cover
Contact Name
Lingga Nico Pradana
Contact Email
nicopgsd@unipma.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpe@unipma.ac.id
Editorial Address
Kampus 2 Universitas PGRI Madiun, Jalan Auri No.06 Madiun, Jawa Timur, Indonesia 63117
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
Premiere Educandum: Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran
ISSN : 20885350     EISSN : 25285173     DOI : -
Core Subject : Education,
PREMIERE EDUCANDUM: Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran is a scientific journal that aims to communicate research results of professors, teachers, practitioners, and scientists in the field of basic education covering the fields of basic teaching in elementary, Applied science and analytical-critical studies in the field of basic education. Target readers of the journal are professors, students, teachers and practitioners of basic science education. Premiere Educandum: Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran has ISSN: 2088-5350 (Print) & ISSN: 2528-5173 (Online) and accredited 'S3' Grade by RISTEKDIKTI (Ministry of Research, Technology and Higher Education, Republic of Indonesia).
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 2 (2019)" : 15 Documents clear
Efektivitas ekstrakurikuler pramuka dalam menanamkan karakter jujur disiplin dan bertanggung jawab pada siswa madrasah ibtidaiyah Ridho Agung Juwantara
Premiere Educandum : Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran Vol 9, No 2 (2019)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.552 KB) | DOI: 10.25273/pe.v9i2.4994

Abstract

Mengkaji fenomena di lingkungan madrasah pada dewasa ini, banyak muncul tindakan amoral yang diakibatkan oleh kurangnya pembinaan karakter siswa. Kepramukaan merupakan sebuah ekstrakurikuler yang bisa digunakan untuk menanamkan karakter baik pada siswa, khususnya dalam sikap jujur, disiplin, dan bertanggung jawab. Nilai-nilai kepramukaan yang berbentuk nilai-nilai positif yang diajarkan dan ditanamkan dalam pribadi setiap para siswa dapat menghiasi sikap serta perilaku setiap siswa yang mengikutinya.Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan efektivitas ekstrakurikuler pramuka dalam  menanamkan  nilai karakter serta mengamati karakter siswa dalam  mengikuti kegiatan ekstrakurikuler pramuka yang mencakup tiga ukuran efektivitas yakni ketepatan sasaran program, pelaksanaan program, dan pemantauan program. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek penelitiannya meliputi Kepala Madrasah, Pembina Pramuka, Dewan Ambalan, dan siswa. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi.  Alat pengumpul data yang digunakan yaitu rekaman audio video, catatan lapangan, dan foto. Keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber dan teknik.Hasil penelitian menunjukkan kegiatan ekstrakurikuler pramuka efektif dalam menanamkan nilai-nilai karakter. Hal ini dapat dilihat dari ketepatan sasaran program yang sudah menerapkan nilai-nilai karakter, kegiatan pemantauan secara rutin dilakukan oleh Kepala Madrasah, pembina pramuka, serta dewan ambalan. Selain itu, pemantauan perkembangan siswa dapat dilihat dari hasil evaluasi dan pengamatan sikap siswa kearah yang lebih positif.
Peningkatan profesionalitas guru untuk mengentaskan masalah siswa dengan teknik assosiasi bebas dan play therapy dalam konseling kelompok Siti Purwati
Premiere Educandum : Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran Vol 9, No 2 (2019)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/pe.v9i2.4909

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas ini bertujuan untuk membantu mengentaskan masalah siswa melalui layanan konseling kelompok dengan menggunakan metode asosiasi bebas dan play therapy. Subyek penelitian siswa kelas VI SDN Sogo 02 Kec. Balerejo Madiun dan waktu penelitian Februari-juni 2017. Dimana teknik analisis datanya menggunakan pendekatan kualitatif(Milles dan Huberman) yang meliputi Koleksi data,reduksi data,pemaparan data,triangulasi, dan penarikan kesimpulan. Adapun hasil penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut: 1. Teknik assosiasi bebas membantu memudahkan siswa mengungkap masalah,masalah yang berhasil dihimpun oleh konselor melalui teknik assosiasi bebas yaitu, takut tidak naik kelas, dimarahi orang tua, takut pada guru, tidak mengerjakan tugas,tidak bisa konsentrasi dan dikompas teman. 2. Melalui kegiatan play therapy siswa menjadi senang,akrab, tidak canggung. 3. Pelaksanaan konseling kelompok pada siklus I masih ada siswa yg kurang komunikatif,  dan ada siswa yang sudah menjalankan keputusan konseling tetapi masalah tidak selesai, ada yang belum menjalankan keputusan konseling dan ada yang menjalankan keputusan konseling dimana masalah terselesaikan tetapi timbul masalah baru, sehingga dalam konseling kelompok siklus II konselor melakukan mediasi dengan pihak penyebab masalah dan menggunakan teknik “Kursi Kosong” sehingga dalam konseling kelompok siklus II semua siswa sudah komunikatif dan masalah terselesaikan. Akhirnya dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan teknik assosiasi bebas dan play therapy dalam konseling kelompok dapat membantu mengentaskan masalah siswa.
Pengembangan perangkat pembelajaran kolaboratif pada mata pelajaran matematika topik pengolahan data siswa kelas V SD I Made Yudi Ambara; I Gede Margunayasa; Ni Nyoman Kusmariyatni
Premiere Educandum : Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran Vol 9, No 2 (2019)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.713 KB) | DOI: 10.25273/pe.v9i2.4671

Abstract

Pembelajaran di era revolusi industri 4.0 mengharapkan siswa untuk mampu berkomunikasi, berpikir kritis, kreatif, serta berkolaborasi dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran kolaboratif pada mata pelajaran matematika topik pengolahan data kelas V SD. Penelitian pengembangan ini menggunakan model ADDIE, yang terdiri atas tahap analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Akan tetapi, pelaksanaan penelitian hanya fokus sampai pada tahap pengembangan. Subjek dalam penelitian ini adalah perangkat pembelajaran, sedangkan objek dalam penelitian ini adalah validitas perangkat pembelajaran. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode kuesioner. Untuk mengukur kualitas perangkat pembelajaran, digunakan instrumen rating scale berupa lembar penilaian. Hasil dari penelitian ini adalah perangkat pembelajaran berupa 1 silabus, 5 rencana pelaksanaan pembelajaran, dan 5 lembar kerja peserta didik. Perangkat pembelajaran ini sudah divalidasi oleh ahli, dengan skor sebagai berikut: (a) silabus mendapatkan skor rata-rata sebesar 4,71, (b) rencana pelaksanaan pembelajaran mendapat skor rata-rata sebesar 4,69, dan (c) lembar kerja peserta didik mendapat skor rata-rata sebesar 4,79. Seluruh penilaian perangkat pembelajaran dikonversikan dengan penilaian acuan patokan skala lima, didapatkan semua berada pada kualifikasi sangat baik.
Kemampuan motorik kasar anak sekolah dasar berdasarkan perbedaan status ekonomi keluarga Titik Rohmatin; Budhi Rahayu Sri Wulan
Premiere Educandum : Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran Vol 9, No 2 (2019)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.55 KB) | DOI: 10.25273/pe.v9i2.5024

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kemampuan motorik anak sekolah dasar berdasarkan status ekonomi keluarga. Metode analisis data pada penelitian ini adalah menggunakan analisis data kuantitatif dan analisis data kualitatif. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 40 anak laki-laki. Berdasarkan hasil penelitian ditarik kesimpulan bahwa siswa yang berstatus ekonomi menengah memiliki kemampuan kordinasi mata dan kaki yang dimiliki oleh siswa kelas 1 SD di SDN Waung dalam kategori sedang. Hal ini dibuktikan dari jumlah 40 siswa yang memiliki kemampuan koordinasi mata dan kaki sedang berjumlah 18 siswa dari status ekonomi keluarga sedang dan 2 siswa dari status ekonomi bawah.Siswa yang berstatus ekonomi menengah memiliki kemampuan kordinasi mata dan tangan yang dimiliki oleh siswa kelas 1 SDN Waung masuk dalam kategori sedang. Hal ini dibuktikan dari jumlah 40 siswa yang memiliki kemampuan koordinasi mata dan tangan sedang berjumlah 20 siswa dari status ekonomi keluarga sedang dan 3 siswa dari status ekonomi bawah.
Pengembangan aplikasi android berbentuk education games berbasis budaya lokal untuk keterampilan membaca permulaan bagi siswa kelas 1 SD/MI Giri Indra Kharisma; Faizal Arvianto
Premiere Educandum : Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran Vol 9, No 2 (2019)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.446 KB) | DOI: 10.25273/pe.v9i2.5234

Abstract

Pembelajaran membaca permulaan pada siswa kelas 1 SD/MI harus sesuai dengan dunia anak yang lekat dengan kegiatan bermain. Education games menjadi solusi yang tepat dalam menggabungkan kegiatan belajar dan bermain sehingga dapat melatih kemampuan berfikir, berbahasa, serta melatih motorik halus dan motorik kasar anak. Pemilihan jenis permainan yang nantinya digunakan dalam pembelajaran harus disesuaikan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi tanpa melupakan kelestarian budaya lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk berupa aplikasi android berbentuk education games berbasis budaya lokal Nusa Tenggara Timur untuk keterampilan membaca permulaan bagi siswa kelas 1 SD/MI. Model desain penelitian dan pengembangan ini merupakan modifikasi dari R2D2 milik Willis dan ASSURE dari Heinich, dkk. Dari hasil modifikasi tersebut, diperoleh prosedur penelitian yang terdiri atas 3 kegiatan utama yakni tahap pendefinisian, tahap perancangan desain dan pengembangan, serta tahap desiminasi. Hasil penilaian dari ahli pembelajaran bahasa Indonesia SD, ahli media pembelajaran, dan praktisi menyebut bahwa produk aplikasi yang dikembangkan layak diimplementasikan karena memperoleh persentase skor lebih dari 75%. Hasil uji coba terbatas yang dilakukan kepada 28 siswa kelas 1 MIN Timor Tengah Utara juga menunjukkan bahwa produk aplikasi pembelajaran ini layak untuk diimplementasikan karena memperoleh persentase nilai lebih dari 85%.

Page 2 of 2 | Total Record : 15