cover
Contact Name
syamsul hadi
Contact Email
syamsul hadi
Phone
-
Journal Mail Official
agribest-faperta@unmuhjember.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Agribest
ISSN : 25811339     EISSN : 26154862     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
“JURNAL AGRIBEST” adalah Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian bidang Agribisnis, Sosial Ekonomidan bidang lainnya yang relevan terbit dua kali dalam setahun pada Bulan Maret dan September secara online dan cetak.
Arjuna Subject : -
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2017): September" : 20 Documents clear
ANALISIS TREND DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI GULA DI PG. WRINGIN ANOM KABUPATEN SITUBONDO Aprisco, Handa; Widjayanti, Fefi Nurdiana; Santosa, Teguh Hari
AGRIBEST Vol 1, No 2 (2017): September
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (678.284 KB)

Abstract

Pabrik gula merupakan  pelaku agribisnis pengolah tanaman tebu dan salah satu sektor yang berperanan penting dalam industri pergulaan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui trend luas lahan tebu, produksi dan produktivitas gula di PG. Wringin Anom Kabupaten Situbondo, (2) mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi produksi gula di PG. Wringin Anom Kabupaten Situbondo dan (3) mengukur tingkat efisiensi biaya di PG. Wringin Anom Kabupaten Situbondo. Data dianalisis dengan analisis trend, analisis Cobb-Douglas (uji-t, uji-F, uji Adjusted R2) dan analisis RC-Ratio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) trend luas lahan tebu, produksi dan produktivitas gula di PG. Wringin Anom Kabupaten Situbondo dari tahun 2001-2015 memiliki kecenderunagn  meningkat; (2) faktor-faktor yang mempengaruhi produksi gula secara signifikan adalah bobot tebu, rendemen dan tenaga kerja. (3) Penggunaan biaya di PG. Wringin Anom Kabupaten Situbondo menunjukkan tingkat efisien antara tahun 2010-2015 kecuali pada tahun 2010 dan 2013 mengalami inefisiensi biaya.
DAMPAK ERUPSI GUNUNG API RAUNG TERHADAP USAHATANI TEMBAKAU NA-OOGST DI DESA AMPEL KECAMATAN WULUHAN KABUPATEN JEMBER Sari, Olivia Anjung; Kuntadi, Ebban Bagus; Widjayanthi, Lenny
AGRIBEST Vol 1, No 2 (2017): September
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (594.918 KB) | DOI: 10.32528/agribest.v1i2.1156

Abstract

Pada tahun 2015 terjadi Erupsi Gunung Api Raung yang menyebabkan berbagai macam kerusakan pada komoditas perkebunan termasuk tembakau. Abu vulkanik dari erupsi tersebut mengandung unsur silika yang menempel pada daun tembakau menyebabkan  produksi dan kualitas tembakau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) produksi dan kualitas tembakau Na-Oogst Sebelum dan sesudah erupsi Gunung Api Raung di Desa Ampel Kecamatan Wuluhan; (2) pendapatan petani sebelum dan sesudah erupsi Gunung Api Raung di Desa Ampel Kecamatan Wuluhan. Penentuan daerah penelitian menggunakan purposive method. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan komparatif. Metode pengambilan sampel menggunakan disproportionate stratified random samplingdengan responden sebanyak41 petani. Penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder. Metode analisis data menggunakan analisis deskriptif, analisis pendapatan, analisis uji beda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) produksi tembakau Na-Oogst sebelum dan sesudah terjadinya erupsi tidak berubah secara signifikan. Sedangkan kualitas tembakau sebelum dan sesudah erupsi mengalami perubahan. (2) terdapat perbedaan yang signifikan antara pendapatan usahatani tembakau sebelum dan sesudah terjadinya erupsi.
KARAKTERISTIK DAN PREFERENSI KONSUMEN DURIAN LOKAL DI KABUPATEN JEMBER Sayyidah, Balya Elok; Soetriono, S; Sugeng, Raharto
AGRIBEST Vol 1, No 2 (2017): September
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (520.482 KB)

Abstract

Durian merupakan salah satu jenis buah-buahan yang bergizi tinggi dan mempunyai peluang besar untuk dikembangkan. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan karakterisitik konsumen durian lokal; (2) menganalisis faktor-faktor dominan yang mempengaruhi terhadap preferensi konsumen  buah durian lokal; dan (3) membuat strategi pengembangan minat konsumen terhadap buah durian lokal. Penentuan daerah penelitian secara purposive method yakni di Kabupaten Jember. Metode pengambilan sampel dilakukan secara nonprobability sampling dan incidental sampling. Metode analisis data dengan deskriptif, analisis faktor dan analisis Medan Kekuatan (FFA). Kesimpulan penelitian: (1) Karakteristik konsumen durian lokal berdasarkan kategori: (a) umur mayoritas responden berada pada golongan umur 27-37 tahun dengan proporsi 45,16%, (b) jenis kelamin konsumen mayoritas adalah perempuan dengan jumlah 47 orang (50,54%), (c) pekerjaan, mayoritas bekerja sebagai pegawai swasta dengan jumlah 40 orang atau sebesar 43,01%, (d) tingkat pendidikan, mayoritas berada pada tingkat pendidikan SMP dengan jumlah 60 orang atau sebesar 64,52%, (e) jumlah anggota keluarga, mayoritas memiliki 2 hingga 4 orang dengan proporsi 69%, dan kategori (f) tingkat pendapatan, mayoritas berada pada kategori sedang dengan jumlah responden 48 orang atau sebesar 51,61%. (2) Dari 11 faktor yang mempengaruhi dalam preferensi konsumen memilih buah durian lokal terkategori menjadi 5 faktor yakni: (a) faktor warna kulit buah (hijau-muda, hijau-tua, hijau-cokelat, dan cokelat-tua); (b) faktor panjang duri (pendek, sedang, dan panjang); (c) faktor warna daging cerah (kuning dan merah); (d) faktor tekstur (lembut-basah, lembut-kering/pulen, berkrim, dan berserat); dan (e) faktor rasa buah durian (manis-pahit, manis-legit, manis-sedang, dan kurang manis).
PENDEKATAN PRA (PARTICIPATORY RESEARCH APPRAISAL) DALAM PENGEMBANGAN KOPI ARABIKA SPECIALTY KETINGGIAN SEDANG BERBASIS KAWASAN DI KABUPATEN JEMBER Puspaningrum, Diah; Agustina, Titin
AGRIBEST Vol 1, No 2 (2017): September
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (461.036 KB)

Abstract

Kopi Arabika yang berada di Kabupaten Jember ini diharapkan dapat menjadi kopi arabika specialty ketinggian sedang dan berbasis kawasan karena hanya bisa ditanam di ketinggian lebih dari 700 dpl. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif sedangkan penentuan daerah penelitian secara purposive method. Tujuan utama dari pelatihan pengolahan primer dan pengolahan sekunder yang diberikan kepada petani adalah untuk memberikan nilai tambah (added value) kepada komoditas kopi terutama kopi arabika ketinggian sedang di Kabupaten Jember.Berdasarkan hasil uji testcup, final score kopi arabika ketinggian sedang dari Lembaga Masyarakat Desa Hutan Taman Putri Desa Kemiri Kecamatan Panti adalah sebesar 60.50. Hasil dari uji testcup kopi arabika di Desa Karangpring Kecamatan Sukorambi Kabupaten Jember adalah sebesar 78.50.Dapat disimpulkan bahwa kopi arabika di Kabupaten Jember sangat berpotensi untuk mendapatkan kualitas specialty asalkan memenuhi persyaratan bahan baku dan diolah secara basah dengan SOP dari Puslitkoka. Berdasarkan kegiatan monitoring dan evaluasi bahwa kegiatan penelitian dengan menggunakan PRA (Participatory Research Appraisal)dalam pengembangan kopi arabika specialty ketinggian sedang berbasis kawasan di Kabupaten Jember memerlukan upaya yang terus-menerus dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat desa hutan yang benar-benar-benar ingin melakukan perubahan dalam menjawab kebutuhan utamanya untuk meningkatkan pendapatannya serta dukungan dari berbagai pihak yang secara sinergis untuk mendukung aktifitas dalam melakukan pengolahan primer maupun pengolahan sekunder.
ANALISIS RISIKO PADA USAHATANI TOMAT DI KECAMATAN LEDOKOMBO KABUPATEN JEMBER inah, Ainul Musta’; Hani, Evita Soliha; Sudarko, S
AGRIBEST Vol 1, No 2 (2017): September
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (614.026 KB)

Abstract

Tomat adalah sayuran yang juga memiliki resiko dalam bertani. Karena itu, petani harus diminimalisir risiko agar bisa mendapatkan keuntungan lebih. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui peluang risiko yang dihadapi petani, perilaku petani terhadap risiko dan strategi petani dalam menghadapi risiko usahatani tomat. (2) analisis regresi kuadratik, dan (3) analisis deskriptif dengan pendekatan kuantitatif Malton berdasarkan teori. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Ada kemungkinan risiko kehilangan pada usahatani tomat di Kecamatan Ledokombo sebesar 0,78 dengan pendapatan terendah yang dapat diterima oleh petani tomat Rp -1.736.162, -, (2) Sebanyak 84,4% atau 27 petani Jangan mengambil risiko mengambil risiko, 6,3% atau 2 petani bersikap netral terhadap risiko dan berperilaku berani mengambil risiko (risk lover) sebanyak 9,4% atau 3 petani dan (3) Strategi manajemen risiko yang dilakukan oleh sebagian besar petani di berurusan dengan strategi manajemen risiko, interaktif dan ex-post. Strategi pengelolaan risiko ex-ante dilakukan dengan mengikuti pola budidaya padi-tomat dengan sistem produksi monokultur, sesuai dengan kondisi iklim setempat, diversifikasi varietas dan beberapa hamparan lokasi penanaman. Strategi pengelolaan risiko interaktif dilakukan oleh petani yang melakukan bordir jika ada tanaman tomat mati, jarak tanam yang digunakan sesuai rekomendasi, penggunaan pupuk tidak berbeda jenis namun berbeda volume pada musim kemarau dan musim hujan, pencampuran pestisida yang cenderung berlebihan sebagai upaya pencegahan. atas dasar penghematan biaya, waktu dan usaha, mencari tenaga kerja dari luar desa jika kesulitan kerja dan juga meminjam modal kepada keluarga jika mengalami kekurangan modal.
ALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERTAHANAN PANGAN RUMAH TANGGA MASYARAKAT NELAYAN KECAMATAN PUGER KABUPATEN JEMBER Hariani, Indra Lely; Hadiprayogo, Basuki; Priawasana, Endra
AGRIBEST Vol 1, No 2 (2017): September
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.044 KB)

Abstract

Ketahanan Pangan merupakan kondisi terpenuhinya pangan bagi rumah tangga yang tercermin dari konsumsi pangan yang cukup, baik jumlah, maupun mutunya, aman, merata, dan terjangkau. Rumah tangga merupakan kesatuan terkecil yang dapat menentukan konsumsi pangan setiap individu, dalam hal ini rumah tangga masyarakat nelayan yang mencari ikan di laut.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Ketahanan pangan rumah tangga nelayan di Puger Kecamatan Puger Kabupaten Jember, dan (2) faktor-faktor yang mempengaruhi ketahanan pangan rumah tangga nelayan di Puger Kecamatan Puger Kabupaten Jember. Lokasi penelitian dilakukan secara sengaja (purposive method), yaitu di Puger Kecamatan Puger Kabupaten Jember. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dan metode korelasional. Data yang  digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dengan cara mencatat konsumsi pangan rumah tangga selama satu minggu dengan bantuan kuisioner yang telah disiapkan. Pengambilan data dilakukan dengan bantuan metode recall selama 72 jam. Data sekunder diperoleh dari instansi-instansi terkait. Analisis data yang digunakan adalah : (1) Analisis ketahanan pangan yang mencakup metode metode berdasarkan tingkat kecukupan energi dan protein (TKE dan TKP), dan angka kecukupan gizi (AKG), (2) analisis regresi linier berganda untuk mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap ketahanan pangan rumah tangga nelayan di Puger Kecamatan Puger Kabupaten Jember.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN PETANI MELAKUKAN KONVERSI LAHAN SAWAH DAN DAMPAKNYA TERHADAP PENDAPATAN PETANI (Studi Kasus Konversi Lahan Sawah di Kecamatan Kaliwates Kabupaten Jember) Wulandari, Yuanita Ayu; Hartadi, Rudi; Sunartomo, Aryo Fajar
AGRIBEST Vol 1, No 2 (2017): September
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (701.427 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) tingkat konversi lahan sawah di Kecamatan Kaliwates Kabupaten Jember; (2) faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan petani untuk mengubah sawah di Kecamatan Kaliwata Kabupaten Jember; (3) dampak konversi sawah terhadap pendapatan petani di Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dan analitis. Data dianalisis dengan menggunakan tingkat konversi, regresi logistik, dan uji t perbedaan rata-rata. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah proportionated stratified random sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara. Hasil analisis menunjukkan bahwa: (1) tingkat konversi sawah menunjukkan menyusutnya sawah di Kecamatan Kaliwata Kabupaten Jember. Tingkat konversi sawah selama periode 2006-2015 di Kecamatan Kaliwates Kabupaten Jember adalah 4,359% atau 38,48 ha per tahun. (2) Faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan petani untuk mengubah sawah di Kecamatan Kaliwata Kabupaten Jember adalah harga tanah, jumlah keluarga yang tergantung, dan saluran air irigasi. (3) Dampak konversi sawah terhadap pendapatan petani di Kecamatan Kaliwata Kabupaten Jember, tidak ada perbedaan pendapatan yang signifikan antara petani sebelum dan sesudah konversi lahan sawah. Rata-rata total pendapatan petani sebelum dan sesudah konversi sawah berubah dari Rp. 3.888.520 menjadi Rp. 4.367.397
ROFIL KELEMBAGAAN PETANI DALAM PROGRAM REVITALISASI SEKTOR PERTANIAN DI KABUPATEN SITUBONDO Sutiarso, Edy; Ediyanto, R Achmad; Hadi, Syamsul; Haerah, Kahar
AGRIBEST Vol 1, No 2 (2017): September
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.455 KB)

Abstract

Program Revitalisasi Sektor Pertanian telah dilaksanakan di Kabupaten Situbondo sejak beberapa tahun yang lalu, tetapi kontribusi sektor pertanian terhadap Produk Dometik Regional Bruto berdasarkan lapangan usaha periode 2011-2016 mengalami penurunan cukup signifikan.  Oleh karena itu, tujuan tulisan ini adalah mengkaji profil kelembagaan petani dalam pelaksanaan program tersebut dikaitkan dengan kinerja sub sektor pertanian tanaman pangan.  Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif melalui teknik survei dan untuk menjawab tujuan penelitian, maka digunakan analisa desktriptif dengan penyajian model tabel frekuensi.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rata-rata kondisi profil kelembagaan petani di daerah penelitian dalam kondisi cukup baik ditinjau dari aspek  aspek kualitas SDM, Lamanya berdiri, jenis dan status kelembagaan, bentuk organisasi, dan pola hubungannya dengan petani tanaman pangan. Dampak kondisi profil tersebut tidak banyak berpengaruh nyata terhadap peningkatan kinerja sub sektor tanaman pangan antara sebelum dan sesudah pelaksanaan program revitalisasi pertanian.
MOTIVASI DAN KONTRIBUSI PENDAPATAN USAHA KAMBING PERANAKAN ETAWA (PE) TERHADAP KELUARGA PETERNAK DI DESA KANDANGTEPUS KECAMATAN SENDURO KABUPATEN LUMAJANG Florinsa, Alfida Suwaji; Sudarko, S; Soejono, Djoko
AGRIBEST Vol 1, No 2 (2017): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (544.92 KB) | DOI: 10.32528/agribest.v1i2.1139

Abstract

Susu memiliki gizi yang tinggi dan dapat digunakan sebagai makanan pendamping manusia dalam segala usia, sehingga susu merupakan makanan yang dapat dikatakan sempurna.Susu kambing peranakan etawa (PE) merupakan susu yang memiliki gizi yang sangat tinggi. Susutidak hanya dihasilkan oleh kambing akan tetapi dapat pula dihasilkan oleh ternak lain misalnyakerbau, sapi perah, kuda dan domba. Tujuan penelitian ini untuk menentukan tingkat motivasi,faktor apa saja yang berhubungan secara signifikan dengan motivasi, pendapatan dan kontribusinyaterhadap pendapatan peternak kambing peranakan etawa (PE). Penentuan daerah penelitianmenggunakan purposive method. Metode penelitian yang digunakan pendekatan kuantitatif yaitumetode deskriptif dan korelasional. Analisis data menggunakan tabulasi skor, analisis korelasiRank Spearman (rs), analisis pendapatan dan analisis statistik dengan presentase kontribusi. Hasilmenunjukan bahwa tingkat motivasi tentang usaha ternak susu kambing peranakan etawa (PE)tinggi. Faktor ekstrinsik yang berkorelasi adalah kegiatan kelompok. Pendapatan peternak adalahmenguntungkan. Kontribusi pendapatan usaha ternak susu kambing peranakan etawa (PE) totalpendapatan keluarga peternak adalah sedang.
URAHAN TENAGA KERJA PADA USAHATANI PADI DI DESA GUMELAR KECAMATAN BALUNG KABUPATEN JEMBER Zahasfana, Linda Laila; Kuntadi, Ebban Bagus; Aji, Joni Murti Mulyo
AGRIBEST Vol 1, No 2 (2017): September
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (480.532 KB)

Abstract

Kurangnya tenaga kerja pertanian pada usahatani padi di Desa Gumelar Kecamatan Balung diakibatkan oleh rendahnya upah yang diterima oleh pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) model kelembagaan penggunaan upah tenaga kerja pada usahatani padi; (2) curahan tenaga kerja dalam keluarga dan luar keluarga. Metode penelitian adalah deskriptif komparasi. Data diperoleh melalui wawancara dari petani terpilih berdasarkan Disproportionate Stratified Random Sampling. Metode analisis data yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dan t-test dengan sampel independent/two tail. Hasil analisis menunjukkan kelembagaan upah yang digunakan petani di daerah penelitian adalah : upah borongan, harian dan kedokan. Upah borongan digunakan pada kegiatan pengolahan tanah, penanaman dan kegiatan panen yang dilakukan oleh pendores. Upah harian digunakan pada kegiatan pencabutan persemaian dan panen yang dilakukan oleh pengarit. Upah kedokan digunakan petani pada kegiatan persemaian, penyulaman, penyiangan, pengairan, pemupukan, pemberantasan hama dan kegiatan panen yang dilakukan oleh pengedok. Curahan tenaga kerja luar keluarga lebih besar daripada curahan tenaga kerja dalam keluarga yaitu tenaga kerja luar keluarga sebesar 64,47 HKP/ha dan tenaga kerja dalam keluarga sebesar 13,68 HKP/ha.

Page 1 of 2 | Total Record : 20