cover
Contact Name
Dinno Mulyono
Contact Email
bertiup@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
bertiup@yahoo.com
Editorial Address
-
Location
Kota cimahi,
Jawa barat
INDONESIA
Comm-Edu (Community Education Journal)
ISSN : 26225492     EISSN : 26151480     DOI : -
Core Subject : Education,
Comm-Edu Journal publishes original research or theoretical papers about : 1. non formal education 2. community education 3. community development 4. training and course 5. informal education 6. social communication to support community learning process
Arjuna Subject : -
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 3 (2018): Comm-Edu Journal September 2018" : 20 Documents clear
PERAN ORANG TUA DALAM MEMBENTUK KARAKTER ANAK USIA DINI MELALUI BERMAIN PERAN (Study Kasus di Kelompok Bermain Al-Munawar) Dariah, Neneng
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol 1, No 3 (2018): Comm-Edu Journal September 2018
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (127.223 KB) | DOI: 10.22460/comm-edu.v1i3.1592

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena adanya distorsi antara konsep dan muatan nilai yang tercermin dalam sumber-sumber normatif konstitusional dengan fenomena sosial, kultural, politik, ideologis dan religi. Yang menjadi subyek penelitian, yaitu 36 orang dan dijadikan sample penelitian sebanyak 6 orang, yaitu 1 orang pengelola, 1 orang guru, dan 4 orang tua peserta didik. Pengembangan karakter merupakan optimalisasi fungsi otak kanan yang harus dimulai dari anak usia dini. Oleh karena itu perlu diteliti bagaimana peran orang tua dalam membentuk karakter anak didik melalui bermain peran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. dengan metode deskriptif analitik yakni penulis bermaksud menggambarkan proses orang tua dalam membentuk karakter anak didik melalui bermain peran, yang menjadi sample penelitiannya sebanyak 6 orang, yiatu 1 orang peneglola, 1 orang guru, dan 4 orang tua peserta didik. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, studi dokumentasi dan studi pustaka. Sumber data utama adalah kata-kata dan tindakan peserta didik, yang terdiri dari kepala sekolah, guru, siswa dan orang tua. Mengacu pada teori pengembangan karakter anak usia dini yang menjadi penelitian adalah suatu kegiatan yang dilakukan oleh seorang orang tua peserta didik untuk memantapkan pemahaman pembinaan perilaku anak. Metode ini telah mengacu pada pendidikan holistik berbasis karakter yang dikembangkan dalam Indonesia Haritage Foundation. Metode pembelajaran ini mengacu dua proses pembelajaran yakni proses pembelajaran di sekolah oleh pendidik dan proses pemeblajaran di luar sekolah oleh orang tua. Hasil temuan implementasi peran orang tua dalam membentuk karakter anak didik melalui bermain peran: 1) Pentingnya uapaya penanaman karekter pada anak usia dini melalui bermain peran yang mengacu pada kurikulum PAUD; 2) Metode pembelajaran karakter untuk anak usia dini telah menjadi rujukan bagi pelaksanaan pendidikan karakter di Kelompok Bermain Al-Munawar; 3) Sebagian orang tua peserta didik telah mengetahui, memahami dan melakukan nilai-nilai karakter yang dibelajarkan, seperti bekerja sama, kemandirian, disiplin, kejujuran, hormat dan santun, baik dan rendah hati.
UPAYA PENGELOLA DALAM MENINGKATKAN KEMANDIRIAN ORANG TUA MURID MELALUI PELATIHAN VOKASIONAL hartati, sri; Rosidin, Enjang
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol 1, No 3 (2018): Comm-Edu Journal September 2018
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (123.243 KB) | DOI: 10.22460/comm-edu.v1i3.1786

Abstract

Fokus penelitian ini secara umum tujuan penelitian ini untuk memperoleh gambaran deskriptif tentang Upaya Pengelola dalam Meningkatkan Kemandirian Orang Tua Melalui Pelatihan Keterampilan Vokasional. Adapun secara terperinci tujuan yang ingin diwujudkan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: a). Untuk mengetahui Bagaimaan perencanaan pengelola dalam meningkatkan kemandirian orang tua murid melalui pelatihan vokasional. b) Untuk mengetahui  proses pelaksanaan pengelola dalam meningkatkan kemandirian orang tua murid melalui pelatihan vokasional. c). Untuk mengetahui  hasil pengelola dalam meningkatkan kemandirian orang tua murid melalui pelatihan vokasional. d). Untuk menagatahui tantangan dan hambatan pengelola dalam meningkatkan kemandirian orang tua murid melalui pelatihan vokasional.Metode penelitian dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatip dengan menggunakan pengumpulan data diantaranya: observasi, wawancara, dukumentasi dan studi literature, dengan sampel penelitian sebanyak 6 orang, 1 orang guru dan 5 orang, orantua peserta didik.Hasil yang ditemukan dalam penelitian ini adalah pengembangan kemandirian orang tua melalui keterampilan vokasional secara kolaboratif memberikan kontribusi yang sangat berarti dalam meningkatkan keterampilan untuk orang tua peserta didik yang di kembangkan oleh lembaga. Hasil implementasi pengembangan meningkatkan kemandirian orang tua melalui pelatihan vokasional menunjukkan bahwa pengelola, guru dan orang tua memberikan respon yang positif. Tingkat penerimaan sumber belajar dan warga belajar terhadaap materi yang dikembangkan dalam model cukup tinggi sehingga berdampak positif terhadap orang tua pesrta didik.
PERAN KARANG TARUNA DALAM PENGEMBANGAN KREATIVITAS REMAJA (Studi kasus di Karang Taruna Remaja Kita RW 14 kelurahan Cibeber Kecamatan Cimahi selatan) Yoga Finoza Crisandye
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol 1, No 3 (2018): Comm-Edu Journal September 2018
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (462.819 KB) | DOI: 10.22460/comm-edu.v1i3.2101

Abstract

ABSTRAKOrganisasi seperti Karang Taruna diberdayakan untuk mengubah generasi muda agar lebih baik dalam meneruskan pembangunan, dimana organisasi Karang Taruna merupakan wadah pengembangan generasi muda nonpartisipan, yang tumbuh atas dasar kesadaran dan rasa tanggung jawab sosial dari, oleh masyarakat kuhususnya generasi muda di wilayah Desa / Kelurahan. Melalui wadah organisasi Karang Taruna, dibutuhkan pengembangan, pengarahan, pembinaan kearah pengembangan sumber daya manusia untuk kepentingan masa depan mereka.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan organisasi karang taruna dalam menegembangkan kreativitas generasi muda, mengetahui perencanaan, pelaksaaan program Karang Taruna,dan mengetahui apakah kegiatan- kegiatan Karang Taruna  dapat menjembatani tumbuhnya kreatifitas remaja. Hasil penelitian menunjukan bahwa peranan organisasi karang taruna dalam mengembangkan kreativitas genearsi muda yaitu meliputi., melalui pembinaan  olahraga,  olahraga  yang  dimaksud  di  sini  adalah  futsal dan tenis meja, pembinaan keagamaan melalui pengajian remaja sedangkan pembinaan seni melalui qasidah remaja dan seni tari. Dari hasil kegiatan- kegiatan pembinaan  tersebut Karang Taruna dapat menjembatani tumbuhnya kreatifitas remaja khususnya kreativitas yang ada di Karang Taruna Remaja Kita di Kelurahan Cibeber.
PATISIPASI TOKOH MASYARAKAT RT 01 RW 11 KELURAHAN CIPAGERAN DALAM MENINGKATKAN MANAJEMEN PROGRAM KESETARAAN PAKET A SETARA SD DI PKBM BINA MANDIRI CIPAGERAN Edi Safrudin; Irsan Suherlan
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol 1, No 3 (2018): Comm-Edu Journal September 2018
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (93.633 KB) | DOI: 10.22460/comm-edu.v1i3.1685

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Untuk mendeskripsikan partisipasi tokoh masyarakat dalam perencanaan program kesetaraan paket A setara SD di PKBM Bina Mandiri Cipageran. 2) Untuk mendeskripsikan partisipasi tokoh masyarakat dalam pelaksanaan program kesetaraan paket Asetara SD di PKBM Bina Mandiri Cipageran. 3) Untuk mendeskripsikan partisipasi tokoh masyarakat dalam meningkatkan kualitas program kesetaraan paket A setara SD di PKBM Bina Mandiri Cipageran. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subyek penelitian ini adalah tokoh masyarakat, pengelola, tutor dan warga belajar yang terlibat dalam program Kesetaraan Paket A Setara SD di PKBM Bina Mandiri Cipageran. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Peneliti merupakan instrumen utama dalam melakukan penelitian, yang dibantu oleh pertanyaan penelitian, pedoman wawancara, dan dokumentasi. Teknik yang digunakan dalam analisis data adalah reduksi data, display data dan pengambilan simpulan. Trianggulasi yang dilakukan untuk menjelaskan keabsahan data dengan menggunakan trianggulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Peran tokoh masyarakat dalam pelaksanaan program Kesetaraan Paket A di PKBM Bina Mandiri sebagai pemrakarsa, pengelola, tutor, motivator dan penyedia fasilitas belajar. 2) Tokoh masyarakat sebagai pemrakarsa memiliki gagasan dan melakukan rapat bersama pengelola untuk merencanakan program Kesetaraan Paket A; sebagai pengelola ikut serta memantau bahkan membantu tutor dalam pembelajaran; sebagai tutor melaksanakan pembelajaran yang disesuaikan dengan minat dan kebutuhan warga belajar; sebagai motivator memberikan pengarahan; informasi dan mengingatkan agar partisipasinya meningkat serta memfasilitasi tempat bagi pembelajaran Kesetaraan Paket A. 3) Peran Tokoh Masyarakat dalam meningkatkan kualitas program kesetaraan paket A setara SD di PKBM Bina Mandiri Cipageran adalah penerimaan dan kepercayaan dari warga belajar akan keberadaan tokoh masyarakat tersebut serta adanya dana bagi penyelenggaraan program.
OPTIMALISASI TAMAN BACAAN MASYARAKAT DALAM MENUMBUHKAN MINAT BACA DI KALANGAN REMAJA Mila Aulia
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol 1, No 3 (2018): Comm-Edu Journal September 2018
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (30.356 KB) | DOI: 10.22460/comm-edu.v1i3.734

Abstract

Budaya membaca perlu dikembangkan kepada semua lapisan masyarakat. Diktorat pendidikan masyarakat telah mengembangkan Taman Bacaaan masyarakat (TBM) bagi masyarakat pedesaan melalui penyediaan bahan bacaan yang berbetuk buku-buku maupun modul dan bahan belajar non cetak.Untuk menunjang fungsi pendidikan dalam meningkatkan kualitas manusia, maka peran Taman Bacaan Masyarakat Masyarakat sangat dibutuhkan sebagai pelayan dalam menyediakan bahan pustaka yang dibutuhkan oleh masyarakat pengguna, dengan demikian Taman Bacaan Masyarakat memiliki peran sangat besar dalam upaya meningkatkan kecerdasan masyarakat serta sekaligus kwalitas manusia pada umumnya. Dengan demikian Taman Bacaan Masyarakat diharapkan akan memberikan motivasi warga masyarakat khususnya di lingkungan yang jauh dari akses pendidikan.
POSYANDU SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN KESEHTAN BAGI IBU BALITA euis siti masitoh
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol 1, No 3 (2018): Comm-Edu Journal September 2018
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (80.761 KB) | DOI: 10.22460/comm-edu.v1i3.2258

Abstract

Posyandu (Pos Pelayanan Terpadu) adalah salah satu bentuk upaya kesehatan bersumber daya masyarakat yang dikelola dan diselenggarakan dari, oleh, untuk dan bersama masyarakat dalam penyelenggaraan pembangunan kesehatan, guna memberdayakan masyarakat dan memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan dasar untuk mempercepat penurunan angka kematian ibu dan bayi. Oleh karena itu posyandu berfungsi sebagai media pembelajaran kesehatan ibu balita. Namun ada beberapa masalah yang berkaitan dengan peran posyandu tersebut.
PENERAPAN MANAJEMEN PROGRAM PEMBELAJARAN BAGI GURU PAUD DALAM MENINGKATKAN KINERJA PENDIDIK Hilfi Hanifah
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol 1, No 3 (2018): Comm-Edu Journal September 2018
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (45.38 KB) | DOI: 10.22460/comm-edu.v1i3.1102

Abstract

Guru sangat berperan dalam membantu perkembangan peserta didik untuk mewujudkan tujuan hidup secara optimal. Kualitas pendidik sangat menentukan hasil pembelajaran yang dicapai. Kegagalan dan kesuksesan pendidikan sangat dipengaruhi oleh kualitas tenaga pengajar yang menguasai materi, metodologi pengajaran, dan kemampuan yang profesional. Pendidik harus memiliki kualifikasi akademik dan kompetensi sebagai agen pembelajaran, sehat jasmani dan rohani serta memiliki kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional. Keberhasilan suatu sekolah dapat dilihat dari kinerja pendidiknya karena berpengaruh dari kinerja guru-gurunya. Dengan penerapan manajemen program pembelajaran dapat meningkatkan kinerja pendidik. Barkenanan dengan standar kinerja guru Piet A. Sahertian dalam (Diding Nurdin, 2011) menjelaskan bahwa, Standar Kinerja Guru itu berhubungan dengan kualitas guru dalam mejalankan tugas seperi:a. Bekerja degan siswa secara individual, b. Persiapan dan perencanaan pembelajaran, c. Pendayagunaan media pembelajaran, d. Melibatkan siswa dalam berbagai pengalaman belajar , e. Kepemimpinan yang aktif dari guru
UPAYA PENGELOLA PKBM UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN WARGA BELAJAR KESETARAAN PAKET C MELALUI KEWIRAUSAHAAN Cecep Wahyudin; Nunu Mahmud Firdaus
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol 1, No 3 (2018): Comm-Edu Journal September 2018
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (476.915 KB) | DOI: 10.22460/comm-edu.v1i3.2048

Abstract

PKBM is an institution that focuses on education development in the non-formal field. The researcher analyzes the management of PKBM management on the quality aspects of the students who are coached in the PKBM. This research formulates the problem of management and implementation patterns in students and the output of students who are fostered. The method used by the researcher is a descriptive method by using observation guidelines as a measuring tool and using the PKBM research object and students. The results of this study found that the planning of vocational training activities for PKBM learning residents, all (100%) answered very well there was planning before the program activities carried out so that those who answered there was no need for planning, mediocre and incomprehensible none answer (0%).
PENINGKATAN KESEJAHTERAAN ANGGOTA ZIDAM III/ SILIWANGI MELALUI PENGUATAN KELEMBAGAAN KOPERASI KARTIKA YUDHA KARYA JAYA Jaka Kartiwa
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol 1, No 3 (2018): Comm-Edu Journal September 2018
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (73.978 KB) | DOI: 10.22460/comm-edu.v1i3.1062

Abstract

This study aims to 1. To know the planning of Welfare Improvement Member ZIDAM III Siliwangi Through Institutional Strengthening Kartika Yudha Karya Jaya Cooperative. 2. To know the process of Welfare Improvement of ZIDAM III Siliwangi Members through Institutional Strengthening Kartika Yudha Karya Jaya Cooperative. 3. To know what factors are encouraging and inhibiting and the result of Welfare Improvement of ZIDAM III Siliwangi Members through Institutional Strengthening Kartika Yudha Karya Jaya Cooperative. This research uses descriptive qualitative research method, with data collection techniques through observation, interview, documentation and literature study The result of the research shows that improving the welfare of Cooperative Members ZIDAM III Siliwangi Through Institutional Strengthening Kartika Yuda Cooperative not only develop in the field of saving and lending services but also experienced in the field of photocopy business, staff canteen business, and others that aims to meet the needs in Zidam III Siliwangi agency. This cooperative provides a very big role in the welfare of its members, the cooperative as a place of human resource development training is to provide skills training to employees or members of Zidam III Siliwangi. Cooperative as a lender to members is to provide the required capital members. The driving factor is the increase of knowledge and skills, while the inhibiting factor is that the members/employees do not understand the rules related to the cooperative.
PERAN KEPALA DESA DALAM PEMBERDAYAAN PEREMPUAN MELALU GERAKAN PKK DI DESA CIHANJUANG Ashri Bunga Dzikrillah; Ansori Ansori
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol 1, No 3 (2018): Comm-Edu Journal September 2018
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (101.039 KB) | DOI: 10.22460/comm-edu.v1i3.2080

Abstract

abstrakKemajuan sebuah desa tidak akan terlepas dari keberhasilan seorang pemimpin dalam memimpin daerahnya. Dengan adanya undang-undang tentang desa yang memberikan wewenang kepada kepala desa untuk mengatur daerahnya sendiri sesuai dengan asal usul dan adat istiadat setempat. Salah satu cara yang dilakukan untuk mensejahterakan rakyatnya adalah dengan memanfaatkan organisasi kemasyarakatan salah satunya adalah PKK.Penelitian ini mengangkat permaslahan tentang : Bagaimana peran kepala desa dalam pemberdayaan perempuan melalui gerakan PKK. Permasalahan pokok dalam penelitian ini adalah : (1) Bagaimana peran kepala desa dalam pemberdayaan perempuan melalui gerakan PKK. (2) Bagaimana strategi kepala desa dalam pemberdayaan perempuan melalui gerakan PKK. Teori yang digunakan dalam penelitian ini antara lain, teori kepemimpinan, teori pemberdayaan dan teori organisasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Penelitian ini dilakukan di Desa Cihanjuang Kecamatan Parongpong Kabupaten Bandung Barat. Dengan subyek penelitian sebanyak 6 orang. Hasil dari penelitian ini adalah peran kepala desa menjadi jembatan dengan mitra-mitra terkait yang bekerja sama dengan PKK, seperti dinas sosial, dinas kesehatan, jumlah kader PKK desa Cihanjuang yang lebih dari 150 adalah hasil dari pemberdyaan perempuan yang dilakukan oleh kepala desa menggunakan seni-seni tertentu. Startegi Kepala desa yaitu memiliki seni tertentu dalam melakukan pendekatan kepada masyarakat, khususnya masyarakat perempuanKata Kunci: Kepala Desa, PKK, Pemberdayaan 

Page 1 of 2 | Total Record : 20