pengalaman mengenai pola hidup sehat melalui individu, kelompok ataupun masyarakat luas dengan jalur-jalur komunikasi sebagai media berbagi informasi, Mengingat semakin seringnya masyarakat kurang peduli pada lingkungan sekitar maka pemerintah melakukan program PHBS dilingkungan masyarakat serta bersosialisi dengan tujuan agar masyarakat perduli dan bisa meningkatkan perilaku hidup bersih sehat. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui penyebab kurang efektifnya tingkat kesadaran masyarakat untuk perilaku hidup bersih dan sehat di Kelurahan Gunung Kelua Samarinda. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik purpose sampling dengan jumlah sampel sebanyak 5 responden menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi.Maka dari hasil pembahasan ini dapat disimpulkan bahwa Efektivitas Pelaksanaan Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) Dalam Meningkatkan Kesadaran Masyarakat Terhadap Pola Hidup Sehat di Kelurahan Gunung Kelua Kecamatan Samarinda Ulu berjalan cukup baik. Faktor lingkungan, perilaku dan kesadaran menjadi faktor penunjang untuk tercapainya efektivitas pelaksanaan PBHS itu sendiri apabila salah satu dari faktor tersebut belum tercapai maka efektivitas pelaksaan PBHS belum dapat terpenuhi secara signifikan maka dari itu ketiga faktor tersebut harus terpenuhi agar tercapainya efektivitas pelaksanaan PBHS dilingkungan warga atau masyarakat dalam mencapai peningkatan kesadaran masyrakat terhadap pola hidup sehat. 
STUDI TENTANG PERAN CAMAT DALAM KOORDINASI ADMINISTRASIDI KECAMATAN SANGATTA UTARA KABUPATEN KUTAI TIMUR Yusri Yusuf
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Yusri Yusuf. Studi tentang Peran Camat dalam Koordinasi Adminstrasi di Kecamatan Sangatta Utara Kabupaten Kutai Timur, dibawah bimbingan Ibu Jamiah, S.Sos., M.Si dan Bapak Ibu Salasiah, S.Sos, M.Si.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menggambarkan bagaimana Peran Camat dalam Koordinasi Adminstrasi di Kecamatan Sangatta Utara Kabupaten Kutai Timur.Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Untuk memperoleh data penelitian, khususnya dengan teknik wawancara peneliti menggunakan metode Purposive Sampling, kemudian untuk mendapatkan data yang valid, maka peneliti melakukan triangulasi sumber yang memungkinkan bagi peneliti untuk melakukan pengecekan ulang serta dapat melengkapi informasi dari berbagai sumber.Dari hasil penelitian dapat disimpulan bahwa Studi tentang Peran Camat dalam Koordinasi Adminstrasi di Kecamatan Sangatta Utara Kabupaten Kutai Timur baik bersifat vertikal dengan instansi terkait maupun  koordinasi administrasi horisontal dengan kepala seksi-seksi yang ada di Kantor Kecamatan Sangatta Utara. Dari hasil penelitian tersebut, Koordinasi pelayanan administrasi pemerintah Kecamatan dalam memberikan pelayanan administrasi kepada masyarakat terdapat faktor penghambat yaitu kurang tersedianya sarana dalam kelancaran proses administrasi seperti sistem administrasi yang masih panjang, kurang profesionalnya staf dalam menjalankan tugas serta terdapat satu Kelurahan yang memiliki jarak yang jauh dengan Kantor Kecamatan. Faktor pendukung dalam memberikan pelayanan administrasi kepada masyarakat ialah tersedianya anggaran didalam proses meningkatkan pelayanan administrasi dan terdapatnya fasilitas sarana dan prasarana yang mendukung dalam proses pelayanan administrasi kepada masyarakat
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM MENDUKUNG PELAKSANA AN PEMBANGUNAN DI DESA DEMPAR KECAMATAN NYUATAN KABUPATEN KUTAI BARAT Marta Yuliani
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Marta Yuliani NPM 16.11.1001.3509.167 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Partisipasi Masyarakat Dalam Mendukung Pelaksanaan Pembangunan Di Desa Dempar Kecamatan Nyuatan Kabupaten Kutai Barat.Penelitian ini menggunakan perspektif pendekatan deskritif kualitatif yang bertempat di Desa Dempar Kecamatan Nyuatan Kabupaten Kutai Barat. Subjek dari Penelitian ini diambil sampel sebanyak dua belas orang yang terdiri dari tiga orang pegawai kantor desa, dua orang tokoh masyarakat, lima orang anggota masyarakat dan dua orang tokoh agama. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan bahan-bahan kepustakaan. Fokus penelitian ini meliputi tahap assesment, tahap alternatif program kegiatan, tahap pelaksanaan (implementasi) program atau kegiatan, dan tahap evaluasi (termasuk evaluasi input, proses, dan hasil). Teknik anlisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan.Berdasarkan hasil penelitian dengan fokus penelitian partisipasi masyarakat dan pelaksanaan pembangunan maka dapat ditarik kesimpulan, partisipasi masyarakat dalam mendukung pelaksanaan pembangunan sudah diterapkan dan terealisasi dengan cukup baik dan telah dilaksanakan sebagaimana mestinya, pemerintah desa yang ikut mendukung pelaksanaan pembangunan telah melakukan tugasnya dengan baik dan sangat ramah serta bersikap terbuka terhadap masyarakat, sehingga masyarakat sangat terbantu dalam pelaksanaan pembangunan tersebut.Sedangkan untuk kendalanya, sesuai dengan fokus penelitian masyarakat dan pemerintah desa seringkali tidak mendapatkan bahan-bahan material yang diperlukan dikarenakan terkendalanya jarak dari desa ke kota serta sulitnya mendapatkan transportasi sehingga menghambat pelaksanaan pembangunan tersebut dan memperlambat proses pengerjaannya.
HUBUNGAN KEPEMIMPINAN DAN SEMANGAT KERJA PEGAWAI DI DINAS LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN KUTAI TIMUR Bunga Dahlia
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bunga Dahlia, dengan judul penelitian “Korelasi antara Kepemimpinan dan Semangat Kerja di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kutai Timur”, di bawah bimbingan Bapak Suhardiman, S.Sos., M.Si., selaku Dosen Pembimbing I dan Ibu Diana, S.Sos., M.Si., selaku Dosen Pembimbing II.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Korelasi antara Kepemimpinan dan Semangat Kerja di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kutai Timur.Jenis penelitian yang penulis lakukan adalah jenis penelitian verifikatif/uji hipotesis. Untuk populasi di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kutai Timur berjumlah 44 orang, dan sampel yang diambil berjumlah 44 orang pula. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu pengamatan, wawancara, angket / kuisioner, dan penelusuran dokumen. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini melalui tahapan dari pencarian koefisien korelasi rank spearman, kemudian dilanjutkan dengan uji tabel r dan uji tabel t. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Nilai koefisien korelasi Rank Spearman atau nilai  hitung adalah 0,260, dan nilai  hitung tersebut menggambarkan bahwa hubungan berada pada tingkat yang rendah, yaitu  = 0,260 (0,20-0,399 tergolong rendah), 2) Nilai  hitung lebih kecil daripada nilai  tabel pada N = 44 dan taraf signifikansi (α) = 0,05 (0,260 < 0,298), dan 3) Kesimpulannya adalah hipotesis yang diterima adalah Hipotesis Nol / Ho (tidak terdapat korelasi yang signifikan antara Kepemimpinan dan Semangat Kerja Pegawai di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kutai Timur. Hal ini dikarenakan nilai  hitung lebih kecil daripada nilai  tabel pada N = 44 dan taraf signifikansi (α) = 0,05 (0,260 < 0,298).
PENGARUH ABSENSI SIDIK JARI (FINGERPRINT) TERHADAP DISIPLIN KERJA SATUAN TUGAS PENGAMANAN REKTORAT UNIVERSITAS MULAWARMAN Suriyawan Atmaja
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh absensi sidik jari (finger print) terhadap Disiplin kerja satuan tugas pengamanan Rektorat Universitas Mulawarman.Dalam penelitian ini, jenis penelitian yang diambil yakni penelitian kuantitatif, yakni jenis penelitian yang digunakan untuk menjawab permasalahan yakni menjelaskan pengaruh antara dua variabel atau lebih.Berdasarkan hasil pengujian hipotesis dapat diketahui bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara absensi sidik jari (fingerprint) terhadap disiplin kerja satuan tugas pengamanan Rektorat Universitas Mulawarman, hal ini dapat dilihat dari nilai signifikansi propabilitasnya yang lebih kecil dari 0.05 yakni sebesar 0.000 dan koefisien regresi sebesar 0.856 dengan tanda positif. Dengan rentan korelasi 0,50 – 0,75. Dengan demikian, hipotesis yang menyatakan bahwa Absensi sidik jari berpengaruh positif dan signifikan terhadap Disiplin kerja dapat diterima.
IMPLEMENTASI GOOD GOVERNANCE DALAM PROSES PELAYANAN KEPELABUHAN DI KANTOR KESYAHBANDAR DAN OTOTRITAS PELABUHAN KELAS II SAMARINDA Muhammad Andi
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Muhammad Andi, Implementasi Good Governance Dalam Proses Pelayanan Kepelabuhan Di Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas IISamarinda. Dibawah bimbingan Bapak H. Maskan AF dan Bapak H. Ahmad Jubaidi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi good governance dalam proses pelayanan kepelabuhan di Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas II Samarinda dan untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat implementasi good governance dalam proses pelayanan kepelabuhan di Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas II Samarinda.. Jenis penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah jenis penelitian deskriptif kualitatif. Informan meliputi Kepala Subbag Tata Usaha, Pengadministrasi Umum (Pelayanan Publik), Pelayanan Publik (Seksi Keselamatan Berlayar, Penjagaan dan Patroli), Kepala Seksi Status Hukum dan Sertifikasi Kapal serta pengguna jasa agen pelayaran (PT. SPIL dan PT. Buana Sejahtera Mandiri) yang pernah mendapatkan pelayanan di Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas II Samarinda. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis data kualitatif.Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan diketahui bahwa transparansi di Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Samarinda masih kurang baik, hal ini dikarenakan masih ada masyarakat kurang mengetahui prosedur atau tata cara dan persyaratan dalam pengurusan pelayanan publik di Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Samarinda. Daya tanggap dari pegawai Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Samarinda masih kurang baik, hal ini dikarenakan waktu pelayanan yang cukup lama tidak sesuai kebutuhan masyarakat. Berkeadilan pegawai di Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Samarinda sudah cukup baik, hal ini dikarenakan dalam memberikan pelayanan pegawai Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Samarinda lebih mengutamakan masyarakat yang duluan datang dengan persyaratan yang lengkap. 
KAPABILITAS DYNAMIC GOVERNANCE PADA RENCANA TATA BANGUNAN DAN LINGKUNGAN DI KAWASAN STRATEGIS KABUPATEN (RTBL KSK) KUTAI TIMUR Bulan Bulan
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan ini untuk mengetahui Kapabilitas Dynamic Governance aspek thinking ahead, aspek thinking, dan thinking across pada Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan di Kawasan Strategis Kabupaten (RTBL KSK) Kutai Timur. Metode penelitian yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif dengan melakukan pengumpulan yang diperoleh melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Proses analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek thinking ahead menunjukkan bahwa hal yang perlu diantisipasi adalah perkembangan yang tidak terkendali pada kawasan strategis maupun kawasan disekitarnya dan juga perkembangan/perilaku negatif akibat perkembangan wilayah. Sejumlah catatan antara lain opsi strategi pengendalian rencana di atur melalui rencana kelembagaan yang mencantumkan organisasi pelaksana, dan SDM yang terlibat jadi kedua opsi strategi ini dapat menjadi bagian pengendalian RTBL.Aspek thinking again menunjukkan bahwa Dokumen KLHS tidak bisa dipahami sebagai sebuah aturan yang baku, melainkan sebagai sebuah arahan untuk memilih alternatif-alternatif pemanfaatan yang sesuai dengan kebutuhan. KLHS adalah sebuah bentuk tindakan stratejik dalam menuntun, mengarahkan, dan menjamin efek negatif terhadap lingkungan dan keberlanjutan dipertimbangkan dalam tata ruang.
ANALISIS GAYA KEPEMIMPINAN PADA BIDANG BINA MARGA DINAS PEKERJAAN UMUM KABUPATEN KUTAI TIMUR Yulisnawati yulisnawati
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

YULISNAWATI. Analisis Gaya Kepemimpinan Pada Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kutai Timur.Analisis merupakan hal yang sangat penting dalam menentukan suatu kebijaksanaan, sebab dengan menentukan suatu dankebijakantanpa di dahului dengan analisis dapat dipastikan keputusan yang dikeluarkan oleh pembuat keputusan tersebut diragukan keberhasilannya.Gaya kepemimpinan adalah merupakan norma perilaku yang digunakan oleh seseorang pada saat orang tersebut mencoba mempengaruhi perilaku orang lain, gaya kepemimpian merupakan bagaimana cara mengendalikan bawahan untuk melaksanakan sesuatu.Adapun tujuan penelitian ini adalah 1). Untuk mengetahui gaya kepemimpinan yang dijalankan Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kutai Timur dalam melaksanakan tugas pemerintahan; 2). Untuk mengindentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi gaya kepemimpinan Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kutai Timur dalam melaksanakan tugas pemerintahan.Penelitian yang dilakukan oleh peneliti menggunakan metodologi kualitatif. Metodologi penelitian ini menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang dapat diamati.Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan pada Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kutai Timur adalah gaya kepemimpinan konsultatif dengan indicator : 1) Pemimpin banyak melakukan interaksi denganbawahan; 2). Pemimpin memberikan bimbingan kepadabawahan; 3). Pemimpin memberikan motivasi kepada bawahan.Kelebihan pemimpin konsultatif adalah Kepemimpinan konsultatif membangun kepercayaan. Mereka mendefinisikan tujuan dan sasaran, dan sekaligus juga menetapkan harapan spesifik. Setiap orang ingin didengarkan, pegawai yang terlibat merasakan kekuatan itu sebagai penguatan moral dan merasa pendapat mereka didengarkan.Kelemahan gaya kepemimpinan konsultatif adalah  Tantangan dengan kepemimpinan konsultatif adalah bahwa gaya ini memakan waktu lebih banyak. Pemimpin harus mengalokasikan lebih banyak waktu untuk berdiskusi atau mendengarkan opini bawahan. Selain itu, pendapat bawahan belum tentu memiliki kualitas dan kritis yang sama.Adapun jumlah sumberdaya yang dimiliki untuk mendukung seluruh pekerjaan adalah PNS berjumlah 38 orang dengan persebaran posisi yang berbeda dan 71 TK2D yang terdapat pada berbagai bidang posisi, dengan demikian terdapat 109 jumlah sumberdaya yang mendukung pencapaian tujuan kerja-kerja.