cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Berkala Bioteknologi
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 2 November 2020" : 6 Documents clear
Evaluasi Keragaman Mutan Generasi MV3 Aster Cina (Callistephus chinensis L.) Hasil Mutasi Induksi Sinar Gamma Chelsea, Fiorentina; Anwar, Syaiful; Sudarman, Adriani Darmawati; Kusmiyati, Florentina
Berkala Bioteknologi Vol. 3 No. 2 November 2020
Publisher : Berkala Bioteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Aster cina (CallistephuschinensisL.) merupakansalahsatujenistanamanhias yang sering digunakan dalam industry bunga potong. Penelitian bertujuan untuk mengkaji keragaman genetik dan heritabilitas pada tanaman mutan aster cina MV3hasil mutasi radiasi sinar gamma. Iradiasi sinar gamma telah diaplikasikan pada anakan aster cina MV0dengan variasi dosis iradiasi Y0= 0 Gy, Y1= 5 Gy, Y2= 10 Gy, Y3= 15 Gydan Y4= 20 Gy. Bahan tanam MV3diambil dari generasi MV2 yang memiliki karakter berbunga cepat (46 anakan), jumlah bunga terbanyak (56 anakan) dan tangkai bunga terpanjang (59 anakan). Rancangan percobaan yang digunakan yaitu Rancangan Acak Kelompok non faktorial dengan 9 genotipe uji dan 1 genotipe kontrol sebagai pembanding. Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa karakter umur muncul bakal bunga dan umur binga mekar sempurna tidak berbeda nyata terhadap pengaruh genotipe maupun pengaruh lingkungan. Karakter jumlah daun, jumlah anakan dan jumlah tangkai bunga memiliki heritabilitas sedang serta karakter jumlah bunga memiliki heritabilitas yang tinggi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat keragaman antara tanaman control dengan genotipe, sehingga dapat dilakukan evaluasi keragaman untuk generasi selanjutnya. Kata kunci:Callistephus chinensis L., genetik, keragaman, MV3,sinar gamma
Isolasi Bakteri Endofit Tanaman Pepaya (Carica Papaya L.) Dan Uji Aktivitas Enzim Amilase Ginting, Ledy; Wijanarka, Wijanarka; Kusdiyantini, Endang
Berkala Bioteknologi Vol. 3 No. 2 November 2020
Publisher : Berkala Bioteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTEndophytic bacteria are beneficial microorganisms that interact with plants without causing disturbance or damage to them. Research shows that certain endophytic bacterial isolates can produce secondary metabolites that have health effects, especially endophytic bacteria isolated from the Papaya plant (Carica Papaya. L). Amylolytic bacteria is one of the bacteria that has the potential to produce amylase enzymes which play an important role in industry. Endophytic bacteria were isolated using Nutrient Agar media 1% starch (soluble starch) and amylolytic index measurements were carried out using Lugol's reagent. Isolation of endophytic bacteria was carried out by streak method on Nutrient Agar media. The cultures were incubated at 37ºC for 48 hours. The morphological characteristics of the growing colonies were observed and Gram stained was carried out. Amylase activity was measured using the Dinitrosalisilic acid (DNS) method. The results of this study found 19 isolates of endophytic bacteria were isolated. There were 5 isolates that had the highest clear zone, namely isolates AE4, BE2, DE6, TD2, and TD5. The highest amylase enzyme activity of 0.225 U / mL was produced in TD5 isolates.Keyword : Isolation, Endophytic Bacteria, Enzyme Amylase, Papaya Plants
Isolasi DNA Daun Jeruk Bali Merah (Citrus maxima Merr.) dengan Modifikasi Metode Doyle and Doyle Rizko, Nurmalisa; Kusumaningrum, Hermin Pancasakti; Ferniah, Rejeki Siti; Pujiyanto, Sri; Erfianti, Tia; Mawarni, Shelina Nurunnisa; Tri Rahayu, Hesti; Khairunnisa, Dinda
Berkala Bioteknologi Vol. 3 No. 2 November 2020
Publisher : Berkala Bioteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Jeruk bali merah (Citrus maximaMerr) merupakan tanaman lokal yang tersebar di wilayah Indonesia. Keunggulan tanaman tersebut adalah nutrisi yang tinggi yang terdiri dari vitamin C996,773 mg/L, riboflavin, natrium (Na), kalsium (Ca), serta senyawa metabolit lainnya yang merupakan sumber antioksidan yang baik. Dalam masa pandemi ini, kebutuhan vitamikhusunya dalam menghadapi Pandemi Covid19.Pengembangan potensivarietas unggul dari jeruk bali perlu dilakukan salah satunya dengan analisis genetik. Tahap awal analisis genetik suatu tanaman adalah isolasi DNA tanaman tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi DNA pada daun jeruk bali dengan metode Doyle & Doyle yang dimodifikasi dengan penambahan CTAB untuk mengatasi kadungan polisakarida dan senyawa polifenol yang tinggi dalam tanaman jeruk bali. Sampel DNA jeruk bali yang telah diisolasi di analisis menggunakan NanoDrop dengan absorbansi (A260/A280). Hasil pada penelitian ini, sampel DNA yang dianalisis menggunakan NanoDrop memiliki konsentrasi 220,8ng/µlserta kemurnian sebesar 1,93.Kata kunci : Jeruk bali (Citrus maxima), isolasi DNA, CTAB
Analisis Cemaran Kapang dan Khamir pada Jamu Serbuk Instan Jahe Merah dan Temulawak Dion, Romario; Purwantisari, Susiana
Berkala Bioteknologi Vol. 3 No. 2 November 2020
Publisher : Berkala Bioteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTInstant herbal medicine is a powder or granule form of herbal medicine that is usually made from sugar and spices which are combined with or without the addition of other food ingredients and food additives. Powdered herbal medicine has the advantage that it is practical and fast in serving, and has a relatively long shelf life. However, poor processing of herbal powder can lead to microbial contamination such as mold and yeast. This study aims to determine the presence of mold and yeast contamination contained in the red ginger and ginger powder herbs. The steps taken in this study were sampling, preparation of tools and materials, homogenization and sample dilution, and testing for mold and yeast levels. This research was conducted for 2 months from August to September 2020 at the Biotechnology Laboratory, Department of Biology, Faculty of Science and Mathematics, Diponegoro University. The results showed that the mold and yeast levels found in the red ginger powder herbal sample were 1 x 101 colonies / g, while the mold and yeast levels found in the ginger powder herbal medicine were 21 x 101 colonies / g. of the two samples have met the standards of BPOM RI Regulation Number 32 of 2019 so that it can be concluded that the red ginger and ginger powder herbs are still safe for consumption.Keyword :  Herbal powder, Contaminants, Molds and Yeasts
Analisis Efektivitas Probiotik di Dalam Produk Kecantikan sebagai Antibakteri terhadap Bakteri Staphylococcus epidermidis Aviany, Hanna Berliana; Pujiyanto, Sri
Berkala Bioteknologi Vol. 3 No. 2 November 2020
Publisher : Berkala Bioteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK                 Probiotik merupakan suplemen makanan berupa mikrobia hidup yang memiliki efek menguntungkan bagi inang yang mengkonsumsi melalui keseimbangan mikrobia intestin. Probiotik mempunyai potensi sebagai antiinflamasi dan yang biasa digunakan dalam produk kecantikan adalah probiotik topical memiliki efek  positif  untuk  terapi  dan  pencegahan  masalah  yang  timbul  pada  kulit, seperti penuaan, jerawat, rosasea, infeksi bakteri dan jamur, psoriasis, dan dermatitis. Penelitian bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri pada probiotik terhadap Staphylococcus epidermidis. Penelitian dilakukan melalui beberapa   proses   dan   tahapan   hingga   didapatkan   hasil   positif   dengan ditandainya zona bening pada cawan petri. Tahapan dan metode yang dilaksanakan  antara  lain  preparasi,  pembuatan  isolat,  pembuatan  larutan standar mcfarland dan uji aktivitas antibakteri. Hasil penelitian yang didapatkan adalah zona bening sebesar 5 mm pada kertas cakram di cawan petri I dan sebesar 3 mm dan 2 mm pada kertas cakram di cawan petri II. Namun zona bening yang diperoleh belum menunjukkan efektivitas probiotik sebagai antibakteria terhadap Stapyhlococcus epidermidis.   Kata Kunci: Probiotik, Uji Aktivitas Antibakteri, dan Staphylococcus epidermidis
Pertumbuhan dan Produksi Pigmen Merah oleh Serratia marcescens pada Berbagai Sumber Karbon Wicaksono, Setiawan; Kusdiyantini, Endang; Raharjo, Budi
Berkala Bioteknologi Vol. 3 No. 2 November 2020
Publisher : Berkala Bioteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bakteri Serratia marcescens adalah salah satu bakteri penghasil pigmen merah yang banyak dimanfaatkan sebagai pewarna alami. Bakteri ini diisolasi dari sedimen sumber air panas di Gedong Songo, Bandungan, Semarang. S. marcescens memiliki potensi sebagai penghasil pigmen alami. Penelitian ini dilakukan untuk mengukur pertumbuhan dan produksi pigmen dalam medium NB yang mengandung sumber karbon yang berbeda. Sumber karbon yang digunakan adalah glukosa, fruktosa, maltosa, dan laktosa. Metode yang digunakan adalah pengukuran pertumbuhan berdasarkan nilai berat kering sel dan nilai ODλ=600nm, pengukuran gula reduksi, pengukuran pH medium pertumbuhan, dan pengukuran konsentrasi pigmen merah. Hasil analisis yang diperoleh dalam penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian sumber karbon tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan S. marcescens. Sumber karbon terbaik untuk produksi pigmen merah adalah laktosa dengan konsentrasi pigmen sebesar 0,451 mg/L yang dicapai pada waktu inkubasi 24 jam.

Page 1 of 1 | Total Record : 6