cover
Contact Name
Fakhri Syarif
Contact Email
fakhri@unsur.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
agroscience@unsur.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. cianjur,
Jawa barat
INDONESIA
AGROSCIENCE
ISSN : 19794681     EISSN : 25797891     DOI : -
Jurnal Agroscience (JAGSCI) dahulu bernama Journal of Agroscience adalah media publikasi ilmiah hasil-hasil penelitiandi bidang pertanian yang meliputi teknologi budidaya, sosial-ekonomi pertanian, penyuluhan dan kelembagaan pertanian. Pertama kali diterbitkan pada tahun 2008 dalam edisi cetak dengan Nomor ISSN 1979-4681. Pada tahun 2016 mulai diterbitkan dalam bentuk daring dengan e-ISSN 2579-7891. Adapun Misi dari jurnal ini adalah meningkatkan pengetahuan menyebarluaskan karya tulis ilmiah profseional bidang pertanian. JAGSCI diterbitkan oleh Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana. JAGSCI diterbitkan dua kali dalam setahun, sebagai berikut, nomer 1 diterbitkan pada periode Januari sampai dengan Juni, dan nomor 2 diterbitkan pada periode Juli sampai dengan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 263 Documents
EVALUASI TUJUAN KEMITRAAN PETANI KAKAO DENGAN PT. INTER GREEN ESTATE PERKEBUNAN LAYUNGSARI DI DESA CIKIDANG BAYABANG KECAMATAN MANDE KABUPATEN CIANJUR Rosda Malia; Tarno Sutarno
AGROSCIENCE (AGSCI) Vol 1, No 2 (2011): December
Publisher : Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana Cianjur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/agsci.v1i2.659

Abstract

   Kakao merupakan salah satu komoditas andalan perkebunan yang peranannya cukup penting bagi perekonomian nasional, khususnya sebagai penyedia lapangan kerja, sumber pendapatan dan devisa negara. Salah satu upaya memberdayakan petani agar mampu menjadi pelaku agribisnis yang mandiri, handal dan tangguh dalam penerapan teknologi, menghasilkan produk yang bermutu sesuai dengan permintaan pasar diperlukan sistem dan pola kemitraan yang sinergi dalam suatu usahatani. Masing-masing petani kakao akan memiliki pola kemitraan sendiri sesuai dengan kharakteristik kegiatannya (Romdhon, 2003). Tujuan penelitian ini adalah mengetahui tujuan kemitraan yang dilakukan petani kakao serta pencapaiannya dan mengetahui tujuan kemitraan yang diinginkan petani kakao. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Hasil penelitian ini : (1) tujuan kemitraan antara perusahaan PT. Inter Green Estate Perkebunan Layungsari dan petani kakao meliputi aspek ekonomi, sosial budaya, teknologi dan manajemen ternyata belum berjalan dengan optimal sesuai dengan konsep atau teori tujuan kemitraan, (2) aspek teknologi dan ekonomi tujuan kemitraan yang diinginkan oleh petani kakao Desa Cikidang Bayabang Kec. Mande Kab. Cianjur.
PERAN SERTA PEREMPUAN DALAM PROGRAM TERPADU P2WKSS POKJA III DI DESA KERTAJAYA KECAMATAN CIRANJANG KABUPATEN CIANJUR Rosda Malia; Eva Vaulina Novianti
AGROSCIENCE (AGSCI) Vol 3, No 2 (2013): December
Publisher : Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana Cianjur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/agsci.v3i2.692

Abstract

    Program pemberdayaan masyarakat khususnya perempuan dilakukan sebagai upaya pemerintah untuk mengentaskan kemiskinan. Untuk mengetahui sejauh mana peran serta perempuan dan manfaat yang dirasakan oleh peserta kegiatan maka dilakukan penelitian mengenai peran serta perempuan dalam Program Terpadu P2WKSS Pokja III yang dilaksanakan di Desa Kertajaya Kecamatan Ciranjang Kabupaten Cianjur. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dimana data primer maupun sekunder yang telah terkumpul diolah untuk dianalisis dan dideskripsikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran serta perempuan dalam Program Terpadu P2WKSS Pokja III masih rendah atau minim dikarenakan waktu pelaksanaan penyuluhan atau pembinaan tidak sesuai dan rendahnya tingkat pendidikan serta modal yang dimiliki. Peran responden hanya sebatas anggota, namun tingkat motivasi dan manfaat yang dirasakan sudah cukup tinggi. Manfaat yang dirasakan oleh responden dari program ini berupa peningkatan pengetahuan dan keterampilan. Untuk meningkatkan peran serta hendaknya lebih melibatkan responden dalam setiap tahapan pelaksanaan, mulai dari perencanaan sampai dengan proses evaluasi.
UJI ADAPTASI BEBERAPA VARIETAS UNGGUL BARU PADI SAWAH Widya Sari; Misran .
AGROSCIENCE (AGSCI) Vol 3, No 2 (2013): December
Publisher : Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana Cianjur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/agsci.v3i2.687

Abstract

      Varietas unggul baru merupakan salah satu faktor yang berperan penting dalam peningkatan produksi pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaan pertumbuhan dan produksi VUB padi sawah. Pengkajian dilaksanakan di lahan sawah petani jorong Koto Agung Sungai Duo, Sitiung, Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat pada bulan April sampai Juli 2011. Percobaan ditata menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan lima kali ulangan. Perlakuan menggunakan empat varietas padi sawah, yaitu; Logawa, Silugonggo, Inpari - 12, dan Ciherang (eksisting). Bibit ditanam 3-5 batang/rumpun, jarak tanam 25x25 cm. Pupuk yang diberikan adalah 200 kg Urea, 135 kg SP36, dan 75 kg KCl/ha. Pengamatan dilakukan terhadap; tinggi tanaman, jumlah anak maksimum, jumlah anak produktif, komponen hasil dan hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Logawa, Silugonggo, dan Inpari-12 merupakan varietas unggul baru padi sawah yang adaptif pada lingkungan spesifik dan memberikan hasil berturut-turut 6,69; 5,40; dan 6,09 t GKP/ha atau meningkat 40,25; 13,21; dan 27,67% di atas varietas (eksisting) Ciherang (4,77 t GKP/ha). Dari penelitian ini disimpulkan bahwa untuk mendapatkan produksi yang optimal pada daerah ini sebaiknya menggunakan varietas Logawa, Inpari 12, atau Silugonggo.
Potensi Kijing (Pilsbryoconcha exilis, Lea) sebagai Biofilter Perairan di Waduk Cirata, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat R. Selfi Nendris Sulistiawan
AGROSCIENCE (AGSCI) Vol 1, No 2 (2011): December
Publisher : Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana Cianjur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/agsci.v1i2.666

Abstract

    Sebagian besar jenis plankton di perairan Waduk Cirata juga terdapat dalam lambung kijing. Berdasarkan hal ini kijing mampu menyaring partikel-partikel makanan dalam air secara efektif. Peningkatan kedalaman disertai dengan penurunan pertumbuhan, kelangsungan hidup, dan produksi kijing. Penurunan ini diduga karena ketersediaan oksigen yang semakin menurun dengan meningkatnya kedalaman.     Hasil uji statistika menunjukkan bahwa padat tebar memberikan pengaruh tidak berbeda nyata terhadap pertumbuhan, kelangsungan hidup dan produksi kijing. Kedalaman memberikan pengaruh yang berbeda nyata terhadap pertumbuhan, kelangsungan hidup dan produksi kijing.
IDENTIFIKASI PANAS METABOLISME PADA PENETASAN TELUR PENYU HIJAU Chelonia mydas L., SELAMA MASA INKUBASI DI PANTAI PANGUMBAHAN KABUPATEN SUKABUMI, JAWA BARAT M. Yahya Ahmad
AGROSCIENCE (AGSCI) Vol 4, No 2 (2014): December
Publisher : Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana Cianjur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/agsci.v4i2.698

Abstract

     Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada perbedaan perkembangan panas metabolisme selama periode penetasan telur penyu hijau, Chelonia mydas L., dan hubungan antara jumlah telur dengan besarnya panas metabolisme yang dihasilkan. Sebanyak 700 butir telur penyu ditetaskan dalam 5 sarang buatan. Perkembangan suhu di dalam sarang dipantau selama periode penetasan. Semua sarang menunjukkan pola yang sama, yaitu adanya peningkatan suhu metabolisme yang signifikan pada periode 10-hari kelima dari masa penetasan. Perbedaan suhu metabolisme secara signifikan berbeda pada semua sarang percobaan pada hari ke-40an. Peningkatan suhu metabolisme yang ditimbulkan oleh peningkatan jumlah telur yang ditetaskan ini ternyata tidak memberikan perbedaan masa inkubasi. Untuk itu disarankan dilakukan penelitian yang mendalam terhadap proses menetasnya tukik dari dalam cangkang telur penyu.
RESPON PERKEMBANGAN AKAR TANAMAN KEDELAI (Glycine max. (L.) Merril) TERHADAP PEMBERIAN PUPUK HAYATI Melissa Syamsiah & Zaen Bachaerul
AGROSCIENCE (AGSCI) Vol 3, No 1 (2013): June
Publisher : Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana Cianjur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.254 KB) | DOI: 10.35194/agsci.v3i1.313

Abstract

Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan sistem perakaran kedelaikhususnya varietas Davros ialah dengan memanfaatkan Pupuk hayati dalam bentuk inokulan,Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perlakuan yang terbaik dalam meningkatkanperkembangan akar tanaman kedelai khususnya varietas Davros pada lahan bekas penanaman padisawah di daerah Cianjur. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan metode Rancangan AcakKelompok (RAK) dengan empat perlakuan dan tiga ulangan. Perlakuan pada Percobaan tersebutyaitu Z1 = lahan diberi kapur dan biji kedelai diinokulasi Rhizobakteri, Z2 = lahan diberi kapur,biji kedelai diinokulasi Rhizobakteri plus bakteri endofitik, Z3 = lahan ditabur dengan tanahbekas tanam kedelai, tanpa diberi kapur dan biji tidak diinokulasi, Z4 = Lahan hanya diberikapur tanpa tanah bekas tanam kedelai dan biji tidak diinokulasi. Parameter pengamatan meliputipanjang akar, jumlah bintil akar dan bobot bintil akar. Pengamatan dilakukan setelah tanamanberumur 76 hari. Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan lahan ditabur dengan tanah bekastanam kedelai tanpa kapur dan biji tidak diinokulasi (Z3) mempunyai nilai rata rata yang palingtinggi untuk setiap parameter pengamatan perkembangan akar tanaman kedelai varietas Davrospada lahan bekas penanaman padi sawah.
POTENSI SUMBER DAYA DAN ANALISIS USAHA TERNAK SAPI POTONG RAKYAT DENGAN INSEMINASI BUATAN DI DESA MEKARSARI KECAMATAN AGRABINTA KABUPATEN CIANJUR Johan Arifin; Dikdik Hermansyah
AGROSCIENCE (AGSCI) Vol 1, No 2 (2011): December
Publisher : Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana Cianjur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/agsci.v1i2.661

Abstract

    Penelitian inibertujuan untuk menganalisis peningkatan pendapatan petani dari budidaya sapi potong dengan inseminasi buatan. Penelitian dilaksanakan di Desa Mekarsari Kecamatan Agrabinta Kabupaten Cianjur. Sampel diambil secara acak sebanyak 30 orang petani yang telah mekasanakan IB.    Hasil panelitian menunjukkan biaya dan pendapatan pada budidaya sapi potong dengan IB adalah Rp. 3.345.000,00 dan Rp. 5.600.00,00. Sehingga keuntungan yang didapat adalah Rp 2.255.000,00 dengan R/C ratio 1,67, Sedangkan budidaya sapi potong tanpa IB mempunyai R/C ratio 1,14.
PENGARUH BAURAN PEMASARAN 7 P TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN DI SWEETBERRY AGROWISATA CIPANAS Endah Lisarini; Ningtyas .
AGROSCIENCE (AGSCI) Vol 4, No 2 (2014): December
Publisher : Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana Cianjur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/agsci.v4i2.693

Abstract

       Dalam upaya memberikan nilai bagi pelanggan melebihi para penyedia jasa wisata agro lainnya di Kecamatan Cipanas, Sweetberry Agrowisata mengolah bauran pemasaran 7 P (Product, Place, Promotion, Price, People, Physical Evidence, Process). Penelitian dilakukan untuk mendapatkan bauran 7 P yang mempengaruhi kepuasan pelanggan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif verifikatif. Data diperoleh dari 30 responden yang disampling secara accidental quota sampling. Data diolah melalui analisis regresi dan dilanjutkan dengan analisis jalur. Dari hasil analisis diperoleh bahwa lingkungan fisik/pshycal evidence merupakan lintasan yang paling berpengaruh signifikan artinya lingkungan fisik/phsycal evidence merupakan faktor bauran pemasaran 7P yang paling berpengaruh langsung terhadap kepuasan konsumen. Hal ini ditunjukkan dengan nilai beta yang tinggi yaitu 0,551 dan nilai sig atau tingkat error rendah kurang dari 0,05 yaitu 0,008. Hasil analisis jalur untuk faktor orang/people dan proses menunjukkan bahwa pengaruh keduanya terhadap kepuasan konsumen tidak signifikan, artinya terdapat pengaruh tidak nyata antara orang/people dan proses terhadap kepuasan konsumen. Ini ditunjukkan dengan nilai sig pada perhitungan analisis jalur lebih dari 0,05 yaitu masing-masing 0,066 dan 0,080 dengan selisih sangat tipis. Sedangkan untuk faktor produk, harga/price, tempat/place, dan promosi mempunyai pengaruh yang sangat kecil yaitu nilai Beta dan sig pada produk masing-masing 0,192 dan 0,443. Nilai beta pada harga/price yaitu -0,605 dengan sig 0,11. Sedangkan untuk tempat/place memiliki nilai beta dan sig masing-masing sebesar -0,121 dan 0,760. Faktor terakhir yang memiliki pengaruh kecil yaitu promosi dengan nilai beta -0.205 dengan sig sangat tinggi yaitu 0,381.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI LOYALITAS PELANGGAN (Studi kasus pada pabrik tahu goreng H. Mahpud di Desa Langensari Kecamatan Karangtengah Kabupaten Cianjur) Endah Lisarini; Salman Alfarisi
AGROSCIENCE (AGSCI) Vol 3, No 2 (2013): December
Publisher : Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana Cianjur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/agsci.v3i2.683

Abstract

     Bagi pengrajin tahu H. Mahpud di Langensari Kecamatan Karangtengah, keberadaan konsumen merupakan hal terpenting dalam menjaga keberlangsungan usahanya. Loyalitas konsumennya perlu dijaga. Penelitian dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi loyalitas pelanggan (pedagang tahu eceran) dan mengidentifikasi faktor yang memberikan pengaruh paling besar terhadap loyalitas pelanggan (pedagang tahu eceran) tahu goreng di pabrik H. Mahpud sejak bulan November 2012 sampai dengan bulan Januari 2013. Analisis data menggunakan metode Analisis Jalur. Dari hasil penelitian diperoleh model yang menjelaskan hubungan faktor independent (harga, mutu produk, layanan/kebijakan, perilaku pelanggandan kepuasan pelanggan) dengan factor dependent (loyalitas pelanggan). Model analisis jalur yang dapat diterima setelah diuji validitas dan reliabilitas model adalah model II dimana faktor harga mempengaruhi sebesar 34,3%, faktor mutu produk sebesar 1,9%, faktor pelayanan/ kebijakan sebesar -21,2%, faktor prilaku pelanggan sebesar 45,1%, faktor kepuasan pelanggan sebesar -45,9%. Secara keseluruhan variabel independent berpengaruh sebesar17,5%. Secara individual hanya faktor harga dan prilaku pelanggan yang perpengaruh terhadap loyalitas pelanggan di pabrik H. Mahpud. Faktor yang memberikan pengaruh paling besar terhadap loyalitas pelanggan di pabrik tahu H. Mahpud adalah faktor perilaku pelanggan yaitu sebesar 45,1%.
EFEKTIFITAS APLIKASI PESTISIDA NABATI TERHADAP HAMA WALANG SANGIT ( Leptotocorisa oratorius ) PADA TANAMAN PADI (Oryza sativa) DI KELOMPOK TANI “MANDIRI” DESA CIPEUYEUM KECAMATAN HAUR WANGI KABUPATEN CIANJUR ,, Ramli; Sumartina, Nina
AGROSCIENCE (AGSCI) Vol 3, No 2 (2013): December
Publisher : Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana Cianjur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/agsci.v3i2.688

Abstract

     Penggunaan pestisida nabati punya nilai ekonomis dalam mengendalikan Organisme Pengganggu Tanaman ( OPT ) dimana penngendaliannya diarahkan kepada sistem pengendalian hama terpadu ( PHT ). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis-jenis pestisida nabati yang sering diaplikasikan terhadap hama sasaran, untuk mengetahui selisih biaya faktor produksi juga untuk mengetahui efektifitas aplikasi pestisida nabati terhadap hama walang sangit ( Leptotocorisa oraterius ) pada tanaman padi ( Oryza sativa ). Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis pestisida nabati yang paling banyak diaplikasikan ada dua jenis yaitu pestisida cabe merah ( Capsicum annum ) dan pestisida daun suren ( Toona sureni ). Untuk selisih biaya faktor produksi antara selisih bahan baku, biaya tenaga kerja dan overhead pabrik ternyata aplikasi pestisida nabati masih mempunyai keunggulan dari pada aplikasi pestisida kimia yaitu sebesar Rp. 255.000.00,- atau 49.0385% dari total biaya aplikasi pestisida kimia yaitu sebesar Rp. 520.000.00,-. Untuk keefefektifan aplikasi pestisida nabati dapat terbuktikan dengan cara membandingkan Output Anggaran seharusnya ( OA ) dengan Output Sesungguhnya ( OS ) dimana ( OA ) > ( OS ) dan dengan adanya selisih biaya faktor produksi yang mencapai 49.0385% atau mendekati 50%.Â