cover
Contact Name
Miza Nina Adlini
Contact Email
mizaninaadlini@uinsu.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalbiolokus@uinsu.ac.id
Editorial Address
Jl. Williem Iskandar Pasar V, Medan Estate 20371
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Biolokus: Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi dan Biologi
ISSN : 26213702     EISSN : 26217538     DOI : 10.30821
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2018): June" : 8 Documents clear
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA DENGAN METODE PEMBELAJARAN SQ3R (SURVEY, QUESTION, READ, RECITE AND REVIEW) DI KELAS XISMA NEGERI I BILAH HULU Zuraidah Nasution
Jurnal Biolokus: Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi dan Biologi Vol 1, No 1 (2018): June
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/biolokus.v1i1.311

Abstract

Telah dilakukan penelitian dengan tujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar biologi melalui metode PembelajaranSQ3R (Survey, Question, Read, Recite, Review) pada materi Pokok Sistem Pencernaan Makanan Kelas XI SMA Negeri I Bilah Hulu. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research) yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Subyek penelitian adalah siswakelas XI SMA Negeri I Bilah Hulu dengan jumlah peserta didik sebanyak 33 orang. Pengumpulan datanya dilakukan dengan metode: wawancara,observasi, dokumentasi, diskusi dan tes evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar biologisiswamelalui penerapan metode pembelajaran SQ3R mengalami peningkatan, khususnya pada materi pokok sistem pencernaan makanan. Pada siklus I diperoleh nilai diskusi individu < KKM sebanyak 7 anak sedangkan > KKM 23anak dengan rata-rata 62,2 dan ketuntasan belajar 76,67% meningkat menjadi 75,73 dengan ketuntasan belajar 90,9% pada siklus II yaitu <KKM sebanyak 3 anak sedangkan >KKM 30 anak. Serta nilai evaluasi dengan rata-rata 66,25 dengan ketuntasan belajar 75,75% dan meningkat menjadi 76,30 dengan ketuntasan belajar 93,93% pada siklus II. Sehingga bisa disimpulkan bahwa terjadi peningkatan nilai rata-rata dari siklus I ke siklus II dan tidak perlu dilakukan siklus ke III. Hambatan pengunaan metode SQ3R yaitu sikap pasif pesertadidik serta bergantung pada orang lain dalam proses pembelajarandan keterbatasan fasilitas pembelajaran seperti sumber belajar dan alatperaga pembelajaran yang tersedia. Kata Kunci: peningkatan hasil belajar, Metode pembelajaran SQ3R
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE DAN LOCUS OF CONTROL SISWA TERHADAP HASIL BELAJAR IPA Bambang Joko Surya
Jurnal Biolokus: Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi dan Biologi Vol 1, No 1 (2018): June
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/biolokus.v1i1.312

Abstract

: This study aims to determine: (1) Differences biology student learning outcomes that dibelajarkan with learning strategies Learning Cycle better than students who study with strategei conventional learning, (2) The difference of students who have internal locus of control to obtain the results of studying biology better of the students who have external locus of control, (3) Interaction between learning strategies and locus of control in giving effect to biology students' learning outcomes. The research was conducted in the Junior School I Binjai. The population of this study are all eighth graders Binjai SMP Negeri 1 212 people. Samples were taken with a random cluster technique samplig and further through the draw, the class VIII was selected as the class-2 treated with the learning strategies and classroom Learning Cycle VIII-3 was chosen as the class that were treated with conventional pembelajara. Locus of Control Data was collected using a questionnaire and data with the test results to study Biology.Instruments used after validated by the validator and test instruments. The test results show the distribution of the data requirements for learning outcomes Biology and Locus of Control is the normal distribution and homogeneous. The research hypothesis was tested by using ANOVA test followed by Tukey test. These results indicate (1) learning strategy gives a significantly different influence on the result of class VIII studying biology SMP Negeri 1 Binjai (Fcount 6.110>Ftable 4.10), (2) Locus of Control gave a significantly different effect on learning outcomes Biology class VIII SMP Negeri 1 Binjai (Fcount 19.703>Ftable 7.35), (3) There is interaction between the learning strategy with the Locus of Control students on the results of class VIII studying biology SMP Negeri 1 Binjai (Fcount 6.255> 4.10 Ftable ), (4) The study of biology students in the class who have a Learning Cycle Internal Locus of Control was higher ( = 81.50) compared with students who have an External Locus of Control on Conventional class ( = 67.50), higher than students who have the Internal Locus of Control on Conventional class ( = 74.32) and higher than students who have an External Locus of Control on Conventional class ( = 70.23). Kata Kunci: Learning Cycle, Locus ofControl, IPA
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER PADA REMAJA USIA SEKOLAHDITINJAU DARI TEORI PENDIDIKAN SEKS Roni Afriadi; Revita Yuni
Jurnal Biolokus: Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi dan Biologi Vol 1, No 1 (2018): June
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/biolokus.v1i1.307

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) telah membawa perubahan hampir di semua aspek kehidupan terutama dalam dunia pendidikan. Akan tetapi, tanpa disadari kurikulum pendidikan Indonesia sekarang terlalu berorientasi kognitif dan kurang memperhatikan sifat afektif, empati, dan rasa. Akibat dari sistem pendidikan tersebut, berdampak pada perubahan prilaku peserta didik berupa krisis moral. Sedangkan Pendidikan adalah suatu usaha sadar dan sistematis dalam mengembangkan potensi peserta didik. Maka dari itu perlunya, proses pembelajaran pengembangan pendidikan budaya karakter, mengarahkan peserta didik mengenal dan mampu menerima nilai-nilai karakter sebagai bagian dari hidup mereka. Budaya pendidikan karakter merupakan cara berpikir dan berperilaku yang menjadi ciri khas tiap individu untuk hidup dan bekerjasama, baik dalam lingkup keluarga, masyarakat, bangsa dan negara. Pendidikan seks disekolah memiliki  peran penting dalam pengembangan sumber daya manusia dan pembangunan karakter anak bangsa. Karena pendidikan seks tidak hanya berisi tentang pemberian informasi tentang alat kelamin dan seluk beluk hubungan kelamin saja. Tetapi Pendidikan seks berusaha menempatkan seks pada perspektif yang tepat dan mengubah anggapan negatif terhadap seks. Pendidikan seks disekolah dapat ditemukan pada mata pelajaran biologi kususnya materi sistem reproduksi.Kata kunci:  Pendidikan karakter, Remaja, Pendidikan seks.
PENGARUH LINGKUNGAN TEMPAT TINGGAL TERHADAP PENGETAHUAN SISWA TENTANG EKOSISTEM HUTAN MANGROVE DI KABUPATEN DELISERDANG Muhammad Iqbal H Tambunan
Jurnal Biolokus: Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi dan Biologi Vol 1, No 1 (2018): June
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/biolokus.v1i1.313

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lingkungan tempat tinggal terhadap pengetahuan siswa tentang ekosistem hutan mangrove di Kabupaten Deliserdang. Sampel penelitian yaitu siswa kelas VIII SMP Negeri Tahun Pembelajaran 2014/2015 sebanyak 110 siswa dari sekolah yang dekat dan 129 siswa dari sekolah yang jauh dari ekosistem mangrove. Teknik pengambilan data menggunakan tes pilihan berganda berjumlah 20 soal. Analisis data menggunakan uji t. Hasil penelitian ini diperoleh bahwa lokasi tempat tinggal siswa berpengaruh secara signifikan terhadap tingkat pengetahuan siswa terhadap ekosistem mangrove nilai t = 2,216 dan probabilitas P= 0,028.Kata Kunci :Pengetahuan, Tempat tinggal, Ekosistem Mangrove
DOSA DAN DIMENSI PSIKOLOGIS YANG TERKANDUNG Di DALAMNYA Ramadan Lubis
Jurnal Biolokus: Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi dan Biologi Vol 1, No 1 (2018): June
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/biolokus.v1i1.309

Abstract

Dosa adalah segala perbuatan yang bertentangan dengan kehendak dan perintah Allah SWT. Sampai disini belum dibedakan besar kecilnya dosa. Abdullah bin Abbas berkata,“ Setiap perbuatan menentang ajaran Islam adalah dosa besar.”, kelalaian dan kekhilapan yang dilakukan manusia ini dapat dianggab sebagai dosa-dosa kecil, namun dosa-dosa kecil ini bila terus-menerus dilakukan maka akan menjadi dosa besar.  Tulisan ini mencoba mengungkap serba sedikit tentang perbuatan dosa yang sering dilakukan manusia serta dilihat dimensi psikologis yang terkandung dalam perbuatan dosa tersebut sehingga dampak apa saja yang terjadi bagi pelaku dosa. Diawali dari defenisi dosa, macam-macam dosa, deminsi psikologis yang terkandung dalam perbuatan dosa, serta efek psikologis perbuatan dosa pada kehidupan seseorang. Kata Kunci: Dosa, Dimensi Psikologis
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DAN GROUP INVESTIGATION (GI) TERHADAP SIKAP ILMIAH DI MAN KABANJAHE Iskandar Dinata Ginting; Ely Djulia; Tumiur Gultom
Jurnal Biolokus: Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi dan Biologi Vol 1, No 1 (2018): June
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/biolokus.v1i1.401

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategi pembelajaran terhadap Sikap ilmiah. Metode penelitian menggunakan kuasi eksperimen dengan sampel penelitian sebanyak 3 kelas ditentukan secara acak dengan teknik cluster random sampling. Kelas A dibelajarkan dengan strategi pembelajaran Problem Based Learning, kelas B dengan strategi pembelajaran Group Investigation dan kelas C (Kontrol) menggunakan strategi pembelajaran Konvensional. Instrumen penelitian menggunakan tes Sikap ilmiah dalam bentuk uraian lembar observasi. Teknik analisis data dengan Analisis Covariat (ANACOVA) pada taraf signifikan α = 0,05 dengan bantuan SPSS 24. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh signifikan strategi pembelajaran terhadap Sikap ilmiah (F = 3,673; P = 0,029). Sebagai tindak lanjut dari hasil penelitian ini diharapkan kepada guru untuk dapat menerapkan strategi Problem Based Learning (PBL) pada materi Ekologi dalam upaya meningkatkan Sikap ilmiah.
MENTRADISIKAN SIKAP ILMIAH DALAM PEMBELAJARAN BIOLOGI Syarifah Widya Ulfa
Jurnal Biolokus: Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi dan Biologi Vol 1, No 1 (2018): June
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/biolokus.v1i1.314

Abstract

Sikap Ilmiah adalah suatu sikap mampu menerima pendapat orang lain dengan baik dan benar, bertindak dalam memecahkan suatu masalah secara sistematis melalui langkah-langkah ilmiah yang tidak mengenal putus asa serta dengan ketekunan juga keterbukaan.  Dengan kata lain Sikap ilmiah merupakan sikap yang harus ada pada diri seorang ilmuwan atau akademisi ketika menghadapi persoalan-persoalan ilmiah. Sikap ilmiah ini perlu dibiasakan yang dimulai dari pembelajaran di dalam kelas sampai pada berbagai forum ilmiah, misalnya dalam seminar, diskusi, loka karya, sara sehan, dan penulisan karya ilmiah. Dalam membelajarkan Sains terutama Biologi kurang tepat jika hanya dengan ceramah di depan kelas, melainkan harus dengan metode ilmiah (eksperimen). Berbagai penemuan (eksperimen) dalam Biologi dilandasi oleh sikap ilmiah. Konsep-konsep dalam pembelajaran Biologi mengenai makhluk hidup maupun teknologi dalam Biologi seperti rekayasa genetika, bioteknologi modern ditemukan karena adanya rasa ingin tahu (curiosity) yang tinggi dari para ilmuan. Rasa ingin tahu tersebut merupakan komponen utama dalam menumbuhkan sikap ilmiah. Sehingga mendorong ilmuan untuk bereksperimen, mengumpulkan data, dan menyimpulkan data. Dengan  demikian, membelajarkan Biologi di sekolah sekolah sampai ke perguruan tinggi, selain membelajarkan produk dan proses juga penting untuk membelajarkan dan mentradisikan sikap ilmiah. Kata kunci: Sikap ilmiah, Pembelajaran Biologi.
PENINGKATAN KETERAMPILAN SOSIAL PADA PELAJARAN IPS MELALUI IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING PADA SISWA DI KELAS IV SD NEGERI 085119 SIBOLGA T.P. 2016/2017 Nur Fauziah Husnah Nasution
Jurnal Biolokus: Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi dan Biologi Vol 1, No 1 (2018): June
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/biolokus.v1i1.310

Abstract

Permasalahan penelitian ini adalah peningkatan keterampilan sosial siswa melalui implementasi model pembelajaran Problem Based Learning  pada pelajaran IPS di kelas IV SD Negeri 085119 Sibolga Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keterampilan sosial siswa melalui implementasi model pembelajaran Problem Based Learning pada pelajaran IPS di kelas IV SD  Negeri 085119 Sibolga T.P. 2016/2017. Sebagai subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri 085119 Sibolga sebanyak satu kelas yang berjumlah 30 orang siswa. Objek penelitian tindakan kelas ini adalah peningkatan keterampilan sosial siswa pada pelajaran IPS dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning di kelas IV Negeri 085119 Sibolga T.P 2016/2017. Penelitian ini dilaksanakan dalam kelas meliputi kegiatan pelaksanaan tindakan kelas (PTK) berupa kegiatan refleksi awal dan melakukan observasi untuk mengidentifikasi permasalahan yang terjadi di kelas, perencanaan pembelajaran, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Pelaksanaan penelitian tindakan kelas (PTK) dilakukan sebanyak 2 siklus dan masing-masing siklus dilakukan dengan 2 kali pertemuan dan pada setiap akhir siklus dilakukan observasi untuk mengetahui hasil peningkatan keterampilan sosial siswa. Hasil penelitian  dapat dikemukakan bahwa kategori persentase keterampilan sosial siswa hasil observasi siklus I pertemuan I termasuk kategori rendah yaitu sebesar 46,67%, siklus I pertemuan II termasuk kategori tinggi yaitu sebesar 33,33%, siklus  siklus II pertemuan I termasuk kategori tinggi yaitu sebesar 53,33%, dan siklus II pertemuan II termasuk kategori sangat tinggi yaitu sebesar 90,00%. Dengan demikian dapat dikemukakan kesimpulan bahwa  implementasi model pembelajaran Problem Based Learning   dapat meningkatkan keterampilan sosial siswa pada pelajaran IPS  di kelas IV SD Negeri 085119 Sibolga T.P. 2016/2017. Kata Kunci : Model Pembelajaran Problem Based Learning, Keterampilan Sosial Siswa.

Page 1 of 1 | Total Record : 8