cover
Contact Name
Puri Ratna Kartini
Contact Email
puri@unipma.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
pharmed@unipma.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
Pharmed: Journal of Pharmaceutical Science and Medical Research
ISSN : 26144840     EISSN : 26146118     DOI : -
Core Subject : Health,
Journal of Pharmaceutical Science and Medical Research is a pharmaceutical journal which publish twice a year, on February and August. Various topics of pharmacys and health that can be accepted in this journal are: Pharmaceutical sience; Herb medicine; Medical; Health; Biomedical; Pharmacoepidemiology.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 1 (2022)" : 5 Documents clear
Inventarisasi Penggunaan Tumbuhan Masyarakat Suku Jawa Desa Kare dan Desa Cermo Kecamatan Kare Kabupaten Madiun Berdasarkan Etnobotani Ismail Da'imul Ikhsan
Pharmed: Journal of Pharmaceutical Science and Medical Research Vol 5, No 1 (2022)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/pharmed.v5i1.12444

Abstract

Pemanfaatan tumbuhan secara tradisional sebagai obat tradisional oleh masyarakat suku Jawa di Desa Kare dan Desa Cermo sudah berlangsung sejak lama. Saat ini pengetahuan tersebut belum terinventarisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan tumbuhan sebagai obat tradisional oleh masyarakat suku Jawa di Desa Kare dan Desa Cermo, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik analisis data dari penelitian ini adalah Spesies Use Value (SUV), Family Use Value (FUV), Informant Consensus Factor (ICF), Plant Part Use (PPU) dan Fidelity Level (FL). Hasil penelitian telah teridentifikasi 30 spesies dari 18 famili yang dimanfaatkan sebagai obat tradisional untuk mengobati 15 jenis penyakit yang dikelompokkan dalam 9 kategori penyakit. Spesies yang memiliki SUV paling tinggi yaitu Curcuma longa L. (0,92), untuk FUV paling tinggi diperoleh famili Fabaceae (0,63), nilai ICF paling tinggi dimiliki kategori Penyakit Infeksi atau Parasit Tertentu; Penyakit pada Sistem Genitourinaria; dan Cedera, Keracunan, atau Konsekuensi Tertentu Lainnya. Nilai FL tertinggi dimiliki spesies Andrographis paniculata (Burm. f. Nees), Alstonia scholaris (L.)  R. Br., Strobilanthes crispa, Mentha x piperita L., Syzygium polyanthum (Wight) Walp., Bambusa vulgaris Schrad., Paederia foetida L. dan Zingiber officinale Roscoe (100%). Organ tumbuhan yang banyak digunakan adalah daun (77%) dan pengolahan dilakukan dengan cara dekokta, serta cara penggunaannya yaitu oral.
Pengelompokan Obat Teregistrasi Halal di Instalasi Farmasi Rawat Jalan RSJD Dr. Amino Gondohutomo willi wahyu timur; Tripeni Tripeni; Muhammad Raihan
Pharmed: Journal of Pharmaceutical Science and Medical Research Vol 5, No 1 (2022)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/pharmed.v5i1.12424

Abstract

Produk obat halal adalah produk obat yang memenuhi syarat kehalalan sesuai dengan syariat islam, yaitu tidak mengandung bahan yang diharamkan contohnya seperti bahan yang berasal dari babi atau turunannya, tidak mengandung bahan-bahan yang diharamkan seperti dari organ manusia, darah kotoran dan lain sebagainya. Tujuan penelitian ini mengetahui presentase atau obat apa saja yang telah teregistrasi hala di Rumah Sakit Jiwa Daerah Dr.Amino Gondohutomo Semarang. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pengambilan sampel secara retrospektif. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 110 produk obat atau seluruh obat-obatan yanga da di instalasi rawat jalan. Hasil penelitian menunjukan bahwa obat-obatan yang berada di instalasi rawat jalan yang teregistrasi halal berjumlah 53 produk obat atau ( 48,2% ) dan untuk produk obat yang belum teregistrasi halal berjumlah 57 produk obat atau ( 51,8% ). Kesimpulan pada penelitian ini adalah belum seluruhnya obat-obatan yang berada di instalasi rawat jalan Rumah Sakit Jiwa Daerah Dr. amino Gondohutomo Semarang teregistrasi halal atau hanya sekitar 48,2%.
UJI EFEKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK DAUN Strobilanthes crispus TERHADAP Pseudomonas aeruginosa Arum Suproborini; Mochamad Soeprijadi Djoko Laksana; Sukma Heni Martiningsih
Pharmed: Journal of Pharmaceutical Science and Medical Research Vol 5, No 1 (2022)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/pharmed.v5i1.12460

Abstract

Pengobatan  dengan pemanfaatan metabolit sekunder yang dihasilkan tanaman  saat ini banyak dikembangkan sebagai terapi pengobatan penyakit infeksi. Salah satu tanaman yang berkasiat sebagai antibiotik adalah keji beling (Strobilanthes crispus). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh  ekstrak etanol daun Strobilanthes crispus terhadap pertumbuhan bakteri Pseudomonas aeruginosa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh  ekstrak etanol daun  Strobilanthes crispus  terhadap pertumbuhan bakteri Pseudomonas aeruginosa sebagai upaya meningkatkan kesehatan masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode experimental laboratory. Tahapan pada penelitian ini meliputi pemilihan daun  Strobilanthes crispus(kejibeling), pembuatan simplisia serbuk, pembuatan ekstrak Strobilanthes crispus dengan metode remaserasi, dan pengujian pengaruh ekstrak etanol daun Strobilanthes crispus terhadap pertumbuhan bakteri  Pseudomonas aeruginosa menggunakan metode difusi sumuran (well) dengan masing-masing tiga kali ulangan , pengukuran diameter zona hambat, dan penentuan KHM dengan kontrol positif chlorhexidin 0,2%. Hasil rata-rata diameter zona hambat terhadap bakteri Pseudomonas aeruginosa pada konsentrasi 25%, 50%, 75% masing-masing adalah 10 mm, dan pada konsentrasi 100% adalah 20,33 mm.  Rata-rata zona hambat kontrol positif terhadap bakteri  Pseudomonas aeruginosa  adalah 19 mm. Berdasarkan diameter zona hambat menunjukkan KHM terhadap Pseudomonas aeruginosa adalah 10 mm yaitu pada konsentrasi 25%. Ekstrak Strobilanthes crispus  efektif untuk bakteri Pseudomonas aeruginosa
Pengaruh Lingkungan Sosial Terhadap Kejadian DBD di SD Kota Madiun Tahun 2016 Puri Ratna Kartini
Pharmed: Journal of Pharmaceutical Science and Medical Research Vol 5, No 1 (2022)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/pharmed.v5i1.12514

Abstract

Madiun merupakan daerah endemis DBD. Dalam 5 tahun terakhir kejadian DBD di Madiun terus meningkat. Mayoritas penderita selama 4 tahun terakhir adalah anak-anak pada usia sekolah dasar (7-12 tahun). Penularan penyakit demam berdarah pada anak usia sekolah dasar dapat terjadi di lingkungan sekolah. Hal ini dikarenakan sebagian besar aktivitas anak usia SD pada pagi hari umumnya di lingkungan sekolah bersamaan dengan kebiasaan menggigit vektor DBD. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lingkungan sosial sekolah yang terdiri dari kebijakan pemberantasan sarang nyamuk sekolah, kemitraan sekolah dengan pihak swasta dan partisipasi sekolah terhadap sekolah dasar dengan kejadian DBD. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain case control. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2016 dengan melibatkan 30 SD dengan kejadian DBD sebagai kelompok kasus dan 30 SD tanpa kejadian DBD sebagai kelompok kontrol yang dipilih melalui teknik acak sederhana. Pengumpulan data diperoleh melalui wawancara dengan kepala sekolah dari 60 sekolah dasar yang dipilih sebagai responden dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan pemberantasan sarang nyamuk sekolah (p = 0,015) berpengaruh signifikan terhadap SD dengan kejadian DBD, dan kemitraan sekolah dengan pihak swasta (p = 0,324) dan partisipasi sekolah (p = 0,635) tidak berpengaruh terhadap SD dengan kejadian DBD. Ada pengaruh kebijakan pemberantasan sarang nyamuk di sekolah terhadap SD dengan kejadian DBD di kota Madiun.
Profil Tekanan Darah dan Kejadian ESO Pasien Penerima Monoterapi Antihipertensi di Puskesmas Kabupaten Banyumas Aulia Rahman; Luthfi Hidayat Maulana; Syaiful Prayogi
Pharmed: Journal of Pharmaceutical Science and Medical Research Vol 5, No 1 (2022)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/pharmed.v5i1.11998

Abstract

Hypertension is a cardiovascular disease with the highest prevalence. JNC VIII categorizes hypertension if blood pressure > 140/90 mmHg. This study aims to determine the patient's profile, blood pressure, and the possible incidence of ESO in patients receiving antihypertensive monotherapy in Banyumas Regency, the eastern region. The study was conducted retrospectively. Samples were carried out using total sampling. The sample size in this study was 44 patients. The highest number of patients was female, i.e. 82%, with the majority having primary education/equivalent. The monotherapy used was Amlodipine (class CCBs), Candesartan (class ARB), and Lisinopril (class ACEI) with the highest number of prescriptions being Amlodipine (70.5%). The incidence of ESO that is often experienced is dizziness by 6.8%. There was no significant difference in the effectiveness of each monotherapy used with Asymp. Sig = 0.666 (for systolic pressure) and 0.716 (for diastolic pressure). 

Page 1 of 1 | Total Record : 5