cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : 1907817X     EISSN : 25500023     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 14, No 2 (2017): September 2017" : 8 Documents clear
Kemampuan Tanah Liat dengan Campuran Serbuk Gergaji sebagai Penahan Lindi di Tempat Pengolahan Akhir Sampah Budihardjo, Mochamad Arief
Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan Vol 14, No 2 (2017): September 2017
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (102.762 KB) | DOI: 10.14710/presipitasi.v14i2.97-101

Abstract

Tempat Pengolahan Akhir (TPA) Sampah dengan sistem lahan urug harus dilengkapi dengan lapisan semi kedap (liner) yang berfungsi sebagai penahan lindi agar tidak mencemari lingkungan sekitar TPA. Di Indonesia, TPA banyak menggunakan lapisan tanah liat yang dipadatkan sebagai liner. Salah satu jenis tanah liat yang digunakan sebagai liner adalah bentonit. Bentonit memiliki permeabilitas rendah sehingga dapat menahan lindi dengan baik. Namun bentonit juga memiliki nilai batas-batas atterberg yang cukup tinggi sehingga mudah mengembang dan menyusut yang dapat memicu terjadinya retakan yang berpotensi mengurangi kemampuan liner dalam menahan lindi. Pada penelitian ini, serbuk gergaji yang memiliki sifat menahan air di tambahkan sebagai campuran tanah liat dengan tujuan untuk melihat pengaruhnya terhadap karakteristik dari bentonit. Pengujian batas-batas atterberg seperti batas cair, batas plastis, pengembangan bebas dan permeabilitas dari bentonit dengan penambahan serbuk gergaji dilakukan untuk mengetahui pengaruh serbuk gergaji terhadap perilaku bentonit. Penambahan serbuk gergaji yang diuji pada studi ini adalah sebesar 2%, 3% dan 5% dari total berat kering. Hasil percobaan menunjukkan bahwa penambahan serbuk gergaji menurunkan batas cair, batas plastis dan pembengkakan bebas dari bentonit. Disisi lain, penambahan serbuk gergaji meningkatkan permeabilitas bentonit dari semula sebesar 1,24 x 10-11 m/detik menjadi 3,98 x 10-10 m/detik dengan penambahan serbuk gergaji sebesar 8%.
Cryptosporidium sebagai Indikator Biologi dan Indeks Nsf-Wqi untuk Mengevaluasi Kualitas Air (Studi Kasus: Hulu Sungai Citarum, Kabupaten Bandung) Nufutomo, Tastaptyani Kurnia; Muntalif, Barti Setiani
Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan Vol 14, No 2 (2017): September 2017
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (16.519 KB) | DOI: 10.14710/presipitasi.v14i2.45-53

Abstract

Kualitas air yang menurun di Hulu Sungai Citarum dapat disebabkan oleh banyak faktor. Faktor-faktor tersebut dapat diketahui dari parameter fisika, kimia dan biologi. Parameter biologi yang digunakan untuk mengevaluasi kualitas air adalah  mikroorganisme patogen yang menimbulkan penyakit di sistem pencernaan seperti diare akut, yaitu Coliform dan Cryptosporidium. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui status kualitas air di Hulu Sungai Citarum dengan indeks kualitas air NSF-WQI, mengetahui hubungan dan pengaruh parameter fisik dan kimia air terhadap parameter biologi, menentukan faktor utama dari parameter air yang paling berpengaruh dan mengetahui hubungan serta pengaruh faktor utama tersebut terhadap Cryptosporidium. Metode yang digunakan adalah  mengambil sampel di tiap stasiun dengan composite, mengidentifikasi dan analisis Coliform dengan MPN dan identifikasi Crytosporidium dengan Ziehl Neelsen staining, kemudian menganalisis parameter kimia dan fisika dengan indeks NSF-WQI, lalu data tersebut diolah menggunakan metode statistik PCA. Hasil pengukuran kualitas air berdasarkan NSF-WQI adalah kualitas air di Hulu Sungai Citarum termasuk kategori buruk dan medium. Keberadaan Cryptosporidium di Hulu Sungai Citarum disebabkan oleh 2 (dua) faktor utama, yaitu faktor pertama terdiri dari DO, turbiditas, NO2, NH4 dan total Colifom, sedangkan faktor kedua terdiri dari TSS, COD dan PO4. Kedua faktor tersebut tidak signifikan dengan keberadaan Cryptosporidium di Hulu Sungai Citarum. Kata kunci: Cryptosporidium, Hulu Sungai Citarum, Indeks NSF-WQI, Kualitas Air
Studi Efisiensi Penyisihan COD dalam Lindi dengan Sistem Evapotranspirasi Menggunakan Tumbuhan Sente (Alocasia macrorrhiza) dan Rumput Belulang (Eleusine indica) Badrus Zaman; Irawan Wisnu Wardana; Endro Sutrisno; Adistia Dian Kurniawati; Amalia Amalia
Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan Vol 14, No 2 (2017): September 2017
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (157.05 KB) | DOI: 10.14710/presipitasi.v14i2.81-87

Abstract

COD dalam lindi merupakan salah satu parameter yang secara umum berada pada konsentrasi yang tiggi sebagai salah satu hasil biodegradasi material organik dan anorganik dalam sampah di TPA. Sistem evapotranspirasi yang menggunakan tumbuhan lokal merupakan salah satu sistem yang menjanjikan. Penelitian dilakukan untuk mengetahui efisiensi penyisihan COD dalam lindi dengan reaktor evapotranspirasi secara kontinyu yang menggunakan tumbuhan Tumbuhan Sente (Alocasia macrorrhiza) dan Rumput Belulang (Eleusine indica). Hasil uji menunjukkan efisiensi pada semua reaktor mulai sekitar hari ke 3 hingga hari ke 25 mengalami fluktuasi yang cenderung menurun (dari ± 75% menjadi ± 50%), tetapi hari selanjutnya cenderung meningkat. Pola tersebut dipengaruhi oleh peran media tanam, bakteri dalam media tanam, bakteri pada akar tumbuhan dan aktivitas metabolisme tumbuhan uji. Secara keseluruhan reaktor yang menggunakan Tumbuhan Sente (Alocasia macrorrhiza) lebih fluktuatif dibandingkan denga menggunakan Rumput Belulang (Eleusine indica) yang dipengaruhi pola pertumbuhan dan perkembangannya.
Penerapan Produksi Bersih Dalam Upaya Penurunan Timbulan Limbah Cair Di Pabrik Gula Tebu Paramitadevi, Yudith Vega; Nofriana, Risa; Yulisa, antin
Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan Vol 14, No 2 (2017): September 2017
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (136.76 KB) | DOI: 10.14710/presipitasi.v14i2.54-61

Abstract

Tebu (Saccharum officianarum L.) adalah tanaman yang mempunyai banyak manfaat, salah satunya sukrosa yang terdapat pada batang tebu yang dimanfaatkan untuk menghasilkan kristal gula. Kristal gula yang terbentuk mengalami pemrosesan yang panjang, dimulai dari penggilingan tebu hingga pemasakan. Pada proses pengolahan tersebut akan menghasilkan gula produk sekaligus limbah cair yang memiliki beban pencemaran organik tinggi. Tindak produksi bersih dalam industri gula tebu diperlukan agar penghematan air baku dan pencemaran air dapat terlaksana. Kajian terhadap produksi bersih dilakukan melalui studi kasus yang sifatnya deskriptif pada salah satu industri gula tebu di Indonesia. Identifikasi terhadap peluang produksi bersih dilakukan agar diperoleh pengaruh keseluruhan terhadap kinerja lingkungan, terutama pengurangan terhadap beban influen yang masuk ke IPAL. Sebanyak 6 alternatif peluang produksi bersih untuk penghematan konsumsi air baku dan 4 alternatif peluang produksi bersih untuk reduksi timbulan limbah cair diberikan. Peluang produksi bersih yang akhirnya dapat diterapkan yakni recycle air kondensat larutan gula, air bekas scrubber dan penerapan good house keeping. Debit air yang masuk ke IPAL berkurang 51.72%, setara dengan 4500 m3 air baku per hari, atau penghematan sebesar Rp 17.235.310,00 per tahun. Perancangan desain IPAL ulang juga diusulkan untuk mengatasi permasalahan konvensional yang melekat pada sistem kolam anaerobik-aerobik.
Potensi Chlorella Sp. untuk Menyisihkan COD dan Nitrat dalam Limbah Cair Tahu Istirokhatun, Titik; Aulia, Mustika; Utomo, Sudarno
Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan Vol 14, No 2 (2017): September 2017
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.145 KB) | DOI: 10.14710/presipitasi.v14i2.88-96

Abstract

In order to examine the potential use of tofu-processing wastewater as growth media for microalgae, this research was conducted by cultivating microalgae in varying concentrations. The type of microalga selected in the experiment was Chlorella sp. due to its high reproductive rate. The ability of Chlorella sp. in removing the levels of COD and nitrate contained in the tofu liquid waste were also investigated. This study examined the microalgae growth rate, microalgae cell abundance values, reduced organic levels of COD and nitrate of Chlorella sp which cultivated in tofu wastewater medium. The optimum growth of Chlorella sp was found at 30% v/v of tofu wastewater which reduce COD and nitrate up to 77.40% and 30.03% respectively. From this study, we concluded that tofu-processing wastewater is effective to use as microalgae growth media and at the same time, effective to eliminate COD and nitrate.
Kesetimbangan Energi dan Manfaat dalam Aplikasi Produksi Bersih di Sistem Pengolahan Limbah Cair Industri Nanas Kaleng Andarani, Pertiwi; Sari, Mega Mutiara; Siallagan, Afni
Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan Vol 14, No 2 (2017): September 2017
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (79.771 KB) | DOI: 10.14710/presipitasi.v14i2.75-80

Abstract

Industri pengolahan buah umumnya memiliki kadar organik yang tinggi, Salah satunya adalah industri pengolahan nanas. PT Great Giant Pineapple, Lampung, (PT GGP) merupakan produsen nanas kaleng ekspor yang menghasilkan limbah yang berpotensi mencemari lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik. Salah satu upaya pengelolaan lingkungan dan perbaikan berkelanjutan, PT GGP berupaya melaksanakan sistem produksi bersih. Produksi bersih merupakan suatu strategi pengelolaan lingkungan yang bersifat preventif dan terpadu yang perlu diterapkan secara terus menerus pada proses produksi dan daur hidup produk dengan tujuan megurangi resiko terhadap manusia dan lingkungan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kesetimbangan energi dan manfaat secara kuantitatif dalam penerapan sistem produksi bersih di sistem pengolahan limbah cair PT GGP. Kesetimbangan energi dianalisis dengan menggunakan indikator NER (Net Energy Ratio) dan NEP (Net Energy Production). Manfaat finansial dari penggunaan kembali sludge juga dievaluasi secara kuantitatif. Dalam produksi biogas jumlah energi input yang dibutuhkan sebesar 1,002 MJ/hari/m3 air limbah, menghasilkan jumlah energi output sebesar 108,587 MJ/hari/m3 air limbah. Sehingga Nilai NER = 108,37 dan NEP = 17,585 MJ/hari/m3 air limbah. Sementara itu, dengan pemanfaatan Sludge atas perusahaan memperoleh keuntungan sebesar Rp 3.326.687.65/hari dan pemanfaatan sludge bawah memperoleh keuntungan sebesar Rp 19.054.592 /hari pada tahun 2015.
Pemanfaatan Kitosan dan Teknologi Plasma untuk Penyisihan COD, TSS, dan Warna pada Limbah Cair Industri Paper & Packaging Saphira, Debby Bella; Syakur, Abdul; Purwono, Purwono
Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan Vol 14, No 2 (2017): September 2017
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150.388 KB) | DOI: 10.14710/presipitasi.v14i2.62-67

Abstract

Industri paper & packaging adalah industri yang menghasilkan limbah cukup banyak karena kegiatan produksi yang berlangsung terus-menerus. Salah satu limbah yang dihasilkan adalah limbah cair yang mengandung COD, TSS, dan warna yang tinggi dan berpotensi untuk mencemari lingkungan apabila tidak diolah. Pengolahan yang dilakukan adalah pretreatment koagulasi-flokulasi dan pengolahan selanjutnya dengan teknologi plasma tegangan tinggi. Hasil pengolahan menggunakan koagulasi-flokulasi menggunakan koagulan kitosan menunjukkan terjadinya penyisihan konsentrasi optimal pada dosis 40 mg/l dengan efisiensi penyisihan COD 81,35%, TSS 96,34%, dan warna 98,18%. Kemudian limbah diolah dengan teknologi plasma dengan tegangan tinggi 15 kV dan variasi waktu kontak 10, 20, 30, 40, 50 menit. Didapatkan hasil optimal pada waktu 50 menit pada penyisihan konsentrasi COD, TSS, maupun warna. Diketahui bahwa semakin lama waktu kontak limbah dengan plasma tegangan tinggi maka semakin banyak spesies aktif pendegradasi limbah seperti H•, OH•, dan H2O2 yang terbentuk sehingga pendegradasian limbah akan semakin lebih baik.Kata kunci: COD, Koagulasi-Flokulasi, Limbah Industri Paper & Packaging, Teknologi Plasma, TSS, Warna.
Revitalisasi Pengelolaan Bank Sampah Di Palabuhanratu Samadikun, Budi Prasetyo; Handayani, Dwi Siwi; Laksana, Muhamad Permana
Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan Vol 14, No 2 (2017): September 2017
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (144.116 KB) | DOI: 10.14710/presipitasi.v14i2.68-74

Abstract

Bank sampah di Kelurahan Palabuhanratu sudah berdiri sejak tahun 2010. Bank sampah ini adalah salah satu bank sampah diantara dua bank sampah lain, yang baru berdiri pada tahun  2016. Volume sampah pada tahun 2015 sebesar 134,89 m3 per hari, mencakup 89% wilayah Kelurahan Palabuhanratu ternyata masih belum optimal dalam pengolahannya, karena  sampah yang direduksi masih sekitar 5% dari total timbulan sampah yang dikirim ke TPA Cimenteng yang berlokasi sekitar 70 km dari Kelurahan Palabuhanratu. Kinerja bank sampah eksisting masih kurang, karena satu bank sampah hanya mampu melayani satu RW dan belum dapat melayani satu kelurahan. Selain itu, pengolahan sampah organik untuk dijadikan kompos belum dilakukan secara serentak oleh seluruh masyarakat, karena pengetahuan masyarakat yang masih kurang. Tujuan penelitian adalah mengetahui kondisi eksisting pengelolaan sampah dan merumuskan upaya revitalisasi Bank Sampah eksisting sebagai pihak pendukung pengelolaan sampah di TPS Kelurahan Palabuhanratu. Metode penelitian menggunakan metode survei, dengan menggunakan kuesioner, wawancara mendalam, dan observasi. Teknik analisis menggunakan analisis kuantitatif dan analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat yang melakukan pemilahan sampah dari sumber hanya penduduk RT 01 RW 33. Selain itu jumlah TPS di Kelurahan Palabuhanratu masih terbatas, sehingga membutuhkan tambahan 5 unit TPS yang terintegrasi dengan bank sampah di kelurahan ini.Kata kunci: revitalisasi, bank sampah, PalabuhanratuThe  waste bank in Palabuhanratu Village  has been established since 2010. This waste bank is one of the waste bank among two other waste banks, newly established in 2016. The volume of waste in 2015 is 134,89 m3 per day, covering 89% of Palabuhanratu Village area  is still not optimal in its processing, because the reduced waste is still about 5% of the total waste generation delivered to the Cimenteng Final Diposal Site (FDS), which located about 70 km from Palabuhanratu Village. The existing waste bank’s performance is still very poor, because one waste bank can only serve one RW and can not serve the entire village. In addition, the processing of organic waste to be compost has not been done simultaneously by the whole community, due to the lack of people's knowledge. The purpose of this research is to know the existing condition of waste management and to formulate the revitalization of existing waste bank. The research used survey research method by using questionaire, in depth interview, and observation. Analytical technique using quantitative and qualitative analysis. The findings shows that the residents of Palabuhanratu Village who often do waste sorting from the source only from the residents of RT 01 RW 33. In addition, the number of existing temporary disposal site (TDS) in Palabuhanratu Village is still lacking, so it requires addition up to 5 units that integrated with waste bank in this village.Keywords: revitalization; waste bank, Palabuhanratu

Page 1 of 1 | Total Record : 8


Filter by Year

2017 2017