cover
Contact Name
Dian Majid
Contact Email
majid@unipasby.ac.id
Phone
+6281234746664
Journal Mail Official
majid@unipasby.ac.id
Editorial Address
Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
WAKTU: Jurnal Teknik UNIPA
ISSN : 14121867     EISSN : 27154947     DOI : https://doi.org/10.36456/waktu
WAKTU published twice a year in January (no.1) and July (no.2), WAKTU is a peer-reviewed journal that publishes scientific articles from various engineering disciplines. The articles published in WAKTU includes original scientific research results (top priority), new (not priority) scientific review articles, or comments or criticisms of scientific papers published by WAKTU. This journal receives manuscripts or articles in engineering from various academics and researchers both nationally and internationally. Articles published in WAKTU are articles that have been reviewed by Peer-Reviewers. The decision on the acceptance of a scientific article in this journal shall be the right of the Board of Editors based on recommendations from Peer-Reviewers.
Articles 453 Documents
EVALUASI KINERJA ANGKUTAN UMUM TRAYEK LYN HB1 JURUSAN TULANGAN-TERMINAL LARANGAN KABUPATEN SIDOARJO Dwi Muryanto; Rudy Santosa
WAKTU Vol 16 No 2 (2018): Waktu: Jurnal Teknik UNIPA
Publisher : Fakultas Teknik , Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/waktu.v16i2.1670

Abstract

Pelayanan angkutan umum yang baik sangat dibutuhkan di Kabupaten Sidoarjo mengingat jumlah penduduk cukup padat dengan aktivitas hidup yang tinggi. Angkutan umum yang beroperasi harus dapat mendukung aktivitas perjalanan masyarakat. Jalur Tulangan menuju terminal Larangan merupakan salah satu rute penting yang berkontribusi besar terhadap aktivitas perjalanan masyarakat dari koridor barat menuju pusat kota dimana saat ini dilayani MPU trayek Lyn HB1 berkapasitas 12 penumpang per armada. Kinerja operasional MPU trayek Lyn HB1 saat ini masih belum maksimal, hal ini terlihat pada waktu tertentu armada terlihat kosong dan waktu tunggu cukup lama. Tujuan studi ini untuk mengetahui tingkat kinerja operasional MPU trayek Lyn HB1 jurusan Tulangan-Terminal Larangan kondisi eksisting, Penilaian kinerja operasional yang digunakan berdasarkan Indikator Pelayanan Angkutan Umum yang telah ditetapkan Dirjend. Perhubungan Darat meliputi: headway, frekuensi, kapasitas, load factor, dan waktu tempuh. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Teknik pengumpulan data sekunder dilakukan melalui studi literatur dan pengambilan data dari instansi terkait. Data primer diperoleh melalui observasi langsung di armada angkutan umum. Hasil studi didapatkan headway rata-rata diatas 10 menit, frekuensi rata-rata kurang dari 6 kendaraan/jam, load factor rata-rata kurang dari 70%, dan waktu tempuh perjalanan rata-rata lebih dari 1,5 jam. Hal ini menunjukkan bahwa kinerja operasional MPU trayek Lyn HB1 kurang baik karena tidak sesuai dengan standar Indikator Pelayanan Angkutan Umum yang ditetapkan Dirjend. Perhubungan Darat.
ASSESSMENT PENGGUNAAN ALAT-ALAT ANALISIS PENELITIAN TESIS MAHASISWA PASCASARJANA UNIVERSITAS PGRI ADIBUANA SURABAYA Djoko Adi Walujo; Yitno Utomo
WAKTU Vol 16 No 2 (2018): Waktu: Jurnal Teknik UNIPA
Publisher : Fakultas Teknik , Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/waktu.v16i2.1671

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk mengetahui secara dini tingkat kesesuaian pemilihan alat analisis dengan data yang dilakukan dalam penulisan tesis. Selanjutnya kajian ini mencermati pemahaman mahasiswa terkait dengan jenis data dan kategorikal skala data, yang digunakan sebagai dasar untuk menetukan instrumen penelitian serta analisanya. Kemudian juga mendeskripsikan kesalahan yang paling dominan dari antara bidang kesalahan, dan menelusuri penyebab terjadinya kesalahan. Hasil kajian menunjukkan, bahwa (1) pemilihan alat analisis kurang memperhatikan keterkaitan dengan topik penelitian, (2) Pemilihan alat analisis tidak diprediksikan dengan tingkat kebutuhan data, (3) Kurang memahami skala variabel, sehingga cenderung memaksakan alat analisis, (4) Terdapat beberapa kerancauan antara pengungkapan problema korelasional dengan problema penelitian yang mengungkap pengaruh variabel antar variabel, (5) Kurang pemahaman terhadap pola hubungan pemilihan instrumen penelitian dengan topik, (6) Pemilihan instrumen yang berlebihan, yang pada dasarnya tidak memiliki pengaruh pada hasil, sehingga tidak berguna/tidak digunakan, dan (7) Kesadaran pentingnya uji validitas dan reliabilitas sangat tinggi.
REDUKSI KADAR PENCEMAR PADA LIMBAH CAIR KATERING MENGGUNAKAN BIOFILTER AEROBIK Ifan Hermawanto; Sugito Sugito
WAKTU Vol 16 No 2 (2018): Waktu: Jurnal Teknik UNIPA
Publisher : Fakultas Teknik , Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/waktu.v16i2.1672

Abstract

Kurangnya pengolahan air limbah yang dihasilkan usaha jasa katering menyebabkan meningkatnya kadar BOD, COD dan fosfor dalam badan air sehingga meningkatkan pencemaran dalam air. Tujuan penelitian ini untuk menurunkan bahan pencemar BOD, COD, dan TSS pada air buangan perusahaan jasa katering PT. Hikmah Sejahtera. Penelitian ini menggunakan metode biofilter aerob dengan memakai dua reaktor yaitu pada reaktor I ( satu) berisi media batu kerikil sedangkan reaktor 2 (dua) berisi media cangkang kerang. Reaktor yang digunakan dalam penelitian ini berupa bak kaca kedap air dengan aliran up flow dengan dimensi reaktor P = 30 cm, L = 30 cm, T= 60 cm dengan total volume reaktor 22,3 liter setelah berisi media. Hasil efisiensi reduksi beban pencemar pada reaktor media cangkang kerang untuk parameter BODâ‚… sebesar 50,8 %, parameter COD sebesar 62,4%, dan parameter TSS sebesar 41,6 %. Untuk penurunan beban pencemar pada reaktor media batu kerikil untuk parameter BODâ‚… sebesar 55,9 %, parameter COD sebesar 75,9 %, dan parameter TSS sebesar 75 %. Dalam penelitian ini disimpulkan media batu kerikil lebih efektif dibandingkan dengan media cangkang kerang ini dalam mereduksi beban pencemar limbah cair katering tetapi belum memenuhi baku mutu.
MINIMALISASI PERSEDIAAN BAHAN BAKU KEDELAI DENGAN METODE EOQ PADA PRODUKSI TAHU Titiek Koesdijati
WAKTU Vol 16 No 2 (2018): Waktu: Jurnal Teknik UNIPA
Publisher : Fakultas Teknik , Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/waktu.v16i2.1673

Abstract

Persediaan bahan baku kedelai yang cukup dan terencana akan mengurangi biaya tak terduga dengan menghindari keterlambatan pengadaan dan pembelian bahan baku secara mendadak dan harga tinggi dari biasanya. Pengendalian persediaan bertujuan untuk menjaga jangan sampai perusahaan kehabisan persediaan yang menyebabkan proses produksi terhenti. Selain itu, biaya yang berkaitan dengan persediaan dapat ditekan. EOQ (Economic Order Quantity) dapat menghitung jumlah bahan yang dibeli pada setiap kali pembelian dengan biaya yang paling minimal, dan ternyata jauh lebih menguntungkan. Frekuensi pembelian bahan baku sebelumnya 156 kali per tahun, namun bila menggunakan metode EOQ hanya sebanyak 72 kali dengan setiap kali pemesanan sebesar 4803,119 kg dan titik pemesanan kembali sebesar 480 kg. Sedangkan selisih biaya persediaan sebelum dan sesudah menggunakan EOQ dapat dihemat sebesar Rp.2.932.258,91/tahun sehingga.metode EOQ dapat digunakan untuk melakukan pengadaan bahan baku kedelai agar tujuan perusahaan mendapatkan keuntungan dapat diperoleh dari meminimalkan biaya persediaan dan produksi.
PENGARUH MEDIA TANAM TERHADAP PENGOLAHAN LINDI TPA KABUPATEN SIDOARJO MENGGUNAKAN Typha latifolia Atik Widiyanti; M. Mauludin Naja; Catur Lega Wibisono
WAKTU Vol 17 No 1 (2019): Waktu: Jurnal Teknik UNIPA
Publisher : Fakultas Teknik , Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/waktu.v17i1.1827

Abstract

Penduduk Kabupaten Sidoarjo saat ini mencapai lebih dari 2,279 juta jiwa. Peningkatan jumlah penduduk berbanding lurus dengan jumlah sampah yang dihasilkan. Setiap hari jumlah sampah yang masuk ke TPA rata-rata sebanyak 350 ton/hari. Akibatnya volume lindi yang dihasilkan juga meningkat. Tujuan penelitian ini untuk membandingkan pengolahan lindi menggunakan media kompos dan tanah. Tumbuhan yang digunakan adalah Typha Latifolia. Parameter yang diamati antara lain pH, suhu dan TDS. Penelitian dilakukan dengan sistem bacth reaktor dan volume lindi yang digunakan adalah 15 L dengan konsentrasi 519 mg/L COD. Parameter dianalisa setiap dua hari hingga hari kelima. Hasil penelitian menujukan pengolahan lindi dengan media kompos menghasilkan pH yang lebih tinggi daripada media tanah yaitu 8 sedangkan media tanah 7. Dari analisa suhu juga menunjukkan suhu lebih tinggi dari reaktor media kompos dibanding reaktor media tanah yaitu 31oC pada hari ketiga sedangkan di media tanah 28oC. Namun hasil analisa TDS yang dihasilkan lebih rendah dengan media tanah dibanding media kompos terutama mulai hari ketiga yaitu sebesar 104 ppm sedangkan 145 ppm pada media tanah.
PENGUKURAN KINERJA BIAYA DAN WAKTU PADA PROYEK TERMINAL PARIWISATA TERPADU DENGAN KONSEP EARNED VALUE ANALYSIS Dimas Aji Purnomo; Harliwanti Prisilia
WAKTU Vol 17 No 1 (2019): Waktu: Jurnal Teknik UNIPA
Publisher : Fakultas Teknik , Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/waktu.v17i1.1828

Abstract

Perkembangan proyek konstruksi saat ini semakin besar dan kompleks baik dari segi fisik maupun biaya. Pada hakikatnya suatu proyek mempunyai keterbatasan baik dari segi manusia, material, biaya ataupun alat. Dalam hal ini perencanaan dan pengendalian proyek diterapkan pada pembangunan Gedung Terminal Pariwisata Terpadu yang mempunyai tujuan untuk menghitung kinerja biaya dan waktu proyek. Salah satu altematif yang dapat digunakan dalam upaya pengendalian proyek ini adalah dengan metode "Earned Value". Konsep earned value merupakan salah satu alat yang digunakan dalam pengelolaan proyek yang mengintegrasikan biaya dan waktu. Berdasarkan hasil penelitian pada saat akhir peninjauan proyek pada minggu ke-20 kinerja jadwal proyek (SPI) adalah sebesar 1,19 yang artinya bahwa kinerja proyek lebih cepat dari rencana. Sedangkan dari segi kinerja biaya dapat disimpulkan bahwa biaya yang dikeluarkan lebih besar dari rencana hal tersebut ditunjukkan dengan nilai CPI sebesar 0,45. Kecenderungan kinerja proyek pada akhir peninjauan minggu ke-20, berdasarkan kondisi tersebut maka perkiraan biaya total yang akan dikeluarkan adalah sebesar Rp 13.463.188.080 dimana angka tersebut jauh lebih besar dari anggaran proyek sebesar Rp 12.904.970.242. Apabila ditinjau dari estimasi waktu penyelesaian proyek adalah 130 hari yang berarti lebih cepat dari waktu yang direncanakan yaitu sebesar 154 hari.
ANALISA KINERJA MESIN WTP MENGGUNAKAN METODE FMEA DAN PENJADWALAN PREVENTIF MAINTENANCE M. Nushron Ali M; Antonius Kusuma
WAKTU Vol 17 No 1 (2019): Waktu: Jurnal Teknik UNIPA
Publisher : Fakultas Teknik , Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/waktu.v17i1.1829

Abstract

Ketersediaan air murni merupakan kebutuhan pokok perusahaan, yang menjadi salah satu syarat utama untuk proses produksi agar perusahaan dapat memproduksi krimer. Dalam memenuhi kebutuhan produksi perusahaan harus memiliki Water Treatment Plant dengan kinerja yang baik. Water Treatment Plant yang baik dapat menghasilkan air murni yang banyak sehingga dapat memenuhi kebutuhan air yang diperlukan oleh Perusahaan. Penelitian ini sangat diperlukan untuk mendapatkan kinerja Water Treatment Plant yang baik untuk meningkatkan hasil air murni Perusahaan XYZ. Penilitian ini menggunakan metode Failure Mode and Effects Analysis(FMEA) untuk mengklasifikasi komponen mana yang membutuhkan perawatan dan penjadwalan. Penjadwalan di penelitian ini menggunakan metode Realibility Center Maintenance (RCM). Dalam penelitian ini menghasilkan Mean Time To Trepair ( MTTR ) sandfilter 0,48 jam, bag filter 0,68 jam, cartridge filter 1,22 jam. Mean Time To Failure (MTTF ) sand filter 684 jam, bag filter 190,3 jam, cartridge filter 236,8 jam. Dan MTBF sandfilter dengan rata-rata 708 jam, bag filter dengan rata-rata 214,8 jam dan cartridge filter dengan rata-rata 260,8 jam per tahun. Selain MTTR, MTTF dan Mean Time Between Failure (MTBF )hasil penilitian lainnya ialah keandalan (realibility) sand filter dengan nilai 0,178, bag filter dengan nilai 0,0053, dan cartridge filter dengan nilai 0,00889.
SISTEM KONTROL EFISIENSI DAYA OTOMATIS PADA PERANGKAT PROTOTIPE DESALINASI DUAL OUTPUT BERTENAGA SEL SURYA Akbar Sujiwa; Atmiasri Atmiasri; Edi Purwanto
WAKTU Vol 17 No 1 (2019): Waktu: Jurnal Teknik UNIPA
Publisher : Fakultas Teknik , Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/waktu.v17i1.1839

Abstract

Penggunaan energi terbarukan semakin banyak diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya pada pemanfaatan energi dari matahari dengan bantuan perangkat sel surya. Energi dari sel surya secara luas dapat digunakan dalam memenuhi kebutuhan berbagai macam perangkat yang memerlukan energi listrik, salah satunya dapat digunakan sebagai sumber daya utama untuk pengoperasian perangkat prototipe desalinasi dual output. Perangkat ini memiliki fungsi dapat memproduksi air tawar dan kristal garam secara bersamaan melalui proses distilasi. Dengan menggunakan sel surya sebagai sumber daya utama, maka proses tersebut sangat ramah lingkungan dan murah dalam biaya operasionalnya, namun banyaknya energi listrik yang dibangkitkan oleh sel surya sangat tergantung dari cuaca di sekitarnya. Untuk mengefisienkan penggunaan energi sel surya maka peneliti memiliki solusi dengan menerapkan sensor suhu sebagai kontrol otomatis dalam menghidupkan dan mematikan elemen pemanas pada proses distilasi. Hasil yang didapat berupa sistem kontrol menggunakan perangkat mikrokontroler dan sensor suhu yang mampu secara akurat mengendalikan elemen pemanas dengan menyalakannya saat suhu di bawah 100oC dan mematikannya saat suhu di atas 100oC sehingga tidak terjadi pemborosan listrik saat proses distilasi pada suhu tinggi.
TINGKAT RISIKO KAWASAN RAWAN KEBAKARAN SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN KEBAKARAN Linda Dwi Rohmadiani; Rigen Adi Kowara
WAKTU Vol 17 No 1 (2019): Waktu: Jurnal Teknik UNIPA
Publisher : Fakultas Teknik , Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/waktu.v17i1.1866

Abstract

Kecamatan Kebomas merupakan wilayah yang diperuntukkan untuk kawasan permukiman, perdagangan-jasa, pertambangan-migas, industri besar dan menengah. Tren kebakaran di Kawasan Perkotaan Gresik menunjukkan bahwa Kecamatan Kebomas memiliki presentase tertinggi kasus kebakarannya pada tahun 2010-2014 sebesar 43,83%. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis tingkat risiko kebakaran di Kecamatan Kebomas. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan teknik analisis skoring dan Overlay GIS. Teknik pengumpulan data berupa observasi lapangan, dokumentasi dan pengambilan data sekunder. Hasil analisis dapat diketahui bahwa tingkat risiko kebakaran terbagi menjadi dua tingkat risiko yaitu kawasan tingkat risiko sedang sebanyak 13 desa, sedangkan 8 desa adalah kawasan tingkat risiko rendah.
PERENCANAAN KEBUTUHAN KAPASITAS WAKTU PRODUKSI PRODUK SPON ALAS TIDUR (Studi Kasus: Perusahaan Alas Tempat Tidur Di Sidoarjo) Muhamad Abdul Jumali; Yitno Utomo
WAKTU Vol 17 No 1 (2019): Waktu: Jurnal Teknik UNIPA
Publisher : Fakultas Teknik , Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/waktu.v17i1.1867

Abstract

Pemenuhan kebutuhan konsumen terhadap produk akan mempengaruhi perusahaan secara langsung, maka diperlukan perhitungan pengendalian produksi lebih tepat dan cermat. Permasalahan global perusahaan penghasil spon alas tidur saat ini adalah adanya selisih perhitungan antara kebutuhan kapasitas waktu produksi dengan kapasitas sumber daya yang dimiliki. Sehingga dibutuhkan perencanaan antara kapasitas sumber daya dengan kapasitas kebutuhan waktu produksi guna meningkatkan kinerja perusahaan dalam aktifitasnya. Maka metode yang digunakan dalam artikel ini adalah metode Rough Cut CapacityPlanning (RCCP). Hasil studi kasus ini dapat disimpulkan bahwa Coiller work center dan Bend Frame work center mengalami over capacity.