JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Articles
202 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 3 No. 3 (2019): December 2019"
:
202 Documents
clear
PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA MELALUI TEKNIK EGO- INVOLVEMENT DI KELAS IV SDN 008 LANGGINI KABUPATEN KAMPAR
Asilestari, Putri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 3 No. 3 (2019): December 2019
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (408.54 KB)
|
DOI: 10.31004/jptam.v3i5.256
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia melalui teknik pemberian hadiah di kelas IV SDN 008 Langgini Kabupaten Kampar, yang dilatar belakangi oleh rendahnya motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah apakah melalui teknik pemberian hadiah dapat meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di kelas IV SDN 008 Langgini Kabupaten Kampar? Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV tahun pelajaran 2015-2016 dengan jumlah siswa sebanyak 35 orang, yang terdiri dari 20 orang laki-laki, dan 15 orang perempuan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dengan menggunakan teknik observasi, tes, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa bahwa aktivitas guru dan siswa dalam proses pembelajaran Bahasa Indonesia dengan penerapan teknik pemberian hadiah di siklus I masih banyak yang harus diperbaiki pada siklus II, sedangkan pada siklus II guru dan siswa telah melaksanakan proses pembelajaran dengan sangat baik, tahap demi tahap penerapan teknik Ego-Involvement dapat terlaksana dengan sangat baik. Meningkatnya aktivitas guru dan siswa pada siklus II disebabkan guru telah menindaklanjuti kekurangan-kekurangan yang terjadi pada siklus sebelumnya dan memperbaikinya dengan pada siklus II. Sedangkan motivasi belajar siswa pada siklus I masih tergolong rendah, walaupun terjadi peningkatkan tingkat motivasi belajar siswa dari pra tindakan. Di siklus II diketahui bahwa: 1) siswa hadir dengan tepat waktu, dan tidak pernah keluar masuk kelas jika tidak terlalu penting. 2) Siswa sangat termotivasi untuk menjawab pertanyaan guru, walaupun jawaban mereka salah. 3) siswa sangat berkosentrasi dalam mengikuti pembelajaran, karena siswa mampu mengulang penjelasan guru yang telah disampaikan.
PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MEDIA AUDIO VISUAL PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA
Syarwah, Resi Amelia;
Fauziddin, Mohammad;
Hidayat, Adityawarman
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 3 No. 3 (2019): December 2019
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (376.586 KB)
|
DOI: 10.31004/jptam.v3i3.300
Penelitian ini dilaksanakan karena didasari oleh adanya masalah pada saat proses pembelajaran sehingga membuat siswa tidak tertarik untuk belajar. Metode penelitian yang digunakan yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus, setiap siklus terdapat dua kali pertemuan. Subjek pada penelitian ini merupakan siswa kelas II A SD Negeri 194 Pekanbaru yang berjumlah 31 orang dengan objek penelitiannya adalah motivasi belajar siswa. Pada tahap pratindakan yang mana proses pembelajaran belum menggunakan media audio visual, terlihat dari motivasi belajar siswa yang masih tergolong rendah dengan persentase yang diperoleh 45%. Masuk pada siklus I yang mana proses pembelajaran sudah menggunakan media audio visual, perubahan terlihat sangat drastis ke arah yang lebih baik dengan memperoleh persentase 75% yang termasuk dalam kategori tinggi. Dilanjutkan pada siklus II grafik motivasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus sebelumnya yaitu dengan perolehan persentase sebesar 87,75% yang dikategorikan sangat tinggi. Dengan demikian, pembelajaran Bahasa Indonesia dengan menggunakan media audio visual dapat meningkatkan motivasi belajar siswa kelas II A SD Negeri 194 Pekanbaru.
PENINGKATAN KETERAMPILAN BERBICARA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL KOOPERATIF THINK PAIR SHARE
Rezeki, Nura;
Syahrial, Syahrial;
Surya, Yenni Fitra
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 3 No. 3 (2019): December 2019
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (344.467 KB)
|
DOI: 10.31004/jptam.v3i3.301
Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil keterampilan berbicara siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia pada materi pantun di kelas V SDN TI 030 Batu Belah. Metode Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari dua pertemuan dan empat tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, refleksi, dan waktu penelitian dilaksanakan pada bulan Mei 2019. Subjek penelitian ini siswa kelas V yang berjumlah 26 orang, dengan jumlah siswa laki-laki 9 orang, dan siswa perempuan berjumlah 17 orang. Teknik pengumpulan data berupa dokumentasi, observasi, dan tes. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil keterampilan berbicara siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia materi pantun di kelas V SDN TI 030 Batu Belah pada siklus I tergolong cukup dengan rata-rata 75. Selanjutnya dari 26 orang siswa hanya 16 orang yang tuntas dengan ketuntasan klasikal 61,53%. Pada siklus II tergolong baik dengan rata-rata 81, dari 26 orang siswa terdapat 23 orang siswa yang tuntas dengan ketuntasan klasikal 88%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif Think Pair Share dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia materi pantun pada siswa kelas V SDN TI 030 Batu Belah.
PENGGUNAAN MEDIA GEOGEBRA UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS GURU MATEMATIKA DALAM PEMBELAJARAN MELALUI PENDAMPINGAN
Giyarsih, Giyarsih
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 3 No. 3 (2019): December 2019
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (394.746 KB)
|
DOI: 10.31004/jptam.v3i5.302
Penelitian ini berawal dari permasalahan tentang kurang bervariasinya penggunaan media pembelajaran yang dimungkinkan berdampak pada rendahnya aktivitas siswa, Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan motivasi guru dalam meningkatkan kompetensi melalui pendampingan sehingga guru semakin berkualitas, dapat melaksanakakan pembelajaran dengan menggunakan Geogebra. Metode penelitian menggunakan desain penelitian tindakan sekolah yang menggunakan pendekatan andragogi. Penentuan subyek didasarkan pada skala prioritas guru matematika binaan yang membutuhkan pendampingan intensif. Subyek penelitian ini adalah guru matematika di SMK Ma’arif 2 Temon, SMK Ma’arif 3 Wates, dan SMK Muhammadiyah 1 Lendah di kabupaten Kulon Progo, yang aktif dalam kegiatan pendampingan. Hasil penelitian diperoleh dari jumlah responden sebanyak tujuh peserta/guru binaan menyimpulkan bahwa Geogebra dapat meningkatkan: pengetahuan guru menggunakan media pembelajaran yang bervariasi untuk menginovasi pembelajaran, keterampilan guru dalam memilih media pembelajaran, keterampilan guru dalam menggunakan media pembelajaran, dan kualitas pembelajaran matematika
PEMANFAATAN ALAT PERAGA UNTUK MENINGKATKAN MINAT DAN HASIL BELAJAR IPS SISWA SDN KEBONSARI 02 MADIUN TAHUN PELAJARAN 2017/2018
Qomsatun, Qomsatun
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 3 No. 3 (2019): December 2019
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (268.784 KB)
|
DOI: 10.31004/jptam.v3i5.299
Minat belajar merupakan suatu komponen yang mempengaruhi hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS. Rendahnya minat siswa untuk belajar akan berdampak pada rendahnya aktifitas dan hasil belajar siswa. Minat siswa dapat ditingkatkan salah satunya dengan menggunakan media alat peraga. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat dan hasil belajar siswa dengan memanfaatkan alat peraga pembelajaran. Penelitian Tindakan Kelas ini dilakukan di SDN Kebonsari 02 Kabupaten Madiun pada semester genap tahun pelajaran 2017/2018. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV sebanyak 21 siswa. Penelitian ini dilaksanakan sebanyak dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari 4 tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Analisis data dilakukan dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian adalah penggunaan alat peraga dapat meningkatkan minat belajar siswa pada tiap siklus. Nilai rata-rata tes hasil belajar siswa pada pra siklus 56,5 meningkat pada Siklus I rata-rata siswa adalah 67,04 dan pada akhir Siklus II sebesar 75,95. Banyak siswa tuntas pada pra siklus 42,86%, pada Siklus I 57,14% dan Siklus II 85,71%. Dengan demikian penggunaan alat peraga dapat meningkatkan minat belajar dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS.
PENINGKATAN HIGHER ORDER THINKING SKILLS (HOTS) MELALUI STRATEGI PEMBELAJARAN PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR (SPPKB) PADA PEMBELAJARAN EKONOMI
Marniwati, Marniwati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 3 No. 3 (2019): December 2019
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (286.081 KB)
|
DOI: 10.31004/jptam.v3i3.311
Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kemampuan peserta didik dalam menjawab soal HOTS pada pelajaran Ekonomi Kelas X MIPA SMA Unggul Hidayatul Ilmi Kabupaten Aceh Selatan. Peneltian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana efektivitas penerapan SPPKB pada pembelajaran Ekonomi terhadap peningkatan keterampilan berpikir Higher Order Thinking Skills (HOTS) peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Siklus pertama terdiri dari dua pertemuan dan siklus kedua terdiri dari tiga pertemuan, dimana setiap siklus memiliki empat tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, obsevasi, dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober 2018 dengan subjek penelitiannya adalah peserta didik kelas X MIPA yang berjumlah 20 orang. Teknik pengumpulan data berupa dokumentasi, observasi, dan tes. Hasil PTK ini menunjukkan bahwa hasil keterampilan HOTS peserta didik pada pelajaran Ekonomi di Kelas X MIPA SMA Unggul Hidayatul Ilmi pada siklus I tergolong cukup dengan rata-rata 69. Selanjutnya dari 20 peserta didik hanya 13 peserta didik yang tuntas dengan ketuntasan klasikal 65%. Pada siklus II tergolong baik dengan rata-rata 76, dari 20 peserta didik terdapat 16 peserta didik yang tuntas dengan 80%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan SPPKB pada pembelajaran Ekonomi dapat meningkatkan keterampilan HOTS peserta didik kelas X MIPA SMA Unggul Hidayatul Ilmi Kabupaten Aceh Selatan.
PENINGKATAN PEMAHAMAN SISWA TENTANG SIFAT BANGUN RUANG MELALUI MODEL PEMBELAJARAN REALISTIK DENGAN MENGGUNAKAN CONTOH YANG RELEVAN
Kani, A
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 3 No. 3 (2019): December 2019
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (78.587 KB)
|
DOI: 10.31004/jptam.v3i3.312
Guru sebagai tenaga profesional dituntut untuk memiliki kompetensi paedagogi, kompetensi profesional, kompetensi kepribadian, dan kompetensi sosial. Upaya untuk menguasai keempat kompetensi itu melalui pendidikan formal hanyalah merupakan syarat mutlak bagi guru. Salah satu pilihan upaya yang bisa digunakan guru untuk melakukan continuous improvement adalah melalui Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah model pembelajaran realistik dengan menggunakan contoh yang relevan dengan pengalaman anak serta model bangun ruang dapat meningkatkan konsep pemahaman siswa tentang sifat bangun ruang. Berdasarkan data-data di atas temuan yang cukup menarik dari pembelajaran siklus I adalah rata-rata nilai siswa meningkat 32 % dibandingkan pembelajaran sebelumnya namun masih ada beberapa siswa yang belum mencapai nilai KKM (lihat nilai terendah). Apabila dikomparasi dengan hasil observasi rekan sejawat maka penyebabnya bukan pada model pendekatan pembelajaran dan alat peraga yang digunakan tetapi dari cara guru menjelaskan, latihan dan contoh yang kurang dan desain sistematika penyajian. Dengan kata lain teori belajar yang melandasi penggunaan pendekatan ini memang terbukti dapat meningkatkan keberhasilan siswa dalam pembelajaran
PENGGUNAAN STRATEGI SNOWBALL THROWING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PKN SISWA
Astatisal, Astatisal
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 3 No. 3 (2019): December 2019
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (389.546 KB)
|
DOI: 10.31004/jptam.v3i3.313
Penelitian ini dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan hasil belajar PKn untuk siswa kelas I SD 021 Tarai Bangun. Strategi Snowball Throwing dipilih untuk diterapkan setelah melalui hasil observasi dan refleksi yang dilakukan oleh peneliti. Peneliti merencanakan tindakan berdasarkan hasil observasi dan refleksi yang telah dilakukan melalui penyusunan perangkat pembelajaran berbasis pembelajaran Snowball Throwing yang terdiri dari soal-soal tes, lembar observasi dan rencana pembelajaran serta perangkat pembelajaran pendukung lainnya. Hasil penelitian yang merupakan data observasi dan rekapitulasi hasil dan rekapitulasi ketuntasan belajar menunjukkan telah terjadi peningkatan aktifitas belajar siswa yang positif di kelas dan peningkatan rata-rata tes serta peningkatan ketuntasan klasikal dari siklus 1 dengan siklus 2. Nilai rata-rata pra-tindakan adalah 68,15 (baik). Nilai rata-rata pada siklus 1 adalah 72,59 (baik). Nilai rata-rata pada siklus 2 adalah 79,63 (baik).
PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATERI PLANTAE DI KELAS X MIA 3 MAN 1 PEKANBARU SEMESTER 2 TAHUN AJARAN 2016/2017
Maizarmis, Betri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 3 No. 3 (2019): December 2019
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (556.685 KB)
|
DOI: 10.31004/jptam.v3i3.314
Penelitian Tindakan Kelas ini dilatarbelakangi karena masih rendahnya hasil belajar peserta didik di X MIA 3 MAN 1 Pekanbaru, yang dipengaruhi oleh kurangnya partisipasi peserta didik dalam proses pembelajaran sehingga pembelajaran hanya berpusat pada guru. Penelitian ini merupakan penelitian “Penerapan pembelajaran kooperatif tipe STAD ( untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi Plantae di kelas X MIA 3 MAN 1 Pekanbaru semester 2 Tahun Ajaran 2016/2017, Saat pelaksanaan proses pembelajaran dengan “Penerapan strategi pembelajaran kooperatif tipe STAD untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada pokok bahasan materi plantae di kelas X MIA 3 MAN 1 Pekanbaru semester 2 tahun ajaran 2016/2017†Pendahuluan pada setiap perencanaan Untuk melaksanakan PTK dan selanjutnya pelaksanaan di dalam kelas dengan menggunakan motodologi analisis diskriptif dan menggunakan analisis kualitatif dan kuantitatif selanjuatnya, pertemuan peneliti bersama observer mengamati aktivitas pembelajaran yang dilakukan peserta didik. Peneliti menjelaskan kepada observer aktivitas yang akan diamati pada lembar observasi nanti adalah Bertanya kepada peserta didik, menjawab pertanyaan peserta didik, mengerjakan tugas Aktif dalam berdiskusi Merangkum materi bahan ajar, tampil ke depan mengerjakan tugas, berusaha memperoleh nilai terbaik dengan usaha sendiri dan memprestasikan ke depan berpasangan dan sendiri berinisiatif maju kedepan. jadi peserta didik tidak merasa dirinya dibedakan dengan yang lain. Berdasarkan hasil refleksi di atas, maka peneliti merasa yakin bahwa Indikator yang digunakan untuk mengukur aktivitas peserta didik yaitu pada kategori baik.Instrunen penelitian, dalam penelitian ini instrumen yang digunakan sebagai tes tulis berupa tes objektif dalam bentuk pilihan ganda dan berdasarkan pada kriteria penulisan soal pilihan ganda . Butir soal disusun berdasarkan indikator dari silabus mata pelajaran Biologi
MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE (TPS) DALAM UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS X
Hairus, Hairus
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 3 No. 3 (2019): December 2019
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (211.148 KB)
|
DOI: 10.31004/jptam.v3i3.315
Telah dilakukan penelitian tindakan kelas di SMA Negeri 2 Kampar pada mata pelajaran Matematika dengan objek penelitian siswa kelas X IPA 1 pada semester ganjil Tahun Pelajaran 2018/2019. Penelitian ini dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan belajar Matematika pada pokok bahasan persamaan dan pertidaksamaan linear satu variabel yang memuat nilai mutlak untuk siswa kelas X IPA 1. Model pembelajaran Think-Pair-Share (TPS) dipilih untuk diterapkan setelah melalui hasil observasi dan refleksi yang dilakukan oleh peneliti. Hasil penelitian yang merupakan data observasi dan rekapitulasi hasil tes (ulangan) dan rekapitulasi ketuntasan belajar menunjukkan telah terjadi peningkatan aktifitas belajar siswa yang positif di kelas dan peningkatan rerata tes (ulangan) serta peningkatan ketuntasan klasikal dari siklus 1 dengan siklus 2. Aktifitas siswa selama proses pembelajaran diamati oleh observer sebagai data untuk melakukan evaluasi dan refleksi. Rekapitulasi rerata tes (ulangan) dan ketuntasan belajar didapat dari nilai ulangan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Think-Pair-Share (TPS) di kelas XI IPA 1 SMA Negeri 2 Kampar mampu meningkatkan hasil belajar mata pelajaran Matematika yang ditunjukkan dengan rerata tes (ulangan) dan ketuntasan klasikal disetiap siklus Harris, David P. 1974. Testing English as a Foreign Language. New Delhi: George Town University, MC-Grow-Hill Inc. Hatch, E and Farhady, H. 1982. Research Design and Statistics for Applied Linguistics. London: Newbury House Publisher INC. Kunandar, 2011. Langkah Mudah Penelitian Tindakan Kelas Sebagai Pengembangan Profesi Guru. PT Raja Grafindo Persada: Jakarta Nurkancana dan Sunartana. 1986. Evaluasi Pendidikan. Surabaya: Usaha Nasional. Permendiknas Nomor 22 Tahun 2006. Stanley, et al. 1988. Way to Writing. New York: Mackmillan Publishing Company. Sudjana, Nana. 2001. Dasar – Dasar Proses Belajar Mengajar. Bandung: Algesindo. Wirodikromo, Sartono. 2007.Matematika untuk SMA Kelas X. Jakarta : Erlangga.