AGROSCIENCE
Jurnal Agroscience (JAGSCI) dahulu bernama Journal of Agroscience adalah media publikasi ilmiah hasil-hasil penelitiandi bidang pertanian yang meliputi teknologi budidaya, sosial-ekonomi pertanian, penyuluhan dan kelembagaan pertanian. Pertama kali diterbitkan pada tahun 2008 dalam edisi cetak dengan Nomor ISSN 1979-4681. Pada tahun 2016 mulai diterbitkan dalam bentuk daring dengan e-ISSN 2579-7891. Adapun Misi dari jurnal ini adalah meningkatkan pengetahuan menyebarluaskan karya tulis ilmiah profseional bidang pertanian. JAGSCI diterbitkan oleh Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana. JAGSCI diterbitkan dua kali dalam setahun, sebagai berikut, nomer 1 diterbitkan pada periode Januari sampai dengan Juni, dan nomor 2 diterbitkan pada periode Juli sampai dengan Desember.
Articles
263 Documents
ANALISIS STRATEGI PENGEMBANGAN PD. RASA MANDIRI
Malia, Rosda;
Priadi, Getama
AGROSCIENCE (AGSCI) Vol 3, No 2 (2013): December
Publisher : Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana Cianjur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35194/agsci.v3i2.685
    PD. Rasa Mandiri merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dibidang produksi olahan pisang dengan merk dagang “Mutia Rasaâ€. Tingginya permintaan produk olahan pisang, menjadi salah satu faktor PD. Rasa Mandiri untuk mengembangkan usahanya. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi faktor-faktor internal dan eksternal yang menjadi kekuatan (strengths), kelemahan (weakness), peluang (opportunity) dan ancaman (threats) dan mengetahui strategi pengembangan yang tepat buat PD. Rasa Mandiri. Pemilihan tempat penelitian dilakukan dengan metode purposif. Penelitian mulai Bulan Februari sampai dengan bulan April 2013. Metode pengolahan dan analisis data terdiri dari : analisis deskriptif dan analisis formula strategi. Matriks IFE dan EFE menunjukkan total bobot skor rata-rata sebesar 2,73 dan 2,63. Hasil analisis matriks IE menggambarkan posisi PD. Rasa Mandiri berada pada posisi V, yaitu tahap hold and maintain. Kemudian dari matriks SWOT diperoleh delapan alternatif strategi dan dari hasil matriks QSPM diperoleh prioritas strategi bagi PD. Rasa Mandiri secara berturut-turut sebagai berikut; menjalin kemitraan dengan petani pisang atau pun penyuplai bahan baku yang lebih luas, melakukan sistem manajemen keuangan dalam perusahaan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperluas pasar, terus berinovasi dalam produk olahan pisang, menggunakan teknologi dalam produksi maupun manajemen perusahaan, menjalin komunikasi yang lebih erat dengan konsumen dan karyawan dan menambah modal untuk meningkatkan produksi.Â
PENGARUH PARTISIPASI KELOMPOK WANITA TANI TERHADAP PENINGKATAN KUALITAS HIDUP ANGGOTA (Studi Pada Program Kawasan Rumah Pangan Lestari Di Kelompok Wanita Tani Sakinah)
Falentino, Robby;
Maulana, Denden
AGROSCIENCE (AGSCI) Vol 4, No 2 (2014): December
Publisher : Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana Cianjur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35194/agsci.v4i2.701
  Pembentukan Kelompok Wanita Tani (KWT) merupakan sekelompok organisasi wanita yang bergerak dibidang pertanian baik off farm maupun on farm, dimana kaum perempuan diberikan pemberdayaan dan pelatihan khusus seputar dunia pertanian termasuk pada program Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL). Penelitian ini secara umum bertujuan untuk mengetahui tingkat partisipasi dan tingkat kualitas hidup anggota Kelompok Wanita Tani pada program Kawasan Rumah Pangan Lestari dan pengaruh penerapan program Kawasan Rumah Pangan Lestari dalam peningkatan kualitas hidup anggota dengan menganalis pengaruh dari variabel partisipasi dan variabel kualitas hidup. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif kuantitatif dengan mengunakan analisis regresi linier sederhana sebagai perhitungan statistic dan distribusi frekuensi. Tiap variabel yang diukur terdiri yaitu variabel partisipasi dan variabel kualitas hidup masing-masing terdiri dari tiga dimensi, hasil dari pengukuran dengan menggunakan teknik analisis Deskriptif skala likert dengan mencari nilai bobot standar menunjukan pada variabel partisipasi (X) dengan total skor 696 sehingga pada garis kontinum setuju dengan pesentase 69,5% berada pada kategori baik. Sedangkan untuk pengukuran variabel kualitas hidup (Y) dengan total skor 667 sehingga pada garis kontinum cukup setuju dengan pesentase 59,28% berada pada kategori cukup baik. hasil analisis dengan menggunakan koefisien determinasi diperoleh 38,50% peningkatan kualitas hidup anggota dapat didukung oleh variabel penerapan program Kawasan Rumah Pangan Lestari, hal yang sama juga diperoleh berdasarkan hasil uji F sebesar 14,394 dan uji t sebesar 3,794 dimana semuanya dinyatakan signifikan bahwa “ Ada pengaruh penerapan program Kawasan Rumah Pangan Lestari dalam peningkatan kualitas hidup anggotaâ€
PEMANFAATAN LIMBAH HIDROPONIK SELADA KERITING (Lactuca Sativa L), ROMAINE (Lactuca Sativa var Romana), LOLLOROSA (Lactuca Sativa var Lollrosa) DALAM PEMBUATAN ES KRIM
Wibowo, Nurdi Ibnu;
Siddik, Naufal Amar
AGROSCIENCE (AGSCI) Vol 11, No 2 (2021): December
Publisher : Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana Cianjur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35194/agsci.v11i2.1857
Selada (Lactuca sativa L) merupakan salah satu sayuran populer yang memiliki nilai ekonomi tinggi, dan memiliki banyak kandungan gizi sehingga tanaman ini berpotensi untuk terus di budidayakan. Dalam budidaya tanaman hidroponik selada keriting, romaine, dan lollorosa banyak terdapat hasil trimming dan tanaman yang tidak sesuai dengan kebutuhan pasar sehingga menghasilkan limbah hasil pertanian yang menimbulkan maslah bagi lingkungan sekitar. Banyaknya manfaat yang terkandung dalam tanaman selada sehingga dapat dimanfaatkan menjadi pangan fungsional dalam pembuatan es krim. Rancangan penelitian dibuat menjadi 5 sampel dengan formulasi yang berbeda dari setiap sampelnya. Respon dari panelis didapatkan dengan melakukan uji hedonik dengan melibatkan 24 panelis biasa dan 1 panelis ahli dan dianalisis menggunakan Response Surface Methods (RSM). Hasil penelitia menunjukan bahwa formula yang berbeda dari setiap sampel berpengaruh terhadap warna, rasa, aroma, dan tekstur es krim selada keriting, romaine, lollorosa. Sampel dari F1 merupakan sampel terbaik dari segi warna. Sampel F1 merupakan sampel terbaik dari rasa. Sampel F1 merupakan sampel terbaik dari segi aroma, dan sampel F1 juga merupakan sampel terbaik dari segi tekstur. Sampel F1 merupakan sampel terbaik dari kelima sampel dengan formulasi selada keriting 70%, romaine 15%, Lollorosa 15%.(188 kalimat)
OPTIMALISASI PEMANFAATAN LAHAN SEMPIT ENGGUNAKAN TEKNIK VERTIKULTUR MIKROHIDROPONIK DENGAN MEDIA TANAM DAN PUPUK AB MIX PADA TANAMAN SELADA (Lactuca sativa L.)
Zulkifli Zulkifli
AGROSCIENCE (AGSCI) Vol 11, No 2 (2021): December
Publisher : Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana Cianjur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35194/agsci.v11i2.1771
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik budidaya vertikultur Mikrohidroponik dengan menggunakan media tanam dan pemakaian pupuk AB Mix pada tanaman Selada serta untuk mengetahui peranan teknik budidaya vertikultur mikrohidroponik sebagai solusi dalam mengatasi permasalahan lahan sempit khususnya di daerah perkotaan. Adapun parameter yang diamati adalah tinggi tanaman (cm), jumlah daun (helai) dan berat tanaman saat panen (g). Penelitian ini merupakan percobaan lapangan yang dilaksanakan pada bulan Mei sampai Juni 2021. Pada penelitian ini menggunakan teknik mikrohidroponik dengan sistem pertanaman secara vertikultur dengan menggunakan benih selada New grand rapids. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan Faktor I : Larutan AB Mix yang terdiri dari dua taraf yaitu AB0 : 500 ppm; AB1 : 750 ppm; dan Faktor II : Media tanam yang terdiri dari dua taraf yaitu M0 : Arang sekam ; M1 :Cocopeat. Penelitian ini dilaksanakan di Rumah kaca Fakultas Pertanian Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia Medan. Dari hasil penelitian setelah dianalisis secara statistik, pengaruh interaksi pengaplikasian Larutan AB Mix dan Media tanam berpengaruh tidak nyata dengan F hitung ˂ F tabel terhadap tinggi tanaman (cm) pada umur 1 mst, 2 mst, 3 mst, 4 mst, 5 mst serta jumlah daun (helai) pada umur 1 mst; dan berpengaruh nyata dengan F hitung ˃ F tabel terhadap jumlah daun (helai) pada umur 2 mst, 3 mst, 4 mst, 5 mst, serta berat tanaman saat panen (g). Dari hasil penelitian secara deskriptif, teknik pertanaman secara vertikultur mampu mengatasi permasalahan lahan sempit yaitu dengan volume area pertanaman yaitu 300cm x 50cm x 120cm mampu dibudidayakan tanaman selada secara hidroponik dengan sistem DFT (Deep Flow Tehnique) sebanyak 96 tanaman dengan jarak antar tanaman 15cm dan jarak antar pipa dalam instalasi 30 cm dengan 2 instalasi.
KEPENTINGAN KEBERADAAN PENGEPUL DAN KEPUASAN PETANI AKAN KINERJANYA SEBAGAI AGEN PEMASAR MALAI PANDANWANGI
Endah Lisarini;
Siti Nur Ilah Adillah
AGROSCIENCE (AGSCI) Vol 10, No 2 (2020): December
Publisher : Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana Cianjur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35194/agsci.v10i2.1154
Sebagian besar petani skala kecil di Indonesia masih bergantung pada tengkulak atau pengepul untuk memasarkan hasil pertaniannya. Sementara kebijakan-kebijakan di pertanian mengarah kepada pemutusan rantai pemasaran yang panjang termasuk menghilangkan keberadaan tengkulak dan pengepul. Kondisi yang kontradiktif ini memotivasi dilakukannya penelitian dengan tujuan untuk mengkaji : 1) berbagai manfaat pengepul bagi petani; 2) tingkat kepentingan kinerja pengepul bagi petani; 3) tingkat kepuasan petani akan kinerja pengepul. Penelitian dilakukan dengan melibatkan 35 responden petani padi Pandanwangi yang menjual malainya ke pengepul. Responden petani mempunyai karakteristik : didominasi oleh petani laki-laki, berusia di atas 50 tahun, berpendidikan sekolah dasar (SD), sudah berprofesi sebagai petani lebih dari 15 tahun dengan luas garapan lahan rata-rata- satu hektar. Jumlah populasi petani tidak diketahui dengan pasti, maka penentuan responden sebagai sampel dilakukan dengan metode non probability sampling dan teknik purposive sampling. Tingkat kepentingan dan tingkat kepuasan petani akan keberadaan dan kinerja pengepul merupakan variabel penelitian yang dikaji menggunakan metode analisis Index Performance Analysis (IPA) dan Customer Satisfaction Index (CSI). Diperoleh hasil penelitian yang menyimpulkan : 1) Keberadaan pengepul masih dibutuhkan petani karena memberi manfaat antara lain menerima pasokan malai Pandanwangi dalam jumlah berapapun dan dalam kondisi mutu apapun, menanggung biaya-biaya pemasaram dan terkadang menyediakan modal kerja; 2) kinerja pengepul bagi petani dianggap penting dengan skor rata-rata tingkat kepentingan sebesar 4.14 (skala 1 – 5); dan 3) petani merasa puas dengan kinerja pengepul sebagai agen pemasar dengan skor rata-rata tingkat kepuasan 3.79 (skala 1 – 5) atau dikategorikan puas sebesar 76% (66% < CSI £ 80%). Dari hasil penelitian ini menjelaskan bahwa keberadaan pengepul masih diperlukan bagi petani dengan luas lahan garapan relative sempit dan terbatas modal usahataninya. Agar petani tidak terlalu lemah daya tawar harga malai Pandanwangi, para petani perlu bergabung ke dalam kelompok tani.
PENGARUH MEDIA PERENDAMAN TERHADAP PEMATAHAN DORMANSI, PERKECAMBAHAN DAN VIGOSITAS BIBIT PEPAYA (Carica papaya L.)
Endah Lisarini;
Suwandi .
AGROSCIENCE (AGSCI) Vol 1, No 2 (2011): December
Publisher : Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana Cianjur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35194/agsci.v1i2.663
Percobaan laboratorium dilanjutkan percobaan lapang dilakukan untuk mengkaji pengaruhmedia perendaman terhadap kecepatan pematahan dormansi, perkecambahan dan vigositas bibit papaya (Carica papaya L.) Rancangan perlakuan yang digunakan adalah non faktorial tujuh perlakuan perendaman yang diacak lengkap dan diulang tiga kali. Perlakuan perendaman meliputi : perendaman dalam air suhu 28°C selama 1 hari (P1), perendaman dalam air suhu 50°C selama 1 hari (P2), perendaman dalam air suhu 75°C selama 1 hari (P3), perendaman dalam KNO3 1% selama 1 hari (P4), perendaman dalam KNO3 1.5% selama 1 hari (P5), perendaman dalam KNO3 2% selama 1 hari (P6), perendaman dalam KNO3 2.5% selama 1 hari (P7). Perlakuan dicobakan pada dua kelompok biji papaya yaitu kelompok biji papaya masih berselaput dan kelompok biji papaya tidak berselaput. Parameter yang diukur adalah jumlah biji terbanyak minimal 70% berkecambah secara serempak (sebagai saat biji papaya terpatahkan dormansinya, daya berkecambah, tinggi bibit dan panjang akar. Hasil percobaan menunjukkan bahwa media perendaman dengan air bersuhu 50°C dan 75°C selama 1 hari baik terhadap kelompok biji papaya yang masih berselaput maupun yang sudah tidak berselaput, mempercepat berkecambahnya biji 1 – 2 hari lebih cepat dibandingkan air bersuhu normal (kontrol). Perendaman biji papaya dengan KNO3 konsentrasi 2,5% berkecambah 7 hari lebih cepat dibandingkan kontrol. Vigositas bibit tidak dipengaruhi oleh perlakuan perendaman apapun di atas terhadap dua kelompok biji papaya.
RESPON PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN CABAI MERAH (Capsicum annum L.) TERHADAP PEMBERIAN PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobakteri) DARI AKAR BAMBU DAN URINE KELINCI
Melissa Syamsiah;
Royani .
AGROSCIENCE (AGSCI) Vol 4, No 2 (2014): December
Publisher : Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana Cianjur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35194/agsci.v4i2.695
Cabai merah merupakan salah satu produk hortikultur penting yang bernilai ekonomis tinggi dan cocok untuk dikembangkan di Indonesia. Penggunaan bahan alami seperti PGPR dari akar bambu dan urine kelinci diharapkan mampu meningkatkan produksi tanaman cabai merah. Penelitian bertujuan untuk menemukan dosis perlakuan PGPR dari akar bambu dan urine kelinci paling baik untuk pertumbuhan dan produksi tanaman cabai merah. Penelitian dilakukan di kebun percobaan dan laboratorium Fakultas Pertanian UNSUR pada bulan Februari sampai Juni 2014. Penelitian ini terdiri dari 10 perlakuan yaitu Dosis PGPR akar bambu pada perlakuan A, B, C, dan D yang diberikan masing-masing sebesar 5, 7,5, 10 dan 12,5 ml/L air sedangkan perlakuan E, F, G, dan H merupakan perlakuan A sampai D yang dikombinasikan dengan urine kelinci sebanyak 50ml/L air dan perlakuan I adalah urine dengan dosis 50 ml/L air dan perlakuan J adalah tanpa pemberian PGPR dan urine kelinci. Pengamatan dilakukan seminggu sekali selama 13 minggu. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan kombinasi PGPR akar bambu 12,5 ml/L air dengan urine 50 ml/L air merupakan perlakuan terbaik untuk tinggi tanaman cabai merah sedangkan kombinasi PGPR akar bambu 7,5 ml/L air dengan urine 50 ml/L air merupakan perlakuan terbaik untuk jumlah buah dan bobot basah tanaman cabai merah pada 13MST.
PENGARUH KEPEMIMPINAN DAN MOTIVASI TERHADAP PARTISIPASI ANGGOTA DI MASYARAKAT PELESTARI PADI PANDANWANGI CIANJUR (MP3C)
Asep Saepul Alam;
Ahmad Nur Rizal;
Dany Rohmatulloh
AGROSCIENCE (AGSCI) Vol 10, No 2 (2020): December
Publisher : Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana Cianjur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35194/agsci.v10i2.1160
Dalam organisasi, pemimpin dan anggota sangat berperan penting untuk menjalankan sebuah organisasi. Sifat kepemimpinan yang dimiliki oleh seorang pemimpin sangat penting untuk mengarahkan anggotanya agar bisa mencapai tujuan organisasi bersama-sama, selain seorang pemimpin, komponen penting dalam organisasi adalah anggota, motivasi yang dimiliki oleh anggota akan berperan pada organisasi untuk tercapainya visi dan misi organisasi. Sehingga kedunya penyebab tersebut akan mempengarhi partisipasi anggota dalam mengikuti kegiatan di dalam organisasi Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh baik secara simultan ataupun parsial antara kepemimpinan dan motivasi terhadap partisipasi anggota di Masyarakat Pelestari Padi Pandanwangi Cianjur (MP3C). Penelitian ini menggunakan path analisis. Hasil penelitian menunjukan: (1) terdapat pengaruh antara kepemimpinan terhadap partisipasi anggota, (2) terdapat pengaruh antara motivasi terhadap partisipasi anggota, (3) terdapat pengaruh antara kepemimpinan dan motivasi terhadap partisipasi.
LIDAH BUAYA (Aloevera) SEBAGAI EDIBLE COATING PADA CABAI MERAH (Capsicum annum) DAN TOMAT (Lycopersicum esculentum)
Kejora Handarini
AGROSCIENCE (AGSCI) Vol 11, No 2 (2021): December
Publisher : Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana Cianjur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35194/agsci.v11i2.1847
Cabai dan tomat merupakan komoditas hortikultura andalan, namun sifatnya perishable, sehingga perlu diupayakan untuk mempertahankan mutunya. Gel lidah buaya mengandung senyawa yang dapat dimanfaatkan sebagai edible coating pencegah kerusakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh gel lidah buaya dalam mempertahankan mutu cabai merah dan tomat. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei sampai Juni 2021 di Laboratorium Teknologi Pangan, Unitomo. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 2 perlakuan, suhu penyimpanan dan jenis gel, dilakukan dengan 3 kali ulangan. Parameter yang diamati adalah susut bobot dan sifat organoleptik selama penyimpanan hari ke 0 sampai hari ke 7. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan jenis gel lidah buaya dan suhu penyimpanan berpengaruh nyata (p<0.05) terhadap nilai mutu organoleptik dan susut bobot cabai selama penyimpanan. Pemberian gel lidah buaya tanpa pasteurisasi pada cabai dan tomat di suhu refrigerator menghasilkan mutu organoleptik lebih tinggi dan susut bobot terendah dibandingkan dengan gel lidah buaya dengan pasteurisasi.