Articles
8 Documents
Search results for
, issue
"Vol 1, No 1 (2013): Oktober 2013"
:
8 Documents
clear
Falsafah Nrimo Dalam Budaya Jawa Ditinjau Dari Tugas Pendidikan Kristen Berdasarkan Perspektif Psikologis
Yeni Krismawati
KURIOS (Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen) Vol 1, No 1 (2013): Oktober 2013
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Pelita Bangsa, Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30995/kur.v1i1.10
Artikel tentang falsafah Jawa "nrimo" dalam budaya Jawa ditinjau dari tugas pendidikan Kristen berdasarkan perspektif psikologis.
Studi Penciptaan Menurut Kitab Kejadian 1:1-31
Bernike Sihombing
KURIOS (Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen) Vol 1, No 1 (2013): Oktober 2013
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Pelita Bangsa, Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30995/kur.v1i1.15
Artikel ini membahas Kejadian 1:1-31, tentang penciptaan Allah terhadap segala yang ada, misalnya benda-benda yang diangkasa, hewan dan termasuk penciptaan manusia yang ada di bumi. Segala sesuatu ada bukan sendirinya ada tetapi ada penciptanya. Melalui pengenalan terhadap Kejadian 1:1-31 dapat dijadikan satu ilmu asal mula segala sesuatu yang ada, sehingga umat dikuatkan pada kebenaran bahwa ada yang telah menciptakan langit dan bumi dan segala ini yaitu Tuhan.
Apakah Kelompok Sel Itu?
Yoseph P. Bising
KURIOS (Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen) Vol 1, No 1 (2013): Oktober 2013
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Pelita Bangsa, Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30995/kur.v1i1.11
Kelompok sel adalah wadah untuk mengembalakan sekaligus memuridkan pengerja dan jemaat untuk dapat dipersiapkan menjadi umat yang layak segingga akhirnya mereka menjadi murid Kristus. Komsel adalah sekelompok orang yang hidup bersama-sama disuatu area, atau yang memiliki ketertarikan yang sama, atau dibawah satu peraturan hukum. Komsel adalah suatu kumpulan orang yang hidup saling berdekatan dan memiliki hubungan sosial, atau kepemilikan bersama, atau saling berbagi. Jadi kelompok sel adalah unit terkecil dari gereja Tuhan. Atau kelompok sel adalah keluarga Allah secara Rohani. Sendiri kita mengerjakan sedikit, bersama kita mengerjakan banyak. Helen Keller.
An Evaluation Of Liberation Theology in The Light Of Its Praxis
Halim Wiryadinata
KURIOS (Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen) Vol 1, No 1 (2013): Oktober 2013
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Pelita Bangsa, Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30995/kur.v1i1.8
This article is presented to see how Liberation Theology uses the Scripture wrongly in interpreting their mission. Liberation Theology brings also to the new approach for the third world country. This is how Christian should response Liberation Theology from its praxis.
Jurusan Praktika di SMA
Natanael Heru Susanto
KURIOS (Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen) Vol 1, No 1 (2013): Oktober 2013
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Pelita Bangsa, Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30995/kur.v1i1.12
This article will explain the reasons why the jurusan praktika di SMA is important program in education system of Indonesia. One of reasons for the failure of the students reaching their achievement may be the lack of acceptance of their parents or teachers to their interest and capability. These are crucial elements for developing students intellectual, skill, and personality. Indonesian education system, for example, actually has developed the education institutions named Professional School to meet these need, but some of them had been closed for some reasons. I think, however, these should be opened for giving a chance to student whose special talent. Or, the other way to solve this problem is to change the name of Professional School into Junior High School with some special program whereas the Junior High School can add a program titled Praktika beside IPA and IPS.
Iman Dan Perkembangan IPTEK Dikaitkan Dengan HIV/AIDS
Novie Pasuhuk
KURIOS (Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen) Vol 1, No 1 (2013): Oktober 2013
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Pelita Bangsa, Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30995/kur.v1i1.13
Makalah ini membahas mengenai HIV/AIDS dan strategi penanggulangannya dikaitkan dengan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK). Berdasarkan pemicu yang telah diberikan, penulis mencoba merumuskan permasalahan yang terjadi, melalui pertanyaan-pertanyaan berikut: Apa yang terjadi jika masalah HIV/AIDS tidak segera di atasi? Mengapa kebijakan dan strategi penanggulangan HIV/AIDS itu penting? Strategi dan upaya apa saja yang dilakukan untuk penanggulangan HIV/AIDS? Bagaimana memutus rantai penyebaran penyakit itu? Apakah IPTEK itu sebaiknya di hindari? Penulisan ini bertujuan agar pembaca dapat memahami apa yang akan terjadi jika masalah HIV/AIDS ini tidak segera diatasi. Selain itu, pembaca mengetahui dan mengerti mengapa strategi-strategi penanggulangan HIV/AIDS itu penting. Pembaca dapat mengetahui bagaimana memutus rantai penyebaran penyakit ini. Pembaca dapat menentukan sikap bagaimana menyikapi IPTEK dengan pengaruh-pengaruh negatifnya. Lalu, pembaca dapat mengetahui apakah IPTEK itu sebaiknya di hindari atau tidak.
Kurikulum PAK yang Kontekstual Bagi Usia Lanjut dan Aktual
Handreas Hartono
KURIOS (Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen) Vol 1, No 1 (2013): Oktober 2013
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Pelita Bangsa, Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30995/kur.v1i1.9
Peranan pak terhadap Lanjut usia merupakan sesuatu yang penting karena PAK diharapkan dapat mengarahkan para lansia mengaktualisasikan dirinya. Tujuan tulisan ini adalah untuk meneliti landasan Alkitab untuk PAK bagi lanjut usia agar menjadi pedoman dalam operasional program, meneliti keberadaan lanjut usia guna mendapat dasar penetapan program pelayanan dan merumuskan target pencapaian program PAK yaitu lansia yang mampu beraktualisasi diri didalam keluarga gereja dan lingkungan sosial. Kurikulum pembahasan berdasarkan tujuan tersebut harus bersifat sederhana dan tepat guna yang meliputi pokok-pokok iman kristen pendalaman Alkitab dan pendalaman yang efektif.
Berteologi dan Melayani
Jelita Sihite
KURIOS (Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen) Vol 1, No 1 (2013): Oktober 2013
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Pelita Bangsa, Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30995/kur.v1i1.14
Tugas rangkap para Pelayan Kristus adalah berteologi dan melayani, secara esensial keduanya menyatu. Tidak dapat disebut demarkasi (pemisahan) seteologi cara tegas. Berteologi yang benar adalah pelayanan itu sendiri, karena teologi pada dasarnya adalah usaha orang percaya untuk mengenali Allahnya berdasarkan pernyataan-Nya di dalam dan melalui Yesus Kristus sebagaimana dinyatakan dalam Alkitab. Ini hanya bias dilakukan (sebenarnya) dengan sikap melayani Allah (Theos), karena Theo situ tidak hanya petut menjadi obyek studi, namun secara simultan juga harus sebagai subyek-nya. Karena itu jika tidak dalam sikap melayani Allah, sudah pasti teologinya keblinger (sesat). Berteologi semacam itu tidak lagi dilandasi rasa takut akan Tuhan (Ams 1:7) dan pastilah melahirkan kesesatan belaka. Sebaliknya, jika melayani dalam bentuk apapun, pada dasarnya adalah berteologi itu sendiri. Tidak ada yang dinamakan melayani tanpa berteologi. Jika melayani tanpa berteologi yang benar akan sama dengan membangun rumah diatas pasir yang tidak akan tahan uji dari terpaan angin pencobaan.