cover
Contact Name
Ahyuni
Contact Email
Ahyuni
Phone
-
Journal Mail Official
geografi@ppj.unp.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
JURNAL BUANA
ISSN : 26152630     EISSN : -     DOI : -
Jurnal Skripsi Geografi adalah Jurnal Ilmiah Mahasiswa yang diterbitkan oleh Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang membahas mengenai fenomena pendidikan, sosial, dan budaya yang ada di tengah-tengah masyarakat. Selain itu jurnal Skripsi Geografi juga memberikan pemikiran baru berkaitan dengan konsep dan teori yang ada dalam ilmu pendidikan, Geografi, dan kebumian.
Arjuna Subject : -
Articles 25 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 2 (2019)" : 25 Documents clear
Analisis Perubahan Kerapatan Vegetasi Kota Padang Menggunakan Citra Landsat Tahun 2005 dan 2015 Kurnia Sari; Ernawati .; Febriandi .
JURNAL BUANA Vol 3 No 2 (2019)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (494.966 KB) | DOI: 10.24036/student.v3i2.339

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kerapatan vegetasi, perubahan luas lahan bervegetasi, dan tingkat ketelitian citra landsat kota Padang tahun 2005 dan 2015. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif menggunakan pengolahan Confussian Matrix. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa: (1)Kerapatan vegetasi di Kota Padang memiliki lima kelas klasifikasi kerapatan yaitu kelas kerapatan sangat rapat, rapat, cukup rapat, jarang, dan tidak bervegetasi. Berdasarkan luas lahan kerapatan vegetasi Kota Padang pada tahun 2005 kerapatan vegetasi sangat rapat memiliki luas 44.265,59 ha (62,10%), kerapatan rapat 3.382,80 ha (4,75%), kerapatan cukup rapat 5.930,43 ha (8,32%), kerapatan vegetasi jarang 5.124,32 ha (7,19%), dan kerapatan tidak bervegetasi 12.578,91 ha (17,65%). Pada tahun 2015 kerapatan sangat rapat memiliki luas 4.411,62 ha (6,19%), kerapatan rapat 13.960,69 ha (19,59%), kerapatan cukup rapat 27.066,92 ha (37,97%), kerapatan jarang 11.424,15 ha (16,03%), dan kerapatan tidak bervegetasi 14.418,69 ha (20,23%). (2)Perubahan luas lahan vegetasi terbesar, terjadi pada kelas kerapatan vegetasi sangat rapat dari 44.265,59 Ha tahun 2005 berkurang menjadi 4.411,62 Ha pada tahun 2015. (3)Tingkat ketelitian citra Landsat dari hasil uji akurasi NDVI dengan teknik pengolahan Confussion Matrix, diperoleh akurasi 80,53%, telah terjadi pengurangan informasi yang disebabkan adanya tutupan awan dan kerusakan citra pada tahun 2015 yang dinamakan (SLC-Off).
Analisis Pola Persebaran dan Aksesibilitas Masjid di Kecamatan Batipuh Kabupaten Tanah Datar Cici Febrianty; Hendry Frananda
JURNAL BUANA Vol 3 No 2 (2019)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (680.84 KB) | DOI: 10.24036/student.v3i2.389

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan pola persebaran dan aksesibilitas masjid di Kecamatan Batipuh Kabupaten Tanah Datar. Ada sebanyak 34 masjid yang tersebar di 8 nagari di Kecamatan Batipuh. Berdasarkan tipologinya masjid-masjid ini terbagi atas Masjid Besar, Masjid Bersejarah dan Masjid Jami’. Jenis penelitian ini adalah deskripsi dengan pendekatan kuantitatif. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh masjid yang berada di Kecamatann Batipuh. Jumlah populasi dalam penelitian ini sebanyak 34 masjid. Hasil penelitian ini menemukan bahwa persebaran masjid secara umum memiliki pola pola acak (Random Patten) dengan indeksnya 1.13, yang tersebar sebanyak 34 masjid yang terdiri dari Masjid 2 Besar, 3 Masjid Bersejarah dan 29 Masjid Jami’ yang terdapat di 8 nagari. Sedangkan untuk pola persebaran masjid jami’ memiliki pola seragam (disprersed pattern) dengan indeks tetangga terdekatnya 1.46 dengan jumlah masjid sebanyak 29 masjid. Untuk aksesibilitas masjid-masing masjid dianalisis dengan menggunakan analysis network dengan menggunakann rute tercepat yang diukur dari pusat pemerintahan kecamatan dan nagari. Kata kunci: Pola Persebaran dan Aksesibilitas Abstract This study aims to describe the pattern of distribution and accessibility of mosques in Batipuh Subdistrict, Tanah Datar District. There are 34 mosques in 8 villages in Batipuh District. Based on the typology, the mosques are divided into the Great Mosque, the Historical Mosque and the Jami Mosque. This type of research is a description with a quantitative approach. The population in this study were all mosques in Batipuh Subdistrict. The population in this study was 34 mosques. The results of this study found that the distribution of mosques generally had a Random Patten pattern with an index of 1.13, spread over 34 mosques consisting of 2 Large Mosques, 3 Historical Mosques and 29 Jami Mosques in 8 nagari. Whereas the pattern of distribution of jami 'mosques has a disprersed pattern with the nearest neighbor index of 1.46 with a total of 29 mosques. For the accessibility of mosques each mosque was analyzed using analysis network by using the fastest route measured from the center of the district and nagari government. Keywords: Distribution and Accessibility Patterns
ANALISIS KANDUNGAN LOGAM BERAT PADA AIR MINUM ISI ULANG DAN SUMBER AIR BAKU DARI GUNUNG TALANG, BUNGUS DAN BUKIT GADO-GADO Aidila Fitri Fitri; Widya Prarikeslan
JURNAL BUANA Vol 3 No 2 (2019)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (631.953 KB) | DOI: 10.24036/student.v3i2.412

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran mengenai kualitas sumber air baku dan air minum isi ulang meliputi parameter kimia (Fe dan Mn) dan mengetahui persebaran kandungan logam Fe dan Mn pada sumber air minum isi ulang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini bersifat kuantitatif deskriptif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu purposive sampling. Sampel berupa 3 sumber air baku dan 5 air minum isi ulang. Analisis data dilakukan dengan metode AAS dan analisis secara spasial menggunakan metode interpolasi Inverse Distance Weighted (IDW). Pada sampel SABG kandungan Fe telah melebihi konsentrasi yang diperbolehkan menurut Kepmenkes RI Nomor 492 tahun 2010 yaitu 0,305 mg/l. Jenis batuan yang terdapat di sekitar sumber air baku SABG terdiri dari Qtau dan Qh yang mengandung zat – zat kimia terlarut berkadar cukup tinggi. Kata kunci : AAS, FE dan Mn, Jangkauan Abstract This study aims to obtain an overview of the quality of raw water sources and refill drinking water including chemical parameters (Fe and Mn) and find out the distribution of Fe and Mn content in refill drinking water sources. The method used in this study is quantitative descriptive. The sampling technique used was purposive sampling. The sample is in the form of 3 raw water sources and 5 refill drinking water. Data analysis was carried out using the AAS method and spatial analysis using the Inverse Distance Weighted (IDW) interpolation method. In the SABG sample the content of Fe has exceeded the permissible concentration according to the Minister of Health Decree No. 492 of 2010 which is 0.305 mg / l. The types of rock found around SABG raw water sources consist of Qtau and Qh which contain high levels of dissolved chemicals. Keywords: AAS, FE and Mn, Range
PERUBAHAN GARIS PANTAI DI NAGARI SUNGAI PINANG KECAMATAN KOTO XI TARUSAN KABUPATEN PESISIR SELATAN ahmad Rusdi Kamal; Triyatno .; Widya prarikeslan
JURNAL BUANA Vol 3 No 2 (2019)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.915 KB) | DOI: 10.24036/student.v3i2.397

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui berapakah nilai dari aktivitas gelombang (panjang gelombang,kecepatan gelombang, energi gelombang, dan tinggi hempasan gelombang). (2) Untuk mengetahui nilai transportasi sedimen. (3) Untuk mengetahui nilai faktor penentu (Go) abrasi/akresi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deksriptif dengan pendekatan kuantitatif. Metode pengumpulan data diperoleh dari hasil pengukuran di lapangan, observasi, dan dokumentasi penelitian. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pantai akan mengalami abrasi ketika nilai Go < 0.0556, pantai dikatakan akresi ketika nilai Go > 0.111 dan pantai seimbang apabila nilai Go berada diantara 0.0556 sampai 0.111. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa rata- rata panjang gelombang(Lo) pada saat itu di daerah penelitian adalah 293.006 meter. rata-rata kecepatan gelombang(V) pada saat itu di daerah penelitian adalah 19.93 meter/detik. rata-rata energi gelombang(E) pada saat itu di daerah penelitian maka nilai energi gelombang keseluruhan sekitar 0.278 Kg/s2 . rata-rata tinggi hempasan gelombang(Hb) pada saat itu di daerah penelitian adalah sekitar 0.617 meter. rata-rata daya angkut transport sedimen pada saat itu di daerah penelitian adalah sebesar 75,764 meter3/hari. Pada daerah penelitian pantai yang mengalami abrasi terdapat pada titik sampe II dan IV, pantai yang mengalami akresi terdapat pada titik sampel I, dan pantai yang mengalami seimbang terjadi pada titik sampel III dan V.
Elastisitas Penyerapan Tenaga Kerja di Kota Padang Tahun 2010-2013 dan 2014-2017 Tiara Mulyani; Rahmanelli .; yudi antomi
JURNAL BUANA Vol 3 No 2 (2019)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.401 KB) | DOI: 10.24036/student.v3i2.385

Abstract

ABSTRACT The study aims to determine the magnitude of employment and GRDP in the city of Padang, the level of elasticity of employment in each sector as well as the leading economic sectors of the Padang City region in 2010-2013 and 2014-2017. This type of research is quantitative descriptive. Data analysis is an analysis of the growth of employment, the level of labor elasticity and analysis of Location Quotient and Shift Share. The results of the study show that: (1) The amount of employment in the City of Padang in 2010-2013 were 16,65% and years 2014-2017 were 4,40% and growth of PDRB Padang in 2010-2013 were 8,33% and years 2014-2017 were 5,95%, (2) The level of elasticity of employment in Padang in 2010-2017 is inelastic , and (3) The leading sectors of the economy of the Padang City region in 2010-2013 and 2014-2017, the highest percentage of economic growth is the construction sector and the lowest is the processing industry. Keywords: Labor elasticity, leading sector,

Page 3 of 3 | Total Record : 25