cover
Contact Name
Benny Hidayat, PhD
Contact Email
bennyhidayat@ft.unand.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
bennyhidayat@ft.unand.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Rekayasa Sipil
Published by Universitas Andalas
ISSN : 18582133     EISSN : 24773484     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Rekayasa Sipil' translated as Civil Engineering Journal, is a scholarly periodical that published by Civil Engineering Departement, Faculty of Engineering, Andalas University (Unand), Padang, West Sumatra, Indonesia. The journal, abbreviated as JRS-Unand, covers recent topics in civil engineering as stated in its focus and scope. JRS-Unand publishes 6-10 articles in each edition with 8-14 pages long for each article. One volume of JRS-Unand divided into two editions, which published in February and October each year. Articles are written in Bahasa Indonesia (Indonesian language) or can be in English.
Arjuna Subject : -
Articles 2 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 1 (2013)" : 2 Documents clear
Pemanfaatan Serat Ijuk Pada Campuran Perkerasan Asphalt Concrete-Wearing Coarse (AC-WC) Untuk Mengurangi Keretakan Akibat Gempa Zikri Fathoni; Frans Yanda Hafino; Gita Satria Utama; Gusri Rahayu; Jeniko Yusri; Purnawan Purnawan
Jurnal Rekayasa Sipil (JRS-Unand) Vol 9, No 1 (2013)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.849 KB) | DOI: 10.25077/jrs.9.1.1-9.2013

Abstract

Perkerasan aspal merupakan jenis perkerasan yang paling banyak digunakan pada saat ini. Salah satu kelemahan dari perkerasan ini adalah kemudahan retak akibat pembebanan atau perubahan bentuk karena gaya geser. Wilayah Sumatera Barat merupakan salah satu wilayah yang terletak pada zona rawan gempa. Gempa tersebut sebagian mengakibatkan keretakan pada perkerasan jalan. Penelitian ini dilakukan untuk membuat perkerasan aspal yang tahan retak dengan menambahkan serat ijuk sebagai bahan penguat. Jenis perkerasan aspal yang digunakan dalam penelitian ini adalah Asphalt Concrete – Wearing Coarse (AC – WC). Pengujiannya menggunakan metoda Marshall. Sampel untuk pengujian terdiri dari sampel campuran perkerasan aspal biasa, sampel dengan variasi ukuran dan panjang sama, sampel dengan variasi panjang ijuk dengan kadar yang sama. Sampel dengan variasi kadar ijuk diambil 1% - 5% ijuk dengan panjang 2 cm, didapat kadar optimum 3%. Penelitian dengan melakukan variasi panjang ijuk 1, 3, 5, 7, 9 cm dengan kadar 3%, didapatkan panjang optimum 3 cm. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan ijuk dapat meningkatkan stabilitas campuran perkerasan sebesar 27%. Pada pengujian efek gempa pada sampel tanpa ijuk dan sampel yang diberi ijuk, komposisinya diambil dari hasil mix design sebelumnya yaitu 3% dari berat aspal dengan panjang 3 cm. Pada uji efek gempa didapatkan data bahwa kedua sampel tidak mengalami keretakan setelah digetarkan dengan meja getar selama ± 1 menit 50 detik.
Analisis Kelongsoran Lereng Batu Apit Jalan Alternatif Padang - Bukitinggi Daerah Sicincin Malalak STA 5+350 Hendri Gusti Putra; Rina Yuliet; Hamdan Oktavian
Jurnal Rekayasa Sipil (JRS-Unand) Vol 9, No 1 (2013)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2005.192 KB) | DOI: 10.25077/jrs.9.1.10-23.2013

Abstract

Kejadian longsor merupakan peristiwa alam yang sering dijumpai pada daerah yang memiliki morfologi berbukit – bukit atau pegunungan dengan material berupa tanah dan bebatuan. Penyebab longsor dapat dibedakan menjadi 2 macam yaitu : 1) faktor alam seperti curah hujan , kondisi tanah dan batuan, gempa dan kemiringan lereng (topografi) : 2) faktor manusia seperti gangguan pada lereng bukit terjal, pengupasan dan penggundulan hutan. Dalam kasus longsoran di lereng jalan Sicincin–Malalak pergerakkan tanah dipengaruhi oleh keadaaan tanah yang kurang baik, curah hujan yang tinggi dan akibat gempa pada tanggal 30 september 2009 lalu yang menyebabkan berubahnya tekstur tanah yang menyebabkan retakkan pada lereng, selain itu kelongsoran disebabkan lereng yang terjal. Analisis yang dilakukan adalah menghitung faktor keamanan dengan metoda segitiga datar dengan mengetahui jenis tanah, kohesi dan sudut geser dari tanah pada lereng terbatas sehingga diketahui apakah lereng tersebut masih aman, dan juga dibandingkan dengan perhitungan dengan menggunakan software STABL versi 5. Dari hasil anlisis dengan beberapa metoda baik manual maupun program, lereng tidak berada dalam kondisi aman (SF,1).

Page 1 of 1 | Total Record : 2