cover
Contact Name
Agus Yuniawan Isyanto
Contact Email
agusyuniawanisyanto@unigal.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
alfarhanic@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
JURNAL ILMIAH MAHASISWA AGROINFO GALUH
Published by Universitas Galuh
ISSN : 23564903     EISSN : 25798359     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH merupakan jurnal ilmiah berkala yang memuat hasil penelitian dari mahasiswa Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Galuh.
Arjuna Subject : -
Articles 25 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 3 (2017): Mei 2017" : 25 Documents clear
ANALISIS BIAYA, PENDAPATAN DAN R/C AGROINDUSTRI KERIPIK PISANG (Studi Kasus Pada Agroindustri Keripik Pisang Sari Rasa di Desa Buniseuri Kecamatan Cipaku Kabupaten Ciamis) Yanti Nuryanti; Yus Rusman; Sudrajat Sudrajat
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 3, No 3 (2017): Mei 2017
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1052.538 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v3i3.827

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya: (1) biaya, penerimaan, pendapatan usaha agroindustri keripik pisang yang diusahakan perusahaan Sari Rasa di Desa Buniseuri Kecamatan Cipaku Kabupaten Ciamis dalam satu kali proses produksi, (2) R/C usaha agroindustri keripik pisang yang diusahakan perusahaan Sari Rasa di Desa Buniseuri Kecamatan Cipaku Kabupaten Ciamis dalam satu kali proses produksi. Jenis penelitian yang digunakan adalah studi kasus pada perajin keripik pisang Sari Rasa di Desa Buniseuri Kecamatan Cipaku Kabupaten Ciamis. Teknik penarikan sampel dilaksanakan secara sengaja pada agroindustri keripik pisang di Desa Buniseuri Kecamatan Cipaku KabupatenCiamis. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder, Data yang dikumpulkan selanjutnya ditabulasi dan dianalisis secara deskriptif. Hasil analisis menunjukkan bahwa : Berdasarkan hasil dan pembahasan, maka dapat ditarik beberapa kesimpulan sebagai berikut:1. Besarnya biaya total pada agroindustri keripik pisang pada Perusahaan Sari Rasa di Desa Buniseuri yaitu Rp. 6.377.494,00 per satu kali proses produksi, dan besarnya penerimaan Rp. 7.500.000,00 sehingga pendapatan yang diperoleh sebesar Rp. 1.122.506,00.2. Besarnya R/C agroindustri keripik pisang pada Perusahaan Sari Rasa di Desa Buniseuri per satu kali proses produksi 1,17, artinya dari setiap Rp. 1,00 biaya yang dikeluarkan, menghasilkan penerimaan Rp. 1,17, sehingga perajin memperoleh keuntungan Rp. 0,17. Dengan demikian agroindustri keripik pisang pada Perusahaan Sari Rasa di Desa Buniseuri menguntungkan bagi perajin.Kata Kunci : Agroindustri,Keripik , Pisang, Cipaku, Ciamis
ANALISIS NILAI TAMBAH AGROINDUSTRI KECAP (Studi Kasus pada Pengusaha Kecap Cap Jago di Desa Cibenda Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran)ANALISIS NILAI TAMBAH AGROINDUSTRI KECAP (Studi Kasus pada Pengusaha Kecap Cap Jago di Desa Cibenda Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran) Nurul Fitry; Dedi Herdiansah Sujaya; Tito Hardiyanto
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 3, No 3 (2017): Mei 2017
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1074.718 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v3i3.814

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) besarnya biaya yang dikeluarkan pada agroindustri kecap “Cap Jago” di Desa Cibenda Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran dalam satu kali proses produksi, (2) besarnya penerimaan dan pendapatan yang diterima agroindustri kecap “Cap Jago” di Desa Cibenda Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran dalam satu kaliproses produksi, (3) besarnya nilai tambah agroindustri kecap “Cap Jago” di Desa Cibenda Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran dalam satu kali proses produksi. Jenis penelitian yang digunakan adalah studi kasus. Data yang dipergunakan adalah data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari hasil wawancara dan kuesioner, sedangkan data sekunder diperoleh melalui studi pustaka, dinas dan instansi terkait. Jumlah responden sebanyak 1 responden yang diperoleh secara purposive sampling. Analisis yang digunakan adalahbiaya, penerimaan, pendapatan, dan nilai tambah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa:1. Biaya yang dikeluarkan oleh pengusaha agroindustri kecap “Cap Jago” yang berada di Desa Cibenda Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran dalam satu kali proses produksi adalah sebesar Rp 17.611.885,19.2. Penerimaan diperoleh pengusaha agroindustri kecap “Cap Jago” yang berada di Desa Cibenda Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran dalam satu kali proses produksi adalah sebesar Rp 24.000.000,00. Sedangkan pendapatan yang diperoleh pengusaha agroindustri kecap “Cap Jago” sebesar Rp 6.388.114,81 per satu kali proses produksi.3. Nilai tambah yang diperoleh pengusaha agroindustri kecap “Cap Jago” yang berada di Desa Cibenda Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran yaitu sebesar Rp 199.923,28 per kilogram dengan total produksi kecap sebanyak 1.000 liter dalam satu kali proses produksi.Kata Kunci: Kabupaten Pangandaran, kecap, nilai tambah
TINGKAT PARTISIPASI PETANI DALAM KELOMPOK TANI PADI SAWAH TERHADAP PROGRAM SEKOLAH LAPANG PENGELOLAAN TANAMAN TERPADU (SL-PTT) (Studi Kasus pada Kelompok Tani Harapan Makmur Desa Campaka Kecamatan Cigugur Kabupaten Pangandaran) Deni Irawan; Dedi Herdiansah Sujaya; Muhamad Nurdin Yusuf
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 3, No 3 (2017): Mei 2017
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1045.184 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v3i3.805

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Karakteristik sosial ekonomi petani peserta kegiatan SL-PTT padi sawah ditinjau dari tingkat pendidikan, umur, pengalaman petani, jumlah tanggungan dan luas lahan di Kelompok Tani Harapan Makmur Desa Campaka Kecamatan Cigugur Kabupaten Pangandaran, dan (2) Tingkat partisipasi petani dalam kegiatan di Kelompok Tani Harapan Makmur Desa Campaka Kecamatan Cigugur Kabupaten Pangandaran. Jenis penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan menggunakan data primer dan data sekunder. Jumlah responden sebanyak 37 petani padi sawah yang menjadi anggota Kelompok Tani Harapan Makmur Desa Campaka yang diambil secara sensus.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa:1. Karakteristik sosial ekonomi petani peserta kegiatan SL-PTT pad sawah di Kelompok Tani Harapan Makmur Desa Campaka Kecamatan Cigugur Kabupaten Pangandaran sebagiab besar pada kategori sedang sebanyak 31 orang atau sekitar 83,78 persen, kemudian kategori rendah sebanyak 4 orang atau sekitar 10,81 persen dan kategori tinggi sebanyak 2 orang atau sekitar 5,41 persen.2. Tingkat partisipasi petani dalam kegiatan di Kelompok Tani Harapan Makmur Desa Campaka Kecamatan Cigugur Kabupaten Pangandaran berada di tangga partnership atau bekerjsama level degrees of citizen power yang berarti bahwa petani yang hadir dalam rapat/pertemuan dapat bernegosiasi dan terlibat dalam pengambilan keputusan.Kata Kunci : Kabupaten, Pangandaran, Partisipasi, SL-PTT
ANALISIS BIAYA, PENDAPATAN DAN R/C AGROINDUSTRI TEMPE (Studi Kasus pada Perajin Tempe di Desa Pananjung Kecamatan Pangandaran Kabupaten Pangandaran) Sunarti Sunarti; Dedi Herdiansah Sujaya; Tito Hardiyanto
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 3, No 3 (2017): Mei 2017
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1053.088 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v3i3.823

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Besarnya rata-rata biaya yang digunakan pada agroindustri tempe dalam satu kali proses produksi di Desa Pananjung Kecamatan Pangandaran Kabupaten Pangandaran, (2) Besarnya rata-rata penerimaan dan rata-rata pendapatan yang diterima agroindustri tempe dalam satu kali proses produksi di Desa Pananjung Kecamatan Pangandaran Kabupaten Pangandaran, (3) Besarnya rata-rata R/C agroindustri tempe dalam satu kali proses produksi di Desa Pananjung Kecamatan Pangandaran Kabupaten Pangandaran. Jenis penelitian yang digunakan adalah studi kasus. Data yang dipergunakan adalah data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari hasil wawancara dan kuesioner, sedangkan data sekunder diperoleh melalui studi pustaka, dinas dan instansi terkait. Jumlah responden sebanyak 3 perajin yang diperoleh secara sensus. Analisis yang digunakan adalah biaya, penerimaan, pendapatan, dan R/C. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1. Rata-rata biaya total agroindustri tempe di Desa Pananjung Kecamatan Pangandaran Kabupaten Pangandaran dalam satu kali proses produksi adalah Rp 870.154,65.2. Rata-rata penerimaan agroindustri tempe di Desa Pananjung Kecamatan Pangandaran Kabupaten Pangandaran dalam satu kali proses produksi adalah Rp 1.067.666,67; dan rata-rata pendapatan dalam satu kali proses produksi adalah sebesar Rp 197.512,02. 3. Rata-rata R/C dalam satu kali proses produksi adalah 1,21. Artinya setiap mengeluarkan biaya Rp. 1,00 akan menghasilkan penerimaan sebesar Rp. 1,21 dan pendapatan Rp. 0,21 sehingga usaha agroindustri tempe di Desa Pananjung Kecamatan Pangandaran KabupatenPangandaran menguntungkan dan layak untuk diusahakan.Kata Kunci: Kabupaten Pangandaran, R/C, tempe
PERILAKU PETANI MANGGA GEDONG GINCU DALAM MENGHADAPI MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA) 2015 (Studi Kasus Gapoktan Sami Mulya, Kecamatan Sedong , Kabupaten Cirebon) Mar'atus Sholiha; Anne Charina
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 3, No 3 (2017): Mei 2017
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1174.193 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v3i3.810

Abstract

Era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) sudah dihadapi oleh segenap pelaku bisnis yang bergerak dalam berbagai sektor usaha di Indonesia. Masyarakat Ekonomi ASEAN merupakan bentuk integrasi ekonomi ASEAN, yang berarti adanya sistem perdagangan bebas antara negara-negara di ASEAN. Sektor pertanian di Indonesia sangat berkontribusi dalam pembangunan nasional, seperti halnya sektor pertanian pada hortikultura, mangga gedong gincumerupakan salah satu komoditas horti yang memiliki kontribusi besar bagi perekonomian nasional. Gapoktan mangga gedong gincu yang berhasil berdaya saing ekspor yaitu Gapoktan Sami Mulya merupakan salah satu Gapoktan yang sukses di Cirebon dalam pasar ekspor. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui bagaimanakah perilaku anggota Gapoktan Sami Mulya dalam menghadapai Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), untuk mengetahui kendala Gapoktan Sami Mulya dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN(MEA) pada Gapoktan Sami Mulya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pendekatan studi kasus. Dalam penelitian ini menggunakan teori perilaku Bloom dan analisis kendala fishbone.Hasil dari penelitian didapatkan perilaku Gapoktan Sami Mulya dalam menghadapi MEA menurut teori Bloom tercermin dalam 3 komponen yaitu : pengetahuan anggota Gapoktan dalam menghadapi MEA ada dalam kategori positif, sikap anggota Gapoktan Sami Mulya dalam menghadapi MEA ada dalam kategori positif , tindakan anggota Gapoktan Sami Mulya dalammenghadapi MEA ada dalam kategori negatif. Sedangkan kendala utama Gapoktan Sami Mulya dalam menghadapi MEA yaitu keinginan petani untuk masuk ke MEA rendah. Kendala tersebut disebabkan oleh 4 penyebab utama yang dapat dilihat dari segi manusia, cara kerja , bahan baku, dan lingkungan.Kata kunci : Perilaku, Gapoktan, Sedong, Kendala
ANALISIS BIAYA, PENDAPATAN DAN R/C USAHATANI KANGKUNG DARAT (Ipomoea reptana poir.) (Suatu Kasus di Desa Budiasih Kecamatan Sindangkasih Kabupaten Ciamis) Ahmad Jaelani Siddik; Soetoro Soetoro; Cecep Pardani
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 3, No 3 (2017): Mei 2017
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1051.019 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v3i3.800

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui : 1) Besarnya biaya dan penerimaan pada usahatani kangkung per hektar per satu kali musim tanam di Desa Budiasih Kecamatan Sindangkasih Kabupaten Ciamis. 2) Besarnya pendapatan pada usahatani kangkung per hektar per satu kali musim tanam di Desa Budiasih Kecamatan Sindangkasih Kabupaten Ciamis. 3) BesarnyaR/C pada usahatani kangkung per hektar per satu kali musim tanam di Desa Budiasih Kecamatan Sindangkasih Kabupaten Ciamis.Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey yang dilakukan di Desa Budiasih Kecamatan Sindangkasih Kabupaten Ciamis. Teknik penarikan sampel dilakukan dengan metode sampling jenuh atau sensus, dimana jumlah petani kangkung darat di Desa Budiasih Kecamatan Sindangkasih dijadikan sampel semua yaitu sebanyak 33 orang.Hasil penelitian menunjukkan bahwa :1) Besarnya biaya total pada usahatani kangkung per hektar per satu kali musim tanam di Desa Budiasih Kecamatan Sindangkasih Kabupaten Ciamis sebesar Rp 3.025.439,29, yang terdiri dari biaya tetap sebesar Rp 92.540,26 dan biaya variabel sebesar Rp. 2.932.899,04. Sedangkan penerimaannya adalah sebesar Rp 5.093.809,52, diperoleh dari hasil panen kangkung darat sebanyak 5.361,90 kg dengan harga Rp 950/Kg.2) Besarnya pendapatan pada usahatani kangkung per hektar per satu kali musim tanam di Desa Budiasih Kecamatan Sindangkasih Kabupaten Ciamis adalah sebesar Rp 2.068.370,23.3) Besarnya R/C per hektar per satu kali musim tanam usahatani kangkung di Desa Budiasih Kecamatan Sindangkasih Kabupaten Ciamis adalah sebesar 2,61.Kata Kunci : Usahatani, Kangkung, Darat, Sindangkasih, Ciamis
SALURAN PEMASARAN CABAI MERAH (Capsicum Annum L.) (Suatu Kasus di Desa Sukamaju Kecamatan Cihaurbeuti Kabupaten Ciamis) Yanyan Hidayat; Yus Rusman; Zulfikar Noormansyah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 3, No 3 (2017): Mei 2017
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1103.646 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v3i3.828

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Saluran pemasaran Cabai Merah di Desa Sukamaju Kecamatan Cihaurbeuti Kabupaten Ciamis; (2) Besarnya biaya dan keuntungan pemasaran Cabai Merah di Desa Sukamaju Kecamatan Cihaurbeuti Kabupaten Ciamis; (3) Besarnya marjin pemasaran Cabai Merah untuk setiap tingkatan lembaganya; (4) Besarnya bagian harga yang diterima petani keseluruhan harga yang di bayar oleh konsumen; Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus. Dimana penelitiandilakukan dalam ruang alamiah atau bukan buatan dan penelitian melakukan perlakuan dalam pengumpulan data. Sampel yang sebagian diambil dari keseluruhan objek yang diteliti dan dianggap mewakili seluruh populasi. Sampel pada penelitian ini yaitu seluruh petani Cabai Merah di Desa Sukamaju sebanyak 30 orang, pedagang pengumpul 2 orang, pedagang besar 1 orang dankonsumen pengecer 25 orang.1) Saluran pemasaran Saluran Pemasaran I: Petani-Pedagang Pengumpul-Pedagang Pengecer-KonsumenSaluran Pemasaran II: Petani-Pedagang-Pedagang Besar-Pedagang Pengecer-Konsumen2) Biaya pemasaran pada saluran pemasaran I sebesar Rp 272,00 per kilogram dan saluran pemasaran II sebesar Rp 629,78 per kilogram. Keuntungan pemasaran pada saluran pemasaran I sebesar Rp 4,100,00 per kilogram dan saluran pemasaran II sebesar Rp 5,400,00 per kilogram.3) Marjin pemasaran pada saluran pemasaran I sebesar Rp 4.372,00 per kilogram dan saluran pemasaran II sebesar Rp 5.682,00 per kilogram.4) Farmers share atau bagian harga yang diterima petani pada saluran pemasaran I adalah 73,5 persen dan saluran pemasaran II adalah 64,7 persen dari harga yang dibayarkan konsumen.Kata Kunci : Pemasaran, Cabai, Merah, Cihaurbeuti, Ciamis
PENETAPAN HARGAPOKOK PENJUALAN PADA USAHATANI KEDELAI (Glycine Max L.) (Suatu Kasus di Desa Bantarkalong Kecamatan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya) Rajab Subagja; Dini Rochdiani; Muhamad Nurdin Yusuf
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 3, No 3 (2017): Mei 2017
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1049.148 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v3i3.815

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) besarnya biaya pada usahatani kedelai per luas tanam per musim tanam, besarnya pendapatan usahatani kedelai per musim tanam, besarnya penerimaan usahatani kedelai per luas tanam per musim tanam, (2) besarnya R/C usahatani kedelai . 3) Besarnya harga pokok yang harus ditetapkan petani usahatani Kedelai per hektar per satu kali musim tanam di Desa Bantarkalong Kecamatan Cipatujah. dalam satu kali musim tanam. Metode penelitian yang digunakan adalah survey dengan mengambil kasus di Desa Bantarkalong Kecamatan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya. Teknik penarikan sampel yang digunakan adalah teknik penarikan sampel acak sederhana sebanyak 30 orang petani. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriftif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa :1. Besarnya biaya total (Total Cost) pada usahatani Kedelai per luas tanam per satu kali musim tanam di Desa Bantarkalong Kecamatan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya adalah sebesar Rp 33.075.762,46,- yang terdiri dari biaya tetap (Fixed Cost) sebesar Rp 1.189.375,00,- dan biaya variabel (Variabel Cost) sebesar Rp 31.327.900,00,- untuk besarnya nilai penerimaan yaitu sebesar Rp 86.022.000,00,- dan nilai pendapatan sebesar Rp 52.946.237,58,-2. Besarnya nilai R/C ada usahatani Kedelai per hektar per satu kali musim tanam di Desa Bantarkalong Kecamatan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya adalah 2,51 Artinya setiap Rp 1,- biaya yang dikeluarkan akan memperoleh penerimaan sebesar Rp 2,51,- dan pendapatan sebesar Rp. 1,51.3. Harga pokok dari produk yang dihasilkan Rp 1.804,-/KgKata kunci : Harga, Pokok, Kedelai, Cipatujah, Tasikmalaya
ANALISIS SALURAN PEMASARAN BUAH DUKU (Suatu Kasus di Desa Karanganyar Kecamatan Cijeungjing Kabupaten Ciamis) Eman Badruzaman; Soetoro Soetoro; Tito Hardiyanto
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 3, No 3 (2017): Mei 2017
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1071.267 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v3i3.806

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan (1) untuk mengetahui saluran pemasaran buah duku dari produsen atau petani sampai ke konsumen (2) untuk mengetahui marjin, biaya, keuntungan pemasaran buah duku. Serta (3) perbandingan harga yang diterima petani (Farmer share). Penelitian ini melibatkan 31 orang responden dari pihak petani dan 12 orang respondendari pihak pedagang perantara. Hasil Penelitian menunjukan :1. Saluran pemasaran buah duku di Desa Karanganyar terdapat tiga saluran pemasaran a) Petani buah duku Pedagang pengumpul (Desa Karanganyar) pedagang pengecer (Desa Karangkamulyan) Konsumen.b) Petani buah duku Pedagang pengumpul (Desa Karanganyar) Pedagang Besar(Pasar Ciamis) Pedagang Pengecer konsumen.c) Petani buah duku pedagang pengumpul (Desa Karanganyar)Broker Pedagang besar (Cibitung) Pedagang pengecer (wilayah Cibitung)konsumen.2. Total marjin, biaya dan keuntungan pemasaran buah duku sebagai berikut :a) Total marjin pemasaran pada saluran 1 sebesar Rp 3.700 per kilogram, pada saluran 2 sebesar Rp 4.000 per kilogram, pada saluran 3 sebesar Rp 4.400 per kilogram.b) Total biaya pemasaran pada saluran 1 sebesar Rp 1.100 per kilogram, pada saluran 2 sebesar Rp 1.655 per kilogram, pada saluaran 3 sebesar Rp 1.815 per kilogram.c) Total keuntungan pemasaran pada saluran 1 sebesar Rp 2.600 per kilogram, pada saluran 2 sebesar Rp 2.345 per kilogram, pada saluran 3 sebesar Rp 2.585 per kilogram.3. harga yang diterima petani atau Farmer share pada saluran pemasaran 1sebesar 57,47 % per kilogram, pada saluran pemasaran 2 sebesar 55,56% per kilogram, pada saluran pemasaran 3sebesar 52,63% per kilogram.Kata Kunci : Saluran, Pemasaran, Buah, Duku, Kabupaten Ciamis
ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL USAHATANI KAPULAGA (Amomum cardamomum Sp) (Suatu Kasus pada Seorang Petani Kapulaga di Desa Bojong Kecamatan Langkaplancar Kabupaten Pangandaran) Hermawan, Wawan; Sujaya, Dedi Herdiansah; Hardiyanto, Tito
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 3, No 3 (2017): Mei 2017
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (39.992 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v3i3.824

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Kelayakan finansial usahatani kapulaga yang dilaksanakan oleh Petani Kapulaga di Desa Bojong Kecamatan Langkaplancar Kabupaten Pangandaran, berdasarkan nilai NPV, Net B/C, IRR. 2) Jangka waktu (Payback Periods) yang diperlukan untuk menghitung seluruh modal yang di investasikan pada usahatani kapulaga yang diusahakan oleh Seorang Petani Kapulaga di Desa Bojong Kecamatan Langkaplancar KabupatenPangandaran. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode studi kasus pada Seorang Petani kapulaga di Desa Bojong Kecamatan Langkaplancar Kabupaten Pangandaran. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Sampling yang digunakan adalah purposive sampling.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa:1) Usahatani kapulaga yang dilaksanakan Bapak Karli Rismayadi di Desa Bojong Kecamatan Langkaplancar Kabupaten Pangandaran layak untuk diusahakan karena berdasarkan beberapa kriteria investasi diperoleh hasil sebagai berikut: (a) Net Present Value (NPV) sebesarRp. 352.374.950, (b) Net Benefit of Cost (Net B/C) sebesar 5,6, dan (c) Internal Rate of Ratio (IRR) sebesar 45 persen.2) Payback Periods dicapai pada 1 tahun 7 bulan 2 hari.Kata kunci : Kapulaga, Langkaplancar,Pangandaran

Page 2 of 3 | Total Record : 25