cover
Contact Name
Jazimatul Husna
Contact Email
jazimatulhusna@lecturer.undip.ac.id
Phone
+6224-76480619
Journal Mail Official
anuva@live.undip.ac.id
Editorial Address
Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Soedharto, SH - Tembalang, Semarang-Telp./Fax. (024) 76480619 e-mail: anuva@live.undip.ac.id
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : 25983040     EISSN : -     DOI : 10.14710/anuva.3.2.173-184
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Anuva presents the latest information of study and research of Cultural Studies and Library and Information Science. Scientific scope of this journal covers cultural studies, library, documentation, and information science. Cultural Studies includes philosophy, literature, linguistics, philology, anthropology, and sociology. Library science includes librarianship, management activity/library services, library collection management, library automation, digital libraries, library cooperation, library empowerment, and/or development of library system/document and information institution. Studies of documentation include record and archive management, activities of data documentation, information, and publications/literature/collection in a database or a certain media, such as; repository, big data, codata, metadata, and/or development documentation system in the library/document and information institution. Studies of information include infometrics, bibliometrics, webometrics, repackaging information, retrieval information, knowledge management, literacy information, dissemination information, and/or development of information systems in the library/document and information institution.
Articles 409 Documents
Strategi Adaptasi Layanan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Madiun Provinsi Jawa Timur di Masa Pandemi Covid-19 Andi Muhammad Fahrururijal; Lydia Christiani
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 6, No 4 (2022): Desember
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/anuva.6.4.561-574

Abstract

Penelitian ini berjudul Strategi Adaptasi Layanan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Madiun Provinsi Jawa Timur di masa pandemi Covid-19. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi adaptasi layanan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Madiun. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus deskriptif. Teknik pengumpulan dan pengambilan data dilakukan dengan cara observasi dan wawancara. Pemilihan informan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan purposive sampling. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan teori dari Miles dan Huberman. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat strategi adaptasi layanan yang dilakukan pada layanan yang dimiliki Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Madiun. Strategi adaptasi layanan tersebut dilakukan pada layanan rekreasi, audiovisual, informasi, referensi, sirkulasi, pendidikan, dan ruang baca. Terdapat dua jenis strategi adaptasi layanan yang ada di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Madiun, yaitu pengalihan layanan secara langsung menjadi layanan online melalui aplikasi iMadiunKab dan sosial media Youtube dan Instagram. Strategi adaptasi layanan yang kedua dilakukan dengan melakukan pembatasan akses dan penerapan protokol kesehatan yang ketat.
Perilaku Informasi Mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro dalam Pemanfaatan Fitur Trending Topic Twitter Sebagai Pemenuhan Kebutuhan Informasi Nabiella Fikri Rufaidha; Ana Irhandayaningsih
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 6, No 4 (2022): Desember
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/anuva.6.4.493-504

Abstract

Perilaku Informasi merupakan salah satu kajian Ilmu Perpustakaan dan Informasi yang menggali dan mengeksplorasi tingkah laku manusia dalam memenuhi kebutuhan akan informasi dan bagaimana seseorang atau individu melakukan pencarian informasi. Penelitian ini mengkaji tentang perilaku informasi mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro dalam pemanfaatan Twitter khususnya fitur trending topic Twitter. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pengumpulan data wawancara semi terstruktur dengan sembilan (9) informan yang berasal dari mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro dan observasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan thematic analysis untuk mengidentifikasi pola perilaku informan. Hasil analisis menunjukkan tiga tema terkait Perilaku Informasi mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro dalam pemanfaatan fitur trending topic Twitter sebagai pemenuhan kebutuhan informasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro memiliki dorongan atau motivasi dalam pemenuhan kebutuhan informasi melalui fitur trending topic Twitter sehingga memunculkan suatu kebutuhan informasi yang berbeda-beda, seperti kebutuhan informasi akan hiburan, berita, dan informasi terkini. Kebutuhan informasi menimbulkan suatu penelusuran informasi trending topic Twitter, tentang bagaimana perilaku mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro dalam mencari, mengolah, dan menggunakan informasi yang ada pada fitur trending topic Twitter. Dalam prosesnya terdapat faktor yang mendukung dan menghambat faktor tersebut berupa kelebihan dan kekurangan fitur trending topic Twitter yang dijadikan sebagai sumber informasi. Fitur trending topic memiliki beberapa kelebihan seperti informasi cepat, murah, dan mudah. Adapun untuk kekurangannya yaitu terdapat banyak trending yang tidak jelas dan penyalahgunaan fitur trending topic Twitter.  Hasil penelitian ini dapat bermanfaat bagi semua orang khususnya mahasiswa dalam berperilaku dan memanfaatkan fitur trending topic Twitter sebagai sumber informasi untuk pemenuhan kebutuhan informasinya.
Penyebaran Informasi Kecelakaan Lalu Lintas pada Akun @infokejadiansemarang melalui Instagram Maulana Robani Ikhsan; Ana Irhandayaningsih
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 6, No 3 (2022): September
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/anuva.6.3.279-292

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebaran informasi kecelakaan lalu lintas pada akun @infokejadiansemarang melalui Instagram. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Pengambilan data dilakukan dengan cara wawancara semi terstruktur, observasi partisipatif pasif, dan studi dokumentasi. Informan dalam penelitian ini adalah pendiri sekaligus admin dari @infokejadiansemarang serta 10 informan yang pernah melakukan penyebaran informasi di akun @infokejadiansemarang. Observasi dilakukan dengan cara ikut menjadi pengikut akun Instagram @infokejadiansemarang sehingga peneliti dapat mengamati setiap konten kecelakaan lalu lintas yang diunggah oleh @infokejadiansemarang. Metode analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa penyebaran informasi mengenai kecelakaan lalu lintas yang dilakukan oleh @infokejadiansemarang cukup baik dilakukan. Hal tersebut terlihat dari cara pengelola akun @infokejadiansemarang memanfaatkan fitur-fitur yang ada di Instagram dengan sangat baik seperti pemanfaatan Instagram story yang digunakan untuk mengunggah ulang informasi kecelakaan yang menandai @infokejadiansemarang, pemanfaatan Instagram feed sebagai penyebaran informasi kecelakaan yang perlu diolah terlebih dahulu, dan pemanfaatan Instagram TV untuk menyebarkan hasil pressrelease yang dikeluarkan oleh kepolisian. Pengelola akun @infokejadiansemarang dalam proses pengolahan dan penyajian informasi sangat memperhatikan hal-hal penting seperti kejelasan informasi, privasi korban, sudut pengambilan gambar dan pemberian frasa unik.
Makna Microlibrary Warak Kayu di Randusari Kecamatan Semarang Selatan Kota Semarang Bagi Penggagas dan Masyarakat Siti Masri'ah; Joko Wasisto
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 6, No 4 (2022): Desember
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/anuva.6.4.433-444

Abstract

Penelitian ini membahas makna Microlibrary Warak Kayu di Randusari, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang, Jawa Tengah. Microlibrary Warak Kayu merupakan salah satu perpustakaan yang telah berdiri pada tahun 2020 di Kota Semarang. Microlibrary Warak Kayu memiliki tujuan untuk meningkatkan minat baca masyarakat Kota Semarang dengan menerapkan desain bangunan yang unik. Keberadaan Microlibrary Warak Kayu menjadi salah satu fenomena baru di tengah masyarakat Kota Semarang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana penggagas dan masyarakat memaknai keberadaan Microlibrary Warak Kayu. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data dianalisis dengan menggunakan analisis tematik. Teknik pengambilan data menggunakan observasi, studi dokumen, dan wawancara. Observasi dilakukan dengan melakukan pengamatan secara langsung di lokasi penelitian,media sosial dan artikel online. Studi dokumen dilakukan pada dokumen yang berkaitan dengan pembangunan dan kegiatan Microlibrary Warak Kayu. Wawancara semi-terstruktur dilakukan dengan dua penggagas, satu pengelola, dan lima masyarakat pengguna sebagai informan. Temuan penelitian menunjukkan adanya interaksi yang terjalin antara motif penggagas dengan pemikiran masyarakat pengguna. Hal tersebut menghasilkan makna Microlibrary Warak Kayu sebagai bentuk inovasi perpustakaan, sumber informasi, sarana edukasi dan rekreasi, serta aset Kota Semarang. Selain itu, diketahui masyarakat Kota Semarang mengalami peningkatan dalam minat baca. Hasil penelitian memiliki manfaat bagi Microlibrary Warak Kayu dalam mengembangkan layanannya sehingga dapat dimaknai secara lebih dalam oleh masyarakat pengguna. Lebih lanjut, hasil penelitian dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan dalam pembangunan microlibrary lainnya.
Knowledge Sharing pada Community of Practice Korean Center Universitas Diponegoro Fanny Fachri Desyana; Roro Isyawati Permata Ganggi
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 6, No 3 (2022): September
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/anuva.6.3.355-370

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana knowledge sharing di dalam Korean Center Universitas Diponegoro di dalam perannya sebagai suatu community of practice. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Teknik pengambilan data penelitian ini menggunakan wawancara, observasi, dan studi literatur. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Adapun 5 informan telah diwawancarai. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil analisis menunjukkan bahwa knowledge sharing pada community of practice merupakan satu kesatuan di Korean Center. Komponen dari community of practice yaitu domain, community, dan practice masing-masing berkaitan dengan faktor terjadinya knowledge sharing yaitu faktor organisasi, faktor individu, dan faktor teknologi. Domain melatarbelakangi community yaitu sekumpulan orang yang aktif didalam komunitas dan menciptakan faktor-faktor organisasi yang terdiri dari sumber daya manusia dan budaya organisasi. Domain dan community tersebut membutuhkan sistem yang dapat membantu memudahkan setiap kegiatan practice yang rutin diselenggarakan. Terdapat tiga komponen penting dari Korean Center sebagai community of practice, yaitu dasar minat dan ketertarikan anggota sebagai domain, keanggotaan sebagai community, dan kegiatan praktik untuk meningkatkan kemampuan sebagai practice.
Perilaku Pencarian Informasi mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Undip dalam Aplikasi TikTok Ikhromah Eka Rohmawati; Mecca Arfa
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 6, No 4 (2022): Desember
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/anuva.6.4.505-518

Abstract

Penelitian ini membahas Perilaku Pencarian Informasi Mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Undip melalui Konten TikTok. Penelitian ini bertujuan untuk dapat mengetahui bagaimana Perilaku pencarian informasi mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Undip melalui konten TikTok. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini ialah kualitatif, dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu wawancara. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa perilaku mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Undip dilihat memiliki perbedaan pada saat melakukan pencarian informasinya namun ada beberapa informan yang menggunakan teknik yang sama pada saat pencarian informasi. Mahasiswa menggunakan kata kunci dan hastag untuk pencarian informasi, melihat sumber rujukan lain, melihat kebaruan informasi di Aplikasi TikTok, menyeleksi informasi yang relevan dengan kebutuhan, memeriksa akurasi informasi, dan menyimpulkan Informasi. Kendala yang dihadapi dalam pencarian informasi melalui TikTok adalah kesulitan dalam mencari video atau informasi yang sesuai karena banyaknya video yang diunggah di TikTok, informasi yang dimunculkan oleh TikTok terkadang tidak sesuai dengan apa yang dicari.
Pemberdayaan Perempuan melalui Pelatihan Membatik di Perpustakaan Pustaka Sakti Desa Gemeksekti Kabupaten Kebumen Vara Khoirunnisa; Putut Suharso
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 6, No 3 (2022): September
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/anuva.6.3.293-306

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kegiatan pemberdayaan perempuan Desa Gemeksekti melalui Perpustakaan Pustaka Sakti Kabupaten Kebumen. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif jenis penelitian deskriptif. Informan diperoleh melalui purposive sampling yaitu lima orang yang merupakan pengelola Perpustakaan Pustaka Sakti dan masyarakat desa Gemeksekti. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan studi dokumen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Perpustakaan Pustaka Sakti tidak hanya sebagai tempat membaca, Perpustakaan Pustaka Sakti juga merupakan tempat pemberdayaan masyarakat. Dengan ini pemberdayaan perempuan tidak akan terlepas dari pemberdayaan masyarakat. Berikut ini adalah kegiatan pemberdayaan yang telah dilakukan sesuai hasil wawancara dengan lima informan yaitu pelatihan keterampilan, memasak dan bercocok tanam seperti pelatihan membatik, pelatihan komputer dasar, pelatihan pemulasaran jenazah, pelatihan membuat permen barbie, workshop hidroponik, penyuluhan pembuatan pupuk, pelatihan jahe instan, dan pelatihan membuat abon lele. Pendekatan pelatihan dan pendidikan ini disebut pemberdayaan perempuan dengan bermitra berbagai pihak, advokasi dan pemberian bantuan pelatihan. Dalam hal ini, kecakapan hidup merupakan peluang dan potensi bagi perempuan. Pemberian kecakapan hidup kepada masyarakat merupakan upaya pembinaan langsung yang dilakukan setelah memberikan informasi kepada masyarakat dan masyarakat untuk benar-benar terlibat dalam kegiatan. Perpustakaan Pustaka Sakti telah berusaha memberdayakan masyarakat khususnya kaum perempuan agar tidak membedakan antara hak dan kewajiban dalam melayani dan kegiatan masyarakat.
Macam-Macam Dialek Bahasa Inggris dan Potensinya dalam Memunculkan Kesalahpahaman pada Komunikasi Lintas Budaya Rifka Pratama
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 6, No 4 (2022): Desember
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/anuva.6.4.445-454

Abstract

Terlepas dari popularitas dan posisi politiknya yang kuat, bahasa Inggris sebagai basantara dalam pergaulan antar budaya lingkup internasional menyimpan potensi kesalahpahaman di antara para penuturnya. Potensi kesalahpahaman tersebut terdapat pada adanya ragam dialek bahasa Inggris yang cukup banyak. Artikel ini berupaya memaparkan apa saja macam dialek bahasa Inggris, perbedaan satu dan lainnya, dan bagaimana sub-aspek bahasa tersebut berpotensi memunculkan hambatan dalam komunikasi lintas budaya. Data pada artikel ini diambil dengan metode studi pustaka dan dianalisa dalam kerangka kualitatif dimana perilaku kebahasaan dan komunikasi dilihat sebagai fenomena kebudayaan. Hasil analisis menunjukan adanya perbedaan dialek bahasa Inggris berpotensi menghambat komunikasi lintas budaya karena masing-masing dapat memiliki aspek kebahasaan yang berbeda. Perbedaan tersebut dapat mencakup perbedaharaan kata, cara pengucapan, cara penulisan, tata bahasa, dan lain-lain.
Pengalaman Informasi Pustakawan dalam Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial Sukma Salsabilla; Yanuar Yoga Prasetyawan
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 6, No 3 (2022): September
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/anuva.6.3.371-384

Abstract

Adanya program transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial sebagai program unggulan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Dinarspus) Kabupaten Purbalingga, dirasa penting untuk mengetahui bagaimana interaksi yang terbentuk antara pustakawan, masyarakat dan mitra program dengan informasi yang ada, serta peristiwa seperti apa saja yang dialami oleh pustakawan yang terlibat selama ini, guna dijadikan sebagai bahan evaluasi dalam peningkatan dan pengembangan program kedepannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengalaman informasi yang dialami pustakawan di Dinarspus Kabupaten Purbalingga dalam melaksanakan program transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan teknik pengambilan data wawancara dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini adalah  Pustakawan sebanyak 7 orang,  yang terdiri dari: 4 Pustakawan Dinarspus Kabupaten Purbalingga dan 3 Pustakawan Mitra Program. Dengan menggunakan thematic analysis, penelitian ini menunjukan hasil bahwa dalam mencapai keberhasilan jalannya program transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial yang dilaksanakan di Kabupaten Purbalingga, banyak sekali pengalaman informasi yang dialami pustakawan dan berpengaruh besar terhadap perubahan perasaan, pola pikir dan tindakan pustakawan dalam menjalankan profesinya, terutama dalam menjalankan program inklusi sosial. Pengalaman informasi yang dialami ini membantu pustakawan dalam menentukan kebutuhan informasi masyarakat mana yang penting untuk dipenuhi terlebih dahulu dan kegiatan inklusi atau pelatihan apa yang paling tepat dirancang dan dibuat guna menjadi strategi dalam pemenuhan kebutuhan informasi tersebut. Meskipun terdapat beberapa kesulitan dan hambatan, pelaksanaan program di Kabupaten Purbalingga sudah berjalan cukup baik dan mendapatkan respon yang positif. Selain itu, program ini juga telah memberikan banyak manfaat bagi kesejahteraan masyarakat serta diri pustakawan secara pribadi. Penelitian ini membantu pustakawan dan/atau perpustakaan lain sebagai pembelajaran dalam pelaksanaan program transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial.
Pola Perilaku Penyebaran Informasi Mahasiswa S-1 Ilmu Perpustakaan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro Dalam Merespon Berita Covid-19 di Media Sosial Instagram Dhea Anasita Azhmi; Ika Krismayani
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 6, No 4 (2022): Desember
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/anuva.6.4.519-530

Abstract

Tersebarnya berita Covid-19 yang berasal dari berbagai macam sumber memungkinkan munculnya berbagai informasi yang belum diketahui kebenarannya, yang apabila dibiarkan dapat memicu informasi tersebut menjadi hoaks. Instagram menjadi salah satu media dengan tingkat penggunaan yang sangat tinggi, kemudahan akses yang ditawarkan menyebabkan platform ini dapat diakses kapanpun, di manapun dan oleh siapapun, tak terkecuali mahasiswa. Mahasiswa S-1 Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro (FIB Undip) memiliki strategi dasar dalam menghadapi berita Covid-19 yaitu dengan menerapkan literasi informasi yang diperoleh pada saat perkuliahan semester empat. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana perilaku informasi mahasiswa S-1 Ilmu Perpustakaan, FIB Undip terkait pola perilaku penyebaran informasi dalam merespon berita Covid-19 di media sosial Instagram. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pengambilan data dalam penelitian ini dilakukan dengan observasi dan wawancara yang melibatkan sepuluh informan yang telah dipilih dengan menggunakan teknik convenience sampling. Informan yang dipilih merupakan alumni dan mahasiswa S-1 Ilmu Perpustakaan, FIBUndip angkatan 2017, 2018 dan 2019 yang sudah sesuai dengan kriteria yang ditentukan. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan teknik thematic analysis. Hasil dari analisis data menyebutkan bahwa mahasiswa S-1 Ilmu Perpustakaan, FIBUndip memiliki tiga pola perilaku penyebaran informasi yaitu ketika sudah menemukan berita Covid-19 yang terverifikasi valid maka ada yang menyebarkan, hanya menganggap sebagai angin lewat saja dan memilih tetap diam serta tidak melakukan penyebaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa S-1 Ilmu Perpustakaan, FIB Undip memiliki sikap kritis dan bertanggung jawab yaitu dengan tidak akan melakukan pemanfaatan, pengolahan maupun penyebaran sampai informasi Covid-19 tersebut benar-benar sudah teridentifikasi dan terverifikasi kebenarannya, namun beberapa mahasiswa juga ada yang menyebarkan, hanya menganggapnya sebagai angin lewat saja serta lebih memilih diam dan tidak meneruskan penyebaran meskipun informasi tersebut sudah terbukti benar.