cover
Contact Name
Nurjaman Gunadi Putra
Contact Email
nurjamangunadiputra@jabarprov.go.id
Phone
+6285659246824
Journal Mail Official
admin.crjournal@jabarprov.go.id
Editorial Address
Gedung BP2D Provinsi Jawa Barat, Jalan Kawaluyaan Raya Nomor 6, Kota Bandung
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Creative Research Journal
ISSN : 24604194     EISSN : 25799231     DOI : -
CR Journal (merupakan singkatan dari Creative Research journal) adalah media publikasi hasil penelitian ilmiah diberbagai disiplin ilmu untuk memecahkan permasalahan pembangunan di Jawa Barat. CR Journal diterbitkan 2 (dua) kali dalam setahun dan dikelola oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP2D) Provinsi Jawa Barat.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 4 No 01 (2018): Creative Research Journal" : 5 Documents clear
EVALUASI RENCANA PENYEDIAAN ANJUNGAN PELAYANAN JALANPADA KAWASAN WISATA KAMOJANG KABUPATEN BANDUNG Hendrawan, Hendra
CREATIVE RESEARCH JOURNAL Vol 4 No 01 (2018): Creative Research Journal
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34147/crj.v4i01.158

Abstract

Infrastruktur jalan merupakan bagian penting dalam pembangunan ekonomi. Permasalahan terkait transportasi jalan yang dihadapi saat ini yaitu isu keselamatan dan kurang efektifnya infrastruktur jalan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Untuk mengatasi permasalahan tersebut perlu dibangun prasarana yang tepat salah satunya yaitu melalui penyediaan tempat istirahat dengan konsep Anjungan Pelayanan Jalan. pada tahun 2016. Pusat Litbang Jalan dan Jembatan telah menyusun pedoman perencanaan tempat istirahat dengan konsep Anjungan Pelayanan Jalan dan memberikan pendampingan teknis untuk implementasi konsep tersebut pada ruas jalan Cukang Monteng Ibun Kabupaten Bandung. Salah satu poin penting dalam pedoman tersebut, yaitu terkait pemilihan lokasi dan rencana pengembangan tempat istirahat. Studi ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian pemilihan lokasi dan rencana pengembangan tempat istirahat dengan kriteria atau prinsip yang telah ditetapkan dalam pedoman perencanaan tempat istirahat pada jalan umum. Metode yang digunakan untuk melakukan analisis yaitu dengan metode Context Analysis dan Comparative Analysis. Dari hasil analisis diperoleh kesimpulan bahwa pemilihan lokasi dan rencana pengembangan tempat istirahat telah sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan dalam pedoman.
PENINGKATAN NILAI EKONOMI PETERNAKAN KAMBING PERAH PEDENGAN PENERAPAN TEKNOLOGI SEXING Indika, Deru R; Widyastuti, Rini; Syamsunarno, Mas Rizky Anggun Adipurna
CREATIVE RESEARCH JOURNAL Vol 4 No 01 (2018): Creative Research Journal
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34147/crj.v4i01.170

Abstract

Pembangunan peternakan merupakan bagian tujuan strategis Jawa Barat dalam mewujudkan kedaulatan pangan sekaligus peningkatan kesejahteraan masyarakat dalam bentuk wirausaha peternakan. Salah satu upaya peningkatan ekonomi dan kesejateraan masyarakat peternak tersebut adalah dengan melakukan penetrasi teknologi sexing spermatozoa kromosom X pembawa sifat betina. Dengan adanya penetrasi teknologi ini diharapkan dapat meningkatkan populasi kambing perah betina sehingga produksi susu kambing dapat ditingkatkan. Penelitian ini bersifat eksperimental dimana dilakukan pengujian laboratorium metode sexing pembawa kromosom X yang kemudian diuji cobakan kepada kelompok peternak binaan untuk mengetahui hasilnya di lapangan. Hasil pengujian lapangan akan menjadi masukan mengenai peningkatan populasi ternak dengan dan juga untuk mengetahui kendala dan hambatan yang ditemui masyarakat secara sosial. Hasil tersebut juga menjadi data untuk analisis kajian nilai ekonomi penerapan teknologi sexing bagi peternakan kambing perah. Hasilnya, sistem peternakan dengan teknologi sexing, pendapatan yang didapat oleh peternak jauh lebih besar dibandingkan peternakan tradisional. Namun untuk dapat berhasil, yang perlu diupayakan adalah untuk mengubah kebiasaan peternak agar mau dan mampu menerapkan perternakan dengan teknologi sexing
PERBEDAAN PERILAKU AGRESIF REMAJA DI PERMUKIMAN KUMUHDI KOTA BANDUNG Susantyo, Badrun
CREATIVE RESEARCH JOURNAL Vol 4 No 01 (2018): Creative Research Journal
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34147/crj.v4i01.171

Abstract

Banyak kasus kekerasan sebagai perwujudan dari perilaku agresif, baik secara verbal (kata-kata) maupun nonverbal (tindakan). Salah satu faktor yang mempengaruhi perilaku agresif ini adalah lingkungan, baik fisik maupun sosial. Studi ini bertujuan untuk; 1) Mengetahui tingkat agresivitas perilaku remaja di permukiman kumuh, 2) mengetahui apakah ada perbedaan dalam tingkat agresivitas perilaku antara remaja yang tinggal di tiga wilayah yang memiliki tingkat kekumuhan yang berbeda. Studi ini melibatkan sebanyak 311 remaja yang tinggal di kawasan permukiman kumuh, di Kota Bandung. Pemerintah Kota Bandung membagi kawasan kumuh menjadi tiga tingkatan kekumuhan; 1) Agak kumuh, 2) Kumuh, dan 3) Sangat kumuh. Perilaku agresif remaja di kawasan permukiman kumuh ini diukur dengan menggunakan dua parameter, yaitu respon agresif dan intensitas tindakan agresif. Uji statistik dilakukan dengan menggunakan alat uji dari Kruskall-Wallis H yang menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan dalam kadar perilaku agresif diantara remaja yang tinggal di tiga kawasan kumuh yang berbeda tersebut. Dari studi ini direkomendasikan akan pentingnya memahami karakterisktik warga yang menempati permukiman sebelum dilakukannya penataan dan perbaikan lingkungan permukiman. Pemahaman ini menjadi langkah penting untuk penerapan program/intervensi sosial selanjutnya
PENGGUNAAN BENIH DAN PREFERENSI PETANI TERHADAP KARAKTERISTIK VARIETAS UNGGUL PADI PADA TIGA SENTRA PRODUKSI PADI DI JAWA BARAT Ishaq , Iskandar; Ruswandi, Agus
CREATIVE RESEARCH JOURNAL Vol 4 No 01 (2018): Creative Research Journal
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34147/crj.v4i01.173

Abstract

Dalam upaya meningkatkan adopsi benih padi varietas unggul baru padi guna menunjang peningkatan produksi padi di Jawa Barat, maka dilakukan penelitian bertujuan mengetahui karakteristik usahatani petani padi sawah, penggunaan benih dan preferensi petani terhadap karakteristik varietas padi. Lokasi penelitian di tiga kabupaten sentra produksi padi di Jawa Barat yang ditentukan secara purposive dan tiga kabupaten tersebut diasumsikan mewakili masing-masing sentra produksi padi di Jawa Barat, yaitu Kabupaten Subang (Jawa Barat bagian utara), Bandung (Jawa Barat bagian tengah), dan Kabupaten Garut (Jawa Barat bagian selatan). Hasil penelitian menunjukkan, bahwa usahatani padi sawah didominasi oleh petani yang berpendidikan SD, berumur 40-50 tahun (Jabar Utara), 40-60 tahun (Jabar Tengah) dan 50-60 tahun (Jabar Selatan). Petani padi pada wilayah Jabar Utara cenderung lebih efisien dalam kuantitas penggunaan benih dibandingkan wilayah Jabar Tengah dan Selatan dengan intensitas pembelian benih 2 kali per tahun (Jabar Utara dan Tengah) dan 1 kali per tahun (Jabar Selatan). Preferensi petani terhadap varietas padi cenderung menyukai dengan karakteristik bentuk gabah panjang (ramping), mutu beras baik, warna beras putih-bersih dan rasa nasi enak (untuk konsumsi) dan/atau pera (untuk industri) pada wilayah Jabar Utara, Sedangkan, pada wilayah Jabar Tengah dan Selatan petani cenderung menyukai varietas dengan karakteristik yang hampir sama, yaitu bentuk gabah agak bulat sampai ramping, mutu beras baik, rasa nasi enak dan toleran hama dan penyakit (OPT), dan harga jual tinggi.
PENGARUH SISTEM IRIGASI BERSELANG DAN JARAK TANAM LEGOWO TERHADAP PRODUKTIVITAS PADI DAN EMISI GAS RUMAHKACA (GRK) Sutrisna, Nana; Ruswandi, Agus; Surdianto, Yanto
CREATIVE RESEARCH JOURNAL Vol 4 No 01 (2018): Creative Research Journal
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34147/crj.v4i01.174

Abstract

Sistem irigasi berselang dan jarak tanam legowo 2:1 diduga selain dapat meningkatkan produktivitas padi juga dapat menurunkan emisi Gas Rumah Kaca (GRK). Penelitian bertujuan mengetahui pengaruh sistem irigasi berselang dan jarak tanam legowo 2:1 terhadap produktivitas padi dan emisi GRK gas CH4 (metan). Penelitian mengunakan rancangan petak terpisah (split plot design) dengan tiga ulangan. Petak utama adalah sistem irigasi berselang (I) terdiri atas: I1 = Irigasi berselang 3 hari digenangi; 3 hari dikeringkan (3:3); I2 = Irigasi berselang 5 hari digenangi; 3 hari dikeringkan (5:3); I3 = Irigasi berselang 7 hari digenangi; 3 hari dikeringkan (7:3). Anak petak adalah jarak tanam legowo 2:1 terdiri atas: L1 = Legowo 2:1 (25,0 x 15,0 x 50,0 cm); L2 = Legowo 2:1 (25,0 x 12,5 x 50,0 cm); L3 = Legowo 2:1 (25,0 x 15,0 x 40,0 cm); dan L4 = Legowo 2:1 (25,0 x 12,5 x 40,0 cm). Data yang dikumpulkan terdiri atas: emisi gas CH4; pertumbuhan padi (tinggi tanaman dan jumlah anakan); bobot 1.000 butir; dan hasil padi. Data dianalisis sidik ragam (Analysis of Varians) yang dilanjutkan dengan uji nilai tengah Duncan pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terjadi interaksi antara irigasi berselang dengan jarak tanam legowo 2:1 terhadap emisi gas metan. Sistem irigasi berselang 5 hari digenangi; 3 hari dikeringkan (5:3) dapat menurunkan emisi gas metan dan meningkatkan produktivitas padi sebesar 17,2% dari 5,88 menjadi 6,89 t/ha. Jarak tanam legowo 2:1 yang dapat menurunkan emisi gas metan adalah 25 x 15 x 40 cm sedangkan yang dapat meningkatkan produktivitas padi adalah 25 x 12,5 x 40 cm, yaitu sebesar 13,6% dari 6,04 menjadi 6,86 t/ha Gabah Kering Giling (GKG).

Page 1 of 1 | Total Record : 5