J@TI (TEKNIK INDUSTRI)
J@ti Undip: Jurnal Teknik Industri [e-ISSN 2502-1516] merupakan jurnal nasional yang mengangkat tulisan-tulisan penelitian dalam disiplin ilmu teknik industri. Pertama kali terbit sejak tahun 2006 hingga saat ini dengan frekuensi terbit tiga (3) kali dalam setahun. Setiap edisi terbitan berisi 8 artikel jurnal. Terbit setiap Januari, Mei, dan September.
Articles
8 Documents
Search results for
, issue
"Vol 15, No 2 (2020): Mei 2020"
:
8 Documents
clear
ANALISIS LOGISTIC SERVICE QUALITY UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS LAYANAN JASA PENGIRIMAN JNE EXPRESS
Rosyada, Zainal Fanani;
Puspitasari, Nia Budi;
Susanty, Aries;
Andini, Anggita Realiza;
Rumita, Rani
J@ti Undip : Jurnal Teknik Industri Vol 15, No 2 (2020): Mei 2020
Publisher : Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (724.431 KB)
|
DOI: 10.14710/jati.15.2.73-81
Jasa kurir merupakan salah satu sektor yang tumbuh pesat saat ini di Indonesia seiring dengan pertumbuhan e-commerce. Pada UU No. 38 Tahun 2009 dijelaskan bahwa setiap penyedia jasa kurir diwajibkan memiliki standar pelayanan sebagai pedoman penyelenggaraan dan acuan penilaian kualitas pelayanan. JNE Express merupakan salah satu layanan jasa kurir yang paling luas jangkauannya di Indonesia dengan layanan YES (Yakin Esok Sampai) sebagai produk unggulannya yang menjanjikan barang kiriman sampai di alamat tujuan pada keesokan hari. YLKI menyebutkan bahwa JNE merupakan layanan kurir yang paling banyak diadukan oleh pelanggannya karena keterlambatan pengiriman terutama pada produk layanan YES. Melalui survei kepuasan pelanggan, penelitian ini menganalisis atribut kualitas Logistic Service Quality (LSQ) yang dinilai belum dapat memberi kepuasan pelanggannya. Hasilnya menjadi masukan bagi perusahaan dalam memprioritaskan alternatif yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kepuasan pelanggan di masa mendatang. Secara keseluruhan, Customer Satisfaction Index (CSI) untuk layanan YES dengan asal kiriman dari Jakarta dalam penelitian ini sebesar 62,29%, yang artinya layanan tersebut dinilai cukup memuaskan pelanggannya. Penelitian ini memfokuskan 3 atribut LSQ yang dinilai belum dapat memuaskan pelanggannya yaitu dalam pemenuhan klaim, respon pengaduan pelanggan, dan ketepatan waktu pengiriman. Dengan metode Aanalytical Hierarchy Process (AHP), setiap atribut akan menjadi dasar bagi perusahaan dalam memprioritaskan masing-masing 3 alternatif.
ANALISIS KESIAPAN UMKM KABUPATEN KARAWANG TERHADAP ADOPSI CLOUD COMPUTING DALAM KONTEKS INDUSTRI 4.0
Sari, Rianita Puspa;
Santoso, Deri Teguh;
Puspita, Dewi
J@ti Undip : Jurnal Teknik Industri Vol 15, No 2 (2020): Mei 2020
Publisher : Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (747.708 KB)
|
DOI: 10.14710/jati.15.2.63-72
Indonesia salah satu negara yang terkena dampak industri 4.0 merancang Making Indonesia 4.0 sebagai roadmap dan strategi percepatan implementasi Industri 4.0. Dua dari empat strategi yaitu pemanfaatan teknologi digital untuk memacu produktivitas UMKM dan pemanfaatan teknologi cloud computing dalam perindustrian nasional. Karawang adalah daerah dengan jumlah UMKM sebesar 38.904 pada tahun 2015, namun tidak menempatkan UMKM pada posisi menguntungkan karena keterbatasan dan rendahnya penggunaan teknologi informasi. Kesuksesan dalam adopsi teknologi baru sangat ditentukan oleh faktor kesiapan, maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kesiapan dan kategori tingkat kesiapan UMKM Kabupaten Karawang terhadap adopsi cloud computing dalam konteks Industri 4.0 dengan variabel Technology Organization and Environment (TOE), Technology Readiness Index (TRI) dan cloud computing adoption (CCA) dan pendekatan Structural Equation Modelling-Partial Least Square (SEM-PLS). Hasil evaluasi menunjukkan bahwa faktor dari variabel TOE berpengaruh terhadap kesiapan CCA dan TRI dengan path coefficient (0.529) dan (0.717) serta pÂ-values <0.001 dan tingkat kesiapan yang diukur melalui TRI menunjukkan UMKM Kabupaten Karawang berada pada kategori tingkat kesiapan yang tinggi dengan nilai 3.64.
CHALLENGES IN USING BLOCKCHAIN FOR SUPPLY CHAIN MANAGEMENT INFORMATION SYSTEMS
Muhammad Rizqi Nur;
Luqman Hakim;
Yusuf Amrozi
J@ti Undip: Jurnal Teknik Industri Vol 15, No 2 (2020): Mei 2020
Publisher : Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (97.03 KB)
|
DOI: 10.14710/jati.15.2.82-92
Blockchain has been the hype in technology lately and supply chain management is often mentioned as one of its applications. However, it is unwise to just eat the hype. Blockchain does have weaknesses; some of its natures considered as strengths might be weaknesses or problems in some cases. There are many things to be considered and among them are the challenges. This paper presents a systematic literature review of challenges in using blockchain for supply chain management information systems. This paper aims to help stakeholders and top management of supply chains when considering on adopting blockchain. The literatures were gathered from open-access papers found on Google Scholar. A total of 76 unique papers were found and then 29 were selected. The findings were classified into 12 categories. The top three category of challenges are development and implementation, performance and efficiency, and sustainability and scalability. Apparently, although blockchain in cryptocurrency is pretty solid, there are many challenges in its usage for supply chain.
DEVELOPMENT OF APPLICATION FOR MANAGING JOBS AND DOCUMENTATION RELATING TO OCCUPATIONAL HEALTH AND SAFETY IN A TOYS COMPANY
Azwir, Hery Hamdi;
Dewi Puspa Kartikasari, Gusti Ayu
J@ti Undip : Jurnal Teknik Industri Vol 15, No 2 (2020): Mei 2020
Publisher : Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1098.284 KB)
|
DOI: 10.14710/jati.15.2.93-101
PT. X has two procedures to control and monitor every work that is carried out inside the company area. One of them is Work Permit or known as Permit to Work (PTW). As identified during its direct observation in a quantitative approach by flow process chart and document flow chart, there are several problems in the system. The existing system has also been identified as running ineffectively. Management of PT X approved application development for the system as the problem solution. By following the guidance of SDLC phases, two customized applications were developed using visual basic for application. At last, a further observation was carried out following their implementation to the system. The final result of this research shows that the applications are successfully improving the system.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR KUNCI PEMENUHAN LEAD TIME DENGAN PENDEKATAN DEMATEL: STUDI KASUS PABRIK SEPEDA
Davita, Johana Kezia;
Fianty, Bella Eka;
Lumanto, Jason Averell;
Lukita, Sandra;
Lay, Jordan;
Widyadana, I Gede Agus
J@ti Undip : Jurnal Teknik Industri Vol 15, No 2 (2020): Mei 2020
Publisher : Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (680.841 KB)
|
DOI: 10.14710/jati.15.2.52-62
PT X adalah perusahaan yang bergerak dalam perakitan industri sepeda. Perusahaan saat ini mampu menawarkan lead time pemenuhan pesanan yakni sepanjang tiga sampai empat bulan. Lead time ini lebih panjang dibandingkan dengan pesaingnya yang mampu menawarkan lead time sepanjang dua hingga tiga bulan. Hal ini menunjukkan lead time di PT X berpontensi untuk dioptimalkan. Permasalahan panjangnya lead time PT X tersebut diperparah dengan adanya keterkaitan antar departemen yang menyebabkan permasalahan menjadi rumit dan sulit diketahui akar permasalahannya. Akar permasalah yang sulit diketahui tersebut dapat dianalisis dengan metode DEMATEL. Metode DEMATEL mampu menganalisis hubungan antar faktor sehingga dapat diketahui faktor utama dari permasalahan. Metode DEMATEL dilengkapi dengan menggunakan influential relation map. Penelitian ini menunjukkan bahwa faktor yang mempengaruhi faktor lain adalah “komponen tidak lengkap atau tidak kompatibelâ€, “Bill of Material kurang lengkap (kuantitas atau kompatibilitas) mengakibatkan komponen kurang sehingga produksi shutdownâ€, “tidak ada standar waktu pengerjaan development, tidak adanya sampling ulang untuk komponen yang disubstitusiâ€. Faktor utama penyebab lead time yang paling besar pengaruhnya terhadap faktor lain adalah tidak adanya standar waktu pengerjaan development.
PENERAPAN DESAIN EKSPERIMEN TAGUCHI UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PRODUKSI BATU BATA DARI SEKAM PADI
Aprilyanti, Selvia;
Suryani, Faizah
J@ti Undip : Jurnal Teknik Industri Vol 15, No 2 (2020): Mei 2020
Publisher : Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (505.025 KB)
|
DOI: 10.14710/jati.15.2.102-108
Sekam padi adalah limbah pertanian yang merupakan hasil penggilingan padi dan hampir terdapat di seluruh wilayah Indonesia. Sekam padi dapat digunakan sebagai pengganti sebagian agregat atau pengisi dalam pembuatan batu bata ringan sehingga dapat digunakan sebagai bahan konstruksi bangunan rumah dan gedung. Permasalahan dalam penelitian adalah belum adanya komposisi yang baku untuk pembuatan batu bata ringan yang berbahan sekam padi, sehingga perlu dilakukan penelitian sebagai evaluasi terhadap komposisi secara statistik kemudian dilakukan perbaikan pada proses pembuatannya. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah desain eksperimen Taguchi untuk menentukan komposisi yang tepat dan optimal dengan memvariasikan parameter faktor pendukung dalam pembuatan batu bata ringan dari sekam padi yaitu komposisi bahan baku dan waktu penjemuran. Alat analisis yang digunakan adalah signal to Noise Ratio dan ANOVA yang diusulkan oleh Taguchi. Perancangan parameter Taguchi yang digunakan adalah Orthogonal Array dengan 2 level dan 4 faktor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi karakteristik kualitas kuat tekan pada bata ringan dari sekam padi yaitu rasio faktor antara semen, pasir, sekam padi dan waktu penjemuran. Berdasarkan anova menunjukkan dari keempat faktor tersebut yang memiliki pengaruh signifikan yaitu semen, sekam padi, dan waktu penjemuran sebesar 92,70 %, sedangkan faktor pasir tidak mempengaruhi kuat tekan bata ringan secara signifikan. Dapat disimpulkan bahwa dalam  pembuatan bata ringan dapat menggunakan  sekam padi sebagai bahan pengisi dengan formulasi berdasarkan SNR Larger the better yaitu A2B2C2D1.
STUDI KOMPARASI DAN ANALISIS SWOT PADA IMPLEMENTASI KECERDASAN BUATAN (ARTIFICIAL INTELLIGENCE) DI INDONESIA
Ririh, Kirana Rukmayuninda;
Laili, Nur;
Wicaksono, Adityo;
Tsurayya, Silmi
J@ti Undip : Jurnal Teknik Industri Vol 15, No 2 (2020): Mei 2020
Publisher : Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (933.179 KB)
|
DOI: 10.14710/jati.15.2.122-133
Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan telah berkembang pesat dalam dekade terakhir. Penggunaannya banyak diimplementasikan di lintas sektor seperti Badan Usaha Milik Negara (BUMN), universitas, dan pemerintahan. Studi ini menggunakan Strenght-Weakness-Opportunity-Threat (SWOT) untuk mengukur implementasi AI. Sampel ditujukan pada inkubator bisnis pemerintah dan BUMN, selain itu juga menggunakan analisis konten terhadap beberapa implementasi AI yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan efektivitas dan efisiensi perusahaan merupakan faktor utama yang mendorong tingginya tingkat implementasi AI. Namun implementasi dan pengembangan teknologi AI akan kurang maksimal jika tidak diperhatikan dengan detil atau disandingkan dengan teknologi lain (teknologi pangan dan lain-lain).
PERANCANGAN BLUEPRINT INTERIOR TOILET GERBONG KERETA API INDONESIA
Liansari, Gita Permata
J@ti Undip : Jurnal Teknik Industri Vol 15, No 2 (2020): Mei 2020
Publisher : Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (676.515 KB)
|
DOI: 10.14710/jati.15.2.109-121
Pada penelitian sebelumnya menggunakan House of Ergonomic menghasilkan prioritas customer needs dari nilai Normalized Raw Weight dan prioritas spesifikasi teknis produk dari nilai Normalized Contribution untuk produk interior toilet kereta api (Liansari, 2018). Pada penelitian ini akan dilakukan perancangan blueprint interior toilet gerbong kereta api. Perancangan blueprint dilakukan pada 1 konsep produk terbaik berdasarkan penilaian pada tahapan screening dan scoring. Penilaian untuk memilih konsep produk dilakukan secara objektif terhadap 3 konsep produk yang dirancang. Pada penelitian sebelumnya dinyatakan bahwa salah satu fasilitas yang dianggap penting dan paling sering menimbulkan keluhan bagi penumpang adalah toilet di dalam gerbong kereta api. Keluhan-keluhan tersebut diantaranya: posisi handle toilet terlalu jauh, lantai licin, sirkulasi udara di dalam toilet tidak baik, dll (Liansari, 2018). Hasil dari penelitian adalah konsep 3 sebagai konsep terbaik. Konsep 3 rancangan memiliki ukuran 1,2 meter x 1,2 meter. Dimensi interior sesuai dengan standar dan menyesuaikan dimensi tubuh pengguna. Dominasi bentuk pada konsep adalah oval (melengkung). Tema desain toilet adalah mewah, dengan nuansa warna putih dan coklat, dengan dinding toilet bermotif. Terdapat 4 interior utama dan 8 interior pendukung. Jenis sirkulasi adalah exhaust fan dan menggunakan lampu jenis led down light sebanyak 6 unit yang diletakan menyesuaikan dengan interior utama.Â