cover
Contact Name
Heti Triwahyuni
Contact Email
triwahyuniheti@upmk.ac.id
Phone
+6285222239351
Journal Mail Official
triwahyuniheti@upmk.ac.id
Editorial Address
Kampus STKIP Muhammadiyah Kuningan | Jl. Moertasiah Soepomo No. 28 Kab. Kuningan Telp.0232-874085 Faks 0232-874085. | Email:jaladri@upmk.ac.id Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah
Location
Kab. kuningan,
Jawa barat
INDONESIA
Jaladri : Jurnal Ilmiah Program Studi Bahasa Sunda
ISSN : 2443194X     EISSN : 25482106     DOI : -
Core Subject : Education,
Jaladri adalah jurnal yang diterbitkan oleh Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah STKIP Muhammadiyah Kuningan pada tahun 2015, dengan ISSN 2443-194X (print) dan ISSN: 2548-2106 (online). Jaladri memfasilitasi penelitian mahasiswa, guru, dosen, dan peneliti. Fokus kajian gagasan Jaladri yaitu hasil penelitian, konseptual, kajian, aplikasi, teori, kritik, di bidang bahasa, sastra, budaya, dan pembelajaran bahasa daerah . Jaladri diterbitkan setiap bulan April dan Oktober.
Articles 120 Documents
STRUKTUR DAN PERSPEKTIF BIOGRAFIS DALAM BUKU KUMPULAN SAJAK JEMPLANG BULAN ILANG KARYA DIAN HENDRAYANA Rizal Firdaus
JALADRI : Jurnal Ilmiah Program Studi Bahasa Sunda Vol 7 No 1 (2021): Jaladri
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.137 KB) | DOI: 10.33222/jaladri.v7i1.1155

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya pengetahuan masyarakat (umum) terhadap karya sastra Sunda, baik terhadap karya maupun pengarangnya. Tujuan penelitian ini untuk mencari struktur sajak yang ada dalam buku kumpulan sajak Jemplang Bulan Ilang, perspektif biografis pengarangya, dan kesesuaian antara perspektif biografis dan hasil analisis strukur sajaknya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan instrumen kartu data, alat rekam, kamera dan pedoman wawancara. Untuk proses analisis data digunakan tekinik studi pustaka, analisis langsung dan wawancara. Berdasakan hasil penelitian diperoleh hasil yaitu (1) struktur sajak yang terdiri atas diksi, imaji, simbol, wirahma atau musikalitas, suasana, tema dan gaya bahasa. (2) perspektif biografis pengarang yang meliputi riwayat hidup pengarang dan kedudukan sosialnya. (3) kesesuaian antara perspektif biografis pangarang dan hasil analisis struktur sajaknya. Artinya kehidupan sosial pengarang memiliki kesesuaian dengan karyanya.
TRANSLITERASI DAN NILAI KEAGAMAAN DALAM NASKAH “LAYANG CARIOS ABDULOH” Ilham Fauji
JALADRI : Jurnal Ilmiah Program Studi Bahasa Sunda Vol 7 No 1 (2021): Jaladri
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.378 KB) | DOI: 10.33222/jaladri.v7i1.1156

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah kurangnya pengetahuan masyarakat tentang wawacan sebagai karya sastra dari genre puisi, padahal isinya penuh dengan nilai-nilai yang dapat diteladani. Tujuan penelitian ini adalah untuk mentransliterasi dan menganalisis nilai keagamaan dalam naskah wawacan "Layang Carios Abduloh". Metode yang digunakan adalah metode deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah naskah wawacan "Layang Carios Abduloh" dan sumber literat lainnya yang mendukung penelitian ini. Teknik pengumpulan data menggunakan studi pustaka, wawancara dan teknik dokumentasi, sedangkan dalam mengolah data digunakan teknik analisis. Instrumen yang digunakan adalah kartu data. Dari hasil transliterasi terbukti bahwa isi teks wawacan "Layang Carios Abduloh" mengandung nilai keagamaan, terutama dalam riwayat hidup Nabi Muhammad SAW. Nilai-nilai agama yang muncul dalam teks termasuk dasar-dasar ajaran Islam seperti akidah, syariah, dan akhlak. Terdapat 23 nilai keagamaan dalam wawacan tersebut dan yang paling sering dijelaskan adalah tentang akidah.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN AKSARA SUNDA BERBASIS FLASH SISWA KELAS IV SDN 1 GARAWANGI Heti Triwahyuni; Dena Latif Setiawan
JALADRI : Jurnal Ilmiah Program Studi Bahasa Sunda Vol 3 No 2 (2017): Jaladri
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.039 KB) | DOI: 10.33222/jaladri.v4i2.1462

Abstract

Penelitian ini dilakukan karean ada nya permasalahan dalam pemebelajaran aksara Sunda dalam materi membaca dan menulis aksara Sunda siswa sulit memahami aksara Sunda dan guru kurang menguasi materi menulis aksara Sunda ,karena kurangnya media pembelajaran aksara Sunda. Adapun tujuan dai penelitian ini yaitumengasislkan media pembelajaran berbasis flash untuk siswa kelas IV Sekolah Dasar. Metode yang digunakan adalah research and development. Hasil Penelitian tahap validasi oleh ahli materi nilai 79,5% dengan kategori sangat baik. validitas ahli media nilai 106% dengan kriteria valid/ baik epektif dan media ini diuji cobakan pada subjekpenelitian yaitu siswa SDN 1 Garawangi dengan nilai 79%. Berdasarkan hasil uji coba tersebut maka dapat disimpulkan media pembelajaran berbasis flash memenuhi kriteria untuk dijadikan media dalam proses pemebelajaran.
PENINGKATAN KREATIVITAS SENI KRIYA TERAPAN DALAM PEMBELAJARAN SENI BUDAYA MELALUI PENERAPAN METODE PAIKEM Kodir Kodir
JALADRI : Jurnal Ilmiah Program Studi Bahasa Sunda Vol 4 No 2 (2018): Jaladri
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.095 KB) | DOI: 10.33222/jaladri.v4i2.1463

Abstract

Berkreativitas seni kriya terapan dengan memanfaatkan limbah benda alam, sebagai media untuk mengembangkan gagasan-gagasan siswa di dalam mengekspresikan suatu bentuk seni kriya terapan perlu ditumbuh kembangkan pada siswa. Diketahuai bahwa model pembelajaran seni budaya/seni rupa dapat meningkatkan kualitas pembelajaran seni budaya/seni rupa dalam berkreativitas seni kriya terapan dengan memanfaatkan limbah benda alam. Pembelajaran model PAIKEM memiliki dampak positif dalam meningkatkan hasil belajar siswa yang ditandai dengan peningkatan ketuntasan belajar siswa dalam setiap siklus. Hasil observasi aktivitas siswa rata-rata dari siklus I, II, dan III: 2,77; 3,12 dan 3,59 katagori Baik. Rata-rata hasil observasi guru dari siklus I, II, dan III: 2,00, 2,52 dan 3,32 katagori Baik. Hasil observasi penerapan pembelajaran model PAIKEM diperoleh nilai rata-rata dari siklus I, II, dan III: 2,06, 3,00 dan 3,33 katagori Baik. Hasil belajar siswa diperoleh nilai rata-rata dari siklus I, II, dan III adalah: 58,81; 69,75; dan 78,16. Ketuntasan belajar dari siklus I, II, dan III yaitu: 45,87 %, 68,75%, dan 84,37%. Model Pembelajaran Seni Budaya/Seni Rupa dapat menjadikan siswa merasa dirinya mendapat perhatian dan kesempatan untuk menyampaikan pendapat, gagasan, ide dan pertanyaan. Siswa dapat bekerja secara mandiri maupun kelompok, serta mampu mempertanggungjawabkan segala tugas individu maupun kelompok. Penerapan pembelajaran model PAIKEM mempunyai pengaruh positif, yaitu dapat meningkatkan motivasi belajar siswa.
PENGARUH MODEL NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYIMAK DONGENG SISWA KELAS VII MTs NEGERI DARMA Isti Marliasa Pratiwi
JALADRI : Jurnal Ilmiah Program Studi Bahasa Sunda Vol 4 No 2 (2018): Jaladri
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.475 KB) | DOI: 10.33222/jaladri.v4i2.1464

Abstract

Berdasarkan hasil observasi, jumlah populasi penelitian ini terdiri dari 9 kelas dengan jumlah 343 siswa. Karena jumlah populasi cukup besar maka diambil Quota Sampling. Secara acak sampel penelitian di ambil dari 2 kelas yaitu kelas VII-e dengan jumlah 37 siswa dan kelas VII-i dengan jumlah 38 siswa. Sebagai kelas eksperimen adalah kelas VII-e dan sebagai kelas kontrol adalah kelas VII-i. Metode yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen atau kuantitaif. Teknik yang dipergunakan adalah observasi berupa tes tulis, untuk mengetahui kemampuan siswa sesudah menggunakan modél Numbered Head Together (NHT). Berdasarkan hasil analisis data yang membuktikan uji hipotesis dengan thitung (6.68) sedangkan ttabel (1.993) dari derajat kebebasan 73 serta taraf kapercayaan 0.05 sehingga thitung (6.68) > ttabel (1.993). dengan demikian maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara modél Numbered Heaad Together (NHT) terhadap kemampuan siswa dalam menyimak dongeng di kelas VII MTs Negeri Darma.
STRUKTUR DAN NILAI MORAL DALAM DONGENG SEJARAH DI KECAMATAN CIAWIGEBANG UNTUK BAHAN AJAR MEMBACA DONGENG DI SMP KELAS VII Tuti Mastuti
JALADRI : Jurnal Ilmiah Program Studi Bahasa Sunda Vol 4 No 2 (2018): Jaladri
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.642 KB) | DOI: 10.33222/jaladri.v4i2.1465

Abstract

Penelitian ini membahas mengenaig Dongeng Sajarah di Kacamatan Ciawigebang, yang menceritakan sejarah desa yang ada di Kecamatan Ciawigebang. Metode yang digunakan yaitu metode analisis deskriptip. Tehnik yang dipakai dalam pengumpulan data dalam skripsi ini yaitu Studi pustaka dan tudi lapangan. Sumber data dalam penelitian ini meliputi seluruh cerita(dongeng)” Dongeng Sejarah di Kecamatan Ciawigebang” yang di dalamnya ada 6 judul dongeng sajarah. Data seterusnya dianalisis berdasarkan struktur intrinsikya yang mencakup tema, alur, tokoh, dan latar, dan juga nilai moralitasnya. Hasil analisis bisa disimpulkan secara umum bahwa tema yang terdapat pada cerita sejarah ini adalah tema sosial dan kepercayaan yang berhubungan dengan keagamaan yang di dalamnya ada pesan moral yang dijadikan suri tauladan untuk kehidupan sehari-hari. Alur yang dipakai pada dongeng sajarah itu mayoritasnya galur marele, sedangkan tokoh yang dicaritakan yaitu para tokoh sejarah. Latar yang menjadi inti cerita ini yaitu desa Geresik, desa Sukadana, desa Ciputat, desa Ciawigebang, desa Dukuhdalem, dan desa pangkalan. Adapun hasil dari peneltian lapangan diperoleh kesimpulan bahwa cerita Dongeng Sajarah di SMP Kelas VII, dapat dijadikan bahan pangajaran maca Dongeng di SMP Kelas VII. Hal ini terlihat dari hasil tes lisan yang dilakukan seluruh siswa Kelas VII SMPN 4 Ciawigebang.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN THINK TALK WRITE (TTW) DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS AKSARA SUNDA SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 JALAKSANA Imas Nawangwulan
JALADRI : Jurnal Ilmiah Program Studi Bahasa Sunda Vol 4 No 2 (2018): Jaladri
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.642 KB) | DOI: 10.33222/jaladri.v4i2.1466

Abstract

Hasil penelitian menunjukan, kemampuan menulis aksara Sunda sebelum menggunakan model pembelajaran Think Talk Write (TTW) di kelas eksperimen terbilang sangat rendah karena 100% siswa di kelas eksperimen memiliki nilai di bawah KKM dengan rata-rata 32,44. Setelah menggunakan model pembelajaran Think Talk Write (TTW) menunjukan peningkatan yakni 55,6% sudah mampu menulis aksara Sunda, rata-rata 76,75. Di kelas kontrol data yang diperoleh saat posttest yakni 46,15% sudah mampu menulis aksara Sunda dengan rata-rata 70,87. Dari data di atas, perolehan nilai di kelas eksperimen setelah menggunakan model pembelajaran Think Talk Write (TTW) lebih besar dari nilai di kelas kontrol dan ada peningkatan nilai di kelas eksperimen sesudah menggunakan model pembelajaran Think Talk Write (TTW) dan mempunyai pengaruh dalam meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis aksara Sunda. Pengaruh thitung 1,795 dan ttabel 1,666 dalam taraf signifikansi 5%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah model pembelajaran Think Talk Write (TTW) mempunyai pengaruh dalam meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis aksara Sunda.
NILAI- NILAI KEBANGSAAN DALAM LIRIK PUPUH UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR Agus Suherman; Haris Santosa Nugraha
JALADRI : Jurnal Ilmiah Program Studi Bahasa Sunda Vol 5 No 1 (2019): Jaladri
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.711 KB) | DOI: 10.33222/jaladri.v5i1.1467

Abstract

Penanaman nilai-nilai kebangsaan sebaiknya dilakukan sejak dini terutama di usia sekolah dasar. Sumber-sumber nilai kebangsaan yang ditanamkan tersebut di samping berasal dari landasan ideal dan konstitusional, juga dapat diambil dari muatan-muatan mata pelajaran. Dengan menggunakan metode deskriptif, tulisan ini mengkaji nilai-nilai kebangsaan yang terkandung dalam lirik pupuh untuk siswa sekolah dasar dalam mata pelajaran bahasa Sunda. Hasilnya, beberapa pupuh yang diajarkan di beberapa tingkatan kelas, banyak mengandung nilai-nilai kebangsaan. Nilai-nilai tersebut telah lama dianut dan diamalkan oleh masyarakat Sunda sehingga telah menjadi ingatan kolektif dalam menjalankan kehidupan berbangsa dan bernegara. Selain itu, nilai-nilai tersebut sangat bersesuaian dengan empat pilar kebangsaan yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika. Oleh sebab itu, pelajaran bahasa Sunda khususnya materi pupuh sangat berkontribusi positif dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi penerus bangsa.
STRUKTURALISME DAN NILAI MORAL DALAM KUMPULAN DONGENG UTARA-UTARI JEUNG DONGÉNG-DONGÉNG SUNDA LIANNA KARYA KI UMBARA UNTUK BAHAN PEMBELAJARAN APRESIASI SASTRA DI SMP Dwi Hudarwati
JALADRI : Jurnal Ilmiah Program Studi Bahasa Sunda Vol 5 No 1 (2019): Jaladri
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.864 KB) | DOI: 10.33222/jaladri.v5i1.1468

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan struktur cerita, nilai moral, dan penerapan hasil penelitian untuk bahan pelajaran apresiasi sastra di SMP. Adapun metode yang digunakeun adalah metode deskriptif analitik dengan teknik studi pustaka dan analisis data. Sumber data dalam penelitian ini yaitu kumpulan dongeng Utara-Utari jeung Dongeng-Dongeng Sunda Lianna karya Ki Umbara. Hasil penelitian ini menyatakan struktur cerita terdiri atas tema, alur, pelaku dan latar. Dari 16 dongeng, semuanya memiliki tema utama. Tema moral terdapat dalam 7dongeng. Tema spiritual terdapat dalam 5 dongeng. Tema egoik terdapat dalam 1 dongeng. Tema sosial terdapat dalam 2 dongeng. Tema jasmaniah terdapat dalam 1 dongeng. Alur yang digunakan adalah alur maju. Adapun pelaku pada kumpulan dongeng ada 97, 17 pelaku utama dan 80 pelaku tambahan. Latar dalam kumpulan dongeng ada latar tempat, waktu dan sosial. Latar general ada 36 tempat, sedangkan latar farsial ada 51 tempat. Latar absolute ada 52 waktu, sedangkan latar farsial ada 59 waktu. Latar setiap dongeng menunjukkan latar sosial bawah, latar sosial menengah dan latar sosial atas. Sedangkan pada kumpulan dongeng terdapat 23 nilai moral. Nilai moral yang mempunyai indikator positif ada 14, dan nilai moral yang mempunyai indikator negatif ada 9, meliputi nilai moral manusia kepada Tuhan, nilai moral manusia kepada diri sendiri, nilai moral manusia kepada orang lain, dan nilai moral manusa mencapai kepuasaan lahir dan batin. Menurut kriteria bahan pembelajaran dan kurikulum 2013, hasil penelitian ini bisa dijadikan alternatif bahan pembelajaran, khususnya pembelajaran apresiasi sastra di SMP.
ANALISIS STRUKTURAL DAN SOSIOLOGI SASTRA DALAM NOVEL OCHANK KARYA TATANG SUMARSONO UNTUK BAHAN AJAR MEMBACA KELAS IX Intan Eka Ardiwisastra
JALADRI : Jurnal Ilmiah Program Studi Bahasa Sunda Vol 5 No 1 (2019): Jaladri
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.055 KB) | DOI: 10.33222/jaladri.v5i1.1469

Abstract

Ochank adalah tokoh utama dalam novel Ochank karya Tatang Sumarsono, novel ini menceritakan perjalanan Ochank di dunia siluman. Ochank menyelamatkan Si Koros yang ternyata adalah ular, yang dipukuli anak-anak di lapang doser. Selain menceritakan perjalanan Ochank dalam novel dicaritakan bagaimana manusia merusak alam sekitar lingkungan rumah Ochank. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah deskriptif kualtitatif. Selanjutnya dianalisis struktural (tema, sarana cerita, dan fakta cerita) dan sosiologi sastra (fungsi sosial sastra) yang selanjutnya dikaitkan dengan bahan ajar membaca novel kelas IX. Hasil penelitian secara umum adalah sastra sebagai hiburan terlihat dalam cerita persahabat Ochank dan Héndra, Ochank menyukai Ninon dan Nyi Mojang, selain itu ada fungsi pendidikan yang diceritakan bagaimana manusia merusak alam dan jahat ke sesamanya. Hasil penelitian dikaitkan dengan bahan ajar membaca.

Page 4 of 12 | Total Record : 120