cover
Contact Name
Nyoman Suadnyana Pasek
Contact Email
suadnyanapasek83@gmail.com
Phone
+6281339412282
Journal Mail Official
suadnyanapasek83@gmail.com
Editorial Address
Jl. Udayana no 11 Singaraja Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha
ISSN : 26141949     EISSN : 26141930     DOI : -
Core Subject : Humanities, Social,
IMAT ( Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi ) Undiksha provides a medium for disseminating novel articles related to economy and business among international academics, practitioners, regulators, and public. JIMAT accepts articles any research methodology that meet the standards established for publication in the journal. In addition, JIMAT focuses on research articles and review article for specific topics that are relevant to the economic and accounting, business, and banking issues, related to three important disciplines as follows: Economics And Accounting: Public Economics , International Economics, Banking and Financial InstitutionDevelopment Economics, Monetary Economics, Financial Economics. Accounting: Public Sector Accounting, Taxation, Financial Accounting, Management Accounting, Auditing, and Information Systems Business and banking management:Finance and wealth management, Marketing, Human Resource Management, Strategic Management, Operations, Entrepreneurship, Banking Ethics, Banking Operation and Management.
Articles 3,177 Documents
PENERAPAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY PADA ENTITAS BISNIS (Studi Kasus Pada PT PLN (Persero) Area Bali Utara) Indah Sathyaningsih Putu .; Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. .; Nyoman Trisna Herawati, SE.AK,M.Pd. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.4668

Abstract

Corporate social responsibility atau CSR merupakan sebuah konsep yang ditujukan sebagai salah satu bentuk pertanggungjawaban sosial perusahaan terhadap lingkungan sekitarnya. Konsep ini senantiasa mengalami perubahan baik dari sisi jenis kegiatan, kuantitas kontribusi finansial maupun motif atau tujuan pelaksanaannya. Tidak hanya itu, pandangan para pelaku usaha terhadap penerapan konsep ini juga semakin berubah dari waktu ke waktu, terlebih pasca diberlakukannya beberapa regulasi yang terkait dengan pelaksanaan tanggungjawab sosial untuk beberapa kalangan tertentu. Dengan demikian, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) bentuk tanggungjawab sosial yang diterapkan perusahaan, 2) alasan maknawi penerapan tanggungjawab sosial. Penelitian ini penulis lakukan di PT PLN (Persero) Area Bali Utara dengan menggunakan metode kualitatif pendekatan studi kasus. Teknik pengambilan data dilakukan dengan purposive sampling dan snowball chain sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan pengamatan, wawancara, penelitian kepustakaan dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) secara umum, ada tiga bentuk program CSR yang diterapkan perusahaan, yakni: community relations, community service, dan community empowering. Untuk tahun 2014, ada sembilan jenis pogram CSR yang dijalankan perusahaan yaitu: sosialisasi tentang keselamatan dan keamanan ketenagalistrikan, sosialisasi gemar membaca, pemberian bantuan sarana dan prasarana pendidikan, bantuan program bedah rumah, pemberian beasiswa, pemeriksaan gratis, pemberian bantuan sarana dan prasarana olahraga, pemberian bantuan sarana dan prasarana ibadah, dan pemberian bantuan terkait upaya pemberdayaan masyarakat, 2) alasan maknawi perusahaan menjalankan CSR adalah sebagai salah satu strategi investasi sosial. Kata Kunci : Kata kunci: corporate social responsibility, alasan maknawi, strategi investasi sosial Corporate social responsibility or CSR is a concept intended as one of corporate social responsibility towards its environment. This concept is always changing from the side of activity, financial contribution quantity and from the side of motive or objective of the implementation. The actors’ view of the implementation of this concept is also increasingly changing from time to time, especially in the period of the coming into effect of some regulations related to the implementation of social responsibility for some groups. Thus, this study was aimed to find out: 1) the form of social responsibility implemented by companies, 2) meaningful reasons of the implementation of social responsibility. This study was conducted in PT PLN (Persero) Area Bali Utara using study case of qualitative method. The data were drawn by using purposive sampling and snowball chain sampling technique. The data collection was done through observation, interview, library research and documentation study. The data analysis was done by following the stages of data reduction, data display, and conclusion drawing. The result showed that: 1) in general, there are three forms of CSR program implemented by the company, i.e., community relations, community service, and community empowering. For 2014, there were nine types of CSR run by the company, i.e., socialization about safety and security of electricity, socialization of increased preference for reading, aid in the form of educational facilities and infrastructure, house renovation, scholarship, free health check-up, sport facilities and infrastructure, place of worship, and other aid in an attempt of community empowerment, and 2) the meaningful reason of the company for implementing CSR is as a social investment strategy. keyword : Keywords: corporate social responsibility, meaningful reason, social investment strategy
ANALISIS KESIAPAN PEMERINTAH DAERAH DALAM MENERAPKAN STANDAR AKUNTANSI PEMERINTAHAN BERBASIS AKRUAL DI KABUPATEN GIANYAR Ni Md Ari Widyastuti .; Dr. Edy Sujana,SE,Msi,AK .; I MADE PRADANA ADIPUTRA, S.E.,S.H.,M.Si. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.4669

Abstract

Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) berbasis akrual merupakan suatu standar pemerintahan yang mencatat dan mengakui transaksi pada saat terjadinya transaksi, tanpa memperhatikan kas dan setara kas diterima atau dibayarkan. Penerapan SAP berbasis akrual dapat meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah, maka diperlukan kesiapan infrastruktur pendukung pada pemerintah. Pemerintah Indonesia, khususnya pemerintah Kabupaten Gianyar belum menerapkan akuntansi berbasis akrual secara penuh, namun sudah menerapkan akuntansi berbasis kas menuju akrual. Di tahun 2015, pemerintah Kabupaten Gianyar dituntut menerapkan secara penuh akuntansi berbasis akrual pada laporan keuangan di setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) sesuai amanat PP No. 71 tahun 2010. Dengan adanya peraturan tersebut, maka tujuan penelitian ini dimaksukan untuk mengetahui; 1) bagaimana kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) pemerintah Kabupaten Gianyar dalam menerapkan SAP berbasis akrual, 2) bagaimana kesiapan Sistem Informasi Akuntansi (SIA) pemerintah Kabupaten Gianyar dalam menerapkan SAP berbasis akrual, dan bagaimana komitmen organisasi dalam menerapkan SAP berbasis akrual. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif dengan menekankan pada pendekatan interpretif. Analisis data dilakukan melalui tiga tahapan, antara lain; 1) Pengumpulan Data, 2) Reduksi Data, 3) Penyajian Data, dan 4) Pengambilan Keputusan atau Verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa; 1) kesiapan dari SDM pemerintah Kabupaten Gianyar belum siap karena masih dalam tahap pembelajaran untuk memahami penerapan SAP berbasis akrual, 2) kesiapan dari SIA menunjukan bahwa sudah ada sistem khusus yang bernama Sistem Informasi Manajemen Daerah (SIMDA) yang digunakan dalam pelaporan keuangan pada pemerintah Kabupaten Gianyar, dan 3) komitmen organisasi sangat mendukung penerapan basis akrual.Kata Kunci : kesiapan, basis akrual, infrastruktur pendukung. The accrual-based Governmental Accounting Standard ‘Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) is a governmental standard which records and acknowledges the on-going transactions without paying attention to the cash and the like which is accepted or paid. The implementation of the accrual-based SAP can improve transparence and accountability of the management of the regional finance. To this end, the government should prepare the supporting infrastructure. The Indonesian government in general and Gianyar Regency in particular had not fully implemented the cash-based accounting leading to accrual. In 2015, the government of Gianyar Regency is required to fully apply the accrual-based accounting to the financial statement in every Department ‘Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), as instructed by the Act No. 71 of 2010. With reference to such an Act, this present study was intended to identify 1) the readiness of the Human Resources ‘Sumber Daya Manusia (SDM)’ of the government of Gianyar Regency to implement the accrual-based SAP, 2) the readiness of the Accounting Information System ‘Sintem Informasi Akuntansi (SIA)’ of the government of Gianyar Regency in implementing the accrual-based SAP, and to what extent the organization was committed to implement the accrual-based SAP. Qualitative method was used in the present study, emphasizing the interpretative approach. The data were analyzed through four stages; they are 1) Data Collection, 2) Data Reduction, 3) Data Presentation, and 4) Decision Making or Verification. The result of the study showed that 1) the SDM of the government of Gianyar Regency had not been ready as they were still in the learning process to understand the implementation of the accrual-based SAP, 2) the readiness of SIA showed that there was a specific system named the System of Regional Management Information ‘Sistem Informasi Managemen Daerah (SIMDA) used by the financial statement by the government of Gianyar Regency, and 3) the organizational commitment strongly supported the accrual-based implementation.keyword : readiness, accrual-based, supporting infrastructure.
ANALISIS KESIAPAN PEMERINTAH DAERAH DALAM MENERAPKAN STANDAR AKUNTANSI PEMERINTAHAN BERBASIS AKRUAL DI KABUPATEN GIANYAR Ni Md Ari Widyastuti .; Dr. Edy Sujana,SE,Msi,AK .; I MADE PRADANA ADIPUTRA, S.E.,S.H.,M.Si. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.4670

Abstract

Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) berbasis akrual merupakan suatu standar pemerintahan yang mencatat dan mengakui transaksi pada saat terjadinya transaksi, tanpa memperhatikan kas dan setara kas diterima atau dibayarkan. Penerapan SAP berbasis akrual dapat meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah, maka diperlukan kesiapan infrastruktur pendukung pada pemerintah. Pemerintah Indonesia, khususnya pemerintah Kabupaten Gianyar belum menerapkan akuntansi berbasis akrual secara penuh, namun sudah menerapkan akuntansi berbasis kas menuju akrual. Di tahun 2015, pemerintah Kabupaten Gianyar dituntut menerapkan secara penuh akuntansi berbasis akrual pada laporan keuangan di setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) sesuai amanat PP No. 71 tahun 2010. Dengan adanya peraturan tersebut, maka tujuan penelitian ini dimaksukan untuk mengetahui; 1) bagaimana kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) pemerintah Kabupaten Gianyar dalam menerapkan SAP berbasis akrual, 2) bagaimana kesiapan Sistem Informasi Akuntansi (SIA) pemerintah Kabupaten Gianyar dalam menerapkan SAP berbasis akrual, dan bagaimana komitmen organisasi dalam menerapkan SAP berbasis akrual. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif dengan menekankan pada pendekatan interpretif. Analisis data dilakukan melalui tiga tahapan, antara lain; 1) Pengumpulan Data, 2) Reduksi Data, 3) Penyajian Data, dan 4) Pengambilan Keputusan atau Verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa; 1) kesiapan dari SDM pemerintah Kabupaten Gianyar belum siap karena masih dalam tahap pembelajaran untuk memahami penerapan SAP berbasis akrual, 2) kesiapan dari SIA menunjukan bahwa sudah ada sistem khusus yang bernama Sistem Informasi Manajemen Daerah (SIMDA) yang digunakan dalam pelaporan keuangan pada pemerintah Kabupaten Gianyar, dan 3) komitmen organisasi sangat mendukung penerapan basis akrual.Kata Kunci : kesiapan, basis akrual, infrastruktur pendukung. The accrual-based Governmental Accounting Standard ‘Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) is a governmental standard which records and acknowledges the on-going transactions without paying attention to the cash and the like which is accepted or paid. The implementation of the accrual-based SAP can improve transparence and accountability of the management of the regional finance. To this end, the government should prepare the supporting infrastructure. The Indonesian government in general and Gianyar Regency in particular had not fully implemented the cash-based accounting leading to accrual. In 2015, the government of Gianyar Regency is required to fully apply the accrual-based accounting to the financial statement in every Department ‘Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), as instructed by the Act No. 71 of 2010. With reference to such an Act, this present study was intended to identify 1) the readiness of the Human Resources ‘Sumber Daya Manusia (SDM)’ of the government of Gianyar Regency to implement the accrual-based SAP, 2) the readiness of the Accounting Information System ‘Sintem Informasi Akuntansi (SIA)’ of the government of Gianyar Regency in implementing the accrual-based SAP, and to what extent the organization was committed to implement the accrual-based SAP. Qualitative method was used in the present study, emphasizing the interpretative approach. The data were analyzed through four stages; they are 1) Data Collection, 2) Data Reduction, 3) Data Presentation, and 4) Decision Making or Verification. The result of the study showed that 1) the SDM of the government of Gianyar Regency had not been ready as they were still in the learning process to understand the implementation of the accrual-based SAP, 2) the readiness of SIA showed that there was a specific system named the System of Regional Management Information ‘Sistem Informasi Managemen Daerah (SIMDA) used by the financial statement by the government of Gianyar Regency, and 3) the organizational commitment strongly supported the accrual-based implementation.keyword : readiness, accrual-based, supporting infrastructure.
Pengaruh Efektivitas Sistem Pengendalian Internal, Ketaatan Aturan Akuntansi, Persepsi Kesesuaian Kompensasi dan Implementasi Good Governance Terhadap Kecenderungan Fraud (Studi Empiris Pada SKPD di Kabupaten Tabanan) Purnama Sari Ni Luh Putu .; Gede Adi Yuniarta, SE.AK .; I MADE PRADANA ADIPUTRA, S.E.,S.H.,M.Si. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.4677

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh efektivitas sistem pengendalian internal, ketaatan aturan akuntansi, persepsi kesesuaian kompensasi dan implementasi good governance terhadap kecenderungan fraud secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan menggunakan instrumen kuisioner. Penelitian ini menggunakan dua jenis data yaitu data primer dan sekunder. Penelitian dilakukan pada SKPD di Kabupaten Tabanan. Obyek penelitian adalah persepsi pegawai bagian akuntansi/keuangan pada setiap SKPD mengenai efektivitas sistem pengendalian internal, ketaatan aturan akuntansi, persepsi kesesuaian kompensasi dan implementasi good governance terhadap kecenderungan fraud. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 115 orang. Metode analisis data yang digunakan adalah metode analisis regresi berganda yang diolah dengan menggunakan program SPSS 19.0 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) secara parsial efektivitas sistem pengendalian internal berpengaruh signifikan negatif terhadap fraud, (2) ketaatan aturan akuntansi secara parsial berpengaruh signifikan negatif terhadap fraud, (3) secara parsial persepsi kesesuaian kompensasi berpengaruh signifikan negatif terhadap fraud, implementasi good governance secara parsial berpengaruh signifikan negatif terhadap fraud dan (5) secara simultan efektivitas sistem pengendalian intern, ketaatan aturan akuntansi, persepsi kesesuaian kompensasi dan implementasi good governance berpengaruh simultan negatif terhadap kecenderungan fraud Kata Kunci : fraud, pengendalian internal, good governance The study aimed at finding out the contribution of the effectiveness of internal control system, adherence to accounting rules, appropriate compensation perception, and the implementation of good governance on the fraud tendency both partially as well as simultaneously. Ths study utilized a quantitative approach, using questionnaires to collect the data in the forms of primary and secondary types. This study was conducted at all SKPD office around Tabanan regency, focusing on the object such as the perception of the accounting staffs at the SKPD offices about the effectiveness of internal control system, adherence to accounting rules, appropriate compensation perception, and the implementation of good governance on the fraud tendency. There were about 115 respondents selected based on the purposive sampling technique as the samples of the study. The analysis was made by using multiple regression method supported by SPSS version 19 for Windows program. The results indicated that partially (1) the effectiveness of internal control system had a negative, but significant effect on the fraud, (2) adherence to accounting rules had a negative, but significant effect on the fraud, (3) appropriate compensation perception had a negative, but significant effect on the fraud, and (4) the implementation of good governance had a negative, but significant effect on the fraud, and (5) the effectiveness of internal control system, adherence to accounting rules, appropriate compensation perception, and the implementation of good governance had a simultaneous negative effect on the fraud tendency. keyword : fraud, internal control, good governance
PENGARUH INDEPENDENSI, PENGALAMAN KERJA, PROFESIONALISME DAN GAYA KEPEMIMPINAN BADAN PENGAWAS TERHADAP EFEKTIVITAS SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL I Kadek Astana Putra .; Gede Adi Yuniarta, SE.AK .; NI KADEK SINARWATI, SE., M.Si.Ak. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.4678

Abstract

Pengendalian internal merupakan kegiatan yang dilakukan untuk menjaga, memperbaiki kesalahan dan meningkatkan kesesuaian atas apa yang dilaksanakan dengan apa yang telah ditetapkan. Pengendalian internal memiliki peranan yang sangat penting dalam sebuah organisasi. Melalui pengendalian internal yang baik, maka akan tercipta kesuaian tindakan dengan aturan, guna mencapai tujuan yang telah ditetapkan dalam sebuah organisasi. Pengendalian internal dilakukan oleh pengawas intern dalam sebuah organisasi. Mengingat pentingnya kegiatan ini, maka seorang pengawas intern dituntut untuk memiliki indepensi, pengalaman kerja dan sikap profesional dalam bekerja serta memiliki gaya kepemimpinan dalam melakukan pengawasan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh independensi, pengalaman kerja, profesionalisme dan gaya kepemimpinan badan pengawas terhadap efektivitas sistem pengendalian internal. Populasi yang digunakan adalah LPD di Kecamatan Nusa Penida. Jenis data penelitian ini adalah kuantitatif. Sumber data yang digunakan adalah data primer. Metode pengumpulan data dengan menyebar kuesioner. Teknik analisis data menggunakan regresi berganda dengan bantuan program SPSS versi 18.00. Hasil penelitian menunjukkan bahwa independensi, pengalaman kerja, profesionalisme dan gaya kepemimpinan badan pengawas berpangaruh positif dan signifikan secara parsial dan simultan terhadap efektivitas sistem pengendalian internal. Kata Kunci : Independensi, Pengalaman Kerja, Profesionalisme, Gaya Kepemimpinan dan Sistem Pengendalian Internal Internal control is an activity conducted in ordert to keep, fix errors and improve the compatibility between what had been done and what had been planned. The internal control has a very significant role in the system of organization. Based on the well manage internal control,appropriate action would be created according to the rule, for the purpose of achieving the intended goal set by the organization. The internal control was conducted by the internal supervisor in an organization. Considering the important role of internal control activity, so an internal supervisor is required to keep possesing his independcy, working experience, and professional attitude in working as well as to have his own good leadership styles in conducting his job of supervision. The aim of this study was made to find out the effect of independency, working experiences, professionalism and leadership style of the supervisors on the internal control system. The population of the study were all the LPD (Rural Credit Institutions) around Nusa Penida District. The study involved quatitative data obtained from primary sources, collected by distributing questionaires. The data were analyzed using multiple linear regression analysis supported with SPSS program version 18.00 The results of the study indicated that independency, working experiences, professionalism and leadership style of the supervisors had a partially and simultaneously positive significant effect of the on the effectiveness of the internal control system. keyword : independency, working experiences, professionalism and leadership style of the supervisors, and internal control system
ANALISIS STRATEGI PENERIMAAN PAJAK BUMI DAN BANGUNAN PEDESAAN DAN PERKOTAAN (PBB P2) SERTA EFEKTIVITAS PENERIMAANNYA DI PEMERINTAH KOTA DENPASAR TAHUN 2013-2014 Ida Ayu Metha Apsari Prathiwi .; Nyoman Trisna Herawati, SE.AK,M.Pd. .; Ni Luh Gede Erni Sulindawati, SE. Ak,M .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.4679

Abstract

Menurut Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB P2) merupakan salah satu pajak yang dikelola oleh pemerintah daerah. Pemerintah Kota Denpasar mulai memberlakukan PBB P2 sebagai pajak daerah mulai tanggal 1 Januari 2013. Kota Denpasar merupakan ibukota provinsi yang memiliki potensi pajak yang besar mengingat segala kegiatan perekonomian berada di daerah tersebut. Besarnya tunggakan pajak menjadi tantangan bagi pemerintah kota Denpasar dalam mengoptimalkan penerimaan PBB P2. Penelitian ini mendeskripsikan mengenai kendala yang dialami oleh pemerintah kota Denpasar dalam penerapan PBB P2, menjelaskan mengenai strategi yang digunakan, serta mengetahui tingkat efektivitas penerimaan PBB P2 sebagai pajak daerah. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan dokumentasi. Pemilihan informan menggunakan teknik purposive. Teknis analisis data yang digunakan adalah kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kendala yang dialami oleh pemerintah kota Denpasar adalah karena PBB P2 merupakan pajak baru sehingga pemda mengalami kesulitan dalam pengelolaannya, aplikasi SISMIOP yang diberikan oleh Direktorat Jenderal Pajak tidak berjalan dengan baik, sarana dan prasarana yang kurang memadai serta membutuhkan biaya yang besar, serta sumber daya manusia yang tidak optimal dalam memberikan pelayanan. Pemerintah kota Denpasar melakukan tiga tahapan strategi yaitu tahap perencanaan strategi, pelaksanaan strategi, dan evaluasi strategi. Penerimaan PBB P2 kota Denpasar tergolong sangat efektif dengan presentase di atas seratus persen. Kata Kunci : PBB P2, Pajak Daerah, Strategi, Efektivitas According to the Constitution No. 28 in 2009 the rural and urban property taxes becomes one of the taxes policy managed by the local government. Denpasar local government had just started to implement this rural and urban property taxes policy since January 2013. Denpasar is the capital city of Bali Province having very high potential of taxe revenue, because every apect of economic activity is found in this area. The amount of tax arrears could become potential challenges for the local government of Denpasar. This study would describe about the constraints encountered by the local government of Denpasar in optimizing the ruraland urban property tax revenue, explaining about the strategies implemented, as well as finding out the level of effectiveness of property tax revenue as the local taxes. It was a descriptive type of study, using interview and documentation record in collecting the data. Purposive technique was used as a basis for selecting the informants, while the data was analyzed by using qualitative and quantitative methods. The results indicated that since the policy of tax revenue was relatively new the problems encountered by the local government of Denpasar was in the management, the application of SISMIOP provided by tax Directorate General “Direktorat Jenderal Pajak” could not be implemented well, restricted number of facilities and infrastructure, and lack of human resources capabilities to provide the services. The local government of Denpasar had conducted three stages of strategies involving stage of planning, implementation, and evaluation strategies. The rural and urban property taxes revenue in Denpasar city was found very effective with more than 100 % revenue. keyword : rural and urban property taxes revenue, local taxes, strategy, effectiveness
PENGARUH KINERJA KEUANGAN, PROPORSI KEPEMILIKAN, UKURAN, DAN STATUS PERUSAHAAN TERHADAP LUAS PENGUNGKAPAN PERUSAHAAN SEKTOR PERTAMBANGAN YANG TERDAFTAR DI BEI PERIODE 2009-2013 Nadia Septiana Putri .; Gede Adi Yuniarta, SE.AK .; Nyoman Ari Surya Darmawan, S.E., Ak. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.4680

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kinerja keuangan, proporsi kepemilikan, ukuran, dan status perusahaan terhadap luas pengungkapan perusahaan sektor pertambangan yang terdaftar di BEI periode 2009-2013 baik secara parsial maupun simultan. Penelitian dilakukan dengan mengambil sampel 9 perusahaan sektor pertambangan yang terdaftar di BEI dengan periode waktu amatan lima tahun, sehingga total sampel penelitian yang digunakan sebanyak 45 perusahaan. Pemilihan sampel dilakukan dengan menggunakan metode purposive sampling. Data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi seluruh komponen laporan tahunan perusahaan, Current Asset, Return on Asset, Debt to Equity Ratio, total saham publik, total aset perusahaan, dan status kepemilikan perusahaan. Metode analisis data yang digunakan yaitu analisis regresi berganda dan pengujian data dilakukan dengan dibantu oleh Program SPSS 19.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial variabel profitabilitas berpengaruh negatif dan signifikan terhadap luas pengungkapan perusahaan. Variabel ukuran perusahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap luas pengungkapan perusahaan. Sedangkan variabel likuiditas, leverage, proporsi kepemilikan, dan status perusahaan tidak berpengaruh signifikan dan berhubungan negatif terhadap luas pengungkapan perusahaan. Secara simultan kinerja keuangan, proporsi kepemilikan, ukuran, dan status perusahaan berpengaruh terhadap luas pengungkapan perusahaan. Kata Kunci : kinerja kuangan, proporsi kepemilikan, ukuran, status, pengungkapan The study aimed at finding out the effect of financial performances, proportion of size, and the company status on the extension disclosure of mining companies listed in BEI (Indonesian Stock Exchanges) during the period of 2009-2013, either partially or simultaneously. The study involve nine different mining companies listed in the Indonesian stock exchange (BEI) within five observation years, so that the total number of the samples became 45 companies. The samples were selected based on purposive sampling method. Data used in this study involve all components of the companies’ annual reports, Current Asset, Return on Asset, Debt to Equity Ratio, total public stocks, total companies’ assets, and the status of companies ownership. The data were analyzed by using multiple regression supported by SPSS version 19.0. The results indicated that profitability variable partially had a negative and significant effect on the extensive disclosure of the companies. Variable of company size had a positive and significant effect on the extensive disclosure of the company. While liquidity variable, leverage, ownership proportion, and the companies, status had no significant effect and had negative correlation on the extensive disclosure of the companies. Financial performances, proportion of ownership, size, and the company status had simultaneously affected on the extension disclosure of mining companies. keyword : financial performance, ownership proportion, size, status, disclosure
FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MANAJEMEN LABA (STUDI EMPIRIS PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BEI PERIODE TAHUN 2008-2013) Putu Putri Suriyani .; Gede Adi Yuniarta, SE.AK .; Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.4681

Abstract

Abstrak Perilaku manajemen laba selalu diasosiasikan dengan perilaku yang negatif karena manajemen laba menyebabkan tampilan informasi keuangan tidak terceminkan keadaan yang sebenarnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemilikan institusional, dewan komisaris, presentasi saham publik, komite audit, laverage secara simultan dan parsial terhadap manajemen laba. Populasi yang akan diambil dalam penelitian ini adalah semua perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode tahun 2008 - 2013. Sampel dengan menggunakan metode purposive sampling. Metode pengumpulan data adalah dengan metode dokumentasi. Pengujian hipotesis dengan menggunakan analisis regresi linier berganda. Berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa (1) Secara parsial Tidak terdapat pengaruh antara kepemilikan institusional, dewan komisaris independen, laverage terhadap manajemen laba. Namun terdapat pengaruh antara persentase saham publik,komite audit secara parsial terhadap manajemen laba pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2008-2013 (2) Secara simultan terdapat pengaruh antara kepemilikan institusional, dewan komisaris, persentase saham publik, komite audit, leverage terhadap manajemen laba pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2008-2013 (3) Pengaruh paling dominan terhadap manajemen laba pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2008-2013 adalah variabel presentase saham publik. Kata Kunci : Kata kunci: kepemilikan institusional, dewan komisaris, presentasi saham publik, komite audit, laverage, manajemen laba Abstract Profit management behaviour is always associated with a negative behaviour of a company because this profit management could led to the financial information display could not be illustrated realistically. This study aimed at analysing the contribution of institutional ownership, board of commissioners, the percentage of public stock, audit committee, leverage towards the profit management simultaneously as well as partially. The population involved in this study were all manufacture companies listed in the Indonesian Stock Exchange (BEI) during the period of 2008-2013. The process of sampling was made based on the purposive sampling technique. The data were collected by using documentation records and its’ hypothesis was tested based on multiple linear regression. The results of analysis indicated that (1) partially, there was no contribution of institutional ownership, board of commissioners, leverage towards the profit management, however the stock percentage, and audit committee were found contributing partially towards the profit management of manufacture companies listed in the Indonesian stock exchange during the period of 2008-2013. (2) Simultaneously there was a contribution of institutional ownership, board of commissioners, the percentage of public stock, audit committee, and leverage towards the profit management of the manufacture companies listed in the Indonesian stock exchange during the period of 2008-2013. (3) The most dominant contributor on the profit management of manufacture companies listed in the Indonesian stock exchange was the variable of public stock percentage. keyword : Key words: institutional ownership, commissioner board, public stock percentage, audit committee, leverage, profit management.
PENGARUH KECUKUPAN MODAL, KUALITAS AKTIVA PRODUKTIF, RENTABILITAS, DAN LIKUIDITAS TERHADAP PERTUMBUHAN LABA (Studi Kasus pada Lembaga Perkreditan Desa Kabupaten Buleleng) Putu Novi Andayani .; Gede Adi Yuniarta, SE.AK .; Dr. Edy Sujana,SE,Msi,AK .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.4682

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh kecukupan modal, kualitas aktiva produktif, rentabilitas, dan likuiditas terhadap pertumbuhan laba pada LPD Kabupaten Buleleng baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder berupa laporan keuangan tahunan LPD Kabupaten Buleleng periode 2010-2013. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh LPD di Kabupaten Buleleng yang berjumlah 124 LPD. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, dengan jumlah sampel adalah 45 LPD. Metode analisis data yang digunakan adalah metode analisis regresi linier berganda yang diolah menggunakan program SPSS 19,0 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial kecukupan modal berpengaruh negatif signifikan terhadap pertumbuhan laba, kualitas aktiva produktif dan rentabilitas tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan laba, dan likuiditas berpengaruh positif signifikan terhadap pertumbuhan laba LPD Kabupaten Buleleng. Sementara secara simultan hasil penelitian menunjukkan bahwa kecukupan modal, kualitas aktiva produktif, rentabilitas, dan likuiditas berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan laba LPD Kabupaten Buleleng. Kata Kunci : LPD, laba, kecukupan modal, aktiva produktif, rentabilitas, likuiditas The study was conducted in order to find out the effect of capital sufficiency, productive assets, profitability, and liquidity towards profit growth at the rural credit institution in Buleleng regency both partially as well as simultaneously. This study utilized a quantitative approach, involving a secondary type of data obtained from annual financial report of the rural credit institutions in Buleleng during the period of 2010-2013. The population of the study involved 124 rural credit institutions around Buleleng area. The sampes were selected based purposive sampling technique to obtain 45 respondents. The analysis was conducted based on multiple linear regression analysis supported by the SPSS program 19.0 for windows. The results of the study indicated that partially capital sufficiency had a negative but significant effect on the profit growth, productive assets quality and profitability had no significant effect towards the profit growth and liquidity had a significant positive effect towards profit growth of rural credit institution in Buleleng. Meanwhile capital sufficiency, productive assets quality, profitability, and liquidity had a simultaneous significant effect towards the profit growthof rural credit institutions in Buleleng.keyword : rural credit institution, profit, capital sifficiency, productive assets, profitability, liquidity
ANALISIS PENGARUH PROFITABILITAS, LIKUIDITAS, DAN LEVERAGE TERHADAP RETURN SAHAM PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BEI TAHUN 2009-2013 Okky Safitri .; NI KADEK SINARWATI, SE., M.Si.Ak. .; Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.4683

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh profitabilitas, likuiditas, dan leverage terhadap return saham pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2009-2013. Populasi dalam penelitian ini yaitu perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2009 sampai dengan 2013 dan diperoleh sampel sebanyak 55 perusahaan dengan menggunakan teknik purposive sampling sebagai metode penentuan sampelnya. Metode pengumpulan data dilakukan dengan metode dokumentasi untuk memperoleh data mengenai laporan keuangan auditan perusahaan-perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2009-2013. Teknik analisis data yang digunakan untuk menguji hipotesis yaitu analisis regresi berganda dengan dengan program SPSS for windows versi 19.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) profitabilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap return saham, (2) likuiditas berpengaruh positif dan signifikan terhadap return saham, (3) leverage berpengaruh positif dan signifikan terhadap return saham, (4) profitabilitas, likuiditas, dan leverage secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap return saham.Kata Kunci : Profitabilitas, Likuiditas, Leverage, Return Saham This study was aimed at analyzing the effect of profitability, liquidity, and leverage on share return in manufacturing companies registered in Bursa Efek Indonesia (BEI) in 2009-2013. The population consisted of manufacturing companies registered in Bursa Efek Indonesia (BEI) in 2009 to 2013 and a sample of 55 companies was obtained by using purposive sampling technique. The data were collected by using documentation method to get the data on audited financial reports of the companies registered in Bursa Efek Indonesia (BEI) in 2009-2013. The data analysis technique to test the hypothesis was multiple regression analysis using SPSS for windows of version 19.0. The results showed that (1) profitability has a positive and significant effect on share return, (2) liquidity has a positive and significant effect on share return, (3) leverage has a positive and significant effect on share return, and (4) profitability, liquidity, and leverage simultaneously have a positive and significant effect on share return.keyword : Profitability, Liquidity, Leverage, Share Return

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 16 No. 03 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 16 No. 02 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 16 No. 01 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 15 No. 04 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 15 No. 03 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 15 No. 02 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 15 No. 01 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 14 No. 04 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 14 No. 03 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 14 No. 02 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 14 No. 01 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 13 No. 04 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 13 No. 03 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 13 No. 02 (2022) Vol 13, No 01 (2022) Vol. 13 No. 01 (2022) Vol 12, No 3 (2021) Vol. 12 No. 3 (2021) Vol. 12 No. 2 (2021) Vol 12, No 2 (2021) Vol. 12 No. 1 (2021) Vol 12, No 1 (2021) Vol 11, No 3 (2020) Vol. 11 No. 3 (2020) Vol 11, No 2 (2020) Vol. 11 No. 2 (2020) Vol. 11 No. 1 (2020) Vol 11, No 1 (2020) Vol 10, No 3 (2019) Vol. 10 No. 3 (2019) Vol 10, No 2 (2019) Vol. 10 No. 2 (2019) Vol. 10 No. 1 (2019) Vol 10, No 1 (2019) Vol. 9 No. 3 (2018) Vol 9, No 3 (2018) Vol 9, No 2 (2018) Vol. 9 No. 2 (2018) Vol 9, No 1 (2018) Vol. 9 No. 1 (2018) Vol. 8 No. 2 (2017) Vol 8, No 2 (2017): Vol 7, No 1 (2017): Vol. 7 No. 1 (2017) Vol. 6 No. 3 (2016) Vol 6, No 3 (2016): Vol. 5 No. 2 (2016) Vol 5, No 2 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016) Vol 4, No 1 (2016): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol 2, No 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 1, No 1 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) More Issue