HELPER: Jurnal Penelitian dan Pembelajaran
AIM Helper: Journal Guidance and Counseling from Universitas PGRI Adi Buana Surabaya which publish articles from the fields of guidance and counseling based on researches. Helper is published twice a year in February and September. SCOPE: Techniques in Guidance and Counseling Assessment in Guidance and Counseling Counseling Multicultural Cyber Counseling Media Development in Guidance and Counseling Traumatic Counseling
Articles
10 Documents
Search results for
, issue
"Vol 36 No 2 (2019)"
:
10 Documents
clear
MENINGKATKAN EMPATI MELALUI PENDEKATAN KONSELING BEHAVIORAL TEKNIK KONTRAK PERILAKU PADA PESERTA DIDIK KELAS XI MIPA 5 SMA NEGERI 1 KALIANGET
Riyanti Utami;
Akhmad Baihaqi
HELPER Vol 36 No 2 (2019)
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36456/helper.vol36.no2.a2821
Di zaman globalisasi ini atau biasa disebut dengan zaman modern menyebabkan semakin menipisnya empati pada diri tiap individu khususnya remaja. Semakin modern dunia semakin tinggi pula egoisme pada tiap remaja, sehingga kepedulian terhadap sesama sangat jarang dilakukan. Kenyataan yang ada saat ini kepedulian terhadap sesama manusia semakin menipisdan lebih disibukkan dengan kepedulian terhadap diri sendiri. Hal inilah yang menyebabkan timbulnya masalah sosial yang sering kita temui saat ini. Tujuan penelitian bimbingan konseling adalah untuk meningkatkan sikap empati menggunakan pendekatan behavioral teknik kontrak perilaku. Teknik analisa yang digunakan adalah teknik analisis kualitatif oleh Miles dan Huberman, yaitu teknik analisis interaktif. Hasil dari siklus I diperoleh skor empati 64 sedangkan siklus II diperoleh skor empati 80. Kemampuan empati perlu diasah setiap orang agar dirinya dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitarnya.
MENINGKATKAN PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL DENGAN BIJAK MELALUI LAYANAN KONSELING INDIVIDU DENGAN STRATEGI PENDEKATAN KOGNITIF PERILAKU DI SMKN 1 SINGOSARI KABUPATEN MALANG
Novita Karnida Khurri;
Edi Purwanto
HELPER Vol 36 No 2 (2019)
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36456/helper.vol36.no2.a2822
Penelitian ini dilakukan berdasarkan permasalahan yaitu bagaimana meningkatkan penggunaan media sosial dengan bijak melalui layanan konseling individu dengan strategi pendekatan koginitif perilaku di SMKN 1 Singosari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuisejauh mana meningkatnya penggunaan media sosial dengan bijak melalui layanan konseling individu dengan strategi pendekatan kognitif perilaku di SMKN 1 Singosari kabupaten Malang. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak dua putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu : rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi dan revisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa Kelas X AB SMKN 1 Singosari Kabupaten Malang semester gasal tahun pelajaran 2018/2019. Data yang diperoleh berupa hasil angket dan lembar observasi kegiatan layanan konseling. Hasil skor pada angket siklus I lebih rendah dan mengalami peningkatan pada siklus II yaitu dari 58% menjadi 89%. Hasil dari pengisian evaluasi proses dari skor 55 dengan persentase 55% menjadi skor 90 dengan persentase 90% dan evaluasi hasil dariskor 13 dengan persentase 54% menjadi skor 27 dengan persentase 96% . Simpulan dari penelitian ini adalah meningkatkan penggunaan media sosial dengan bijak dapat dilakukan melalui konseling individu dengan strategi pendekatan kognitif perilaku.
EFEKTIFITAS KONSELING KELOMPOK MENGGUNAKAN PENDEKATAN SELF MANAGEMENT UNTUK MEMPERBAIKI HUBUNGAN SOSIAL SISWA KELAS XII TKJ B SMKS NURIS JEMBER
Trikayani;
Dwi Noviarini
HELPER Vol 36 No 2 (2019)
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36456/helper.vol36.no2.a2823
Pada siklus 1 penelitian tindakan kelas ini, siswa yang menjadi obyek penelitian ada pada rangking 9 dengan pilihan 1,2,3 masing-masing 0 (Nol) di dukung dengan interprestasi pilihan dari teman-temannya yaitu dari jumlah 39 siswa yang tidak menyukai sejumlah 30 siswa, serta 2 orang siswa tidak menyatakan apa-apa kerena sedang sakit, 1 orang siswa ijin, dan yang tidak memberikan pernyataan apa-apa sejumlah 6 siswa. Sedangkan pada Siklus ke II Dilihatdari hasil analisa sosiometri yang ada maka posisi siswa yang menjadi obyek penelitian yaitu no kode 12 mendapat jumlah pilihan ke 2 dua orang dan pilihan ke 3 dua orang dengan jumlah total 4 pilihan yang sudah di berikan oleh teman-temannya. Dengan demikian sudah meningkat pada posisi rangking 5. Hasil layanan konsultasi dari guru bidang studi dan juga wali kelasbahwa kehadiran siswa yang menjadi Obyek penelitian sudah tidak lagi sering meninggalkan palajaran serta sudah namapak lebih baik dalam bergaul dengan teman-temannya di kelas, dari hasil konseling individu juga sudah ada alternatif yang sudah di laksanakan dan hasilnya sudah dirasakan banyak manfaatnya oleh siswa yang menjadi obyek penelitian.
PENGGUNAAN KONSELING KELOMPOK PENDEKATAN SOLUTION FOCUS BRIEF COUNSELING (SFBC) UNTUK MENURUNKAN TINGKAT PROKRASTINASI AKADEMIK SISWA KELAS X SMA TARUNA DRA ZULAEHA LECES PROBOLINGGO
Trias Endarti;
Edi Susanto
HELPER Vol 36 No 2 (2019)
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36456/helper.vol36.no2.a2824
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan konseling kelompok pendekatan solution focus brief counseling (SFBC) untuk menurunkan tingkat prokrastinasi akademi siswa kelas X SMA Taruna Dra. Zulaeha Leces Probolinggo. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Penentuan subjek berdasarkan data guru mata pelajaran tentang siswa yang sering terlambat menyelesaikan tugas. Subjek penelitian sebanyak 9 siswa kelas X SMA Taruna Dra. Zulaeha Leces Probolinggo. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara tingkat prokrastinasi akademik siswa sebelum dan sesudah diberikan layanan konseling kelompok pendekatan Solution Focus Brief Counseling (SFBC).
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI SENI GRAFIS (DESAIN KEMASAN PRODUK) HASIL OLAHAN BAHAN ALAM (KEARIFAN LOKAL) MASYARAKAT DESA BEGAGANLIMO, KECAMATAN GONDANG, KABUPATEN MOJOKERTO
Tantra Sakre;
Ismurdyahwati
HELPER Vol 36 No 2 (2019)
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36456/helper.vol36.no2.a2825
Program kerja Nawacita yang digaungkan Joko Widodo, Presiden Republik Indonesia, dalam pidato pelantikannya pada tahun 2014 lalu memasukkan pembangunan dan pengembangan desa dan daerah terluar Indonesia sebagai salah satu sasaran utama program kerjanya (Halimah, 2017). Sejurus dengan itu, berangkat dari prinsip Trisakti oleh Bung Karno, beliau kembangkan pula cita-cita Bapak Pendiri Bangsa itu untuk mengembalikan kepribadian bangsa dalam kebudayaan (Soleman & Noer, 2017). Desain grafis sebagai cabang dari batang kesenian pada pohon kebudayaan, bertansformasi dari sekedar wahana berekspresi seniman atau desainer menjadi sebuah alternatif jawaban bagi berbagai problematika pemasaran dan ekonomi. Desain kemasan yang baik dapat menaikkan nilai jual pada sebuah produk dalam persaingan pasar (Cenadi, 2004). Tujuan Program Pengabdian Masyarakat ini adalah untuk mengatasi masalah yang dijumpai di Desa Begaganlimo yaitu rendahnya pendapatan warga, rendahnya pengetahuan dan pemahaman mengenai pembuatan seni grafis (desain kemasan produk). Pelatihan ini dapat digunakan sebagai alternatif ketika menunggu hasil panen serta pemberian nilai tambah bagi produk lokal dengan hadirnya desain kemasan yang lebih menarik.
MENINGKATKAN EMPATI MELALUI PENDEKATAN KONSELING BEHAVIORAL TEKNIK KONTRAK PERILAKU PADA PESERTA DIDIK KELAS XI MIPA 5 SMA NEGERI 1 KALIANGET
Riyanti Utami;
Akhmad Baihaqi
HELPER Vol 36 No 2 (2019)
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36456/helper.vol36.no2.a2821
Di zaman globalisasi ini atau biasa disebut dengan zaman modern menyebabkan semakin menipisnya empati pada diri tiap individu khususnya remaja. Semakin modern dunia semakin tinggi pula egoisme pada tiap remaja, sehingga kepedulian terhadap sesama sangat jarang dilakukan. Kenyataan yang ada saat ini kepedulian terhadap sesama manusia semakin menipisdan lebih disibukkan dengan kepedulian terhadap diri sendiri. Hal inilah yang menyebabkan timbulnya masalah sosial yang sering kita temui saat ini. Tujuan penelitian bimbingan konseling adalah untuk meningkatkan sikap empati menggunakan pendekatan behavioral teknik kontrak perilaku. Teknik analisa yang digunakan adalah teknik analisis kualitatif oleh Miles dan Huberman, yaitu teknik analisis interaktif. Hasil dari siklus I diperoleh skor empati 64 sedangkan siklus II diperoleh skor empati 80. Kemampuan empati perlu diasah setiap orang agar dirinya dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitarnya.
MENINGKATKAN PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL DENGAN BIJAK MELALUI LAYANAN KONSELING INDIVIDU DENGAN STRATEGI PENDEKATAN KOGNITIF PERILAKU DI SMKN 1 SINGOSARI KABUPATEN MALANG
Novita Karnida Khurri;
Edi Purwanto
HELPER Vol 36 No 2 (2019)
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36456/helper.vol36.no2.a2822
Penelitian ini dilakukan berdasarkan permasalahan yaitu bagaimana meningkatkan penggunaan media sosial dengan bijak melalui layanan konseling individu dengan strategi pendekatan koginitif perilaku di SMKN 1 Singosari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuisejauh mana meningkatnya penggunaan media sosial dengan bijak melalui layanan konseling individu dengan strategi pendekatan kognitif perilaku di SMKN 1 Singosari kabupaten Malang. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak dua putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu : rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi dan revisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa Kelas X AB SMKN 1 Singosari Kabupaten Malang semester gasal tahun pelajaran 2018/2019. Data yang diperoleh berupa hasil angket dan lembar observasi kegiatan layanan konseling. Hasil skor pada angket siklus I lebih rendah dan mengalami peningkatan pada siklus II yaitu dari 58% menjadi 89%. Hasil dari pengisian evaluasi proses dari skor 55 dengan persentase 55% menjadi skor 90 dengan persentase 90% dan evaluasi hasil dariskor 13 dengan persentase 54% menjadi skor 27 dengan persentase 96% . Simpulan dari penelitian ini adalah meningkatkan penggunaan media sosial dengan bijak dapat dilakukan melalui konseling individu dengan strategi pendekatan kognitif perilaku.
EFEKTIFITAS KONSELING KELOMPOK MENGGUNAKAN PENDEKATAN SELF MANAGEMENT UNTUK MEMPERBAIKI HUBUNGAN SOSIAL SISWA KELAS XII TKJ B SMKS NURIS JEMBER
Trikayani;
Dwi Noviarini
HELPER Vol 36 No 2 (2019)
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36456/helper.vol36.no2.a2823
Pada siklus 1 penelitian tindakan kelas ini, siswa yang menjadi obyek penelitian ada pada rangking 9 dengan pilihan 1,2,3 masing-masing 0 (Nol) di dukung dengan interprestasi pilihan dari teman-temannya yaitu dari jumlah 39 siswa yang tidak menyukai sejumlah 30 siswa, serta 2 orang siswa tidak menyatakan apa-apa kerena sedang sakit, 1 orang siswa ijin, dan yang tidak memberikan pernyataan apa-apa sejumlah 6 siswa. Sedangkan pada Siklus ke II Dilihatdari hasil analisa sosiometri yang ada maka posisi siswa yang menjadi obyek penelitian yaitu no kode 12 mendapat jumlah pilihan ke 2 dua orang dan pilihan ke 3 dua orang dengan jumlah total 4 pilihan yang sudah di berikan oleh teman-temannya. Dengan demikian sudah meningkat pada posisi rangking 5. Hasil layanan konsultasi dari guru bidang studi dan juga wali kelasbahwa kehadiran siswa yang menjadi Obyek penelitian sudah tidak lagi sering meninggalkan palajaran serta sudah namapak lebih baik dalam bergaul dengan teman-temannya di kelas, dari hasil konseling individu juga sudah ada alternatif yang sudah di laksanakan dan hasilnya sudah dirasakan banyak manfaatnya oleh siswa yang menjadi obyek penelitian.
PENGGUNAAN KONSELING KELOMPOK PENDEKATAN SOLUTION FOCUS BRIEF COUNSELING (SFBC) UNTUK MENURUNKAN TINGKAT PROKRASTINASI AKADEMIK SISWA KELAS X SMA TARUNA DRA ZULAEHA LECES PROBOLINGGO
Trias Endarti;
Edi Susanto
HELPER Vol 36 No 2 (2019)
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36456/helper.vol36.no2.a2824
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan konseling kelompok pendekatan solution focus brief counseling (SFBC) untuk menurunkan tingkat prokrastinasi akademi siswa kelas X SMA Taruna Dra. Zulaeha Leces Probolinggo. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Penentuan subjek berdasarkan data guru mata pelajaran tentang siswa yang sering terlambat menyelesaikan tugas. Subjek penelitian sebanyak 9 siswa kelas X SMA Taruna Dra. Zulaeha Leces Probolinggo. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara tingkat prokrastinasi akademik siswa sebelum dan sesudah diberikan layanan konseling kelompok pendekatan Solution Focus Brief Counseling (SFBC).
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI SENI GRAFIS (DESAIN KEMASAN PRODUK) HASIL OLAHAN BAHAN ALAM (KEARIFAN LOKAL) MASYARAKAT DESA BEGAGANLIMO, KECAMATAN GONDANG, KABUPATEN MOJOKERTO
Tantra Sakre;
Ismurdyahwati
HELPER Vol 36 No 2 (2019)
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36456/helper.vol36.no2.a2825
Program kerja Nawacita yang digaungkan Joko Widodo, Presiden Republik Indonesia, dalam pidato pelantikannya pada tahun 2014 lalu memasukkan pembangunan dan pengembangan desa dan daerah terluar Indonesia sebagai salah satu sasaran utama program kerjanya (Halimah, 2017). Sejurus dengan itu, berangkat dari prinsip Trisakti oleh Bung Karno, beliau kembangkan pula cita-cita Bapak Pendiri Bangsa itu untuk mengembalikan kepribadian bangsa dalam kebudayaan (Soleman & Noer, 2017). Desain grafis sebagai cabang dari batang kesenian pada pohon kebudayaan, bertansformasi dari sekedar wahana berekspresi seniman atau desainer menjadi sebuah alternatif jawaban bagi berbagai problematika pemasaran dan ekonomi. Desain kemasan yang baik dapat menaikkan nilai jual pada sebuah produk dalam persaingan pasar (Cenadi, 2004). Tujuan Program Pengabdian Masyarakat ini adalah untuk mengatasi masalah yang dijumpai di Desa Begaganlimo yaitu rendahnya pendapatan warga, rendahnya pengetahuan dan pemahaman mengenai pembuatan seni grafis (desain kemasan produk). Pelatihan ini dapat digunakan sebagai alternatif ketika menunggu hasil panen serta pemberian nilai tambah bagi produk lokal dengan hadirnya desain kemasan yang lebih menarik.