cover
Contact Name
Kadek Sutrisna
Contact Email
kadeksutrisna21@gmail.com
Phone
+6287860459291
Journal Mail Official
kadeksutrisna21@gmail.com
Editorial Address
Universitas Pendidikan Ganesha Jl. Udayana Kampus Tengah Singaraja, Bali, Indonesia 81116 Telp. +62362-22928
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga
ISSN : 25991434     EISSN : 25991442     DOI : 10.23887
Core Subject : Education,
urnal BOSAPARIS : Pendidikan Kesejahteraan Keluarga is a scientific journal published by the Universitas Pendidikan Ganesha and professionally managed by the Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Jurusan Teknologi Industri, Fakultas Teknik dan Kejuruan. This journal aims to accommodate articles of research results and the results of community service in the fields of Cullinary, Fashion, Hospitality, and Beauty/Cosmetology. In the end, this Journal is expected to provide a description of the development of science and technology in the field of family welfare education for the academic community. This journal is published 3 times a year (March, July, and November). The Focus Jurnal BOSAPARIS : Pendidikan Kesejahteraan Keluarga is to provide articles of research results in the field of family welfare education The Scope Jurnal BOSAPARIS : Pendidikan Kesejahteraan Keluarga encompasses but not limited to the following: Cullinary Art, Fashion, Hospitality, and Beauty/Cosmetology.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol. 9 No. 1 (2018)" : 12 Documents clear
IDENTIFIKASI HIDANGAN KHAS USABA SAMBAH DI DESA TENGANAN PEGRINGSINGAN Ni Luh Sri Lestari; Cokorda Istri Raka Marsiti; Ni Desak Made Sri Adnyawati
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 9 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v9i1.22113

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hidangan khas prosesi usaba sambah dari tahap persiapan, pelaksanaan, dan penutup dilihat dari teknik persiapan, pengolahan, dan penyajian dalam pengolahan hidangan. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian yaitu metode observasi dan wawancara, sedangkan instrumen penelitian yang digunakan yaitu lembar observasi dan panduan wawancara yang kemudian dianalisis menggunakan teknik deskriptif. Dalam penelitian ini menunjukkan bahwa hidangan khas di Desa Tenganan Pegringsingan dapat dilihat dari teknik persiapan, pengolahan, penyajian. Subjek dalam penelitian ini adalah Kepala Desa Tenganan Pegringsingan, Kepala Dusun Desa Tenganan Pegringsingan, Juru Patus, dan penduduk asli Desa Tenganan Pegringsingan. Hasil penelitian dari hidangan khas disini dapat dibagi menjadi 3 tahap dilihat dari teknik persiapan, pengolahan, dan penyajiannya yaitu (1) hidangan khas pada tahap persiapan usaba sambah dimana hidangan pokoknya meliputi pengepunjung, jajanan meliputi patulaya dan uduan (2) hidangan khas pada tahap pelaksanaan usaba sambah hidangan pokoknya meliputi ketambat, hidangan lauk pauk meliputi cacah, marus, pesan les, be mejakan, petis, hidangan sayuran meliputi ononan dan pademare, jajanan meliputi kembung merah, kembung putih, plegantung, abug, jambal angina, (3) hidangan khas pada tahap penutup usaba sambah hidangan sayuran meliputi kuah barak, hidangan lauk pauk meliputi madam, lawar penyu, lawar tuung, sayur blimbing, jejeruk, jajanan meliputi kukus merah, kukus putih, dan kembung merah.Kata kunci : Hidangan Khas, Usaba Sambah, Tenganan Pegringsingan
PENERAPAN MOTIF HIAS PADA KAIN JADI DENGAN MENGGUNAKAN KOMBINASI TEKNIK PAINTING DAN BORDIR Ririn Pebrianti; Ni Kt. Widiartini; I Gede Sudirtha
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 9 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v9i1.22115

Abstract

AbstrakPenelitian jenis eksperimen ini bertujuan untuk mengetahui hasil penerapan motif hias pada kain jadi dengan menggunakan kombinasi teknik painting dan bordir dilihat dari prinsip-prinsip dan unsur-unsur desain berdasarkan 7 aspek kualitas yaitu bentuk, warna, tekstur, keselarasan, irama, pusat perhatian dan unity (keseluruhan). Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode observasi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu lembar observasi (lembar uji panelis) berdasarkan tolak ukur kualitas dan dikonversi dengan menggunakan skala 3 (baik, cukup, tidak baik) dan diujikan secara organoleptik kepada 19 orang panelis terlatih. Data uji kualitas dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini diperoleh bahwa kualitas penerapan motif hias pada kain jadi dengan menggunakan kombinasi teknik painting dan bordir berdasarkan 7 aspek kualitas yaitu (1) bentuk yang memperoleh skor 2,72 dalam kategori baik, (2) warna memperoleh skor 2,80 dalam kategori baik, (3) tekstur memperoleh skor 2,77 dalam kategori baik, (4) keselarasan memperoleh skor 2,77 dalam kategori baik, (5) irama memperoleh skor 2,80 dalam kategori baik, (6) pusat perhatian memperoleh skor 2,85 dalam kategori baik, (7) unity (keseluruhan) memperoleh skor 2,80 dalam kategori baik.Kata kunci : bordir, kualitas, motif hias, painting, penerapan.
KAJIAN POTENSI OBJEK WISATA BUDAYA DI KAWASAN WISATA LOVINA Kadek Arianti; Cok Istri Raka Marsiti; Ni Made Suriani
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 9 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v9i1.22117

Abstract

marsiti@undiksha.ac.id, made.suriani@undiksha.ac.idAbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi objek wisata budaya di Kawasan Wisata Lovina. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan lokasi penelitian yaitu di tujuh desa yang merupakan bagian dari Kawasan Wisata Lovina, diantaranya Desa Temukus, Tigawasa, Kaliasem, Kalibukbuk, Anturan, Tukad Mungga, dan Desa Pemaron. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik snowball. Pengumpulan data dilakukan melalui metode observasi dan wawancara yang menghasilkan jenis data primer dan telaah dokumen yang menghasilkan jenis data sekunder. Data dianalisis melalui 4 tahap yaitu (1) pengambilan data, (2) reduksi data, (3) penyajian data, (4) penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat potensi wisata budaya di Kawasan Wisata Lovina yang meliputi (1) Bangunan bersejarah dan museum yang berupa Tugu Belanda dan Makam Keramat Karang Rupit dari Desa Temukus, Seka Roras, Sarkopah dari Desa Tigawasa, Puri Ayodya di Desa Kalibukbuk dan Pemandian Tirta Mumbul di Desa Anturan (2) Pusat seni dan kerajinan tangan yang berupa Krisna wisata oleh – oleh di Desa Temukus, Anyaman bambu (sokasi) di Desa Tigawasa, Art Shop Pantai Binaria dan Ingka (anyaman lidi) di Desa Anturan (3) Peninggalan keagamaan yang berupa Mertiwi di Desa Tigawasa, Candi Budha Kalibukbuk dan Pura Kawitan Majapahit di Desa Kalibukbuk, Pura Siwa Manik Dalang di Desa Pemaron, (4) Upacara Madyaning Karya Pamulungan Agung di Pura Labuan Aji dan Meboros Kijang (rusa) di Desa Tigawasa, Sampi Gerumbungan di Desa Kaliasem, Megebeg-gebegan dan Ngelawang Barong Bangkal di Desa Tukad Mungga, (5) Wisata Kuliner yang berupa Ikan bakar dan Kecap Meliwis di Desa Temukus, Gula Merah dan Timbungan di Desa Tigawasa.Kata Kunci: Potensi, Wisata, Budaya, Kawasan Wisata Lovina
STUDI EKSPERIMEN BUAH BELIMBING WULUH MENJADI SORBET Ni Putu Mas Yudayani; Damiati Damiati; Luh Masdarini
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 9 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v9i1.22118

Abstract

AbstrakPenelitian eksperimen ini bertujuan untuk mengetahui (1) formulasi resep baku sorbet buah belimbing wuluh (2) kualitas sorbet dari aspek tekstur dan aspek rasa. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Metode yang digunakan untuk mendapatkan data adalah metode observasi. Sorbet buah belimbing wuluh dari aspek tekstur dan aspek rasa diuji oleh 25 panelis terlatih dengan menggunakan intrumen berupa lembar uji organoleptik dengan 3 tingkatan yaitu baik, cukup, buruk. Kemudian dianalisi melalui analisis deskriptif kuantitatif. Hasil menunjukkan (1) formulasi resep baku sorbet buah belimbing wuluh dengan bahan utama belimbing wuluh 500 gr, gula pasir 300 gr dan air 100 ml. kualitas sorbet buah belimbing wuluh dilihat dari aspek tekstur berada dalam kategori baik dengan skor (2,64) yaitu memiliki tekstur kasar dan berserat (2) kualitas sorbet buah belimbing wuluh dilihat dari aspek rasa berada dalam kategori baik dengan skor (2,60) yaitu memiliki rasa manis, keasaman.Kata kunci: buah belimbing wuluh, sorbet, tekstur, rasa
PENGOLAHAN PIE SUSU BERBAHAN DASAR TEPUNG GAYAM(INOCARPUS FAGIFERUS) Juliandanu Hadimashari Angkih; Damiati Damiati; Made Suriani
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 9 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v9i1.22120

Abstract

AbstrakPenelitian eksperimen ini bertujuan untuk mengetahui (1) kualitas pie tepung buah gayam dengan menggunakan substitusi 40% tepung terigu dengan 60% tepung buah gayam dilihat dari aspek warna, rasa, dan tekstur. Metode pengumpulan data yang menggunakan dalam penelitian ini yaitu metode observasi dengan menggunakan instrumen berupa uji lembar organoleptik dengan 3 tingkat yaitu baik, cukup, dan buruk. Panelis dalam penelitian ini merupakan panelis terlatih yang terdiri dari 23 orang panelis. Teknik analisis data yang digunakan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukan kualitas pietepung buah gayam dengan menggunakan subtitusi 40% tepung terigu dengan 60% tepung buah gayam dilihat dari aspek (1) warna dengan skor rata-rata 2,8 berada pada kategori baik sesuai dengan tolak ukur warna coklat muda, (2) aspek rasa dengan skor rata-rata 2,88 berada pada kategori baik dengan tolak ukur memiliki rasa gurih dan khas tepung buah gayam, (3) aspek tekstur dengan skor rata-rata 2,68 berada pada kategori baik dengan tolak ukur memiliki tekstur renyah.Kata Kunci : Kualitas , Pie, Tepung Buah Gayam.
STUDI EKSPERIMEN PENGOLAHAN BROWNIES KUKUS BERBAHAN BAKU TEPUNG UBI JALAR UNGU Irham Sani; Cokorda Istri Raka Marsiti; Luh Masdarini
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 9 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v9i1.22123

Abstract

AbstrakPenelitian eksperimen ini bertujuan untuk mengetahui (1) kualitas brownies kukus tepung ubi jalar ungu dengan bahan 100% tepung ubi jalar ungu dilihat dari aspek tekstur dan rasa. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode observasi dengan menggunakan instrumen berupa lembar uji organoleptik dengan 3 tingkatan yaitu baik, cukup, kurang. Panelis dalam penelitian ini merupakan panelis terlatih yang terdiri dari 25 orang panelis. Teknik analisis data yang digunakan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan (1) kualitas brownies kukus tepung ubi jalar ungu dilihat dari aspek tekstur berada dalam kategori baik dengan skor (2,80) yaitu memiliki tekstur lembut dan berpori, kualitas brownies kukus tepung ubi jalar ungu dilihat dari aspek rasa berada dalam kategori baik dengan skor (2,68) yaitu memiliki rasa manis dan khas ubi jalar ungu.Kata kunci : brownies kukus, kualitas, tepung ubi jalar ungu
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN ROLE PLAYING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN LAYANAN PORTER SISWA KELAS XI AKOMODASI PERHOTELAN 1 SMK PARIWISATA TRIATMAJAYA SINGARAJA Kadek Meli Anggarsari; Ni Desak Made Sri Adnyawati; Cokorda Istri Raka Marsiti
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 9 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v9i1.22156

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan penerapan metode pembelajaran role playing untuk meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran layanan porter siswa kelas XI AP1 SMK Pariwisata Triatma Jaya Singaraja; (2) mendeskripsikan respon siswa kelas XI AP1 terhadap metode pembelajaran role playing dalam pembelajaran layanan porter. Alat pengumpulan data yang digunakan untuk hasil belajar pada ranah kognitif menggunakan tes tulis, ranah afektif menggunakan lembar observasi, dan ranah psikomotor menggunakan tes kinerja. Alat pengumpulan data yang digunakan untuk respon siswa adalah angket tertutup. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) terjadi peningkatan hasil belajar dilihat dari analisis data pada siklus I yaitu rata-rata hasil belajar 83,6 dan ketuntasan hasil belajar 62,5%. Pada siklus II yaitu rata-rata hasil belajar 87,0 dan ketuntasan hasil belajar 87,5%. (2) respon siswa terhadap pembelajaran layanan porter dengan metode role playing pada siklus I sebesar 58,03 dan siklus II sebesar 64,18 yang terkategori positif.Kata Kunci: hasil belajar, layanan porter, role playing
MODIFIKASI BUSANA ADAT PERNIKAHAN DAERAH BELU DENGAN MENGGUNAKAN APLIKASI BORDIR Anastasia Bita .; Dra. I Dewa Ayu Made Budhyani, M.Pd. .; Made Diah Angendari, S.Pd., M.Pd. .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 9 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v9i1.23907

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) Proses modifikasi busana adat pernikahan daerah Belu dengan menggunakan aplikasi bordir. (2) Hasil pengembangan modifikasi busana adat pernikahan daerah Belu dengan menggunakan aplikasi bordir. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan Research and Development (R & D) atau penelitian dan pengembangan dengan model Borg & Gall (research and information collecting, planning, delelop preliminary form of product, preliminary field testing). Instrumen yang digunakan dalam mengumpulkan data yaitu instrumen berupa lembaran observasi. Data yang terkumpul dianalisis dengan teknik analisis deskriptif kuantitatif dan teknik analisis deskripsi kualitatif. Adapun hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Proses penelitian pengembangan busana adat pernikahan daerah Belu dengan menggunakan aplikasi bordir ini dikembangkan melalui beberapa langkah yaitu (a) tahap pengumpulan data sebagai sumber ide yang digunakan dalam merancang sebuah desain produk. (b) tahap perencanaan untuk merencanakan langkah selanjutnya untuk menentukan sebuah desain.(c) tahap pengembnagan produk untuk mewujudkan desain menjadi hasil. (d) tahap validasi dan uji coba dari produk ini dievaluasi melalui tahap validasi dan uji coba oleh ahli desain dan ahli busana. (2) Hasil pengembangan busana adat pernikahan daerah Belu dengan menggunakan aplikasi bordir berdasarkan hasil uji dua Expert judgment dengan nilai 100% maka instrumen penilaian pengembangan busana adat pernikahan dikatakan validitas sangat tinggi. Kemudian berdasarkan hasil uji produk oleh dua orang ahli produk pada bidang busana memperoleh nilai sebesar 100% termasuk dalam kualifikasi produk pengembangan modifikasi busana adat pernikahan daerah Belu dengan menggunakan aplikasi bordir dikategorikan sangat baik. Kata Kunci : Modifikasi, busana adat nikah, motif, aplikasi bordir, The purpose of this research is to describe: (1) Region Belu’s wedding customary modification process using embroidery application. (2) The resulting development of Region Belu’s wedding customary modification process using embroidery application. This research seems to be the Research and Development (R & D) or the research and development with Borg and Gall model (research and information collecting, planning, developing preliminary form, by product, preliminary field testing). The instrument used in collecting data is evaluation sheet instrument. Then, the data collected is analysed using quantitative and qualitative description analysis technic. The result of this research shows that (1) the research development process of Region Belu’s wedding customary modification process using embroidery application is developed using some steps such as: (a) collecting data as the source of idea to be used in planning a product design; (b) the planning for the next step is to determine a design; (c) the development of product to make the design becomes the resulting product; (d) then the validation and trial of this product is evaluated using validation and trial level by design expert and customary expert. (2) the development result of Region Belu’s wedding customary using embroidery application basing on two expert judgments with the valuation of 100% so then the this wedding customary development judging instrument is said to have a very good validity. Then, based on this product judging result by two experts of customary field has given 100% validity including in the qualification of development result of Region Belu’s wedding customary using embroidery application is categorised very go keyword : Modification, wedding customary, motive, embroidery application.
RAGAM HIAS KAIN TENUN SONGKET TRADISIONAL DI DESA SUKARARA KECAMATAN JONGGAT KABUPATEN LOMBOK TENGAH NENI PEBRIYANA .; Dr. Ni Ketut Widiartini, S.Pd., M.Pd. .; Dra. I Dewa Ayu Made Budhyani, M.Pd. .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 9 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v9i1.23937

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) Jenis-jenis ragam hias tradisional (2) Penerapan ragam hias songket tradisional sesuai fungsinya (3) Penerapan komposisi ragam hias. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data yang dilakukan adalah menggunakan metode observasi, wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Jenis ragam hias tradisional Desa Sukarara: (a) Subahnale (b) Serat penginang (c) Bulan berkurung (d) Nanas (e) Keker (f) Wayang (2) Penerapan ragam hias sesuai dengan fungsinya: (a) Ragam hias subahnale kain tenun songket tradisional mempunyai fungsi dan kegunaan seperti digunakan untuk acara adat (b) Ragam hias serat penginang pada kain tenun songket tradisional mempunyai kegunaan yaitu dikenakan untuk kelengkapan seserahan adat (c) Kain songket ragam hias bulan berkurung dikenakan untuk upacara adat (d) Kain songket ragam hias keker digunakan pasangan pengantin yang baru menikah (e) Kain songket ragam hias wayang biasanya digunakan untuk pasangan pengantin dan kelengkapan upacara adat (3) Penerapan komposisi ragam hias kain songket tradisional di Desa Sukarara Kecamatan Jonggat Kabupaten Lombok Tengah meliputi: Prinsip komposisi ragam hias kain songket subahnale, serat penginang, bulan berkurung, keker, nanas, dan wayang meliputi repetisi, harmony, unity, dan balanceKata Kunci : Ragam Hias, Songket, Sukarara This study aims to describe (1) Types of traditional decoration (2) The application of traditional songket decoration according to its function (3) Application of decorative compositions. Type of this research is qualitative descriptive study. Methods of data collection is done using the method of observation, interviews, documentation. The results showed that (1) Types of traditional decoration Sukarara Village (a) Subahnale (b) Serat penginang (c) Bulan berkurung (d) Nanas (e) Keker (f) Wayang (2) The application of decoration according to its function: (a) Subahnale traditional songket has the functionality and usability as used for custom events (b) Serat penginang decoration on a traditional songket has use for completeness according to customary (c) Bulan bekurung songket is worn for traditional ceremonies (d) keker songket used by newly married bride and groom (e) Wayang songket is usually used for bridal couples and the completeness of traditional ceremonies. (3) The application of traditional songket fabric composition composition in Sukarara Village, Jonggat District, Central Lombok Regency covering : The principle composition of ornamental variety of songket subahnale, serat penginang, keker, nanas and wayang covering repetition, harmony, unity, and balance. keyword : Ornamental Variety, Songket, Sukarara.
PENGEMBANGAN DESAIN KEBAYA DENGAN PENERAPAN TEKNIK SULAMAN BULION DAN PAYET Made Mahatmi Pradnya Pramita .; Dr. Ni Ketut Widiartini, S.Pd., M.Pd. .; Dr. I Gede Sudirtha, S.Pd., M.Pd. .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 9 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v9i1.24785

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan yaitu 1.untuk mengetahui proses pengembangan desain kebaya dengan penerapan teknik sulaman bulion dan payet. 2. untuk mengetahui hasil pengembangan desain kebaya dengan penerapan teknik sulaman bulion dan payet. Jenis penelitian ini adalah (Research and Development) dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri terdiri dari 5 langkah yaitu : analyze (analisa), design (desain), development (pengembangan), implementation (implementasi), evaluation (evaluasi). Metode pengumpulan data yang terkumpul dianalisis dengan teknik analisis deskriptif kuantitatif dan teknik analisis deskriptif kualitatif. Adapun hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa 1). Proses pengembangan desain kebaya dengan penerapan teknik sulaman bulion dan payet ini dikembangkan melalui beberapa tahap yaitu a). tahap analisis merupakan tahapan dari analisis pada desain yang akan digunakan untuk acuan pembuatan kebaya. b). tahap desain merupakan tahap pembuatan desain berdasarkan hasil dari analisis. c). tahap pengembangan merupakan tahap pengembangan kebaya sesuai dengan rancangan, tahap ini melalui 3 tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. d). tahap implementasi merupakan tahap melakukan uji produk untuk mengetahui kelayakan produk. e). tahap evaluasi merupakan tahapan ini diperoleh dari hasil uji produk. 2). hasil pengembangan desain kebaya dengan penerapan teknik sulaman bulion dan payet berdasarkan instrumen ini diuji oleh ahli isi kemudian dihitung dengan rumus Gregory sehingga validitas instrument diperoleh sebesar 0,90 dengan kreteria validitas sangat tinggi dan dapat digunakan untuk uji produk hasil dari penelitian ini yaitu berupa satu produk kebaya dengan teknik sulaman bulion dan payet. Berdasarkan hasil pengembangan produk kebaya ini memiliki kualifikasi sangat baik dengan persentase 97,00% pada penilaian uji produk yang dinilai oleh 2 orang ahli busana.Kata Kunci : Pengembangan Kebaya, Teknik Sulaman, Bulion, Payet. This research aims at; 1. Finding out the process of developing “kebaya” design by applying bullion and sequin embroidery techniques, 2.Finding out the results of developing “kebaya” design by applying bullion and sequin embroidery techniques. This type of research is (Research and Development) with ADDIE development model consisting of 5 steps, namely; analyze, design, development, implementation, and evaluation. Data collection methods were analyzed by using quantitative descriptive analysis technique and qualitative descriptive analysis technique. The results of this study indicated that 1). The process of developing “kebaya design” by applying bullion and sequin embroidery techniques was developed through several stages, namely; a). analysis phase is the stage of the analysis of the design that will be used as a reference for making kebaya. b). design phase is a phase based on the results of the analysis. c). development stage is stage of the kebaya in accordance with the design, this stage came from 3 stages, namely planning, implementation, and evaluation. d). implementation stage is the stage of product testing to determine product viability. e). evaluation stage is the stage obtained from the product test results. 2). the results of of developing “kebaya” design by applying bullion and sequin embroidery techniques based on this instrument were tested by content experts and then calculated with the Gregory formula.Thus, the instrument's validity was obtained at 0.90 with very high validity criteria and could be used for product test results from this research in the form of one product kebaya with embroidery techniques and sequins embroidery. Based on the results of developing this kebaya product has a very good qualification with a percentage of 97.00% in the product test assessment which was assessed by 2 fashion experts.keyword : Kebaya Development, Embroidery Technique, Bullion, Sequin

Page 1 of 2 | Total Record : 12