Articles
121 Documents
Enterprise Architecture dengan Pendekatan TOGAF untuk Transformasi Digital pada UMKM
Ivana Tyora Oktavian;
Asti Amalia Nur Fajrillah;
Irfan Darmawan
Jurnal Tiarsie Vol 16 No 1 (2019): Jurnal TIARSIE 16.1
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Langlangbuana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (531.692 KB)
|
DOI: 10.32816/tiarsie.v16i1.41
Berlakunya pasar bebas di Indonesia mengakibatkan semakin ketatnya persaingan dalam industri bisnis. Hal ini mendorong pelaku bisnis khususnya UMKM untuk melakukan transformasi digital melalui perubahan dalam hal mengakses dan mendistribusikan informasi yang awalnya manual menjadi digital. Adanya transformasi digital akan meningkatkan operasional bisnis menjadi lebih efisien, memberikan peluang bisnis yang baru dan menghasilkan keuntungan yang besar bagi UMKM. Namun belum semua UMKM dapat melakukan transformasi digital. Hal ini disebabkan oleh beberapa permasalahan yang ada di UMKM seperti: belum meratanya tingkat penjualan di Indonesia, belum adanya kesiapan dalam membuka pasar yang baru, produk belum sepenuhnya dikenal oleh masyarakat, belum adanya kesiapan yang matang atas produk, belum mampu mengelola permintaan yang besar, dan pengelolaan feedback yang belum optimal. Permasalahan tersebut mengakibatkan adanya tantangan tersendiri bagi UMKM untuk mencapai visi UMKM. Oleh karena itu, dalam mencapai visinya diperlukan transformasi digital melalui Enterprise Architecture (EA) dimana EA akan menyelaraskan sisi bisnis UMKM dan IT. Dalam perancangan EA pada UMKM digunakan frawework TOGAF. Perancangan EA ini menghasilkan sebuah blueprint company specific yang dapat digunakan sebagai acuan untuk pengembangan sistem informasi pada UMKM sejenis berupa UMKM tipe menengah dengan bisnis Makanan Oleh-Oleh.
3D-Based Simulation Placement of Goods Management in Warehouses Using Block Stacking Method
Erwin Yulianto;
Benie Ilman
Jurnal Tiarsie Vol 14 No 1 (2017): Jurnal TIARSIE 14.1
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Langlangbuana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (520.679 KB)
|
DOI: 10.32816/tiarsie.v14i1.17
Gudang merupakan salah satu prasarana yang sangat penting dalam dunia industri yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan sementara dalam hal distribusi barang. Penempatan barang secara teratur dan efisien di dalam sebuah gudang merupakan sebuah kewajiban yang harus dilakukan oleh sebuah perusahaan ritel, manufaktur atau jasa ekspedisi untuk mempercepat proses pengiriman dan penerimaan barang. Permasalahan yang muncul antara lain terkait dengan efisiensi penataan barang di dalam gudang sehingga mengakibatkan lamanya waktu keluar masuk barang. Untuk membantu menyelesaikan kesulitan tersebut, maka dibuat sebuah perangkat lunak yang mampu memberikan simulasi bagaimana proses penempatan barang pada gudang secara optimal. Metode pengembangan perangkat lunak yang akan digunakan adalah metode Prototype, sedangkan algoritma yang akan diimplementasikan di dalam aplikasi adalah Block Stacking. Penelitian ini akan menghasilkan perangkat lunak yang mampu membuat visualisasi 3 dimensi dari simulasi penempatan jumlah barang secara maksimal pada gudang dan secara efisien dari sisi optimasi pemanfaatan ruang.
Line Balancing Demi Tercapainya Efisiensi Kerja Optimal Pada Stasiun Kerja
Leni Herdiani;
Rico Syafarudin
Jurnal Tiarsie Vol 15 No 2 (2018): Jurnal TIARSIE 15.2
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Langlangbuana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (303.156 KB)
|
DOI: 10.32816/tiarsie.v15i2.36
Tanpa adanya keseimbangan lintasan dalam stasiun kerja maka proses produksi tidak akan berjalan secara efektif dan efisien. Dalam proses produksinya, PT. MANDIRI dihadapkan pada permasalahan keseimbangan lintasan yaitu kurangnya efisiensi pada stasiun kerja, sehingga direncanakan untuk menentukan lintasan produksi yang optimal sehingga pembebanan pada setiap stasiun kerja akan lebih merata dan mengurangi kegiatan yang berhubungan dengan unsur waste atau kegiatan tidak produktif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pengukuran waktu kerja dengan alat bantu stop watch dan metode Ranked Positional Weight. Data yang dianalisis adalah waktu yang diperlukan oleh operator untuk menyelesaikan produksi Spare Part dan output rate untuk produk rata-rata yang dihasilkan untuk menetapkan waktu siklus ideal. Kedua data tersebut kemudian dianalisis dengan menggunakan metode RPW, hingga didapatkan waktu produksi dan efisiensi lintasan yang optimal serta stasiun kerja yang optimal pula. Hasil analisis menyatakan bahwa dengan penggunaan metode keseimbangan lintasan, perusahaan dapat mencapai efisiensi lintasan sebesar 92% dan mengurangi balance delay sebesar 17,48% dari 73,48% menjadi 56% Dan target produksi sebanyak 240 box/hari dapat terpenuhi secara maksimal.
Proteksi Sistem Keamanan Kendaraan Mobil Menggunakan RFID Berbasis MCU ATMEGA 328
Ganjar Turesna;
Wahyu Purnama Sari
Jurnal Tiarsie Vol 16 No 2 (2019): Jurnal TIARSIE 16.2 (edisi ekstra)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Langlangbuana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (817.051 KB)
|
DOI: 10.32816/tiarsie.v16i2.59
Sistem proteksi atau keamanan saat ini sudah menjadi kebutuhan yang sangat penting bagi mereka yang mempunyai kendaraan mobil. Ini disebabkan tingkat pencurian kendaraan bermotor di negara kita termasuk pada level yang tinggi. Data ini dapat kita peroleh baik pada berita media masa atau media elektronik. Bagi masyarakat yang sudah maju mobil adalah barang yang berharga yang sangat penting untuk melakukan aktivitas rutin sehari-hari, seolah menjadi pengganti kaki untuk mengantarkan orang tersebut ke tempat kerja atau ke tempat lainnya. Jadi kendaraan mobil ini sangat perlu di proteksi terhadap proses pencurian, oleh sebab itu perlu adanya sistem proteksi yang lebih baru untuk mengamankan mobil tersebut dari pencuri. Memang di pasaran telah tersedia alat pengaman untuk mobil diantaranya sistem alarm, atau sistem pengunci dan pembuka pintu mobil menggunakan remote control dengan sistem radio frekuensi/RF. Tetapi menurut infomasi sistem pengaman ini sudah bisa di jinakan oleh beberapa pencuri yang cerdik, sehingga tetap mobil ini berhasil di curi. Ternyata pencuri sudah terlebih dahulu mempelajari titik kelemahan dari sistem pengamanan yang sudah ada. Oleh sebab itu alangkah baiknya ada sistem pengamanan baru untuk kendaraan mobil misalnya menggunakan sistem RFID-eKTP sehingga diharapkan adateknik pengamanan lebih jauh kendaraan mobil mereka dari tangan pencuri. Selanjutnyadengan adanya sistem pengamanan kendaraan mobil dengan RFID-eKTP maka diharapkan adanya suatu proses aplikasi dari teori ke praktek dalam kehidupan di masyarakat dan diharapkan dapat bermanfaat bagi mereka yang memiliki kendaraan jenis mobil.
Exhibition Hall Graphic Design Plan of the Bandung City Museum
Muhammad Ryzki Wiryawan
Jurnal Tiarsie Vol 15 No 1 (2018): Jurnal TIARSIE 15.1
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Langlangbuana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (371.064 KB)
|
DOI: 10.32816/tiarsie.v15i1.30
Saat ini, museum telah diakui sebagai salah satu sarana pendidikan lewat pemberian pengalaman yang menyenangkan (leisure experiences). Sejalan dengan itu, terdapat usaha untuk terus meningkatkan ketertarikan pengunjung terhadap museum. Desain grafis dalam hal ini merupakan salah satu alat untuk menarik minat pengujung dan memudahkan penyampaian informasi museum. Penelitian dimaksudkan untuk menganalisis sejauh mana prinsip desain grafis telah diterapkan pada ruang pamer Museum Kota Bandung guna menghasilkan akses informasi yang efektif kepada pengunjung. Pendekatan kualitatif digunakan dalam penelitian ini, yaitu lewat : (a) wawancara dengan pengelola museum dan perancang desain; (b) analisis literatur; dan (c) analisis deskripsi visual atas rancangan desain grafis yang ada. Diharapkan penelitian ini bisa menghasilkan pemahaman lebih lanjut terkait aspek desain grafis yang sangat berpengaruh pada kesuksesan sebuah museum.
Literature Review on New Generation Cooperative Enterprise Architecture
Estiyan Dwipriyoko
Jurnal Tiarsie Vol 14 No 2 (2017): Jurnal TIARSIE 14.2
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Langlangbuana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (336.198 KB)
|
DOI: 10.32816/tiarsie.v14i1.22
Cooperative is a legally incorporated business organization, that built collectively by their member, and aim to fulfill their needs. New version of Cooperative is called New Generation Cooperative (NGC) that has characters as: NGC may issue shares, individuals may hold higher levels of equity through purchase of share, and membership may be limited to shareholders. Enterprise Architecture is the comprehensive conceptual design or blueprint of company and organization, which describes it’s the structures, function, and operations. The purpose of the research is to design the Enterprise Architecture for NGC. This NGC can be started as a low cost enterprise by implementing Open Business Model. The Open Business approach places value on transparency, stakeholder inclusion, and accountability. This research shall purpose the Technology part of Strategic Management, which can relate New Generation Cooperative Enterprise Architecture as new category for Open Business Model.
Sistem kWH Meter Digital Menggunakan Modul PZEM-004T
Andriana Andriana;
Zuklarnain Zuklarnain;
Hadi Baehaqi
Jurnal Tiarsie Vol 16 No 1 (2019): Jurnal TIARSIE 16.1
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Langlangbuana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (542.078 KB)
|
DOI: 10.32816/tiarsie.v16i1.43
Seiring dengan kebutuhan pemakaian listrik, konsumen perlu mengetahui jumlah pemakaian energi listrik yang dibutuhkan dalam setiap harinya. Untuk mengetahui jumlah pemakaian listrik adalah dengan cara mengukur energi listrik tersebut menggunakan alat pengukur energi listrik (electric meter). Perkembangan teknologi komunikasi sangatlah cepat, smartphone yang sedang digandrungi oleh masyarakat adalah smartphone yang berbasis sistem operasi android, selain fitur dan aplikasi yang sudah disediakan sistem operasi android sendiri bersifat sistem operasi open source. Alat monitoring pemakaian energi listrik berbasis operasi android menggunakan modul PZEM-004T adalah sebuah sistem yang dirancang dan dimanfaatkan untuk membaca jumlah pemakaian energi listrik yang meliputi tegangan, arus, daya aktif dan akumulasi energi. Alat monitoring dikoneksikan pada smartphone android yang digunakan sebagai media interface user yang menampilkan konsumsi energi listrik. Hasil pengujian menunjukkan bahwa alat monitoring pemakaian energi listrik menggunakan modul PZEM-004T dapat mengukur dan menampilkan nilai arus, tegangan, daya aktif serta akumulasi energi, selain itu alat monitoring pemakaian energi listrik menggunakan modul PZEM-004T dapat memonitor secara real time serta tersimpan pada basis data. Berdasarkan hasil pengujian dapat disimpulkan bahwa hasil perancangan alat monitoring energi listrik memiliki angka simpangan (error) 0.29 % untuk tegangan (volt), 4.63 % untuk arus (ampere), 4.92 % untuk daya aktif (watt) , 1.36 % untuk cos φ dan 3.3 % untuk perhitungan total energy dalam durasi 1 jam (watthour).
Calculation of Effective Structural Number Using Simple Neural Network for Some Road Links in Indonesia
Siegfried Syafier
Jurnal Tiarsie Vol 14 No 2 (2017): Jurnal TIARSIE 14.2
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Langlangbuana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (313.616 KB)
|
DOI: 10.32816/tiarsie.v14i1.15
In the pavement maintenance system, the parameter of effective structural number (SNeff) would be a considered factor in deciding whether a road link would be repaired or not. To calculate this parameter, it is required the testing of Falling Weight Deflectometer (FWD) and information of layer composition and thicknesses. The combination of these information and using the method of AASHTO’93, it can be calculated the SNeff. These two information generally would be gained through the testings of core drill and test pit which would take time and cost. To overcome these problems, the neural network method or precisely the artificial neural network is developed for analysis of pavement structure. From the analysis, it can be said that the neural network of single perceptron can be used for predicting the SNeff with an acceptable error. In general the value of SNeff obtained from neural network calculation is lower than that of AASHTO’93. In this paper it is also recommended to develop the neural network using multi layer perceptron for the use on pavement system analysis that might be decreasing the error.
Analisis Karakteristik Visual Arsitektur Pemukiman Nelayan
Tyas Santri
Jurnal Tiarsie Vol 15 No 2 (2018): Jurnal TIARSIE 15.2
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Langlangbuana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (341.961 KB)
|
DOI: 10.32816/tiarsie.v15i2.37
Indonesia merupakan negara yang kaya akan langgam arsitektur nusantara. Arsitektur nusantara selain rumah tradisional juga ada arsitektur desa, dusun, kampung, pesisir. Jika dilihat secara cermat arsitektur desa, dusun, kampung, pesisir merupakan salah satu lokalitas arsitektur nusantara yang belum tersentuh atau paling tidak hanya sedikit tersentuh oleh modernisasi. Dalam kajian ini di bahas tentang karakteristik visual arsitektur pesisir yang berkembang di wilayah pesisir laut di Probolinggo Jawa Timur yaitu pada permukiman nelayan Desa Kalibuntu, Kecamatan Kraksaan. Tujuan dari kajian ini adalah menganalisis karakter visual arsitektur kawasan permukiman pesisir masyarakat nelayan Desa Kalibuntu dengan berdasarkan tipologi hunian dan pemanfaatan ruang bersama. Pendekatan yang digunakan dalam kajian ini adalah pendekatan tipologi dengan metode penelusuran yang selanjutnya dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil analisis menunjukan bahwa permukiman nelayan Kalibuntu ini merupakan permukiman pesisir yang karakter ruangnya dipengaruhi oleh eksistensi pantai sebagai sumber mata pencaharian selain itu juga dipengaruhi oleh faktor kekerabatan, sosial budaya. Karakter visual tipologi hunian nelayan Desa kalibuntu ini terlihat dari beberapa fasad rumah yang simetris dan jarak antar rumah masih saling besebelahan dan berhimpitan dengan dilengkapi beranda rumah untuk aktifitas sosialisasi dengan tetangga. Pola permukimannya adalah linier untuk di sepanjang pesisir pantai dan semakin jauh dari pesisir pantai menjadi pola cluster.
Perancangan Enterprise Arsitektur Perusahaan Kacamata
Sofia Dewi;
Muhammad Prakarsa A.S
Jurnal Tiarsie Vol 15 No 1 (2018): Jurnal TIARSIE 15.1
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Langlangbuana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (352.958 KB)
|
DOI: 10.32816/tiarsie.v15i1.31
Enterprise Architecture Planning (EAP) sebagai salah satu metoda atau kerangka acuan untukmembangun sebuah arsitektur informasi yang berorientasi pada kebutuhan bisnis dimana terdiri dari arsitektur data, aplikasi dan teknologi serta rencanan implementasi dari arsitektur yang telah dibuat untuk mendukung aktivitas bisnis demi pencapaian misi organisasi. EAP menjelaskan arsitektur data, aplikasi dan teknologi yang dibutuhkan untuk mendukung bisnis organisasi. Hasil dari perancangan Enterprise Architecture Planning (EAP) berupa suatu blueprint (cetak biru) untuk arsitektur data, aplikasi, dan teknologi serta rencana implementasi yang dapat membantu Moriska Optik dalam menjalankan bisnisnya.