cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan
ISSN : 25992597     EISSN : 25992589     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha, adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh jurusan Penjaskesrek, Fakultas Olahraga dan Kesehatan, Universitas Pendidikan Ganesha. Jurnal ini bertujuan untuk mewadahi artikel-artikel hasil penelitian dan hasil pengabdian masyarakat dibidang pendidikan dan pembelajaran Olahraga. Pada akhirnya Jurnal ini dapat memberikan deskripsi tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pendidikan Olahraga bagi masyarakat akademik. Jurnal ini terbit 3 kali setahun.
Arjuna Subject : -
Articles 28 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2013)" : 28 Documents clear
MODEL KOOPERATIF NHT UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TEKNIK PASSING VOLI Sentana Putra, I Ketut Koyik
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

I Ketut Koyik Sentana Putra PENJASKESREK FOK Universitas Pendidikan Ganesha, Kampus Tengah Undiksha Singaraja, Jalan Udayana Singaraja-Bali Tlp. (0362) 32559 e-mail: koyiksentanaputra@gmai.com   Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing bola voli melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe NHT. Penelitian ini tergolong penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Masing-masing siklus terdiri dari rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi/evaluasi dan refleksi. Subjek penelitiannya adalah siswa kelas  VII A SMP  Negeri 1 Tegallalang yang berjumlah 38 orang terdiri dari 17 orang siswa putra dan 21 orang siswa putri. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian analisis aktivitas belajar teknik passing bola voli mengalami peningkatan sebesar 0,15 dari 7,51 pada siklus I menjadi 7,66 pada siklus II yang dimana tergolong kategori aktif. Sedangkan untuk hasil belajar mengalami peningkatan sebesar 5,26% dari 81,58% pada siklus I menjadi 86,84% pada siklus II yang dimana tergolong kategori sangat baik. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing bola voli (passing bawah dan passing atas) meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada siswa kelas VII A SMP Negeri 1 Tegallalang tahun pelajaran 2012/2013. Disarankan kepada guru pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan dapat menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe NHT, karena terbukti dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik passing bola voli.Kata-kata Kunci:         Model pembelajaran kooperatif, aktivitas, hasil belajar, teknik dasar passing bola voli.  
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TOLAK PELURU Astrawan, Kadek
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v1i1.350

Abstract

I Kadek Astrawan PENJASKEREK FOK Universitas Pendidikan Ganesha, Kampus Tengah Undiksha Singaraja, Jalan Udayana Singaraja – Bali Tlp. (0362) 32559 e-mail: kadekastrawan@yahoo.co.id     Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar tolak peluru gaya (ortodoks dan o’brien) melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas, yaitu guru sebagai peneliti yang dilaksanakan dalam dua siklus, terdiri dari rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi serta refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII A SMP Negeri 4 Pupuan, sejumlah 26 orang, yaitu 11 orang perempuan dan 15 orang laki-laki. Data dianalisis menggunnakan statistik deskriptif. Hasil analisis data  aktivitas belajar secara klasikal tolak peluru pada siklus I adalah 7,9 (aktif), dan meningkat menjadi 8,2 (aktif) pada siklus II. Sedangkan persentase hasil belajar secara klasikal pada siklus I adalah 80,8% (baik), dan meningkat menjadi 100% (sangat baik) pada siklus II. Dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar tolak peluru gaya (ortodoks dan o’brien) meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas VII A SMP Negeri 4 Pupuan tahun pelajaran 2012/2013. Disarankan kepada guru Penjasorkes agar mengimplementasikan model pembelajaran ini karena terbukti dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar tolak peluru gaya (ortodoks dan o’brien). Kata-kata kunci: model pembelajaran, kooperatif ,STAD, aktivitas dan hasil belajar, Tolak Peluru
MODEL KOOPERATIF NHT UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR BERGULING SENAM LANTAI Tirtawati, Ni Wayan
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v1i1.329

Abstract

Ni Wayan Tirtawati PENJASKESREK FOK Universitas Pendidikan Ganesha, Kampus Tengah Undiksha Singaraja, Jalan Udayana Singaraja-Bali Tlp. (0362) 32559 e-mail: tirtawati963@yahoo.co.id   Abstrak: Penelitian ini bertujuan meningkatkan motivasi dan hasil belajar berguling (roll) senam lantai melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus yang terdiri dari rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi atau evaluasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI IPA 3 SMA Negeri 2 Bangli, berjumlah 34 orang. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil analisis data siklus I motivasi belajar berguling (ke depan dan ke belakang) secara klasikal sebesar 11,68 (sedang) dan siklus II sebesar 12,54 (tinggi). Persentase ketuntasan hasil belajar berguling ke depan secara klasikal siklus I sebesar 73,53% (kurang baik) dan siklus II sebesar 85,29% (baik). Persentase ketuntasan hasil belajar berguling ke belakang secara klasikal siklus I sebesar 70,59% (kurang baik) dan siklus II sebesar 82,35% (cukup). Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar berguling senam lantai pada siswa kelas XI IPA 3 SMA Negeri 2 Bangli tahun pelajaran 2012/2013. Maka disarankan kepada guru Penjasorkes agar menerapkan model pembelajaran kooperatif karena terbukti dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar.Kata-kata kunci: Model kooperatif NHT, motivasi, hasil belajar,  roll.  
IMPLEMENTASI MODEL KOOPERATIF TIPE (GI) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SPRINT Luciano, Rico
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v1i1.345

Abstract

Rico Luciano PENJASKEREK FOK Universitas Pendidikan Ganesha, Kampus Tengah Undiksha Singaraja, Jalan Udayana Singaraja – Bali Tlp. (0362) 32559 e-mail: rico_focus@rocketmail.com     Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar lari jarak pendek (sprint) melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe GI. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas, yaitu guru sebagai peneliti yang dilaksanakan dalam dua siklus, terdiri dari rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi serta refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII A SMP Negeri 1 Kintamani, sejumlah 34 orang, yaitu 19 orang perempuan dan 15 orang laki-laki. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil analisis data  aktivitas belajar secara klasikal lari jarak pendek (sprint) pada siklus I adalah 7,7 (aktif), dan meningkat menjadi 8,2 (sangat aktif) pada siklus II. Sedangkan persentase hasil belajar secara klasikal pada siklus I adalah 94,1% (sangat baik), dan meningkat menjadi 100% (sangat baik) pada siklus II. Dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar lari jarak pendek (sprint) meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe GI pada siswa kelas VIII A SMP Negeri 1 Kintamani tahun pelajaran 2012/2013. Disarankan kepada guru Penjasorkes agar mengimplementasikan model pembelajaran ini karena terbukti dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar lari jarak pendek (sprint). Kata-kata kunci: model pembelajaran, kooperatif ,GI, aktivitas dan hasil belajar, lari jarak pendek (sprint).
IMPLEMENTASI MODEL KOOPERATIF (TGT) MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TEKNIK PASSING BASKET Yoga Pratama, I Putu Wisnu
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v1i1.340

Abstract

I Putu Wisnu Yoga Prathama PENJASKEREK FOK Universitas Pendidikan Ganesha, Kampus Tengah Undiksha Singaraja, Jalan Udayana Singaraja – Bali Tlp. (0362) 32559 e-mail: wisnuyogaprathama@gmail.com     Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik passing (chest pass dan bounce pass) bola basket melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe TGT. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas, yaitu guru sebagai peneliti yang dilaksanakan dalam dua siklus, terdiri dari rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi serta refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X.5 SMA Negeri 1 Marga-Tabanan, sejumlah 25 orang, yaitu 12 orang perempuan dan 13 orang laki-laki. Data dianalisis menggunnakan statistik deskriptif. Hasil analisis data  aktivitas belajar secara klasikal teknik passing bola basket pada siklus I adalah 8,04 (aktif), dan meningkat menjadi 8,5 (aktif) pada siklus II. Sedangkan persentase hasil belajar secara klasikal pada siklus I adalah 76% (baik), dan meningkat menjadi 100% (sangat baik) pada siklus II. Dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik passing (cherst pass dan bounce pass) bola basket meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe TGT pada siswa kelas X.5 SMA Negeri 1 Marga Tabanan tahun pelajaran 2012/2013. Disarankan kepada guru Penjasorkes agar mengimplementasikan model pembelajaran ini karena terbukti dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik passing bola basket. Kata-kata kunci: model pembelajaran, kooperatif ,TGT, aktivitas dan hasil belajar, bola basket.
IMPLEMENTASI MODEL KOOPERATIF STAD MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PASSING BOLA VOLI Lanus, I Ketut
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v1i1.335

Abstract

I Ketut Lanus PENJASKESREK FOK Universitas Pendidikan Ganesha, Kampus Tengah Undiksha Singaraja, Jalan Udayana Singaraja-Bali Tlp. (0362) 32559 e-mail:iketutlanusajus@gmail.com Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar passing bola voli (passing atas dan passing bawah) melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas X.4 SMA Negeri 1 Kubu tahun pelajaran 2012/2013. Penelitian ini tergolong penelitian tindakan kelas dengan peneliti sebagai guru. Penelitian ini dilaksanakan sebanyak 2 siklus. Subjek penelitian berjumlah 33 orang siswa, 18 laki-laki dan 15 perempuan. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Analisis data menggunakan analisis data statistik deskriptif. Hasil analisis data secara klasikal pada siklus I, tingkat aktivitas 6,9 (cukup aktif) dan hasil belajar passing atas bola voli 72,7% (cukup baik). Siklus II secara klasikal tingkat aktivitas 8,4 (aktif) dan hasil belajar passing bawah bola voli 90,9% (sangat baik). Berdasarkan data tersebut dapat dinyatakan bahwa terjadi peningkatan aktivitas belajar sebesar 1,5% dan hasil belajar 18,2% dari siklus I ke siklus II. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar passing bola voli (passing atas dan passing bawah) meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas X.4 SMA Negeri 1 Kubu tahun pelajaran 2012/2013. Disarankan kepada guru penjasorkes agar mengimplementasikan model pembelajaran kooperatif tipe STAD karena tipe ini dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar passing bola voli. Kata-kata kunci: model pembelajaran, aktivitas, hasil belajar, passing bola voli.
PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NHT Setiawan, Kadek
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v1i1.351

Abstract

Kadek Hendra Setiawan PENJAKESREK FOK Universitas Pendidikan Ganesha, Kampus Tengah Undiksha Singaraja, Jalan Udayana Singaraja-Bali Tlp. (0362) 32259 e-mail: Kadekhendrasetiawan@rocketmail.com Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik passing bola basket (chest pass dan bounce pass ) melalui penerapan model pembelajaran koperatif tipe Numbered Head Together (NHT) pada siswa kelas X.B SMA Negeri 1 Dawan tahun pelajaran 2012/2013. Penelitian ini tergolong Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subyek penelitian adalah siswa kelas X.B SMA Negeri 1 Dawan, yang berjumlah 25 orang siswa. Data diperoleh dari lembar observasi dan evaluasi dengan menggunakan assessmen teknik passing bola basket. Data dianalisis mengunakan statistik diskriptif.Hasil analisis data yang diperoleh adalah untuk aktivitas belajar, dapat diketahui aktivitas belajar siswa meningkat sebesar 64% pada observasi awal ke siklus I, kemudian  meningkat sebesar 4%  dari siklus I ke siklus II dan meningkat sebesar 68% dari observasi awal ke siklus II. Sedangkan, hasil belajar siswa, dari observasi awal sebesar 38% dengan kriteria kurang baik, siklus I sebesar 76% dengan kriteria baik, dan siklus II sebesar 100% dengan kriteria sangat baik. Dapat diketahui hasil belajar siswa meningkat sebesar 28% dari observasi awal ke siklus I, kemudian meningkat sebesar 24% dari siklus I ke siklus II dan meningkat sebesar 52% dari observasi awal ke siklus II. Berdasarkan analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar siswa meningkat melalui penerapan model pembelajaran koperatif tipe NHT pada siswa kelas X.B SMA Negeri 1 Dawan tahun pelajaran 2012/2013. Disarankan kepada guru penjasorkes untuk menerapkan model pembelajaran Kooperatif tipe NHT, karena terbukti efektif  untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa.   Kata-kata Kunci : Model Pembelajaran, Aktivitas, Hasil Belajar, dan Passing.
MODEL KOOPERATIF STAD UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PASSING BOLA BASKET Eka Jayanti, I Gusti Ayu
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v1i1.330

Abstract

I Gusti Ayu Eka Jayanti PENJASKESREK FOK Universitas Pendidikan Ganesha, Kampus Tengah Undiksha Singaraja, Jalan Udayana Singaraja-Bali Tlp. (0362) 32559 e-mail: igustiayuekajayanti@gmail.com   Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing bola basket. Penelitian ini tergolong penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitiannya adalah siswa kelas  VIII 3 SMP  Negeri 1 Selat yang berjumlah 30 orang terdiri dari 16 orang siswa putra dan 14 orang siswa putri. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil analisis data pada siklus I aktivitas belajar passing bola basket secara klasikal sebesar 7,58 (aktif), dan pada siklus II sebesar 8,9 (aktif). Dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 1,32. Sedangkan persentase hasil belajar passing bola basket secara klasikal pada siklus I sebesar 73,33% (cukup baik), dan pada siklus II sebesar 83,33% (baik). Dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 10%. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing bola basket meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas VIII 3 SMP Negeri 1 Selat tahun pelajaran 2012/2013. Disarankan kepada guru penjasorkes untuk mengimplementasikan model pembelajaran kooperatif tipe STAD karena dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar passing bola basket pada siswa.Kata-kata kunci:    Model kooperatif STAD, aktivitas, hasil belajar, bola basket.
IMPLEMENTASI MODEL KOOPERATIF (STAD) MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TEKNIK PASSING BOLAVOLI Abu Bakar, Yik
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v1i1.346

Abstract

Yik Abu Bakar PENJASKEREK FOK Universitas Pendidikan Ganesha, Kampus Tengah Undiksha Singaraja, Jalan Udayana Singaraja – Bali Tlp. (0362) 32559 e-mail: ayix.alydrus@yahoo.com     Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik passing (passing bawah dan passing atas) bola voli melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas, yaitu guru sebagai peneliti yang dilaksanakan dalam dua siklus, terdiri dari rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi serta refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA 1 MAN Amlapura, sejumlah 19 orang, yaitu 15 orang perempuan dan 4 orang laki-laki. Data dianalisis menggunnakan statistik deskriptif. Hasil analisis data  aktivitas belajar secara klasikal teknik passing bola voli pada siklus I adalah 6,8 (aktif), dan meningkat menjadi 8,4 (sangat aktif) pada siklus II. Sedangkan persentase hasil belajar secara klasikal pada siklus I adalah 73,7% (cukup baik), dan meningkat menjadi 100% (sangat baik) pada siklus II. Dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik passing (passing bawah dan passing atas) bola voli meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas XI IPA 1 MAN Amlapura tahun pelajaran 2012/2013. Disarankan kepada guru Penjasorkes agar mengimplementasikan model pembelajaran ini karena terbukti dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik passing bola voli. Kata-kata kunci: model pembelajaran, kooperatif ,STAD, aktivitas dan hasil belajar, bola voli.
PENERAPAN KOOPERATIF NHT UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PASSING BOLA VOLI Prayogi, Haris
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v1i1.336

Abstract

Haris Prayogi NIM. 0816011065 PENJASKESREK FOK Universitas Pendidikan Ganesha, Kampus Tengah Undiksha Singaraja, Jalan Udayana Singaraja-Bali Tlp. (0362) 32559 e-mail: harisprayogi@rocketmail.com Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing bola voli (passing bawah dan passing atas) melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe numbered head together (NHT) pada siswa kelas X.2 SMA Negeri 2 Banjar. Penelitian ini tergolong Penelitian Tindakan Kelas (PTK. Hasil analisis data yang diperoleh adalah untuk persentase aktivitas belajar teknik dasar passing bola voli pada siswa X.2 SMA Negeri 2 Banjar pada observasi awal hanya 22,58% (belum aktif) pada siklus I 54,84% (belum aktif), kemudian pada siklus II menjadi 100% (sudah aktif). Sehingga aktivitas belajar meningkat dari observasi awal sampi siklus II. Sedangkan persentase hasil belajar passing bola voli pada siswa X.2 SMA Negeri 2 Banjar pada observasi awal hanya 22,58% (tidak tuntas). Pada siklus I presentase ketuntasan 41,94% (tidak tuntas), kemudian pada siklus II presentase ketuntasan 96,77% (tuntas). Berdasarkan analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar siswa meningkat melalui penerapan model pembelajaran kooperatif NHT pada siswa kelas X.2 SMA Negeri 2 Banjar tahun pelajaran 2012/2013.Disarankan kepada guru penjasorkes untuk menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe NHT, karena terbukti efektif  untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa.Kata-kata Kunci: NHT, aktivitas, hasil belajar, passing bola voli.

Page 1 of 3 | Total Record : 28