cover
Contact Name
Kadek Sutrisna
Contact Email
kadeksutrisna21@gmail.com
Phone
+6287860459291
Journal Mail Official
kadeksutrisna21@gmail.com
Editorial Address
Universitas Pendidikan Ganesha Jl. Udayana Kampus Tengah Singaraja, Bali, Indonesia 81116 Telp. +62362-22928
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga
ISSN : 25991434     EISSN : 25991442     DOI : 10.23887
Core Subject : Education,
urnal BOSAPARIS : Pendidikan Kesejahteraan Keluarga is a scientific journal published by the Universitas Pendidikan Ganesha and professionally managed by the Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Jurusan Teknologi Industri, Fakultas Teknik dan Kejuruan. This journal aims to accommodate articles of research results and the results of community service in the fields of Cullinary, Fashion, Hospitality, and Beauty/Cosmetology. In the end, this Journal is expected to provide a description of the development of science and technology in the field of family welfare education for the academic community. This journal is published 3 times a year (March, July, and November). The Focus Jurnal BOSAPARIS : Pendidikan Kesejahteraan Keluarga is to provide articles of research results in the field of family welfare education The Scope Jurnal BOSAPARIS : Pendidikan Kesejahteraan Keluarga encompasses but not limited to the following: Cullinary Art, Fashion, Hospitality, and Beauty/Cosmetology.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 28 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 1 (2015)" : 28 Documents clear
PEMANFAATAN PULP CACAO ( Theobroma Cacao ) UNTUK PEMBUATAN SELAI Putu Eka Suriawan .; Ni Desak Made Sri Adnyawati, S.Pd,M.Pd .; Cokorda Istri Raka Marsiti,S.Pd., M.Pd .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v3i1.5967

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pengolahan selai dari pulp cacao dan kualitas selai dari pulp cacao yang ditinjau dari aspek aroma, warna, tekstur, dan rasa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi dengan menggunakan teknik deskriptif kuantitatif untuk menganalisa data dari hasil uji panelis. Panelis dalam penelitian ini merupakan panelis terlatih yang terdiri dari 20 panelis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses pengolahan selai dari pulp cacao dilakukan dengan 3 tahap yaitu persiapan alat, persiapan bahan,dan pengolahan. Proses pengolahan selai dari pulp cacao dilakukan dengan cara memasak cairan pulp cacao dengan api kecil dan menambahkan bahan-bahan lain seperti gula pasir, garam, kayu manis, dan air. Uji kualitas selai dari pulp cacao yang ditinjau dari aspek Aroma berada pada kategori baik dengan skor 2,7. Warna berada pada kategori baik dengan skor 2,55. Tekstur berada pada kategori baik dengan skor 2,9. Rasa berada pada kategori baik dengan skor 2,7.Kata Kunci : pulp cacao, selai, kualitas. Husband research aims for knowing Processing Jams From the pulp of cacao and cocoa pulp quality Jam Of The terms of aroma aspect, color, texture, taste and. The method used is a method hearts Observation Research husband used for quantitative descriptive technique to analyze data of test results panelists. Panelists hearts This study is a label Trained panelists Consisting using 20 panelists. Research results indicate that the initial process of pulp processing cocoa butter is done with 3 Phase Namely Preparation tool, Preparation Materials, and Processing. Processing Jams From the pulp of cacao done by cooking liquid cocoa pulp with Small fire and add other ingredients such as sugar, salt, cinnamon, and air quality test Jams From the pulp of cacao The terms of aspect is on Category Good Aroma with scores 2.7. Both colors are on Category with scores 2,55. Texture is on Category Both with scores 2.9. Good taste is on Category with scores of 2.7. keyword : cacao pulp, jam, quality
KONTRIBUSI MOTIVASI MEMASUKI DUNIA KERJA DAN PENGALAMAN PRAKTIK KERJA INDUSTRI TERHADAP KESIAPAN KERJA SISWA KELAS XII PROGRAM KEAHLIAN TATA BOGA SMK N 2 SINGARAJA Dewa Ayu Putu Putri Pramitha Sari .; Dra. Damiati, M.Kes .; Ni Made Suriani, S.Pd, M.Par. .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v3i1.5968

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui kontribusi motivasi memasuki dunia kerja terhadap kesiapan kerja siswa program keahlian tata boga (2) mengetahui kontribusi pengalaman praktik kerja industri terhadap kesiapan kerja siswa program keahlian tata boga, dan (3) mengetahui kontribusi bersama motivasi memasuki dunia kerja dan pengalaman praktik kerja industri terhadap kesiapan kerja siswa program keahlian tata boga. Subjek penelitian adalah siswa kelas XII SMK Negeri 2 Singaraja Tahun Ajaran 2014 / 2015 yang didapatkan menggunakan teknik simple random sampling yaitu sebanyak 87 orang dengan jumlah populasi 170 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan cara studi kepustakaan dan metode kuesioner atau angket. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis korelasi sederhana Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontribusi antara motivasi memasuki dunia kerja terhadap kesiapan kerja siswa kelas XII program keahlian tata boga adalah cukup yaitu sebesar 34,3%, sedangkan kontribusi pengalaman praktik kerja industri terhadap kesiapan kerja siswa kelas XII program keahlian tata boga adalah cukup yaitu sebesar 32,7%, dan kontribusi bersama motivasi memasuki dunia kerja dan pengalaman praktik kerja industri terhadap kesiapan kerja siswa kelas XII program keahlian tata boga sebesar 47,6% dalam kategori tinggi. Kata Kunci : Kesiapan Kerja, Motivasi Memasuki Dunia Kerja, Pengalaman Praktik Kerja Industri This research aims to: (1) determine the contribution of working motivation toward student’s work readiness of food and beverage programme, (2) determine the contribution of on the job training experience toward student’s work readiness of food and beverage programme, and (3) determine the contribution of collective working motivation and on the job training experience toward student’s work readiness of food and beverage programme. The subjects were students of 12st grade at SMK N 2 Singaraja in academic year 2014 / 2015 with size 170 students and by using simple random sampling method a sample of size 87 was taken. Data were collected by literature study and using questionnaires. Data were analyzed by Product Momment Pearson correlation. The result showed that contribution of working motivation toward student’s work readiness of food and beverage programme is 34.3%, while the contribution of on the job training experience toward student’s work readiness of food and beverage programme is 32.7%, and the contribution of collective working motivation and on the job training experience toward student’s work readiness of food and beverage programme is 47.6%. keyword : Work Readiness, Working Motivation, Job Training Experience
STUDI EKSPERIMEN PEMANFAATAN BUAH MENGKUDU (MORINDA CITRIFOLIA) MENJADI MINUMAN SERBUK Ni Luh Ernawati .; Ni Wayan Sukerti, S.Pd, M.Pd. .; Ida Ayu Putu Hemy Ekayani, S.Pd., M.Pd .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v3i1.5971

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui (1) proses pembuatan minuman serbuk buah mengkudu dan (2) tingkat kesukaan panelis terhadap minuman serbuk buah mengkudu dilihat dari aspek warna, aroma, dan rasa. Jenis penelitian yang digunakan yaitu eksperimen. Pengumpulan data menggunakan metode observasi melalui uji organoleptik yang dilakukan oleh 50 orang panelis. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu lembar uji mutu hedonik dengan 3 kategori suka, cukup suka, dan tidak suka. Hasil data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) proses pembuatan minuman serbuk buah mengkudu yaitu: a) pemilihan buah mengkudu yang masak, b) buah dikupas dan dicuci, c) buah dihancurkan dengan menggunakan juicer untuk mendapatkan sari buah, d) sari buah, dicampur dengan putih telur yang sudah dikocok kaku dan asam sitrat kemudian di mixer kembali, e) tuangkan ke loyang, hamparkan tipis- tipis, lalu di oven dengan suhu 55-600C hingga kering (±6 – 8 jam), f) serbuk buah mengkudu kemudian diblender dengan gula halus, diayak dan dikemas. (2) tingkat kesukaan panelis terhadap minuman serbuk buah mengkudu dari aspek warna diperoleh persentase 58% dengan katagori suka, 38% dengan katagori cukup suka, dan 4% dengan katagori tidak suka. Aspek aroma diperoleh persentase 28% dengan katagori suka, 28% dengan katagori cukup suka, dan 44% dengan katagori tidak suka. Aspek rasa diperoleh persentase 58% dengan katagori suka, 22% dengan katagori cukup suka, dan 20% dengan katagori tidak suka. Kata Kunci : buah mengkudu, kesukaan, minuman serbuk This research aimed at ascertaining (1) the process of making noni powder drink and (2) the frequency of panelist’s fondness to noni powder drink seen from clor aspect, aroma, and flavor. This research was experimental research. The method of data collection in this research was observation method by organoleptic test conducted by 50 panelists. The instrument that used in this research was hedonic quality test sheets with 3 category like, quite likes, and dislikes.The data were analyzed using qualitative descriptive and quantitative descriptive. The result of this research showed (1) the process of making noni fruit powder drink namely: a) the selection of noni, b) the fruit peeled and washed, c) the fruit destroyed by using a juicer to get juice, d) the juice mixed with beaten egg white stiff and citric acid and then mixer it back, e) pour into baking dish, spread out tipis- thin, then in the oven with a temperature of 55-600C (± 6-8 hours), f) noni powder is dry blended with powdered sugar, sifted and packed. (2) The frequency of panelist’s fondness was noni powder drink obtained from the color aspect percentage 58% in the category like, 38% in the category quite like, and 4% in the categorydislike. Meanwhile, seen from aroma aspect was 28% in the category like, 28% in category quite like, and 44% in category dislike keyword : Noni fruit, fondness, powder drink
PEMANFAATAN KULIT BUAH NAGA MERAH MENJADI SELAI Ni Putu Widya Arsani .; Dra. Damiati, M.Kes .; Ni Made Suriani, S.Pd, M.Par. .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v3i1.5972

Abstract

Penelitian jenis eksperimen ini bertujuan untuk mengetahui kualitas selai kulit buah naga merah dilihat dari aspek rasa, warna, tekstur dan konsistensi. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Panelis dalam penelitian ini merupakan panelis terlatih yang berjumlah 24 orang terdiri dari guru Tata Boga SMK Negeri 1 Seririt, guru Tata Boga SMK Negeri 2 Singaraja, Dosen PKK Tata Boga serta Laboran Tata Boga Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas selai kulit buah naga merah ditinjau dari aspek rasa berada pada kategori baik yaitu manis khas kulit buah naga (2,83), ditinjau dari aspek warna berada pada kategori baik yaitu merah (3), ditinjau dari aspek tekstur berada pada kategori baik yaitu lembut (2,79), ditinjau dari aspek konsistensi berada pada kategori baik yaitu kental (2,83). Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa limbah kulit buah naga merah dapat dimanfaatkan menjadi produk olahan selai. Kata Kunci : Kulit buah naga, kualitas, selai This type of experiment research aims to know the quality of the jam fruit skins of the Red Dragon is seen from the aspect of flavor, color, texture and consistency. Data collection methods used in this research is a method of observation. The data were analyzed using descriptive quantitative techniques. Panelists in this research is a trained panelists that add up to 24 people consists of teachers SMK Negeri 1 Seririt, teachers SMK Negeri 2 Singaraja, lecturer PKK Tata Boga, Laboran Tata Boga as well as the Department of family welfare Education. The results showed that the quality of the leather Red Dragon fruit jams reviewed aspects of the flavor is in the category of good sweet typical skin dragon fruit (2.83), review of aspects of color is good on the category that is red (3), the review of aspects of both categories are on a texture that is soft (2.79), review of aspects of consistency are on both categories namely condensed (2.83). Based on the results of this research it can be concluded that waste of skin Red Dragon fruit can be used in processed products into jam. keyword : Skin dragon fruit, quality, jam
KAJIAN POTENSI EKOWISATA DI DESA SUDAJI SEBAGAI DESA WISATA I Gusti Nyoman Taurus Cahayadi .; Dra. Damiati, M.Kes .; Ni Made Suriani, S.Pd, M.Par. .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v3i1.5973

Abstract

Penelitian kualitatif ini bertujuan untuk mengetahui potensi wisata di Desa Sudaji yang dapat dikembangkan sebagai daya tarik ekowisata. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode observasi dan wawancara bertahap. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskritif kualitatif dimana data yang diperoleh akan dianalisa dengan menggunakan analisis SWOT. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Potensi wisata di Desa Sudaji yang dapat dikembangkan menjadi ekowisata adalah potensi alam, manusia, dan budaya. Kajian Potensi ekowisata berdasarkan analisis SWOT yaitu : a). Kekuatan yang cukup besar berupa potensi alam, potensi manusia dan kebudayaan yang beranekaragam. b). Kelemahan potensi wisata Desa Sudaji yaitu Potensi alam : Beberapa sarana belum mendukung, karakteristik alam di Desa Sudaji pada musim hujan. Potensi Manusia : Sumber tenaga kerja sebagai local guide, ketrampilan masyarakat seadanya. Potensi Budaya : Belum optimalnya kemampuan pengelolaan atraksi seni dan budaya, belum efektifnya networking diantara para pengelola atraksi seni dan budaya daerah. c). Peluang potensi wisata Desa Sudaji. Potensi alam: Adanya perubahan trend pariwisata, wisatawan lebih menikmati dan menghargai panorama alam pedesaan. Potensi manusia : Meningkatkan kapasitas bagi pengelola dan pemandu wisata, meningkatnya hubungan kerjasama dengan pelaku wisata. Potensi Budaya : Desa Sudaji beberapa kali ditunjuk dalam pesta Kesenian Bali, kecendrungan wisatawan Eropa terhadap pariwisata budaya. d). Ancaman yang dapat merusak potensi ekowisata di Desa Sudaji. Potensi Alam : Sampah, penebangan pohon, penggunaan air. Potensi Manusia : Sulitnya lapangan pekerjaan, semakin berkurangnya nilai budaya setiap individu. Potensi Budaya : Masuknya budaya modern, dan akulturasi budaya Kata Kunci : potensi ekowisata, kajian potensi ekowisata. This qualitative research aimed at finding out the tourist potential in Sudaji village that could be developed as ecotourism attraction. The methods used in collecting the data were gradual interview and observation. The data was analyzed descriptive qualitatively in which the data then analyzed by using SWOT analysis. The result of this study showed that the tourist potential in Sudaji village that could be developed as ecotourism were natural potential, human being, and culture. This study was based on SWOT analysis involved; a) the strengths in terms of natural potential, human potential, and cultures; b) the weaknesses of tourist potential in Sudaji village were natural potential; any unsupported facilities, the natural characteristic in Sudaji village on rainy season. Human potential; labor resources as local guide, sober people skills. Cultural potential; the capabilities art and culture attraction management were not optimize yet, the networking among managers of local art and culture attractions was not effective; c) the tourist potential opportunities of Sudaji village. Natural potential; any changes in tourism trend, the tourists were more enjoying and interesting on countryside natural panorama. Human potential; increasing the capacity of managers and tourist guides, increasing the partnership within tourism stakeholders. Cultural potential; the Sudaji village several time designated in Bali art festival show, the European tourists tendency toward cultural tourism; d) threats that could undermine the potential of ecotourism in Sudaji village. Natural potential; garbage, tree felling, water usage. Human potential; difficulties in finding a job, decreasing value of each individual culture. Cultural potential; the entry of modern culture and acculturation. keyword : potential of ecotourism, potential of ecotourism study
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF BERBASIS MULTIMEDIA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MENGOLAH HIDANGAN SALAD PADA SISWA KELAS X BOGA 1 DI SMK NEGERI 1 SERIRIT Seni Rahayu .; Ni Desak Made Sri Adnyawati, S.Pd,M.Pd .; Ni Made Suriani, S.Pd, M.Par. .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v3i1.5974

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui peningkatan hasi lbelajar siswa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif berbasis multimedia mengolah hidangan salad pada siswa kelas X boga 1 di SMK Negeri 1 Seririt. (2 ) mengetahui respon siswa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif berbasis multimedia mengolah hidangan salad pada siswa kelas X boga 1 di SMK Negeri 1 Seririt. Penelitian ini tergolong penelitian tindakan kelas. Penelitianini dilaksanakan sebanyak 2 siklus. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, tindakan, observasi / evaluasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini terdiri dari 34 orang. Data hasil belajar dikumpulkan dengan tes hasil belajar dan tes unjuk kerja. Analisis data diatas dilakukan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada siklus I rata – rata skor sebesar 70,89 dengan ketuntasan klasikal yang dicapai sebesar 64,71. Pada siklus II rata – rata skor 74,38 dengan kualifikasi Memenuhi KKM, ketuntasan klasikalnya 91,12 %. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif berbasis multimedia dapat meningkatkan hasilbelajar siswa.Respon siswa terhadap penerapan pembelajaran kooperatif berbasis multimedia mengolah hidangan salad berada pada kualifikasi positif dengan skor rata-rata 65,97. Kata Kunci : HasilBelajar , Kooperatifberbasis multimedia, Respon. This study aims to (1) the determine improvement of student learning outcomes through the implementation of cooperative learning model based multimedia processing salad dish in class X boga 1 in SMK Negeri 1 Seririt. (2) To study the response of the students through the implementation of cooperative learning model based multimedia processing salad dish in class X boga 1 in SMK Negeri 1 Seririt. This study was classified as a class action research. This research was conducted by 2 cycles. Each cycle consists of planning, action, observation / evaluation, and reflection. Subjects of this study consisted of 34. Data collected by the learning outcomes and achievement test performance test. Data analysis was done descriptively above. The results showed that in the first cycle average - average score of 70.89 with classical completeness achieved at 64.71. In the second cycle the average - average score of 74.38 with qualifying Meets KKM, 91.12% classical completeness. The results showed that the application of cooperative learning model based multimedia can improve student learning outcomes. Students' response to the application of multimedia-based cooperative learning process entree salads are on the positive qualification with an average value of 65.97. keyword : Learning Outcomes, multimedia-based Cooperative Response.
UJI SELERA DODOL TERONG BELANDA (TAMARILLO) DILIHAT DARI RASA, TEKSTUR, DAN WARNA Komang Ratna Dewi .; Dra. Damiati, M.Kes .; Cokorda Istri Raka Marsiti,S.Pd., M.Pd .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v3i1.5975

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui selera masyarakat terhadap dodol terong belanda, dilihat dari aspek rasa, tekstur, dan warna. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen dan teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu metode observasi. Dodol terong belanda diuji selera oleh 50 orang panelis konsumen yang diambil dari masyarakat umum Desa Selat Pandan Banten yang dilihat dari aspek rasa, tekstur dan warna. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu lembar uji selera. Selanjutnya dianalisis menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) selera masyarakat terhadap dodol terong belanda ditinjau dari segi rasa dengan perolehan persentase 82% (41 orang) berada pada kategori suka dan 18% (9 orang) berada pada kategori tidak suka. Dilihat dari segi tekstur dengan perolehan persentase 78% (39 orang) berada pada kategori suka dan 22% (11 orang) berada pada kategori tidak suka, sedangkan dilihat dari segi warna 98% (49 orang) berada pada kategori suka dan 2% (1 orang) berada pada kategori tidak suka. Kata Kunci : Terong belanda, Dodol, Selera This study aims to determine the tastes of society to dodol tamarillo, seen from the aspect of flavor, texture, and color.This research is an experimental research and data collection techniques were used that method of observation. Dodo tamarillo taste tested by a consumer panel of 50 people drawn from the general public Desa Pandan Banten Strait as seen from the aspect of flavor, texture and color. Data collection instruments used are taste test sheet. Then analyzed using quantitative descriptive analysis . The results showed (1) the public taste toward dodol tamarillo in terms of flavor with the acquisition of the percentage of 82% ( 41 people ) are in the category of love and 18 % ( 9 people ) are in the category of dislike . In terms of texture with the acquisition of the percentage of 78 % ( 39 people ) are in the category of love and 22 % ( 11 people ) are in the category do not like , whereas in terms of color of 98 % ( 49 people ) are in the category of love and 2 % ( 1 people ) are in the category of dislike . keyword : tamarillo , Dodol , Tastes
PENERAPAN HIGIENE SANITASI PENGOLAHAN MAKANAN DI KITCHEN HOTEL THE LAGUNA, A LUXURY COLLECTION RESORT & SPA NUSA DUA, BALI Ni Nyoman Yudiantari .; Cokorda Istri Raka Marsiti,S.Pd., M.Pd .; Ida Ayu Putu Hemy Ekayani, S.Pd., M.Pd .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v3i1.5976

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) penerapan higiene sanitasi pengolahan makanan di kitchen hotel The Laguna, a Luxury Collection Resort & Spa Nusa Dua, Bali (2) upaya yang dilakukan pihak hotel The Laguna a Luxury Collection Resort & Spa, Nusa Dua, Bali untuk meningkatkan disiplin kerja staff kitchen dalam menerapkan higiene sanitasi pada kegiatan pengolahan makanan. Pengumpulan data dilakukan melalui metode observasi, wawancara, dan studi dokumen. Data dianalisis melalui empat proses yaitu (1) pengumpulan data, (2) reduksi data, (3) display data serta (4) mengambil kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian ini adalah (1) penerapan higiene sanitasi pengolahan makanan di kitchen hotel The Laguna a Luxury Collection Resort & Spa Nusa Dua, Bali secara umum sudah dilaksanakan dengan baik, meliputi higiene sanitasi ruangan, higiene sanitasi peralatan, higiene sanitasi bahan makanan. Namun penerapan personal hygiene staff kitchen masih kurang. Terdapat beberapa staff kitchen yang tidak menggunakan sarung tangan dan topi koki saat mengolah makanan. (2) Upaya yang dilakukan untuk meningkatkan disiplin kerja staff kitchen dalam menerapkan higiene sanitasi yaitu dengan membentuk champion higiene sanitasi yang bertugas memberikan training class terkait penerapan higiene sanitasi, melaksanakan Internal Audit, melakukan pendekatan kepada staff kitchen yang tidak disiplin, dan menyediakan fasilitas pendukung penerapan higiene sanitasi. Kata Kunci : higiene sanitasi, kitchen, pengolahan makanan. The aims of this research is to know (1) the application of hygiene and sanitation of food processing in hotel kitchen The Laguna a Luxury Collection Resort & Spa Nusa Dua, Bali, (2) the efforts made by the hotel The Laguna a Luxury Collection Resort & Spa, Nusa Dua, Bali in maintaining and improving the application of hygiene and sanitation in food processing activities. Data were analyzed through four processes, such as: (1) data collection, (2) data reduction, (3) display data, and (4) the conclusion and verification. The results of this study were: (1) the application of hygiene and sanitation of the food processing in hotel kitchen The Laguna a Luxury Collection Resort & Spa Nusa Dua, Bali in general has been well implemented. This can be seen from the hygiene sanitation of food processing including the hygiene sanitation of processing room, hygiene and sanitation of equipment, and hygiene sanitation of foodstuffs. However, the application of personal hygiene of kitchen staff was quite lacking. It was caused some kitchen staff are less hand gloves and not wearing a hat chef while processed some food, (2) The efforts to improve the application of hygiene and sanitation were to establish the champion of hygiene and sanitation, where assigned to provide training class on the application of hygiene and sanitation, implementing Internal Audit, and also approach to the kitchen staff. In addition, the hotel also made another effort to provide facilities to support the application of hygiene and sanitation. keyword : hygiene sanitation, kitchen, food processing.

Page 3 of 3 | Total Record : 28