cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmu Lingkungan
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : 18298907     DOI : -
Core Subject : Social,
Arjuna Subject : -
Articles 30 Documents
Search results for , issue "Vol 22, No 4 (2024): July 2024" : 30 Documents clear
Estimasi Ketersediaan dan Serapan Karbon pada Mangrove di Muara Sungai Cipunegara Desa Patimban, Kecamatan Pusaka Nagara, Subang, Jawa Barat Sodikin Sodikin; Rahmat Hidayat; Florentina Ratih Wulandari; Fauzi Fahmi
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 22, No 4 (2024): July 2024
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.22.4.1100-1107

Abstract

Muara Sungai Cipunagara berada di Desa Patimban Kecamatan Pusakanagara Kabupaten Subang. Di kawasan ini terdapat mangrove yang tumbuh secara alami maupun hasil penanaman. Keberadaan kawasan mangrove mampu menyerap dan menyimpan emisi karbon yang dihasilkan oleh aktivitas manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi ketersediaan dan menganalisis daya serap karbon pada mangrove di muara Sungai Cipunagara. Data mangrove diperoleh dengan melakukan interpretasi citra dan melakukan ground check lapangan, identifikasi jenis mangrove dan pengukuran diameter dilakukan dengan metode transek line. Parameter lingkungan dilakukan dengan pengambilan sampel pada plot yang telah ditentukan. Analisis biomassa menggunakan persamaan allometrik, setelah ditemukan hasil biomassa kemudian dilakukan perhitungan untuk mengetahui ketersediaan karbon dan kemampuan serapan karbon. Hasil penelitian menunjukan bahwa mangrove di wilayah muara Sungai Cipungara tahun 2011 sampai tahun 2023 terus mengalami peningkatan, pada tahun 2023 memiliki luas sebesar 696 ha. Jenis mangrove dominan adalah jenis Avicenna spp, Rhizophora spp dan Sonneratia, nilai biomassa yang dihasilkan oleh mangrove yang dihasilkan sebesar 390,70 ton/ha/hari, rata-rata ketersediaan karbon sebesar 19,53 ton/ha/hari dan rata-rata kemampuan serapan karbon perharinya adalah sebesar 71,69 ton/ha.
Potensi Ekonomi Pirolisis Sampah Plastik untuk Pengelolaan Berkelanjutan: Studi Kasus Plastik Pembungkus Paket Mega Mutiara Sari; Iva Yenis Septiariva; Rofiah Rofiah; I Wayan Koko Suryawan; Sapta Suhardono
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 22, No 4 (2024): July 2024
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.22.4.941-950

Abstract

Ketidakpedulian terhadap pencemaran sampah plastik telah mendorong eksplorasi teknologi pengelolaan limbah inovatif, seperti pirolisis plastik. Penelitian ini menyajikan analisis ekonomi dari pirolisis sampah plastik, dengan fokus pada plastik pembungkus paket, sebagai solusi potensial untuk pengelolaan limbah berkelanjutan. Melalui evaluasi komprehensif terhadap biaya, pendapatan, dan manfaat, penelitian ini menilai kelayakan ekonomi teknologi pirolisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai ekonomi saat ini yang dihasilkan dari pengolahan sampah plastik dengan pirolisis masih di bawah batas keuntungan yang signifikan. Kesimpulan ini didasarkan pada rasio Benefit Cost Ratio (BCR) yang kurang dari 1. Penelitian ini menegaskan pentingnya mempertimbangkan efisiensi operasional, kapasitas reaktor, dan bahan baku untuk meningkatkan prospek ekonomi pirolisis sampah plastik. Penelitian ini berkontribusi pada wacana lebih luas mengenai pengelolaan sampah plastik dan memberikan wawasan bagi pengembangan lebih lanjut teknologi pirolisis dalam mencapai tujuan pengelolaan limbah berkelanjutan.
Flood Risk Analysis in Gajah Wong River, Yogyakarta City Slamet Suprayogi; Suci Purnama Sari; Husnul Khotimah Setiacahyandari
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 22, No 4 (2024): July 2024
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.22.4.1033-1040

Abstract

Evaluation of flood events in an area is essential to minimize its impacts by conducting hydrological and hydraulic river modeling. In 2016 and 2022, the events led to the breach of the Gajah Wong River levee, causing the floodwater to overflow and inundate residential areas, reaching a height of 2 meters. This study aims to analyze the risks posed by the Gajah Wong River overflow, while also identifying the elements at risk due to the potential of flooding. The flood inundation scenario modeling using Hec-RAS requires input such as peak discharge, Digital Terrain Model (DTM), and Manning's coefficient. High-resolution aerial photo extraction is employed to generate DTM and identify buildings affected by flood inundation, in accordance with the flood modeling. The rational method is used to calculate the peak discharge, utilizing the maximum daily rainfall data from 2001 to 2021. The results show that there was a significant expansion of inundation that reached 4.826 m2 for the 2-year and 50-years flood return periods. However, in terms of the flood impact on buildings, an area of 30.350,68 m2 is affected for the 2-year return period, and it expands to 35.439,05 m2 for the 50-year flood.
Efek Ameliorasi Iklim Mikro dari Pepohonan pada Jalur Hijau Pedestrian Jl. Khatib Sulaiman, Kota Padang Noril Milantara; Sitti Kurnia Apriliani; Afdhal Afdhal; Astri Popita
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 22, No 4 (2024): July 2024
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.22.4.894-903

Abstract

Vegetasi terutama pepohonan dikenal sebagai solusi berbasis alam yang dapat mengoptimalkan tingkat kenyamanan termal di ruang luar perkotaan. Penelitian ini bertujuan: 1) menghitung manfaat tajuk pohon dalam menurunkan suhu, 2) mengukur tingkat kenyamanan termal berdasarkan THI dan persepsi pengguna. Data dikumpulkan melalui pengukuran secara langsung melputi suhu, kelembapan, angin di bawah tajuk pohon dan di lahan terbuka, serta persepsi dari 50 responden. Manfaat tajuk pohon dalam menurunkan suhu dihitung melalui pendekatan selisih antara suhu di bawah tajuk dan pada area terbuka. Tingkat kenyamanan termal dihitung melalui rumus THI, dan persepsi kenyamanan termal menggunakan skala Likert kemudian dilakukan uji statistik Mann Whitney. Hasil penelitian menunjukan kondisi suhu di bawah tajuk pohon yang lebat dan lebar lebih dingin 2,1 0C pada siang hari, namun lebih hangat 0,3 0C pada malam hari dibandingkan pada tempat terbuka. Suhu di bawah tajuk lebih stabil yang ditunjukkan dengan interval perubahan yang lebih kecil dibandingkan pada tempat terbuka. Pengukuran indeks THI menunjukkan kriteria tidak nyaman baik di bawah tajuk maupun di daerah terbuka. Namun, warga merasakan nyaman di bawah tajuk dibandingkan pada area terbuka. Untuk menjawab kontradiksi hasil antara kriteria nyaman berdasarkan inteks THI dan persepsi nyaman, diperlukan penelitian lebih lanjut yang komprehensif dengan parameter yang lebih kompleks.
Konsep Pengelolaan Kebun Campuran dalam Rangka Penyediaan Bahan Baku Alat Musik Tradisional Jawa Barat, Konservasi Keanekaragaman Hayati dan Penyimpanan Karbon Fadillah Utami; Parikesit Parikesit; Susanti Withaningsih
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 22, No 4 (2024): July 2024
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.22.4.868-877

Abstract

Alat musik tradisional di Jawa Barat sebagai pengiring pada upacara tradisional mempertegas hubungan harmonis antara manusia, lingkungan alam dan pencipta. Namun terdapat penurunan penggunaan alat musik tradisional salah satunya disebabakan berkurangnya ketersediaan bahan baku. Pengelolaan lahan dengan kebun campuran bisa menjadi alternatif dalam upaya pelestarian bahan baku alat musik dengan menanam jenis kayu-kayuan (pohon) dan bambu. Tujuan dari penelitian ini adalah menyusun konsep pengelolaan kebun campuran untuk mendukung upaya pelestarian alat musik tradisional Jawa Barat, dimana kebun campuran dapat direvitalisasi dan ditingkatkan kuantitasnya dalam rangka mensuplai kebutuhan bahan baku tersebut, sekaligus mengkonservasi keanekaragaman hayati dan meningkatkan simpanan karbon pada tanaman. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Teknik pengumpulan data berupa wawancara semiterstruktur dengan purposive sampling, studi pustaka dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan Jawa Barat memiliki 31 alat musik tradisional dengan 5 tipe alat musik tradisional. Terdapat 23 spesies dan 5 spesies bambu digunakan sebagai bahan baku dengan kriteria tertentu. Upaya pelestarian terus dilakukan sampai saat ini meliputi pendidikan, pertunjukkan, pengarsipan, pelatihan, kolaborasi dan menciptakan trend. Ketersediaan alat musik dalam pelestarian diperlukan untuk dikenalkan ke generasi berikutnya. Proses pengelolaan kebun campuran untuk sampai ke konsumen diperlukan modern management. Pengelolaan pun menghadapi hambatan berupa perubahan iklim yang tidak menentu.
Pemanfaatan Limbah Masker Nonmedis sebagai Bahan Baku Pembuatan Komposit dengan Matrik Resin Poliester Tina Martina; Ilham Setiawan; Muhammad Zulfahmi Febriansyah
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 22, No 4 (2024): July 2024
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.22.4.996-1000

Abstract

Sejak 2019 di Wuhan, China mewabah virus corona virus desease (Covid-19). Hal ini tidak hanya menimbulkan masalah kesehatan, tetapi masalah lingkungan dengan munculnya timbulan limbah masker sekali pakai. Masker medis maupun nonmedis umumnya berbahan baku nonwoven spunbond atau meltblown spunbond dengan campuran polimer berupa poliester atau polipropilen.  Tujuan dari penelitian ini adalah suatu rancang bangun material komposit alternatif dari limbah masker nonmedis berbahan baku polipropilen dalam mengurangi limbah masker nonmedis di lingkungan masyarakat. Pada penelitian ini pembuatan komposit menggunakan limbah masker sebagai bahan pengisi (filler) dan resin poliester sebagai perekat (matrix). Komposit dibuat menjadi dua jenis sampel yaitu komposit dengan filler panjang dan pendek untuk mengetahui pengaruh panjang pengisi filler komposit terhadap kekuatan tarik yang dimiliki komposit. Prosedur pembuatan komposit menggunakan metode hand lay up dengan menuangkan dan perataan secara bergantian filler dan matrix yang dituangkan ke dalam wadah. Sampel komposit yang telah dibuat dipotong menjadi 10 spesimen sesuai dengan standar ASTM D638-14 untuk dilakukan pengujian kekuatan tarik dan pengukuran ketebalan komposit. Bedasarkan hasil pengujian didapatkan bahwa nilai kekuatan tarik komposit dengan filler panjang lebih besar dibandingkan komposit dengan filler pendek. Kesimpulan dari penelitian ini adalah limbah masker dapat dijadikan alternatif bahan komposit.
The Preliminary Study about Physico-Chemical Property of Bio-Enzyme Produced from Orange Fruits Waste Treated with Different Concentrations of Probiotic Andri Kurniawan; Diah Mustikasari; Ardiansyah Kurniawan; Muntoro Muntoro; Jhodi Setiadi; Nur Afifah Kholishah
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 22, No 4 (2024): July 2024
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.22.4.861-867

Abstract

Fruit wastes are reported as among the main contributors to the food waste production. They have impact on the environment so they need to be treated. To reduce the negative effects, fruit wastes must be treated before they are released into environment. Meanwhile, the fruit wastes have been reported about their functional properties and nutritional as bio-enzyme. This preliminary study aimed to provide information about the physico-chemical characteristics of bio-enzyme, including pH, dissolved oxygen (DO), total dissolved solids (TDS), color, and smell of bio-enzyme from orange fruit wastes treated different concentrations of probiotic in anaerobic fermentation. Bio-enzyme was a fermented solution made from a mixture of 15 g brown sugar : 5 kg orange fruit waste : 12 L water. We designed treatments of bio-enzyme fermentation with addition of probiotic, namely 0 ml (control), 80 ml (P1), 160 ml (P2), 240 ml (P3), and 320 ml (P4) for each closed plastic drums 25 L in volume and then were fermented for 35 days. The preliminary study resulted that efficiency of brown sugar and effectivity of fruit waste to produced bio-enzyme with pH 3.4-3.6, TDS 982.7-1152.5 ppm, DO 1.4-2.2 ppm, N total 0.017-0.035%, P 0.017-0.02%, K -.046-0.056%, C organic 0.782-0.936%, C/N ratio 28.29-47.36, reduction sugar 0.005-0.134%, total plate number 4.9 x 104 to 1.1 x 105 colony/g, mold & yeast 2.2 x 104 to 5.8 x 104, light brown of liquid color, little sour to sour and freshness in odor, fungi covered surface of the liquid, Si 12.93-22.53%, Al 1.96-2.39%, Ca 3670-6940 ppm, and Fe 214-806 ppm. This research continues for up to 3 months to determine the metagenome diversity of anaerobic microorganism in bio-enzyme fermentation, characteristics of enzyme, reducing sugar production, and chemical properties of bio-enzyme from orange fruit wastes.
Perancangan Organic Coastal Defence (OCD) sebagai Penangkap Lumpur untuk Mendukung Pertumbuhan Tanaman Mangrove di Mempawah Mangrove Park Trimei Permanus; Kiki Prio Utomo; Jumiati Jumiati
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 22, No 4 (2024): July 2024
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.22.4.951-964

Abstract

Ekosistem Mangrove di Mempawah Mangrove Park (MMP)  Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat telah mengalami abrasi, sehingga pada tahun 2011 MMP melakukan penanaman mangrove. Penanaman terkadang mengalami kegagalan setelah 1 hingga 2 bulan penanaman, mangrove yang ditanam tumbang dan mati oleh arus pesisir pantai. Tahun 2022 pihak MMP  berkolaborasi dengan mahasiswa Teknik Lingkungan UNTAN yang dinaungi oleh UPT Laboratorium Terpadu UNTAN pada kegiatan Matching Fund. Kolaborasi tersebut membuat bangunan penahan lumpur (mud trap) dan pemecah gelombang (breakwater). Kedua bangunan tersebut dinamai Organic Coastal Defence (OCD). Pembangunan OCD yang dibuat pada tahun 2022 belum mempunyai dasar ilmiah secara tertulis untuk dapat direplika di lokasi lain. Berdasarkan latar belakang tersebut maka perancangan OCD dengan dasar ilmiah akan dilakukan dengan observasi lapangan dan melakukan perhitungan prediksi gelombang laut berdasarkan data angin dari Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) Maritim Pontianak. Hasil prediksi gelombang laut dengan tinggi 1,6 meter dengan periode 7 detik. Hasil dari analisis bangunan breakwater mempunyai panjang 99 meter, jarak antar breakwater 55 meter, tinggi tiang 1,8 meter, kedalaman tiang 1,5 meter dan jarak antar tiang 0,23 meter serta bangunan mud trap mempunyai panjang 99 meter, lebar 9 meter, tinggi 0,1 meter, kedalaman papan 0,9 meter. Posisi bangunan OCD menghadap ke arah laut.
Analisis Hujan Ekstrem di Kabupaten Banyumas Tahun 2016–2021 Ryan Andri Wijaya; Sekar Gading Hermawan; Aniworo Nuladani; Nanda Fuji Lestari; Adhelia Widha Alfareta; Safira Bitanisa Adnia Amanitya; Anindya Hias Bestari; Naashiruddin Fikri Qushoyyi; Emilya Nurjani
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 22, No 4 (2024): July 2024
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.22.4.1041-1053

Abstract

Kabupaten Banyumas memiliki variasi topografi yang dapat memicu hujan ekstrem, menyebabkan daerah ini rawan bencana hidrometeorologis.  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis intensitas, pola, dan faktor yang memengaruhi hujan ekstrem (IOD, ENSO, siklon) di Kabupaten Banyumas pada tahun 2016 - 2021 serta korelasinya dengan kejadian bencana hidrometeorologis. Data yang digunakan yaitu data hujan harian dari BBWS Serayu Opak dan Pusdataru Jawa Tengah, data historis siklon dari BMKG, data ONI dan DMI dari PSL NOAA, serta data kejadian bencana dari BPBD Banyumas dan Jawa Tengah. Analisis intensitas dilakukan dengan metode persentil. Pola distribusi jumlah kejadian hujan ekstrem dianalisis menggunakan data tabular dan  grafik. Analisis pengaruh siklon dilakukan dengan grafis sedangkan analisis pengaruh ENSO dan IOD dilakukan dengan komparasi tabular. Selanjutnya, dihitung koefisien phi (φ) antara kejadian hujan ekstrem dan bencana hidrometeorologis. Intensitas R90p, R95p, dan R99p di Kabupaten Banyumas berkisar pada 33 mm, 52 mm, dan 92 mm. Distribusi hujan ekstrem di Kabupaten Banyumas merata secara spasial.  IOD dan ENSO memiliki dampak signifikan pada kejadian hujan ekstrem sehingga diduga menjadi faktor penyebab pola temporal tersebut. Kejadian siklon memiliki pengaruh terhadap kejadian hujan ekstrem. Korelasi antara kejadian hujan ekstrem dan bencana umumnya lemah, karena keterbatasan jumlah pos hujan dan tingginya variasi lokal hujan. 
Life Cycle Assesment pada Proses Distribusi BBM di PT Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal Panjang Reza Ismail Alqindy; Suherman Suherman; Tri Retnaningsih Soeprobowati; Yusep Sopian
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 22, No 4 (2024): July 2024
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.22.4.904-913

Abstract

PT Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal Panjang mendistribusikan BBM sebesar 2.243.016,58 kiloliter (KL) pada tahun 2022. Dari proses distribusi BBM berpotensi menimbulkan dampak lingkungan yaitu dampak pencemaran udara dimana proses distribusi BBM banyak memakai transportasi berbahan bakar fossil. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak lingkungan dari proses distribusi BBM PT Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal Panjang menggunakan metode life cycle assesment (LCA) dengan ruang lingkup gate to gate dimulai dari proses penerimaan BBM hingga pendistibusian BBM. Metode penelitian ini mengacu pada SNI ISO 14040:2016 dan SNI ISO 14044:2017, analisis inventori, penilaian dampak, dan interpretasi. Penilaian dampak dilakukan menggunakan software  SimaPro 9.5.0 dengan metode CMIL IA Baseline dengan unit fungsi adalah 1 KL BBM. Kategori dampak yang dikaji pada penelitian ini yaitu kategori dampak utama berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 1 Tahun 2021 tentang Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, yaitu potensi pemanasan global, potensi penipisan ozon, potensi hujan asam, dan potensi eutrofikasi. Dari masing – masing potensi dampak, terdapat dua isu penting (hotspot) yaitu dari proses distribusi dari penggunaan solar yang menghasilkan nilai karaterisasi potensi pemanasan global sebesar 6,77E+00 kg CO2 ek/KL, potensi penipisan ozon sebesar 1,30E-07 Kg CFC-11 ek/KL, dan potensi hujan asam  sebesar 1,18E-02 Kg SO2 ek/KL. Untuk potensi eutrofikasi isu penting (hotspot) disebabkan oleh proses penyaluran dari penggunaan listrik dengan menghasilkan nilai dampak eutrofikasi sebesar 2,78E-03 Kg PO4 ek/KL. Rekomendasi perbaikan yang dapat diberikan adalah penggunaan transportasi ramah lingkungan dan melakukan gerakan hemat energi atau mengganti penggunaan listrik dari PLN dengan energi terbarukan seperti menggunakan panel surya.

Page 1 of 3 | Total Record : 30


Filter by Year

2024 2024