cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
JURNAL ILMIAH PETERNAKAN TERPADU
Published by Universitas Lampung
ISSN : 23031956     EISSN : 26140497     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
JURNAL ILMIAH PETERNAKAN TERPADU (JIPT) is a double blind peer-reviewed open-access journal with an editorial board made up of experts in this field. JIPT is a scientific journal covering various aspects of animal husbandry science published since 2012. JIPT is published three times a year in March, July and November by the Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung, Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 1 (2020)" : 11 Documents clear
Table of Contents JIPT 8(1): Maret 2020 JIPT, Table of Contents
JURNAL ILMIAH PETERNAKAN TERPADU Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : DEPARTMENT OF ANIMAL HUSBANDRY, FACULTY OF AGRICULTURE, UNIVERSITY OF LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (74.333 KB) | DOI: 10.23960/jipt.v8i1.p%p

Abstract

PENGARUH METODE PENGOLAHAN DAN WAKTU PEMERAMAN TERHADAP KUALITAS NUTRISI PELEPAH SAWIT SEBAGAI BAHAN PAKAN TERNAK KERBAU RAWA (Buffelus asiaticus) Judo Laksono; Wasir Ibrahim
JURNAL ILMIAH PETERNAKAN TERPADU Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : DEPARTMENT OF ANIMAL HUSBANDRY, FACULTY OF AGRICULTURE, UNIVERSITY OF LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.499 KB) | DOI: 10.23960/jipt.v8i1.p27-32

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas nutrisi (pH, kadar air, bahan kering, protein kasar dan serat kasar) pelepah sawit sebagai bahan pakan ternak Kerbau Rawa (Buffelus asiaticus). Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan pola faktorial (3x3). Faktor pertama terdiri dari metode pengolahan amoniasi (P1), silase (P2), dan fermentasi (P3). Faktor  kedua waktu pemeraman yang terdiri dari 18 hari (W1), 21 hari (W2), dan 24 hari (W3). Total unit percobaan sebanyak 27 unit. Hasil penelitian yang didapat dianalisis menggunakan analisis sidik ragam (Analysis of Variance/ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji Jarak Berganda Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat interaksi antara metode pengolahan dan waktu pemeraman terhadap kualitas nutrisi pelepah sawit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pengolahan dan lama waktu pemeraman pelepah sawit sebagai pakan ternak Kerbau Rawa (Buffelus asiaticus) sangat berpengaruh nyata (P<0,01) pada pH, kadar air, dan bahan kering dan berpengaruh nyata (P<0,05) pada protein kasar dan serat kasar. Metode pengolahan pelepah sawit secara fermentasi memberikan hasil terbaik pada penurunan pH, peningkatan kandungan protein kasar dan serat kasar serta waktu pemeraman selama 24 hari memberikan hasil terbaik pada penurunan kadar air dan peningkatan bahan kering yang menunjukkan tingginya pertumbuhan mikroorganisme pengurai dalam proses pengolahan pelepah sawit untuk meningkatkan kualitas nutrisi pelepah sawit sebagai bahan pakan ternak Kerbau Rawa (Buffelus asiaticus). Kata Kunci: Amoniasi, Fermentasi, Pelepah sawit, Silase, Waktu pemeraman.
Back Cover JIPT 8(1): Maret 2020 Back Cover JIPT
JURNAL ILMIAH PETERNAKAN TERPADU Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : DEPARTMENT OF ANIMAL HUSBANDRY, FACULTY OF AGRICULTURE, UNIVERSITY OF LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (505.575 KB) | DOI: 10.23960/jipt.v8i1.p%p

Abstract

SELEKSI INDUK KAMBING SABURAI BERDASARKAN NILAI MOST PROBABLE PRODUCING ABILITY BOBOT LAHIR DAN BOBOT SAPIH Arif Gian Pratama; Akhmad Dakhlan; Sulastri Sulastri; Muhammad Dima Iqbal Hamdani
JURNAL ILMIAH PETERNAKAN TERPADU Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : DEPARTMENT OF ANIMAL HUSBANDRY, FACULTY OF AGRICULTURE, UNIVERSITY OF LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.274 KB) | DOI: 10.23960/jipt.v8i1.p33-40

Abstract

Estimasi nilai Most Probable Producing Ability (MPPA) induk kambing Saburai berdasarkan kinerja keturunannya sangat penting dalam pemilihan induk kambing. Penelitian ini dilakukan untuk memilih kinerja induk kambing Saburai terbaik berdasarkan nilai MPPA menggunakan kinerja berat lahir (BL) dan berat sapih (BS) anak kambing di Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pusat Pembibitan Kambing, Kecamatan Gedongtataan, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung. Penelitian ini menggunakan metode survei yang dilakukan pada April-Juni 2019. Dua puluh lima induk kambing Saburai menghasilkan 34 anak pada paritas pertama dan 33 anak pada paritas kedua digunakan dalam penelitian ini. Data BL dan BS disesuaikan terhadap jenis kelamin jantan, tipe jenis kelahiran tunggal, dan umur induk. Nilai ripitabilitas diestimasi menggunakan metode korelasi antar kelas dan digunakan untuk menghitung nilai MPPA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata BL anak kambing pada paritas pertama dan kedua, masing-masing adalah 3,09 ± 0,42 kg dan 3,28 ± 0,54 kg, sedangkan rata-rata BS pada paritas pertama dan kedua, masing-masing adalah 17,20 ± 1,69 kg dan 17,36 ± 2,24 kg. Nilai ripitabilitas yang didapat untuk BL dan BS, masing-masing adalah 0,49±0,08 dan 0,55 ±0,06. Rata-rata nilai MPPA untuk BL dan BS, masing-masing adalah 3,19 ± 0,27 kg dan 17,28 ± 1,23 kg. Enam induk kambing Saburai (B2, B1, C1, A3, D3, dan C8) memiliki nilai MPPA BL dan BS lebih tinggi dari rata-rata nilai MPPA populasi. Keenam induk ini sebaiknya dipertahankan dalam populasi untuk meningkatkan mutu genetik kambing Saburai. Kata kunci: Berat lahir, Berat sapih, Induk Kambing Saburai, Nilai MPPA, Ripitabilitas.
HISTOMORFOLOGI DAN DISTRIBUSI KARBOHIDRAT NETRAL PADA ESOFAGUS DAN PROVENTRIKULUS AYAM HUTAN MERAH (Gallus gallus) ASAL PULAU TIMOR Yulfia N. Selan; Filphin A. Amalo; Inggrid T. Maha; Herlina U. Deta; Aplonia B. Y. Teme
JURNAL ILMIAH PETERNAKAN TERPADU Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : DEPARTMENT OF ANIMAL HUSBANDRY, FACULTY OF AGRICULTURE, UNIVERSITY OF LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (489.151 KB) | DOI: 10.23960/jipt.v8i1.p7-13

Abstract

Ayam hutan merah merupakan salah satu satwa endemik di Pulau Timor yang telah mengalami penurunan populasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur histologi dan distribusi karbohidrat netral pada esofagus dan proventrikulus ayam hutan merah (Gallus gallus). Bahan utama penelitian ini berupa potongan tiga sampel jaringan esofagus dan proventrikulus. Ayam dimatikan dengan dislokasi servikal untuk mengambil organ esofagus dan proventrikulus yang difiksasi dalam formalin 10%. Struktur histomorfologi organ diidentifikasi dengan pewarnaan hematoksilin-eosin (HE) dan distribusi karbohidrat netral dengan pewarnaan Periodic Acid Schiff (PAS). Hasil penelitian menunjukkan struktur histomorfologi esofagus terdiri empat lapisan yaitu tunika mukosa, tunika submukosa, tunika muskularis, dan tunika adventisia. Struktur histomorfologi pada proventrikulus terdiri empat lapisan, yaitu tunika mukosa, tunika submukosa, tunika muskularis, dan tunika serosa. Distribusi karbohidrat netral pada kelenjar esofagus menunjukkan reaksi positif kuat sedangkan lamina epitel serta jaringan ikat longgar di lamina propria dengan reaksi positif lemah, dan pada proventrikulus terlihat reaksi positif kuat pada sel-sel yang melapisi epitel dan rongga kelenjar tubular sederhana. Kata kunci: Ayam Hutan Merah, Esofagus, Proventrikulus, Karbohidrat netral.
Cover JIPT 8(1): Maret 2020 Cover JIPT
JURNAL ILMIAH PETERNAKAN TERPADU Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : DEPARTMENT OF ANIMAL HUSBANDRY, FACULTY OF AGRICULTURE, UNIVERSITY OF LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.044 KB) | DOI: 10.23960/jipt.v8i1.p%p

Abstract

PENGARUH PERUBAHAN SPASIAL MIKROKLIMATIK AMONIA PADA ZONA PENEMPATAN DAN PANJANG KANDANG BERBEDA TERHADAP PERFORMA AYAM BROILER PERIODE STARTER Liza Meidzul Jannah; Teysar Adi Sarjana; Edjeng Suprijatna
JURNAL ILMIAH PETERNAKAN TERPADU Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : DEPARTMENT OF ANIMAL HUSBANDRY, FACULTY OF AGRICULTURE, UNIVERSITY OF LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.892 KB) | DOI: 10.23960/jipt.v8i1.p14-20

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak perubahan spasial mikroklimatik amonia pada zona penempatan dan panjang kandang berbeda terhadap perfoma ayam broiler periode starter. Materi penelitian 2 unit closed house ukuran 60 x 12 m2 berkapasitas 11.000 ekor dan ukuran 120 x 12 m2 berkapasitas 22.000 ekor, 600 ekor DOC ayam broiler strain Cobb dalam rancangan perlakuan  split plot acak kelompok dengan 2 mainplot, yaitu panjang kandang 60 m dan kandang 120 m dan 4 subplot, yaitu zona penempatan ayam terdiri dari Zona 1 (sejajar inlet), Zona  2 (¼ panjang kandang), Zona 3 (½ panjang kandang) dan Zona 4 (¾ panjang kandang). Parameter yang diamati yaitu bobot badan, pertambahan bobot badan, konversi pakan, indeks perfoma, Income Over Feed Cost  (IOFC), makroklimat dan mikroklimatik pada setiap unit zona penempatan ayam dan panjang kandang sebagai gambaran kondisi penelitian. Hasil penelitian menunjukkan terdapat interaksi antara zona penempatan ayam dan panjang kandang terhadap performa ayam broiler. Zona penempatan ayam yang lebih jauh dari inlet dan kandang yang lebih panjang menunjukkan hasil signifikan (P<0.05) menurunkan bobot badan, pertambahan bobot badan, indeks perfoma, dan IOFC, serta sebaliknya, meningkatkan konversi pakan. Simpulan penelitian ini adalah peningkatan spasial mikroklimatik amonia pada zona penempatan ayam yang lebih jauh dari inlet dan kandang yang lebih panjang menurunkan perfoma ayam broiler periode starter. Kata kunci: Spasial mikroklimatik amonia, Zona penempatan, Panjang kandang, Perfoma, Ayam broiler
Editorial JIPT 8(1): Maret 2020 Editorial JIPT
JURNAL ILMIAH PETERNAKAN TERPADU Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : DEPARTMENT OF ANIMAL HUSBANDRY, FACULTY OF AGRICULTURE, UNIVERSITY OF LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (47.732 KB) | DOI: 10.23960/jipt.v8i1.p%p

Abstract

KAJIAN IN VITRO RANSUM SAPI POTONG YANG MENGANDUNG BUNGKIL TENGKAWANG TERHADAP FERMENTABILITAS DAN KECERNAAN Aulia Putri Muslimah; Ririn Istiwati; Atun Budiman; Budi Ayuningsih; Iman Hernaman
JURNAL ILMIAH PETERNAKAN TERPADU Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : DEPARTMENT OF ANIMAL HUSBANDRY, FACULTY OF AGRICULTURE, UNIVERSITY OF LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.571 KB) | DOI: 10.23960/jipt.v8i1.p21-26

Abstract

Bungkil Tengkawang merupakan limbah pengolahan biji Tengkawang menjadi minyak yang memiliki potensi sebagai pakan ruminansia. Penelitian bertujuan untuk mengevaluasi penggunaan bungkil Tengkawang dalam ransum sapi potong secara in vitro. Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan menggunakan rancangan acak lengkap. Ransum terdiri atas 5 perlakuan penggunaan bungkil Tengkawang dalam ransum sapi potong, yaitu 0% (R1), 9,75% (R2), 19,64% (R3), 30,09% (R4), dan 40,08% (R5). Masing masing perlakuan diulang empat kali. Hasil menunjukkan bahwa penggunaan bungkil Tengkawang dalam ransum meningkatkan konsentrasi asam lemak terbang, N-NH3, kecernaan bahan kering dan kecernaan bahan organik (P<0,05). Konsentrasi dan kecernaan tertinggi diperoleh pada perlakuan R5 dengan nilai asam lemak terbang, N-NH3, kecernaan bahan kering dan kecernaan bahan organik berturut-turut 135,57 mM, 6,16 mM, 65,30%, dan 71,15%. Kesimpulan penggunaan bungkil Tengkawang dalam ransum sapi potong tidak mengganggu fermentabilitas dan kecernaan secara in vitro. Penggunaannya sampai 40,08% menghasilkan fermentabilitas dan kecernaan tertinggi.  Kata kunci: Bungkil Tengkawang, Fermentabilitas, In vitro, Kecernaan, Sapi potong
PENGARUH PEMBERIAN PROBIOTIK KOMERSIL TERHADAP BOBOT TELUR, PERSENTASE ALBUMIN DAN KUNING TELUR AYAM HASIL PERSILANGAN (GRADING UP) Sutrisna, Rudy; Mayangsari, Putri; Riyanti, Riyanti; Nova, Khaira
JURNAL ILMIAH PETERNAKAN TERPADU Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : DEPARTMENT OF ANIMAL HUSBANDRY, FACULTY OF AGRICULTURE, UNIVERSITY OF LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jipt.v8i1.p41-46

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) mempelajari pengaruh probiotik komersial yang berbeda terhadap berat telur, persentase albumin dan persentase kuning telur ayam petelur persilangan antara pejantan Lohman dan betina ayam kampung, (2) menentukan probiotik komersial yang dapat memberikan pengaruh terbaik pada berat telur, persentase albumin dan persentase kuning telur ayam petelur persilangan. Penelitian ini dilakukan pada Januari-Februari 2019, pemeliharaan dilakukan di Laboratorium Lapangan Terpadu Fakultas Pertanian Universitas Lampung dan pengumpulan data dilakukan di Laboratorium Produksi dan Reproduksi Ternak Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Lampung. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 7 ulangan berupa suplementasi pada air minum (P0: tanpa probiotik, P1: suplementasi probiotik A, P2: suplementasi probiotik B, P3: suplementasi probiotik C). Penelitian ini menggunakan 28 butir telur dari 28 ekor ayam kampung persilangan umur 64 minggu dan masing-masing unit perlakuan menggunakan satu butir telur.  Hasil studi ini menunjukkan bahwa suplementasi probiotik komersial yang berbeda tidak memiliki efek signifikan (P>0,05) pada berat telur, persentase albumen, dan persentase kuning telur. Simpulan penelitian ini bahwa suplementasi probiotik komersil melalui air minum tidak berpengaruh nyata terhadap bobot telur, persentase albumin dan persentase yolk telur ayam hasil persilangan (grading up) namun pemberian probiotik B menghasilkan bobot telur dan persentase yolk telur ayam hasil persilangan (grading up) lebih besar dibandingkan perlakuan lainnya. Kata kunci: Albumin, Ayam Persilangan, Bobot Telur, Kuning Telur, Probiotik komersial.

Page 1 of 2 | Total Record : 11