cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
HARMONI
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : 25991795     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Harmoni (E ISSN 2599-1795) merupakan jurnal berbasis pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada tiga bidang keilmuan yaitu Bahasa, Sastra, dan Budaya. Jurnal Harmoni dikelola oleh Departemen Linguistik Universitas Diponegoro dalam hal ini Program Studi Sastra Inggris dan Prodi Bahasa dan Kebudayaan Jepang.
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2019)" : 12 Documents clear
PENGUATAN NILAI-NILAI MULTIKULTURALISME MELALUI VIDEO PARTISIPATORI Afidatul Lathifah
Harmoni: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Departemen Linguistik, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (526.523 KB) | DOI: 10.14710/hm.3.2.47-50

Abstract

AbstrakArtikel ini membahas tentang kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh penulis dengan judul “ Penguatan Nilai-nilai Multikulturalisme Melalui Video Partisipatori” yang dilaksanakan di beberapa lokasi di Kota Semarang. Kegiatan ini dilakukan dengan melibatkan berbagai kalangan masyarakat untuk membuat video bertema multikulturalisme dan melihat multikulturalisme sesuai dengan pemahaman masyarakat. Dengan kegiatan ini, dihasilkan berbagai video partisipatori dengan pesan multikulturalisme yang lebih dekat dengan masyarakat.AbstractThis article discusses about community service activities carried out by the author with the title "Strengthening the Values of Multiculturalism Through Participatory Video" which was carried out in several locations in the city of Semarang. This activity was carrying out by involving various groups of people to make multiculturalism-themed videos and see multiculturalism in accordance with public understanding. With this activity, various participatory videos were produced with multiculturalism messages that were closer to the community.
PENGENALAN DAN PELATIHAN PENANAMAN DENGAN TEKNIK KOKEDAMA UNTUK IBU-IBU PKK Reny Wiyatasari, S.S., M.Hum.
Harmoni: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Departemen Linguistik, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (665.308 KB) | DOI: 10.14710/hm.3.2.36-39

Abstract

Abstrak Kokedama adalah teknik menanam dengan media tanam lumut. Cara ini merupakan seni tradisional asal Negeri Matahari Terbit, Jepang. Kokedama biasa disebut juga dengan bola lumut Jepang. Tanah yang ditanami benih lumut lalu dibentuk bulat. Jika  kebanyakan dari kita menggunakan pot sebagai media tanam, maka kokedama adalah seni menanam tanpa pot. Tujuan dari penulisan artikel ini adalah untuk memaparkan teknik kokedama sebagai salah satu alternatif budidaya tanaman. Kegiatan pendampingan ini dilakukan di desa Tempelsari, Tretep, Temanggung. Metode yang dipakai adalah dengan melibatkan ibu-ibu PKK dalam pelatihan penanaman sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Hasil dari pendampingan ini adalah kokedama dapat menjadi salah satu alternatif budidaya tanaman yang cocok diterapkan untuk membuat vegetasi rumah meskipun dengan lahan yang terbatas.Kata kunci : kokedama; alternatif budidaya tanaman; vegetasi  Abstract (Title : Planting Assembly With Kokedama Techniques For PKK Mothers) Kokedama is a planting technique with moss growing media. This method is traditional art from the Land of the Rising Sun, Japan. Kokedama is also called Japanese moss balls. The soil planted with moss seeds is formed into round. If most of us use pots as a medium for planting, then kokedama is the art of planting without pots. The purpose of writing this article is to describe the kokedama technique as an alternative to plant cultivation. This assistance activity was carried out in the village of Tempelsari, Tretep, Temanggung. The method used is to involve PKK mothers in planting training as a form of service’s activity to society. The results of this assistance are kokedama can be an alternative cultivation of plants that is suitable to be applied to make home vegetation even with limited land.Keywords: kokedama; alternative crop cultivation; vegetation
PENGENALAN DAN PELATIHAN PEMBUATAN ORIGAMI BAGI GURU SEKOLAH DASAR Reny Wiyatasari, S.S., M.Hum.
Harmoni: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Departemen Linguistik, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (536.776 KB) | DOI: 10.14710/hm.3.2.51-54

Abstract

AbstrakTujuan pengabdian ini adalah merangsang daya kreatifitas siswa-siswi sekolah dasar melalui pelatihan orgami untuk guru-guru sekolah dasar. Sasaran kegiatan ini adalah para guru dengan harapan agar mereka bisa juga mengajarkan kepada murid-muridnya cara membuat orgami dan kusudama. Diharapkan hasil pelatihan ini ke depan bisa menjadi alternatif bagi para guru dalam menyusun bahan ajar dan metode pengajaran yang menarik dan tidak membuat para murid bosan. Di samping itu, hasil pelatihan juga berguna untuk meningkatkan kreativitas serta kemampuan mengemukakan ide dan gagasan para murid sekolah dasar. Kegiatan pelatihan ini menggunakan metode praktik, dengan peserta yang berjumlah 7 orang. Kegiatan diawali dengan pengenalan sejarah, jenis dan bentuk orgami, serta memperlihatkan video tutorial pembuatan orgami dan kusudama. Dilanjutkan dengan praktik pembuatan orgami dan kusudama yang dibimbing oleh mentor.Kata kunci: orgami, kusudama, kreativitas AbstractIntroduction and Training of Origami Making for Basic School TeachersThis service’s activity to society aims to stimulate the creativity of elementary school students through orgasm training for elementary school teachers. The target of this activity is the teachers. The hope is that they can also teach their students how to make orgami and kusudama. The results of the training are expected to be an alternative for teachers when compiling teaching materials and teaching methods that are interesting and do not make students bored. In addition, the results of the training are also useful for increasing creativity and the ability to express ideas and ideas of elementary school students. This training activity uses a practical method, with 7 participants. The activity begins with an introduction to the history, types and forms of orgami, and shows a video tutorial for making orgami and kusudama. Followed by the practice of making orgami and kusudama guided by a mentorKeywords : orgami, kusudama, creativity
PENANAMAN POHON MANGROVE DI DESA MANGUNHARJO TUGU SEMARANG SEBAGAI BENTUK KEPEDULIAN LINGKUNGAN Yuliani Rahmah
Harmoni: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Departemen Linguistik, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (604.041 KB) | DOI: 10.14710/hm.3.2.1-5

Abstract

(Title    : Mangrove Tree Planting As Environmental Awareness Activity). This activities goal is to open up insights on the importance of the natural preservation of the coastal environment, how to maintain the balance of the ecosystem in it and hone awareness of the coastal areas of Semarang environment. Through this community service activity (Pengabdian Kepada Masyarakat), the participants are encouraged to make improvements and maintain the environment around the coast. With the enviromental activist explanation and the practice of planting directly on the abrasion site, it is hoped that it can foster self-confidence, environment awareness, and stimulan the ability to work well together in supporting environmental care programs.
MODEL PEMBELAJARAN INFORMAL PERCAKAPAN DASAR BAHASA INGGRIS BAGI KAUM MUDA Deli Nirmala
Harmoni: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Departemen Linguistik, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.211 KB) | DOI: 10.14710/hm.3.2.25-29

Abstract

Artikel ini menyajikan suatu model dalam pembelajaran percakapan dasar bahasa Inggris bagi kaum muda.  Artikel ini didasarkan pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan di daerah Tambak Lorok Semarang pada bulan Oktober 2019 dengan sasaran kaum muda. Tujuan pelatihan untuk membekali para kaum muda dalam mempersiapkan Tambak Lorok sebagai destinasi wisata Kampung Bahari.  Hasil pelatihan menunjukkan bahwa peserta pelatihan menunjukkan sikap yang positif yang ditunjukkan dalam berpartisipasi dalam proses pembelajaran. Akan tetapi, motivasi kurang begitu tinggi karena adanya rasa keengganan dan keraguan mereka bisa mampu berbahasa Inggris. Materi yang disampaikan antara lain  how to approach someone, how to ask for information about prices, places of interests, how to thank or close conversations, how to greet. Materi yang diberikan dimaksudkan untuk merangsang kaum muda Tambak Lorok (Mulyo) menggunakan bahasa Inggris. Strategi pembelajaran yang dapat digunakan adalah strategi metakognitif, kognitif, dan afektif atau sosial. Strategi-strategi itu dapat dilakukan secara bertahap atau bersifat berkesinambungan tergantung pembelajar. Pembelajaran dilakukan secara informal di luar kelas dengan suasana yang cair dan fleksibel. Setiap hari direncanakan untuk praktek bicara bahasa Inggris.  Pelatihan ini sekaligus untuk memotivasi kaum muda untuk giat belajar bahasa Inggris karena kebutuhan global yang tidak mungkin dihindari.Kata kunci:  kiat-kiat; percakapan; bahasa Inggris; realia ABSTRACT               This article presents some tips in improving basic conversations in English for young people. This article was based on the community service conducted in Tambak Lorok (Tambak Mulyo) Semarang especially for young people. The end goal of the activity is to stimulate them to improve their English in order that they can prepare for Tambak Lorok as Kampung Bahari tourism destination. From the activity, it can be inferred that the participants have positive attitudes in learning English in joining the learning process.  However, their motivation is not quite high due to reluctance and doubt regarding to success in English. The topics presented among other things how to approach someone, how to ask for information about prices, places of interests, how to thank or close conversations, how to greet. This is to stimulate the participants to use English. The learning strategies used are metacognitive, cognitive, and affective/social learning strategies. The learning process can be conducted in informal situation, using realia or environment, and being flexible in terms of time, place, and material. Practice daily is necessary. The program is to motivate young people to learn English due to challenges in global era.Keywords :  Basic conversation, learning strategy, English, realia
PENTINGNYA MEMBANGUN KARAKTER GENERASI MUDA DI ERA GLOBAL Sri Sudarsih
Harmoni: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Departemen Linguistik, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.822 KB) | DOI: 10.14710/hm.3.2.55-59

Abstract

AbstrakGlobalisasi yang membawa informasi secara masif telah  mempengaruhi gaya dan pandangan hidup generasi muda. Generasi muda merupakan generasi penerus bangsa. Oleh karena itu membangun karakter generasi muda di era global, merupakan sesuatu yang imperative dalam upaya membentuk generasi unggul berkepribadian bangsa.Metode yang dipergunakan dalam penulisan ini adalah deskripsi dan interpretasi. Keterbukaan informasi pada globalisasi merupakan keniscayaan. Generasi muda sangat mudah mengakses segala bentuk informasi dari belahan dunia manapun, tanpa dibatasi ruang dan waktu. Akibatnya, informasi ini membawa pengaruh bagi generasi muda baik yang positif maupun pengaruh yang negatif. Paling terasa adalah perubahan gaya hidup dan pandangan hidup bagi generasi muda, remaja khususnya. Oleh karena itu itu perlu sikap bijak dalam mensikapi budaya luar yang masuk ke Indonesia. Upaya yang harus dilakukan adalah menyiapkan generasi yang tangguh dan berkarakter. Generasi berkarakter adalah generasi yang menguasai ilmu dan teknologi serta berakhlak mulia. Abstract         Globalization that brings information massively has influenced the style and outlook of life of the younger generation. The younger generation is the next generation of the nation. Therefore, building the character of the young generation in the global era, is something that is imperative in an effort to form a superior generation of national personality.The method used in this paper is description and interpretation. Information disclosure on globalization is a necessity. The young generation is very easy to access all forms of information from anywhere in the world, without being limited by space and time. As a result, this information has an influence on the younger generation, both positive and negative influences. Most felt is the change in lifestyle and outlook on life for the younger generation, adolescents in particular. Therefore it is necessary to be wise in responding to foreign cultures entering Indonesia. Efforts must be made to prepare a formidable and strong generation. Character generation is the generation that masters science and technology and has good character. 
PELATIHAN MENULIS RESEP MASAKAN DALAM BAHASA INGGRIS BAGI SISWA JURUSAN TATA BOGA SMK IBU KARTINI SEMARANG Ratna Asmarani
Harmoni: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Departemen Linguistik, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (745.69 KB) | DOI: 10.14710/hm.3.2.11-19

Abstract

Kemampuan menulis resep masakan dalam bahasa Inggris adalah ketrampilan yang berguna bagi siapapun yang menggeluti dunia masak-memasak dan ingin resep masakannya dikenal luas tidak hanya di dalam negeri namun juga di luar negeri. Berpijak pada pendapat tersebut, Pengabdian kepada Masyarakat yang dilaksanakan di jurusan tata boga SMK Ibu Kartini Semarang bertujuan memberikan langkah-langkah yang berguna dalam membuat resep masakan yang baik dalam bahasa Inggris. Agar pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat berjalan dengan lancer dan meminimalisir kendala bahasa, pelatihan menggunakan Metode Dwi Bahasa yang merupakan kombinasi penggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa ibu dan bahasa Inggris sebagai bahasa yang dipelajari. Pelatihan dibagi dalam dua sesi, yaitu sesi penyajian materi yang komunikatif dan sesi latihan terpandu. Hasil pelatihan singkat menunjukkan bahwa sejak awal para siswa jurusan tata boga SMK Ibu Kartini sangat antusias mengikuti sesi penjelasan dan sesi latihan terpandu. Materi yang familiar bagi mereka, metode dua bahasa yang fleksibel, serta manfaat pelatihan ini bagi mereka membuat siswa jurusan tata boga SMK Ibu Kartini tidak merasa takut atau terbebani dengan sesi pelatihan tersebut. Simpulan yang bisa ditarik adalah perlu dilakukan pelatihan sejenis secara periodik karena memberikan manfaat praktis bagi siswa jurusan tata boga SMK Ibu Kartini.Kata kunci :  resep masakan, tata boga, latihan terpandu, metode dua bahasaThe ability to write recipes in English is a useful skill for anyone who is involved in the cooking world and wants his/her recipes to be widely known not only domestically but also abroad. Based on this opinion, Community Service that is carried out in the culinary department of SMK (vocational high school) Ibu Kartini Semarang aims to provide useful steps in making good recipes in English. In order that the implementation of Community Service runs smoothly and minimizes language barriers, the training uses the Bilingual Method which is a combination of using Bahasa Indonesia as a mother tongue and English as a foreign language learned. The training was divided into two sessions, namely communicative material presentation sessions and guided training sessions. The results of the short training showed that from the beginning the students of SMK (the vocational high school) Ibu Kartini were very enthusiastic in participating in the explanation and guided training sessions. Because the material is familiar to them, the bilingual method is flexible, and the training is beneficial for them the students of the culinary department of SMK Ibu Kartini do not feel afraid or burdened with the training session. The conclusion that can be drawn is that periodic training needs to be carried out because it provides practical benefits for students majoring in the culinary department at SMK Ibu Kartini. Keywords: cooking recipes, culinary department, guided training, bilingual methods
PELATIHAN ENGLISH READING SKILL FOR CULINARY BUSINESS DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN KARTINI Cut Aja Puan Ellisafny
Harmoni: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Departemen Linguistik, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1040.538 KB) | DOI: 10.14710/hm.3.2.30-35

Abstract

ABSTRAKKemampuan berbahasa asing merupakan hal penting dalam persaingan dunia bisnis kuliner di masa modern ini. Melalui artikel yang dibuat berdasar atas kegiatan pengabdian kepada masyarakat khususnya ditujukan untuk siswa SMK Kartini, Semarang. Pengabdian berupa pelatihan English reading skill for culinary business. Tujuannya untuk melatih siswa SMK Kartini, Semarang dalam membaca dan memahami konteks kalimat dalam bidang bisnis kuliner berbahasa Inggris. Pelatihan di laksanakan dengan membekali siswa berupa materi atau teori dilanjutkan dengan praktek atau latihan memahami teks berbahasa inggris. Dalam pelatihan ini siswa bisa mengidentifikasi makna dan konteks bacaan berbahasa Inggris dengan baik dan benar. Diharapkan nantinya siswa jurusan tata boga SMK Kartini, Semarang bisa bersaing dalam dunia bisnis kuliner dengan menguasai bahasa komunikasi internasional yaitu Bahasa Inggris. Kata kunci: Pembelajaran Bahasa Inggris, Pembelajaran Reading skill and Comprehension, Culinary business. ABSTRACTIn the competitive world of culinary business, the skill to speak a foreign language is important in this modern era. Through these articles made based on community service activities specifically aimed at students of Kartini Vocational School, Semarang. Dedication in the form of training in English reading skills for culinary business. The aim is to train students of SMK Kartini, Semarang in reading and understanding the context of sentences culinary business in English. The training is carried out by equipping students with material or theory followed by practice in understanding English texts. In this training, students can properly and correctly recognize the context of English reading. It is expected that later students in the culinary majors at SMK Kartini, Semarang can compete in the culinary business world by mastering the language of international communication namely English. Keyword: English learning, Learning Reading skill and Comprehension, Culinary business.  
PELATIHAN PEMBUATAN LEAFLET BAHASA INGGRIS UNTUK PROMOSI PARIWISATA Siswo Harsono
Harmoni: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Departemen Linguistik, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (832.029 KB) | DOI: 10.14710/hm.3.2.6-10

Abstract

AbstrakLeaflet merupakan salah satu media promosi dalam bidang pariwisata. Pembuatan leaflet berbahasa Inggris untuk mempromosikan pariwisata perlu dilakukan agar kunjungan wisatawan mancanegara menuju objek-objek pariwisata yang dipomosikan meningkat. Tujuan kegiatan pelatihan ini adalah untuk membekali kemampuan pembuatan leaflet berbahasa Inggris bagi para peserta dari SMA Negeri 9 Semarang untuk mempromosikan pariwisata di Kabupaten Semarang. Dengan demikian pembuatan leaflet dalam bahasa Inggris ini berkaitan dengan wisata alam, terutama wisata air terjun di Kabupaten Semarang. Sebagai pokok bahasan, pelatihan ini menggunakan tiga objek wisata air terjun, yaitu Curug Semirang, Curug Tujuh Bidadari, dan Curug Lawe. Setelah dibuat teks deskriptifnya dalam bahasa Inggris, kemudian dilakukan pembuatan leaflet dengan menggunakan program Canva. Katakunci: Leaflet bahasa Inggris, promosi wisata, wisata air terjun.  AbstractLeaflets are one of the promotional media in the field of tourism. The making of an English-language leaflet to promote tourism needs to be done so that foreign tourist visits to tourism objects that are promoted are increased. The purpose of this training activity is to equip the ability to produce English-language leaflets for participants from SMA Negeri 9 Semarang to promote tourism in Semarang Regency. As a subject, this training uses three waterfall attractions, namely Semirang waterfall, Seven angels waterfall, and Lawe Waterfall. After the descriptive text was made in English, leaflets were then made using the Canva program. Keywords: English leaflets, tourism promotion, waterfall tourism.
PENGUATAN ORGANISASI POKDARWIS SEBAGAI UJUNG TOMBAK PENGEMBANGAN WISATA KAMPUNG PELANGI KOTA SEMARANG Eko Punto G
Harmoni: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Departemen Linguistik, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.145 KB) | DOI: 10.14710/hm.3.2.40-46

Abstract

AbstractKampung Pelangi is a result of the thematic village development program launched by the Semarang City Government, with a focus on tourist villages. Kampung Pelangi is already well known by the public both at home and abroad. Tourism Awareness Group (Pokdarwis) is an organization that should actively develop integrated tourism village activities, but the current conditions have not been able to work well. Therefore, organizational improvement and strengthening is needed so that this tourist village can develop sustainablyKeywords : kampung pelangi, wisata, pokdarwis, semarang

Page 1 of 2 | Total Record : 12