cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
nizhamiyah@uinsu.ac.id
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sumatera Utara Jl. Williem Iskandar Psr. V Medan Estate – Medan 20731 Telp. 061- 6622925 – Fax. 061 – 661568
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Nizhamiyah
ISSN : 20864205     EISSN : 28302826     DOI : -
Core Subject : Education,
1. Profesionalisme guru dalam Pendidikan Dasar Islam 2. Pengembangan dan Desain Pembelajaran dalam Pendidikan Dasar Islam 3. Penerapan dan Pengembangan bidang studi atau mater Pelajaran Pendidikan Dasar Islam 4. Model, Strategi, dan Metode Pembelajaran dalam Pendidikan Dasar Islam 5. Manajemen pendidikan dasar dalam Pendidikan Dasar Islam 6. Penggunaan Media dan teknologi pada Pendidikan Dasar Islam 7. Integrasi berbasis Wahdatul Ulum dalam Pendidikan Dasar Islam 8. Psikologi Pembelajaran Pendidikan Dasar Islam 9. Filsafat Pendidikan Dasar Islam 10. Kebijakan dalam Pendidikan Dasar Islam
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 2 (2019): NIZHAMIYAH" : 8 Documents clear
TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SDN 060954 KECAMATAN MEDAN MARELAN Ulfah Sari Rezeki; Tina Sheba Cornelia
NIZHAMIYAH Vol 9, No 2 (2019): NIZHAMIYAH
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (536.096 KB) | DOI: 10.30821/niz.v9i2.549

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) hasil belajar IPS siswa yang diajar dengan teknik kunjungan lapangan dibandingkan dengan hasil belajar IPS siswa yang diajar dengan teknik penyajian kasus; 2) hasil belajar IPS siswa yang memiliki gaya belajar visual dibandingkan dengan siswa yang memiliki gaya belajar auditori; dan 3) interaksi antara teknik pembelajaran dan gaya belajar terhadap hasil belajar IPS siswa. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri 060954 Kecamatan Medan Marelan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V yaitu sebanyak 50 siswa sedangkan sampel dalam penelitian ini yaitu siswa yang mengambil mata pelajaran IPS sebanyak 25 siswa pada kelas V/a dan sebanyak 25 siswa pada kelas V/b. Instrumen yang digunakan diantaranya yaitu angket gaya belajar dan tes hasil belajar. Metode penelitian menggunakan metode quasi eksperimen dengan desain faktorial 2x2. Teknik analisis data menggunakan ANAVA dua jalur pada taraf sig0,05. Hasil penelitian menunjukkan 1) Hasil belajar IPS siswa yang diajarkan dengan teknik kunjungan lapangan lebih tinggi dibandingkan dengan teknik penyajian kasus (Fhitung = 19,86> Ftabel = 4,05), 2) Hasil belajar IPS Siswa yang memiliki gaya belajar visual lebih tinggi  dibandingkan dengan gaya belajar auditori (Fhitung = 8,65 > Ftabel = 4,05). 3) Terdapat interaksi teknik pembelajaran dan gaya belajar siswa dalam mempengaruhi hasil belajar IPS siswa (Fhitung = 6,52> Ftabel = 4,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik pembelajaran dan gaya belajar berpengaruh terhadap hasil belajar IPS siswa.
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN DEMONSTRASI TERHADAP HASIL BELAJAR PADA MATA KULIAH BAHASA INDONESIA MAHASISWA PGSD UNIV. QUALITY MEDAN TAHUN AKADEMIK 2019-2020 Gemala Widiyarti
NIZHAMIYAH Vol 9, No 2 (2019): NIZHAMIYAH
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (732.794 KB) | DOI: 10.30821/niz.v9i2.554

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh hasil belajar mahasiswa dalam materi EYD dengan menggunakan pembelajaran Metode Demonstrasi dengan Pembelajaran Konvesional di semester 1 mahasiswa PGSD Universitas Quality Medan. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan instrumen test essay sebanyak 3 soal yang telah divalidasi oleh validator. Sebelum melakukan pembelajaran hasil rata-rata tes awal kelas 2A22 = 48,57 dan rata-rata hasil belajar Vb = 47,14. Setelah dilaksanakan pembelajaran pada kelas 2A22 dengan menggunakan Metode Demonstrasi dan setelah dilakukan tes akhir siswa memperoleh rata-rata 80,13 sedangkan hasil belajar pada kelas 2A23 dengan menggunakan Pembelajaran Konvesional memperoleh rata-rata 74,95. Berdasarkan perhitungan ujii hipotesis dengan uji bk untuk data kelas 2A22 dengan metode Demonstrasi dan kelas 2A23 dengan pembelajaran Konvesional diperoleh Xhitung ( X2) = 33,03 dan X tabel =5,99 Jadi nilai Xhitung lebih besar dari pada X tabel . Kesimpulan dalam penelitian ini adalah hasil belajar siswa dengan menggunakan metode Demonstrasi diperoleh diperoleh nilai rata-rata 80,13, hasil belajar siswa dengan pembelajaran konvensional diperoleh rata-rata 74,95, Hasil belajar siswa dengan menggunakan Metode Demonstrasi berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia semester 1 mahasiswa PGSD, hasil belajar dengan menggunakan konvensional kurang signifikan karana cara belajar menggunakan Kovensional kurang menarik pada belajar untuk Mahasiswa di semester 1 PGSD Universitas Quality Medan Tahun akademik2019-2020
PERAN GURU DALAM INOVASI PEMBELAJARAN Zunidar Zunidar
NIZHAMIYAH Vol 9, No 2 (2019): NIZHAMIYAH
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (391.236 KB) | DOI: 10.30821/niz.v9i2.550

Abstract

The role of teachers is very strategic in determining the direction and model of learning in the classroom and outside the classroom. For that teacher serves as a manager and leader who designed various renewal program and practice pembeajaran. Managerial and leadership capabilities are expected to generate new innovations in membelajarkan protege. In this case it could be a learning innovation development of learning models, strategies, and the use of various media studied which allows students the best learning results.
Metode STAD Sebagai Inovasi Dalam Pembelajaran Mahasiswa UNIRA Alif Achadah
NIZHAMIYAH Vol 9, No 2 (2019): NIZHAMIYAH
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.245 KB) | DOI: 10.30821/niz.v9i2.551

Abstract

Pendidikan merupakan hal yang sangat penting dalam aktualisasi diri dalam lingkungan masyarakat yang semakin hari semakin berkembang. Pendidikan menjadi salah satu kebutuhan primer yang wajib untuk dipenuhi. Ukuran suatu pendidikan dapat tercapai dan terlaksana dengan baik adalah dengan terwujudnya lulusan atau output yang mampu bersaing dengan dunia kerja sesuai dengan perkembangan zaman. Adanya lulusan yang mampu adalah dengan metode pembelajaran yang relevan dan sesuai dengan situasi psikologi peserta didik. Oleh sebab itu perlu adanya inovasi pendidikan berupa metode yang baik juga dalam proses pembelajaran. STAD adalah salah satu metode pembelajaran yang bersifat kooperatif yang bisa dijadikan acuan dan referensi untuk proses belajar mengajar. Dalam penerapan model pembelajarn STAD ini cenderung berhasil dilaksanakan karena dengan metode STAD ini mahasiswa cenderung dituntut dan lebih aktif dalam proses penyampaian materi dikelas. Keaktifan mahasiswa dipandang mutlak pada metode ini sehingga mahasiswa mempunyai tugas membaca dan mencari literatur sebanyak-banyaknya untuk mendukung pemahaman materi. Adapun kendalanya adalah bahwa mahasiswa cenderung masih belum terbiasa dengan penerapan metode ini tapi dalam segi keingintahuan dan keaktifan dikelas sudah sangat bagus.
MEMBANGUN BAHASA KOMUNIKATIF UNTUK ANAK USIA DINI Rina Devianty
NIZHAMIYAH Vol 9, No 2 (2019): NIZHAMIYAH
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.767 KB) | DOI: 10.30821/niz.v9i2.547

Abstract

Language is the most effective communication tool in social interaction. When communicating, communicative language skills are certainly needed by anyone, including children and parents. Parents have a very important role to play in improving communicative language mastery for early childhood. By using communicative language, it is expected to have a positive impact on children's language development. So, children are not only passive language users, but also become active language users.
URGENSI USHUL FIQH BAGI PERMASALAHAN FIQH YANG DINAMIS Auffah Yumni
NIZHAMIYAH Vol 9, No 2 (2019): NIZHAMIYAH
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (601.427 KB) | DOI: 10.30821/niz.v9i2.552

Abstract

Syariat Islam, ruang lingkupnya mencakup segala aspek kehidupan manusia. Sejak periode awal sejarah Islam, perilaku kehidupan kaum muslimin dalam keseluruhan aspeknya telah diatur oleh hukum Islam. Aturan-aturan ini, pada esensinya, bersifat religius. Oleh karena itu, dalam pembinaan dan pengembangannya, selalu diupayakan berdasarkan kepada al-Qur’an, sebagai wahyu Illahi yang terakhir, yang pengaplikasiannya untuk sebagian besar dicontohkan dan dioperasionalkan oleh sunnah Rasulullah saw. Dalam perkembangan selanjutnya,  ini kemudian dipahami oleh umat Islam melalui metode ijtihad untuk dapat mengantisipasi setiap perkembangan yang timbul dalam masyarakat. Ijtihad inilah yang kemudian melahirkan fiqh. Keterbutuhan fiqh terhadap ushul fiqh senantiasa tidak akan pernah padam, karena masyarakat senantiasa bergerak dinamis sesuai situasi sosial, politik dan kebudayaanya sudah berbeda dan Ushul fiqh merupakan timbangan atau ketentuan untuk istinbath hukum
PEMBELAJARAN TEMATIK BAGI ANAK USIA DASAR(METODOLOGI DALAM ISLAM) Muhammad Shaleh Assingkily; Uni Sahara Br. Barus
NIZHAMIYAH Vol 9, No 2 (2019): NIZHAMIYAH
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (492.052 KB) | DOI: 10.30821/niz.v9i2.548

Abstract

This article aims to study the concept of thematic learning as a methodology in Islam. The formulation of the problem in this study is how the concept of thematic learning as a methodology in Islam and why thematic learning is used as a learning concept for children of basic age. This study uses a qualitative approach with library research. The results of this study indicate that (1) the concept of thematic learning as a methodology in Islam is based on QS. 2: 129 and QS. 2: 151, namely the concept of visionary learning that integrates tilawah (skills), ta'lim (knowledge), and tazkiyah (attitude, character, integrity); and (2) Thematic learning is appropriate for elementary age children because; First, thematic learning is contextual and functional for children. Second, thematic learning derived from the concept of science in Islam (wahdah al-Ulum) or known as the integration of science, islamization of science, objectification of science, and interconnection of science. Third, integrated thematic learning in accordance with the direction to the development of talents, interests, and potential of students.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS MELALUI MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH Riris Nurkholidah Rambe; Amelia Putri
NIZHAMIYAH Vol 9, No 2 (2019): NIZHAMIYAH
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (440.44 KB) | DOI: 10.30821/niz.v9i2.553

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV MIS Al-Jam’iyatul Washliyah Desa Nagur yang berjumlah 28 orang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS sebelum diterapkan model pembelajaran make a match. (2) Penerapan model pembelajaran make a match yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS. (3) Hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS setelah diterapkan model pembelajaran make a match.Temuan penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) Hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS sebelum diterapkan model pembelajaran make a match masih tergolong sangat rendah. (2) Penerapan model pembelajaran make a match dilaksanakan dua siklus, setiap siklus berisi tindakan-tindakan untuk mengembangkan skenario pembelajaran yang telah ditetapkan. Selama diterapkan model pembelajaran make a match siswa terlihat aktif dan lebih mudah menerima pembelajaran yang telah diajarkan. (3) Hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS setelah diterapkan model pembelajaran make a match meningkat dan tergolong tinggi. Hasil penelitian ini adalah pada tes awal frekuensi ketuntasan sebesar  7,14% meningkat ke test siklus I menjadi 60,71%. Sedangkan dari siklus I sebesar 60,71%  meningkat ke test siklus II menjadi 96,42%. Dengan demikian, model pembelajaran make a match pada mata pelajaran IPS dapat meningkatkan hasil belajar siswa.

Page 1 of 1 | Total Record : 8