cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Jurusan Ilmu Keolahragaan
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 35 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2014)" : 35 Documents clear
PENGARUH PELATIHAN ZIG-ZAG RUN DAN LARI 60 M TERHADAP VOLUME OKSIGEN MAKSIMAL ., I Made Agus Wedana; ., I Ketut Sudiana, S.Pd. M Kes; ., dr. Ni Putu Dewi Sri Wahyuni, S.Ked.
Jurnal Ilmu Keolahragaan Undiksha Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiku.v2i1.2655

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan zig-zag run dan lari 60 m terhadap VO2Maks pada peserta ekstrakurikuler atletik SMP Negeri 2 Payangan tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu dengan rancangan the nonrandomized control group pretest-posttest design. Subyek penelitian ini adalah peserta ekstrakurikuler atletik SMP Negeri 2 Payangan tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 30 orang. VO2Maks diukur dengan test bleeps. Data dianalisis dengan uji anava satu jalur taraf signifikansi (α) = 0,05 dengan bantuan komputer program SPSS 16,0. Hasil analisis data pada variabel VO2Maks diperoleh nilai signifikansi Fhitung lebih kecil dari nilai α (Sig < 0,05) sebesar 0,000, sehingga hipotesis terdapat perbedaan pengaruh antara pelatihan zig-zag run dan lari 60 m terhadap peningkatan VO2Maks, diterima. Berdasarkan hasil uji LSD, maka pelatihan lari 60 m mempunyai pengaruh yang lebih baik dari pelatihan zig-zag run terhadap peningkatan VO2Maks dengan mean difference sebesar 0,12000. Dari hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa; (1) pelatihan lari zig-zag berpengaruh terhadap peningkatan VO2Maks, (2) pelatihan lari 60 m berpengaruh terhadap peningkatan VO2Maks, (3) terdapat perbedaan pengaruh antara zig-zag dan 60 m terhadap peningkatan VO2Maks, (4) Pelatihan lari 60 m lebih baik pengaruhnya dibandingkan zig-zag terhadap peningkatan VO2Maks.Kata Kunci : pelatihan, Volume Oksigen Maksimal This study aims to determine the effect of zigzag training run and ran 60 m to VO2max in extracurricular athletics participants SMP 2 Payangan academic year 2013/2014. This type of research is a quasi experimental desigen with the nonrandomized control group pretest-posttest design. The subjects of this study were 30 partics extracurricular at SMP N 2 Payangan in the academic year 2013/2014. VO2max was measured by bleeps test (MFT). Data were analyzed by ANOVA test one lane significance level (α) = 0,05 with the help of the computer program SPSS 16.0. . From the result of data analysis using one lane anava test in the variable of maximum oxygen volume, Fhitung significance value were obtained and are smaller than α (Sig< 0,05) at 0,000. This showed the difference of effect between zig-zag run and 60m run in increasing oxygen volume. Based on the results of LSD test, the training run of 60 m has a better effect than training zig-zag run against an increase in VO2 maks with a mean difference 0f 0,12000. From the analysis of data and discussion is concluded that: (1) training run zig-zag effect on the increase in VO2max, (2) training run 60 m affect the increase in VO2max, (3) there is a difference between the effect of zigzag and 60 m to the increase in VO2max , (4) Training 60 m run better influence than the zig-zag to the increase in VO2max.keyword : training, maximum oxygen volume.
PENGARUH PELATIHAN KNEE TUCK JUMP DAN BARRIER HOPS TERHADAP POWER OTOT TUNGKAI ., Ni Made Dwijayanti; ., I Ketut Sudiana, S.Pd. M Kes; ., dr. Ni Putu Dewi Sri Wahyuni, S.Ked.
Jurnal Ilmu Keolahragaan Undiksha Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiku.v2i1.3665

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan knee tuck jump dan barrier hops terhadap peningkatan power otot tungkai. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen sungguhan dengan rancangan the randomized pretest posttest control groups design. Sampel penelitian sebanyak 51 orang ditentukan dengan teknik simple random sampling. Power otot tungkai diukur dengan vertical jump test dan data dianalisis dengan uji-t independent, uji anava satu jalur dan uji least significant difference (LSD) pada taraf signifikansi (α) 0,05 dengan bantuan SPSS 16,0. Hasil analisis data menggunakan uji-t independent menunjukkan bahwa pelatihan knee tuck jump dan barrier hops berpengaruh terhadap peningkatan power otot tungkai dengan nilai signifikansi sebesar 0,001 dan 0,000 (Sig < 0,05). Berdasarkan uji anava satu jalur dan uji least significant difference (LSD) menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pengaruh antara kedua pelatihan dan pelatihan barrier hops mempunyai pengaruh yang lebih baik dari pelatihan barrier hopsdengan mean difference sebesar 8,43176. Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pelatihan knee tuck jump dan barrier hops berpengaruh terhadap peningkatan power otot tungkai dan terdapat perbedaan pengaruh antara kedua pelatihan serta pelatihan barrier hops mempunyai pengaruh yang lebih baik dari pelatihan knee tuck jump.Kata Kunci : pelatihan knee tuck jump, pelatihan barrier hops dan power otot tungkai This research aimed to determine the effect of knee tuck jump and barrier hops training in improving power of leg muscle. This research was a true experiment by the randomized pretest posttest control groups design. Samples taken by simple random sampling with a total samples were 51 students. Power of leg muscle was measured by vertical jump test and data were analyzed by independent t-test, one way anova and least significant difference (LSD) with significance level (α) 0,05 using SPSS 16.0. The results of using independent t-test showed that barrier hops and knee tuck jump training effective to improve the power of leg muscle with a significance value of 0,001 and 0,000 (Sig < 0,05). Based on one way anova and least significant difference (LSD) showed that there was a different effect between the two types of training in which barrier hops training have a better effect than knee tuck jump training with mean difference of 8,43176. From the results, it could be concluded that knee tuck jump and barrier hops training were effective to improve power of leg muscle and there was a different effect between the two types of training and barrier hops training have a better effect than knee tuck jump training.keyword : knee tuck jump training, barrier hops training and power of leg muscle.
PENGARUH PELATIHAN KNEE TUCK JUMP DAN DOUBLE LEG BOUND TERHADAP DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI ., I Wayan Just Andika; ., dr. Ni Luh Kadek Alit Arsani, S.Ked.; ., Gede Doddy Tisna, M.S., S.Or.
Jurnal Ilmu Keolahragaan Undiksha Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiku.v2i1.4096

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan knee tuck jump dan double leg bound terhadap peningkatan daya ledak otot tungkai. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen sungguhan dengan rancangan therandomized pretest posttest control groups design. Sampel penelitian sebanyak 45 orang ditentukan dengan teknik simple random sampling. Daya ledak otot tungkai diukur dengan vertical jumptest dan data dianalisis dengan uji-t independent, uji anava satu jalurdan uji least significant difference (LSD) pada taraf signifikansi (α) 0,05 dengan bantuan SPSS 16,0.Hasil analisis data menggunakan uji-t independent menunjukkan bahwa pelatihan knee tuck jump dan double leg bound berpengaruh terhadap peningkatan daya ledak otot tungkai dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 dan 0,043(Sig < 0,05).Berdasarkan uji anava satu jalur dan uji least significant difference (LSD) menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pengaruh antara kedua pelatihan dan pelatihan knee tuck jump mempunyai pengaruh yang lebih baik dari pelatihan double leg bound dengan mean difference sebesar 5,267.Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pelatihan knee tuck jump dan double leg bound berpengaruh terhadap peningkatan daya ledak otot tungkai dan terdapat perbedaan pengaruh antara kedua pelatihan serta pelatihan knee tuck jump mempunyai pengaruh yang lebih baik dari pelatihan double leg bound. Kata Kunci : pelatihan knee tuck jump, pelatihan double leg bound dan daya ledak otot tungkai. This research aimed to determine the effect of double leg speed hops and knee tuck jump training in improving power of leg muscle. This research was a true experiment by the randomized pretest posttest control groups design. Samples taken by simple random sampling with a total samples were 45 students. Power of leg muscle was measured by vertical jump test and data were analyzed by independent t-test, one way anova and least significant difference (LSD) with significance level (α) 0,05 using SPSS 16.0. The results of using independent t-test showed that double leg speed hop and knee tuck jump training effective to improve the power of leg muscle with a significance value of 0,000 and 0,043 (Sig < 0,05). Based on one way anova and least significant difference (LSD) showed that there was a different effect between the two types of training in which knee tuck jump training have a better effect than double leg bound training with mean difference of 5,267. From the results, it could be concluded that knee tuck jump and double leg bound training were effective to improve power of leg muscle and there was a different effect between the two types of training and knee tuck jump training have a better effect than double leg bound training.keyword : knee tuck jump training, double leg bound training and power of leg muscle.
PENGARUH PELATIHAN MEDICINE BALL SCOOP TOSS 3 KG DAN 4 KG TERHADAP KEKUATAN OTOT LENGAN ., Yuni Lestari; ., I Gst Lanang Agung Parwata,S.Pd, M.Kes; ., dr. Ni Putu Dewi Sri Wahyuni, S.Ked.
Jurnal Ilmu Keolahragaan Undiksha Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiku.v2i1.2833

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui pengaruh pelatihan medicine ball scoop toss dengan berat 3 kg terhadap kekuatan otot lengan, (2) mengetahui pengaruh pelatihan medicine ball scoop toss dengan berat 4 kg terhadap kekuatan otot lengan, (3) mengetahui perbedaan antara pelatihan medicine ball scoop toss dengan berat 3 kg dan 4 kg terhadap kekuatan otot lengan, Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan rancangan the non-randomized control goup pre-test post test design. Subjek penelitian adalah siswa putra ekstrakurikuler bola voli SMAN 1 Melaya Jembrana tahun pelajaran 2013/2014 sebanyak 33 orang. Data dianalisis dengan uji Anava dengan program SPSS 16,0. Dilanjutkan dengan uji LSD untuk memperoleh perbandingan pelatihan medicine ball scoop toss dengan berat 3 kg dan 4 kg. Hasil penelitian adalah (1) pelatihan medicine ball scoop toss dengan berat 3 kg berpengaruh terhadap peningkatan kekuatan otot lengan, (2) pelatihan medicine ball scoop toss dengan berat 4 kg berpengaruh terhadap peningkatan kekuatan otot lengan, (3) pelatihan medicine ball scoop toss dengan berat 4 kg lebih baik dari pelatihan medicine ball scoop toss dengan berat 3 kg terhadap peningkatan kekuatan otot lengan. Kata Kunci : Kata-kata kunci: Pelatihan medicine ball scoop toss 3 kg dan 4 kg, Kekuatan otot lengan The purpose of this research were to know (1) the effect of 3 kilograms medicine ball scoop toss toward of arm muscle strength, (2) the effect of 4 kilograms medicine ball scoop toss toward of arm muscle strength, (3) the differences between 3 kilograms and 4 kilograms medicine ball scoop toss toward of arm muscle strength. The type of this research was quasi experimental with a non-randomized control goup the pre-test post test design. The subjects were 33 students of SMAN 1 Melaya Jembrana 2013/2014 who joining volleyball extracurricular. The data were analyzed by Anava test using SPSS 16.0. Then, using LSD test to obtain comparison of 3 kilograms and 4 kilograms medicine ball scoop toss. The result of research were (1) there was an effect of 3 kilograms medicine ball scoop toss toward of arm muscle strength, (2) there was an effect of 4 kilograms medicine ball scoop toss toward of arm muscle strength, (3) the 4 kilograms medicine ball scoop toss was better than 3 kilograms toward of arm muscle strength. keyword : Key words : Training 3 kg and 4 kg of medicine ball scoop toss, Strength muscular arms
PENGARUH PELATIHAN ALTERNATE LEG BOUND TERHADAP KECEPATAN DAN POWER OTOT TUNGKAI ., I Wayan Darmawan; ., I Gst Lanang Agung Parwata,S.Pd, M.Kes; ., I Nyoman Sudarmada, S.Or.
Jurnal Ilmu Keolahragaan Undiksha Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiku.v2i1.3870

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan alternate leg bound terhadap kecepatan dan power otot tungkai siswa lelas VIII SMP Negeri 3 Petang. Jenis penelitian adalah eksperimen semu dengan rancangan “The Pre-test Post-test Control Group Design”. Subyek penelitian ini siswa putra kelas VIII SMP N 3 Petang dengan jumlah 28 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini lari 50 meter untuk tes kecepatan dan tes vertical jump untuk mengukur power otot tungkai. Data dianalisis dengan uji-t independent pada taraf signifikansi () 0,05 dengan bantuan program SPSS 16.0. Berdasarkan hasil analisis data penelitian ini, dengan menggunakan uji-t independent untuk data kecepatan diperoleh nilai signifikansi hitung lebih kecil dari nilai α (Sig < 0,05) yaitu sebesar 0,022. Sedangkan untuk data daya ledak otot tungkai diperoleh nilai signifikansi hitung lebih kecil dari nilai α (Sig < 0,05) yaitu sebesar 0,000. Dengan demikian hipotesis penelitian pelatihan alternate leg bound berpengaruh terhadap peningkatan kecepatan dan power otot tungkai dapat diterima. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pelatihan alternate leg bound berpengaruh terhadap kecepatan dan power Otot Tungkai Siswa Putra Kelas VIII SMP Negeri 3 Petang. Kata Kunci : Kata-kata kunci: pelatihan alternate leg bound, kecepatan, power Otot Tungkai. Abstract This study aims to determine the effect of training the alternate leg bound to the speed and limb muscle power blistered VIII students of SMP Negeri 3 Petang . This type of research is a quasi experimental design with " The pre-test post -test control group design " . The subjects of this study son eighth grade students of SMP N 3 Petang with 28 students . The instrument used in this study ran 50 meters to test the speed and vertical jump test to measure leg muscle power . Data were analyzed by independent t-test at a significance level (α) of 0.05 with SPSS 16.0 . Based on the results of the data analysis of this study , using independent t-test for significance values obtained speed data count is less than the value of α ( Sig < 0.05 ) is equal to 0.022 . As for the leg muscle explosive power of data obtained significance count value is smaller than the value of α ( Sig < 0.05 ) is equal to 0.000 . Thus the research hypothesis alternate leg bound training effect on improvement of muscle power and leg speed is acceptable . From the results of this study concluded that training the alternate leg bound to the speed and power Limb Muscle Men Eighth Grade Students of SMP Negeri 3 Petang . keyword : alternate leg bound of training to the speed and limb muscle power .

Page 4 of 4 | Total Record : 35