cover
Contact Name
Dian Majid
Contact Email
majid@unipasby.ac.id
Phone
+6281234746664
Journal Mail Official
majid@unipasby.ac.id
Editorial Address
Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
WAKTU: Jurnal Teknik UNIPA
ISSN : 14121867     EISSN : 27154947     DOI : https://doi.org/10.36456/waktu
WAKTU published twice a year in January (no.1) and July (no.2), WAKTU is a peer-reviewed journal that publishes scientific articles from various engineering disciplines. The articles published in WAKTU includes original scientific research results (top priority), new (not priority) scientific review articles, or comments or criticisms of scientific papers published by WAKTU. This journal receives manuscripts or articles in engineering from various academics and researchers both nationally and internationally. Articles published in WAKTU are articles that have been reviewed by Peer-Reviewers. The decision on the acceptance of a scientific article in this journal shall be the right of the Board of Editors based on recommendations from Peer-Reviewers.
Articles 453 Documents
REMOVAL NATRIUM (Na+), KLORIDA (Cl-), DAN KESADAHAN AIR PAYAU DENGAN RESIN PENUKAR ION Herlando Eka Putra Setyabudi; Setyo Purwoto; Hayat Tulloh Husaini
WAKTU Vol 18 No 1 (2020): Waktu: Jurnal Teknik UNIPA
Publisher : Fakultas Teknik , Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/waktu.v18i1.2305

Abstract

Air payau merupakan air yang memiliki kadar garam yang tinggi hal ini disebabkan adanya intrusi air laut. Sehingga didapatkan beberapa parameter yang melebihi baku mutu. Jika warga mengkonsumsi air payau secara terus-menerus maka akan menyebabkan penyakit diare dan malaria. Oleh sebab itu, air payau harus diberikan perlakuan lebih lanjut agar dapat memenuhi syarat baku mutu air bersih menurut Permenkes RI No.416/Menkes/Per/IX/1990. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efisiensi penurunan parameter Natrium (Na+), Klorida (Cl-), dan Kesadahan dalam air payau dengan menggunakan treatment pasangan resin kation-anion secara berulang. Air baku yang digunakan adalah air sumur daerah Tambak Cemandi, Sedati, Sidoarjo. Variabel penelitian ini adalah waktu tinggal air baku 10 menit, 20 menit, dan 30 menit. Dari hasil penelitian efisiensi penurunan yang paling efektif yaitu waktu tinggal 30 menit, yang mampu menurunkan parameter Natrium (Na+) sebesar 4303,1 mg/L (71,8%), parameter Klorida (Cl-) sebesar 6641,6 mg/L (71,8%), dan parameter Kesadahan sebesar 10278,8 mg/L (99,4%).
BENTUK DAN TINGKAT PARTISIPASI MASYARAKAT TERHADAP BANJIR SUNGAI BUNTUNG DI KECAMATAN WARU Mahfudlotur Rohmaniyah; Linda Dwi Rohmadiani
WAKTU Vol 18 No 1 (2020): Waktu: Jurnal Teknik UNIPA
Publisher : Fakultas Teknik , Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/waktu.v18i1.2347

Abstract

Kecamatan Waru termasuk dalam kawasan rawan bencana banjir karena dilalui oleh Sungai Buntung. Sungai Buntung merupakan anak sungai dari Sungai Brantas memiliki panjang ± 34 km, melewati hampir seluruh desa di Kecamatan Waru. Genangan air yang terjadi pada daerah tersebut mencapai ketinggian 0,05 m sampai 0,5 m dan berlangsung selama 1 sampai 2 hari selama musim penghujan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi bentuk partisipasi tiap tahapan penanggulangan dan tingkat partisipasi masyarakat dalam menanggulangi banjir Sungai Buntung. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik analisis persentase dan skoring. Hasil analisis persentase menunjukkan bahwa bentuk partisipasi terbanyak pada sebelum banjir (41%), saat banjir (58%), dan setelah banjir (40%) berupa tenaga. Berdasarkan analisis skoring, tingkat partisipasi masyarakat di Kecamatan Waru kategori degrees of tokenisme adalah Desa Berbek (informing), Desa Kedungrejo, Kureksari, Bungurasih, dan Medaeng (consultation), Desa Tambak Rejo dan Ngingas (placation). Kategori degrees of citizen power adalah Desa Waru dan Wedoro (partnership), dan Desa Kepuh Kiriman (delegated power).
KAJIAN DESA TERTINGGAL MENURUT KEPUTUSAN MENTERI DESA PEMBANGUNAN DAERAH TERTINGGAL NOMOR 3 TAHUN 2016 Pieter Fredison Erasmus Benany; Anak Agung Sagung Alit Widyastuty
WAKTU Vol 18 No 1 (2020): Waktu: Jurnal Teknik UNIPA
Publisher : Fakultas Teknik , Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/waktu.v18i1.2348

Abstract

Kecamatan Maurole merupakan salah satu kecamatan yang terletak di bagian utara Kabupaten Ende Provinsi Nusa Tenggara Timur, yang memiliki luas 196,36 km² terdiri dari 13 desa, 120 RT, 51 RW dan 39 Dusun dengan kepadatan penduduk 892,7 orang/km2. Kecamatan Maurole memiliki 4 desa yang dikategorikan sebagai desa tertinggal menurut Peraturan Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal Nomor 126 Tahun 2017 tentang Penetapan Desa Prioritas Sasaran Pembangunan Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi. Desa-desa tersebut antara lain: Desa Ranokolo, Desa Keliwumbu, Desa Woloau dan Desa Ngalukoja. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi kondisi fisik, sosial dan ekonomi di Kecamatan Maurole. Berdasarkan Keputusan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal Nomor 3 Tahun 2016 tentang Petunjuk Teknis Penentuan Indikator Dalam Penetapan Daerah Secara Nasional. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif dan teknik presentase dengan menggunakan metode pengumpulan data melalui observasi, literasi dan dokumentasi. Hasil analisis menunjukan bahwa, berdasarkan 12 kriteria kondisi fisik penentu desa tertinggal, 4 desa tertinggal di Kecamatan Maurole telah mengalami perkembangan pada tahun 2018 antara lain Desa Ranokolo 83%, Desa Keliwumbu 83%, Desa Woloau 58% dan Desa Ngalukoja 58%. Berdasarkan 6 kriteria kondisi sosial ekonomi penentu desa tertinggal, 4 desa tertinggal di Kecamatan Maurole masih berkembang sebesar 50%.
KARAKTERISTIK PENDUKUNG KAPASITAS KAWASAN MINAPOLITAN BRONDONG KABUPATEN LAMONGAN Achmad Fariq Rohman; Moch Shofwan
WAKTU Vol 18 No 1 (2020): Waktu: Jurnal Teknik UNIPA
Publisher : Fakultas Teknik , Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/waktu.v18i1.2349

Abstract

Berdasarkan RTRW Provinsi Jawa Timur Tahun 2011-2031 tentang kawasan strategis pusat pertumbuhan baru untuk menghindari ketimpangan dari kawasan lain di Kabupaten Lamongan adalah mengembangkan kawasan minapolitan sebagai kawasan ekonomi baru pada kawasan pesisir yang bergerak dibidang perikanan. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi karakteristik pendukung kapasitas kawasan minapolitan Brondong. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan survei primer dan survei sekunder. Berdasarkan hasil penelitian, karakteristik pendukung kapasitas kawasan minapolitan memiliki ketinggian rata-rata 6,5 MDPL, dilalui sungai Anak Bengawan Solo, beriklim tropis, jenis tanah alluvium. Penggunaan lahan pada Kawasan Minapolitan sebagian besar lahan pertanian tanah kering semusim dengan luas 1.771 Ha atau sebesar 66 %.
ANALISA PRODUKTIFITAS MESIN DIGITAL PRINTING “SAKURAI OLIVER 458 – EII” DI PERUSAHAAN PERCETAKAN SIDOARJO Andarmadi Jati Abdhi Wasesa; Muhamad Abdul Jumali
WAKTU Vol 18 No 1 (2020): Waktu: Jurnal Teknik UNIPA
Publisher : Fakultas Teknik , Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/waktu.v18i1.2375

Abstract

Six Big Losses merupakan enam kerugian yang harus dihindari guna mengurangi tingkat efektivitas suatu mesin. Indikasi losses mesin Sakurai Oliver 458 – EII adalah tidak lancarnya sirkulasi olie all unit sehingga menganggu waktu proses produksi. Metode pendekatan menggunakan Overall Equipment Effectiveness (OEE). Penulisan artikel ini bertujuan untuk mengetahui availability time pada mesin digital printing Sakurai Oliver 458 - EII. Hasil analisa dan pengukuran menunjukkan hasil nilai sebesar 30.57% selama bulan Maret 2019. Sedangkan untuk nilai OEE tertinggi berada pada tanggal 1-3 Maret 2019 yaitu sebesar 67.71%. Sehingga Standart waktu setting menurut JIPM (Japan Institute of Plant Maintenance) dikatakan belum sesuai standar acuan, maka rescheduling preventive and corrective maintenance perlu diilakukan guna menghindari kerusakan mendadak.
DAYA DUKUNG WISATA MANGROVE WONOREJO DI KOTA SURABAYA BERDASARKAN ASPEK FISIK, LINGKUNGAN DAN EFEKTIFITASNYA Siti Nuurlaily Rukmana; Meity Handiwati
WAKTU Vol 18 No 2 (2020): Waktu: Jurnal Teknik UNIPA
Publisher : Fakultas Teknik , Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/waktu.v18i2.2588

Abstract

Wisata Mangrove Wonorejo merupakan wisata alam yang terletak di bagian timur Pantai Surabaya (PAMURBAYA) mempunyai luas area ± 9 Ha. Potensi mangrove sebagai ekowisata memiliki produk wisata unggulan yang dapat dikembangkan melalui pengelolaan sumberdaya pariwisata yang ada. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui daya dukung wisata mangrove Wonorejo yaitu jumlah kapasitas maksimal wisatawan yang dapat ditampung di wisata mangrove Wonorejo. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dan teknik analisa perhitungan daya dukung wisata (PCC, RCC, ECC). Berdasarkan hasil penelitian didapatkan persamaan dengan nilai , artinya objek tersebut masih dapat menampung jumlah wisatawan per hari atau masih dalam standart.
KONDISI KESESUAIAN PEMANFAATAN RUANG DI KOTA SURABAYA Adhitama Jaya Kusuma; Anak Agung Sagung Alit Widyastuty
WAKTU Vol 18 No 2 (2020): Waktu: Jurnal Teknik UNIPA
Publisher : Fakultas Teknik , Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/waktu.v18i2.2739

Abstract

Kecamatan Wonorejo dan Kecamatan Sukolilo merupakan bagian wilayah Kota Surabaya yang tergabung pada Unit Pengembangan (UP) II dalam dokumen RDTR Kota Surabaya tahun 2018 dengan kegiatan utama sebagai tempat permukiman, perdagangan, pendidikan, dan konservasi . Jenis kegiatan dan aktifitas yang sangat beragam menyebabkan pergesekan antara kebutuhan ruang terbangun dengan pemanfaatan ruang untuk konservasi. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi kesesuaian pemanfaatan ruang antara kondisi lapangan dengan RDTR serta faktor – faktor yang menyebabkan penyimpangan pemanfaatan ruang, metode penelitian ini menggunakan adalah analisis spasial arithmetic overlay untuk mengidentifikasi kesesuaian pemanfaatan ruang dan analisis delphi untuk identifikasi faktor – faktor yang mempengaruhi perubahan pemanfaatan ruang berdasarkan stakeholders. Hasil dari kajian ini adalah Kesesuaian pemanfaatan ruang di UP II Kertajaya yaitu hanya sebesar 44%. Pemanfaatan ruang dengan lahan terluas yang ada di UP II Kertajaya adalah tambak 1725 Ha atau sebesar 42% yang pada rencana pemanfaatan ruang UP II Kertajaya nantinya akan dihilangkan karena tidak sesuai dengan tujuan kegiatan pengembangan di UP II Kertajaya. Faktor yang paling mempengaruhi kesesuaian lahan ada penambahan faktor yaitu aktifitas perekonomian dan infrastruktur. Hasil penarikan dari para expert menyatakan bahwa faktor paling tinggi yang mendasari rendahnya nilai kesesuaian pemanfaatan ruang di UP II kertajaya ini adalah nilai lahan, infrastruktur, pertumbuhan penduduk dan aktifitas perekonomian.
PUPUK ORGANIK CAIR DARI LIMBAH INDUSTRI TEMPE Joko Prasetio; Sri Widyastuti
WAKTU Vol 18 No 2 (2020): Waktu: Jurnal Teknik UNIPA
Publisher : Fakultas Teknik , Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/waktu.v18i2.2740

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuat pupuk organik cair dari limbah cair indusrti tempe dengan penambahan bonggol pisang dan bioaktivator EM4. Kualitas pupuk organik cair yang dihasilkan ditentukan berdasarkan kandungan P, C Organik, pH dan N , dibandingkan dengan Permentan No 01 Tahun 2019. Pembuatan pupuk organik cair dilakukan dengan proses penambahan bonggol pisang yang dihaluskan dan ditambah bioaktivator EM4 dengan variasi 75 ml, 100 ml, dan 125 ml. Hasil yang diperoleh pupuk organik cair dengan penambahan EM4 75 ml adalah P= 3.38%,C Organik= 2.33% ,pH =3.74 dan N= 1.10, pupuk organic cair dengan penambahan EM4 100 ml adalah P = 3.53%,C Organik = 2.33% ,pH=3.66 dan N= 1.11%, dan pupuk organik cair dengan penambahan EM4 125 ml adalah P =3.66%, C Organik= 2.91% , pH= 3.61dan N= 1.14%. Dari semua pupuk organik cair yang dihasilkan hanya kadar P yang memenuhi Permentan No 01 Tahun 2019 tentang baku mutu pupuk organik cair.
KARAKTERISTIK PENILAIAN INDEKS MAPPING RISIKO RENCANA PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH
WAKTU Vol 18 No 2 (2020): Waktu: Jurnal Teknik UNIPA
Publisher : Fakultas Teknik , Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/waktu.v18i2.3136

Abstract

Badan Nasional Penanggulangan Bencana selalu merilis indeks mapping nilai perkembangan risiko kebencanaan kabupaten/kota di Indonesia. Indeks mapping risiko tersebut digunakan Pemerintah Daerah sebagai salah satu dasar dalam perencanaan kabupaten/kota dengan tujuan tercapainya pembangunan yang optimal. Tujuan dari penelitian ini yaitu (1) mengidentifikasi indeks mapping risiko daerah, (2) menganalisis sebaran indeks risiko daerah. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini dibagi menjadi dua tahapan yaitu (1) analisis deskriptif matematis berdasarkan indeks mapping risiko daerah, dan (2) deskriptif eksploratif berdasarkan sebaran indeks risiko daerah. Berdasarkan hasil penelitian bahwa karakteristik nilai indeks risiko daerah dapat diketahui berdasarkan kejadian bencana kemudian dilakukan perhitungan secara matematis berdasarkan Peraturan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana sehingga diketemukan penggolongan tiap wilayah dan tiap jenis bencana. Sebaran keruangan indeks risiko daerah di semua kecamatan yang ada di wilayah administratif Kabupaten Tuban masuk kategori zona hijau, kuning, dan merah.
PENGOLAHAN SAMPAH ORGANIK PASAR DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA LARVA BLACK SOLDIER FLIES (BSF)
WAKTU Vol 19 No 01 (2021): Waktu: Jurnal Teknik UNIPA
Publisher : Fakultas Teknik , Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/waktu.v19i01.3240

Abstract

Sampah organik pasar belum bisa langsung diolah menjadi kompos dengan menggunakan media yang berisi larva black soldier fly (maggot) , hal ini disebabkan karena kadar air terlalu tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengolah sampah organik pasar menjadi kasgot (kompos bekas maggot). Treatment dalam penelitian ini adalah penjemuran, penambahan telur black soldier fly dan penambahan kompos stater pada media pengkomposan untuk treatment 1 dan 3. Parameter yang diujikan adalah C/N rasio; kondisi fisik,mikroba dan kecepatan proses pengomposan. Hasil penelitian berdasarkan SNI Kompos 19-7030-2004 tentang Spesifikasi Kompos dari Sampah Organik Domestik. menunjukkan karakteristik kompos pada penjemuran selama 2 hari lebih baik daripada penjemuran selama 3 hari. Jenis mikroba yang paling dominan ditemukan pada pengolahan sampah organik pasar dengan menggunakan media BSF yaitu jenis mikroba Bacillus sp.