cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : 1907817X     EISSN : 25500023     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 14, No 1 (2017): Maret 2017" : 7 Documents clear
ANALISIS PENGARUH PENATAAN RUANG TERHADAP KINERJA PEMBANGUNAN WILAYAH DI KABUPATEN WAROPEN PAPUA INDONESIA Ramandey, Lazarus
Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan Vol 14, No 1 (2017): Maret 2017
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (45.137 KB) | DOI: 10.14710/presipitasi.v14i1.37-40

Abstract

Berbagai    permasalahan  penataan  ruang  di Kabupaten Waropen Papua   menunjukkan  bahwa   Rencana   Tata  Ruang   Wilayah   (RTRW )  Kabupaten Waropen Papua yang disusun tahun 2012  belum memiliki  kontribusi  positif terhadap penyelesaian permasalahan  tata ruang. Hal ini kemungkinan  disebabkan  karena terjadi inkonsistensi dalam penataan ruang. Penelitian ini mencoba untuk melihat konsistensi penataan ruang serta kaitannya dengan kinerja pembangunan  wilayah. Metode   yang  digunakan  untuk  melihat  konsistensi  penyusunan  RTRW dengan pedoman adalah analisis tabel pembandingan dilanjutkan dengan  analisis logika           verbal. Untuk mengetahui apakah  penyusunan   RTRW sudah memperhatikan kesinergian dengan wilayah sekitarnya (Inter-Regional Context) dilakukan   map   overlay   dilanjutkan   dengan   analisis   logika   verbal.   Untuk mengetahui  kinerja   perkembangan   wilayah  dilakukan  Principal  Components Analysis (PCA). Hasil analisis  menunjukkan bahwa inkonsistensi  dalam penataan ruang menyebabkan  berbagai  permasalahan  yang berakibat  pada menurunnya  kinerja perkembangan wilayah. Masalah utama yang harus mendapatkan perhatian lebih adalah infrastruktur, pertumbuhan pembangunan, pertumbuhan ekonomi, aspek transportasi dan properti baru.
PENGARUH FERMENTASI KOTORAN KAMBING PADA EMISI GAS (CO2, CH4, N2O) VERMICOMPOSTING SAMPAH ORGANIK Sutrisno, Endro; Wardana, Irawan Wisnu; Priyambada, Ika Bagus
Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan Vol 14, No 1 (2017): Maret 2017
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (121.795 KB) | DOI: 10.14710/presipitasi.v14i1.1-4

Abstract

Kegiatan pengelolaan sampah dapat melepaskan gas rumah kaca (GRK) ke atmosfer dan mengintensifkan iklim global. Pengomposan adalah proses komponen aerobik karbon degradable organik dalam limbah diubah menjadi karbon dioksida. Menggabungkan prakompos dan vermicomposting berpotensi menimbulkan emisi amonia dan gas rumah kaca. Desain percobaan dilakukan dengan memberikan fermentasi kotoran kambing dalam vermicomposting sampah organik dengan jumlah yang berbeda untuk mengetahui pengaruh fermentasi kotoran kambing terhadap emisi gas CO2, CH4, N2O saat kematangan kompos. Desain penelitian ini menggunakan 4 kombinasi yaitu kombinasi pertama 80% sampah organik, 20% kotoran kambing; kombinasi kedua yaitu 80% sampah organik, 20% kotoran kambing, 100 mL Aspergilus niger; kombinasi ketiga yaitu 60% sampah organik, 40% kotoran kambing; dan kombinasi keempat yaitu 60% sampah organik, 40% kotoran kambing, 100 mL Aspergilus niger. Kriteria pengujian yang digunakan adalah pengujian emisi gas CO2, CH4, N2O di akhir kematangan kompos. Dengan adanya penambahan kotoran kambing, semakin banyak kotoran kambing ditambahkan emisi gas CO2, CH4dan NO semakin banyak. Sedangkan dengan ditambahkan Aspergillus niger, proses fermentasi semakin cepat dalam menghasilkan emisi gas CO2, CH4 dan N2O.
PENGOLAHAN AIR LINDI TPA JATIBARANG MENGGUNAKAN FENTON (H2O2 – Fe) Rezagama, Arya; purwono, purwono; Hadiwidodo, Mochtar; Yustika, Mia; Prabowo, Zuhda Nur
Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan Vol 14, No 1 (2017): Maret 2017
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.856 KB) | DOI: 10.14710/presipitasi.v14i1.30-36

Abstract

Pembuangan lindi ini berpotensi mencemari lingkungan dan mengakibatkan gangguan kesehatan. Air lindi TPA Jatibarang dikategorikan sebagai lindi tua karena telah berusia lebih dari 10 tahun dengan nilai COD sebesar 4000 mg/l. Pengolahan lindi menggunakan proses fenton bertujuan untuk mengetahui efisiensi penyisihan kadar BOD, COD, warna di dalam lindi.  Variasi penelitian meliputi jumlah penambahan H2O2, dan Fe2O3. Reaksi penelitian menggunakan kolom batch yang diaduk menggunakan stirer. Pengolahan air lindi menggunakan fenton menunjukkaan hasil yang cukup baik dalam munurunkan beban limbah organik. Hal ini nampak secara jelas dari penguraian warna berkurang dari 3800 ptco dan 750 ptco. Pada pengolahan fenton Pada dosis Fe/H2O2 sebesar 1,14 gr dan 3,8 ml, penurunan warna yang paling signifikan mencapai 82% sebesar 140 ptco pada waktu proses 2 jam. fluktuasi penyisihan pada penurunan nilai COD. Proses fenton menunjukkan bahwa waktu pengolahan cukup mempengaruhi efisiensi penurunan parameter COD. Pada proses fenton terjadi presentase penurunan hingga 56 % pada 240 menit pada variasi 0,38 gr FeSO4 dan 3,8 ml H2O2. Beban organik yang ditunjukan dengan COD pada lindi awal berkisar 3800 mg/l kemudian di koagulasi flokulasi menjadi 2700 mg/l dan ketika di lakukan proses fenton berakhir pada 1000 mg/l untuk hasil terbaik Fluktuasi penurunan COD pada menit 60 hingga 180. Hasil pengolahan belum dapat memenuhi baku mutu air lindi pada yang terlampir pada Peraturan Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor: 5 Tahun 2012. Namun, penguraian beban organik dan peningkatan rasio BOD/COD pada proses fenton dapat mengoptimalakan pengolahan biologi IPL eksisting berupa kolam oksidasi dapat berjalan dengan baik.
KARAKTERISTIK BRIKET DARI KOMPOSIT SAMPAH BUAH, SAMPAH PLASTIK HIGH DENSITY POLYETHYLENE (HDPE) DAN TEMPURUNG KELAPA SEBAGAI BAHAN BAKAR ALTERNATIF DI RUMAH TANGGA Ruslinda, Yenni; Husna, Fitratul; Nabila, Arum
Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan Vol 14, No 1 (2017): Maret 2017
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.697 KB) | DOI: 10.14710/presipitasi.v14i1.5-14

Abstract

This study aims to examine the characteristics of briquettes from fruit waste, HDPE plastic waste, and coconut shell composite, as an alternative fuel. Characteristic tests include physical characteristics (density and compressive strength), chemical characteristics (moisture, volatile content, fixed carbon, ash content, calorific value), and cost calculation for making briquettes. Physical characteristics tests obtained that density is between 0.60 to 0.89 g/cm3 and compressive strength is between 0.88 to 6.87 kg/cm2. Chemical characteristics tests found that water content 5.73 - 9.06%; volatile content 70.02 - 79.92%; fixed carbon 12.39 - 18.41%; ash content of 1.47 - 4.86%, and calorific value 4549 - 7213 cal/g. Cost for making briquettes range between 0.56 to 0.86 rupiahs/kcal. Except for compressive strength parameter, other parameters are in the standard range of biobriquettes quality according to Permen ESDM No. 047 Tahun 2006. Optimum briquette found in this research is a mixture of 20% fruit waste, 20% of plastic waste HDPE, and 60% coconut shell. Briquettes made as a mixture of those three raw material with that composition is optimum as an alternative fuel, because it produces higher calorific value and lower cost. 
PENENTUAN FORMULA PENAMBAHAN VOLUME AIR KONSTAN PADA PENGOMPOSAN SAMPAH DAUN Samudro, Ganjar; Sumiyati, Sri; Ratna, Dian Asri Puspa; Hastuti, Sindi Martina; Kurnia, Vaneza Citra; Hadiwidodo, Mochtar
Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan Vol 14, No 1 (2017): Maret 2017
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (95.538 KB) | DOI: 10.14710/presipitasi.v14i1.41-44

Abstract

Penambahan volume air pada pengomposan sampah daun masih dilakukan secara manual, membutuhkan waktu yang banyak, dan tenaga kerja yang besar. Tujuan penentuan ini dimaksudkan untuk mendapatkan formula penambahan volume air konstan pada pengomposan sampah daun secara kontinyu. Metode penelitian diawali dengan observasi penelitian hubungan waktu terhadap kadar air berdasarkan variasi kadar air yang diinginkan 50% dan 60% sebagai kadar air optimum dalam proses pengomposan, kemudian dilanjutkan analisis kuantitatif deskriptif dalam penentuan formula. Formula penambahan volume air konstan pengomposan sampah daun sebagai berikut: debit input (mL/L/hari): y = 1,764e0,048x, volume air (mL/L): y = 10,01e0,049x, dan volume air (%):y = -0,698x + 61,09.
APLIKASI GEOSPASIAL MENGGUNAKAN ARCGIS 10.3 DALAM PEMBUATAN PETA DAYA HANTAR LISTRIK DI CEKUNGAN AIRTANAH SUMOWONO Putranto, Thomas Triadi; Alexander, Kevin
Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan Vol 14, No 1 (2017): Maret 2017
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.252 KB) | DOI: 10.14710/presipitasi.v14i1.15-23

Abstract

Air tanah sebagai air bersih merupakan salah satu kebutuhan primer manusia yang dimanfaatkan dalam berbagai kepentingan manusia serta untuk air minum. Airtanah memiliki kualitas dimana salah satu parameter fisiknya adalah daya hantar listrik (DHL). Dalam suatu Cekungan Airtanah (CAT), airtanah memiliki keberagaman nilai daya hantar listrik yang dipengaruhi oleh faktor infiltrasi dan lingkungan. Nilai DHL dapat dijadikan suatu acuan mengenai kelayakan suatu airtanah sebagai air minum. Sebagai salah satu sumber yang paling diminati masyarakat, maka masyarakat juga perlu untuk mengetahui kualitas dari airtanah tersebut melalui parameter daya hantar listrik sehingga peta daya hantar listrik daerah CAT Sumowono dapat menjadi suatu informasi bagi masyarakat yang menggunakan airtanah dari CAT Sumowono tersebut. Maka dari itu perlu adanya pembuatan peta daya hantar listrik daerah CAT Sumowono agar masyarakat merasa nyaman dan aman dalam memanfaatkan airtanah. Metode interpolasi data DHL menggunakan analisis geostatistik yang terdapat pada perangkat lunak ArcGIS 10.3. Metode interpolasi yang digunakan adalah Inverse Distance Weighting (IDW), Radial Basis Functions (RBF) dan Empirical Bayesian Kriging (EBK). Dari keseluruhan data yang terinterpolasi, didapatkan dua kelas kualitas airtanah berdasarkan nilai DHL, yaitu Sangat Baik (<250 μS/cm) dan Baik (250-750 μS/cm). Metode interpolasi yang dinilai paling seimbang adalah metode RBF. Melalui peta DHL hasil interpolasi metode RBF diketahui persebaran daerah dengan kelas sangat baik pada daerah CAT Sumowono mencakup 52,8% dari luas CAT dan 47,2% masuk ke dalam kelas baik.
KAJIAN KUALITAS AIR DAN SEDIMEN DASAR SUNGAI KUTAI LAMA-KAB. KUTAI KARTANEGARA SEBAGAI PERTIMBANGAN AWAL RENCANA PENGERUKAN Wibowo, Mardi
Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan Vol 14, No 1 (2017): Maret 2017
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (82.553 KB) | DOI: 10.14710/presipitasi.v14i1.24-29

Abstract

Rona lingkungan awal kualitas air sungai dan sedimen dasar sangat diperlukan sebelum dilakukan pengerukan sebagai bahan untuk memperkirakan dampak lingkungan yang muncul akibat kegiatan pengerukan. Pengambilan sampel air dilakukan dengan mengikuti Standard Method dari APHA-AWWA (1995) dan dianalisis di laboratorium dengan berpedoman pada Peraturan Pemerintah No. 82 Tahun 2001 Tentang Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran Air. Berdasarkan hasil analisis dan kajian ini diketahui bahwa kualitas air sungai di Kutai Lama masih tergolong baik (berdasarkan baku mutu air Kelas I PeraturanPemerintah No. 82 Tahun 2001). Beberapa parameter yang melebihi baku mutu air Kelas I PP No. 82 Tahun 2001 adalah BOD, COD, DO, Besi (Fe), deterjen sebagai MBAS. Khusus untuk kandungan logam berat semuanya masih memenuhi baku mutu yang telah ditetapkan. Kualitas sedimen dasar: konsentrasi logam mangan (Mn) sangat tinggi jika dibandingkan dengan konsentrasi logam-logam lainnya. Konsentrasi logam berat yang ditemukan dalam jumlah besar berikutnya adalah besi (Fe), seng (Zn), tembaga (Cu) dan yang terkecil adalah timbal (Pb).Berdasarkan standar baku mutu sedimen yang dibuat oleh United State Environmental Protection Agency (USEPA) dan Kementerian Lingkungan Kanada, semua konsentrasi logam-logam berat di daerah kajian termasuk dalam kategori tercemar berat.

Page 1 of 1 | Total Record : 7


Filter by Year

2017 2017


Filter By Issues
All Issue Article in Press 2026 (For Upcoming Issue) Vol 22, No 3 (2025): November 2025 Vol 22, No 2 (2025): July 2025 Vol 22, No 1 (2025): March 2025 Vol 21, No 3 (2024): November 2024 Vol 21, No 2 (2024): July 2024 Vol 21, No 1 (2024): March 2024 Vol 20, No 3 (2023): November 2023 Vol 20, No 2 (2023): July 2023 Vol 20, No 1 (2023): March 2023 Vol 19, No 3 (2022): November 2022 Vol 19, No 2 (2022): July 2022 Vol 19, No 1 (2022): March 2022 Vol 18, No 3 (2021): November 2021 Vol 18, No 2 (2021): July 2021 Vol 18, No 1 (2021): March 2021 Vol 17, No 3 (2020): November 2020 Vol 17, No 2 (2020): Juli 2020 Vol 17, No 1 (2020): Maret 2020 Vol 16, No 3 (2019): November 2019 Vol 16, No 2 (2019): Juli 2019 Vol 16, No 1 (2019): Maret 2019 Vol 15, No 2 (2018): September 2018 Vol 15, No 1 (2018): Maret 2018 Vol 14, No 2 (2017): September 2017 Vol 14, No 1 (2017): Maret 2017 Vol 13, No 2 (2016): September 2016 Vol 13, No 1 (2016): Maret 2016 Vol 12, No 2 (2015): September 2015 Vol 10, No 1 (2013): Vol. 10 No. 1 (2013) Vol 9, No 2 (2012): Vol 9, No 2 (2012) Vol 9, No 1 (2012): Vol 9, No 1 (2012) Vol 8, No 1 (2011): Vol 8, No 1 (2011) Vol 7, No 2 (2010): Vol 7, No 2 (2010) Vol 7, No 1 (2010): Vol 7, No 1 (2010) Vol 6, No 2 (2009): Vol 6, No 2 (2009) Vol 6, No 1 (2009): Vol 6, No 1 (2009) Vol 5, No 2 (2008): Vol 5, No 2 (2008) Vol 4, No 1 (2008): Vol 4, No 1 (2008) Vol 3, No 2 (2007): Vol 3, No 2 (2007) Vol 2, No 1 (2007): Vol 2, No 1 (2007) Vol 1, No 1 (2006): Vol 1, No 1 (2006) More Issue