cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
Widyabastra : Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : 23016078     EISSN : 2579471X     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2014)" : 7 Documents clear
MODEL PEMBELAJARAN KETERAMPILAN BERBICARA DI SMP DENGAN MENGANGKAT KEPOPULERAN KEPAHLAWANAN LOKAL Muhlis Fajar Wicaksana; Ermi Adriani Meikayanti
Widyabastra : Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.904 KB)

Abstract

Abstrak Model pembelajaran merupakan sebuah gaya yang dimiliki oleh semua guru. Setiap guru memiliki model-model pembelajaran disetiap materi pelajaran yang akan diampunya. Model pembelajaran ini diharapkan dapat mempermudah siswa dalam memahami materi pelajaran yang disampaikannya. Ilmu pengetahuan yang dikuasai oleh guru, dapat tersampaikan secara komunikatif kepada siswanya.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan model pembelajaran bercerita dengan urutan cerita yang tepat, suara, lafal, intonasi, gestur, dan mimik yang tepat. Hasil akhir penelitian ini adalah sebuah produk buku atau pedoman yang berisi tentang model pembelajaran bercerita dengan urutan cerita yang tepat, suara, lafal, intonasi, gestur, dan mimik yang tepat. Cerita yang diangkat dalam hal ini adalah cerita yang terkait dengan tokoh-tokoh yang belum populer di mata siswa di sekitar wilayah Madiun. Sepertihalnya; Retno Dumillah, Gubernur Soeryo, Ki Mageti, dan lain sebagainya.Metode penelitian ini mengacu ke teori Borg and Gall, yang mana menggunakan teori penelitian dan pengembangan. Adapun tahapannnya sebagai berikut;(1) tahap pendahuluan (eksplorasi); (2) tahap pengembangan model (berawal dari perencanaan, pengembangan draf produk, uji coba lapangan (terbatas), revisi hasil uji coba terbatas, uji coba lapangan (produk utama), revisi uji coba lapangan produk utama, uji coba pelaksanaan kelayakan produk); (3) penyempurnaan produk akhir.Diharapkan dengan terselesaikannya penelitian ini nanti, akan memberikan sebuah model pembelajaran yang baru kepada guru-guru ataupun calon guru bahasa dan sastra Indonesia terkait pembelajaran bercerita. Melalui model pembelajaran baru ini, diharapkan akan mengubah kualitas pembelajaran guru di kelas, sehingga profesionalitas guru meningkat dan prestasi belajar siswa juga meningkat.
PATOLOGI SOSIAL DALAM NOVEL KEN DEDES SANG PENGGODA KARYA WAWAN SUSETYA Lusiana Lusiana; Bambang Eko Hari Cahyono; Eni Winarsih
Widyabastra : Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (87.71 KB)

Abstract

Novel merupakan bentuk karya fiksi yang diciptakan oleh pengarang melalui proses imajinasinya. Kisah dalam novel tidak lepas dari kehidupan manusia, baik kehidupan sosial masyarakat, keluarga, dan percintaan.Tokoh-tokoh dalam novel memiliki peranan yang sangat penting dalam cerita, terutama tokoh utama yang menjadi sentral cerita novel tersebut.Tujuan penelitian ini adalah mendiskripsikan bentuk patologi sosial, dan ruang lingkup kehidupan sosial tokoh utama dalam novel Ken Dedes Sang Penggoda karya Wawan Susetya.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif  kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah menggunakan studi pustaka, dengan cara mengumpulkan buku-buku dan sumber-sumber lain yang berkaitan dengan masalah penelitian. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis isi atau content analysis, yaitu dengan cara membahas atau mengkaji isi novel Ken Dedes Sang Penggoda karya Wawan Susetya.Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel Ken Dedes Sang Penggoda menampilkan berbagai bentuk patologi sosial dari sisi kehidupan tokoh utama. Bentuk patologi sosial dalam novel tersebut terdapat pada: (1) tabiat buruk Ken Dedes semasa kecil, (2) kepemimpinan Akuwu Tunggul Ametung yang keji dan angkara murka, (3) Akuwu Tunggul Ametung menculik Ken Dedes, (4) Perampok-perampok yang menjarah di Khutaraja Tumapel, (5) Gandrung wuyung Ken Dedes pada Ken Arok, (6) Serangan-serangan yang dilakukan Ken Arok untuk melumpuhkan Kerajaan Kediri, sedangkan untuk latar belakang sosial novel tersebut menyajikan kehidupan tokoh utama yang tetap tegar, sabar dan pantang menyerah dalam menghadapi pasang surut kehidupan yang membelenggunya.Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran disampaikan kepada  pembaca dan penelitian selanjutnya. Pembaca disarankan untuk mengambil nilai-nilai positif dari novel Ken Dedes Sang Penggoda karya Wawan Susetya. Bagi peneliti selanjutnya diharapkan lebih kreatif dan mendalam dalam meneliti novel yang sama, agar karya sastra khususnya novel Ken Dedes Sang Penggoda lebih variatif.
ANALISIS WACANA TEKSTUAL DAN KONTEKSTUAL DALAM SPANDUK IKLAN PARTAI POLITIK DAN CALON ANGGOTA LEGISLATIF TAHUN 2014 DI KABUPATEN MADIUN Eni Winarsih
Widyabastra : Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (62.609 KB)

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) Analisis tekstual yang meliputi kohesi leksikal dan gramatikal pada spanduk iklan partai politik dan calon legislatif tahun 2014 di Kabupaten Madiun, (2) Analisis kontekstual yang meliputi konteks situasi, prinsip interpretasi, dan prinsip penafsiran tempat pada spanduk iklan partai politik dan calon legislatif tahun 2014 di Kabupaten Madiun.Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Data dalam bentuk catatan tertulis dari tekstual dan kontekstual wacana. Sumber data adalah banner iklan partai politik dalam bentuk data sebanyak 30. Partai politik iklan banner yang dikumpulkan oleh observasi dan studi dokumentasi. Pemeriksaan keabsahan data menggunakan triangulasi teori. Analisis data yang digunakan adalah analisis isiHasil yang diperoleh adalah sebagai berikut: (1) analisis tekstual pada spanduk iklan partai politik dan calon legislatif tahun 2014 di Kabupaten Madiun yaitu (a) kohesi gramatikal meliputi: referensi, elipsis, konjungsi; (b) kohesi leksikal meliputi: sinonim, antonim, pengulangan, hiponim (2) analisis kontekstual pada spanduk iklan partai politik dan calon legislatif tahun 2014 di Kabupaten ditemukan konteks situasi dan budaya dengan menerapkan prinsip penafsiran personal, lokasional, dan temporal.
Peningkatan Kemampuan Membaca Siswa Melalui Metode Kuis Menggunakan Media Artikel Siswa Kelas X-I SMA Bakti Ponorogo Agung Nasrulloh Saputro
Widyabastra : Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.948 KB)

Abstract

Dalam Kurikulum Berbasis Kompetensi standar kompetensi bahan kajian  bahasa Indonesia khususnya membaca adalah aktifitas yang komplek dengan mengarahkan sejumlah besar tindakan yang terpisah – pisah. Dalam membaca orang harus menggunakan pengertian, khayalan, mengamati dan mengingat – ingat. Keterampilan membaca sangat beraneka ragam. Ketrampilan yang komplek ini akan sangat berguna bagi siswa sepanjang masa, utamanya setelah mereka terjun di masyarakat.Permasalahan yang saat ini sering muncul dalam pembelajaran bahasa khususnya mengenai keterampilan membaca adalah banyaknya siswa yang memngalami kesulitan dalam hal memahami isi dari sebuah wacana khususnya artikel. Hal ini disebabkan oleh beberapa hal diantaranya rendahnya minat siswa terhadap bacaan khususnya artikel. Sebagian dari siswa menganggap bahwa membaca merupakan hal yang membosankan,  hal inillah yang mendorong mereka untuk malas (enggan membaca). Penyebab kedua adalah rendahnya tingkat pemahaman mereka terhadap isi wacana.Berdasarkan permasalahan tersebut secara umum penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa terhadap artikel melalui metode kuis, peningkatan minat membaca pemahaman terhadap artikel melalui metode kuis, dan  mengetahui tingkat pemahaman terhadap wacana setelah menggunakan metode kuis Kelas X-I SMA Bakti Ponorogo.Metode yang digunakan dalam ketrampian membaca menggunakan metode kuis merupakan cara dari penilaian kinerja (Performance Assessment). Penilaian menggunakan format lembar evaluasi terhadap unjuk kerja siswa. Lembar penilaian tersebut dibuat untuk mengetahui tingkat penguasaan siswa terhadap kompetensi dasar yang telah ditetapkan secara individu dari proses pembelajaran sebagai bahan peningkatan mutu/ hasil pembelajaran. Penggunaan cara ini akan menghasilkan pembelajaran lebih menyenangkan sehingga diharapkan siswa lebih antusias mengikuti pelajaran membaca.Rancangan penelitian ini adalah rancangan daur ulang atau siklus seperti yang dikembangkan oleh Kemmis dan Mc. Taggart (1988). Peneliti tidak menggunakan kata siklus, melainkan menggunakan kata kegiatan. Pelaksanaan PTK menggunakan dua kegiatan. kegiatan I diawali dengan identifikasi masalah awal, pencarian fakta, analisis masalah. Berdasarkan masalah umum tersebut disusunlah perencanaan tindakan dilanjutkan dengan pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Hasil refleksi pada kegiatan I ternyata permasalahan terletak pada keaktifan siswa dan hasil evaluasi siswa. Ini akan dijadikan pijakan untuk melakukan tindakan pada kegiatan II.  Kegiatan II didasarkan atas hasil refleksi pada kegiatan I, kemudian dilakukan perbaikan dengan mengadakan perencanaan yang lebih terfokus, dilanjutkan dengan pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Hasil refleksi akhirnya diorientasikan untuk menjelaskan dampak praktis tindakan yang dapat digunakan untuk pelaksanaan pembelajaran di kelas.Berdasarkan  hasil analisis data  dapat dikemukakan bahwa ada peningkatan keaktifan siswa dan nilai siswa dalam proses membaca. Keaktifan siswa kelas X-I SMA Bakti Ponorogo adalah sebagai berikut: 25,7% siswa sangat aktif, 51,4% siswa aktif, 20% siswa cukup aktif, dan 2,9% siswa kurang aktif.  Hasil dari nilai individu siswa kelas X-I SMA Bakti Ponorogo mengalami kenaikan. Dari keseluruhan siswa yang berjumlah 35 orang,  12 orang siswa yang memperoleh nilai 80, 10 orang siswa yang lain memperoleh nilai 90 dan 13 orang siswa memperoleh nilai 100. Jadi dapat disimpulkan bahwa seluruh siswa tuntas dalam pembelajaran membaca artikel. Dan daya serap klasikal pada kegiatan II ini mencapai 100%.
KREATIVITAS GURU DALAM PROSES PEMBELAJARAN MENULIS PUISI PADA SISWA KELAS VII MTsN PANEKAN KECAMATAN PANEKAN KABUPATEN MAGETAN Riya Mutafaroh; Bambang Eko Hari Cahyono; Dwi Rohman Soleh
Widyabastra : Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (58.983 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh deskripsi yang jelas tentang (1) Kreativitas Guru dalam Proses Pembelajaran Menulis Puisi Pada Siswa Kelas VII MTsN Panekan Kecamatan Panekan Kabupaten Magetan, (2) Pelaksanaan menulis puisi siswa kelas VII-C MTsN Panekan Kecamatan Panekan Kabupaten Magetan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang menghasilkan data deskripsi berupa data-data tertulis dari hasil observasi yang peneliti lakukan terhadap guru mata pelajaran bahasa Indonesia yang berupa wawancara dan pengamatan langsung. Penentu sampel dalam penelitian menggunakan purposive sampling atau teknik pengambilan data berdasarkan tujuan tertentu yaitu kreativitas guru dalam proses pembelajaran menulis puisi pada siswa kelas VII MTsN Panekan Kecamatan Panekan Kabupaten Magetan. Pengumpulan data menggunakan dokumentasi tertulis, teknik wawancara dan observasi langsung kelokasi penelitian.Dari hasil penelitian tentang kreativitas guru dalam proses pembelajaran menulis puisi siswa kelas VII MTsN Panekan Kecamatan Panekan Kebupaten Magetan meliputi, (1) kreativitas guru dalam proses pembelajaran menulis puisi adalah guru menggunakan lingkungan sekitar sebagai media belajar, guru mengajak siswa keluar kelas untuk berhadapan dengan objek secara langsung. (2)Pelaksanaan menulis puisi siswa kelas VII adalah siswa memilih tempat yang cocok dengan tema terpilih, siswa menulis puisi dengan memaksimalkan objek langsung sebagai sumber inspirasi dan ekspresi, siswa mengekspresikan puisinya sesuai dengan objek amatan, menata dengan baik berbasis objek langsung. Menggunakan media sekitar sebagai media membuat siswa mampu menulis puisi tanpa mengalami kesulitan.
KETERAMPILAN WARTAWAN DALAM PENULISAN TERAS BERITA PADA KORAN RADAR MADIUN Nur Uswatun Chasanah; Agus Budi Santoso; Dwi Rohman Soleh
Widyabastra : Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (56.798 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterampilan wartawan dalam penulisan teras berita pada koran Radar Madiun, serta untuk mendeskripsikan kendala yang dihadapi wartawan dalam penulisan berita pada koran Radar Madiun. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik pengamatan, wawancara dan dokumentasi.Wawancara dilakukan dengan wartawan Radar Madiun serta redaktur Radar Madiun. Pengamatan atau observasi dilakukan selama penelitian berlangsung. Dokumentasi diambil saat melakukan penelitian.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keterampilan wartawan pada penulisan teras berita di Radar Madiun, setiap wartawan mempunyai karekteristik yang berbeda-beda. Mereka mengacu pada kode etik jurnalistik, diperlukan keterampilan dalam membuat berita. Kendala yang dihadapi wartawan dalam penulisan Radar Madiun terjadi dalam pencarian informasi di lapangan, yaitu terdapat pada narasumber. Tidak semua narasumber mau memberikan informasi kepada wartawan. Tetapi wartawan tersebut dapat mengatasi kendala tersebut. Wartawan Radar Madiun mempunyai narasumber yang relevan.
ILPLEMENTASI PENILAIAN UNJUK KERJA PADA PEMBELAJARAN BERBICARA SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 JIWAN Rianti Januari; Panji Kuncoro Hadi; Dwi Rohman Soleh
Widyabastra : Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (63.334 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mendapatkan  gambaraan atau deskripsi yang  jelas mengenai: (1) Implementasi penilaian unjuk kerja dalam pembelajaran berbicara pada siswa kelas X SMA Negeri 1 Jiwan; (2) Faktor–faktor yang menimbulkan permasalahan dalam implementasi penilaian unjuk kerja pada pembelajaran berbicara siswa kelas X SMA Negeri 1 Jiwan; (3) Caramengatasi persoalan-persoalan yang muncul dalam implementasi penilaian unjuk kerja pada pembelajaran berbicara siswa kelas X SMA Negeri 1 Jiwan.Dalam penelitian ini, metode penelitian menggunakan penelitian kualitatif. Sumber data meliputi informan, tempat peristiwa, serta dokumen atau arsip. Teknik pengumpulan data, yaitu teknik in dept interview (wawancara mendalam), dan observasi. Teknik analisis data yang digunakan, yaitu analisis data kualitatif dengan  melibatkan reduksi data, sajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian dilakukan di SMA Negeri 1 Jiwan. Sasaran penelitian ini, yaitu guru bahasa Indonesia yang mengajar kelas X, siswa kelas X, dan implementasi penilaian unjuk kerja dalam pembelajaran berbicara pada siswa kelas X SMA Negeri 1 Jiwan.Hasil penelitian, yaitu (1) Implementasi penilaian unjuk kerja dalam pembelajaran berbicara pada siswa kelas X SMA Negeri 1 Jiwan telah dijalankan dengan baik oleh guru mata pelajaran bahasa Indonesia yang mengajar di kelas X; (2) Terdapat beberapa faktor–faktor yang menimbulkan permasalahan dalam implementasi penilaian unjuk kerja pada pembelajaran berbicara siswa kelas X SMA Negeri 1 Jiwan; (3) Beberapa caramengatasi persoalan-persoalan yang muncul dalam implementasi penilaian unjuk kerja pada pembelajaran berbicara siswa kelas X SMA Negeri 1 Jiwan.

Page 1 of 1 | Total Record : 7