cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Journal Analytica Islamica
ISSN : 14114380     EISSN : 25415263     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
Journal Analytica Islamica: Journal of Islamic Sciences is a journal that includes the study of Islamic Thought, Islamic law, the Quran, the Hadis, Islamic Education, Islamic Economics and Islamic Communication.
Arjuna Subject : -
Articles 21 Documents
Search results for , issue "Vol 12, No 2 (2023): ANALYTICA ISLAMICA" : 21 Documents clear
Islamic Civilization and Thought During The Umayyad Dynasty in The East (Damascus) and West (Andalusia) Muttaqin, Muhammad Roisul; Qadam, Izah Ulya; Ridwan, Ryan Muhammad
Journal Analytica Islamica Vol 12, No 2 (2023): ANALYTICA ISLAMICA
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/jai.v12i2.18703

Abstract

The development of Islam after the Khulafaurrasyidin era was continued by the Umayyad dynasty. During its journey, the Umayyad dynasty was divided into two periods, namely the Eastern Umayyad dynasty (Damascus), now known as Syria, and the Western Umayyad dynasty (Andalusia), now known as Spain. This research aims to explain Islamic civilization and thought during the Umayyad dynasty. This research uses descriptive qualitative methods with literature. This research data obtained from the literature comes from books and journals related to the research title. This research resulted in a reign of 90 years in Damascus and 280 years in Andalusia. The development of science in Damascus was concentrated on the science of tafsir, hadith, qiro'at, nahwu, hadith and language, while from an economic perspective during the Umayyad dynasty there was also a significant increase. significant and also the factors that caused the decline of the Umayyad dynasty in Andalusia. Perkembangan agama islam setelah masa khulafaurrasyidin dilanjutkan oleh dinasti umayyah. Dalam perjalanannya dinasti umayyah dibagi menjadi dua periode, yakni dinasti umayyah timur (damaskus) sekarang dikenal dengan negara siria dan dinasti umayyah barat (andalusia) yang sekarang dikenal dengan negara spanyol. Penelitian kali ini bermaksud untuk menjelaskan mengenai peradaban serta pemikiran islam pada masa dinasti umayyah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan kepustakaan. Data penelitian ini yang diperoleh dengan kepustakaan berasal dari buku-buku maupun jurnal yang terkait dengan judul penelitian. Penelitian ini menghasilkan masa pemerintahan 90 tahun di damaskus dan 280 tahun di andalusia, perkembangan ilmu pengetahuan di damaskus terkonsentrasikan pada ilmu tafsir, hadits, qiro’at, nahwu, hadits dan bahasa, sedangkan dari segi ekonomi pada masa dinasti umayyah juga telah mengalami peningkatan yang signifikan dan juga faktor-faktor yang menjadi kemunduran pada dinasti umayyah di andalusia.
Axiological Concepts of Islamic Education in Forming Students' Character Asyari, M. Hasyim; Putri, Salsabila; Ramadhan, Nadhira Shava Putri; Fuada, Dzakiyatul; El Yunusi, Muhammad Yusron Maulana
Journal Analytica Islamica Vol 12, No 2 (2023): ANALYTICA ISLAMICA
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/jai.v12i2.18071

Abstract

This research also aims to deepen the value and benefits of character education for young people in Indonesia. The method used is library research or library research, which involves searching and analyzing data from various relevant sources such as books, articles, notes and research reports. Axiology is a branch of philosophy that studies the various ways in which something can be good or bad or have positive or negative consequences in light of one's values and the attendant facts about another's objective existence. Character education is a very important factor in forming personality. It can be said that character education in the context of education in Indonesia is basically the cultivation of educational values, especially noble values which are the culture of Indonesian society and are always well maintained, because the Indonesian nation is a nation famous for its culture.Penelitian ini juga bertujuan untuk memperdalam nilai dan manfaat pendidikan karakter bagi kaum muda remaja di Indonesia. Metode yang digunakan adalah penelitian pustaka atau penelitian kepustakaan, yang melibatkan pencarian dan analisis data dari berbagai sumber  relevan seperti buku, artikel, catatan, dan  laporan penelitian. Aksiologi adalah cabang filsafat yang mempelajari berbagai cara di mana sesuatu bisa menjadi baik atau buruk atau mempunyai akibat positif atau negatif sehubungan dengan nilai-nilai seseorang dan fakta-fakta yang menyertainya tentang keberadaan obyektif pihak lain. Pendidikan karakter merupakan faktor yang sangat penting dalam membentuk kepribadian. Dapat dikatakan bahwa pendidikan karakter dalam konteks pendidikan  di Indonesia pada dasarnya adalah penanaman nilai-nilai pendidikan, khususnya nilai-nilai luhur yang menjadi budaya masyarakat Indonesia dan selalu terpelihara dengan baik, karena bangsa Indonesia adalah bangsa yang terkenal untuk budayanya.
Examining Al-Khazin's Influence on Tafsir Writing in Indonesia (A Study of 17th and 20th Century Tafsir) Sartika, Ela; Amin, Amin
Journal Analytica Islamica Vol 12, No 2 (2023): ANALYTICA ISLAMICA
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/jai.v12i2.18087

Abstract

This research is based on the opinion of Abdur Rauf Al-Fansuri and Bisri Musthafa who mentioned that the writing of the tafsir book takes reference sources from the Al-Khazin interpretation, even though these two tafsirs were born in different centuries. The purpose of this research is to see how much influence Al-Khazin has in writing tafsir, especially the 7th century and 20th century tafsir and in what way Al-Khazin influences his interpretation. This research uses the literature study method by analyzing several sources both primary and secondary. The result of this research is that Al-Khazin proved to have a considerable influence on the writing of Al-Mustafid Tarjuman's interpretation and Al-Ibriz’s interpretation. this can be seen, taking interpretations of several aspects. The first, aspects of hadiths or narrations, although both interpretations tend to rarely include sanads in their entirety. Second, taking the asbab nuzul verse. Third, the aspect of the story of israiliyyat or the story of the previous prophet. In addition, there are similarities and differences in including Al-Khazin's interpretation in both interpretations such as both interpretations both use signs to strengthen their interpretation including the interpretation taken from Al-Khazin, the difference is that Al-Mustafid Tarjuman's interpretation provides a clear explanation if the interpretation takes from Al-Khazin’s interpretation is different from Al-Ibriz’s interpretation which does not clearly express Al-Khazin's interpretation in his interpretation Penelitian ini dilatar belakangi oleh pendapat Abdur Rauf Al-Fansuri dan Bisri Musthafa yang menyebutkan penulisan kitab tafsirnya mengambil sumber referensi dari tafsir Al-Khazin, padahal kedua tafsir ini lahir dalam abad yang berbeda. Tujuan penelitian ini untuk melihat seberapa besar pengaruh Al-Khazin dalam geliat penulisan tafsir khususnya tafsir Abad 7 dan abad 20 dan dalam hal apa Al-Khazin mempengaruhi penafsirannya. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan menganalisis beberapa sumber baik primer maupun sekunder. Hasil dari penelitian ini adalah Al-Khazin terbukti memberikan pengaruh yang cukup besar terhadap penulisan Tafsir Tarjuman Al-Mustafid dan Tafsir Al-Ibriz. hal ini terlihat, pengambilan penafsiran terhadap beberapa aspek diantaranya yaitu pertama, aspek hadits atau riwayat walaupun kedua tafsir cenderung jarang memasukkan sanad secara utuh. kedua,  pengambilan asbab nuzul ayat. ketiga, aspek kisah Israiliyyat ataupun kisah nabi terdahulu. selain itu, terdapat persamaan dan perbedaan dalam mencantumkan penafsiran Al-Khazin dalam kedua tafsirnya seperti kedua tafsir sama-sama menggunakan tanda untuk menguatkan penafsirannya termasuk penafsiran yang diambil dari Al-Khazin, perbedaannya yaitu Tafsir Tarjuman Al-Mustafid relatif memberikan penjelasan jelas jika penafsirannya mengambil dari Tafsir Al-Khazin berbeda dengan Tafsir Al-Ibriz yang tidak secara jelas mengungkapkan penafsiran Al-Khazin dalam tafsirnya.
Problematics of Increasing The Professionalism of Madrasah Ibtidaiyah Teachers Oktafiani, Dewi Ayu
Journal Analytica Islamica Vol 12, No 2 (2023): ANALYTICA ISLAMICA
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/jai.v12i2.18051

Abstract

This research was based on various challenges encountered by MI Rifa'iyah Kampil in increasing the professionalism of teachers in the madrasah, including the qualifications of educators who are not yet relevant, the limitations of teachers in understanding the curriculum and the low motivation of teachers who are still the background for formulating strategies. Madrasah head in increasing teacher professionalism at MI Rifa'iyah Kampil. The role of the madrasa head in improving the quality of education at MI Rifa'iyah Kampil is very influential on teacher professionalism. The aim of this research is to describe the increase in teacher professionalism at MI Rifa'iyah Kampil and to describe the problems of increasing teacher professionalism at MI Rifa'iyah Kampil. This research is field research with a qualitative approach..Penelitian ini dilatarbelakangi oleh berbagai tantangan yang ditemui oleh MI Rifa’iyah Kampil dalam meningkatkan profesionalisme guru di madrasah tersebut, di antaranya yaitu kualifikasi pendidik yang belum relevan, keterbatasan guru dalam memahami kurikulum dan masih rendahnya motivasi yang dimiliki oleh guru masih menjadi latar belakang penyusunan strategi kepala madrasah dalam meningkatkan profesionalisme guru di MI Rifa’iyah Kampil. Peran kepala madrasah dalam meningkatkan kualitas pendidikan di MI Rifa’iyah Kampil menjadi sangat berpengaruh terhadap profesionalisme guru. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan problematika dalam peningkatan profesionalisme guru di MI Rifa’iyah Kampil. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif. 
Interpersonal Communication Patterns of Teachers Autism Children (Quantitative Descriptive Study At Medan Islamic Education Park School) Ramadhan, All Rizky
Journal Analytica Islamica Vol 12, No 2 (2023): ANALYTICA ISLAMICA
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/jai.v12i2.18556

Abstract

This research is entitled Interpersonal Communication Patterns of Teachers towards Autistic Children (Descriptive Study at Medan Islamic Education Park School). The aim of the research is Interpersonal Communication Patterns for Autistic Children, because Teachers have an important role in the development of autistic children, as well as what approach the Teacher takes during the learning process because Autistic Children are very poor in communicating and interacting with the environment. The theories used in this research are interpersonal communication, teachers towards autistic children, self-disclosure theory. The method used in this research is a descriptive, quantitative method, namely describing or depicting research results systematically, factually and accurately regarding the facts and characteristics of a certain population. This research is to describe or describe the data that has been collected and then analyzed. The population in this study were 25 teachers at the Medan Islamic Education Park school. Data collection was carried out directly in the field (field research), namely by distributing questionnaires and using non-probability sampling techniques using purposive sampling according to Arikunto, by taking 100% of the total population of 25 teachers and to determine respondents the Proportional Staratifed Random Sampling technique was used. The research results show that interpersonal communication is very open. All teachers stated that they were open to all autistic children and the good relationships built by teachers with autistic children were also driven by each teacher's personality. This personality can be seen from the teacher's patience when providing teaching materials to autistic children who behave inappropriately in receiving the learning they convey Penelitian ini berjudul Pola Komunikasi Antarpersonal Guru Terhadap Anak Autis (Studi Deskriptif di Sekolah Taman Pendidikan Islam Medan). Tujuan dari penelitian adalah Pola Komunikasi Antarpribadi terhadap Anak Autis, karena Guru memiliki peranan penting terhadap perkembangan anak autis, serta secara pendekatan yang bagaimana dilakukan Guru disaat proses pembelajaranm karena Anak Autis tersebut sangat kurang dalam berkomunikasi maupun berinteraksi dengan lingkungan. Teori yang digunakan pada penelitian ini adalah komunikasim komunikasi Antarpribadi, Guru terhadap Anak Autis, Teori Self Disclosure. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, kuantitatif yaitu menggambarkan atau melukiskan hasil penelitian secara sistematis, factual dan akurat mengenai fakta dan sifat populasi tertentu. Penelitian ini bersifat menggambarkan atau mendeskripsikan data yang telah terkumpul kemudian dianalisa. Populasi pada penelitian ini adalah Guru-Guru disekolah Taman Pendidikan Islam Medan berjumlah 25 orang. Pengumpulan data dilakukan langsung di lapangan (field research), yaitu dengan menyebarkan kuesioner dan menggunakan teknik penarikan sample nonprobability sampling dengan cara purposive sampling menurut arikunto, dengan cara mengambil 100% dari jumlah populasi sebanyak 25 Guru dan untuk menentukan responden digunakanlah teknik Propotional Staratifed Random Sampling. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa komunikasi antarpribadi dengan sangat terbuka. Seluruh Guru menyatakan bahwasannya mereka terbuka kepada siapa saja anak autis dan hubungan baik yang dibangun oleh para guru dengan anak-anak autis juga didorong oleh pribadi masing-masing guru. Kepribadian tersebut dilihat dari kesabaran guru ketika memberikan bahan ajaran kepada anak-anak autis yang berprilaku kurang wajar dalam menerima pembelajaran yang mereka sampaikan.
The Role of The Lecturer In Forming Students' Islamic Character Astuti, Mardiah; Herlina, Herlina; Khairana, Tsania; Saputrie, Nike Asalliyah; Yolanda, Intan
Journal Analytica Islamica Vol 12, No 2 (2023): ANALYTICA ISLAMICA
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/jai.v12i2.18155

Abstract

This research aims to determine the importance of the role of lecturers in shaping the character of students at the State Islamic University Raden Fatah Palembang. The type of research used is qualitative, with a descriptive approach. Data collection techniques include interviews, observations, and documentation. The results obtained indicate that lecturers play a significant role in how students develop Islamic character in the MPI study program at UIN Raden Fatah Palembang, both as role models, inspirations, motivators, and evaluators in the process of forming students' Islamic character. Supporting factors include campus policies, understanding of values, care, and a good environment. Meanwhile, inhibiting factors include the need for increased awareness among both lecturers and students regarding the importance of students' Islamic character.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa penting peran dosen dalam membentuk karakter mahasiswa di Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang. Jenis penelitian yang digunnakan adalah kualitatif, dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil yang diperoleh bahwa pengajar memiliki peran yang besar terhadap bagaimana mahasiswa mengembangkan karakter Islami mahasiswa Prodi MPI UIN Raden Fatah Palembang, baik sebagai teladan, sebagai inspirasi dan motivator juga sebagai evaluator dalam proses pembentukan karakter Islami mahasiswa. Faktor pendukungnya yakni kebijakan kampus, pemahaman nilai, kepedulian dan lingkungan yang baik. Sedangkan faktor penghambatnya yakni perlu adanya peningkatan kepedulian baik bagi dosen juga mahasiswa terhadap pentingnya karakter Islami mahasiswa.
Morphological Study of The Meaning of Wazan Af'ala and Taf'il in The Qur'an Juz 30 Kosim, Abdul; Rizkiani, Julia; Rufaidah S, Fennie; Maulana, Irham
Journal Analytica Islamica Vol 12, No 2 (2023): ANALYTICA ISLAMICA
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/jai.v12i2.17098

Abstract

In helping to reveal the deep meaning of the verses of the Qur'an so as to enrich understanding and add insight through the structure and root words in the verses of the Qur'an that are related to historical and spiritual contexts, morphological analysis has been important significance. By analyzing examples of Al-Qur'an verses, this study shows the effect of using wazan in expressions in Arabic. morphology or look at the structure of words. This type of library research is used in a qualitative descriptive manner with data in the form of verses of the Qur'an Juz 30 printed by Mujamma' Malik Fahdi Lithoba'ah Al-mushaf Alsyarif Madinah. The results of the study revealed that there were 24 words with wazan af'ala and taf'il in the Qur'an juz 30 which explained the change from fi'il mujarrad to fi'il mazid giving a different meaning to the meaning of the verses of the Koran. Dalam membantu mengungkapkan makna mendalam dari ayat-ayat Al-Qur’an sehingga memperkaya pemahaman dan penambahan wawasan melalui struktur dan akar kata dalam ayat-ayat Al-Qur’an yang berhubungan dengan konteks historis dan spritual, analisis morfologi memiliki signifikansi yang penting. Dengan menganalisis contoh ayat Al-Qur’an, penelitian ini menunjukkan pengaruh penggunaan wazan dalam ekspresi dalam bahasa Arab Studi ini bertujuan untuk memberi deskripsi mengenai ayat-ayat Al-Qur’an yang berwazan af’ala dan berwazan taf’il serta maknanya ditinjau secara morfologi atau melihat struktur kata. Jenis penelitian kepustakaan digunakan secara deskriptif kualitatif dengan data berupa ayat Al-Qur’an Juz 30 cetakan Mujamma’ Malik Fahdi Lithoba’ah Al-mushaf Alsyarif Madinah. Hasil penelitian mengungkapkan terdapat sebanyak 24 kata yang berwazan af’ala dan taf’il dalam Al-Qur’an juz 30 yang menjelaskan berubahnya fi’il mujarrad menjadi fi’il mazid memberikan makna yang berbeda pada arti ayat Al-Qur’an. Kata Kunci: Morfologi, Wazan af’ala dan taf’il, Al-Qur’an Juz 30
Application of Lecture Method In Learning Akidah Akhlak In Class VIII (A) SMP Muhammadiyah 56 Binjai Rahmayani, Erli; Tambunan, Nurhalima
Journal Analytica Islamica Vol 12, No 2 (2023): ANALYTICA ISLAMICA
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/jai.v12i2.19291

Abstract

This research aims to explore: (1) Application of the lecture method in learning moral beliefs in class VIII (A) SMP Muhammadiyah 56 Binjai, (2) solution for applying the lecture method in learning moral beliefs in class VIII SMP Muhammadiyah 56 Binjai. This research uses a descriptive qualitative approach. The data sources in this research are the school principal, teachers of morals and students. The data collection technique uses observation, interviews and documentation. The data analysis techniques used are data reduction, data display and data conclusion drawing. The results of research on the application of the lecture method in learning moral beliefs in class VIII SMP Muhammadiyah 56 Binjai, namely that the teacher said that using the lecture method was very easy to implement, but sometimes students tended to be passive in class. The solution for applying the lecture method in moral belief lessons in class VIII SMP Muhammadiyah 56 Binjai is to make the lesson material structured, use props when lecturing and explain using terms that can be understood by students.Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplor: (1) Penerapan metode ceramah dalam pembelajaran akidah akhlak di kelas VIII (A) SMP Muhammadiyah 56 Binjai, (2) Solusi penerapan metode ceramah dalam pembelajaran akidah akhlak di kelas VIII SMP Muhammadiyah 56 Binjai.  Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru mata pelajaran akidah akhlak dan peserta didik. Teknik pengumpulan datanya menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisa data yang digunakan adalah reduksi data (data reduction), penyajian data (data display), dan penarikan kesimpulan data. Hasil dari penelitian penerapan metode ceramah dalam pembelajaran akidah akhlak di kelas VIII SMP Muhammadiyah 56 Binjai yaitu guru mengatakan bahwa penggunaan metode ceramah sangat mudah dijalankan, namun terkadang siswa cenderung bersikap pasif didalam kelas. Solusi dalam penerapan metode ceramah pada pelajaran akidah akhlak di kelas VIII SMP Muhammadiyah 56 Binjai yaitu buatlah materi pelajaran secara terstruktur, gunakan alat peraga waktu berceramah dan menjelaskan dengan menggunakan istilah-istilah yang dapat dipahami oleh peserta didik.
Right and Obligation Husband Wife in Perspective Islam and State Law Muhajir, Ahmad; Syafiq, Muhammad Azryan
Journal Analytica Islamica Vol 12, No 2 (2023): ANALYTICA ISLAMICA
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/jai.v12i2.17546

Abstract

Marriage is a legal act performed by husband and wife to perform worship to God, as well as creating civil legal consequences between them. Because the main purpose of marriage is to build a happy, lasting household based on faith in God Almighty, it is necessary to regulate the rights and obligations that must be fulfilled by husband and wife. This research is a literature research based on qualitative descriptive data about the rights and obligations of husband and wife. Research sources are obtained from various references such as legislation, books, journals and other references that discuss the rights and obligations of husband and wife. in managing and living life as husband and wife to achieve the goals of marriage, Islam has regulated the rights and obligations of both. When they fulfill their obligations and carry out their responsibilities as husband and wife, they will feel peace and tranquility in their hearts, so that happiness in the relationship between husband and wife can be fully achieved. The rights of husbands and wives include the right to love and respect each other, communicate openly, and receive emotional and financial support from their spouse. On the other hand, their obligations include being faithful to each other, supporting each other in their daily lives, and caring for and educating their children (if any), thus providing a strong foundation on which to build a balanced and sustainable marital relationship.Pernikahan adalah tindakan hukum yang dilakukan oleh suami dan istri untuk melaksanakan ibadah kepada Tuhan, sekaligus menciptakan konsekuensi hukum perdata di antara mereka. Karena tujuan utama pernikahan yang sangat mulia adalah untuk membangun rumah tangga yang bahagia, abadi, dan berdasarkan keyakinan kepada Tuhan Yang Maha Esa, maka diperlukan pengaturan mengenai hak dan kewajiban yang harus dipenuhi oleh suami dan istri. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan yang dibuat berdasarkan data deskriptif kualitatif tentang hak dan kewajiban suami istri. Sumber penelitian diperoleh dari berbagai referensi seperti perundang-undangan, buku, jurnal dan referensi lainnya yang membahas tentang hak dan kewajiban suami istri. dalam mengelola dan menjalani kehidupan sebagai suami istri untuk mencapai tujuan pernikahan, agama Islam telah mengatur mengenai hak dan kewajiban keduanya. Ketika mereka memenuhi kewajiban dan mengemban tanggung jawabnya sebagai suami istri, mereka akan merasakan kedamaian dan ketenangan dalam hati, sehingga kebahagiaan dalam hubungan suami istri dapat tercapai sepenuhnya. Dengan demikian tercapailah keluarga yang sesuai dengan ajaran agama dan undang-undang. Hak-hak suami dan istri termasuk hak untuk saling mencintai dan dihormati, berkomunikasi secara terbuka, serta mendapatkan dukungan emosional dan finansial dari pasangan mereka. Di sisi lain, kewajiban mereka termasuk saling setia, mendukung satu sama lain dalam menjalani kehidupan sehari-hari, serta merawat dan mendidik anak-anak mereka (jika ada), sehingga menjadi fondasi yang kuat untuk membangun hubungan pernikahan yang seimbang dan berkelanjutan.Kata Kunci: Hak, Kewajiban, Suami, Istri
Khilafiyah About The Eternity of Hellfire (A Study of The Interpretation of The Meaning Ahqaba in Tafsir At-Thabari By Ath-Thabari) Wahyudi, Wahyudi; Sistiawan, Firmansyah; Taufiq, Wildan; Abdullah, Wildan Hasan; Amatullah, Raihani Salma
Journal Analytica Islamica Vol 12, No 2 (2023): ANALYTICA ISLAMICA
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/jai.v12i2.18143

Abstract

This article will discuss the meaning of ahqaba in the Al-Quran. The word ahqaba in the Qur'an is found in two verses and two derivations. In QS Al-Kahf verse 60 and QS An-Naba verse 23. The meaning of ahqaba in QS Al-Kahf verse 60 means Zamanan or dahran (for a century). As for QS An-Naba verse 23, there are many opinions regarding the meaning of ahqaba, some say it lasts 300 years, 80 years, 7000 years and every day is the same as 1000 years. There are also those who interpret ahqaba as long as Allah SWT wills. And finally, there are those who say that the verse Labitisina fiha ahqaba, this verse has been combined with the verse falan nazidakum illa 'adzaba. The method used in this article is a type of qualitative research where researchers try to understand and interpret human behavioral interaction events in certain situations from their own point of view. For this research, data was collected through literature study with a content analysis approach.Artikel ini akan membahas tentang makna ahqaba dalam Al-Qura’an. Kata ahqaba dalam Al-Qur’an di temukan ada dua ayat dan dua derivasi. Pada QS Al-Kahfi ayat 60 dan QS An-Naba ayat 23. Makna ahqaba pada QS Al-Kahfi ayat 60 bermakna zamanan atau dahran (selama satu abad). Adapun pada QS An-Naba ayat 23, makna ahqaba banyak pendapat dalam memaknainya, ada yang berpendampat selama 300 tahun, 80 tahun, 7000 tahun dan setiap harinya sama dengan 1000 tahun. Ada juga yang menafsirkan ahqaba dengan selama Allah swt menghendaki. Dan terakhir ada yang mengatakan bahwa ayat Labitisina fiha ahqaba, ayat ini sudah di mansukh dengan ayat falan nazidakum illa ‘adzaba. Metode yang di gunakan dalam arikel ini adalah jenis penelitian kualitatif di mana peneliti mencoba memahami dan menafsirkan peristiwa interaksi tingkah laku manusia dalam situasi tertentu dari sudut pandang mereka sendiri. Untuk penelitian ini, data dikumpulkan melalui studi pustaka dengan pendekatan analisis isi.

Page 1 of 3 | Total Record : 21