cover
Contact Name
Kadek Sutrisna
Contact Email
kadeksutrisna21@gmail.com
Phone
+6287860459291
Journal Mail Official
kadeksutrisna21@gmail.com
Editorial Address
Universitas Pendidikan Ganesha Jl. Udayana Kampus Tengah Singaraja, Bali, Indonesia 81116 Telp. +62362-22928
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga
ISSN : 25991434     EISSN : 25991442     DOI : 10.23887
Core Subject : Education,
urnal BOSAPARIS : Pendidikan Kesejahteraan Keluarga is a scientific journal published by the Universitas Pendidikan Ganesha and professionally managed by the Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Jurusan Teknologi Industri, Fakultas Teknik dan Kejuruan. This journal aims to accommodate articles of research results and the results of community service in the fields of Cullinary, Fashion, Hospitality, and Beauty/Cosmetology. In the end, this Journal is expected to provide a description of the development of science and technology in the field of family welfare education for the academic community. This journal is published 3 times a year (March, July, and November). The Focus Jurnal BOSAPARIS : Pendidikan Kesejahteraan Keluarga is to provide articles of research results in the field of family welfare education The Scope Jurnal BOSAPARIS : Pendidikan Kesejahteraan Keluarga encompasses but not limited to the following: Cullinary Art, Fashion, Hospitality, and Beauty/Cosmetology.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol. 7 No. 1 (2017)" : 20 Documents clear
Trend Perkembangan Kamben Bali Dikalangan Remaja Kota Singaraja, Kabupaten Buleleng Anggirihin Kusuma .; I Gede Sudirtha, S.Pd, M.Pd .; Made Diah Angendari, S.Pd. .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 7 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v7i1.9902

Abstract

Penelitian ini bertujuan: untuk mengetahui perkembangan kamben dikalangan remaja di kota Singaraja dilihat dari: (1) model dan jenis kain. (2) etika dan estetika berbusana. Sumber informan sebanyak 12 orang termasuk informan kunci. Objek penelitian yaitu perkembangan kamben dari model dan jenis kain dan ditinjau dari segi etika dan estetika berbusana. Instrumen penelitian berupa pedoman observasi dan pedoman wawancara. Metode analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif yang menjelaskan dan mengungkapkan sesungguhnya hasil penelitian yang dilakukan. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa (1) perkembangan kamben dilihat dari model yaitu berupa kamben yang dililitkan, kamben yang tidak dililitkan yaitu kamben jadi belahan tertutup, kamben jadi belahan terbuka, kamben shakuntala, kamben dengan wiru, kamben duyung, dan kamben thapki. Jenis kain yang digunakan berupa kain batik, kain bordir, kain endek, kain licra, kain satin, kain songket dan kain plisket. (2) perkembangan kamben ditinjau dari segi etika berbusana, harus sesuai dengan kesempatan dalam menggunakan kamben, sedangkan dari segi estetika berbusana, disesuaikan dengan motif, warna, bentuk tubuh dan mengikuti trend yang ada. Kata Kunci : Kata-kata kunci : Estetika, Etika, Jenis Kain, Model, Perkembangan Kamben This research aims: to know the improvement of kamben amoung the youth in Singaraja city observed from: (1) model and type of cloth. (2) ethich and esthetics of dressing. There were 12 people as source of informants including key informant. The kamben object was the development of models and types of fabric in terms of ethich and aesthetics of dressing. The research instruments were guidelines for observation, and interview guidelines. The method of data analysis using descriptive qualitative analysis that explained and showed the actual results of the researsh conducted. The research showed that (1) the development kamben terms of the models was that wound around. Kamben was not wound around such as, closed splitting kamben, kamben with pleat, mermaind kamben. The type of fabrich used batik, border, endek (Balinese cloth), licra, satin and songket. (2) Kamben developments in terms of the ethics of dress should adjust the situation in the use of temporary kamben, while in terms of the aesthetich of dress fitted with motif, color, body shape and to follow the trend. keyword : Key words: Aesthetics, Ethics, Kinds of Clothes, Model, the development of Kamben
REINVENTARISASI MAKANAN TRADISIONAL KHAS KECAMATAN MELAYA, KABUPATEN JEMBRANA, PROVINSI BALI Putu Dika Indrawan .; Cokorda Istri Raka Marsiti,S.Pd., M.Pd .; Luh Masdarini, S.Pd .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 7 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v7i1.9905

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan reinventarisasi makanan tradisional khas Kecamatan Melaya Kabupaten Jembrana, dilihat dari jenis hidangan, peralatan, teknik pengolahan, dan teknik penyajian. Jenis penelitian ini yaitu survei. Teknik pemilihan informan yaitu Purposive Sampling dan Accidental Sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi dan wawancara, instrumen penelitian menggunakan lembar observasi dan panduan wawancara. Analisis data menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reinventarisasi makanan tradisional khas Kecamatan Melaya dilihat dari jenis hidangan makanan pokok, lauk pauk, sayuran, sambal, jajanan dan minuman. jenis peralatan persiapan (tiuk, golok, penyangihan, waskom, ngiu, talenan, ulekan, kikihan, solet, lesung, lu, penyeluhan, penyaringan, gentong tanah), alat pengolahan (kompor, paon, panci, sendok goreng, sendok saring, sendok jukut, dandang, kukusan, ketel, pengorengan, pemanggangan, penglaklakan), alat penyajian (sokasi, sendok nasi, kapar, lumur, piring, mangkok, jembung, sendok makan, lepekan,), teknik pengolahan meliputi teknik persiapan (ngukus, ngengseb, ngoreng, nimbus, nunu), Teknik penyajian yang digunakan dalam menyajikan makanan tradisional khas Kecamatan Melaya Kabaupaten Jembrana meliputi (piring, ingke, jembung, mangkuk, gelas). Kata Kunci : Kata kunci : Reinventarisasi, Makanan Tradisional, Desa Melaya. ABSTRAK This study aimed at describing Re-inventory oftraditional food from Malaya sub-district of Jembrana regency seen from the types of serving, equipment, technique process, and presentation technique. This type of research is a survey. The method in selecting informant is by using Purposive and Accidental Sampling. The method of data collection is by using observation and interview. The instruments in this research are observation sheet, and interview guide. Data analysis of this research is descriptive qualitative. The result of this research showed that Re-inventory of traditional food from Malaya sub-district of Jembrana regency seen from the types of main food serving, vegetables, snacks and beverage, equipments’ type such as (knife, chopper, sharpening, bowl, traditional bowl called ngiu, ulekan, kikihan, solet, lesung, lu, penyeluhan, penyaringan, gentongtanah), processing equipment (kompor, paon,panci, sendok goreng, sendok saring, sendok jukut, dandang, kukusan, ketel, pengorengan, pemanggangan, penglaklakan), serving equipment (sokasi, sendoknasi, kapar, lumur, piring, mangkok, jembung, sendokmakan, lepekan,), processing techniques include preparation techniques (ngukus, ngengseb, ngoreng, nimbus, nunu). Persentation technique is used in serving tradional food from Malaya sub-district, Jembrana regency included (piring, ingke, jembung, mangkuk, gelas). keyword : Keywords : Reinventarisasi, Traditional Food, Melaya village.
Dampak Perkembangan Pariwisata Di Objek wisata Pantai Pemuteran Terhadap Masyarakat Desa Pemuteran Kecamatan Gerokgak Kabupaten Buleleng Made Yogi Andwika Pangestu .; Dra. Damiati, M.Kes .; Ni Made Suriani, S.Pd, M.Par. .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 7 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v7i1.9906

Abstract

Penelitian kualitatif ini bertujuan untuk mengetahui dampak yang ditimbulkan oleh perkembangan pariwisata terhadap (1) perekonomian masyarakat, (2) lingkungan fisik di Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng. Informan ditentukan dengan menggunakan snowball sampling. Pengumpulan data dilakukan di lapangan dengan metode observasi dan wawancara bertahap. Data dianalisis melalui tiga proses yaitu (1) reduksi data, (2) display data serta (3) mengambil kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian ini adalah (1) dampak perkembangan pariwisata terhadap perekonomian masyarakat yaitu : (a) adanya peningkatan pendapatan masyarakat lokal (b) terciptanya lapangan kerja, (c) efek ekonomi pariwisata terhadap perekonomian masyarakat secara menyeluruh, (d) adanya ketergantungan masyarakat terhadap industri pariwisata (e) produk pertanian dan perikanan lokal tidak sepenuhnya terserap oleh industri pariwisata, (2) dampak perkembangan pariwisata terhadap lingkungan fisik yaitu : (a) usaha pemerintah dalam memberdayakan lingkungan sebagai daya tarik wisata, (b) adanya kerusakan habitat liar dan lingkungan alam akibat aktifitas pariwisata, (c) polusi dan pencemaran lingkungan.Kata Kunci : Dampak, masyarakat, pariwisata, perkembangan ABSTRACT This qualitative study was aimed to find out the impact of tourism development to (1) people economy (2) physical environment in Pemuteran village, Gerokgak district, Buleleng regency. The informant was determined by snowball sampling metod. Data collection was did by observation and interview metod. The data was analyzed through three process (1) data reduction (2) display data (3) conclude. The result of this study is (1) the impact of tourism development to people economy (a) there is escalation of people income (b) increase of employment (c) multiplier effects (d) dependency of people to tourism industry (e) the product of local agriculture and fishery was not absorbed by tourism industry (2) the impact of tourism development to physical environment is (1) government effort to empower the environment as tourist attraction (b) nature environment damaged by tourism activity (c) environment pollution and contaminationkeyword : Development, impact, people, tourism
Dampak Perkembangan Pariwisata Di Objek Wisata Pantai Pemuteran Terhadap Masyarakat Desa Pemuteran Kecamatan Gerokgak Kabupaten Buleleng Made Yogi Andwika Pangestu .; Dra. Damiati, M.Kes .; Ni Made Suriani, S.Pd, M.Par. .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 7 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v7i1.9907

Abstract

Penelitian kualitatif ini bertujuan untuk mengetahui dampak yang ditimbulkan oleh perkembangan pariwisata terhadap (1) perekonomian masyarakat, (2) lingkungan fisik di Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng. Informan ditentukan dengan menggunakan snowball sampling. Pengumpulan data dilakukan di lapangan dengan metode observasi dan wawancara bertahap. Data dianalisis melalui tiga proses yaitu (1) reduksi data, (2) display data serta (3) mengambil kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian ini adalah (1) dampak perkembangan pariwisata terhadap perekonomian masyarakat yaitu : (a) adanya peningkatan pendapatan masyarakat lokal (b) terciptanya lapangan kerja, (c) efek ekonomi pariwisata terhadap perekonomian masyarakat secara menyeluruh, (d) adanya ketergantungan masyarakat terhadap industri pariwisata (e) produk pertanian dan perikanan lokal tidak sepenuhnya terserap oleh industri pariwisata, (2) dampak perkembangan pariwisata terhadap lingkungan fisik yaitu : (a) usaha pemerintah dalam memberdayakan lingkungan sebagai daya tarik wisata, (b) adanya kerusakan habitat liar dan lingkungan alam akibat aktifitas pariwisata, (c) polusi dan pencemaran lingkungan.Kata Kunci : Dampak, masyarakat, pariwisata, perkembangan ABSTRACT This qualitative study was aimed to find out the impact of tourism development to (1) people economy (2) physical environment in Pemuteran village, Gerokgak district, Buleleng regency. The informant was determined by snowball sampling metod. Data collection was did by observation and interview metod. The data was analyzed through three process (1) data reduction (2) display data (3) conclude. The result of this study is (1) the impact of tourism development to people economy (a) there is escalation of people income (b) increase of employment (c) multiplier effects (d) dependency of people to tourism industry (e) the product of local agriculture and fishery was not absorbed by tourism industry (2) the impact of tourism development to physical environment is (1) government effort to empower the environment as tourist attraction (b) nature environment damaged by tourism activity (c) environment pollution and contaminationkeyword : Development, impact, people, tourism
IDENTIFIKASI HIDANGAN UNTUK SPA (SOLUS PER AQUA) DI KAWASAN PARIWISATA LOVINA Ni Kadek Sri Wahyuni .; Dra. Damiati, M.Kes .; Luh Masdarini, S.Pd .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 7 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v7i1.9908

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk identifikasi hidangan untuk SPA (Solus Per Aqua) di kawasan pariwisata Lovina meliputi jenis hidangan untuk SPA (Solus Per Aqua) mulai dari appetizer, main course dan dessert. Penelitian ini dilakukan di Kawasan Pariwisata Lovina dengan mengambil 4 (empat) hotel sebagai tempat penelitian yaitu Sunari Villa’s And SPA Resort, Puri Saron, Bayualit Spa’n Resort dan Sundara Chocolate SPA dengan sumber informan Cheff hotel kawasan pariwisata Lovina. Teknik pengumpulan data dengan metode observasi (observation) dan metode wawancara, sedangkan instrumen penelitian yang digunakan yaitu lembar observasi dan panduan wawancara. Analisis data menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hidangan untuk SPA (Solus Per Aqua)di Kawasan Pariwisata Lovina (1) Sunari Villa’s And SPA Resort, hidangan appetizer meliputi tuna fish salad (cold appetizer), cream potato leek soup (hot appetizer), hidangan main course meliputi club house sandwich, BLT sandwich, beef burger dan hidangan dessert meliputi sunari mixed juice (cold dessert) dan indonesia tea (hot dessert). (2) Bayualit Spa’n Resort hidangan appetizer meliputi mix salad (cold appetizer), tomato saup with toas (hot appetizer) hidangan main course meliputi chicken sandwich, club sandwich dan hidangan dessert meliputi mix juice (cold dessert), ginger tea (hot dessert). (3) puri saron, hidangan appetizer meliputi caesar salad (cold appetizer), cream of tomato soup (hot appetizer) hidangan main course meliputi club sandwih, dan hidangan dessert meliputi banana juice (cold dessert) ginger tea (hot dessert). (4) Sundara Chocolate SPA, hidangan appetizer meliputi potato salad (cold appetizer), cream chicken soup (hot appetizer) hidangan main course meliputi club sandwich, smoke beef sandwich, chicken barito dan hidangan dessert meliputi ice ginger chocolate (cold dessert), melamun moctail (cold dessert), original chocolate (cold dessert). Kata Kunci : Kata kunci : Identifikasi, Hidangan untuk SPA (Solus Per Aqua). This study aims to Identify Dishes To SPA (Solus Per Aqua) in Lovina Tourism Region includes the type of dishes to SPA (Solus Per Aqua) from appetizer, main course and dessert. This research was conducted in Lovina Tourism Region by taking four (4) of the hotel as a place of research is Sunari Villa's And SPA Resort, Puri Saron, Bayualit Spa'n Resort and Spa Sundara Chocolate with research informants are the source of Cheff hotel Lovina Tourism Region. Data collection techniques by observation (observation) and interviews, while the research instrument used is the observation sheet and interview guides. Analysis of data using qualitative descriptive technique. The results showed that the dish for SPA (Solus Per Aqua) in Region Tourism Lovina (1) Sunari Villa's And SPA Resort, dish appetizers include tuna fish salad (cold appetizer), cream potato leek soup (hot appetizer), dish main course includes club house sandwich, BLT sandwiches, beef burgers and dessert dishes include sunari mixed juice (cold dessert) and Indonesian tea (hot dessert). (2) Bayualit Spa'n Resort dishes include mixed salad appetizer (cold appetizer), tomato saup with toas (hot appetizer) main course dishes include chicken sandwiches, club sandwiches and dessert dishes include mix juice (cold dessert), ginger tea (hot dessert). (3) puri saron, appetizer dishes include caesar salad (cold appetizer), cream of tomato soup (hot appetizer) main course dishes include sandwih club, and dessert dishes include banana juice (cold dessert) ginger tea (hot dessert). (4) Sundara Chocolate SPA, dish appetizer include potato salad (cold appetizer), cream chicken soup (hot appetizer) dish main course includes club sandwiches, smoke beef sandwiches, chicken barito and dessert dishes include ice ginger chocolate (cold dessert), daydreaming moctail (cold dessert), original chocolate (cold dessert). keyword : Keywords: Identification, Meals for SPA (Solus Per Aqua).
Pengolahan Kue Kering Biji Ketapang Berbahan Tepung Kacang Komak (Lablab Purpureus (L.) Sweet) Nyoman Putriani .; Dra. Damiati, M.Kes .; Dra. Risa Panti Ariani, M.Si. .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 7 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v7i1.9909

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas kue kering “biji ketapang” yang menggunakan substitusi 75% tepung komak dengan 25% tepung terigu dilihat dari aspek rasa, warna, dan tekstur; serta Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode observasi. Instrumen pengumpulan data adalah lembar uji mutu hedonik dengan 3 tingkatan (baik, cukup, dan kurang) yang diujikan kepada 20 panelis. 3 orang dosen jurusan Tata Boga UNDIKSHA 13 orang guru SMK N 2 Singaraja, 4 orang guru SMK Triatmajaya. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan kualitas kue kering “biji ketapang” substitusi 75% tepung komak dengan 25% tepung terigu dari aspek rasa, rata-rata skor sebesar 2,83 pada kategori baik, aspek warna, rata-rata skor sebesar 2,83 pada kategori baik, dan aspek tekstur, rata-rata skor sebesar 2,96 pada kategori baik. Kata Kunci : Kata kunci : biji ketapang, kualitas, kacang komak. Abstract This study aims to determine the quality of pastries "ketapan seed" that uses 75% substitution lablab flour with 25% of wheat flour from the aspect of flavor, color, and texture; as well as the method used in this research is the method of observation. Data collection instrument is the hedonic quality test sheet with 3 levels (good, sufficient and less) were tested on 20 panelists. 3 lecturer Catering UNDIKSHA 13 teachers of SMK N 2 Singaraja, 4 teachers of SMK Triatmajaya. Data were analyzed using descriptive quantitative techniques. The results showed the quality pastries "seed ketapan" lablab flour substitution of 75% to 25% of wheat flour from the aspect of flavor, the average score of 2.83 in both categories, the aspect of color, an average score of 2.83 on both categories and aspects of the texture, the average score of 2.96 in both categories. keyword : Keywords: seed ketapan, quality, lablab bean.
KAJIAN POTENSI WISATA DI DESA MUNDUK KECAMATAN BANJAR KABUPATEN BULELENG Aditya Darmawan .; Dra. Damiati, M.Kes .; Ni Made Suriani, S.Pd, M.Par. .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 7 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v7i1.9910

Abstract

Penelitian kualitatif ini bertujuan untuk mengetahui potensi wisata yang ada di Desa Munduk Kecamatan Banjar Kabupaten Buleleng. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode observasi dan wawancara. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kualitatif dimana data yang diperoleh akan dianalisis dengan menggunakan analisis SWOT. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa potensi wisata di Desa Munduk adalah potensi alam, manusia dan budaya. Kajian potensi wisata berdasarkan analisis SWOT yaitu : a) Kekuatan yang cukup besar berupa potensi alam, potensi manusia dan potensi budaya yang beranekaragam. b) Kelemahan potensi wisata Desa Munduk yaitu Potensi alam : Beberapa sarana belum mendukung, karakteristik alam di Desa Munduk pada musim hujan. Potensi manusia : Sumber tenaga kerja sebagai local guide, keterampilan masyarakat seadanya. Potensi budaya : Belum optimalnya kemampuan pengelolaan atraksi seni dan budaya, belum efektifnya networking diantara para pengelola atraksi seni dan budaya daerah. c) Peluang potensi wisata Desa Munduk yaitu Potensi alam : Adanya perubahan trend pariwisata, wisatawan lebih menikmati dan menghargai panorama alam pedesaan. Potensi manusia : Meningkatkan kapasitas bagi pengelola dan pemandu wisata, meningkatnya hubungan kerjasama dengan pelaku wisata. Potensi budaya : Desa Munduk beberapa kali ditunjuk dalam Pesta Kesenian Bali, kecenderungan wisatawan Eropa terhadap pariwisata budaya. d) Ancaman yang dapat merusak potensi wisata di Desa Munduk yaitu Potensi alam : Sampah, penebangan pohon, penggunaan air. Potensi manusia : Sulitnya lapangan pekerjaan, makin berkurangnya nilai budaya gotong royong setiap individu. Potensi budaya : Masuknya budaya modern dan akulturasi budaya. Kata Kunci : Potensi alam, manusia, budaya This qualitative study aimed to determine the potential of tourism in Munduk village, Banjar sub district, Buleleng regency. Data collection methods used in this research is the method of observation and interviews. Data were analyzed using qualitative descriptive technique in which the data obtained will be analyzed using SWOT. This study has shown that the potential for tourism in the Munduk village is the potential of natural, human and cultural. Assessment of tourism potential by SWOT analysis are a) A large enough force in the form of natural potential, human potential and the potential of diverse cultures. b) Munduk village tourism potential weaknesses that Natural potential :some means not yet support, the Munduk village natural characteristics during the rainy season. Human potential : as a local guide source of labor, people skill is sufficiently. Cultural potential : optimal capability of the management of arts and cultural attractions, yet effective networking among the managers of local arts and cultural attractions. c) Munduk village tourism potential opportunities that Natural potential : any changes in tourism trends, more travelers to enjoy and appreciate the natural scenery of the countryside. Human potential : increase the capacity for managers and local guide, increased partnerships with tour players. Cultural potential : several times at shows in the party art Bali, European travelers tendency towards cultural torism. d) Munduk village tourism potential threat that Natural potential : waste, tree logging, water usage. Human potential : difficult jobs, the less value of culture and than community work each. Cultural potential : the entry of modern culture and acculturation. keyword : Natural potential, Human potential, Cultural potential
Kajian Makanan Khas Lombok pada Tradisi Begawe Merariq di Desa Kuta Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah Suprapto .; Cokorda Istri Raka Marsiti,S.Pd., M.Pd .; Luh Masdarini, S.Pd .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 7 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v7i1.9911

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) jenis-jenis makanan, (2) proses pengolahan makanan, dan (3) teknik penyajian makanan khas Lombok yang diolah pada saat Begawe Merariq. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang mengambil lokasi di Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah. Sumber informan dalam penelitian ini adalah kepala desa, tetua desa, epen gawe, dan agan. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah metode observasi dan wawancara. Lembar observasi dan panduan wawancara digunakan sebagai instrumen penelitian, sedangkan analisis data dilakukan secara deksriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) jenis-jenis makanan khas Lombok yang diolah pada saat Begawe Merariq adalah mi atau nasi putih. Lauk-pauk berupa jangan atau daging. Sayuran berupa ares, nangke, cengeh. Jajanan berupa ore, renggi, peyeq, banget, cerorot, abuk, dan opak-opak, (2) proses pengolahan makanan khas Lombok pada saat Begawe Merariq menggunakan teknik direbus, dikukus, dan digoreng, (3) teknik penyajian makanan khas Lombok pada saat Begawe Merariq menggunakan piring, lomor, dan sador. Makanan pokok, lauk-pauk, dan sayuran disajikan dengan menggunakan piring, kemudian disusun dalam satu sador atau nampan. Teknik penyajian makanan sampingan berupa jajanan disusun dalam jembaq atau baskom yang dibawa oleh undangan yang datang betangko. Sementara teknik penyajian makanan sampingan berupa minuman teh dan kupi disajikan dalam lomor atau gelas kecil.Kata Kunci : kajian makanan, makanan khas Lombok, begawe merariq This study aimed to describe (1) the types of foods, (2) the food processing, and (3) techniques of food preparation Lombok typically processed at the time Begawe Merariq. This research is a qualitative descriptive study that took place in the village of Kuta, District Pujut, Central Lombok. Source informants in this study is the village head, village elders, Epen gawe, and agan. The method used to collect data is the method of observation and interviews. Sheets observation and interview guides used as a research instrument, while the descriptive data analysis is done qualitatively. The results of this study indicate that (1) the types of food Lombok typically processed at the time Begawe Merariq is noodles or white rice. Side dishes such as do or meat. Vegetables such as ares, nangke, cengeh. Snacks such as ore, renggi, peyeq, really, cerorot, Abuk, and opaque opaque, (2) processing of food Lombok when Begawe Merariq using techniques boiled, steamed and fried, (3) the techniques of food preparation Lombok at the time Begawe Merariq using plates, lomor, and Sador. Staple foods, side dishes, and vegetables served using a plate, then arranged in one Sador or trays. Presentation techniques such as side dishes or snacks prepared in jembaq basin carried by the invitation that came betangko. While the techniques of food preparation in the form of tea drinks and side kupi lomor or served in small glasses.keyword : study food, Lombok typical food, begawe merariq
FACE MAKE OVER DENGAN TEKNIK SHADING DAN HIGHLIGHT (STUDI EKSPERIMEN PADA BENTUK WAJAH BUAH PIR DAN PERSEGI) Ni Made Devi Meilasari .; I Gede Sudirtha, S.Pd, M.Pd .; Ni Ketut Widiartini, S.Pd.,M.Pd .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 7 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v7i1.9912

Abstract

Penelitian jenis eksperimen ini bertujuan mengetahui tentang teknik shading dan highlight pada face make over untuk bentuk wajah pir dan persegi. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode observasi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu lembar ceklist berdasarkan tolak ukur dan dikonversi dengan pedoman skala 3 (baik, cukup, kurang baik) yang diujikan kepada 5 panelis terlatih. Data uji kualitas dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini adalah (1) Face make over dengan teknik shading pada bentuk wajah pir berada dalam kategori baik (2,60); (2) Face make over dengan teknik highlight pada bentuk wajah pir berada dalam kategori baik (2,60); (3) Face make over dengan teknik shading pada bentuk wajah persegi berada dalam kategori baik (2,60); (4) face make over dengan teknik higlight pada bentuk wajah persegi berada dalam kategori baik (2,40) Kata Kunci : Kata kunci: Bentuk wajah buah pir, bentuk wajah persegi, teknik shading, teknik highlight The purposes of this research to know about shading and highlgiht technique to pear face shape and square face shape. Method of data collection that used in this study are based on a benchmark checklist sheet and converted to the guidelines 3 scale (good, sufficient, poor) were tested nto 5 trained panelists. Quality of the test data were analyzed using descriptive quantitative technique. Result of this research is (1) face make over with shading technique to peachface stand in good category (2.60); (2) face make over with highlight technique to pear face stand in good category (2,60); (3) face make over with shading technique to square face shape stands in good category (2,60); (4) face make over with highlight technique to square shape stand in good category (2,40). keyword : Keywords: pear face shape, square face shape, shading technique, highlight technique
Studi Tentang Batik Painting (Lukis) Sasambo di Desa Rembitan Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah Nurmayana .; I Gede Sudirtha, S.Pd, M.Pd .; Ni Ketut Widiartini, S.Pd.,M.Pd .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 7 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v7i1.9942

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) motif hias pada batik painting (lukis) Sasambo (2) komposisi motif hias pada batik painting (lukis) Sasambo di Desa Rembitan Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah. Sumber informan dalam penelitian ini ialah kepala Desa, Pengelola Batik Sasambo serta 2 orang Karyawan Batik Sasambo. Obyek penelitian ini adalah motif hias Batik Painting (lukis) Sasambo dan komposisi ragam hias Batik Painting (lukis) Sasambo di Desa Rembitan. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi dan wawancara. Instrumen penelitian ini menggunakan lembar observasi dan lembar wawancara. Metode analisis data menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) motif hias pada Batik Painting (lukis) Sasambo adalah: (a) motif hias geometris (b) motif hias tumbuhan (c) motif hias binatang (d) motif hias manusia (e) motif hias benda alam. (2) Komposisi ragam hias Batik Painting (lukis) Sasambo di Desa Rembitan Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah meliputi: (a) Prinsip Komposisi berupa repetisi, harmoni, unity dan balance (b) unsur visual komposisi motif hias Batik Painting (lukis) Sasambo berupa garis, bentuk dan warna. Kata Kunci : Batik Painting, Motif Hias, Komposisi Motif This study is proposed to descrption : (1) decorative motifs of “Batik Lukis Sasambo” (2) compotitions motifs of “Batik Lukis Sasambo” in Rembitan Village, The centre of Lombok. The interviewees of this study is the leader of the village, the menager of “Batik Sasambo” and also two person as the staf of “Batik Sasambo”. The object of this study is the decoration motifs and compotitions of the decoration motifs “Batik Sasambo” in Rembitan Village. The technique of collecting data is observation and interview. The instrument of the study is used observation sheet and interview sheet. This study is used descriptive analysis data for the analysis data method. The result of this study shows that, (1) The decoration motifs of “Batik sasambo” is : (a) geometric motifs (b) Ornamental plants motif (c) Ornamental animals motif (d) ornamental human motifs (e) Ornamental of natural objects. (2) The Compotition of the decoration motifs “Batik Sasambo” is (a) Principal of the motifs is rehearsal, harmony, unity, and balance. (b) The visual compotition such as line, form, and colour in Rembitan Village the centre of Lombok.keyword : Batik Painting, Decorations Motif, Compotitions Motif.

Page 2 of 2 | Total Record : 20