cover
Contact Name
Kadek Sutrisna
Contact Email
kadeksutrisna21@gmail.com
Phone
+6287860459291
Journal Mail Official
kadeksutrisna21@gmail.com
Editorial Address
Universitas Pendidikan Ganesha Jl. Udayana Kampus Tengah Singaraja, Bali, Indonesia 81116 Telp. +62362-22928
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga
ISSN : 25991434     EISSN : 25991442     DOI : 10.23887
Core Subject : Education,
urnal BOSAPARIS : Pendidikan Kesejahteraan Keluarga is a scientific journal published by the Universitas Pendidikan Ganesha and professionally managed by the Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Jurusan Teknologi Industri, Fakultas Teknik dan Kejuruan. This journal aims to accommodate articles of research results and the results of community service in the fields of Cullinary, Fashion, Hospitality, and Beauty/Cosmetology. In the end, this Journal is expected to provide a description of the development of science and technology in the field of family welfare education for the academic community. This journal is published 3 times a year (March, July, and November). The Focus Jurnal BOSAPARIS : Pendidikan Kesejahteraan Keluarga is to provide articles of research results in the field of family welfare education The Scope Jurnal BOSAPARIS : Pendidikan Kesejahteraan Keluarga encompasses but not limited to the following: Cullinary Art, Fashion, Hospitality, and Beauty/Cosmetology.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 1 (2017):" : 16 Documents clear
Dampak Perkembangan Pariwisata Di Objek wisata Pantai Pemuteran Terhadap Masyarakat Desa Pemuteran Kecamatan Gerokgak Kabupaten Buleleng ., Made Yogi Andwika Pangestu; ., Dra. Damiati, M.Kes; ., Ni Made Suriani, S.Pd, M.Par.
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 7, No 1 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v7i1.9906

Abstract

Penelitian kualitatif ini bertujuan untuk mengetahui dampak yang ditimbulkan oleh perkembangan pariwisata terhadap (1) perekonomian masyarakat, (2) lingkungan fisik di Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng. Informan ditentukan dengan menggunakan snowball sampling. Pengumpulan data dilakukan di lapangan dengan metode observasi dan wawancara bertahap. Data dianalisis melalui tiga proses yaitu (1) reduksi data, (2) display data serta (3) mengambil kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian ini adalah (1) dampak perkembangan pariwisata terhadap perekonomian masyarakat yaitu : (a) adanya peningkatan pendapatan masyarakat lokal (b) terciptanya lapangan kerja, (c) efek ekonomi pariwisata terhadap perekonomian masyarakat secara menyeluruh, (d) adanya ketergantungan masyarakat terhadap industri pariwisata (e) produk pertanian dan perikanan lokal tidak sepenuhnya terserap oleh industri pariwisata, (2) dampak perkembangan pariwisata terhadap lingkungan fisik yaitu : (a) usaha pemerintah dalam memberdayakan lingkungan sebagai daya tarik wisata, (b) adanya kerusakan habitat liar dan lingkungan alam akibat aktifitas pariwisata, (c) polusi dan pencemaran lingkungan.Kata Kunci : Dampak, masyarakat, pariwisata, perkembangan ABSTRACT This qualitative study was aimed to find out the impact of tourism development to (1) people economy (2) physical environment in Pemuteran village, Gerokgak district, Buleleng regency. The informant was determined by snowball sampling metod. Data collection was did by observation and interview metod. The data was analyzed through three process (1) data reduction (2) display data (3) conclude. The result of this study is (1) the impact of tourism development to people economy (a) there is escalation of people income (b) increase of employment (c) multiplier effects (d) dependency of people to tourism industry (e) the product of local agriculture and fishery was not absorbed by tourism industry (2) the impact of tourism development to physical environment is (1) government effort to empower the environment as tourist attraction (b) nature environment damaged by tourism activity (c) environment pollution and contaminationkeyword : Development, impact, people, tourism
Potensi Wisata Air Terjun Les Sebagai Daya Tarik Wisata Alam Di Kawasan Desa Les, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng ., I Putu Angganata; ., Dra. Damiati, M.Kes; ., Luh Masdarini, S.Pd
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 7, No 1 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v7i1.9899

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi wisata Air Terjun Les sebagai daya tarik wisata alam di kawasan Desa Les, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan tiga metode yaitu metode wawancara, observasi dan studi dokumen dimana subjek dari penelitian ini adalah pegawai kantor camat yang membidangi pariwisata, pegawai kantor desa yang membidangi pariwisata dan pegawai Air Terjun Les. Objek dari penelitian ini adalah Air Terjun Les. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pedoman wawancara, pedoman observasi dan lembar studi dokumen. Data yang diperoleh diolah secara deskriptif-kualitatif Hasil penelitian menunjukan (1) kondisi fisik Air Terjun Les berupa ketnggian air terjun 38 meter dengan kedalaman 2 meter dan tempat peristirahatan seluas 1 are; (2) Keadaan lingkungan di sekitar air terjun masih sangat alami; (3) Keunikan Air Terjun Les diantaranya memiliki latar belakang perbukitan, dapat dimanfaatkan sebagai tempat yoga dan terdapat toya anakan; (4) Kegiatan yang dapat dilakukan di Air Terjun Les yaitu wisata pemandian dan treeking; (5) Fasilitas penunjang Air Terjun Les yaitu pos informasi, bungalow, tempat parkir dan warung. Berdasarkan hasil penelitian di atas dapat disimpulkan bahwa Air Terjun Les berpotensi sebagai daya tarik wisata alam di kawasan Desa Les, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng. Kata Kunci : Air Terjun Les, Potensi Wisata Air Terjun Les, Daya Tarik Wisata Alam This study aimed to determine the potential of tourism Les Waterfall as a natural tourist attraction in Les Village, District Tejakula, Buleleng. In this study, the researcher used three methods they were interview, observation and document study where the subjects of this study were employees of the district office in charge of tourism, village officials who were in charge of tourism and employees of Les Waterfall. The object of this study was Les Waterfall. Instruments that used in this study they were interview guideline, observation guidelines and document study sheet. Data obtained were processed by descriptive qualitative. The results of this study were (1) the physical condition of Les Waterfall such as heights of 38 meters with a depth of 2 meters and a resort area of 1 acre; (2) The environment around the waterfall is very natural; (3) Some of the uniquenesses of Les Waterfall include a background in the hills, yoga spot and toya anakan; (4) The activities that can be done in Les Waterfall include baths and hiking; (5) Les Waterfall is supported by facilities like post information, bungalows, parking area and stalls or restaurant. Based on the above results it could be concluded that Les Waterfall is potential as a natural tourist attraction in the area of Les Village, District Tejakula, Buleleng. keyword : Les Waterfall, Potential of Les Waterfall, Nature Tourist Attractions
Proses Pembuatan Tepung Gadung Secara Tradisional ., Ni Kadek Sri Wahyuni; ., Cokorda Istri Raka Marsiti,S.Pd., M.Pd; ., Ni Made Suriani, S.Pd, M.Par.
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 7, No 1 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v7i1.9890

Abstract

Abstrak Penelitian eksperimen ini bertujuan untuk mengetahui (1) proses pembuatan tepung gadung secara tradisional dan (2) kandungan gizi yang terdapat pada tepung gadung yang dibuat secara tradisional. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Temukus, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng. Variabel penelitian adalah proses pembuatan tepung gadung secara tradisional. Metode pengumpulan data menggunakan metode wawancara dan observasi. Instrumen penelitian adalah lembar observasi dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan (1) proses pembuatan tepung gadung secara tradisional dilakukan dengan proses memanen gadung, pengupasan, pemotongan, pencampuran dengan abu dapur, perendaman, pencucian, penjemuran, penggilingan dan pengayakan (2) berdasarkan hasil uji laboratorium didapatkan hasil kandungan gizi tepung gadung adalah kandungan air sebanyak 17,36%, kandungan abu 0,3448%, kandungan protein 4,8808%, kandungan lemak 1,6257%, kandungan karbohidrat 75,7887%, dan kandungan pati sebesar 2,7719%. Kata Kunci : kandungan gizi, proses, tepung gadung. Abstract This experimental study aims to determine (1) the process of making traditional yam flour and (2) the nutrients contained in yam flour is made traditionally. This research was conducted in the village of Temukus, Banjar District, Buleleng. Variable research is the process of making traditional yam flour. Methods of data collection using interviews and observation. The research instrument is observation and interview sheet. Data were analyzed using qualitative descriptive analysis. The results showed (1) the process of making flour yam is traditionally done with the harvest yam, stripping, cutting, mixing with ash kitchen, soaking, washing, drying, milling and sieving (2) based on the results of laboratory tests showed the nutritional content of flour gadung is a water content of as much as 17.36%, ash content of 0.3448%, 4.8808% protein content, fat content of 1.6257%, 75.7887% carbohydrate content and starch content of 2.7719%. keyword : nutrient content, process, yam flour.
FACE MAKE OVER DENGAN TEKNIK SHADING DAN HIGHLIGHT (STUDI EKSPERIMEN PADA BENTUK WAJAH BUAH PIR DAN PERSEGI) ., Ni Made Devi Meilasari; ., I Gede Sudirtha, S.Pd, M.Pd; ., Ni Ketut Widiartini, S.Pd.,M.Pd
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 7, No 1 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v7i1.9912

Abstract

Penelitian jenis eksperimen ini bertujuan mengetahui tentang teknik shading dan highlight pada face make over untuk bentuk wajah pir dan persegi. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode observasi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu lembar ceklist berdasarkan tolak ukur dan dikonversi dengan pedoman skala 3 (baik, cukup, kurang baik) yang diujikan kepada 5 panelis terlatih. Data uji kualitas dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini adalah (1) Face make over dengan teknik shading pada bentuk wajah pir berada dalam kategori baik (2,60); (2) Face make over dengan teknik highlight pada bentuk wajah pir berada dalam kategori baik (2,60); (3) Face make over dengan teknik shading pada bentuk wajah persegi berada dalam kategori baik (2,60); (4) face make over dengan teknik higlight pada bentuk wajah persegi berada dalam kategori baik (2,40) Kata Kunci : Kata kunci: Bentuk wajah buah pir, bentuk wajah persegi, teknik shading, teknik highlight The purposes of this research to know about shading and highlgiht technique to pear face shape and square face shape. Method of data collection that used in this study are based on a benchmark checklist sheet and converted to the guidelines 3 scale (good, sufficient, poor) were tested nto 5 trained panelists. Quality of the test data were analyzed using descriptive quantitative technique. Result of this research is (1) face make over with shading technique to peachface stand in good category (2.60); (2) face make over with highlight technique to pear face stand in good category (2,60); (3) face make over with shading technique to square face shape stands in good category (2,60); (4) face make over with highlight technique to square shape stand in good category (2,40). keyword : Keywords: pear face shape, square face shape, shading technique, highlight technique
Dampak Perkembangan Pariwisata Di Objek Wisata Pantai Pemuteran Terhadap Masyarakat Desa Pemuteran Kecamatan Gerokgak Kabupaten Buleleng ., Made Yogi Andwika Pangestu; ., Dra. Damiati, M.Kes; ., Ni Made Suriani, S.Pd, M.Par.
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 7, No 1 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v7i1.9907

Abstract

Penelitian kualitatif ini bertujuan untuk mengetahui dampak yang ditimbulkan oleh perkembangan pariwisata terhadap (1) perekonomian masyarakat, (2) lingkungan fisik di Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng. Informan ditentukan dengan menggunakan snowball sampling. Pengumpulan data dilakukan di lapangan dengan metode observasi dan wawancara bertahap. Data dianalisis melalui tiga proses yaitu (1) reduksi data, (2) display data serta (3) mengambil kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian ini adalah (1) dampak perkembangan pariwisata terhadap perekonomian masyarakat yaitu : (a) adanya peningkatan pendapatan masyarakat lokal (b) terciptanya lapangan kerja, (c) efek ekonomi pariwisata terhadap perekonomian masyarakat secara menyeluruh, (d) adanya ketergantungan masyarakat terhadap industri pariwisata (e) produk pertanian dan perikanan lokal tidak sepenuhnya terserap oleh industri pariwisata, (2) dampak perkembangan pariwisata terhadap lingkungan fisik yaitu : (a) usaha pemerintah dalam memberdayakan lingkungan sebagai daya tarik wisata, (b) adanya kerusakan habitat liar dan lingkungan alam akibat aktifitas pariwisata, (c) polusi dan pencemaran lingkungan.Kata Kunci : Dampak, masyarakat, pariwisata, perkembangan ABSTRACT This qualitative study was aimed to find out the impact of tourism development to (1) people economy (2) physical environment in Pemuteran village, Gerokgak district, Buleleng regency. The informant was determined by snowball sampling metod. Data collection was did by observation and interview metod. The data was analyzed through three process (1) data reduction (2) display data (3) conclude. The result of this study is (1) the impact of tourism development to people economy (a) there is escalation of people income (b) increase of employment (c) multiplier effects (d) dependency of people to tourism industry (e) the product of local agriculture and fishery was not absorbed by tourism industry (2) the impact of tourism development to physical environment is (1) government effort to empower the environment as tourist attraction (b) nature environment damaged by tourism activity (c) environment pollution and contaminationkeyword : Development, impact, people, tourism
STUDI EKSPERIMEN TEPUNG BIJI NANGKA MENJADI KUE SEMPRONG. ., Luh Devi Andari; ., Ni Desak Made Sri Adnyawati, S.Pd,M.Pd; ., Dra. Damiati, M.Kes
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 7, No 1 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v7i1.9900

Abstract

Abstrak Penelitian eksperimen ini bertujuan untuk mengetahui kualitas Kue semprong tepung biji nangka dengan bahan utama tepung biji nangka dilihat dari (1)aspek rasa, (2) warna dan (3) tekstur. Panelis dalam penelitian ini merupakan panelis terlatih yang terdiri dari 25 orang panelis. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode observasi dengan menggunakan instrument berupa lembar uji organolepti dengan 3 tingkatan yaitu baik, cukup,kurang. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptip. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) Kualitas kue semprong tepung biji nangka dilihat dari aspek rasa berada dalam kategori baik,(2) kualitas kue semprong tepung biji nangka dilihat dari aspek warna berada dalam kategori sangat baik, dan (3) kualitas kue semprong tepung biji nangka dilihat dari aspek tekstur berada dalam kategori baik. Kata Kunci : Kata kunci : kualitas, kue semprong, tepung biji nangka Abstract This experimental research aims to determine the qwality of flour cake flour semprong jackfruit seeds with the main ingredient of jackfruit seeds visits (1) aspects of taste,(2) color, and (3) the texture. Panelist in this study were trained panelist sonsisting of 25 panelist. Data collection methods used in this study is the observation method using organoleptic test instrument sheet from with there levels, namely good enough, lacking, data were analyzed using descriptive. The quantitative result show (1) the quality cake semprong jackfruit seed flour from the aspect of testelocated in both categories, (2) the quality of flour cake semprong seen from the aspect of color jackfruit seeds in both categories, and (3) the quality of flour cakes semprong jackfruit seeds of aspect of texture in both categories. keyword : Keywords : Quality, kue semprong, jackfruit seedflour.
Uji Kualitas Biji Lamtoro Gung Menjadi Yoghurt (Flaxseedghurt) Sebagai Upaya Diversifikasi Pangan ., Ni Made Ayu Arisna; ., Cokorda Istri Raka Marsiti,S.Pd., M.Pd; ., Ni Made Suriani, S.Pd, M.Par.
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 7, No 1 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v7i1.9891

Abstract

Abstrak Penelitian eksperimen ini bertujuan untuk mengetahui kualitas yoghurt biji lamtoro gung (Flaxseedghurt) dilihat dari aspek aroma, rasa dan konsistensi. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode observasi dengan menggunakan instrumen berupa lembar uji organoleptik dengan 3 tingkatan yaitu baik, cukup, kurang. Panelis dalam penelitian ini merupakan panelis terlatih yang terdiri dari 25 orang panelis. Teknik analisis data yang digunakan teknik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan kualitas yoghurt biji lamtoro gung (Flaxseedghurt) dilihat dari aspek aroma dengan skor rata-rata 2,68 berada pada kategori baik sesuai dengan tolok ukur yaitu aroma segar dan khas yoghurt, aspek rasa dengan skor rata-rata 2,76 berada pada kategori baik sesuai dengan tolok ukur yaitu rasa susu dan khas yoghurt, dan aspek konsistensi dengan skor rata-rata 2,68 berada pada kategori baik sesuai dengan tolok ukur yaitu kental, homogen (tidak pecah / menyatu).Kata Kunci : biji lamtoro gung, kualitas, yoghurt ABSTRACT The aimed of this experimental study is to determine the quality of flaxseed yogurt (Flaxseedghurt). The quality of flaxseed yogurt (Flaxseedghurt) was seen from the aspects of flavor, taste, and consistency. Furthermore, this study used observation methods to collect the data and organoleptic testing was used as the instrument of this study. The organoleptic testing consists of three levels, namely good, average, and lack. The judgments of this study are an expert of this matter, which are consists of 25 judges. Then, the data obtained was analyzed by descriptive techniques. The results showed that the quality of flaxseed yogurt (Flaxseedghurt) viewed from the aspect of flavor, the average score was 2,68. It was in good category in accordance with the fresh flavor and distinctive of yoghurt. Furthermore, from the aspect of taste, the average score was 2,76. It was in good category in accordance with the taste of milk and distinctive of yoghurt. Then, from the aspect of consistency, the average score was 2,68. It was in good category in accordance with the condensed of yogurt and homogeneous (blend).keyword : Flaxseed, Quality, Yogurt
Studi Tentang Batik Painting (Lukis) Sasambo di Desa Rembitan Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah ., Nurmayana; ., I Gede Sudirtha, S.Pd, M.Pd; ., Ni Ketut Widiartini, S.Pd.,M.Pd
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 7, No 1 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v7i1.9942

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) motif hias pada batik painting (lukis) Sasambo (2) komposisi motif hias pada batik painting (lukis) Sasambo di Desa Rembitan Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah. Sumber informan dalam penelitian ini ialah kepala Desa, Pengelola Batik Sasambo serta 2 orang Karyawan Batik Sasambo. Obyek penelitian ini adalah motif hias Batik Painting (lukis) Sasambo dan komposisi ragam hias Batik Painting (lukis) Sasambo di Desa Rembitan. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi dan wawancara. Instrumen penelitian ini menggunakan lembar observasi dan lembar wawancara. Metode analisis data menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) motif hias pada Batik Painting (lukis) Sasambo adalah: (a) motif hias geometris (b) motif hias tumbuhan (c) motif hias binatang (d) motif hias manusia (e) motif hias benda alam. (2) Komposisi ragam hias Batik Painting (lukis) Sasambo di Desa Rembitan Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah meliputi: (a) Prinsip Komposisi berupa repetisi, harmoni, unity dan balance (b) unsur visual komposisi motif hias Batik Painting (lukis) Sasambo berupa garis, bentuk dan warna. Kata Kunci : Batik Painting, Motif Hias, Komposisi Motif This study is proposed to descrption : (1) decorative motifs of “Batik Lukis Sasambo” (2) compotitions motifs of “Batik Lukis Sasambo” in Rembitan Village, The centre of Lombok. The interviewees of this study is the leader of the village, the menager of “Batik Sasambo” and also two person as the staf of “Batik Sasambo”. The object of this study is the decoration motifs and compotitions of the decoration motifs “Batik Sasambo” in Rembitan Village. The technique of collecting data is observation and interview. The instrument of the study is used observation sheet and interview sheet. This study is used descriptive analysis data for the analysis data method. The result of this study shows that, (1) The decoration motifs of “Batik sasambo” is : (a) geometric motifs (b) Ornamental plants motif (c) Ornamental animals motif (d) ornamental human motifs (e) Ornamental of natural objects. (2) The Compotition of the decoration motifs “Batik Sasambo” is (a) Principal of the motifs is rehearsal, harmony, unity, and balance. (b) The visual compotition such as line, form, and colour in Rembitan Village the centre of Lombok.keyword : Batik Painting, Decorations Motif, Compotitions Motif.
Objek dan Daya Tarik Wisata di Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng ., Kadek Desi Ariati; ., Dra. Damiati, M.Kes; ., Ni Made Suriani, S.Pd, M.Par.
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 7, No 1 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v7i1.9896

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui objek dan daya tarik wisata di Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik snowball. Pengumpulan data dilakukan melalui metode observasi dan metode wawancara. Data dianalisis melalui 4 tahap yaitu (1) pengambilan data, (2) reduksi data, (3) penyajian data, (4) penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah (1) objek dan daya tarik wisata alam di Desa Pemuteran meliputi kondisi pantai, potensi laut, kawasan perbukitan dan proyek penyu, (2) objek dan daya tarik wisata sosial budaya meliputi tradisi setempat, Buleleng Bali Dive Festival dan adanya unsur keagamaan berupa beberapa pura sakral di Desa Pemuteran, (3) objek dan daya tarik wisata minat khusus meliputi wisata minat khusus di kawasan pantai, laut dan perbukitan berupa kegiatan sun bathing, snorkeling, diving, dan hikking. Kata Kunci : Desa Pemuteran, Objek dan Daya Tarik Wisata The purpose of this research is to determine the tourism attraction in Pemuteran Village, Gerokgak District, Buleleng Regency. This research is descriptive research using snowball technique. Collecting data by observation method and interview method. Analized the data through four steps, there are (1) take the data, (2) reduksi data, (3) present the data and (4) the last is conclusion. The result of this research is (1) nature tourism object in Pemuteran Village such as beach area, marine tourism, hill area, and turtle project, (2) another tourism destination is social culture it self through Buleleng Bali Dive Festival and holy temple in Pemuteran Village, (3) the last is special tourism destination such as snorkeling, scuba diving, and hikking in Pemuteran Village. keyword : Pemuteran Village, Tourist Attracition
STUDI EKSPERIMEN TEPUNG KULIT SINGKONG MENJADI KUE KERING PUTRI SALJU ., Gusti Ayu Dwi Indrasari; ., Dra. Damiati, M.Kes; ., Cokorda Istri Raka Marsiti,S.Pd., M.Pd
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 7, No 1 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v7i1.9889

Abstract

Abstrak Penelitian eksperimen ini bertujuan untuk mengetahui kualitas kue kering putri salju tepung kulit singkong dengan perbandingan 50% tepung kulit singkong dan 50% tepung terigu dilihat dari aspek tekstur, rasa, dan aroma. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode observasi dengan menggunakan instrument berupa lembar uji organoleptik dengan 3 tingkatan yaitu baik, cukup, kurang. Panelis dalam penelitian ini merupakan panelis terlatih yang terdiri dari 25 orang panelis. Teknik analisis data yang digunakan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan kualitas kue kering putri salju tepung kulit singkong dilihat dari aspek tekstur dengan skor rata-rata 2,92 berada pada kategori baik sesuai dengan tolok ukur, aspek rasa dengan skor rata-rata 2,84 berada pada kategori baik sesuai dengan tolok ukur, dan aspek aroma dengan skor rata-rata 2,88 berada kategori baik sesuai dengan tolak ukur.Kata Kunci : kualitas, kue kering putri salju, tepung kulit singkong. Abstract This experimental study aims to determine the quality of the cookies Putri Salju flour cassava peel’s with 50% cassava peel’s flour and 50% of wheat flour from the aspects of texture, flavor, and aroma. Data collection methods used in this research is the method of observation using the form sheet organoleptic test instrument with three levels, namely good, enough, lacking. Panelists in this study is a trained panelists consisting of 25 panelists. Data analysis techniques used quantitative descriptive techniques. The results showed the quality of the cookies Putri Salju flour cassava peel’s from the aspects of texture with an average score of 2.92 are in good category in accordance with the benchmarks, aspects of flavor with an average score of 2.84 are in good category according to benchmarks and aspects aroma with an average score of 2.88 was good category in accordance with the benchmark.keyword : quality, cookies Putri Salju, peel’s cassava flour

Page 1 of 2 | Total Record : 16