cover
Contact Name
asalibuna
Contact Email
asalibuna@iainkediri.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
afyudinsholeh92@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
ASALIBUNA
ISSN : 26155885     EISSN : 26563533     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ASALIBUNA adalah Jurnal yang membahas dan mendiskusikan perkembangan keilmuan bahasa Arab dan pembelajarannya. Jurnal ASALIBUNA hadir untuk mengakomodir pemikiran-pemikiran kritis, kreatif dan inofatif dari para dosen, guru dan praktisi bahasa Arab di Indonesia khususnya di IAIN Kediri. Keberadaan jurnal ASALIBUNA di tengah tradisi intelektual kekinian khusunya terkait Pendidikan bahasa Arab, diharapkan mampu memberikan sumbangsih pengetahuan dan keilmuan terkait perkembangan pendidikan bahasa Arab di Indonesia. Terbit setahuan dua kali setiap Januari - Juni.
Arjuna Subject : -
Articles 18 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2018)" : 18 Documents clear
إسهام طريقة سوروكان في تدريس قواعد اللغة العربية في المعهد السلفي حاج يعقوب ليربيا كديري Muhammad Izzudin fahmi, Ahmad Rifa'i dan
Asalibuna Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (444.252 KB) | DOI: 10.30762/asa.v2i1.1125

Abstract

Pembelajaran di pondok pesantren salaf adalah pembelajaran menggunakan kitab tradisional dengan metode kuno, seperti bandongan, kilatan, dan sorogan. Pondok pesantren Haji Ya’qub menerapkan metode sorogan untuk meningkatkan kemampuan santri dalam memahami kaidah-kaidah bahasa Arab dengan membaca teks-teks kitab tradisional. Karena dalam memahami kitab-kitab tradisonal sangat sulit, maka para santri membutuhkan metode atau sarana untuk memudahkan pengajaran dan pemahamannya. Metode sorogan adalah salah satu metode kuno yang mampu memudahkan para santri dalam membaca dan memahaminya dengan baik. Ini adalah metode yang cocok digunakan sampai sekarang, khususnya di pondok pesantren salaf. Sebagian orang mengatakan bahwa metode sorogan adalah metode yang sangat efisien karena prakteknya sesuai dengan tujuan pembelajaran bahasa Arab dari segi qowaid dan tarjamah yang berguna untuk memahami bahasa, sebagai sarana untuk memahami teks arab. ini adalah metode yang mengutamakan hubungan batiniyah antara guru dan murid serta pemahaman inisiatif antara keduanya. Pada sisi yang lain sebagian orang mengatakan bahwa metode sorogan adalah metode yang ketinggalan zaman. Kata kunci: Metode Sorogan, Pengajaran Qowaid
النقد على ترجمة الكتاب فتح القريب المجيب لمحمد بن قاسم الغ زي عند عمران أبي عمرو Nur Diana, Lizzah
Asalibuna Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.412 KB) | DOI: 10.30762/asa.v2i1.1126

Abstract

Sesungguhnya skripsi ini berfokus pada kritik terjemah kitab fath al qarib al mujib karya Muhammad bin Qasam al Ghazi milik Imran Abi Umar. Buku ini termasuk teks tentang hukum yang mencakup prospek yang sulit penerjemahannya karena kecermatan dan beratnya ungkapan bahasanya sekaligus mencari kecermatan penyampaian dalam penerjemahannya. Pembahasan ini mencakup tiga aspek, pertama adalah ungkapan kehendak teks dan tugasnya yang ada dalam bahasa asli serta menyingkap metode yang digunakan dalam terjemah fath al qarib al mujib karya Muhammad bin Qasim al Ghazi, dan ketiga adalah analisa problem terjemah yang ada pada kitab yang diterjemah serta sarannya. Kata kunci: Fath al Qarib al Mujib, terjemah, kritik terjemah
أثر نموذج جغساو بمساعدة لعبة الألغاز على دوافع ونتائج تعلم التلاميذ في مادة الصرف بالمدرسة المتوسطة السلفية الشافعية تبوئيرنج جومبانج Faizah, mazidatul
Asalibuna Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.966 KB) | DOI: 10.30762/asa.v2i1.1127

Abstract

Kepedulian pakar ilmu pendidikan telah meningkat dalam merevisi kegiatan pembelajaran dan kita tahu keinginan mereka untuk mengubah teori pembelajaran dari teori perilaku behavior menjadi teori struktural. Model ta'lim menjadi model ta'allum yaitu perubahan model yang semula dipusatkan pada guru menjadi model yang dipusatkan pada siswa, guru ingin membentuk siswa yang aktif, kreatif, dan inovatif. Untuk merealisasikan hal tersebut kita dapat menggunakan model jigsaw. Dalam model jigsaw, siswa akan bekerja dalam team yang terdiri dari team asli dan team ahli. Peneliti memberikan permaianan teka-teki kepada team asli untuk membiasakan siswa bekerja sama dengan teman yang lain dan menghilangkan rasa ragu diantara mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan model jigsaw melalui permainan teka-teki pada pelajaran shorof, untuk meneliti pengaruh model jigsaw melalui permainan teka-teki terhadap motivasi dan hasil belajar siswa pada pelajaran shorof. Menggunakan pendekatan eksperimental dengan melaksanakan uji coba. Penelitian ini dilaksanakan di MTS salafiyah as syafi'iyah Tebu Ireng Jombang. Adapun objek penelitian merupakan siswa dari dua kelas yang memeliki kemampuan berbeda. Untuk mengukur hasil nilai siswa peneliti menggunakan ujian kesatu(sebelum) dan ujian kedua(sesudah). Untuk mengukur motivasi siswa peneliti menggunakan kuis tertutup dengan jumlah item 40 pertanyaan. Untuk analisis motivasi dan hasil belajar siswa peneliti menggunakan uji T. dan kami menemukan potensi dari analisa hasil kuis 0,000. Dan karena potensi 05,0 < 0,000 maka dari itu H0 tidak dapat diterima. Mungkin dapat kita simpulkan bahwa terdapat perbedaan besar antara motivasi belajar pada variabel kontrol dan variabel uji. Adapun hasil uji yang tidak diterima(H0) yang diungkapkan : "Tidak ada pengaruh model pembelajaran jigsaw melalui permainan teka-teki terhadap motivasi belajar pada pelajaran shorof", yaitu tidak dapat diterima. Maka dari itu, kita dapat ambil kesimpulan bahwa "terdapat pengaruh model pembelajaran jigsaw melalui permainan teka-teki terhadap motivasi belajar siswa dalam pelajaran shorof". Dan kita menemukan potensi dari analisis hasil belajar siswa 0,000 Dan karena potensi 05,0 < 0,000 maka H0 tidak dapat diterima. Mungkin dapat kita simpulkan bahwa terdapat perbedaan besar antara motivasi belajar pada variabel kontrol dan variabel uji. Adapun hasil uji yang tidak diterima(H0) yang diungkapkan : "Tidak ada pengaruh model pembelajaran jigsaw melalui permainan teka-teki terhadap motivasi belajar pada pelajaran shorof", yaitu tidak dapat diterima. Maka dari itu, kita dapat ambil kesimpulan bahwa "terdapat pengaruh model pembelajaran jigsaw melalui permainan teka-teki terhadap motivasi belajar siswa dalam pelajaran shorof". Kata kunci : Hasil Pengetahuan, Motivasi, Permainan Teka-teki, Model Jigsaw
العلاقة بين الوسائل التعليمية وفهم تدريس اللغة العربية فى المدرسة Ulin Nasfiyah, Muhammad Mifatahul Huda dan
Asalibuna Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.999 KB) | DOI: 10.30762/asa.v2i1.1128

Abstract

Dalam suatu proses belajar mengajar, pemilihan metode mengajar tertentu akan mempengaruhi jenis media pengajaran yang sesuai, meskipun masih ada berbagai aspek lain yang harus diperhatikan dalam memilih media. Setiap pelajaran baru, materinya membutuhkan alat penjelas agar siswa dapat memahami dengan mudah. Kita mengetahui bahwa pengetahuan yang baru akan terasa asing untuk dipahami atau barangkali sulit bagi guru itu sendiri untuk menjelaskannya kecuali jika dibantu oleh sesuatu yang dapat ditangkap oleh indera atau media yang dapat mengantarkan pada pemahaman mereka. Sehingga pengetahuan itu menjadi jelas. Adapun pokok dalam penelitian ini adalah penggunaaan media pengajaran dalam pelajaran bahasa Arab di Madrasah Aliyah Keagamaan (MAK) "Muallimat" Cukir Jombang dan pemahaman siswa dalam belajar bahasa Arab. Penelitian ini bersifat kualitatif, maka analisis datanya secara deduktif, karena penelitian ini menyajikan hipotesis. Hipotesis yang digunakan yaitu hipotesis kerja. Untuk mengetahui penggunaan media pengajaran digunakan prosentase. Nilai yang diperoleh masih dapat ditingkatkan dengan memfungsikan media yang ada sehingga siswa lebih termotivasi dalam belajar bahasa Arab. Sedangkan untuk mengetahui pemahaman siswa dalam belajar bahasa Arab digunakan hitungan rata-rata (mean). Nilai rata-rata yang diperoleh masih dapat ditingkatkan lagi dengan cara menganalisis faktor-faktor yang menjadi penghambat dalam pemahaman belajar bahasa Arab. Adapun korelasi di antara keduanya menunjukkan nilai 0,60 dengan menggunakan rumus product moment. Nilai ini lebih besar dari pada rt di mana 1 % = 0,496 dan 5 % = 0,388, maka hipotesis kerja dapat diterima. Nilai ini menunjukkan adanya korelasi yang sedang di antara keduanya, karena terletak di antara 0,40 – 0,70.
المنهج التكاملي في تعليم مهارات اللغة العربية للناطقين بغيرها في ضوء منهج سلسلة تعليم اللغة العربية Wahyuddin, Wahyuddin
Asalibuna Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.989 KB) | DOI: 10.30762/asa.v2i1.1129

Abstract

Salah satu kelebihan dari rangkaian kurikulum pembelajaran bahasa Arab adalah Mengajar bahasa Arab dengan pendekatan terpadu. Sekiranya jika di situ terdapat keserasian kesepakatan antara pengajar dan pelajar spesialis di dalam pembelajaran bahasa arab untuk orang arab dan selain arab, karena pendekatan yang baik adalah mengajar bahasa arab, yang di tunjang dari kesempurnaan antara beberapa maharoh. Selain itu pengamatan pendekatan dalam pengenalan bahasa arab sebagai gerbang untuk menyebarkan budaya islam, penyebaran konsep-konsep islam di dalam kitab-kitab bahasa, memfokuskan pada informasi dan konsep agama dalam budaya Islam, dan buku agama adalah buku yang digunakan dalam belajar bahasa arab. Terlepas dari itu, sebagian isi buku ini belum cocok untuk pelajar Indonesia yang belajar bahasa arab di Indonesia. Begitu juga dalam hal budaya, yang memiliki bahasa khusus bagi pemilik bahasa ini yang tidak di ketahui pelajar Indonesia Ini tidak berarti bahwa itu tidak tepat, tetapi pendekatan ini sangat baik di dalam bidangnya.
بضوء التفكير اإلبداعي في تنمية مهارة الكتابة Sycnetics التشابه Deviana, Ade Destri; Wahdah, Nurul
Asalibuna Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (575.648 KB) | DOI: 10.30762/asa.v2i1.1090

Abstract

في إندك نيسيا، تعليم اللغة العربية هو تعليم اللغة األجنبية الذم قد تعلّمها الطلبة من المدرسة إلى الجامعة. وقد جرت الباحثة عملية تعليم مهارة الكتابة للطلبة في المرحلة الرابعة قسم تعليم اللغة العربية الجامعة الحكومية الإسلامية أنتسارم بنجرماسين بإندونيسيا، 10% ومازالتنتائج إجناز الطلبة كتصوير تنمية مهارة الكتابة فيوسط المرحلة توجد ناقص 11،%لتحسين هذه النتائج فقامت الباحثة عملية التعليم بالتشابه بضوء التفكَير الإبداعي. بالباحثة تشارك Class Action Research ومنهج البحث المستخدم البحث الإجرائي الصفي
Isham Thariqah Sorogan Fi Tadris Qawaid al-Lughah al-‘Arabiyyah Fi al-Ma’had al-Salafi Hajj Ya’qub Lirboyo Kediri Muhammad Izzudin fahmi, Ahmad Rifa'i dan
Asalibuna Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/asa.v2i1.1125

Abstract

Pembelajaran di pondok pesantren salaf adalah pembelajaran menggunakan kitab tradisional dengan metode kuno, seperti bandongan, kilatan, dan sorogan. Pondok pesantren Haji Ya’qub menerapkan metode sorogan untuk meningkatkan kemampuan santri dalam memahami kaidah-kaidah bahasa Arab dengan membaca teks-teks kitab tradisional. Karena dalam memahami kitab-kitab tradisonal sangat sulit, maka para santri membutuhkan metode atau sarana untuk memudahkan pengajaran dan pemahamannya. Metode sorogan adalah salah satu metode kuno yang mampu memudahkan para santri dalam membaca dan memahaminya dengan baik. Ini adalah metode yang cocok digunakan sampai sekarang, khususnya di pondok pesantren salaf. Sebagian orang mengatakan bahwa metode sorogan adalah metode yang sangat efisien karena prakteknya sesuai dengan tujuan pembelajaran bahasa Arab dari segi qowaid dan tarjamah yang berguna untuk memahami bahasa, sebagai sarana untuk memahami teks arab. ini adalah metode yang mengutamakan hubungan batiniyah antara guru dan murid serta pemahaman inisiatif antara keduanya. Pada sisi yang lain sebagian orang mengatakan bahwa metode sorogan adalah metode yang ketinggalan zaman. Kata kunci: Metode Sorogan, Pengajaran Qowaid
AL-NAQD ALA TARJAMAH AL-KITAB FATH AL-QARIB AL-MUJIB LI MUHAMMAD BIN QASIM AL-GHAZI ‘INDA IMRAN ABI ‘AMR Nur Diana, Lizzah
Asalibuna Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/asa.v2i1.1126

Abstract

Sesungguhnya skripsi ini berfokus pada kritik terjemah kitab fath al qarib al mujib karya Muhammad bin Qasam al Ghazi milik Imran Abi Umar. Buku ini termasuk teks tentang hukum yang mencakup prospek yang sulit penerjemahannya karena kecermatan dan beratnya ungkapan bahasanya sekaligus mencari kecermatan penyampaian dalam penerjemahannya. Pembahasan ini mencakup tiga aspek, pertama adalah ungkapan kehendak teks dan tugasnya yang ada dalam bahasa asli serta menyingkap metode yang digunakan dalam terjemah fath al qarib al mujib karya Muhammad bin Qasim al Ghazi, dan ketiga adalah analisa problem terjemah yang ada pada kitab yang diterjemah serta sarannya. Kata kunci: Fath al Qarib al Mujib, terjemah, kritik terjemah
ATSAR NAMUDZAJ JIGSAW BI MUSA’ADAH LU’BAH AL-ALGHAZ ‘ALA DAWAFI’ WA NATAIJ TA’LLUM AL-TALAMIDZ FI MAADDAH AL-SHARF BI AL-MADRASAH AL-MUTAWASSITHAH AL-SALAFIYYAH AL-SYAFI’IYYAH TEBUIRENG JOMBANG Mazidatulfaizah, Mazidatulfaizah
Asalibuna Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/asa.v2i1.1127

Abstract

Kepedulian pakar ilmu pendidikan telah meningkat dalam merevisi kegiatan pembelajaran dan kita tahu keinginan mereka untuk mengubah teori pembelajaran dari teori perilaku behavior menjadi teori struktural. Model ta'lim menjadi model ta'allum yaitu perubahan model yang semula dipusatkan pada guru menjadi model yang dipusatkan pada siswa, guru ingin membentuk siswa yang aktif, kreatif, dan inovatif. Untuk merealisasikan hal tersebut kita dapat menggunakan model jigsaw. Dalam model jigsaw, siswa akan bekerja dalam team yang terdiri dari team asli dan team ahli. Peneliti memberikan permaianan teka-teki kepada team asli untuk membiasakan siswa bekerja sama dengan teman yang lain dan menghilangkan rasa ragu diantara mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan model jigsaw melalui permainan teka-teki pada pelajaran shorof, untuk meneliti pengaruh model jigsaw melalui permainan teka-teki terhadap motivasi dan hasil belajar siswa pada pelajaran shorof. Menggunakan pendekatan eksperimental dengan melaksanakan uji coba. Penelitian ini dilaksanakan di MTS salafiyah as syafi'iyah Tebu Ireng Jombang. Adapun objek penelitian merupakan siswa dari dua kelas yang memeliki kemampuan berbeda. Untuk mengukur hasil nilai siswa peneliti menggunakan ujian kesatu(sebelum) dan ujian kedua(sesudah). Untuk mengukur motivasi siswa peneliti menggunakan kuis tertutup dengan jumlah item 40 pertanyaan. Untuk analisis motivasi dan hasil belajar siswa peneliti menggunakan uji T. dan kami menemukan potensi dari analisa hasil kuis 0,000. Dan karena potensi 05,0 < 0,000 maka dari itu H0 tidak dapat diterima. Mungkin dapat kita simpulkan bahwa terdapat perbedaan besar antara motivasi belajar pada variabel kontrol dan variabel uji. Adapun hasil uji yang tidak diterima(H0) yang diungkapkan : "Tidak ada pengaruh model pembelajaran jigsaw melalui permainan teka-teki terhadap motivasi belajar pada pelajaran shorof", yaitu tidak dapat diterima. Maka dari itu, kita dapat ambil kesimpulan bahwa "terdapat pengaruh model pembelajaran jigsaw melalui permainan teka-teki terhadap motivasi belajar siswa dalam pelajaran shorof". Dan kita menemukan potensi dari analisis hasil belajar siswa 0,000 Dan karena potensi 05,0 < 0,000 maka H0 tidak dapat diterima. Mungkin dapat kita simpulkan bahwa terdapat perbedaan besar antara motivasi belajar pada variabel kontrol dan variabel uji. Adapun hasil uji yang tidak diterima(H0) yang diungkapkan : "Tidak ada pengaruh model pembelajaran jigsaw melalui permainan teka-teki terhadap motivasi belajar pada pelajaran shorof", yaitu tidak dapat diterima. Maka dari itu, kita dapat ambil kesimpulan bahwa "terdapat pengaruh model pembelajaran jigsaw melalui permainan teka-teki terhadap motivasi belajar siswa dalam pelajaran shorof". Kata kunci : Hasil Pengetahuan, Motivasi, Permainan Teka-teki, Model Jigsaw
AL-‘ALAQAH BAINA AL-WASAIL AL-TA’LIMIYYAH WA FAHMI TADRIS AL-LUGHAH AL-‘ARABIYYAH FI AL-MADRASAH Ulin Nasfiyah, Muhammad Mifatahul Huda dan
Asalibuna Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/asa.v2i1.1128

Abstract

Dalam suatu proses belajar mengajar, pemilihan metode mengajar tertentu akan mempengaruhi jenis media pengajaran yang sesuai, meskipun masih ada berbagai aspek lain yang harus diperhatikan dalam memilih media. Setiap pelajaran baru, materinya membutuhkan alat penjelas agar siswa dapat memahami dengan mudah. Kita mengetahui bahwa pengetahuan yang baru akan terasa asing untuk dipahami atau barangkali sulit bagi guru itu sendiri untuk menjelaskannya kecuali jika dibantu oleh sesuatu yang dapat ditangkap oleh indera atau media yang dapat mengantarkan pada pemahaman mereka. Sehingga pengetahuan itu menjadi jelas. Adapun pokok dalam penelitian ini adalah penggunaaan media pengajaran dalam pelajaran bahasa Arab di Madrasah Aliyah Keagamaan (MAK) "Muallimat" Cukir Jombang dan pemahaman siswa dalam belajar bahasa Arab. Penelitian ini bersifat kualitatif, maka analisis datanya secara deduktif, karena penelitian ini menyajikan hipotesis. Hipotesis yang digunakan yaitu hipotesis kerja. Untuk mengetahui penggunaan media pengajaran digunakan prosentase. Nilai yang diperoleh masih dapat ditingkatkan dengan memfungsikan media yang ada sehingga siswa lebih termotivasi dalam belajar bahasa Arab. Sedangkan untuk mengetahui pemahaman siswa dalam belajar bahasa Arab digunakan hitungan rata-rata (mean). Nilai rata-rata yang diperoleh masih dapat ditingkatkan lagi dengan cara menganalisis faktor-faktor yang menjadi penghambat dalam pemahaman belajar bahasa Arab. Adapun korelasi di antara keduanya menunjukkan nilai 0,60 dengan menggunakan rumus product moment. Nilai ini lebih besar dari pada rt di mana 1 % = 0,496 dan 5 % = 0,388, maka hipotesis kerja dapat diterima. Nilai ini menunjukkan adanya korelasi yang sedang di antara keduanya, karena terletak di antara 0,40 – 0,70.

Page 1 of 2 | Total Record : 18