cover
Contact Name
Estiyan Dwipriyoko
Contact Email
estiyand@unla.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
estiyand@unla.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Articles 121 Documents
Rancangan Tata Letak Fasilitas Produksi Produk Rehabilitasi Dengan Algoritma Genetika Steaven Leonardo Chandra; Theresia Sunarni; Kristoforus Jawa Bendi; Dominikus Budiarto
Jurnal Tiarsie Vol 16 No 3 (2019): Jurnal TIARSIE 16.3 Edisi RITEKTRA IX
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (965.571 KB) | DOI: 10.32816/tiarsie.v16i3.53

Abstract

Tata letak fasilitas produksi memiliki dampak yang sangat penting dan saling keterkaitan antara fasilitas yang satu dengan lainnya guna menunjang kelancaran dari proses produksi. Seringkali masalah terbesar dalam sistem produksi disebabkan oleh penanganan bahan yang tidak sistematis. Dalam penelitian ini, kami mencoba menerapkan algoritma genetika dalam mendapatkan rancangan tata letak fasilitas (mesin) secara optimal. Input dari penelitian ini diantaranya berupa nomor mesin, masing-masing dimensi mesin, urutan mesin di setiap bagian, volume produksi di masing-masing bagian, dan frekuensi aliran di setiap bagian. Output dari penelitian ini adalah tata letak mesin dengan total biaya aliran minimum. Penelitian ini memecahkan kasus pada fasilitas produksi produk rehab di PT Shima Prima Utama yang terdiri dari 16 mesin dan 29 komponen. Hasil penelitian pada kasus ini adalah didapatkan urutan penempatan mesin optimal yakni 13, 3, 9, 15, 6, 10, 2, 12, 8, 16, 7, 1, 11, 5, 14 dan 4 dengan total biaya aliran 197.434.
Pengaruh Vertical Drained Geotextile dan Sand Column Terhadap Waktu Consolidasi Encu Sutarman
Jurnal Tiarsie Vol 16 No 1 (2019): Jurnal TIARSIE 16.1
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1248.818 KB) | DOI: 10.32816/tiarsie.v16i1.38

Abstract

Pekerjaan tanah berupa timbunan serta beban rencana dari lokasi pekerjaan itu tidak terlepas dengan permasalahan air yang terkandung didalamnya, tanah tersusun atas butir–butir tanah (skeleton), ukuran butir tanah akan membedakan tingkat permeabilitas yang dimiliki tanah itu. Kajian ini bermaksud untuk mendapatkan suatu informasi mengenai apa yang menjadi permasalahan tentang; settlement, waktu consolidasi serta waktu percepatan dengan pemasangan prefabricated vertical drain(PVD) geotektile maupun penggunaan sand column/ tiang pasir, hal ini yang menjadi latar belakang kajian ini. Parameter tanah berupa data SPT, sifat fisis tanah, batas–batas Atterberg tanah, metode pengambilan tanah asli (undistrubed) dengan cara melakukan pemboran di lokasi rencana konstruksi yang akan ditempatkan berlandaskan- ASTM D 1452, 1587, 1586. Kajian ini berdasarkan data bor log SPTBH6 B1, koefisien compresi di tanah cohesive jenis lempung organis sedangkan koefisien consolidasi berdasarkan formula Terzaghi dan Peck, 1976. Parameter tanah berdasarkan data lapangan pembangunan jalur kereta api Semarang-Grobogan pekerjaan menaikan tinggi level jembatan dan jalur KAI akibat rob pantai utara diatas tanah lunak/ rawa-rawa dari pekerjaan PT KAI Jawa Tengah Tahun anggaran 2017 serta Dinamika Konsultan cv sebagai konsultan perencana pada bulan September 2017. Perbaikan tanah lunak yang tebal dilakukan dengan melakukan percepatan consolidasi, hal ini dapat dicapai dengan penggunaan vertical dan horizontal drainberdasarkan teori consolidasi radial dan polar Baron serta perhitungan peningkatan tekanan total ∆σpada beban merata q pada bidang persegi, faktor pengaruh tekanan Fadum (1948). Daerah pengaruh drainase vertical tergantung configurasi pemasangan dari vertical drain, pada kajian ini configurasi berupa segi empat. Polythelane berbentuk persegi panjang dikonversi kebentuk lingkaran untuk analisa sand column. Factor hambat λ Yoshikuni (1990) merupakan fungsi dari permeabilitas k sehingga didapatkan faktor waktu terpasang vertical drain. Dari hasil kajian ini didapatkan besar settlement 2.07 m dengan waktu consolidasi tanpa vertical drain selama 19.68 tahun sedangkan waktu consolidasi terpasang PVD Geotextil menjadi 5.21 bulan dengan panjang geotextil 8 m dan configurasi pemasangan segi empat, jarak antar PVD sebesar 1.75 m sedangkan setelah terpasang Sand Column/ tiang pasir didapatkan waktu consolidasi sebesar 4.65 bulan. hal ini dikarenakan geotextile maupun pasir memiliki nilai permeabilitas yang tinggi. Pasir sebagai vertical maupun horizontal drain dapat meningkatkan shear strength dari tanah sehingga daya dukung dari tanah akan meningkat. Penggunaan geotextile dan pasir dapat dilakukan secara kombinasi dengan pemilihan configurasi pemasangan di lapangan. Geotextile sebagai horizontal drain (HD) harus diperhatikan jalur dan elevasinya agar maximal dalam mengalirkan air kearah samping.
Perilaku Pencarian Informasi Pemustaka Pada Perpustakaan Universitas Katolik Musi Charitas Chatarina Eka Oktavilia
Jurnal Tiarsie Vol 16 No 3 (2019): Jurnal TIARSIE 16.3 Edisi RITEKTRA IX
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (478.804 KB) | DOI: 10.32816/tiarsie.v16i3.54

Abstract

Setiap pemustaka memiliki cara yang berbeda-beda dalam memenuhi kebutuhannya. Perbedaan cara pemenuhan kebutuhan atau perilaku pemustaka berawal dari kesadaran pemustaka akan pencarian informasi yang dibutuhkan sehingga dapat membentuk perilaku yang berbeda-beda juga dalam proses pencarian informasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perilaku pencarian informasi pemustaka menggunakan Model Ellis, kendala yang dialami pemustaka, dan pemanfaatan sebagai sarana pendukung perkuliahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif jenis deskriptif. Populasi pada penelitian ini anggota aktif Perpustakaan UKMC sampai tahun 2018 sebanyak 1.979 pemustaka dan jumlah sampel sebanyak 98 responden. Hasil penelitian ini ada 3: pertama, perilaku pencarian informasi pemustaka Perpustakaan UKMC melakukan/mengikuti tahapan model Ellis meskipun ada tahapan jarang atau tidak selalu dilakukan, secara berturut-turut rata-rata nilai setiap tahapannya, yaitu starting 3,2 dan 2,8; chaining 3,1 dan 2,6; browsing 3,4 dan 2,4; differentiating 2,9 dan 2,7; monitoring 2,7 dan 2,8; extracting 2,8 dan 2,8; verifying 2,9 dan 3,1; ending 3,2 dan 3,1. Kedua, kendala yang dialami pemustaka adalah pada kategori koleksi dan fasilitas. Ketiga, pemanfaatan Perpustakaan UKMC sebagai pendukung perkuliahan:persentase pemanfaatan sebesar 76%.
Implementation of Energy Management Concept and Energy Management System in High Rise Office Building Marsul Siregar; Firma Purbantoro; Tajuddin Nur
Jurnal Tiarsie Vol 16 No 3 (2019): Jurnal TIARSIE 16.3 Edisi RITEKTRA IX
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (820.575 KB) | DOI: 10.32816/tiarsie.v16i3.55

Abstract

Energy Management Concept as part of Green Building Concept is focused to Improve Energy Efficiency Index (EEI) and Water Consumption Index (WCI). The Implementation Energy Management Concept in an office buildings of this study based on the management system model of continual improvement ISO 50001:2011. The purpose of this study was to determine the extent to which the implementation of green building principles in Office Buildings. This study took the case study in an office building in Jakarta Indonesia that has two towers, each tower has 32 floors and 3 basement floors. The method used is descriptive with respect to GREENSHIP Rating Tools for existing building which consists of six categories; Appropriate Site Development (ASD), Energy Efficiency & Conservation (EEC), Water Conservation (WAC), Material Resources & Cycle (MRC), Indoor Air Health & Comfort (IHC) and Building & Environments Management (BEM). The results show that implementation the Energy Management Concept could also made energy performance more efficient, after Implementing through Retrofitting of the Chiller System, Recycle Waste Water, Replacement of Conventional lamp to Energy Saving LED and also Training and Education to all employees and tenants. From comparing data research before implementation of Energy Management Concept in 2014 and after Implementation and retrofitting in 2016, 2017 & 2018, it is found that Energy Efficiency Index (EEI) from 238.8 kwh/m2/Years to 134,04kwh/m2/Year and Water Consumption Index (WCI)From 50 liter/person/Day to 27.18 Liter/person/Day. And the saving cost from electricity bill payments is IDR. 466,803,325.67 / month (18%) and roughly will Break Event Point (BEP) for 3.86 Years
Pendekatan Metode Interpretive Structural Modeling dalam Penentuan Kriteria Kunci Pemilihan Supplier Pada Perusahaan Konstruksi Chendrasari Wahyu Oktavia; Christine Nathalia; Sherly Gunawan Tjhong
Jurnal Tiarsie Vol 16 No 3 (2019): Jurnal TIARSIE 16.3 Edisi RITEKTRA IX
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (489.42 KB) | DOI: 10.32816/tiarsie.v16i3.56

Abstract

Keberadaan supplier bagi perusahaan memegang peranan penting terutama di dalam menjamin ketersediaan material. Oleh karena itu, perlunya melakukan pemilihan supplier dengan didasarkan pada kriteria. Namun, aktivitas pemilihan supplier bukanlah suatu hal yang mudah karena perusahaan harus dihadapkan oleh beberapa kriteria yang dibuat sebagai dasar penilaian dalam pengambilan keputusan. Oleh karena iu, tujuan dari penelitian ini adalah memetakan kriteria pemilihan supplier, dan menentukan kriteria kunci yang tepat dalam pemilihan supplier. Permasalahan dalam pemilihan supplier ini diselesaikan dengan metode interpretive structural modeling (ISM). Metode ini akan membantu dalam memetakan dan mendapatkan kriteria kunci dalam pemilihan supplier dengan melihat sisi keterkaitan antar satu kriteria dengan kriteria lain. Berdasarkan hasil dari pengolahan data, terdapat 21 kriteria yang digunakan oleh perusahaan sebagai acuan dasar dalam pemilihan supplier. Namun, kriteria acuan tersebut perlu diolah kembali dengan menggunakan metode ISM. Hasil dari metode ISM diperoleh 19 kriteria kunci yakni kualitas, pengiriman, harga, pelayanan perbaikan, keandalan (reliabilitas), fleksibilitas, sikap, sistem komunikasi, sejarah performansi, konsistensi, hubungan jangka panjang, hubungan timbal balik, standar kualitas, integritas, profesionalisme, reputasi dan posisi dalam industri, pengendalian operasional, jumlah kerja sama masa lampau, dan ketersediaan. Kriteria-kriteria ini adalah kriteria kunci yang digunakan sebagai dasar dalam pengambilan keputusan.
Distribusi Crude Oil Melalui Alternatif Sistem Pipa Bawah Tanah Menggunakan Tekno Ekonomi M Kumroni Makmuri; Andre Prabowo
Jurnal Tiarsie Vol 16 No 3 (2019): Jurnal TIARSIE 16.3 Edisi RITEKTRA IX
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.605 KB) | DOI: 10.32816/tiarsie.v16i3.61

Abstract

Salah satu masalah yang dihadapai Pertamina RU-III Plaju Palembang saat ini, adanya in-efisiensi dalam proses pengadaan BBM mentah crude oil yang didatangkan dari beberapa sumur minyak di Indonesia yang mana masih harus melalui beberapa proses kegiatan pengapalan, dimulai dari kapal pembawa crude oil bermuatan 450 mb yang berasal dari sumur/loading port untuk kemudian melakukan loading/unloading di kapal penampung sementara bernama MT.Adapun tujuan yang ingin dicapai dari penelitian yaitu menentukan arus kas bersih dengan dari nilai cash in dan cash out pada sistem lama distribusi crude oil, guna sebagai acuan perhitungan NPV, IRR dan menetapkan payback period, melakukan perhitungan NPV dan IRR terhadap rencana investasi sistem baru, dengan acuan arus kas bersih sistem lama distribusi crude oil serta menganalisis nilai investasi sistem baru layak atau tidak diterapkan, guna mengurangi losses, dengan penentuan kelayakan investasi dari hasil analisis arus kas bersih sistem lama dengan metode NPV dan IRR.Dari penelitian yang telah dilakukan didapatkan kesimpulan bahwa arus kas bersih yang tercipta setiap tahunnya memiliki nilai yang positif dengan nominal awal rencana investasi sistem baru yaitu sebesar Rp 3,500,000,000,000. Dari perhitungan didapatkan nilai IRR = 22.38% > MARR = 15%, yang artinya nilai alternative investasi sistem baru (instalasi pipa dan tanki timbun) distribusi crude oil layak (menguntungkan) untuk dijalankan. Didukung dengan payback period yang baik, yaitu selama 5 tahun serta alternative investasi sitem baru (instalasi pipa dan tanki timbun)meminimalkan nilai losses distribusi crude oil, dimana nilai losses alternative sistem baru = 42,500 bl < dari nilai losses sistem lama = 428,386 bl.
Perancangan dan Pembuatan Sistem Monitoring Suhu Ayam, Suhu dan Kelembaban Kandang untuk Meningkatkan Produktifitas Ayam Broiler Ganjar Turesna; A Andriana; Sutisna Abdul Rahman; Muhamad Ripa Nawa Syarip
Jurnal Tiarsie Vol 17 No 1 (2020): Jurnal TIARSIE 17.1 (edisi ekstra)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32816/tiarsie.v17i1.67

Abstract

Ayam dapat berproduksi secara optimum bila faktor-faktor internal dan eksternal berada dalam batasan-batasan yang normal sesuai dengan kebutuhan hidupnya. Suhu lingkungan merupakan salah satu faktor eksternal yang dapat mempengaruhi produktivitas ayam. Suhu panas pada suatu lingkungan pemeliharaan ayam telah menjadi salah satu perhatian utama karena dapat menyebabkan kerugian ekonomi akibat peningkatan kematian dan penurunan produktivitas. Kandang sistem tertutup atau closed house merupakan sistem kandang yang harus sanggup mengeluarkan kelebihan panas, kelebihan uap air, gas-gas yang berbahaya seperti CO, CO2 dan NH3. Alat ini terdiri dari beberapa perangkat keras dan lunak, diantaranya : Sensor Suhu DS18B20 sebagai pendeteksi suhu pada kandang ayam broiler, sensor kelembaban DHT11 sebagai pendeteksi kelembaban pada kandang ayam broiler, sensor far infra red MLX90640 sebagai pendeteksi suhu tubuh ayam, Wemos D1 mini sebagai mikrokontroler sekaligus komunikasi data melalui wifi ESP8266, Relay sebagai pemutus aliran listrik AC, lampu pijar sebagai pemanas kandang, blower/fan sebagai pendingin kandang, mist maker sebagai pelembab kandang dan arduino IDE sebagai software yang digunakan untuk memprogram. Alat ini melakukan monitoring dengan parameter suhu kandang, kelembaban kandang dan suhu tubuh ayam yang dikirim melalui wifi ke server peternak, namun jika suhu kandang <24°C maka pemanas yang akan secara otomatis menyala tapi jika suhu kandang >29°C maka blower/fan yang akan menyala secara otomatis dan jika kelembaban kandang <60% maka sirkulasi akan menyala secara otomatis tapi jika kelembaban kandang >70% maka mist maker yang akan menyala secara otomatis. Dengan dibuatnya alat ini, dapat memudahkan peternak untuk memonitoring suhu ayam, suhu kandang dan kelembaban kandang sehingga produktifitas ayam broiler stabil dan hasilproduksi ayam yang tepat waktu serta efektif.
Pengaruh Laju Kecepatan Potong Pada Proses Pemotongan Menggunakan Gas Cutting Eko Slamet Riyadi; Deqi Pajar Pratama
Jurnal Tiarsie Vol 16 No 4 (2019): Jurnal TIARSIE 16.4
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.12 KB) | DOI: 10.32816/tiarsie.v16i4.65

Abstract

Pada proses pemotongan logam lembaran dengan menggunakan las gas cutting hasil akhir dari setiap proses pemotongan sangat dipengaruhi oleh beberapa parameter dari proses pemotongan itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh laju kecepatan pemotongan terhadap kekasaran permukaan hasil pemotongan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Populasi yang diambil adalah baja plat lembaran ASTM A36. Plat dipotong menggunakan brander potong dengan menggunakan campuran gas LPG dan Oksigen, dengan memvariasikan laju kecepatan pemotongan 153 mm/menit, 273 mm/menit, 420 mm/menit, 555 mm/menit, 725 mm/menit. Busur api, jarak busur api terhadap benda kerja dianggap variable konstan. Kekasaran permukaan hasil pemotongan diukur dengan menggunakan surface roughness tester “Mahr Marsurf M300”. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa kekasaran permukaan semakin meningkat seiring kenaikan laju gerak pemotongan. Nilai kekasaran yang paling kecil dihasilkan pada variasi kecapatan 153 mm/menit yaitu sebesar 0.230 µm.
Perancangan dan Pembuatan Smart Lighting pada Ruang Kelas berbasis Wireless Sensor Network Pamungkas Daud; Nanang Nasrullah; Gita Ambar Dini
Jurnal Tiarsie Vol 17 No 1 (2020): Jurnal TIARSIE 17.1 (edisi ekstra)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32816/tiarsie.v17i1.71

Abstract

Pencahayaan berperan penting terhadap kenyamanan visual dalam proses belajar-mengajar. Pencahayaan yang kurang baik akan mengangu proses belajar mengajar sehingga belajar menjadi tidak nyaman dan dapat mengurangi konsentrasi. Sistem pencahayaan cerdas (smart lighting) dirancang untuk kenyamanan visual dan penghematan energi listrik. Untuk penghematan energi listrik smart lighting dirancang dalam satu ruangan, akan dibagi menjadi beberapa sel/titik. Sehingga kontrol lampu diatur oleh masing-masing sel/titik. Lampu yang akan menyala dengan luminasi 250-300 lux, hanya sel/titik yang memiliki hunian. Sedangan sel yang tidak memiliki hunian, tapi disel/ titik yang lain ada hunian, akan menyala dengan luminasi 20% dari standar. Dan lampu akan mati apabila dalam ruangan tidak memiliki hunian. Kondisi lingkungan seperti cahaya alami, intensitas cahaya interior, dan tingkat hunian dikumpulkan dari sensor PIR dan sensor cahaya BH1750 akan diproses oleh mikrokontroller. Selanjutnya mikrokontroller akan mengeluarkan nilai PWM, sebagai inputan untuk rangkaian dimmer. Rangkaian dimmer digabungkan dengan rangkaian zero crossing detector, untuk mengendalikan beban lampu LED dimmable dengan sumber AC. Sistem smart lighting dengan sistem sel ini mampu mencapai penghematan energi listrik sebesar 50%.
Metodologi RUP Terhadap Pengolahan Data Nilai Siswa Berbasis Android dan NodeJS Arief Ginanjar; Wahyu Purnama Sari; Hani Rahmawati; Estiyan Dwipriyoko
Jurnal Tiarsie Vol 16 No 4 (2019): Jurnal TIARSIE 16.4
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1004.609 KB) | DOI: 10.32816/tiarsie.v16i4.66

Abstract

Pemanfaatan teknologi berbasis android telah merambah ke sektor non-bisnis diantaranya sektor sosial dan masyarakat, hal ini dibuktian dengan dimilikinya setidaknya satu alat komunikasi untuk setiap orang. Dengan memanfaatkan teknologi berbasis android penelitian ini bertujuan untuk mempermudah siswa, orang tua dan guru dalam mengakses informasi khususnya dibagian penilaian. Dalam pengembangan sistem ini penulis menggunakan tools Android Studio sedangkan untuk basis data menggunakan MySQL. Metodologi pengembangan sistem yang penulis gunakan adalah Rational Unified Process (RUP), terdapat beberapa tahapan dalam metodologi ini yaitu Business Modeling, Requirements, Analysis & Design, Implementation, Test, Deployment, Configuration & Change Management, Project Management, Enviroment. Proses pengumpulan data menggunakan metode Action Research yaitu melakukan observasi, wawancara serta studi pustaka. Berdasarkan hasil penelitian, dapat diperhatikan bahwa Aplikasi pengolahan nilai laporan siswa berkala dengan berbasis android merupakan salah satu solusi yang dapat diterapkan untuk mempermudah orang tua, siswa, dan guru dalam mendapatkan informasi mengenai nilai laporan prestasi siswa secara berkala.

Page 4 of 13 | Total Record : 121