Articles
9 Documents
Search results for
, issue
"Vol 1, No 2 (2015): Januari 2015"
:
9 Documents
clear
ANALISIS PEMASARAN KEDELAI
Yepi Fiona;
Soetoro Soetoro;
Zulfikar Noormansyah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 1, No 2 (2015): Januari 2015
Publisher : Universitas Galuh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25157/jimag.v1i2.248
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) saluran pemasaran kedelai dari produsen sampai ke konsumen; 2) besarnya biaya pemasaran, marjin pemasaran dan keuntungan pemasaran kedelai untuk setiap tingkatan lembaga pemasaran; 3) besarnya bagian harga yang diterima petani dari harga eceran. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey, dengan mengambil kasus pada petani dan lembaga pemasaran kedelai di Desa Langkapsari Kecamatan Banjarsari Kabupaten Ciamis. Dengan pengambilan responden petani menggunakan metode acak sederhana dari anggota populasi petani kedelai sebanyak 205 diambil 15 persen yaitu berjumlah 30,75 dibulatkan menjadi 31 responden petani kedelai dan untuk lembaga pemasaran dilakukan penelusuran (snow ball sampling). Dari hasil analisis dan pembahasan, maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut: 1) Terdapat satu saluran pemasaran kedelai dari petani yang ada di Desa Langkapsari sampai ke konsumen industri, yaitu sebagai berikut: Petani – Pedagang Pengumpul – Pedagang Besar – Konsumen Industri. 2) Besarnya marjin pemasaran pada pedagang pengumpul adalah sebesar Rp. 500,- per kilogram dan pada pedagang besar Rp. 750,- per kilogram. Biaya pemasaran pada pedagang pengumpul sebesar Rp. 214,82 per kilogram dan pedagang besar 551,81 per kilogram. Keuntungan yang diperoleh pedagang pengumpul sebesar Rp. 285,18 per kilogram dan pada pedagang besar sebesar Rp. 198,19 per kilogram. 3) Bagian harga yang diterima petani atau farmer’s share adalah sebesar 85,71 persen dari harga jual kedelai yang dijual petani sebesar Rp. 7.500,- per kilogram dan harga jual pedagang besar Rp. 8.750,- per kilogram.Kata kunci : pemasaran, kedelai
HUBUNGAN ANTARA PERILAKU KEPEMIMPINAN DENGAN PARTISIPASI ANGGOTA DALAM KEGIATAN GAPOKTAN PUSAKAMUKTI
Nendi Setiawan;
Dini Rochdiani;
Mochamad Ramdan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 1, No 2 (2015): Januari 2015
Publisher : Universitas Galuh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25157/jimag.v1i2.244
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui : (1) Tingkat perilaku kepemimpinan kontak tani, (2) Tingkat partisipasi anggota kelompok tani, (3) Hubungan antara perilaku kepemimpinan kontak tani dengan partisipasi anggota kelompok tani. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survai. Penarikan sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampling dan Profortionate Stratified Random Sampling. Analisis data dengan cara deskriptif menggunakan Nilai Tertimbang (NT), sedangkan untuk menguji adanya hubungan menggunakan uji korelasi Rank Spearman (rs) dan untuk mengetahui signifikasi menggunkan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa :(1) Tingkat perilaku kepemimpinan kontak tani berada pada klasifikasi sedang. (2) Tingkat partisipasi anggota kelompok tani berada pada klasifikasi sedang dan (3) Hubungan antara perilaku kepemimpinan kontak tani dengan partisipasi anggota kelompok tani menunjukkan hubungan positif yang nyata (Significant).Kata kunci : kelompok tani, kepemimpinan, partisipasi
ANALISIS USAHATANI PISANG AMBON (Musa acuminate L).
Cucu Nurhayati;
Yus Rusman;
Cecep Pardani
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 1, No 2 (2015): Januari 2015
Publisher : Universitas Galuh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25157/jimag.v1i2.239
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui : 1) Besarnya biaya dan pendapatan usahatani pisang ambon per hektar per satu kali musim tanam di Desa Langensari Kecamatan Langensari Kota Banjar, 2) besarnya R/C usahatani pisang ambon per hektar per satu kali musim tanam di Desa Langensari Kecamatan Langensari Kota Banjar. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus. Penarikan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling sebanyak 28 petani pisang ambon. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif. Hasil analisis menunjukkan: Besarnya biaya total (Total Cost) pada usahatani pisang ambon per hektar per satu kali musim tanam di Desa Langensari Kecamatan Langensari Kota Banjar adalah sebesar Rp 52.405.198 yang terdiri dari biaya tetap (Fixed Cost) sebesar Rp 379.002 dan biaya variabel (Variabel Cost) sebesar Rp 52.026.196. Sedangkan nilai penerimaan sebesar Rp 82.500.000 sehingga didapat nilai pendapatan sebesar Rp 30.094.802. Besarnya nilai R/C ada usahatani pisang ambon per hektar per satu kali musim tanam di Desa Langensari Kecamatan Langensari Kota Banjar adalah 1,57. Artinya setiap Rp. 1 biaya yang dikeluarkan akan memperoleh nilai penerimaan sebesar Rp. 1,57dan nilai pendapatan sebesar Rp. 0,57.Kata kunci : analisis usahatani, pisang ambon
ANALISIS AGROINDUSTRI GULA KELAPA
Eris Yuliana;
Soetoro Soetoro;
Mochamad Ramdan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 1, No 2 (2015): Januari 2015
Publisher : Universitas Galuh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25157/jimag.v1i2.245
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui : (1) Besarnya rata-rata biaya dan rata-rata penerimaan pada agroindustri gula kelapa per bulan di Desa Sukamulya Kecamatan Purwadadi Kabupaten Ciamis, (2) Besarnya rata-rata pendapatan pada agroindustri gula kelapa per bulan di Desa Sukamulya Kecamatan Purwadadi Kabupaten Ciamis, (3) Besarnya R/C pada agroindustri gula kelapa per bulan di Desa Sukamulya Kecamatan Purwadadi Kabupaten Ciamis. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survai yang dilakukan di Desa Sukamulya Kecamatan Purwadadi Kabupaten Ciamis. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan metode Simple Random Sampling, jumlah sampel sebanyak 37 perajin agroindustri gula kelapa atau 10 persen dari 372 anggota populasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Besarnya rata-rata biaya pada agroindustri gula kelapa di Desa Sukamulya Kecamatan Purwadadi Kabupaten Ciamis dengan bahan baku sebanyak 86.520 liter sebesar Rp 3.215.306,80 per bulan. Penerimaannya sebesar Rp 4.552.297,30 per bulan,diperoleh dari 479,19 kg gula kelapa dengan harga Rp 9.500/Kg. 2) Besarnya rata-rata pendapatan pada agroindustri gula kelapa di Desa Sukamulya Kecamatan Purwadadi Kabupaten Ciamis adalah sebesar Rp 1.336.990,50 per bulan. 3) Besarnya rata-rata R/C pada agroindustri gula kelapa di Desa Sukamulya Kecamatan Purwadadi Kabupaten Ciamis adalah sebesar 1,42. Dengan demikian agroindustri gula kelapa di Desa Sukamulya Kecamatan Purwadadi Kabupaten Ciamis layak diusahakan.Kata kunci : gula kelapa, biaya, pendapatan, R/C
ANALISIS USAHATANI KENCUR (Kaempferia galanga L.)
Suparman Suparman;
Yus Rusman;
Cecep Pardani
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 1, No 2 (2015): Januari 2015
Publisher : Universitas Galuh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25157/jimag.v1i2.241
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1) Besarnya biaya, penerimaan dan pendapatan dari usahatani kencur per satu kali musim tanam di Desa Madura Kecamatan Wanareja Kabupaten Cilacap, dan 2) Besarnya R/C usahatani kencur per satu kali musim tanam di Desa Madura Kecamatan Wanareja Kabupaten Cilacap. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus pada petani kencur di Desa Madura Kecamatan Wanareja Kabupaten Cilacap. Pengambilan sampel ditentukan dengan total sampling, dan analisis data menggunakan analisis biaya, penerimaan, pendapatan dan R/C. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) Besarnya biaya yang dikeluarkan (biaya tetap dan biaya variabel) dari usahatani kencur per hektar per satu musim tanam di Desa Madura Kecamatan Wanareja adalah rata-rata sebesar Rp 9.554.581,76. Rata-rata produksi usahatani kencur yang dicapai oleh responden sebanyak 12.072,57 kilogram per hektar per musim tanam. Adapun harga jual kencur berkisar rata-rata Rp 2.300,00 per kilogram. Maka penerimaan Rp 27.765.713,33 per hektar per musim tanam dan pendapatan rata-rata sebesar Rp 18.211.131,57 per hektar per musim tanam. 2) Berdasarkan analisis imbangan Penerimaan dan Biaya (R/C) pada usahatani kencur di Desa Madura Kecamatan Wanareja adalah rata-rata sebesar 2,91 artinya apabila biaya yang dikeluarkan sebesar Rp 1,00 maka diperoleh penerimaan sebesar Rp 2,91 dan pendapatan sebesar Rp 1,91. Maka usahatani kencur di Desa Madura Kecamatan Wanareja layak untuk diusahakan.Kata kunci : analisis usahatani, kencur
ANALISIS USAHATANI KACANG PANJANG (Vigna sinensis L.) VARIETAS PARADE
Alek Hermawan;
Dini Rochdiani;
Tito Hardiyanto
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 1, No 2 (2015): Januari 2015
Publisher : Universitas Galuh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25157/jimag.v1i2.246
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1) Besarnya biaya, penerimaan dan pendapatan dari usahatani kacang panjang (Vigna sinensis L.) per hektar per satu musim tanam di Kelurahan Pataruman Kecamatan Pataruman Kota Banjar, dan 2) Besarnya R/C usahatani kacang panjang (Vigna sinensis L.) per hektar per satu musim tanam di Kelurahan Pataruman Kecamatan Pataruman Kota Banjar. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus pada petani Kacang Panjang (Vigna sinensis L.) di Kelurahan Pataruman Kecamatan Pataruman Kota Banjar. Pengambilan sampel ditentukan dengan total sampling, dan analisis data menggunakan analisis biaya, penerimaan, pendapatan dan R/C. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) Besarnya biaya yang dikeluarkan dari usahatani kacang panjang varietas parade per hektar dalam satu musim tanam di Kelurahan Pataruman Kecamatan Pataruman Kota Banjar rata-rata Rp 13.335.455,32. Penerimaan rata-rata Rp 24.057.471,26 per hektar dalam satu musim tanam, sehingga pendapatan rata-rata Rp 10.722.015,94 per hektar dalam satu musim tanam. 2)Berdasarkan analisis imbangan Penerimaan dan Biaya (R/C) pada usahatani kacang panjang varietas parade di Kelurahan Pataruman Kecamatan Pataruman Kota Banjar adalah rata-rata sebesar 1,80 artinya apabila biaya yang dikeluarkan sebesar Rp 1,00 maka diperoleh penerimaan sebesar Rp 1,80 dan pendapatan sebesar Rp 0,80. Maka usahatani kacang panjang varietas parade di Kelurahan Pataruman Kecamatan Pataruman Kota Banjar layak untuk diusahakan.Kata kunci : analisis usahatani, kacang panjang varietas parade
ANALISIS USAHATANI PENANGKARAN BENIH PADI (Oryza sativa l.) VARIETAS CIHERANG
Didi Kusnadi;
Dedi Herdiansah Sujaya;
Zulfikar Noormansyah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 1, No 2 (2015): Januari 2015
Publisher : Universitas Galuh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25157/jimag.v1i2.242
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1) Besarnya biaya, penerimaan dan pendapatan dari usahatani penangkaran benih padi (Oryza sativa L.) Varietas Ciherang per hektar per musim tanam di Desa Purwajaya Kecamatan Purwadadi Kabupaten Ciamis; dan 2) Besarnya R/C usahatani penangkaran benih padi (Oryza sativa L.) Varietas Ciherang per hektar per musim tanam di Desa Purwajaya Kecamatan Purwadadi Kabupaten Ciamis. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus pada seorang petani penangkaran benih padi (Oryza sativa L.) Varietas Ciherang di Desa Purwajaya Kecamatan Purwadadi Kabupaten Ciamis. Teknik penarikan sampel dalam penelitian ini dilakukan secara sengaja atau sampel bertujuan (purposive sampling), yaitu pada seorang petani penangkaran benih padi (Oryza sativa L.) Varietas Ciherang di Desa Purwajaya Kecamatan Purwadadi Kabupaten Ciamis yang bernama Kasmin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) Besarnya biaya adalah sebesar Rp 17.480.683,84, penerimaan sebesar Rp 33.076.917,00, sehingga pendapatan sebesar Rp 15.596.216,16 dari usahatani penangkaran benih padi (Oryza sativa L.) Varietas Ciherang per hektar per musim tanam di Desa Purwajaya Kecamatan Purwadadi Kabupaten Ciamis. 2) Besarnya R/C usahatani penangkaran benih padi (Oryza sativa L.) Varietas Ciherang per hektar per musim tanam di Desa Purwajaya Kecamatan Purwadadi Kabupaten Ciamis sebesar 1,89. Artinya bahwa setiap satu rupiah biaya yang dikeluarkan petani akan memperoleh penerimaan sebesar 0,89 rupiah dan pendapatan sebesar 0,89 rupiah.Kata kunci : analisis usahatani, penangkaran benih padi (oryza sativa l.) varietas Ciherang
ANALISIS TITIK IMPAS PADA USAHATANI PADI ORGANIK
Predi Nanda Kurnia;
Yus Rusman;
Zulfikar Noormansyah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 1, No 2 (2015): Januari 2015
Publisher : Universitas Galuh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25157/jimag.v1i2.247
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya : (1) Biaya yang di keluarkan dalam usahatani padi organik per hektar per satu musim tanam di Desa Sukanagara, (2) Pendapatan dalam usahatani padi organik per hektar per satu musim tanam di Desa Sukanagara, (3) Titik impas dalam usahatani padi organik per hektar per satu musim tanam di Desa Sukanagara. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survai, dengan mengambil kasus di Desa Sukanagara Kecamatan Lakbok Kabupaten Ciamis. Jumlah responden diambil sebanyak 30 orang dari populasi 600 orang petani dengan menggunakan metode acak sederhana (simple random sampling). Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa :1. Besarnya biaya yang dikeluarkan dalam usahatani padi organik per hektar per satu musim tanam di Desa Sukanagara adalah sebesar : Rp. 20.724.463,16,-2. Besarnya pendapatan pada usahatani padi organik per hektar per satu musim tanam di Desa Sukanagara adalah sebesar : Rp. 7.484.995,61 ,-3. Besarnya titik impas pada usahatani padi organik per hektar per satu musim tanam di Desa Sukanagara adalah sebagai berikut : Nilai penjualan (BEP np) adalah Rp. 3.080.697,04 ,- Titik impas volume produksi (BEP vp) adalah sebanyak 238,10 kilogram. Titik impas luas lahan (BEP LL) adalah seluas 0,05 hektar.Kata kunci : padi organik, titik impas
ANALISIS PEMASARAN LADA PERDU
Erwin Krisnadi;
Soetoro Soetoro;
Mochamad Ramdan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 1, No 2 (2015): Januari 2015
Publisher : Universitas Galuh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25157/jimag.v1i2.243
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) saluran pemasaran lada perdu di Desa Margamulya Kecamatan Kawali Kabupaten Ciamis, (2) besarnya biaya, marjin dan keuntungan pemasaran lada perdu di Desa Margamulya Kecamatan Kawali Kabupaten Ciamis, (3) besarnya bagian harga yang diterima petani (farmer’s share) lada perdu dari harga eceran di Desa Margamulya Kecamatan Kawali Kabupaten Ciamis. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode studi kasus dengan mengambil lokasi penelitian Desa Margamulya Kecamatan Kawali Kabupaten Ciamis. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan metode sensus di Desa Margamulya Kecamatan Kawali Kabupaten Ciamis, jumlah sampel responden petani sebanyak 7 orang, sedangkan untuk sampel lembaga pemasaran diambil dengan cara Snowball Sampling terhadap 1 orang pedagang pengumpul, 1 orang pedagang besar dan 3 orang pedagang pengecer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : Terdapat satu saluran pemasaran lada perdu di Desa Margamulya Kecamatan Kawali Kabupaten Ciamis yaitu : Produsen – Pedagang Pengumpul – Pedagang Besar – Pedagang Pengecer – Konsumen. Pada saluran pemasaran lada perdu melibatkan tiga lembaga pemasaran yaitu pedagang pengumpul, pedagang besar dan pedagang pengecer. Besarnya total marjin pemasaran adalah Rp. 8.500,00 per kilogram dengan total biaya pemasaran Rp. 435,84 per kilogram sehingga total keuntungan pemasaran Rp. 8.064,16 per kilogram. Besarnya bagian harga yang diterima petani (farmer share) pada saluran pemasaran lada perdu adalah 85,47 persen.Kata kunci : pemasaran, margin, farmer share