AGROSCIENCE
Jurnal Agroscience (JAGSCI) dahulu bernama Journal of Agroscience adalah media publikasi ilmiah hasil-hasil penelitiandi bidang pertanian yang meliputi teknologi budidaya, sosial-ekonomi pertanian, penyuluhan dan kelembagaan pertanian. Pertama kali diterbitkan pada tahun 2008 dalam edisi cetak dengan Nomor ISSN 1979-4681. Pada tahun 2016 mulai diterbitkan dalam bentuk daring dengan e-ISSN 2579-7891. Adapun Misi dari jurnal ini adalah meningkatkan pengetahuan menyebarluaskan karya tulis ilmiah profseional bidang pertanian. JAGSCI diterbitkan oleh Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana. JAGSCI diterbitkan dua kali dalam setahun, sebagai berikut, nomer 1 diterbitkan pada periode Januari sampai dengan Juni, dan nomor 2 diterbitkan pada periode Juli sampai dengan Desember.
Articles
10 Documents
Search results for
, issue
"Vol 7, No 2 (2017): December"
:
10 Documents
clear
TINGKAT ADOPSI PETANI TERHADAP PENERAPAN PADI PANDANWANGI ORGANIK (Studi Kasus di Desa Tegallega Kecamatan Warungkondang)
Rosda Malia, Helmi Gerhana Putra &
AGROSCIENCE (AGSCI) Vol 7, No 2 (2017): December
Publisher : Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana Cianjur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (379.608 KB)
|
DOI: 10.35194/agsci.v7i2.160
Padi Pandanwangi organik merupakan padi lokal unggulan khas Kabupaten Cianjur. Di tengah minat masyarakat yang semakin tinggi akan pangan yang bersifat organik, sosialisasi pandanwangi organik sudah dilakukan sejak Tahun 2000 namun baru dilakukan oleh sebagian kecil petani. Sehingga perlu adanya suatu pengkajian mengenai tingkat adopsi, agar dapat memberi masukan bagi pengembangan Padi Pandanwangi organik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik sosial ekonomi petani Padi Pandanwangi organik dan mengetahui tingkat adopsi petani terhadap penerapan Padi Pandanwangi organik. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Tegallega, pada bulan Maret sampai bulan Juli 2017. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik sosial mayoritas responden berjenis kelamin laki-laki, berpendidikan SD, mempunyai luas lahan > 1 Ha, berpendapatan perbulan > Rp. 1.420.624, memiliki harta benda > Rp. 30.000.000 dan tingkat adopsi petani terhadap penerapan Padi Pandanwangi organik tergolong tinggi.
PENGARUH MEDIA PENYIMPANAN BENIH TERHADAP VIABILITAS DAN VIGOR BENIH PADI PANDANWANGI
Widya Sari & M. Fadhil Faisal
AGROSCIENCE (AGSCI) Vol 7, No 2 (2017): December
Publisher : Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana Cianjur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (505.462 KB)
|
DOI: 10.35194/agsci.v7i2.155
Pandanwangi adalah padi khas Cianjur yang berasal dari padi bulu varietas lokal yang merupakan salah satu produk unggulan lokal Kabupaten Cianjur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari berbagai media simpan terhadap viabilitas dan vigor benih padi pandanwangi. Penelitian ini dilakukan di lahan milik Gabungan Kelompok Tani Organik dan Masyarakat Pelestari Padi Pandanwangi Cianjur (MP3C), bulan Oktober sampai bulan Desember 2016. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan x 3 ulangan. Perlakuannya adalah berbagai media penyimpanan benih, yaitu karung goni (M1), karung plastik (M2), kantong plastik (M3), dan alumunium foil (M4). Benih padi disimpan selama dua bulan di dalam media peyimpanan tersebut. Pengujian viabilitas dan vigor dilakukan pada media substrat kertas dan media tanah sawah bekas penanaman padi pandanwangi. Hasil penelitian menunjukkan media simpan alumunium foil (M4) mempunyai berpengaruh nyata terhadap semua parameter uji viabilitas dan vigor benih padi pandanwangi, diikuti oleh media kantong plastik (M3). Sedangkan media karung goni (M1) dan karung plastik (M2) berpengaruh tidak nyata terhadap semua parameter uji viabilitas dan vigor benih padi pandanwangi.
UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK DAUN KIPAHIT (Tithonia diversifolia) DAN DAUN SALIARA (Lantana camara L.) TERHADAP MORTALITAS KEPINDING TANAH (Scotinophara coarctata)
Wiwin Juliani & Yuliani
AGROSCIENCE (AGSCI) Vol 7, No 2 (2017): December
Publisher : Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana Cianjur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (433.525 KB)
|
DOI: 10.35194/agsci.v7i2.156
Padi pandanwangi merupakan varietas lokal unggul daerah Cianjur, namun produktivitas padi pandanwangi terganggu oleh serangan hama Scotinophara coarctata. Dalam pengendaliannya petani masih menggunakan pestisida kimia sintetis, tanaman yang berpotensi untuk dijadikan biopestisida adalah kipahit dan saliara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas dari kedua tanaman tersebut terhadap mortalitas Scotinophara coarctata. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap yang terdiri dari sepuluh perlakuan yang diulang tiga kali dengan konsentrasi 7%. Perlakuan tersebut yaitu : A = kontrol negatif, B = BPMC semprot serangga, C = BPMC semprot tanaman, D = BPMC semprot serangga pada tanaman, E = kipahit semprot serangga, F = kipahit semprot tanaman, G = kipahit semprot serangga pada tanaman, H = saliara semprot serangga, I = saliara semprot tanaman dan J = saliara semprot serangga pada tanaman. Hasil pengamatan diolah dengan probit analisys untuk mengetahui LT50. Dari semua metode semprot yang digunakan yang paling efektif adalah metode semprot serangga. Selain itu perlakuan E (LT50 = 16,47 jam), perlakuan G (LT50 = 31,05 jam) dan H (LT50 = 60,42 jam) lebih baik dari perlakuan C (LT50 = 64,54 jam). Penggunaan pestisida kimia sintetis yang tidak tepat sasaran dapat digantikan menggunakan biopestisida dari daun kipahit atau saliara sebagai upaya dalam mengurangi bahkan mengganti penggunaan insektisida kimia sintetis dengan catatan pemberian biopestisida tersebut harus tepat sasaran (kontak langsung dengan serangga).
ANALISIS PERSEPSI PETANI TENTANG KEASLIAN DAN MUTU SERTA PENGARUHNYA TERHADAP HARGA DAN KEPERCAYAAN KONSUMEN BERAS PANDANWANGI (Studi pada Pembudidaya Padi Pandanwangi di Desa Mayak dan Cihaur, Kecamatan Cibeber)
Muhammad Yahya
AGROSCIENCE (AGSCI) Vol 7, No 2 (2017): December
Publisher : Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana Cianjur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (895.018 KB)
|
DOI: 10.35194/agsci.v7i2.151
Penelitian survey ini dilakukan di dua desa di kecamatan Cibeber yang merupakan wilayah penghasil beras pandanwangi. Dengan melibatkan 65 orang responden petani anggota Masyarakat Pelestari Padi Pandanwangi Cianjur (MP3C) diimplementasikan instrument penelitian yang berisikan empat variabel, yaitu Keaslian Beras, Mutu, Harga dan Kepercayaan Konsumen Beras Pandanwangi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi petani tentang pengaruh keaslian dan mutu beras terhadap harga dan kepercayaan konsumen beras pandanwangi. Data yang diperoleh diolah dengan tehnik analisis data Stuctural Equation Modeling (SEM) dan hasil analisis menunjukkan hal-hal sebagai berikut. Petani responden memahami beras pandanwangi yang asli merupakan beras dengan kualitas yang tinggi, mutu beras berpengaruh kepada harga jual beras pandanwangi. Kualitas beras yang tinggi biasanya berkaitan dengan harga yang tinggi pula. Petani paham bahwa keaslian beras merupakan hal yang penting untuk membangun dan mempertahankan konsumen. Petani responden juga memahami bahwa secara bersama-sama, keaslian, mutu dan harga beras berpengaruh kepada kepercayaan konsumen.
ATRIBUT MANISAN BUAH BASAH CIANJUR YANG MEMPENGARUHI PREFERENSI KONSUMEN
Endah Lisarini
AGROSCIENCE (AGSCI) Vol 7, No 2 (2017): December
Publisher : Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana Cianjur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (548.532 KB)
|
DOI: 10.35194/agsci.v7i2.157
Memasuki era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), pemerintah Republik Indonesia berupaya menjadi salah satu negara tujuan wisata. Sektor pariwisata terus digalakkan, salah satunya yang sangat marak dimajukan di berbagai daerah adalah wisata kuliner khas daerah. Indonesia yang terdiri dari banyak suku bangsa dan budaya, selaras dengan banyaknya ragam kuliner khas daerah, salah satunya kuliner asal Jawa Barat khususnya Cianjur yaitu manisan buah basah dan kering. Kesukaan konsumen akan manisan sangat beragam, oleh karena itu dilakukan penelitian dengan tujuan mengetahui atribut manisan buah basah Cianjur yang mempengaruhi preferensi konsumen dan mengetahui atribut manisan buah basah yang dominan mempengaruhi preferensi konsumen. Penelitian melibatkan 104 responden konsumen manisan buah basah yang secara aksidental sedang berkunjung dan membeli manisan buah basah tersebut. Tanggapan atas pertanyaan melalui kuesioner diolah dan dianalisis menggunakan Analisis Jalur. Analisis Jalur digunakan untuk mengetahui parsial dan simultan dari variabel eksogen terhadap variabel endogen. Pada penelitian ini yang dimaksud variabel eksogen adalah harga, rasa, keragaman, keawetan dari manisan buah basah dan sebagai variabel endogennya adalah preferensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa harga, keragaman dan keawetan manisan buah basah merupakan atribut yang berpengaruh signifikan secara parsial terhadap preferensi konsumen, namun secara simultan semua atribut produk (harga, rasa, keragaman, keawetan) berpengaruh signifikan terhadap preferensi konsumen. Dari ke empat atribut manisan buah basah, keawetan merupakan atribut yang paling dominan berpengaruh pada preferensi diikuti berturut-turut dengan keragaman dan harga.
PENGUJIAN PERLAKUAN Trichoderma spp. PADA MEDIA TANAM TERHADAP VIGOR BENIH PADI PANDANWANGI CIANJUR
Melissa Syamsiah & Rahmawati
AGROSCIENCE (AGSCI) Vol 7, No 2 (2017): December
Publisher : Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana Cianjur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (763.446 KB)
|
DOI: 10.35194/agsci.v7i2.152
Benih yang mampu menumbuhkan tanaman normal, meski kondisi alam tidak optimum atau suboptimum disebut benih yang memiliki vigor. Trichoderma spp. dapat dijadikan alternatif untuk meningkatkan produktivitas tanaman padi Pandanwangi Cianjur dalam memacu pertumbuhan tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perlakuan media tanam, perlakuan cendawan Trichoderma spp. dan interaksi diantara keduanya terhadap vigor benih. Penelitian ini dilakukan di laboratorium Fakultas Sains Terapan Universitas Suryakancana, menggunakan rancangan acak lengkap pola faktorial, dengan 6 kombinasi perlakuan dan 4 ulangan per plot penelitian yang terdiri dari 100 buah butir benih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media tanah sawah steril dan tidak steril berpengaruh terhadap vigor benih pada15 HST. Cendawan Trichoderma spp. isolat asal Laboratorium Pengamatan dan Peramalan Hama dan Penyakit Tanaman Pangan Cianjur (Trichoderma spp. 1) dan Laboratorium Biokontrol Balai Penelitian Tanaman Hias Segunung (Trichoderma spp. 2) berpengaruh terhadap vigor benih pada 15 HST dan pertumbuhan bibit padi Pandanwangi Cianjur 30 HST. Interaksi antara Trichoderma spp. isolat asal Laboratorium Pengamatan dan Peramalan Hama dan Penyakit Tanaman Pangan Cianjur (Trichoderma spp. 1) dan Laboratorium Biokontrol Balai Penelitian Tanaman Hias Segunung (Trichoderma spp. 2) dengan media tanam tanah sawah steril dan tidak steril tidak berpengaruh terhadap vigor benih pada 15, 21 dan 30 hst.
PENENTUAN FORMULASI OPTIMUM PEMBUATAN MINUMAN FUNGSIONAL DARI BUNGA ROSELLA (Hibiscus sabdariffa L.) DENGAN PENAMBAHAN BAWANG DAYAK (Eleutherine palmifolia (L) MERR.) MENGGUNAKAN METODE RSM (RESPONSE SURFACE METHOD)”.
Muhammad Duweini & Riza Trihaditia
AGROSCIENCE (AGSCI) Vol 7, No 2 (2017): December
Publisher : Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana Cianjur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (799.925 KB)
|
DOI: 10.35194/agsci.v7i2.158
Minuman fungsional merupakan salah satu pangan fungsional yang dewasa ini sudah mulai diminati oleh masyarakat. Minuman fungsional biasanya dibuat dari tanaman herbal. Umumnya masyarakat kurang menyukai minuman fungsional dikarenakan rasa serta aroma kurang sedap saat dikonsumsi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui formulasi optimum pembuatan minuman fungsional berbahan dasar rosella yang ditambahkan bawang dayak. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan juni hingga bulan agustus tahun 2017 bertempat di laboratorium pangan fakultas sains terapan universitas suryakancana cianjur. Penelitian ini menggunakan 5 variasi presentasi minuman fungsional. Formula 0 (fo): kontrol= bunga rosella 100%, f1: bunga rosella 70%+bawang dayak 30%, f2: bunga rosella 60%+bawang dayak 40%, f3: 40%, f3: bunga rosella 50%+bawang dayak 50%, f4: bunga rosella 30%+bawang dayak 70%. Pengujian organoleptik dilakukan oleh 22 panelis biasa dan 1 orang panelis ahli dengan parameter warna, aroma,rasa, dan tekstur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa minuman fungsional bunga rosella yang ditambahkan bawang dayak yang paling diminati yaitu formula 1 (f1), karena mendapatkan nilai optimasi rata-rata paling tinggi pada formulaminuman fungsional dari segi warna,aroma,rasa, dan tekstur. F1 paling banyak disukai oleh panelis oleh karena itu formulasi kombinasi yang paling diminati pada penelitian ini berada pada level bunga rosella 70%+bawang dayak 30%.
PENGARUH ZAT PENGATUR TUMBUH (ZPT) DAMINOZID DAN GIBERELIN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PEMBUNGAAN PADI PANDANWANGI
Ade Irvan & Angga Adriana
AGROSCIENCE (AGSCI) Vol 7, No 2 (2017): December
Publisher : Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana Cianjur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (675.644 KB)
|
DOI: 10.35194/agsci.v7i2.153
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Giberelin yaitu GA3 dan Asam Absisat yaitu Daminozid terhadap pertumbuhan dan pembungaan padi Pandanwangi, dan menentukan kombinasi terbaik antara GA3 dan Daminozid. Penelitian ini dilaksanakan dilahan sawah yang berlokasi di Kp. Balengbeng, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur pada bulan April sampai Mei 2017. Penelitian dilakukan dengan mengunakan metode Rancangan Acak kelompok (RAK) dengan 2 faktor. Factor pertama adalah konsentrasi GA3 yang terdiri dari dari tiga taraf yaitu G1 (100 ppm GA3), G2 (150 ppm GA3), G3 (200 ppm GA3), dan faktor kedua adalah konsentrasi Daminozid yang terdiri dari 3 taraf P1(100 ppm Daminozid), P2 (150 ppm Daminozid), P3 (200 ppm Daminozid). Data yang diperoleh dianalisis ragam atau analysis of variant (ANOVA) dengan menggunakan Instrumen SAS. Jika perlakuan menunjukkan perbedaan yang nyata, dilanjutkan dengan Duncan Multiple Range Test (DMRT) dengan taraf 5%, guna mengetahui perbedaan antar perlakuan. Hasil penelitian menunjukan bahwa G3P3 yaitu giberelin 200 ppm dan daminozid 200 ppm dapat mempengaruhi pertumbuhan jumlah rumpun dan pembungaan. Sedangkan pertumbuhan tinggi tanaman dipengaruhi hanya giberelin saja 200 ppm.
PREFERENSI PETANI DI KABUPATEN CIANJUR MENGGUNAKAN BENIH PADI PANDANWANGI DARI PENANGKAR BERSERTIFIKAT
Nurdi Ibnu Wibowo & Diki Supiatna
AGROSCIENCE (AGSCI) Vol 7, No 2 (2017): December
Publisher : Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana Cianjur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (473.468 KB)
|
DOI: 10.35194/agsci.v7i2.159
Padi Pandanwangi merupakan varietas unggulan di kabupaten Cianjur. Sebelum menanam petani harus bisa memilih benih padi yang unggul. Benih merupakan biji tumbuhan yang berasal dari bakal biji yang dibuahi, digunakan manusia untuk tujuan pertamanan. Tujuan penelitian ini adalah : 1) Untuk mengkaji pengaruh variabel atribut produk, harga, ketersediaan, dan keyakinan terhadap preferensi dan 2) Untuk mengkaji faktor mana yang paling dominan mempengaruhi preferensi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif yaitu memberi gambaran dan uraian mengenai pengaruh atribut produk (X1), harga (X2), ketersediaan (X3) dan keyakinan (X4) terhadap preferensi (Y). Metode penelitian ini menggunakan metode Uji Validitas, Uji Reliabilitas, Uji Normalitas, Analisis Faktor, Uji F dan Uji T serta membuat model dalam analisis jalur. Hasil menunjukkan bahwa 1) Secara parsial bahwa variabel ketersediaan (X3) yang berpengaruh signifikan terhadap preferensi, Sedangkan secara simultan bahwa variabel atribut produk (X1), harga (X2), dan ketersediaan (X3) sama-sama berpengaruh signifikan terhadap preferensi 2)variabel ketersedian yang paling dominan mempengaruhi preferensi.
ANALISIS SIKAP DAN KEPUASAN PETANI DALAM MENGGUNAKAN BENIH PADI VARIETAS LOKAL PANDANWANGI (Studi Kasus di Desa Bunikasih dan Desa Tegallega Kecamatan Warungkondang)
Merry Prafithriasari & Gina Fathiyakan
AGROSCIENCE (AGSCI) Vol 7, No 2 (2017): December
Publisher : Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana Cianjur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (582.188 KB)
|
DOI: 10.35194/agsci.v7i2.154
Peningkatan produksi beras Pandanwangi ditunjang oleh berbagai faktor, salah satunya penggunaan benih bermutu (bersertifikat). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk (1) mengidentifikasi karakteristik petani dalam proses pengambilan keputusan, dan (2) menganalisis sikap dan kepuasan petani terhadap penggunaan benih padi varietas lokal Pandanwangi di Desa Bunikasih dan Tegallega. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif, multiatribut Fishbein, Importance and Performance Analysis (IPA) dan Costumer Satisfication Index (CSI). Hasil analisis multiatribut Fishbein diperoleh atribut kemudahan dalam akses benih lebih disukai petani karena lokasi penangkar benih dapat dijangkau dan kualitas benih terjamin. Hasil analisis IPA menunjukkan terdapat 12 atribut yang perlu dipertahankan karena memiliki kinerja sangat baik, salah satunya adalah produktivitas benih Pandanwangi. Berdasarkan analisis CSI diperoleh tingkat kepuasan petani sebesar 94% yang berarti petani puas terhadap keseluruhan kinerja atribut-atribut benih padi Pandanwangi.