cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
ADMINISTRASI PUBLIK
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ILmu Hukum dan Sosial
Arjuna Subject : -
Articles 67 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2020)" : 67 Documents clear
PROFESIONALISME APARATUR DALAM PELAYANAN PUBLIK DI KANTOR CAMAT SAMARINDA SEBERANG KOTA SAMARINDA Mirnawati Mirnawati
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan profesionalisme aparatur dalam pelayanan publik di kantor camat samarinda seberang itu sendiri dengan mengindentifikasikan faktor penghambatannya.Jenis penelitian ini deskriptif kualitatif. Fokus penelitian ini yaitu Profsionalisme aparatur yakni Kreatifitas, inovasi dan responsiftitas dalam pelayanan publik di kantor Camat Samarinda Seberang. Dan faktor penghambat profesionalisme aparatur dalam pelayanan publik itu sendiri adalah aparatur tidak menjalankan tugasnya dengan baik .Teknik analisis data yang digunakan yaitu interaktif yang terdiri dari kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.Berdasarkan hasil penelitian, Profesionalisme aparatur di Kantor Camat Samarinda Seberang, baik dalam rangka pelayanan kepada masyarakat maupun dalam pelayanan tugas telah mengacu pada standar operasional prosedur (SOP) yang telah ditetapkan, berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Kewenangan dan tanggung jawab masing-masing unit kerja aparatur kecamatan telah dipahami dan dilaksanakan dengan baik. Namun demikian, berdasarkan perspektif masyarakat pada umumnya menilai profesionalisme aparatur Di Kantor Camat Samarinda cukup baik dan pelayanan publik di kantor Camat Samarinda masih kurang baik.
ANALISIS KUALITAS PELAYANAN PUBLIK PADA KANTOR KELURAHAN PELITA KECAMATAN SAMARINDA ILIR KOTA SAMARINDA Dinda Aprilia Putri
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dinda Aprilia Putri, 2020. Analisis Kualitas Pelayanan Pada Kantor Kelurahan Pelita, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda, Bimbingan Bapak Suhardiman, S.Sos, M.Si dan Ibu Jamiah, S.Sos, M.Si. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis kualitas pelayanan pada Kantor Kelurahan Pelita. Metode penelitian ini adalah menggunakan jenis penelitian yang bersifat deskriptif kualitatif . penelitian deskriptif kualitatif merupakan penelitian yang termasuk dalam jenis penelitian kualitatif. Tujuan dari penelitian ini adalah mengungkapkan fakta, keadaan,fenomena, variabel dan keadaan yang terjadi saat penelitian berjalan secara apa adanya. Pengumpulan Data, reduksi data, penyajian data dan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas pelayanan pada Kantor Kelurahan Pelita diantaranya meliputi kesedrhanaan, kepastian waktu, dan kelengkapan Sarana dan Prasarana. Namun indicator penelitian pada Kantor Kelurahan Pelita yaitu Kepastian Waktu belum dapat dikatakan efektif dari segi pelayanan yang diberikan dikarenakan adanya keluhan dari masyarakat yang merasa prosesnya kurang efisien waktu dan berbelit-belit. Faktor yang mempengaruhi kualitas pelayanan pada Kantor Kelurahan Pelita Kota Samarinda adalah kedisplinan, kesopanan, keramahan.
ANALISIS PENGARUH FASILITAS KANTOR TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA UPT. PUSKESMAS LINGGANG BIGUNG Nazaruddin Ishak
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nazaruddin Ishak, Sumber daya manusia merupakan salah satu penggerak utama atas kelancaran jalannya kegiatan sebuah organisasi, bahkan maju mundurnya perusahaan ditentukan oleh keberadaan sumber daya manusia itu sendiri. Setiap perusahaan perlu memperhatikan dan mengatur keberadaan pegawainya untuk meningkatkan kinerja yang baik serta menciptakan pegawai yang berkualitas. Fasilitas kantor yang memadai sangat penting untuk meningkatkan kinerja pegawai. Fasilitas tersebut dapat menjadi pendorong kebutuhan pegawai untuk melaksanakan kegiatannya agar pekerjaan dengan mudah terselesaikan. Dalam meningkatkan semangat kerja karyawan, perusahaan selalu berusaha untuk memberikan fasilitas–fasilitas kerja yang dibutuhkan kayawan supaya semangat kerja karyawan tinggi. Menurut  Hariandja  (2005:2),  sumber  daya  manusia  (SDM) merupakan  salah  satu  faktor  yang  sangat  penting  dalam  suatu perusahaan di samping faktor yang lain seperti modal. Oleh karena itu, SDM harus  dikelola  dengan  baik  untuk  meningkatkan  efektivitas  dan efesiensi  organisasi,  sebagai  salah  satu  fungsi  dalam  perusahaan  yang dikenal dengan manajemen sumber daya manusia (MSDM), sedangkan Mathis  dan  Jackson  (2006:3)  mengemukakan  bahwa  sumber  daya manusia adalah rancangan sistem-sistem formal dalam organisasi untuk memastikan penggunaan bakat manusia secara efektif dan efisien guna mencapai tujuan organisasi. Dari pendapat para ahli dapat disimpulkan bahwa  sumber  daya  manusia  merupakan  proses  perencanaan  dan pengembangan sumber daya manusia untuk mencapai tujuan organisasi.Penelitian ini merupakan jenis explanatory research atau penelitian penjelasan yang bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh variabel-variabel, yaitu fasilitas kantor dan kinerja pegawai.Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan sebagai berikut:1.         Nilai korelasi antara variable fasilitas kantor (x) dan variable kinerja pegawai (y) sebesar 0,435, dengan jumlah sampel sebesar 59 responden, menunjukan korelasi yang positif dan signifikan, sehingga dapat disimpulkan bahwa ada korelasi yang signifikan antara variabel fasilitas kantor (x) dengan variable kinerja pegawai (y).2.         Dengan menggunakan uji F, pada model regresi diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,001, dengan menggunakan α sebesar 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak. Artinya ada pengaruh fasilitas kantor (x) terhadap kinerja pegawai (y).
STUDI KORELASI ANTARA PENGAWASAN DENGAN EFEKTIVITAS KERJA PEGAWAI PADA BADAN KESATUAN BANGSA DAN POLITIK KABUPATEN KUTAI BARAT Meri Watuung
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mery Waatung, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah Pengawasan mempunyai korelasi yang positif terhadap Efektivitas Kerja Pegawai Pada Kantor Kesbangpol Kabupaten Kutai Barat.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat korelasi yang positif dan signifikan antara variabel Pengawasan dengan variabel Efektivitas Kerja Pegawai Pada Kantor Kesbangpol Kabupaten Kutai Barat.  Hal ini dapat diketahui dari hasil uji statistik dimana koefisien korelasi (r) adalah sebesar 0,762 yang berarti terdapat hubungan yang kuat diantara kedua variabel.Sementara itu hasil uji t (t-test) menunjukkan bahwa t empiris yang dihasilkan adalah sebesar  3,215.  Hasil ini jika dibandingkan dengan tabel harga-harga kritis t untuk n – 2 adalah 1,711.  Ini berarti terdapat pengaruh yg signifikan dari variabel Pengawasan terhadap variabel Efektivitas Kerja Pegawai Pada Kantor Kesbangpol Kabupaten Kutai Barat.  Dengan demikian maka dapat dikatakan pula bahwa tujuan penelitian ini dapat tercapai, permasalahan dapat terpecahkan dan hipotesis dapat dibuktikan.
STUDI TENTANG KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH SDN 005 SEKOLAQ DARAT KABUPATEN KUTAI BARAT Ernawati ernawati
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ernawati, Studi Tentang Kepemimpinan Kepala Sekolah SD N 005 Sekolaq Darat Kabupaten Kutai Barat. Di bawah bimbingan Bapak Drs. H. Maskan AF, M.Si. dan Bapak Drs. Ghufron, M.Si.Masalah yang diteliti adalah tentang Kepemimpinan Kepala Sekolah SD N 005 Sekolaq Darat. Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis kepemimpinan Kepala Sekolah. Kepemimpinan Kepala Sekolah meliputi indikator-indikator kemampuan mengambil keputusan, kemampuan memotivasi, kemampuan komunikasi, dan tanggung jawab.Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, angket, wawancara, dan studi kepustakaan. Subjek penelitian ini adalah guru-guru di SDN 005 Sekolaq Darat yang berjumlah 17 (tujuh belas) orang.  Penulis mengambil 60% dari jumlah keseluruhan guru sehingga ada 10 (sepuluh) guru untuk dijadikan dijadikan responden penelitian. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah distribusi frekuensi. Analisis dilakukan dengan cara data yang masuk dari angket dikumpulkan, disusun, dan dibuat dalam bentuk tabel-tabel, yang kemudian dijelaskan dan diinterpretasikan.Hasil penelitian memperlihatkan, bahwa Kepala Sekolah SD N 005 Sekolaq Darat memiliki kepemimpinan yang baik karena indikator-indikiator kepemimpinan yang meliputi kemampuan mengambil keputusan, kemampuaan memotivasi, kemampuan komunikasi, dan tanggung jawab, yang ada dalam diri Kepala Sekolah mendapat penilaian yang baik (positif). 
Hubungan Motivasi Pimpinan Terhadap Kinerja Aparatur Di Lingkungan UPTD PSBTPH Provinsi Kalimantan Timur Farida Farida
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

FARIDA. Hubungan Motivasi Pimpinan Terhadap Kinerja Aparatur Di Lingkungan UPTD PSBTPH  Provinsi Kalimantan Timur dibawah bimbingan Bapak H. Marsuq, S.Sos, M.Si sebagai Pembimbing I dan Bapak Drs. Ghufron, S.Sos, M,Si sebagai Pembimbing II.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara variabel motivasi pimpinan terhadap variabel Kinerja Aparatur Di Lingkungan UPTD PSBTPH Provinsi Kalimantan Timur dan Untuk menguji kebenaran apakah dapat diterima atau ditolak.  Untuk mendapatkan data penulis melakukan penelitian tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Motivasi Pimpinan mempunyai hubungan motivasi pimpinan terhadap Kinerja Aparatur, dalam arti bahwa faktor Kinerja Aparatur Di Lingkungan UPTD PSBTPH  Provinsi Kalimantan Timur dari bulan ke bulan bahkan dari tahun ke tahun mengalami perubahan yang meningkat. Hal ini diikuti pula oleh motivasi Pimpinan berfungsi sebagai variabel sebab. Untuk meningkatkan kinerja aparatur di samping faktor motivasi pimpinan maka faktor lain perlu mendapatkan perhatian sehingga kinerja aparatur Di Lingkungan UPTD PSBTPH  Provinsi Kalimantan Timur dapat ditingkatkan.Jenis penelitian ini adalah penelitian Kuantitatif, dimana menggambarkan atau menjelaskan suatu masalah yang hasilnya dapat digenerelasikan, karena itu menuntut sampel yang representative dari seluruh populasi, operasionalisasi konsep serta alat ukur yang validitas dan reliabiltas. Adapun Tehnik Pengumpulan Data tidak lain merupakan suatu proses pengadaan data primer untuk keperluan penelitian dan merupakan langkah yang sangat penting dalam metode ilmiah. Guna memperoleh data yang relevan dalam pemetaan gambaran penyelenggaraan pelayaan public. Populasi dalam penelitian ini adalah aparatur / pegawai  Di Lingkungan UPTD Pengawasan Dan Sertifikasi Benih Tanaman Pangan Dan Hortikutura  Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2019 berjumlah 30 orang, karena jumlah pegawai relatif Kecil,  maka penulis tidak menarik sampel. Tehnik Analisis Data Untuk menganalisis data variabel pimpinan dan prestasi kerja yang diperoleh melalui daftar pertanyaan penulis menggunakan rumus dari pendapat Sidney Siegel dalam Sugiyono (2011 : 256-257) yaitu rumus koefisien Korelasi Rank Spearman (rs).
PENGARUH PENDIDIKAN DAN PELATIHAN TERHADAP PENGEMBANGAN KARIR PEGAWAI NEGERI SIPIL (PNS) DI KANTOR KECAMATAN LOA JANAN ILIR Mailina, Serli
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengaruh pendidikan dan pelatihan terhadap pengembangan karir pegawai, akan menjadi tujuan utama bagi pihak perusahaan. Dengan adanya pendidikan dan pelatihan, maka tanggung jawab dan peran pegawai benar-benar memberikan hasil kerja yang lebih baik dan berkualitas. Dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan pegawai dari jenis yang tepat, pada tempat dan waktu yang tepat serta jumlah yang tepat, maka diperlukan suatu pendidikan dan pengembangan yang efesien dan efektif, yang memiliki rumusan malasah apakah pendidikan dan pelatihan berpengaruh terhadap pengembangan karir Pegawai Negeri Sipil.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh pendidikan dan pelatihan terhadap pengembangan karir Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kantor Kcematan Loa Janan Ilir. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Jenis pendekatan yang digunakan adalah pendekatan analisis deskripsi kuantitaif dengan penelitian explanatory research (Kuncoro,2007).Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi sederhana. Berdasarkan hasil analisi maka dapat ditarik kesimpulan, pelaksanaan pendidikan dan pelatihan (diklat) berada pada skala baik, artinya, bahwa pendidikan dan pelatihan sudah sesuai dengan program. Pelaksanaan pengembangan karir telah dilaksanakan dengan baik.
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA KANTOR KECAMATAN LONG APARI KABUPATEN MAHAKAM ULU Elvina Hunyang B
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Elviana Hunyang. B, Pengaruh Gaya Kepemimpinan Terhadap Kinerja Pegawai Pada Kantor Kecamatan Long Apari Kabupaten Mahakam Ulu Dibawah bimbing oleh Ibu Salasiah, S. Sos, M. Si Sebagai Pembimbing I dan Ibu Jamiah, S. Sos, M. Si sebagai pembimbing II.Penelitian ini dilatar belakangi oleh gaya kepemimpinan, dimana hubungan antara kinerja pegawai dan gaya kepemimpinan seorang Pimpinan berpengaruh dalam pencapaian tujuan suatu organisasi. Bentuk gaya kepemimpinan yang diterapkan dalam suatu organisasi mungkin dapat mempengaruhi kinerja setiap pegawai.Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui gaya kepemimpinan yang terdapat pada kantor Kecamatn Long Apari Kabupaten Mahakam Ulu, dan untuk mengetahui kinerja pegawai pada kantor Kecamatan Long Apari serta untuk mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan terhadap kinerja pegawai pada kantor kecamatan Long Apari Kabupaten Mahakam Ulu.Dari hasil penelitian yang dilakukan, penulis menyimpulkan beberapa hal yakni : Pimpinan Pada kantor Kecamatn Long Apari Kabupaten Mahakam Ulu lebih dominan pada gaya kepemimpinan otokrasi. Secara parsial gaya kepemimpinan yaitu kepemimpinan tipa otokrasi mempunyai pengaruh yang positif dan mempunyai pengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai. Kemudian gaya kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Ini berarti gaya kepemimpinan memberikan dampak terhadap peningkatan kinerja pegawai.Dengan demikian penelitian ini membantu pimpinan/kepala kantor dalam memahami apa saja hal-hal yang dapat meningkatkan kinerja para pegawai pada kantor kecamatan Long Apari Kabupaten Mahakam Ulu.
OPTIMALISASI KINERJA KANTOR BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH PROVINSI KALIMANTAN TIMUR (Studi Kasus Pada Sub Bagian Umum dan Kepegawaian) Ahmad Riyadi
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Optimalisasi Kinerja Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Kalimantan Timur Studi Kasus Pada Sub Bagian Umum Dan Kepegawaian dapat di ukur menggunakan tingkat pencapaian kinerja dalam menganalisis hasil kerja. Dimana tingkat pencapaian hasil yang diukur berdasarkan indikator kinerja yang telah ditetapkan meliputi kuantitas kerja, kualitas kerja dan kemampuan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menggambarkan bagaimanan Optimalisasi Kinerja Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Kalimantan Timur Pada Sub Bagian Umum Dan Kepegawaian beserta faktor-faktor yang menghambat dan mendukung pengaruh tersebut. Adapun hasil penelitian yang dilakukan peneliti dengan menggunakan indikator berdasarkan kuantitas kerja, kualitas kerja dan kemampuan kerja yang telah ditetapkan sudah layak mendapatkan predikat “BAIK”. Berdasarkan kuantitas kerja menunjukan bawah target pencapaian pekerjaan yang dilakukan seluruh pegawai pada Sub Bagian Umum dan Kepegawaian sudah sangat baik, walaupun dari segi kebutuhan pegawai dengan jumlah beban kerja yang ada masih kurang dan masih memerlukan penambahan pegawai agar terdapat keseimbangan antara beban kerja dengan jumlah pegawai yang ada. Kuantitas kerja pegawai yang sudah cukup baik tersebut berpengaruh pula terhadap laporan SKP secara elektronik yang dibuat pegawai setiap harinya, dan hal tersebut dapat dimonitor langsung sehingga pekerjaan yang dilakukan oleh pegawai tersebut dapat terlihat dan diukur hasil pekerjaannya oleh pimpinannya. Kemudian dari kualitas kerja diukur berdasarkan tiga aspek, yaitu aspek ketepatan, aspek kelengkapan dan aspek kerapian yang menunjukkan aspek pertama ketepatan pegawai dalam melaksanakan tugas sesuai dengan arahan atau SOP yang merupakan pedoman tugas pegawai, aspek kedua kelengkapan adalah ketelitian pegawai dalam menyelesaikan tugas tepat pada waktunya karena telah ditunjang dengan sarana dan prasarana pendukung seperti komputer dan jaringan internet (wifi), aspek ketiga kerapian pegawai dalam melaksanakan tugas dinilai telah memuaskan karena dapat di lihat dari segi kreatifitas dalam mengelola tugas terutama pada pekerjaan yang sesuai dengan target, dan dari kemampuan kerja adalah untuk mengukur keterampilan serta pengetahuan yang dimiliki seorang pegawai untuk menyelesaikan suatu pekerjaan. Sedangkan kinerja pegawai dapat diartikan sebagai kemampuan pegawai dalam melakukan sesuatu keahlian tertentu, sebab dengan kinerja ini akan diketahui seberapa jauh kemampuan pegawai dalam melaksanakan tugas yang dibebankan kepadanya Berdasarkan hal tersebut, pegawai mampu menyelesaikan pekerjaannya dengan baik sesuai dengan kemampuannya dalam melaksanakan tugas yang diberikan, dengan catatan dukungan sarana dan prasarana harus dipenuhi agar kinerja dapat berjalan optimal. Sedangkan jika dilihat dari faktor pendukung antara lain penempatan kerja pegawai pada posisi yang tepat tujuan agar pegawai lebih optimal kinerjanya dalam melaksanakan tugpegawaiya disesuaikan dengan latar belakang dan tingkat pendidian, kompetensi, keterampilan, keahlian dan pengalaman dengan formasi yang tersedia. Kemudian sarana prasarana penunjang juga menjadi prioritas agar pelaksanaan pekerjaan seorang pegawai dapat berjalan dengan optimal sesuai kinerjanya. Namun tetap ada yang harus diperhatikan karena adanya faktor penghambat antara lain kurangnya sumber daya manusia (SDM), kurangnya tingkat kompetensi dan kualifikasi pendidikan beberapa pegawai, kurangnya pelatihan-pelatihan untuk peningkatan pegawai yang diadakan baik oleh pemerintah maupun swasta. 
PERAN KEPEMIMPINAN LURAH DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PADA KANTOR KELURAHAN SUNGAI KELEDANG KOTA SAMARINDA Ihsan Maulana Rachman
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini untuk melihat Peran Kepemimpinan Lurah dalam Pemberdayaan masyarakat pada Kantor Kelurahan Sungai Keledang Kota Samarinda, serta mengetahui apa saja yang menjadi faktor pendukung dan penghambat Lurah dalam memberdayakan masyarakat Kelurahan Sungai Keledang. Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Sungai Keledang Kota Samarinda, dalam pengumpulan data dilakukan dengan penelitian kepustakaan, observasi dan wawancara mendalam. Narasumber meliputi Lurah Sungai Keledang, Sekertaris Lurah, Ketua RT serta masyarakat di beberapa RT. Data-data yang diperoleh dikumpulkan, dibandingkan, dan dianalisis  kualitatif. Temuan yang diperoleh dari penelitian ini adalah Peran Kepemimpinan Lurah dalam Pemberdayaan Masyarakat adalah pemimpin yang dalam peran perencanaan melakukan kegiatan identifikasi dilapangan dengan mencari data, fakta dan keterangan dalam masyarakat. Dalam peran pengorganisasian, terdapat koordinasi pekerjaan pada bawahan dengan penekanan pada rasa tanggung jawab bawahan. Dalam peran pengarahan, komunikasi yang baik dan mudah dimengerti oleh masyarakat. Pendekatan dilakukan dengan cara informal, penyampaiannya banyak dilakukan dalam kegiatan kemasyarakatan. Dalam peran pengawasan, pengawasan dilakukan dengan berada ditengah-tengah masyarakat. Dengan adanya peran Lurah ini diharapkan mampu menggerakan masyarakat Sungai Keledang sehingga menjadikan masyarakat yang mandiri.