cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
REPOSITORY BUKU DAN JURNAL
Published by Universitas Majalengka
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 18 Documents
RESPON SEMBILAN VARIETAS KEDELAI (Glycine max. L (MERRIL)) YANG DITANAM PADA KONDISI JENUH AIR Miftah Dieni Sukmasari
REPOSITORY BUKU DAN JURNAL MIFTAH DIENI SUKMASARI
Publisher : REPOSITORY BUKU DAN JURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (8523.809 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi respon Sembilan kultivar kedelai pada pertanaman jenuh air. Penelitian dilakukan di lahan petani Desa Cikalong, Kecamatan Sukahaji Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok sembilan varietas kedelai sebagai faktor tunggal antara lain Grobogan, anjasmoro, argomulyo, Mutiara 2, Dega 1, Dering, Detam 1, Gema dan Mitani dan diulang sebanyak tiga kali. Variabel yang diamati adalah tinggi tanaman, indeks luas daun, kandungan klorofil, serapan N, panjang akar, jumlah bintil akar efektif, jumlah biji pertanaman dan bobot biji pertanaman. Data hasil pengamatan dianalisis dengan analisis sidik ragam (Uji F) pada taraf α. = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sembilan varietas kedelai menunjukkan respon pada keadaan jenuh air pada variabel kandungan klorofil, serapan N, jumlah biji pertanaman dan bobot biji pertanaman, namun pada variabel tinggi tanaman, indeks luas daun, panjang akar dan nisbah pupus akar tidak menunjukkan respon yang berbeda nyata. Varietas Argomulyo, Grobogan, Dega 1, Dering dan Anjasmoro menunjukkan respon paling baik terhadap kandungan klorofil, serapan N, jumlah biji pertanaman dan bobot biji pertanaman.Kata kunci: varietas kedelai, Jenuh air
Buku : Hukum Administrasi Negara Indonesia Muhamad Rakhmat
REPOSITORY BUKU DAN JURNAL MUHAMAD RAKHMAT
Publisher : REPOSITORY BUKU DAN JURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1059.038 KB)

Abstract

-
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI CABAI MERAH Sri Ayu Andayani
REPOSITORY BUKU DAN JURNAL SRI AYU ANDAYANI
Publisher : REPOSITORY BUKU DAN JURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (92.545 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan penggunaan faktor-faktor produksi terhadapproduksi cabai merah. Penelitian telah dilaksanakan di Kecamatan Argapura Kabupaten MajalengkaJawa Barat dengan menggunakan pendekatan survey melalui analisis deskriptif kuantitatif.Pengambilan sampel petani cabai merah melalui simple random sampling dengan jumlah 33 orang.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan faktor produksi pada usahatani cabai merah didaerah penelitian masih didasarkan pada minat dan pengalaman para petani, penggunaan faktorproduksi masih belum sesuai dengan anjuran atau rekomendasi. Faktor produksi lahan, bibit, pupuk,pestisida, dan tenaga kerja secara serempak berpengaruh nyata terhadap produksi cabai merahsedangkan secara parsial faktor produksi pupuk, pestisida, dan tenaga kerja berpengaruh terhadapproduksi tetapi faktor produksi lahan dan bibit tidak berpengaruh nyata terhadap produksi cabaimerah.Kata Kunci: faktor produksi, produksi, cabai merah
Buku : Pengantar Filsapat Hukum Muhamad Rakhmat
REPOSITORY BUKU DAN JURNAL MUHAMAD RAKHMAT
Publisher : REPOSITORY BUKU DAN JURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (602.006 KB)

Abstract

-
PENAMPILAN AGRONOMI SEMBILAN KULTIVAR UNGGUL KEDELAI (Glycine max L.) PADA KONDISI JENUH AIR Acep Atma Wijaya
REPOSITORY BUKU DAN JURNAL ACEP ATMA WIJAYA
Publisher : REPOSITORY BUKU DAN JURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6825.936 KB)

Abstract

Kedelai merupakan komoditas pertanian penting di Indonesia. Permintaan setiap tahun kedelai semakin menningkat. Namun, peningkatan kebutuhan tersebut tidak dibarengi dengan peningkatan produksi secara signifikan. Upaya dalam peningkatan produksi kedelai yaitu dengan perluasan areal penanaman kedelai. Salah satu kendala dalam penanaman dilahan sawah yaitu masih tingginya kelembaban tanah yang menyebabkan keadaan jenuh air. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui penampilan agronomi 9 kultivar unggul kedelai pada kondisi jenuh air. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) diulang sebanyak tiga kali. Hasil penelitian menunjukkan penampilan agronomi kultivar kedelai yang memberikan respons lebih baik dibandingkan kultivar cek Argomulyo adalah Malikka pada karakter jumlah daun dan bobot biji per tanaman. Sedangkan dibandingkan dengan kultivar cek Wilis adalah Cikuray pada karakter volume akar dan berat kering akar, Malikka pada karakter jumlah daun dan bobot biji per tanaman, Mutiara 1 pada bobot 100 butir, Anjasmoro dan Burangrang pada karakter tinggi tanaman.Kata Kunci: Kedelai, Jenuh air, Lahan sawah
Buku : Dimensi Korupsi Pengelolaan Keuangan Daerah Muhamad Rakhmat
REPOSITORY BUKU DAN JURNAL MUHAMAD RAKHMAT
Publisher : REPOSITORY BUKU DAN JURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1878.277 KB)

Abstract

-
TINGKAT ADOPSI PETANI TERHADAP PENGGUNAAN BENIH BERSERTIFIKAT PADA AGRIBISNIS PADI ADOPTION OF FARMERS TO USE THE SEED CERTIFIED IN RICE AGRIBUSINESS Sri Ayu Andayani
REPOSITORY BUKU DAN JURNAL SRI AYU ANDAYANI
Publisher : REPOSITORY BUKU DAN JURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.65 KB)

Abstract

Developments in the production of rice agribusiness has a tendency to decline interms of effectiveness and efficiency, it is characterized by decreased efficiency of theprovision of inputs, decreasing rate of increase in crop yield and frequent pest. Thiscondition also occurred in the village of Wanasaba Kidul and Kubang District of TalunCirebon, West Java, productivity achieved not in accordance with what is expected, onereason is the farmers are not fully implement a package of farming technology inaccordance with the recommended, especially in the use of improved seed certified ,Seeing this, the research is needed to see the adoption rate of farmers against the use ofimproved seed certified and comparison of income between rice farming that is alreadyusing certified seed and which have not implemented. The results showed that therewere differences in income between agribusiness rice using certified rice seeds with nouse. The adoption rate of farmers on the use of improved seed certified in WanasabaKidul village categorized quite good, while the adoption rate of certified rice seeds tofarmers in the village of Kubang District of Talun including unfavorable category. Theadoption rate of farmers on the use of so-yielding rice seeds certified in additioninfluenced by the characteristics of the farmers themselves, namely: level of education,experience farming, land and farm income is also influenced by the five other factors: a.gain added value relative if the technology is adopted, b match technology with localculture, c observations of farmers to other farmers who have tried and tried himself tobe successful technologies, d try for themselves the success of new technology and e theexisting economic conditions such as the availability of capital ,Keywords: Adoption level, superior certified seed, rice agribusiness
PENAMPILAN MORFO-FISIOLOGI DAN PENDUGAAN NILAI PARAMETER GENETIK KEDELAI PADA KONDISI JENUH AIR Acep Atma Wijaya
REPOSITORY BUKU DAN JURNAL ACEP ATMA WIJAYA
Publisher : REPOSITORY BUKU DAN JURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3757.388 KB)

Abstract

Kedelai merupakan komoditas pertanian yang memegang peranan penting dalam pemenuhan kebutuhan protein nabati masyarakat Indonesia. Produksi kedelai Nasional sampai sekarang belum bisa memenuhi kebutuhan dalam negri. Dalam upaya meningkatkan produksi, penanaman pada lahan-lahan jenuh air menjadi salah satu pilihan. Untuk menunjang program tersebut, diperlukan kultivar yang mampu beradaptasi pada kondisi jenuh air. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis penampilan Sembilan kultivar kedelai pada kondisi jenuuh air serta pendugaan nilai parameter genetik. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan Sembilan kultivar kedelai sebagai perlakuan. Perbedaan penampilan diuji dengan Uji LSI (Least Significant Increase). Parameter genetik diuji berdasarkan nilai koefisien keragaman genetik (KKG), koefisien keragaman fenotip (KKP), dan nilai heritabilitas. Hasil penelitian menunjukkan penampilan kultivar Argomulyo memberikan penampilan lebih baik pada karakter tinggi tanaman, berat kering tajuk, dan serapan N, kultivar Grobogan pada karakter berat kering akar dan bobot 100 butir, kultivar Dega 1 pada bobot 100 butir dan kultivar Dering pada hasil biji per tanaman. Nilai koefisien keragaman genetik (KKG) dan nilai koefisien keragaman fenotip (KKP) pada karakter yang diamati termasuk kedalam kriteria sedang sampai tinggi, serta nilai heritabilitas termasuk kedalam kriteria tinggi. Kata Kunci: Kultivar kedelai, jenuh air, parameter genetik
Buku : Logika Hukum Muhamad Rakhmat
REPOSITORY BUKU DAN JURNAL MUHAMAD RAKHMAT
Publisher : REPOSITORY BUKU DAN JURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.608 KB)

Abstract

-
Buku : Pengantar Logika Dasar Muhamad Rakhmat
REPOSITORY BUKU DAN JURNAL MUHAMAD RAKHMAT
Publisher : REPOSITORY BUKU DAN JURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (749.689 KB)

Abstract

-

Page 1 of 2 | Total Record : 18