cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
DHARMA EKONOMI
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Economy,
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 20, No 38 (2013)" : 7 Documents clear
ANALISIS PENGARUH CITRA TOKO, KUALITAS TOKO DAN BARANG, SARANA PENDUKUNG TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN -, Darsono
DHARMA EKONOMI Vol 20, No 38 (2013)
Publisher : LPPM STIE DHARMAPUTRA SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (82.952 KB)

Abstract

Seiring perkembangan jaman, keberadaan bisnis eceran ditengah-tengah masyarakat menjadi semakin penting. Sebagai salah satu jenis toko eceran, Toko Buku Gramedia Ambarrukmo Plaza Yogyakarta pun harus menghadapi persaingan yang ketat dan harus pula mampu menciptakan lingkungan toko yang baik. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebesar 100 orang responden. Populasi sebanyak 66.709 orang pengunjung  tingkat toleransi 10% dengan menggunakan rumus Slovin dan teknik pengambilan sampel adalah convennience sampling . Alat analisis yang digunakan adalah uji regresi berganda dengan hasil akhir menunjukkan persamaan Y = 0,255X1 + 0, 438X2 + 0,183X3 dan uji parsial uji t dengan hasil t1(hitung) 2,356 > t tabel 1,985; t2(hitung) 4,625 > t tabel 1,985; t3 (hitung) 2,150 > t tabel 1,985 ; ketiga-tiganya hipotesis diterima. Koefisien determinasi (R2) menunjukan nilai 0,510 yang berarti 51 % perubahan variabel keputusan pembelian dijelaskan oleh variabel penelitian, sedangkan sisanya 49 % dijelaskan oleh variabel lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini.Kata kunci : Citra toko, kualitas toko dan barang, sarana pendukung dan keputusan pembelian
PENGARUH KEMAJUAN TEKNOLOGI INFORMASI TERHADAP PERKEMBANGAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI bagus Kusuma Ardi
DHARMA EKONOMI Vol 20, No 38 (2013)
Publisher : LPPM STIE DHARMAPUTRA SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (101.652 KB)

Abstract

Advancement of Information Technology (IT) is growing very fast nowadays. This is a great influence to the development of Accounting Information Systems (AIS). In the development of Accounting Information Systems (AIS) through some turnover period ranging from accounting information systems based desktop until now has been developing accounting information systems development based website that can be accessed by intranet and internet.The rapid advancement of Information Technology (IT) is also the more advanced development of Accounting Information Systems, is evident from the data processing improvement, internal control, an increase in the amount and quality of information in financial reporting. The development of computer-based AIS in producing financial statements also affect the audit process. Finally, IT advances provide new opportunities for the accounting profession. New opportunities that may be achieved which are computer-based information systems consultant, CISA, and the audit of the trust web.Keywords: Information Technology (IT), Accounting Information Systems (AIS)
URGENSI ETOS KERJA SPIRITUAL DALAM MENDUKUNG KEBERHASILAN KINERJA KARYAWAN Siti Hidayah
DHARMA EKONOMI Vol 20, No 38 (2013)
Publisher : LPPM STIE DHARMAPUTRA SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (52.291 KB)

Abstract

            Sumber daya manusia (dalam hal ini karyawan) merupakan tokoh sentral dalam organisasi maupun institusi. Agar aktivitas organisasi maupun institusi dapat berjalan dengan baik, maka organisasi atau institusi tersebut perlu memiliki karyawan yang beretos kerja spiritual yang tinggi sehingga hal ini dapat mendukung kinerja karyawan. Etos kerja spiritual yang perlu dimiliki oleh karyawan adalah kejujuran (shiddiq), kepercayaan (amanah), kecerdasan (fathonah), serta argumentatif dan komunikatif (tabligh). Dengan sifat-sifat atau nilai-nilai moral spiritual tersebut akan mampu memacu semangat kerja karyawan dalam meningkatkan kinerjanya.Kata kunci: Etos kerja spiritual, kinerja karyawan
IMPLIKASI ETIS DARI TEKNOLOGI INFORMASI ( SISTEM KOMPUTERISASI ) DI DALAM CORPORATE/BUSINESS subchan -
DHARMA EKONOMI Vol 20, No 38 (2013)
Publisher : LPPM STIE DHARMAPUTRA SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (53.59 KB)

Abstract

                    Moral, etika, dan  hukum,  semua  mengatur  perilaku kita. Moral memiliki sejarah  dan  ada  dalam  bentuk  peraturan-peraturan Etika, di lain pihak terutama  dipengaruhi  oleh  masyarakat kita  dan dapat berbeda dari satu masyarajat  dengan  masyarakat lainnya. Hukum  ada  dalam bentuk tertulis  dan  mewakili  perilaku  yang  diharapkan oleh  penguasa  berdaulat.                    Moral, etika, dan  hukum  sangat dibutuhkan di dalam menetapkan budaya etika  di  dalam  teknologi  informasi/sistem komputerisasi di  dalam corporate/business. Etika  komputer  mengharuskan Chief Information Officer(CIO)  untuk  waspada  pada implikasi etis dari teknologi informasi terutama etika  penggunaan  komputer  dan  menempatkan  kebijakan  yang memastikan  kepatuhan  pada  budaya  etika. CIO  dan  manajer-manajer lain serta semua  karyawan  yang  menggunakan  komputer  harus  ikut  bertanggung jawab  atas  implikasi  etis  di  dalam  organisasi  corporate/business. Kata kunci : Moral, etika, hukum, budaya etika, teknologi informasi, komputerisasi.                     Chief Information Officer (CIO).
Evaluasi Program perubahan bentuk Kelembagaan Unit Pelaksana Tehnis Daerah (UPTD) menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) ditinjau dari Kinerja Balance Scorecard pada Tempat Pelelangan Ikan Dinas Peternakan Perikanan & Kelautan kota Pekalongan. Hedy Kuswanto
DHARMA EKONOMI Vol 20, No 38 (2013)
Publisher : LPPM STIE DHARMAPUTRA SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (130.615 KB)

Abstract

Rencana kebijakan Pemerintah kota Pekalongan terhadap penghapusan Unit Pelaksana Tehnis menjadi persoalan dalam pengambil keputusan eksekuitf. Evaluasi ini bertujuan menjawab persoalan pengukuran kinerja berdasarkan Balance scorecard.  Metode pengumpulan data sebagai  dasar evaluasi menggunakan pedoman wawancara yang disusun dalam beberapa pertanyaan yang  disusun secara sistematis dengan memilih key informan dengan metode snowball. Evaluasi diarahkan pada action orientation berupa basic research yaitu terfokus pada hal-hal yang mendalam (indepth interview) dan terbatas. Hasil evaluasi  pengukuran kinerja dari perspektif balance scorecard, UPTD TPI dikategorikan perlu adanya peningkatan Akuntabilitas publik. BLUD bukan sebagai keputusan jangka pendek.Key word; UPTD, BLUD & balance scorecard
PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 46 TAHUN 2013 (PP-46/2013) DAN PERMASALAHANNYA Sudarman -
DHARMA EKONOMI Vol 20, No 38 (2013)
Publisher : LPPM STIE DHARMAPUTRA SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (60.739 KB)

Abstract

Pajak Penghasilan (PPh) menurut PP 46 adalah bersifat final dengan tarif 1 persen untuk pendapatan yang tidak melebihi Rp 4.800.000.000,- setahun yang sudah diberlakukan sejak 1 Juli 2013 dan harus sudah mulai pembayarannya  paling lambat 15 Agustus 2013. PP 46 ini telah diundangkan pada tanggal 13 Juni 2013 oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dan ditindaklanjuti oleh Menteri Keuangan Republik Indonesia dengan menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 107/PMK.011/2013 yang ditetapkan pada tanggal 30 Juli 2013 dan baru diundangkan pada tanggal 6 Agustus 2013 serta ditindak lanjuti oleh Direktur Jendral Pajak dengan mengeluarkan Surat Edaran Direktur Jendral Pajak Nomor : SE-42/PJ/2013 pada tanggal 2 September 2013.Diundangkan dan pemberlakuan PP 46/2013 ini ternyata banyak masalah yang timbul sebagai akibat dari kurangnya kesiapan pemerintah,  diantaranya adalah penerbitan PMK yang terlambat serta penerbitan Surat Edaran Dirjen Pajak yang juga baru diterbitkan pada tanggal 2 September 2013 sementara itu petugas Pajak terutama Accounts Representative (AR) yang nota bene sebagai bagian dari palang pintu Dirjen Pajak juga belum siap karena terlambatan sosialisasinya yang mengakibatkan keresanan Wajib Pajak.Kata kunci: APBN, PP 46/2013, Petugas Pajak, Wajib Pajak.
MEMPREDIKSI BEHAVIOUR INTENTION MELALUI REPUTASI DAN FAILURE ATTRIBUTION Nunung Ghoniyah; Ken Sudarti
DHARMA EKONOMI Vol 20, No 38 (2013)
Publisher : LPPM STIE DHARMAPUTRA SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (73.917 KB)

Abstract

Perusahaan dengan reputasi yang sangat baik mengarahkan pada niat berperilaku yaitu keinginan pembelian ulang dan melakukan positive word of mouth. Namun bukti lain menunjukkan bahwa failure attribution (stability dan controlability) menjadi variabel moderating antara reputasi perusahaan dengan niat berperilaku. Jika kegagalan sering terjadi,  penyebab kegagalan berasal dari internal perusahaan dan perusahaan tidak bertanggungjawab terhadap kegagalan tersebut, maka pengaruh antara reputasi dengan niat berperilaku akan melemah. Sebaliknya, jika kegagalan itu jarang terjadi, penyebab kegagalan itu berasal dari eksternal dan perusahaan memperlihatkan tanggungjawabnya terhadap kegagalan tersebut, maka pengaruh reputasi dengan niat berperilaku akan menguat.

Page 1 of 1 | Total Record : 7