cover
Contact Name
Nyoman Suadnyana Pasek
Contact Email
suadnyanapasek83@gmail.com
Phone
+6281339412282
Journal Mail Official
suadnyanapasek83@gmail.com
Editorial Address
Jl. Udayana no 11 Singaraja Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha
ISSN : 26141949     EISSN : 26141930     DOI : -
Core Subject : Humanities, Social,
IMAT ( Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi ) Undiksha provides a medium for disseminating novel articles related to economy and business among international academics, practitioners, regulators, and public. JIMAT accepts articles any research methodology that meet the standards established for publication in the journal. In addition, JIMAT focuses on research articles and review article for specific topics that are relevant to the economic and accounting, business, and banking issues, related to three important disciplines as follows: Economics And Accounting: Public Economics , International Economics, Banking and Financial InstitutionDevelopment Economics, Monetary Economics, Financial Economics. Accounting: Public Sector Accounting, Taxation, Financial Accounting, Management Accounting, Auditing, and Information Systems Business and banking management:Finance and wealth management, Marketing, Human Resource Management, Strategic Management, Operations, Entrepreneurship, Banking Ethics, Banking Operation and Management.
Articles 3,177 Documents
ANALISIS PENERAPAN AKUNTANSI LINGKUNGAN DI PERUSAHAAN KOPI BUBUK BANYUATIS SEBAGAI BENTUK IMPLEMENTASI POGRAM CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY Ketut Landa Kuntum l .; NI KADEK SINARWATI, SE., M.Si.Ak. .; Gede Adi Yuniarta, SE.AK .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.4634

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) untuk mengetahui penerapan akuntansi lingkungan di Perusahaan Kopi Bubuk Banyuatis, (2) untuk mengetahui bentuk implementasi program Corporate Social Responsibility di Perusahaan Kopi Bubuk Banyuatis, dan (3) untuk mengetahui penerapan akuntansi lingkungan di Perusahaan Kopi Bubuk Banyuatis sebagai bentuk implementasi program CSR. Informan dalam penelitian ini adalah staf dari Perusahaan Kopi Bubuk Banyuatis yang bertugas dalam pengelolaan lingkungan.Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode wawancara, metode dokumentasi, dan metode observasi.Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil Penelitian ini adalah (1) Perusahaan Kopi Bubuk Banyuatis telah menerapkan beberapa program CSR di bidang lingkungan hidup. (2) Akuntansi lingkungan yang diterapkan telah dilaporkan secara terpisah dari laporan akuntansi konvensionalnya sebagai laporan tambahan. (3) Hasil analisis penerapan akuntansi lingkungan terhadap program CSR yang terjadi pada periode 2012 dan 2013 menunjukkan Perusahaan Kopi Bubuk Banyuatis lebih besar di biaya kegagalan internal. Hal ini menunjukkan bahwa Perusahaan Kopi Bubuk Banyuatis lebih memfokuskan diri untuk mengoptimalkan dan mengobati kelestarian lingkungan dari limbah polusi daripada mencegah limbah yang mungkin dihasilkan. Dengan demikian disarankan agar perusahaan dapat meminimalkan biaya lingkungan yang dikeluarkan dengan lebih memfokuskan pada aktivitas-aktivitas pencegahan dan aktivitas deteksiKata Kunci : akuntansi lingkungan, CSR, biaya lingkungan This present study was intended to (1) identify the application of environmental accounting at the company of Kopi Bubuk Banyuatis, (2) identify the form of the implementation of the Corporate Social Responsibility Program at the Company of Kopi Bubuk Banyuatis, and (3) identify the implementation of the CSR Program. The informants included the employees of the Company of Kopi Bubuk Banyuatis who were in charge of the environmental management. The data were collected using the interview method, documentary method and observation method. The data were analyzed using the qualitative descriptive technique. The result of the study showed that (1) the Company of the Kopi Bubuk Banyuatis had implemented the CSR program in environment; (2) the environmental accounting implemented had been separately reported from the conventional accounting statement as an additional report; (3) the result of the analysis of the implementation of the environmental accounting in CSR taking place during the periods of 2012 and 2013 showed that the Company of Kopi Bubuk Banyuatis underwent more internal cost failures. This showed that the Company of Kopi Bubuk Banyuatis focused more on maximizing and curing the environmental preservation resulting from the waste pollution than preventing the waste which might be produced. It is, therefore, suggested that the company should minimize the costs spent on environment by focusing more on the avoiding and detecting activities.keyword : environmental accounting, CSR, and environmental costs
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGUNGKAPAN CSR PADA PERUSAHAAN PERTAMBANGAN YANG TERDAFTAR DI BEI TAHUN 2009-2013 Kadek Lisa Damayanti .; NI KADEK SINARWATI, SE., M.Si.Ak. .; Nyoman Ari Surya Darmawan, S.E., Ak. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.4635

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pengungkapan Corporate Social Responsibility pada perusahaan pertambangan yang terdaftar di BEI tahun 2009-2013. Variabel-variabel yang digunakan dalam penelitian ini pengungkapan CSR, ukuran perusahaan, profitabilitas, leverage, dan ukuran dewan komisaris. Metode pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari IDX tahun 2009-2013. Untuk pengujian data digunakan uji statistik deskriptif, uji asumsi klasik, dan uji hipotesis, selanjutnya dilakukan interpretasi atas hasil uji tersebut. Hasil analisis data menunjukkan bahwa, (1) ukuran perusahaan tidak berpengaruh terhadap pengungkapan CSR, (2) profitabilitas tidak berpengaruh terhadap pengungkapan CSR, (3) leverage tidak berpengaruh terhadap pengungkapan CSR, (4) ukuran dewan komisaris tidak berpengaruh terhadap pengungkapan CSR, (5) ukuran perusahaan, profitabilitas, leverage dan ukuran dewan komisaris berpengaruh secara simultan terhadap pengungkapan CSR. Kata Kunci : CSR, ukuran perusahaan, profitabilitas, leverage, ukuran dewan komisaris This study was aimed at finding out the factors that influence the expression of corporate social responsibility in mining corporations registered in Indonesia Stock Exchange in 2009- 2013. The variables used in this study were CSR, corporation size, profitability, leverage, and board of commissioner size. The sample was selected by purposive sampling technique. The data used were of secondary data type obtained from IDX in 2009-2013. To test the data descriptive statistics, classical assumption testing, hypothesis testing were used, followed by interpretation of the results of testing. The results of data analysis showed that (1) corporation size does not have an effect on CSR expression, (2) profitability does not have an effect on CSR expression, (3) leverage does not have an effect on CSR expression, (4) board of commissioner size does not an effect on CSR expression, (5) corporation size, profitability, leverage, and board of commissioner size affect simultaneously on CSR expression. keyword : CSR, corporation size, profitability, leverage, board of commissioner size
PENGARUH PAD DAN DANA PERIMBANGAN TERHADAP KUALITAS PEMBANGUNAN MANUSIA DENGAN ALOKASI BELANJA MODAL SEBAGAI VARIABEL INTERVENING (STUDI EMPIRIS PADA PEMERINTAH KABUPATEN/KOTA DI BALI) Ni Kadek Desi Dwiyantari .; I MADE PRADANA ADIPUTRA, S.E.,S.H.,M.Si. .; Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.4636

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pendapatan asli daerah dan dana perimbangan terhadap kualitas pembangunan manusia secara langsung maupun secara tidak langsung melalui alokasi belanja modal. Penelitian ini dilakukan pada pemerintah daerah kabupaten/kota di Bali. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah laporan realisasi APBD dan data indeks pembanguan manusia Kabupaten/Kota di Bali. Pengambilan sampel penelitian ini menggunakan metode purposive sampling dan memperoleh masing-masing 54 data sebagai sampel untuk periode 2008-2013. Data yang digunakan adalah data realisasi pendapatan asli daerah, dana alokasi umum, dana alokasi khusus, dana bagi hasil, dan alokasi belanja modal, serta nilai Indeks Pembangunan Manusia. Data tersebut bersumber dari DJPK Departemen Keuangan dan Badan Pusat Statistik. Teknik analisis data menggunakan analisis jalur dibantu dengan SPSS versi 19. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh secara langsung hanya pendapatan asli daerah yang berpengaruh terhadap kualitas pembangunan manusia. Sedangkan pengaruh secara tidak langsung, pendapatan asli daerah, dana alokasi umum, dana alokasi khusus, dan dana bagi hasil tidak berpengaruh terhadap kualitas pembangunan manusia melalui alokasi belanja modal.Kata Kunci : pendapatan, dana perimbangan, IPM, belanja This present study was intended to identify the direct and indirect impact of the original regional revenues and balance funds on the quality of the development of human resources through capital allocation. The study was conducted in all the regency/city governments under the Bali Province. This study was a quantitative one. The population of the study included the report of the realization of APBD and the data on human resources index in all the regencies/city in Bali. The samples were taken using the purposive sampling method. During the period of 2008-2013, 54 data were obtained as the samples from each regency/city. The data used were the data on the realization of original regional revenues, general allocation of funds, specific allocation of funds, profit sharing funds, the allocation of capital budget, and the value of the Human Resources Index (HDI). The data were taken from DJPK of the Department of Finance and the Office of the Center of Statistics. The data were analyzed using the analysis of lane with SPSS version 19 program. The result of the study showed that the only original regional revenues directly affected to the quality of human resources. However, original regional revenues, general allocation of funds, specific allocation of funds, and profit sharing funds indirectly contributed did not affect the quality of human resources through the capital budget allocation. keyword : revenues, balance funds, HDI, budget
Pengaruh Karakteristik Pemerintah dan Socioeconomy terhadap Tingkat Pengungkapan Informasi Keuangan pada Situs Resmi Pemerintah Provinsi Nyoman Ayu Wulan Trisna Dewi .; I MADE PRADANA ADIPUTRA, S.E.,S.H.,M.Si. .; Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.4637

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh karakteristik pemerintah daerah yang terdiri dari rasio tekanan fiskal, aset pemerintah daerah, dan rasio pembiayaan utang, serta pengaruh faktor socioeconomy yang terdiri dari pendapatan regional per kapita dan jumlah anggota dewan terhadap tingkat pengungkapan informasi keuangan pada situs resmi pemerintah daerah provinsi di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Penelitian ini merupakan penelitian populasi dimana semua anggota populasi dijadikan sampel. Teknik sampling yang digunakan adalah sampel jenuh. Sampel terdiri dari 33 pemerintah provinsi di Indonesia. Metode analisis yang digunakan untuk menguji hipotesis dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa karakteristik pemerintah daerah yang terdiri dari rasio tekanan fiskal, aset pemerintah daerah, dan rasio pembiayaan utang tidak berpengaruh signifikan positif terhadap tingkat pengungkapan informasi keuangan pada situs resmi pemerintah daerah provinsi di Indonesia. Sedangkan pada faktor socioeconomy hanya jumlah anggota dewan yang berpengaruh signifikan positif terhadap pengungkapan informasi keuangan pada situs resmi pemerintah daerah provinsi di Indonesia. Hal ini menunjukkan dengan semakin banyak jumlah anggota dewan, maka semakin ketat tingkat pengawasan terhadap keuangan pemerintah daerah, sehingga pemerintah daerah menjadi lebih transparan dalam pengungkapan informasi keuangan. Kata Kunci : Karakteristik Pemerintah, Socioeconomy, Pengungkapan Informasi Keuangan This study was intended to find out the effect of local government characteristics consisting of fiscal pressure ratio, local government assets, the ratio of debt financing as well as the socio-economic effects consisting of regional income per capita, and the total number of board members, on the level of financial information disclosure on the official sites of the local government in Indonesia.This study utilized a quantitative research method, involving all the 33 local government in Indonesia became the samples. The sampling technique used was a saturated sampling technique. The method of analysis used to test the hypothesis in this study was a multiple linear regression. The results of the study indicated that local government characteristics consisting of fiscal pressure ratio, local government assets, the ratio of debt financing had no significant positive effect towards the level of financial information disclosure on the official sites of the local government in Indonesia. While on the factors of the socio-economic effects consisting of regional income per capita, and the total number of board members had a significant positive effect on the on level of financial information disclosure on the official sites of the local government in Indonesia. This also indicated that the higher the total number of the board members the increasingly stringent the control towards the local government financial, so that the local government became more transparent in disclosing the financial information.keyword : Government characteristics, socioeconomy, financial information disclosure
PENGARUH SISTEM PENGENDALIAN INTERN, KINERJA ORGANISASI, BUDAYA ORGANISASI DAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH TERHADAP PENERAPAN GOOD GOVERNANCE (Studi Kasus pada Satuan Kerja Perangkat Daerah Kabupaten Buleleng) Kadek Carlina Armeiwati .; Dr. Edy Sujana,SE,Msi,AK .; I MADE PRADANA ADIPUTRA, S.E.,S.H.,M.Si. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.4638

Abstract

Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meneliti secara empiris pengaruh Sistem Pengendalian Internal, Kinerja Organisasi, Budaya Organisasi dan Pengelolaan Keuangan Daerah terhadap Good Governance. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan data primer yang diperoleh dari kuesioner dan diukur dengan menggunakan skala likert. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pegawai Negri Sipil yang menjabat sebagai Kasubag Keuangan, Kasubag Sumber Daya Manusia (SDM) dan Kasubag Perencanaan pada 13 Dinas dan 2 badan di Satuan kerja Perangkat Daerah Kabupaten Buleleng. Kuesioner yang di sebar sebanyak 45 kuesioner dan yang kembali sebanyak 42 kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan yaitu uji regresi linier berganda. Data dianalisis dengan menggunakan software SPSS versi 19. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa (1) Sistem Pengendalian Internal, Kinerja Organisasi, Budaya Organisasi dan Pengelolaan Keuangan Daerah berpengaruh positif dan signifikan secara simuktan terhadap Good Governance, (2) Sistem Pengendalian Internal (SPI) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Good Governance , (3) Kinerja Organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Good Governance, (4) Budaya Organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Good Governance, (5) Pengelolaan Keuangan Daerah berpengaruh positif dan signifikan terhadap Good Governance. Kata Kunci : Sistem Pengendalian Internal, Kinerja Organisasi, Budaya Organisasi, Pengelolaan Keuangan Daerah, Good Governance. Abstract This study was intended to explore empirically the impact of the Internal Controlling System, Organizational Performance, Organizational Culture and Regional Financial Management on the implementation of Good Governance. This is a quantitative study, in which the primary data, which were obtained using questionnaire and were measured using the Likert scale, were used. The samples of the study were determined using the sampling purposive technique. The samples included the Government Civil Servants who were employed as Head of the Financial Sub Division, Head of the Human Resources Sub Division, and Head of the Planning Sub Division of 13 departments and 2 boards at Satuan Kerja Perangkat Daerah of Buleleng Regency. Out of 45 exemplars of questionnaire distributed, 42 were returned. The multiple linier regression technique with Software SPSS version 19 was used to analyze the data. The result of the study showed that (1)simultaneously, the Internal Controlling System, the Organizational Culture and the Regional Financial Management positively and significantly affected the implementation of Good Governance, (2) the Internal Controlling System positively and significantly contributed to the implementation of Good Governance, (3) the Organizational Performance positively and significantly determined the implementation of Good Governance, (4) the Organizational Culture positively and significantly affected the implementation of Good Governance, (5) the Regional Financial Management positively and significantly contributed to the implementation of Good Governance. keyword : Internal Controlling System, Organizational Performance, Organizational Culture, Regional Financial Management, Good Governance
ANALISIS KINERJA KEUANGAN LEMBAGA KEUANGAN MIKRO AGRIBISNIS (LKM-A) DAN PENDAPATAN PETERNAK SAPI ANGGOTA LKM-A (Studi Kasus pada LKM-A Gapoktan Merta Sari dan LKM-A Gapoktan Sangga Darma Satwa Kabupaten Buleleng) Komang Ariska Putri .; Nyoman Trisna Herawati, SE.AK,M.Pd. .; Ni Luh Gede Erni Sulindawati, SE. Ak,M .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.4639

Abstract

Lembaga Keuangan Mikro Agribisnis (LKM-A) adalah fase ketiga yang diharapkan dapat terbentuk dalam Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) setelah Gapoktan menerima dana Pengembangan Usaha Agribisnis Perdesaan (PUAP) yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan agribisnis masyarakat perdesaan. Melalui PUAP dan LKM-A, Pemerintah berharap dapat menyelesaikan persoalan pembiayaan petani mikro dan buruh tani yang cenderung sulit mendapatkan pelayanan keuangan melalui lembaga keuangan formal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja keuangan dari dua LKM-A yang telah berhasil terbentuk di Kabupaten Buleleng hingga tahun 2013 yakni LKM-A Gapoktan Merta Sari dan LKM-A Gapoktan Sangga Darma Satwa serta mengetahui apakah terdapat perbedaan signifikan pada pendapatan peternak sapi sebelum dan sesudah menjadi anggota LKM-A. Penelitian ini dilakukan dengan metode kuantitatif deskriptif menggunakan analisis rasio keuangan yang terdiri dari rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas untuk mengukur kinerja keuangan, serta analisis rasio R/C dan B/C yang dilanjutkan dengan uji t-Berpasangan melalui Program SPSS untuk mengukur pendapatan peternak sapi. Hasil penelitian menunjukkan kinerja kedua LKM-A berada pada kondisi yang cukup baik. Analisis rasio solvabilitas pada kedua LKM-A tidak dapat dilakukan karena LKM-A tidak memiliki kewajiban jangka panjang, sedangkan hasil perhitungan rasio likuiditas dan rentabilitas pada kedua LKM-A menunjukkan bahwa sebagian rasio sudah mampu memenuhi standar. Hasil perhitungan rasio R/C dan B/C pada pendapatan peternak sapi menunjukkan bahwa usaha ternak sapi yang dilakukan berada pada posisi yang menguntungkan, sedangkan uji t-Berpasangan menunjukkan ada perbedaan yang signifikan pada pendapatan peternak sapi sebelum dan sesudah menjadi anggota LKM-A. Kata Kunci : kinerja keuangan, LKM-A, pendapatan peternak sapi, rasio keuangan, rasio B/C R/C ANALYSIS OF FINANCIAL PERFORMANCE OF THE MICRO FINANCIAL INSTITUTION OF AGRIBUSINESS (LEMBAGA KEUANGAN MIKRO AGRIBISNIS ‘LKM-A’) AND INCOME OF CATTLE BREEDERS AS MEMBERS OF LKM-A (A Case Study Conducted at LKM-A Gapoktan Merta Sari, Bebetin Village and LKM-A Gapoktan Sangga Darma Satwa Gerokgak Village, Buleleng Regency) keyword : financial performance, LKM-A, income of the cattle breeders, financial ratio, ratio B/C R/C
ANALISIS KINERJA KEUANGAN DAERAH DAN PENGARUHNYA TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI BALI TAHUN 2009-2013 Putu Wika Lestari .; Nyoman Trisna Herawati, SE.AK,M.Pd. .; NI KADEK SINARWATI, SE., M.Si.Ak. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.4640

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh kinerja keuangan daerah yang diukur dengan rasio keuangan terhadap pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota Provinsi Bali. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah kabupaten/kota di Provinsi Bali yang terdiri dari 8 kabupaten dan 1 kota. Data yang digunakan adalah data skunder yang diperoleh dari BPS Provinsi Bali dan Biro Keuangan Setda Provinsi Bali. Metode analisis data yang digunakan adalah rasio-rasio keuangan dan analisis regresi berganda dengan bantuan program SPSS 19.0 for Windows. Hasil analisis rasio menunjukkan bahwa kabupaten/kota yang memiliki kemampuan keuangan daerah sangat baik dimiliki oleh Kabupaten Badung. Selanjutnya dilihat dari kemandirian keuangan daerah, pola hubungan delegatif hanya dimiliki oleh Kabupaten Badung. Kinerja keuangan kabupaten/kota yang tidak efisien terdapat di Kabupaten Jembrana dan Kabupaten Karangasem. Dilihat dari rasio efektivitas, kinerja keuangan seluruh kabupaten/kota sudah sangat efektif. Tingkat pertumbuhan PAD yang terendah terdapat di Kabupaten Klungkung sementara kemampuan dalam membiayai belanja rutin (IKR) yang sangat baik dimiliki oleh Kabupaten Badung. Hasil analisis regresi berganda menunjukkan bahwa rasio kemampuan, rasio efektivitas, dan rasio pertumbuhan tidak berpengaruh secara signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi sedangkan rasio kemandirian, rasio efisiensi dan rasio IKR berpengaruh secara signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Secara simultan rasio-rasio kinerja keuangan berpengaruh secara signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Kata Kunci : kinerja, keuangan daerah, pertumbuhan ekonomi This study was conducted to find out the effect of region’s financial performance as measured by financial ratio on economic growth in the regencies/cities in Bali Province. This study used descriptive qualitative approach. The subjects consisted of 8 regencies and 1 city. The data were obtained from BPS Provinsi Bali and Biro Keuangan Setda Provinsi Bali. The data were analyzed by looking at financial ratios and were analyzed by multiple regression aided by SPSS 19.0 for Windows. The results showed that Badung regency is the regency/city that has a very good financial capability. Then, in terms of region’s financial independence, only Badung regency is the regency that has delegate relation pattern. The inefficient financial performance was found in Jembrana regency and Karangasem regency. In terms of effectiveness ratio, financial performance of all regencies/cities are already effective. The lowest growth rate in local original revenue was found in Klungkung regency while the best capability in financing routine purchase was found in Badung regency. The results of multiple regression analysis showed that capability ratio, effectiveness ratio, and growth ratio do not have a significant effect on economic growth while independence ratio, efficiency ratio and IKR ratio have a significant effect on economic growth. Simultaneously, financial performance ratios of financial performance have a significant effect on economic growth. keyword : performance, region’s finance, economic growth
ANALISIS PENERAPAN AKUNTANSI LINGKUNGAN PADA RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KABUPATEN BULELENG I Putu Hendra Martadinata .; Nyoman Trisna Herawati, SE.AK,M.Pd. .; I MADE PRADANA ADIPUTRA, S.E.,S.H.,M.Si. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.4641

Abstract

Rumah sakit adalah salah satu organisasi sektor publik yang bergerak dalam bidang pelayanan jasa kesehatan. Rumah sakit dalam kegiatan operasinya dapat menghasilkan limbah. Rumah sakit sebagai instansi pelayan masyarakat diharapkan menunjukkan tanggung jawab sosialnya dengan menerapkan akuntansi lingkungan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis penerapan akuntansi lingkungan di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Buleleng dalam hal perlakuan akuntansi terhadap biaya yang berhubungan dengan pengolahan limbah rumah sakit. Penelitian ini dilakukan pada Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Buleleng. Sumber data dari penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode analisis deskriptif komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perlakuan khusus terhadap biaya-biaya biaya lingkungan rumah sakit. Sarana pengolah limbah berupa IPAL dan incinerator tidak disajikan secara khusus pada neraca rumah sakit, sehingga Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Buleleng belum menerapkan akuntansi lingkungan secara sempurna sesuai dengan teori yang ada.Kata Kunci : Limbah, Biaya Lingkungan, Akuntansi Lingkungan Hospital is one of the public sector organizations which is concerned with the services of health. In its operation, it produces waste. As an institution which gives services to the public, it is expected to show its social responsibility by applying environmental accounting. This present study was intended to analyze the application of the environmental accounting at the Buleleng Regency-owned General Hospital. What was analyzed was the accounting treatment of the costs needed to process the waste it produces. This study was conducted at the Buleleng Regency-owned General Hospital. The data were obtained from the primary and secondary data sources. The data were collected using interview, observation, and documentation techniques. The data were analyzed descriptively and comparatively. The result of the study showed that there was no specific treatment of the costs needed to process the waste produced by the hospital. The facilities used to process the waste such as IPAL and incinerator were not specifically presented in the balance prepared by the hospital, meaning that it had not applied the environmental accounting perfectly based on the theory available.keyword : Waste, Environmental Cost, Environmental Accounting
PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD), DANA ALOKASI UMUM (DAU), DANA ALOKASI KHUSUS (DAK), DAN DANA BAGI HASIL TERHADAP BELANJA DAERAH (STUDI KASUS PADA KABUPATEN/KOTA DI BALI TAHUN 2010-2013) Made Irwan Darmayuda .; Dr. Edy Sujana,SE,Msi,AK .; I MADE PRADANA ADIPUTRA, S.E.,S.H.,M.Si. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.4642

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Bagi Hasil (DBH) baik secara parsial maupun simultan terhadap Belanja Daerah pada Kabupaten/Kota di Bali dalam periode waktu 2010 – 2013. Populasi dalam penelitian ini adalah Laporan Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten/Kota di Bali. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah Sampel Jenuh. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang berupa Laporan Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Pemerintah Kabupaten/Kota di Bali tahun 2010 - 2013. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan regresi linier berganda dengan uji t, dan uji F. Hasil penelitian menunjukan (1) Pendapatan Asli Daerah (PAD) berpengaruh terhadap Belanja Daerah Kabupaten/Kota di Bali, (2) Dana Alokasi Umum (DAU) berpengaruh terhadap Belanja Daerah Kabupaten/Kota di Bali, (3) Dana Bagi Hasil memiliki pengaruh terhadap Belanja Daerah Kabupaten/Kota di Bali, (4) Dana Alokasi Khusus (DAK) tidak berpengaruh terhadap Belanja Daerah Kabupaten/Kota di Bali. (5) Secara simultan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Bagi Hasil (DBH) berpengaruh terhadap Belanja Daerah pada Kabupaten/Kota di Bali Kata Kunci : Pendapatan Asli Daerah, Dana Alokasi Umum, Dana Alokasi Khusus, Dana Bagi Hasil dan Belanja Daerah This present study was intended to analyze the simultaneous and partial impact of the Original Regional Revenues ‘Pendapatan Asli Daerah (PAD)’, Funds Allocated for Public Purposes ‘Dana Alokasi Umum (DAU), Funds Allocated for Specific Purposes ‘Dana Alokasi Khusus (DAK)’ and the Sharecropping Funds ‘Dana Bagi Hasil’ (DBH)’ on the Regional Budget of the Regencies/City under Bali Province from 2010 to 2013. The population of the present study included the Reports of the Realization of the Regional Budgets of the Regencies/City under Bali Province. The samples were determined using the Saturated Sampling Technique. The secondary data taken from the Reports of the Realization of the Regional Budgets of the Regencies/City under Bali Province were used. The hypothesis of the present study was tested using the multiple linier regressions with t test, and F test. The result of the study showed (1) the PAD affected the Regional Budgets of the Regencies/City in Bali, (2) the DAU affected the Regional Budgets of the Regencies/City in Bali, (3) the DBH contributed to the Regional Budgets of the Regencies/City in Bali, (4) the DAK did not affect the Regional Budgets of the Regencies/City in Bali, (5) the PAD, DAU, DAK and DBH simultaneously affected the Regional Budgets of the Regencies/City in Bali. keyword : Original Regional Revenues, DAU, DAK, DBH and Regional Budget
PENGARUH KOMPLEKSITAS TUGAS, ORIENTASI TUJUAN, TEKANAN KETAATAN DAN SELF-EFFICACY TERHADAP KINERJA AUDITOR DALAM PEMBUATAN AUDIT JUDGEMENT ( Studi Empiris Pada Kantor Akuntan Publik Di Bali) Putu Indah Wahyuni .; Dr. Edy Sujana,SE,Msi,AK .; NI KADEK SINARWATI, SE., M.Si.Ak. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.4643

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompleksitas tugas, orientasi tujuan, tekanan ketaatan dan self-efficacy terhadap audit judgement secara parsial. Data diperoleh melalui kuesioner yang dibagikan secara langsung pada Kantor Akuntan Publik di Bali sesuai dengan direktori yang diterbitkan oleh IAPI yang merupakan tempat dimana responden bekerja. Penelitian ini dilakukan dengan mengambil sampel yaitu auditor yang bekerja pada Kantor Akuntan Publik yang ada di Bali sebanyak 52 auditor. Pemilihan sampel dilakukan dengan menggunakan metode purposive sampling. Metode analisis data yang digunakan yaitu analisis regresi berganda dan pengujian data dilakukan dengan dibantu program SPSS (Statistical Product and Service Solutions) 22. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial kompleksitas tugas, orientasi tujuan dan tekanan ketaatan berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap audit judgement, sedangkan untuk self-efficacy berpengaruh positif dan signifikan terhadap audit judgement.Kata Kunci : audit judgement, kompleksitas tugas, orientasi tujuan, tekanan ketaatan, dan Self-Efficacy This study was aimed at finding out the effect of task complexity, orientation toward goal, pressure of discipline, and self-efficacy on audit judgement. The data were obtained through questionnaire distributed directly to public accounting offices in Bali according to the directory published by IAPI where the respondents worked. This study was done using a sample of auditors working in public accounting offices in Bali. There were 52 auditors all together. The sample was determined using purposive sampling technique. The data were analyzed using multiple regression analysis and the testing of the data was done using SPSS (Statistical Product and Service Solutions) 22. The results showed that partially, task complexity, orientation toward goal and pressure of discipline have a negative effect and insignificant effect on audit judgement, while self-efficacy has a positive and significant effect on audit judgement.keyword : audit judgement, task complexity, orientation toward goal, discipline pressure, and self-efficacy.

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 16 No. 03 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 16 No. 02 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 16 No. 01 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 15 No. 04 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 15 No. 03 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 15 No. 02 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 15 No. 01 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 14 No. 04 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 14 No. 03 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 14 No. 02 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 14 No. 01 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 13 No. 04 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 13 No. 03 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 13 No. 02 (2022) Vol 13, No 01 (2022) Vol. 13 No. 01 (2022) Vol 12, No 3 (2021) Vol. 12 No. 3 (2021) Vol 12, No 2 (2021) Vol. 12 No. 2 (2021) Vol. 12 No. 1 (2021) Vol 12, No 1 (2021) Vol 11, No 3 (2020) Vol. 11 No. 3 (2020) Vol 11, No 2 (2020) Vol. 11 No. 2 (2020) Vol. 11 No. 1 (2020) Vol 11, No 1 (2020) Vol. 10 No. 3 (2019) Vol 10, No 3 (2019) Vol 10, No 2 (2019) Vol. 10 No. 2 (2019) Vol. 10 No. 1 (2019) Vol 10, No 1 (2019) Vol. 9 No. 3 (2018) Vol 9, No 3 (2018) Vol 9, No 2 (2018) Vol. 9 No. 2 (2018) Vol 9, No 1 (2018) Vol. 9 No. 1 (2018) Vol. 8 No. 2 (2017) Vol 8, No 2 (2017): Vol 7, No 1 (2017): Vol. 7 No. 1 (2017) Vol 6, No 3 (2016): Vol. 6 No. 3 (2016) Vol. 5 No. 2 (2016) Vol 5, No 2 (2016): Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016) Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol 2, No 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 1, No 1 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) More Issue