cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
embrio@unipasby.ac.id
Editorial Address
Program Studi S1 Kebidanan FIKes Universitas PGRI Adi Buana Surabaya, Jl. Dukuh Menanggal XII, Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
EMBRIO : Jurnal Kebidanan
ISSN : 20898789     EISSN : 27147886     DOI : https://doi.org/10.36456/embrio
Core Subject : Health,
Jurnal EMBRIO is the bachelor midwifery journal at PGRI Adi Buana University in Surabaya, (P-ISSN: 2089-8789 and E-ISSN: 2714-7886). Which publish articles in midwifery, including: birth pregnancy, labor, childbirth; baby; family planning; reproductive health; complementary midwifery care. Publication schedule: May and November. This journal publishes scientific papers that discuss the results of research studies and literature reviews as well as the latest issues and trends occuring.
Arjuna Subject : -
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol 7 (2016): EMBRIO (APRIL 2016)" : 14 Documents clear
Angka Kejadian dan Karakteristik Anemia Pada Pasien Yang Berobat di Klinik Pratama UIN Sunan Ampel Surabaya Dwi Rukma Santi
EMBRIO Vol 7 (2016): EMBRIO (APRIL 2016)
Publisher : Program Studi S1 Kebidanan - Fakultas Sains dan Kesehatan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.526 KB) | DOI: 10.36456/embrio.vol7.no.a154

Abstract

Anemia adalah suatu keadaan yang menunjukkan bahwa kadar hemoglobin dalam sel darah merah berada di bawah normal. Anemia defisiensi besi masih merupakan salah satu masalah gizi utama di Indonesia, disamping kekurangan kalori protein, vitamin A dan yodium. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kejadian dan karakteristik anemia pada pasien yang berobat ke Klinik Pratama UIN Sunan Ampel Surabaya Periode Tahun 2014-2015. Penelitian ini merupakan studi deskriptif dengan bahan penelitian berupa data rekam medis pasien anemia di Klinik Pratama UIN Sunan Ampel Surabaya periode tahun 2014 – 2015. Hasil menunjukkan bahwa angka kejadian anemia 22%. Karakteristik anemia berdasarkan usia paling banyak terjadi pada kelompok usia reproduksi sehat (20 – 30 tahun) yaitu sebanyak 211 pasien (51,30%), berdasarkan jenis kelamin lebih banyak terjadi pada perempuan, yaitu 344 pasien (83,70%), tempat tinggal sebagian besar adalah tinggal di kost/pondok/asrama, yaitu 293 pasien (71,28%), dan keluhan subyektif tersering adalah mudah lelah, yaitu 358 pasien (87,10%). Dapat disimpulkan bahwa peningkatan kesadaran civitas akademik untuk hidup sehat melalui tindakan promotif maupun preventif sangat diperlukan.
Studi Tentang Pendidikan Seks dan Perilaku Seksual Pada Remaja di SMPN 2 Krembung Tetty Rihardini
EMBRIO Vol 7 (2016): EMBRIO (APRIL 2016)
Publisher : Program Studi S1 Kebidanan - Fakultas Sains dan Kesehatan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.33 KB) | DOI: 10.36456/embrio.vol7.no.a172

Abstract

Kehidupan seks bebas telah merebak ke kalangan kehidupan remaja dan anak. Maraknya tayangan pornografi dan pornoaksi di tengah masyarakat mempengaruhi merebaknya penyimpangan seksual di kalangan pelajar. Indonesia sehat tahun 2010 memiliki target menurunkan prevalens, permasalahan remaja secara umum termasuk target remaja mendapatkan akses pelayanan reproduksi remaja melalui jalur sekolah. Pendidikan seks bertujuan anak dapat melewati masa pra reproduksi terhindar dari perilaku yang menyimpang dari moral maupun kehidupan seksual yang tidak sehat. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi bahan masukan untuk kebijakan dalam memberikan informasi tentang kesehatan reproduksi remaja khususnya pendidikan seks. Desain penelitian digunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah sebagian siswa SMPN 2 Krembung kelas IX. Sampel sebanyak 67 responden. Teknik sampling total sampling. Variabel pada penelitian ini adalah Pendidikan Seks dan Perilaku Seksual Remaja. Data diambil dengan pengisian kuesioner berisi 26 pertanyaan. Teknik analisis data menggunakan deskriftif persentase dan metode statistic Chi Square dengan instrument SPSS 2.0. Hasil penelitian diperoleh bahwa dari 59 (88,06%) responden sebagian besar mendapatkan informasi seks, 35 (24%) responden sebagian besar mendapat informasi seks dari lingkungan sekolah yaitu guru dan perpustakaan.Hampir seluruh responden menyatakan mendapatkan pendidikan seks. Hampir seluruh responden memiliki perilaku seksual tidak beresiko. Hasil uji hipotesis dengan statistik chi square didapatkan p-value sebesar 0,341 dan nilai chi squarenya sebesar 0,906. Karena nilai signifikansi 0,341 >(0,05) maka tidak ada hubungan antara pendidikan seks dengan perilaku seksual remaja di SMPN 2 Krembung. Peran serta tenaga kesehatan dalam pendidikan seksual pada remaja sangat minim. Perlu ditingkatkan lagi KIE tentang pendidikan seksual yang baik dan benar dari sisi kesehatan oleh tenaga kesehatan.
HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI DENGAN TINGKAT KECEMASAN IBU MENGHADAPI MENOPAUSE DI BPM ENI JUNIATI SUTOREJO damarati azarya
EMBRIO Vol 7 (2016): EMBRIO (APRIL 2016)
Publisher : Program Studi S1 Kebidanan - Fakultas Sains dan Kesehatan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.073 KB) | DOI: 10.36456/embrio.vol7.no.a204

Abstract

Menopause merupakan proses yang fisiologis,tetapi masih banyak ibu – ibu yang mengalami kecemasan dalam menghadapi menopause. Tujuan penelitian ini adalah menganalisa adakah “Hubungan Dukungan Suami dengan Tingkat Kecemasan Ibu dalam Menghadapi Menopause” di BPM Eni Juniati Sutorejo Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode analitik observasional cross sectional, yang pengambilan sampelnya secara accidental sampling. Instrumen penelitian menggunakan lembar pengumpulan data dengan kuersioner, variabel bebas dalam penelitian ini adalah dukungan suami dan variabel tergantung dalam penelitian ini adalah kecemasan ibu dalam menghadapi menopause, analisa data penelitian menggunakan tabulasi frekuensi dan tabulasi silang. penelitian ini dilaksanakan pada bulan oktober s/d november 2015 di BPM Eni Juniati Sutorejo Surabaya. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan dari 30 responden sebagian besar 18 (60%) mendapat dukungan suami dengan baik, separuhnya 15 (50%) mengalami kecemasan tingkat sedang. Dari 18 responden yang mendapat dukungan suami baik sebagian besar 11 (61%) mengalami kecemasan tingkat sedang dan dari 12 responden yang mendapat dukungan suami kurang baik separuhnya 6 (50%) mengalami kecemasan tingkat berat. Dari tabel silang dapat disimpulkan ada hubungan dukungan suami dengan tingkat kecemasan ibu dalam menghadapi menopause. Dukungan suami merupakan suatu yang sangat penting untuk dapat menumbuhkan kepercayaan diri seorang istri dan kecemasan yang dialami oleh ibu akan berkurang dengan adanya dukungan suami.
ANALISIS PELAKSANAAN STIMULASI DAN DETEKSI DINI TUMBUH KEMBANG ANAK OLEH KADER POSYANDU (Studi Pada Kader Posyandu di Wilayah Kerja Puskesmas Dukuh Menanggal Surabaya) setiawandari setiawandari
EMBRIO Vol 7 (2016): EMBRIO (APRIL 2016)
Publisher : Program Studi S1 Kebidanan - Fakultas Sains dan Kesehatan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.012 KB) | DOI: 10.36456/embrio.vol7.no.a206

Abstract

Upaya kesehatan yang dilakukan sejak anak masih di dalam kandungan sampai lima tahun pertama kehidupannya, ditujukan untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya sekaligus meningkatkan kualitas hidup anak agar mencapai tumbuh kembang optimal baik fisik, mental, emosional maupun sosial serta memiliki inteligensi majemuk sesuai dengan potensi genetiknya. Penilaian pertumbuhan dan perkembangan dapat dilakukan sedini mungkin sejak anak dilahirkan. Deteksi dini merupakan upaya penjaringan yang dilaksanakan secara komprehensif untuk menemukan penyimpangan tumbuh kembang dan mengetahui serta mengenal faktor resiko pada balita, yang disebut juga anak usia dini. Sehingga upaya pencegahan, stimulasi, penyembuhan serta pemulihan dapat diberikan dengan indikasi yang jelas pada masa-masa kritis proses tumbuh kembang. Upaya-upaya tersebut diberikan sesuai dengan umur perkembangan anak, dengan demikian dapat tercapai kondisi tumbuh kembang yang optimal. Tujuan penelitian adalah menganalisis pelaksanaan stimulasi dan deteksi dini tumbuh kembang anak oleh kader posyandu. Jenis penelitian ini adalah diskriptif kualitatif dengan menggunakan study kasus. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, sedangkan teknik pengumpulan data primer dilakukan dengan cara wawancara mendalam (indepth interview) kepada kader posyandu di wilayah Puskesmas Kecamatan Dukuh Menanggal Surabaya, sedangkan triangulasi didapatkan dari orang tua bayi balita dan Bidan penanggungjawab wilayah. Hasilnya kurangnya pengetahuan kader tentang kegiatan stimulasi tumbuh kembang dalam buku KIA, begitu juga pengetahuan kader tentang deteksi dini tumbuh kembang juga kurang. Pelaksanaan stimulasi perkembangan anak hanya sebatas bertanya pada ibu tidak menceklis sesuai dalam buku KIA, sedangkan pelaksanaan deteksi dini pertumbuhan sudah baik dengan cara pengukuran berat badan, tinggi badan dan lingkar kepala anak. Jika menemukan penyimpangan segera merujuk ke Bidan atau Puskesmas. Kesimpulan perlu dilakukan pelatihan stimulasi dan deteksi dini tumbuh kembang anak pada kader posyandu dan sosialisasi tentang kegiatan yang terdapat dalam buku KIA.
Pengaruh pengetahuan ibu dengan pemberian vitamin A pada anak 1-5 tahun di polindes tambelangan Rikhly Faradisy Mursyida
EMBRIO Vol 7 (2016): EMBRIO (APRIL 2016)
Publisher : Program Studi S1 Kebidanan - Fakultas Sains dan Kesehatan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (527.895 KB) | DOI: 10.36456/embrio.vol7.no.a266

Abstract

Kurangnya pengetahuan ibu tentang pentingnya vitamin A untuk anak usia 1-5 tahun
ARTIKEL PENELITIAN PENGARUH TEKNIK RELAKSASI BERNAFAS TERHADAP KEMAJUAN PERSALINAN PRIMIGRAVIDA INPARTU nyna puspitaningrum
EMBRIO Vol 7 (2016): EMBRIO (APRIL 2016)
Publisher : Program Studi S1 Kebidanan - Fakultas Sains dan Kesehatan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (584.308 KB) | DOI: 10.36456/embrio.vol7.no.a669

Abstract

Rasa nyeri persalinan dapat mempengaruhi kontraksi uterus melalui sekresi kadar katekolamia dan kartisol yang menaikkan dan akibatnya mempengaruhi durasi persalinan menjadi lama atau memanjang. Relaksasi merupakan proses mengistirahatkan tubuh dan pikiran dari segala beban fisik dan kejiwaan, sehingga ibu menjadi lebih tenang dalam menghadapi proses persalinan dan membuat proses kontraksi berlangsung aman, alami, dan lancar. Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh teknik relaksasi bernafas terhadap kemajuan persalinan pada primigravida inpartu kala I. Desain penelitian ini bersifat analitik dengan pendekatan cross sectional dan dihitung menggunakan metode Chi Square. Sampel penelitian merupakan 42 ibu hamil trimester III di BPM Enny Juniati pada bulan Agustus - September 2015. Setelah dilakukan uji analisa data dengan menggunakan metode Chi-square test, diketahui x² tabel : 3,841 dan besaran x² hitung : 6,109; diperoleh hasil x² hitung > x² tabel. Berdasarkan penelitian ini diketahui responden yang kemajuan persalinan sesuai yakni 15 responden (35.71%) dengan diajarkan teknik relaksasi bernafas, 7 responden (16.67%) dengan tidak diajarkan teknik relaksasi bernafas. Sedangkan yang tidak sesuai kemajuan persalinannya sebanyak 6 responden (14.29%) dengan diajarkan teknik relaksasi bernafas dan 14 responden (33.33%) dengan tidak diajarkan teknik relaksasi bernafas. Maka dapat disimpulkan bahwa “ada pengaruh teknik relaksasi bernafas terhadap kemajuan persalinan pada primigravida kala I di BPM Enny Juniati Surabaya”. Dari hasil penelitian ini diharapkan kepada petugas kesehatan agar terus berupaya melaksanakan penyuluhan bagaimana cara mengatur nafas serta memberikan pendampingan. Sedangkan bagi ibu hamil dianjurkan untuk melatih teknik relaksasi bernafas dapat digunakan karena mudah dan tidak membutuhkan biaya.
PENGARUH DUKUNGAN SUAMI TERHADAP KEBERHASILAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI RB SOEGIARTI SURABAYA supartini samsuri
EMBRIO Vol 7 (2016): EMBRIO (APRIL 2016)
Publisher : Program Studi S1 Kebidanan - Fakultas Sains dan Kesehatan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.176 KB) | DOI: 10.36456/embrio.vol7.no.a670

Abstract

ASI merupakan sumber gizi yang ideal dengan komposisi yang seimbang dan disesuaikan dengan kebutuhan pada masa pertumbuhannya. Oleh karena itu pemberian ASI merupakan cara terbaik untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia pada saat awal, namun perlu diimbangi dengan pemberian yang benar dan pemanfaatan kolostrum serta pemberian ASI secara dini setelah bayi lahir, yang diteruskan dengan ASI Eksklusif sampai umur 6 bulan dan ASI dilanjutkan sampai umur 2 tahun. (Depkes RI, 2007). Pencapaian ASI Eksklusif di Kota Surabaya masih rendah dan mengalami penurunan setiap waktu. Berdasarkan data dari Puskesmas di Surabaya diketahui bahwa cakupan bayi yang mendapat ASI Eksklusif di Kota Surabaya tahun 2010 sebesar 26,90% dan yang tidak mendapat ASI Eksklusif sebesar 73,10% (Profil Kesehatan Jawa Timur 2010). Keterlibatan suami dalam mendukung praktik pemberian ASI eksklusif pada bayi di Indonesia sangat minim. Dukungan suami sangat diperlukan agar pemberian ASI eksklusif bisa tercapai. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh dukungan suami terhadap keberhasilan pemberian ASI Eksklusif. Dalam Penelitian ini digunakan metode analitik dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu menyusui dengan bayi ≥ 6 bulan di RB Sugiarti Surabaya, periode Oktober 2015 – Desember 2015 . Sampel dalam penelitian ini sebanyak 25 responden yang pengambilannya menggunakan teknik accidental sampling. Data penelitian ini di ambil menggunakan kuesioner, selanjutnya pengaruh antar variabel di analisis dengan uji Chi – Kuadrat dengan tingkat kemaknaan 0,05.Berdasarkan hasil penelitian dari 25 responden, keberhasilan pemberian ASI Eksklusif terbanyak dari 16 responden ( 64 %) yang mendapat dukungan suami sebanyak 12 responden ( 48 % ). Setelah dilakukan Uji Chi – Kuadrat pada tabel dapat disimpulkan ² hitung 6,4 > ² 3,841, Ho ditolak yang berarti ada pengaruh dukungan suami terhadap keberhasilan pemberian ASI Eksklusif. Oleh sebab itu adanya dukungan suami sangat penting untuk keberhasilan pemberian ASI Eksklusif, karena suami dapat memberikan ketenangan jiwa dan kenyamanan ibu untuk menyusui bayinya sehingga dapat meningkatkan produksi ASI. tabel
ANALISIS PELAKSANAAN STIMULASI DAN DETEKSI DINI TUMBUH KEMBANG ANAK OLEH KADER POSYANDU (Studi Pada Kader Posyandu di Wilayah Kerja Puskesmas Dukuh Menanggal Surabaya) setiawandari, setiawandari
EMBRIO Vol 7 (2016): EMBRIO (APRIL 2016)
Publisher : Program Studi S1 Kebidanan - Fakultas Sains dan Kesehatan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.012 KB) | DOI: 10.36456/embrio.vol7.no.a206

Abstract

Upaya kesehatan yang dilakukan sejak anak masih di dalam kandungan sampai lima tahun pertama kehidupannya, ditujukan untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya sekaligus meningkatkan kualitas hidup anak agar mencapai tumbuh kembang optimal baik fisik, mental, emosional maupun sosial serta memiliki inteligensi majemuk sesuai dengan potensi genetiknya. Penilaian pertumbuhan dan perkembangan dapat dilakukan sedini mungkin sejak anak dilahirkan. Deteksi dini merupakan upaya penjaringan yang dilaksanakan secara komprehensif untuk menemukan penyimpangan tumbuh kembang dan mengetahui serta mengenal faktor resiko pada balita, yang disebut juga anak usia dini. Sehingga upaya pencegahan, stimulasi, penyembuhan serta pemulihan dapat diberikan dengan indikasi yang jelas pada masa-masa kritis proses tumbuh kembang. Upaya-upaya tersebut diberikan sesuai dengan umur perkembangan anak, dengan demikian dapat tercapai kondisi tumbuh kembang yang optimal. Tujuan penelitian adalah menganalisis pelaksanaan stimulasi dan deteksi dini tumbuh kembang anak oleh kader posyandu. Jenis penelitian ini adalah diskriptif kualitatif dengan menggunakan study kasus. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, sedangkan teknik pengumpulan data primer dilakukan dengan cara wawancara mendalam (indepth interview) kepada kader posyandu di wilayah Puskesmas Kecamatan Dukuh Menanggal Surabaya, sedangkan triangulasi didapatkan dari orang tua bayi balita dan Bidan penanggungjawab wilayah. Hasilnya kurangnya pengetahuan kader tentang kegiatan stimulasi tumbuh kembang dalam buku KIA, begitu juga pengetahuan kader tentang deteksi dini tumbuh kembang juga kurang. Pelaksanaan stimulasi perkembangan anak hanya sebatas bertanya pada ibu tidak menceklis sesuai dalam buku KIA, sedangkan pelaksanaan deteksi dini pertumbuhan sudah baik dengan cara pengukuran berat badan, tinggi badan dan lingkar kepala anak. Jika menemukan penyimpangan segera merujuk ke Bidan atau Puskesmas. Kesimpulan perlu dilakukan pelatihan stimulasi dan deteksi dini tumbuh kembang anak pada kader posyandu dan sosialisasi tentang kegiatan yang terdapat dalam buku KIA.
Angka Kejadian dan Karakteristik Anemia Pada Pasien Yang Berobat di Klinik Pratama UIN Sunan Ampel Surabaya Santi, Dwi Rukma
EMBRIO Vol 7 (2016): EMBRIO (APRIL 2016)
Publisher : Program Studi S1 Kebidanan - Fakultas Sains dan Kesehatan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/embrio.vol7.no.a154

Abstract

Anemia adalah suatu keadaan yang menunjukkan bahwa kadar hemoglobin dalam sel darah merah berada di bawah normal. Anemia defisiensi besi masih merupakan salah satu masalah gizi utama di Indonesia, disamping kekurangan kalori protein, vitamin A dan yodium. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kejadian dan karakteristik anemia pada pasien yang berobat ke Klinik Pratama UIN Sunan Ampel Surabaya Periode Tahun 2014-2015. Penelitian ini merupakan studi deskriptif dengan bahan penelitian berupa data rekam medis pasien anemia di Klinik Pratama UIN Sunan Ampel Surabaya periode tahun 2014 – 2015. Hasil menunjukkan bahwa angka kejadian anemia 22%. Karakteristik anemia berdasarkan usia paling banyak terjadi pada kelompok usia reproduksi sehat (20 – 30 tahun) yaitu sebanyak 211 pasien (51,30%), berdasarkan jenis kelamin lebih banyak terjadi pada perempuan, yaitu 344 pasien (83,70%), tempat tinggal sebagian besar adalah tinggal di kost/pondok/asrama, yaitu 293 pasien (71,28%), dan keluhan subyektif tersering adalah mudah lelah, yaitu 358 pasien (87,10%). Dapat disimpulkan bahwa peningkatan kesadaran civitas akademik untuk hidup sehat melalui tindakan promotif maupun preventif sangat diperlukan.
Studi Tentang Pendidikan Seks dan Perilaku Seksual Pada Remaja di SMPN 2 Krembung Rihardini, Tetty
EMBRIO Vol 7 (2016): EMBRIO (APRIL 2016)
Publisher : Program Studi S1 Kebidanan - Fakultas Sains dan Kesehatan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/embrio.vol7.no.a172

Abstract

Kehidupan seks bebas telah merebak ke kalangan kehidupan remaja dan anak. Maraknya tayangan pornografi dan pornoaksi di tengah masyarakat mempengaruhi merebaknya penyimpangan seksual di kalangan pelajar. Indonesia sehat tahun 2010 memiliki target menurunkan prevalens, permasalahan remaja secara umum termasuk target remaja mendapatkan akses pelayanan reproduksi remaja melalui jalur sekolah. Pendidikan seks bertujuan anak dapat melewati masa pra reproduksi terhindar dari perilaku yang menyimpang dari moral maupun kehidupan seksual yang tidak sehat. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi bahan masukan untuk kebijakan dalam memberikan informasi tentang kesehatan reproduksi remaja khususnya pendidikan seks. Desain penelitian digunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah sebagian siswa SMPN 2 Krembung kelas IX. Sampel sebanyak 67 responden. Teknik sampling total sampling. Variabel pada penelitian ini adalah Pendidikan Seks dan Perilaku Seksual Remaja. Data diambil dengan pengisian kuesioner berisi 26 pertanyaan. Teknik analisis data menggunakan deskriftif persentase dan metode statistic Chi Square dengan instrument SPSS 2.0. Hasil penelitian diperoleh bahwa dari 59 (88,06%) responden sebagian besar mendapatkan informasi seks, 35 (24%) responden sebagian besar mendapat informasi seks dari lingkungan sekolah yaitu guru dan perpustakaan.Hampir seluruh responden menyatakan mendapatkan pendidikan seks. Hampir seluruh responden memiliki perilaku seksual tidak beresiko. Hasil uji hipotesis dengan statistik chi square didapatkan p-value sebesar 0,341 dan nilai chi squarenya sebesar 0,906. Karena nilai signifikansi 0,341 >(0,05) maka tidak ada hubungan antara pendidikan seks dengan perilaku seksual remaja di SMPN 2 Krembung. Peran serta tenaga kesehatan dalam pendidikan seksual pada remaja sangat minim. Perlu ditingkatkan lagi KIE tentang pendidikan seksual yang baik dan benar dari sisi kesehatan oleh tenaga kesehatan.

Page 1 of 2 | Total Record : 14