cover
Contact Name
Sumasno Hadi
Contact Email
sumasno.hadi@ulm.ac.id
Phone
+6281328516583
Journal Mail Official
pelataran.seni@ulm.ac.id
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Seni Pertunjukan FKIP Universitas Lambung Mangkurat Jl. Brigjend H. Hasan Basry, Gedung FKIP Universitas Lambung Mangkurat, Kotak Pos No. 87, Banjarmasin, 70123
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Pelataran Seni : Jurnal Pendidikan dan Kajian Seni
ISSN : 25025848     EISSN : 25286404     DOI : https://doi.org/10.20527/jps.v1i2
Pelataran Seni contains research articles, findings, ideas, and scientific studies related to the field of arts education and art studies. The editor also receives a review or book review related to the scope of the Pelataran Seni.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 2" : 5 Documents clear
Analisis Kebutuhan Evaluasi Pembelajaran Keunikan Tari Lenggang Nyai Bagi Siswa SMP N 1 Wanasari berbasis Game Online “Flip Tiles” Bahar, Najwa Karunia; Lestari, Wahyu
Pelataran Seni Vol 8, No 2
Publisher : Program Studi Pendidikan Seni Pertunjukan FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jps.v8i2.17934

Abstract

Intisari. Tujuan penelitian ini membuat inovasi alat evaluasi pembelajaran seni makna tari berbasis game online, berdasarkan analisis kebutuhan bahwa dijumpai SMP N 1 Wanasari belum mengaplikasikan model evaluasi berbasis online. Berdasarkan assessment di lapangan SMP N 1 Wanasari masih menggunakan alat evaluasi konvensional. Metode penelitian yang digunakan adalah RND. Resert kualitatif digunakan untuk menjaring data empiris analisis data kebutuhan, resert kuantitatif digunakan untuk menguji validitas dan reabilitas inovasi evaluasi game quiziz “flip tiles”. Pengembangan yang dihasilkan alat evaluasi pembelajaran sesuai kekinian mengacu kurikulum Merdeka belajar. penelitian menunjukan bahwa evaluasis berbasis game online quiziz flip tiles sangat evisien dan praktis digunakan oleh siswa sma. 90% peserta didik dapat menjawab siswa dengan bagus. Simpulan penelitian menunjukan bahwa model evaluasi berbasis game online quiziz “flip tiles” sangat di perlukan peserta didik memenuhi kriteria kurikulum Merdeka yang mengacu pada pembelajaran inovatif.Kata kunci: evaluasi pembelajaran, pembelajaran tari, tari lenggang nyai, game online, flip tiles Abstract. This research aims to innovate an online game-based dance learning evaluation tool based on a needs analysis at SMP N 1 Wanasari which has not yet implemented an online-based evaluation model. Based on field assessments, SMP N 1 Wanasari still uses conventional evaluation tools. The research method used is RND. Qualitative research is used to collect data for empirical analysis of data needs, quantitative research is used to test the validity and reliability of flip tile quiz game evaluation innovations. Development that produces contemporary learning evaluation tools that refer to the Merdeka Belajar curriculum. Research shows that online game-based flip tile quiz evaluation is very efficient and practical for use by high school students. 90% of students can answer students well. The research conclusion shows that the evaluation model based on the online flip tile quiz game really requires students to meet the Merdeka criteria which refer to innovative learning.Keywords: bamboo music, music learning, south kalimantan music cultural capital
Resistensi Lagu Banjar: Sebuah Kajian Kesadaran Budaya Lokal Widiantho, Susyam
Pelataran Seni Vol 8, No 2
Publisher : Program Studi Pendidikan Seni Pertunjukan FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jps.v8i2.19454

Abstract

Intisari. Masuknya budaya asing yang turut membawa lagu-lagu di luar Masyarakat Banjar berdampak pada nilai-nilai kepribadian seiring dengan kebutuhan untuk melestarikan budaya musik daerah Kalimantan Selatan. Hal lain yang perlu disebutkan adalah perkembangan teknologi dalam masyarakat dan praktik sosialnya ini turut mempengaruhi popularitas lagu-lagu Banjar. Tulisan ini membahas persoalan strategi resistensi Lagu Banjar terhadap pengaruh budaya global yang berimplikasi pada kesadaran budaya lokal masyarakat Kalimantan Selatan dalam pewarisan budayanya.Kata kunci: lagu Banjar, kesadaran budaya, lagu daerah, resistensi budaya Abstract. The influx of foreign culture that has brought songs from outside the Banjar community has an impact on personality values along with the need to preserve the regional music culture of South Kalimantan. Another thing that needs to be mentioned is that the development of technology in society and its social practices has also influenced the popularity of Banjar songs. This paper discusses the issue of Banjar songs' resistance strategies to global cultural influences that have implications for the local cultural awareness of the people of South Kalimantan in their cultural heritage.Keywords: Banjar song, cultural awareness, local song, cultural resistance
Apresiasi Musik Klasik di Kalangan Pendidikan Musik Kota Banjarmasin Fang, Wen; Hadi, Sumasno; Sulisno, Sulisno
Pelataran Seni Vol 8, No 2
Publisher : Program Studi Pendidikan Seni Pertunjukan FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jps.v8i2.19559

Abstract

Intisari. Intisari. Musik klasik merupakan musik yang memiliki kualitas tinggi, memiliki keindahan yang estetik dalam harmonisasi lagu. Musik klasik juga merupakan musik yang rumit dan kompleks, sehingga untuk memahami musik tersebut memerlukan waktu yang lama karena banyak yang harus dipelajari dan didalami, maka dari itu di kalangan pendidikan musik formal, khsusnya para mahasiswa Pendidikan Seni Pertunjukan Universitas Lambung Mangkurat minat musik memiliki tingkat apresiasi yang berbeda terhadap musik klasik. Metode penelitian yang dipakai dalam penulisan ini yaitu metode penelitian kualitatif dengan jenis deskriptif yaitu mendeskripsikan atau menggambarkan penelitian dalam penulisan ini yaitu tingkat apresiasi musik klasik di kalangan pendidikan musik lembaga formal di Banjarmasin. Hasil dari penelitian ini musik klasik di kalangan masyarakat pendidikan musik termasuk populer dan tingkat apresiasi musik klasik itu sendiri rata – rata sampai tahap mengamati dan menghayati belum sampai ditahap mengevaluasi maupun tahap mengapresiasi. Tingkat apresiasi juga mempengaruhi dalam mengukur kemampuan memahami musik klasik teruntuk mahasiswa/I pendidikan seni pertunjukan minat musik sangat berpotensi untuk mengajarkan dan mengembangkan ilmu yang di dapat tentang musik klasik di sekolah.Kata kunci: Apresiasi, Popularitas, Musik klasik, Pendidikan Formal Abstract.Abstract. Classical music is music that has high quality, has aesthetic beauty in the harmonization of songs. Classical music is also complicated and complex music, so understanding this music takes a long time because there is a lot to learn and deepen in studying classical music, therefore in music education circles in formal education namely Students of Performing Arts Education who are interested in music have different levels of appreciation of classical music. The research method used in this writing is a qualitative research method with a descriptive type, namely describing or describing the research in this writing, namely the level of appreciation of classical music among music education formal institutions in Banjarmasin. The results of this research are that classical music among the music education community is popular and the level of appreciation of classical music itself is on average up to the observing and living stage, not yet evaluating or appreciating. The level of appreciation also affects the ability to understand classical music, for students of performing arts education who have an interest in music, which has the potential to teach and develop the knowledge they get about classical music at school.Keywords: Appreciation, Popularity, Classical Music, Formal Education
Pendekatan Interdisipliner dalam Kajian Musik Pop Indonesia Hadi, Sumasno
Pelataran Seni Vol 8, No 2
Publisher : Program Studi Pendidikan Seni Pertunjukan FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jps.v8i2.19453

Abstract

Intisari. Tulisan ini mencoba menguraikan pelbagai konsep penting dalam musik populer melalui perspektif/kerangka budaya populer, spesifik pada kasus musik populer di Indonesia. Artinya, tulisan ini bermaksud untuk membahas persoalan musik populer sebagai satu jenis musik yang tumbuh-kembang di Indonesia untuk memberikan penegasan kronologis sebagai penunjuk pemahaman tentang apa, bagaimana, dan ke mana wacana musik populer Indonesia berada. Seain itu, tulisan ini juga memberikan penegasan konseptual tentang metode analisis interdisipliner yang potensial.Kata kunci: musik populer Indonesia, genre musik, industri musik, budaya populer, interdisipliner Abstract. This paper tries to describe various important concepts in popular music through the perspective/framework of popular culture, specific to the case of popular music in Indonesia. That is, this paper intends to discuss the issue of popular music as a type of music that grows and develops in Indonesia to provide chronological affirmation as a pointer to understanding what, how, and where the discourse of Indonesian popular music is. In addition, this paper also provides a conceptual affirmation of potential interdisciplinary methods of analysis.Keywords: Indonesian popular music, music genre, music industry, popular culture, interdisciplinarity
Pembelajaran Musik Bambu Kalimantan Selatan dalam Perspektif Cultural Capital Najamudin, Muhammad
Pelataran Seni Vol 8, No 2
Publisher : Program Studi Pendidikan Seni Pertunjukan FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jps.v8i2.19452

Abstract

Intisari. Pembelajaran musik adalah salah satu kegiatan pembelajaran yang bisa di dapati baik melalui jalur formal, nonformal maupun informal. Kegiatan pembelajaran musik tradisional di sekolah harus memperhatikan muatan-muatan lokalnya. Daerah Kalimantan Delatan banyak ditumbuhi tanaman bambu, secara goegrafis kesuburan tanah dan jenis tanaman yang mudah hidup di mana saja. Musik bambu tradisional Kalimantan Selatan adalah warisan budaya masyarakat yang tumbuh secara alamiah dengan kekayaan alamnya. Musik bambu dimaksdu di antaranya ialah kungkurung, kuriding, kintung, dan salong. Melalui pembelajaran musik bambu, maka suatu keberlangsungan budaya dapat terus dijaga kekayaannya (cultural capital).Kata kunci: musik bambu, pembelajaran musik, musik kalimantan selatan cultural capital Abstract. Music learning is one of the learning activities that can be found through formal, non-formal and informal channels. Traditional music learning activities in schools must pay attention to local content. The South Kalimantan area is overgrown with bamboo plants, goegraphically fertile soil and plant species that easily live anywhere. South Kalimantan traditional bamboo music is a cultural heritage of the community that grows naturally with its natural wealth. Bamboo music includes kungkurung, kuriding, kintung, and salong. Through learning bamboo music, a cultural continuity can be maintained (cultural capital).Keywords: bamboo music, music learning, south kalimantan music cultural capital

Page 1 of 1 | Total Record : 5