cover
Contact Name
Kadek Sutrisna
Contact Email
kadeksutrisna21@gmail.com
Phone
+6287860459291
Journal Mail Official
kadeksutrisna21@gmail.com
Editorial Address
Universitas Pendidikan Ganesha Jl. Udayana Kampus Tengah Singaraja, Bali, Indonesia 81116 Telp. +62362-22928
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga
ISSN : 25991434     EISSN : 25991442     DOI : 10.23887
Core Subject : Education,
urnal BOSAPARIS : Pendidikan Kesejahteraan Keluarga is a scientific journal published by the Universitas Pendidikan Ganesha and professionally managed by the Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Jurusan Teknologi Industri, Fakultas Teknik dan Kejuruan. This journal aims to accommodate articles of research results and the results of community service in the fields of Cullinary, Fashion, Hospitality, and Beauty/Cosmetology. In the end, this Journal is expected to provide a description of the development of science and technology in the field of family welfare education for the academic community. This journal is published 3 times a year (March, July, and November). The Focus Jurnal BOSAPARIS : Pendidikan Kesejahteraan Keluarga is to provide articles of research results in the field of family welfare education The Scope Jurnal BOSAPARIS : Pendidikan Kesejahteraan Keluarga encompasses but not limited to the following: Cullinary Art, Fashion, Hospitality, and Beauty/Cosmetology.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 83 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 2 (2017):" : 83 Documents clear
Pengembangan Busana Fantasi Dengan Sumber Ide Kekaisaran Jepang ., Ayu Putu Rahayu Pertiwi Lestari; ., Dr. I Gede Sudirtha, S.Pd, M.Pd; ., Made Diah Angendari, S.Pd., M.Pd.
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 8, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v8i2.15991

Abstract

Abstrak Tujuan Penelitian ini adalah 1) mendeskripsikan proses pengembangan busana fantasi 2) mengetahui hasil pengembangan pembuatan busana fantasi dengan sumber ide Kekaisaran Jepang. Dalam penelitian ini menggunakan model penelitian pengembangan dengan model ADDIE (Analysis-Design-Development-Implementation-Evaluation) pada setiap tahapannya. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini berupa lembar kuisoner diberikan kepada Expert Judgment untuk menguji instrument sebelum diberikan ke ahli produk dan selanjutnya dianalisis dengan menggunakan teknik analisis kualitatif dan kuantitatif. Adapun hasil penelitian menunjukkan 1) Proses penelitian pengembangan busana fantasi dengan sumber ide kekaisaran Jepang menggunakan model ADDIE terdiri dari beberapa langkah-langkahnya, a) analisis busana b) mendesain busana, c) pengembangan busana d) mengimplementasikan busana e) mengevaluasi busana. 2) Hasil pengembangan busana fantasi dengan sumber ide Kekaisaran Jepang, dari hasil iuji oleh dua orang ahli produk, mendapatkan nilai 77,27% dengan hasil kualifikasi baik. Sehingga bisa dijadikan acuan dalam mengembangkan sebuah produk selanjutnya. Kata Kunci : Kata Kunci : ADDIE, Busana Fantasi, Kekaisaran Jepang, Pengembangan Abstract The objectives of this study were 1) to describe the process of developing fantasy fashion 2) to know the results of the development of making fantasy fashion with the source of the idea of the Imperial Japan. In this study using a development research model with ADDIE (Analysis-Design-Development-Implementation-Evaluation) model at each stage. The instrument used in this study in the form of questionnaire was given to Expert Judgment to test the instrument before being given to the product expert and then analyzed using qualitative and quantitative analysis techniques. The results of the study show 1) The process of researching the development of fantasy fashion with sources of imperial Japanese ideas using the ADDIE model consists of several steps, a) fashion analysis with b) designing clothes, c) fashion development, d) implementing fashion, e) evaluating fashion . 2) The results of the development of fantasy fashion with the source of the idea of Imperial Japan, from the results of the tests by two product experts, scored 77.27% with good qualifications. So that it can be used as a reference in developing a further product.keyword : Keywords: ADDIE, Development, Fantasy Fashion, Imperial Japan
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING BERBANTUAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) TERHADAP HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN PENGOLAHAN PENYAJIAN MAKANAN ( P2M) SISWA KELAS XI JASA BOGA DI SMK TRIATMA JAYA SINGARAJA ., Hanifa Firdaus; ., Cokorda Istri Raka Marsiti, S.Pd., M.Pd.; ., Dra. Damiati, M.Kes
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 8, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v8i2.16030

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran discovery learning berbantuan LKS terhadap hasil belajar P2M siswa kelas XI Jasa boga di SMK Triatma Jaya Singaraja. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan desain Nonequivalent Posttest Only Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI jasa boga berjumlah 104 orang orang yang terbagi menjadi tiga kelas yaitu XI JB 1, XI JB 2, XI JB 3. Sampel penelitian adalah teknik random sampling untuk menentukan kelas eksperimen dan kelas kontrol. Pengumpulan data penelitian ini dilakukan dengan metode tes untuk mengetahui hasil belajar siswa dan metode angket untuk mengetahui respon siswa. Berdasarkan analisis dengan statistic deskriptif nilai rata-rata kognitif kelas eksperimen sebesar 80,75 kontrol sebesar 75,43. Berdasarkan hasil perhitungan uji-t diperoleh thitung sebesar 3,06 sedangkan ttabel 2,00 dengan taraf signifikansi 5% adalah 2,00. Hal ini berarti, thitung>ttabel, sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Menunjukan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran discovery learning berbantuan LKS terhadap hasil belajar P2M siswa kelas XI Tata Boga di Triatma Jaya Singaraja. Data hasil respon siswa yang diperoleh yaitu sebesar 87% maka respon siswa terhadap model Discovery Learning berbantuan LKS baik. Kata Kunci : Discovery learning, LKS, P2M, Hasil belajar. This study aims to determine the effect of learning assisted discovery P2M class learning models of students on learning outcomes of LKS SMK XI Triatma Jaya Singaraja catering service. This type of research was quasi-experimental with the Nonequivalent Posttest Design Only Control Design Group. The population of this study was all students of class XI catering service amounting to 104 people divided into three classes, namely XI JB 1, JB XI 2, XI JB 3. The research sample was a random technique sampling research data to determine experimental class and control class. Collection is done by methods to find out learning outcomes and methodologies to find out the response. Based on the analysis with descriptive statistics the cognitive average value of the experimental class was 80.75 control at 75.43. Based on the results of the t-test calculation, it is calculated that 3.06 while the 2.00 table with a significance of 5% is 2.00. This means, t count> t table, so H0 is rejected and Ha is accepted. This shows that the influence of the learning learning model is guided by the worksheets on P2M learning outcomes of participants of class XI of the Education Council in Triatma Jaya Singaraja. The results of student response data obtained were 87% of responses to the Discovery Learning model assisted by LKS.keyword : Discovery learning, LKS, P2M, Learning Outcomes
PENERAPAN PEMBELAJARAN E-LEARNING BERBASIS MOODLE TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS X TATA BUSANA PADA MATA PELAJARAN DASAR DESAIN DI SMK NEGERI 2 SINGARAJA ., Ni Kadek Asri Cahyani; ., Dra. I Dewa Ayu Made Budhyani, M.Pd.; ., Made Diah Angendari, S.Pd., M.Pd.
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 8, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v8i2.18625

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan pembelajaran E-Learning berbasis Moodle terhadap hasil belajar siswa kelas X Tata Busana pada mata pelajaran dasar desain di SMK N 2 Singaraja. Jenis penelitian ini adalah pre experimental dengan desain pretest and posttest one group design. Penelitian ini hanya menggunakan satu kelompok sampel yang diberikan pembelajaran E-Learning berbasis Moodle. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas X Tata Busana di SMK Negeri 2 Singaraja tahun ajaran 2018/2019 yang berjumlah 31 siswa. Penentuan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik sampel jenuh. Pengumpulan data dalam penelitian ini dengan metode tes untuk mengetahui hasil belajar kognitif dan psikomotor siswa sedangkan metode non tes untuk mengetahui hasil belajar afektif siswa. Berdasarkan analisis dengan statistik deskriptif diperoleh nilai rata-rata posttest kognitif siswa sebesar 84,35 lebih besar dibandingkan nilai rata-rata pretest kognitif siswa sebesar 47,58; nilai rata-rata posttest afektif siswa sebesar 90,77 lebih besar dibandingkan nilai rata-rata pretest afektif siswa sebesar 66,93; dan nilai rata-rata posttest psikomotor siswa sebesar 89,5 lebih besar dibandingkan nilai rata-rata pretest psikomotor siswa sebesar 52,3. Berdasarkan perhitungan N-Gain, hasil belajar kognitif nilai rata-ratanya sebesar 0,71 dengan kriteria tinggi, hasil belajar afektif nilai rata-ratanya sebesar 0,73 dengan kriteria tinggi, dan hasil belajar psikomotor nilai rata-ratanya sebesar 0,79 dengan kriteria tinggi. Hal tersebut menyatakan bahwa penerapan pembelajaran E-Learning berbasis Moodle dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas X Tata Busana pada mata pelajaran dasar desain di SMK Negeri 2 Singaraja.Kata Kunci : Hasil Belajar, E-learning berbasis Moodle, Dasar Desain This research aims to describe the application of moodle-based e-learning towards the outcomes of basic learning of design. This research was conducted of X class of Tata Busana at SMK N 2 Singaraja. This research is a pre-experimental research and used pretest and posttest one group design. This research was used a group sample which learnt by using moodle-based e-learning. The population in the study was all students of X class of Tata Busana at SMK N 2 Singaraja in the academic year 2018/2019 which totaled 31 students. The determination of sample in this study was used sampel jenuh technique. Data collection in this study was using the test method to determine the cognitive and psychomotor learning outcomes of students while the non-test method to determine the student's affective learning outcomes. Based on the analysis by using descriptive statistics, the average cognitive posttest value of students was 84.35 that is greater than the average cognitive pretest score that was 47.58; the average affective posttest value of students was 90.77 greater than the average affective pretest value of students was 66.93; and the average psychomotor posttest of students was 89.5 greater than the average psychomotor pretest value was 52.3. Based on the calculation by using N-Gain, cognitive learning outcomes averaged values 0.71 with high criteria, affective learning outcomes average values of 0.73 with high criteria, and psychomotor learning outcomes averaged values 0.79 with criteria high. The results state that the application of Moodle-based E-Learning can improve the learning outcomes of X class students of basic design learning at SMK N 2 Singaraja.keyword : Basic Design, Learning Outcomes, Moodle-based E-Learning
PEMBUATAN BUSANA FANTASI DENGAN SUMBER IDE DRAMATARI CALONARANG ., Luh Ade Haryawati; ., Dr. I Gede Sudirtha, S.Pd, M.Pd; ., Made Diah Angendari, S.Pd., M.Pd.
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 8, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v8i2.21648

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan proses pembuatan busana fantasi dengan sumber ide Dramatari Calonarang; (2) mendeskripsikan hasil dari pembuatan busana fantasi dengan sumber ide Dramatari Calonarang. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development), menggunakan model pengembangan PPE. Proses penelitian pengembangan busana ini dilakukan melalui beberapa tahap, yaitu yang terdiri dari 3 tahap yaitu: Perencanaan (planning), produksi (production), evaluasi (evaluation). (1) Pengumpulan data yang digunakan dalam pengembangan ini adalah angket. Proses dari pembuatan buasana fantasi melalui beberapa tahap yakni tahap perencanaan hal pertama yang dilakukan adalah menganalisis terhadap sumber ide yang dikembangkan menjadi busana. Kemudian dilanjutkan dengan proses perancangan atau desain. Pada proses ini peneliti membuat desain busana berdasarkan analisis. Setelah proses perencanaan, kemudian tahap selanjutnya yaitu produksi. Pada proses pengembangan terdiri dari dua langkah yaitu, persiapan dan pelaksanaan. Tahap evaluasi dilakukan uji produk terhadap hasil dari pengembangan busana. (2) Hasil pembuatan busana fantasi dengan sumber ide Dramatari Calonarang terdiri dari dua busana dengan siluet A dan I yang bersumber ide dari tokoh busana penari Matah Gede. Berdasarkan hasil uji produk busana fantasi dari ahli busana I dan ahli II mendapatkan hasil 98,5%. Hal menunjukan bahwa pembuatan busana fantasi dengan sumber ide Dramatari Calonarang memiliki tingkat pencapaian sangat baik. Kata Kunci : Kata Kunci: Busana Fantasi, Dramatari Calonarang, Sumber Ide. This study aims to (1) describe the process of making fantasy fashion with the source of Dramatari Calonarang's ideas; (2) describe the results of making a fantasy outfit with the source of Dramatari Calonarang's ideas. This research is a research and development, using PPE development model. The clothing development research process is carried out through several stages, consisting of 3 stages: Planning, Production, Evaluation.(1) Data collection used in this development is a questionnaire. The process of making fantasy atmosphere through several stages namely the planning stage the first thing to do is to analyze the source of ideas developed into clothing. Then proceed with the design process. In this process the researcher makes a fashion design based on analysis. After the planning process, then the next stage is production. In the development process consists of two steps, namely, preparation and implementation. The product evaluation phase is tested on the results of clothing development. (2) The results of making a fantasy outfit with the source of ideas Dramatari Calonarang consists of two outfits with silhouettes A and I sourced from the fashion figure of the dancer Matah Gede. Based on the test results of fantasy fashion products from fashion experts I and experts II get 98.5% results. This shows that the making of fantasy fashion with the source of ideas from Dramatari Calonarang has a very good level of achievement.keyword : Keywords: Fantasy Clothing, Development, Idea Source.
Reinventarisasi Kuliner Etnis Tionghoa Dan Etnis Arab Di Kota Singaraja ., Nurlaili Solihatun Nisa; ., Dra. Risa Panti Ariani, M.Si.; ., Luh Masdarini, S.Pd
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 8, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v8i2.11728

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginventarisasi kuliner etnis Tionghoa dan etnis Arabdi Kota Singaraja meliputi jenis hidangan, bahan dan teknik pengolahannya. Penelitian ini dilakukan di Kota Singaraja, dengan sumber informan yaitu dari, ibu-ibu rumah tangga, penjual makanan, dan ibu-ibu PKK yang mengolahkulineretnis Tionghoadanetnis Arab.Teknik pengkumpulan data dengan metode observasi danwawancara, sedangkan instrumen penelitian yang digunakan yaitulembar observasi danpedoman wawancara. Analisis data menggunakan teknik deskriftip. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) kuliner etnis Tionghoa di Kota Singaraja yaitu cai cuk (bubur ayam), chao fan (nasi goreng), ta mie, kolobak, bihun goreng, mie goreng, cap cay, fu yung hai, mie kuah, bakwan campur, siomay ikan, kwetiau, siobak, pao, cakwe, me pa, kue ku, wajik, kue mangkok, dan lumpia. Bahan-bahan yang digunakan meliputiberas, daging babi, kol, wortel, sawi putih, sayur hijau, pree bumbunya, bawang merah, bawang putih, saos tiram, merica, minyak wijen, kecap manis dan kecap asin bahan untuk jajanan tepung terigu, ketan, tepung beras, telur, gula pasir, baking powder, garam, touge, bihun dll.Teknik pengolahan yang digunakan antara laian, clear simmering (direbus), chaow fraying (digoreng), jin (ditumis), ji’ah (ditumis dengan minyak banyak), braising (direbus), dan jing (dikukus). (2) kuliner etnis Arab di Kota Singaraja yaitu nasi kebuli, nasi mandhi, kebab ayam, shwarma, salata, salata tamran, kari, sambosa, roti maryam dan jus kurmis (kurma kismis).Bahan-bahan yang digunakan meliputi, beras, daging ayam, daging kambing buncis, bawang bombay, selada, mentimun, tomat, seledri, kentang bumbu cengkeh, kapulaga, oregano, kayu manis dll, bahan untuk jajan, air, tepung terigu, telur, minyak goreng, kulit sambosa, mayones, saos tomat. Teknik pengolahan yang digunakan antara lain,ealaa albukhar (dikukus), maghli (direbus), makhbuz (dipanggang), almaqaliyah (digoreng), maqli (ditumis), dan makhluth (diblender).Kata Kunci : Kota Singaraja, Kuliner etnis Arab, Kulineretnis Tionghoa, Reinventarisasi This study aims to inventory the cuirin of Chinese and Arabian in Singaraja includes the type of food, ingredients and processing techniques. This research was in Singaraja, the source are the informant from, housewife, food seller, and PKK mothers who made the cusine Chines and Arabian . Technique of collecting data by observation and interview method, while research instrument used by observation and interview guidelines. Data analysis using descriptive technique. The results of this study show (1) Chinese culinary in Singaraja are cai cuk (chicken porridge), chao fan (fried rice), ta noodle, kolobak, fried vermiceli, fried noodle, cay cap, fu yung hai , noodle soup, bakwan mix, siomay fish, kwetiau, tart, pao, cakwe, me pa, my cake, diamond cupcakes, and lumpia. Basic used various of caliber, pork, cabage, carrot, chicory, green vegetables, onion, garlic, oyster sauce, pepper, sesame oil, salty soy sauce and soy sauce ingredients for snacks of wheat flour, sticky rice, rice flour, eggs, sugar sand, baking powder, salt, touge, vermicelli etc. Used between laian, clear simmering (boiled), chaow fraying (fried), jin (sauteed), ji'ah (sauteed with lots of oil), braising (boiled), and jing (steamed). (2) Arabian culinary in singaraja are kebuli rice, mandhi rice, chicken kebab, shwarma, salata, salata tamran, curry, sambosa, maryam bread and juice curdat (currant dates). Materials used, rice, chicken meat, goat meat, onion, lettuce, cucumber, tomato, celery, potato seasoning cloves, cardamom, oregano, cinnamon etc. Iingredients for snack, water, wheat flour, egg, cooking oil, sambosa skin, mayonnaise, tomato sauce. Processing techniques used include, ealaa albukhar (steamed), maghli (boiled), makhbuz (baked), almaqaliyah (fried), maqli (sauteed), and makhluth (blended).keyword : Singaraja citi, cuisine of Arabia, cuisine of Chinese, inventort
Pengembangan Jobsheet Berbasis Media Fragmen Dalam Pembelajaran Praktek Tehnik Tailoring ., Ni Kadek Emma Pratiwi; ., Dr. I Gede Sudirtha, S.Pd, M.Pd; ., Dra. I Dewa Ayu Made Budhyani, M.Pd.
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 8, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v8i2.12567

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil pengembangkan produk berupa jobsheet yang berbasis media fragmen sebagai media pembelajaran.Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini dengan menggunakan metode observasi dan angket/kuisioner penilaian ahli media dan ahli isi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa lembar observasi dan lembar kusioner penilaian ahli media dan ahli isi berdasarkan dengan skala3 pernyataan baik, cukup, dan kurang yang diujikan pada 3 ahli media dan 1 ahli isi terdiri dari dosen Tata Busana. Selanjutnya dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan pada penelitian pengembangan jobsheet berbasis media fragmen dalam pembelajaran praktek Tekhnik Tailoring dapat disimpulkan bahwa jobsheet berbasis media fragmen dalam pembelajaran praktek Tekhnik Tailoring yang dirancang dapat membantu mahasiswa dalam pengerjaan tugas dan memudahkan mahasiswa dalam mengikuti instruksi yang ada pada jobsheet yang berikan. Berdasarkan rekapitulasi penilaian ahli isi memperlihatkan jika dikonversikan dengan kriteria hasil penilaian ahli isi maka dapat dipaparkan hasil penilaian ahli isi memperoleh hasil yang termasuk dalam kategori baik dengan skor rata-rata 43. Serta berdasarkan rekapitulasi penilaian ahli media memperlihatkan jika dikonversikan dengan kriteria hasil penilaian ahli media maka dapat dipaparkan hasil penilaian ahli media memperoleh hasil yang termasuk dalam kategori baik dengan skor rata-rata 34,67. Sehingga bisa dijadikan sebagai alat bantu dalam proses pembelajaran. Kata Kunci : Fragmen, jobsheet, pengembangan This development reseach aims to know the results of product development in the form of jobsheet- based fragment nedia as a medium of learning. Data collection methods used in this study by using the method of observation and questionnaire assessment of media experts and content experts. The instruments used in this study are an observation sheet aand an expert media assessment sheet and a content expert based on a 3-point statement good, enough, and insufficient were tested on 3 media experts and 1 content expert.Then analyzed using technical descriptive analysis. Based on the result of research and discussion on research development of fragmented media- based jobsheet in the learning practice of Tailoring Techniquescan be concluded that the fragment- based jocbsheet in the learning practise tailings designed to assist students in work tasks and allows students to follow instructions on the jobsheets. Based on the recapitulation of expert opinion contents show if converted on the criteria of the result of expert assessment of the content it can be presented the result of the content expert’s evaluation abtained the result included in the category of good with an average score of 43. Based on the recapitulation of expert opinion media’s show if converted on the criteria of the result of experts assessment of the media it can be presented the result of the media expert’s evaluation abtained the result included in the category of good with an average score of 34,67. So it hopefully can be used as a tool in the learning process.keyword : Fragments, jobsheet, development
PENERAPAN SMOCK DENGAN KOMBINASI TEKNIK KORSASE DAN MANIK MUTIARA PADA LENAN RUMAH TANGGA ., Nilam Sari; ., Dr. Ni Ketut Widiartini, S.Pd.,M.Pd; ., Made Diah Angendari, S.Pd., M.Pd.
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 8, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v8i2.15345

Abstract

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas produk lenan rumah tangga dari penerapan smock dengan kombinasi teknik korsase dan manik mutiara dilihat dari prinsip dan unsur desain. Jenis penelitian ini adalah penelitian ekperimen, metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu lembar observasi (lembar uji panelis) dan dikonversi dengan pedoman skala 3 (baik, cukup, dan tidak baik),dan diuji oleh 18 orang panelis terlatih. Data uji kualitas dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian memperoleh skor 2,62 secara keseluruhan dengan kategori hasil yang baik dan dapat dikatakan berkualitas. Hal ini dapat dilihat pada, (1) keselarasan memperoleh skor 2,76 berada dalam kategori baik,(2) keseimbangan memperoleh skor 2,57 berada dalam kategori baik, (3) irama memperoleh skor 2,59 berada dalam kategori baik, (4) pusat perhatian (center of interest) memperoleh skor 2,48 berada dalam kategori baik, (5) kesatuan memperoleh skor 2,69 berada dalam kategori baikKata Kunci : kualitas, korsase, lenan rumah tangga, smock This study aims to determine the quality of household linen products from the application of smock with a combination of corsage techniques and pearl beads seen from the principles and design elements. The type of this research is experimental research, data collection used observation method. The instrument used in this research is the observation sheet (panelist test sheet) and converted with 3 (good, fair, and not good) guideline, tested by 18 trained panelists. Quality test data were analyzed by using quantitative descriptive technique. The results obtained a score of 2.62 overall with good results category and can be said to be qualified. This can be seen in, (1) the alignment of getting a score of 2.76 is in either category, (2) the balance of scoring 2.57 is in either category, (3) the rhythm getting the score of 2.59 is in either category, (4) ) the center of interest earned a score of 2.48 in either category, (5) the unity score of 2.69 was in either category.keyword : corsages, household linen, qulity, smock
Pengembangan Tata Rias Fantasi dengan Sumber Ide Mitologi China ., Made Yunitari; ., Dr. I Gede Sudirtha, S.Pd, M.Pd; ., Made Diah Angendari, S.Pd., M.Pd.
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 8, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v8i2.16012

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk (1) mendeskripsikan proses pengembangan tata rias fantasi; (2) menerangkan hasil akhir dari pengembangan tata rias fantasi. Jenis penelitian yang digunakan adalah research and development dengan model ADDIE. Subyek dari penelitian ini yaitu 2 orang ahli isi instrumen dan 2 orang ahli produk yang akan menilai hasil produk tata rias fantasi dengan sumber ide mitologi China. Penelitian menggunakan analisis kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian yang diperoleh meliputi (1) Proses pengembangan tata rias fantasi dengan sumber ide mitologi China dimulai dari tahap analisis, desain, pengembangan terdiri dari persiapan dan pelaksanaan, implementasi dan evaluasi berupa saran para ahli produk (2) Hasil akhir berupa tata rias fantasi meliputi tata rias wajah, penataan rambut dan body painting yang dikembangkan dari sumber ide mitologi China. Hasil penilaian yang didapatkan dari para ahli produk yakni tingkat pencapaian dari validitas produk adalah 94.99% dengan kualifikasi produk dapat dikatakan sangat baikKata Kunci : Mitologi China, Pengembangan, Sumber Ide, Tata Rias Fantasi The study arrived at (1) describing the process of developing fantasy makeup; (2) explaining the final result of developing fantasy makeup. The type of this qualitative and quantitative study was research and development with ADDIE research model. The subject of this study were 2 instrument content experts and 2 product experts who assessed the result of fantasy makeup products with the source of Chinese mythological idea. The study reveals (1) The process of developing fantasy makeup with the source of Chinese mythological idea starting from the stage of analysis, design, development, consisting of preparation and implementation, implementation and evaluation in the form of advice from product experts (2) The final results in the form of fantasy makeup include facial makeup, hair styling and body painting which are developed from the source of Chinese mythological idea. The obtained assesssment result from the product experts is the level of achievement of product validity is 94.99% which means that the product is categorized as a very good product.keyword : Chinese Mythology, Development, Idea Source, Fantasy Makeup
PENGEMBANGAN KEBAYA LONGTORSO DENGAN TEKNIK BORDIR ., Ni Nyoman Dina Triana Dewi; ., Dr. Ni Ketut Widiartini, S.Pd.,M.Pd; ., Made Diah Angendari, S.Pd., M.Pd.
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 8, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v8i2.18435

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengembangan kebaya longtorso dengan teknik bordir. Penelitian pengembangan atau Research and Development dengan metode ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation and Evaluation). Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Metode pengumpulan data dilakukan dengan penilaian instrumen pengembangan kebaya longtorso dengan teknik bordir. Instrumen ini diuji oleh dua ahli isi, yang dihitung dengan rumus Greogory, sehingga validitas instrumen diperoleh sebesar 1. Instrumen ini berkategori sangat tinggi sehingga dapat digunakan untuk uji produk. Penelitian ini memperoleh hasil pada setiap langkah ADDIE, diantaranya (a) Analysis, menganalisis desain, bahan, bentuk, warna dengan teliti sehingga rancangan yang dibuat dapat diterapkan pada tahap berikutnya. (b) Desain dibuat sesuai dengan model kebaya longtorso yang dikembangkan. (c) Development/ pengembangan longtorso yang dijadikan model kebaya tanpa menghilangkan pakem kebaya itu sendiri. (d) Implementation, hasil penilaian produk mendapatkan nilai rerata 96,97% dari paha ahli produk. (e) Evaluation pada setiap tahapan pengembangan kebaya longtorso.Kata Kunci : Pengembangan Kebaya, Longtorso, Teknik Bordir The purpose of this study was to determine the development of kebaya longtorso with embroidery techniques. Research or Development research using the ADDIE method (Analysis, Design, Development, Implementation and Evaluation). This study uses descriptive qualitative and quantitative research methods. The method of data collection is done by assessing the instrument for developing kebaya longtorso with embroidery techniques. This instrument was tested by two content experts, calculated by Greogory formula, so that the validity of the instrument was obtained by 1. This instrument is categorized very high so that it can be used for product testing. This research obtained results in each ADDIE step, including (a) Analysis, analyzing the design, material, shape, color carefully so that the design made can be applied in the next stage. (b) The design is made in according to the kebaya longtorso model developed. (c) Development of a longtorso that is used as a model kebaya without losing the standard of the kebaya itself. (d) Implementation, the product assessment results get an average value of 96,97% of the product thigh expert. (e) Evaluation at each stage of development of kebaya longtorso.keyword : Kebaya development, Longtorso, embroidery techniques
UJI KUALITAS KUE SATU BERBAHAN TEPUNG KARA KRATOK (PHASEOLUS LUNATUS L) ., Komang Eva Suryastini; ., Ni Made Suriani, S.Pd, M.Par.; ., Dra. Damiati, M.Kes
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 8, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v8i2.21636

Abstract

Penelitian eksperimen ini bertujuan untuk mengetahui kualitas kue satu berbahan tepung kara kratok (Phaseolus lunatus L) yang dilihat dari aspek (1) aroma, (2) rasa, dan (3) tekstur. Panelis dalam penelitian ini menggunakan panelis terlatih yang terdiri dari 20 orang panelis. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode observasi dengan menggunakan instrumen berupa lembar uji organoleptik dengan 3 tingkatan yaitu baik, cukup, kurang. Data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis data deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) Kualitas kue satu berbahan tepung kara kratok dilihat dari aspek aroma berada dalam kategori baik (3,00), sesuai dengan tolok ukur yaitu khas kacang kara kratok. (2) Kualitas kue satu berbahan tepung kara kratok dilihat dari aspek rasa berada dalam kategori baik (2,85), sesuai dengan tolok ukur yaitu manis. (3) Kualitas kue satu berbahan tepung kara kratok dilihat dari aspek tekstur berada dalam kategori baik (2,85), sesuai dengan tolok ukur yaitu rapuh.Kata Kunci : Tepung Kara Kratok, Kue Satu, Aroma, Rasa, Tekstur This experimental study aims to determine the quality of kue satu made from kara kratok flour (Phaseolus lunatus L) which is seen from the aspects of (1) aroma, (2) taste, and (3) texture. Panelists in this study used trained panelists consisting of 20 panelists. The data collection method used in this study is the observation method using an instrument in the form of an organoleptic test sheet with 3 levels: good, enough, less. Data were analyzed using quantitative descriptive data analysis techniques. The results of this study indicate (1) The quality of kue satu made from kara kratok flour viewed from the aspect of aroma is in the good category (3.00), which is typical of kara kratok beans. (2) The quality of kue satu made from kara kratok flour viewed from the aspect of taste is in the good category (2.85), which is sweet. (3) The quality of kue satu made from kara kratok flour viewed from the aspect of texture is in the good category (2.85), which is fragile.keyword : Kara Kratok Flour, Kue Satu, Aroma, Taste, Texture