Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha is an open access peer-reviewed scientific journal published by Jurusan Pendidikan Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Ganesha. The journal publishes different kinds of scientific articles based on the field research and program in the area of early childhood education. We received only articles relating to early childhood education fields, and can be written using quantitative or qualitative approaches. Articles can be made in a variety of research designs, such as action research, experiments, and case studies. This journal was published since 2012, and from 2016 we published articles three times a year (April, August, and December).
Articles
129 Documents
Search results for
, issue
"Vol 2, No 1 (2014):"
:
129 Documents
clear
PENERAPAN METODE PEMBERIAN TUGAS BERBANTUAN MEDIA BALOK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK
., Ni Nyoman Ayu Sukreni;
., Dra. Made Sulastri, M.Pd.;
., Mutiara Magta, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 2, No 1 (2014): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v2i1.4221
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan perkembangan kognitif anak setelah diterapkan metode pemberian tugas berbantuan media balok di TK widya Sesana Sangsit.Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah 12 orang Anak TK pada Kelompok B Semester II Tahun Pelajaran 2013/2014. Data penelitian tentang perkembangan kognitif dikumpulkan dengan metode observasi dengan instrumen berupa lembar format observasi dan metode wawancara dengan instrumen berupa lembar format percakapan. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis statistik kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan terjadinya peningkatan kognitif siswa kelompok B TK. Widya Sesana Sangsit setelah diterapkan metode pemberian tugas melalui kegiatan bermain balok sebesar 23,50%. Ini terlihat dari peningkatan rata-rata persentase kognitif siswa pada siklus pada siklus I adalah 54,11% yang berada pada kategori rendah dan rerata kemampuan kognitif anak pada siklus II sebesar 83,67% berada pada kategori tinggi.Kata Kunci : metode pemberian tugas, media balok, kemampuan kognitif This study aims to determine the increase in cognitive development of children after the applied method of assignment aided beam in kindergarten widya media Sesana Sangsit.Jenis this study is action research conducted in two cycles . Subjects were 12 kindergarten Children in Group B Second Semester Academic Year 2013/2014 . Data collected research on cognitive development with the method of observation with the instrument in the form of sheets of format observation and interviews with the instrument in the form of a conversation format sheet . The data were analyzed using descriptive statistical analysis and quantitative statistical analysis methods . The results of the analysis of the data showed an increase in cognitive group B kindergarten students . Widya Sesana Sangsit after application of the method of administration tasks through play activities beam of 23.50 % . This is evident from the increase in the average percentage of students in the cognitive cycle in the first cycle is 54.11 % which is at the low category and the average cognitive abilities of children in the second cycle of 83.67 % in the high category keyword : methods of duty , blocks , cognitive abilities
PENERAPAN METODE BERCERITA BERBANTUAN MEDIA PANGGUNG BONEKA UNTUK MENINGKATKAN PERKEMBANGAN BAHASA PADA ANAK KELOMPOK B TK GANESA SINGARAJA
., Ni Luh Putu Jesi Agustini;
., Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd.;
., I Kadek Suartama, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 2, No 1 (2014): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v2i1.3033
Masalah yang menjadi dasar dalam penelitian ini adalah rendahnya kemampuan bahasa pada anak dalam kemampuan berbicara dan menyimak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan perkembangan bahasa setelah penerapan metode bercerita berbantuan media panggung boneka pada anak Kelompok B Semester II Tahun Pelajaran 2013/2014 Di TK Ganesa Singaraja. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah Anak Kelompok B Semeseter II Tahun Pelajaran 2013/2014 TK Ganesa Singaraja, sebanyak 13 orang. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode observasi dan instrument pengumpulan data yang digunakan adalah lembar observasi. Dalam penelitian ini menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis statistik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan bahasa setelah penerapan metode bercerita berbantuan media panggung boneka pada anak Kelompok B Semester II Tahun Pelajaran 2013/2014 Di TK Ganesa Singaraja sebesar 13,34%. Hal ini dapat dilihat dari adanya peningkatan rata-rata persentase kemampuan bahasa anak pada siklus I sebesar 67,66% dengan kriteria sedang menjadi sebesar 81,00% pada siklus II yang ada pada kriteria tinggi. Dengan demikian Penerapan Metode Bercerita Berbantuan Media Panggung Boneka mampu meningkatkan Perkembangan Bahasa Anak Kelompok B Semester II Tahun Pelajaran 2013/2014 Di TK Ganesa Singaraja. Kata Kunci : bercerita, panggung boneka, perkembangan bahasa The problems is the basis for this research is the lack of language skills in children in the ability of speaking and listening. This research is aimed to know the increase of language development through the implementation of story telling method by using doll scaffolding in group B students of TK Ganesa Singaraja in academic year 2013/2014. This research is action based research that was done in two cycles. The subject is group B students of TK Ganesa Singaraja in academic year 2013/2014, that consist of 13 students. The collecting data was done by using observation method and the instrument used is the observation sheet. This research used statistik descriptive analysis and statistik descriptive analysis method. The result of this research shows that increasing of the language development after the implementation of story telling method by using doll scaffolding in group B students of TK Ganesa Singaraja in academic year 2013/2014 is 13,34%. It can be seen based on the average percentage of the students languge skill in cycle I is 67,66% with fair criteria increase 81,00% in cycle II with high criteria. Therefore, the implementation of this method is able to increase the language development of group B students of TK Ganesa Singaraja in academic year 2013/2014. keyword : storytelling, doll scaffolding, language development.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG (DIRECT INSTRUCTION) BERBANTUAN MEDIA SENI MELIPAT KERTAS UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK TK SHANTI KUMARA III SEMPIDI
., Desak Putu Mariati;
., Drs. Gede Raga, M.Si;
., Drs. Ketut Pudjawan,M.Pd
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 2, No 1 (2014): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v2i1.3076
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan Kemampuan Motorik Halus B setelah menerapkan model Pembelajaran Langsung (Direct Instruction) dengan media seni melipat kertas pada anak kelompok B TK Shanti Kumara III Sempidi, semester I Tahun Pelajaran 2014/2015. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah 32 anak TK pada Kelompok B Semester II Tahun Pelajaran 2014/2015. Data tentang kemampuan motorik halus dikumpulkan menggunakan metode observasi. Data hasil penelitian selanjutnya dianalisis menggunakan metode analisis statistik deskriftif dan metode analisis deskriftif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukan bahwa terjadi peningkatan Kemampuan Motorik Halus anak kelompok B dengan media seni melipat kertas pada siklus I sebesar 65,83% pada kategori sedang dan pada siklus II meningkat menjadi sebesar 86,41% berada pada kategori tinggi. Jadi terjadi peningkatan Kemampuan Motorik Halus dengan media seni melipat kertas sebesar 20,58%. Kata Kunci : model pembelajaran langsung (Direct Instruction), kemampuan motorik halus, media seni melipat kertas This study aims to determine the improvement of fine motor skills learning model B after applying the Direct Instruction with media art of paper folding in kindergarten children in group B III Sempidi Shanti Kumara, the first semester of academic year 2014/2015. This research is an action research conducted in two cycles. Subjects were 32 kindergarten children in Group B Second Semester Academic Year 2014/2015. Data on fine motor skills were collected using observational methods. The data were then analyzed using descriptive statistical analysis and quantitative descriptive analysis method. The results of the data analysis showed that an increase in the fine motor skills of children in group B with media art of paper folding at the first cycle of 65.83 % in the medium category and the second cycle increased to 86.41 % in the high category . So an increase in fine motor skills with the art of paper folding medium of 20.58 %keyword : direct instructional model, fine motor skills, media art of paper folding
PENERAPAN METODE BERMAIN BERBANTUAN MEDIA KUBUS MULTIGUNA UNTUK MENINGKATKAN PERKEMBANGAN KOGNITIF
., Luh Meryati;
., Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd;
., Nice Maylani Asril, S.Psi.,M.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 2, No 1 (2014): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v2i1.3137
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan perkembangan kognitif anak dalam pengenalan lambang bilangan setelah diterapkan metode bermain berbantuan media kubus multiguna pada anak kelompok A2 semester II Tahun Pelajaran 2013/2014 di TK Laboratorium Undiksha Singaraja. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus dan subjek sebanyak 20 orang anak. Data penelitian tentang perkembangan kognitif dalam pengenalan lambang bilangan dikumpulkan dengan metode observasi dengan instrument berupa lembar format observasi. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan perkembangan kognitif dalam pengenalan lambang bilangan dengan penerapan metode bermain berbantuan media kubus multiguna pada siklus I sebesar 67,50% yang berada pada kategori sedang ternyata mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 83,50% yang tergolong pada kategori tinggi. Jadi, terdapat peningkatan perkembangan kognitif dalam pengenalan lambang bilangan pada anak sebesar 16%. Pada peningkatan perkembangan kognitif dalam pengenalan lambang bilangan berbantuan media kubus multiguna.Kata Kunci : metode bermain, media kubus multiguna, perkembangan kognitif The purpose of this research was to study the improvement within child cognitive development in the introduction of numbers after the application of the playing method using the multi-function cube media to the A2 group children during the second semester or the academic year 2013/2014 in TK Laboratorium Undiksha Singaraja. This type of study is a classroom action-based research which was carried out in two cycles with 20 children as the subjects. The data on the cognitive development in the introduction of numbers were collected by observation method with observation forms as the instrument. The data in this study were analyzed using descriptive statistical analysis method and quantitative descriptive analysis method. The result of the data analysis shows that there was 67.50% improvement for the cognitive development in the introduction of numbers with the application of the playing method using multi-function cube media in the first cycle, which can be categorized as average. An improvement into 83.50% was also found in the second cycle which can be categorized as high. Therefore, there was 16% improvement for the cognitive development in the introduction of numbers using the multi-function cube media.keyword : playing method, multi-function cube media, cognitive development
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) BERBANTUAN MEDIA KOTAK POS GEOMETRI UNTUK MENINGKATKAN PERKEMBANGAN KOGNITIF ANAK
., Ayu Kusuma Dewi;
., Drs. Ketut Pudjawan,M.Pd;
., I Gde Wawan Sudatha, S.Pd., S.T., M.Pd
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 2, No 1 (2014): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v2i1.3154
Permasalahan yang terdapat pada penelitian ini mengenai rendahnya kemampuan kognitif anak dalam mengenal bentuk geometri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan perkembangan kognitif setelah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) berbantuan media kotak pos geometri pada anak Kelompok B Semester II Tahun Pelajaran 2013/2014 Di TK Tunas Mekar. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah Anak Kelompok B Semeseter II Tahun Pelajaran 2013/2014 TK Tunas Mekar, sebanyak 16 orang. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode observasi dan instrument pengumpulan data yang digunakan adalah lembar observasi. Dalam penelitian ini menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis statistik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kognitif setelah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) berbantuan media kotak pos geometri pada anak Kelompok B Semester II Tahun Pelajaran 2013/2014 Di TK Tunas Mekar sebesar 19,25%. Hal ini dapat dilihat dari adanya peningkatan rata-rata persentase kemampuan kognitif anak pada siklus I sebesar 69,00% dengan kriteria sedang menjadi sebesar 88,25% pada siklus II yang ada pada kriteria tinggi. Dengan demikian penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) mampu meningkatkan perkembangan kognitif anak kelompok B semester II tahun elajaran 2013/2014 Di TK Tunas Mekar. Kata Kunci : Teams Games Tournament (TGT), media kotak pos geometeri, perkembangan kognitif The problems found in this study regarding the low cognitive abilities of children in recognizing geometric shapes.This research is aimed to know the increase of cognitive development through the implementation of cooperative learning model Teams Games Tournament (TGT) post box geometry media in group B students of TK Tunas Mekar in academic year 2013/2014.This research is action based research that was done in two cycles. The subject is group B students of TK Tunas Mekar in academic year 2013/2014, that consist of 16 students. The collecting data was done by using observation method and the instrument used is the observation sheet. This research used statistik descriptive analysis and statistik descriptive analysis method. The result of this research shows that increasing of the cognitive development after the implementation of cooperative learning model Teams Games Tournament (TGT) post box geometry in group B students of TK Tunas Mekar in academic year 2013/2014 is 19,25%. It can be seen based on the average percentage of the students languge skill in cycle I is 69,00% with fair criteria increase 88,25% in cycle II with high criteria. Therefore, the implementation of this model is able to increase the cognitive development of group B students of TK Tunas Mekar in academic year 2013/2014.keyword : teams Games tournament (TGT), post box geometry media, cognitive development
PENERAPAN METODE PEMBERIAN TUGAS MELALUI KEGIATAN AIRBRUSH BERBANTUAN MEDIA SEDERHANA UNTUK MENINGKATKAN PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS PADA ANAK KELOMPOK B TK NEGERI PEMBINA DENPASAR
., Ni Putu Eka Yunita Mariyanti;
., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd;
., Drs. I Made Suara, M.Pd
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 2, No 1 (2014): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v2i1.3177
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan perkembangan motorik halus melalui penerapan metode pemberian tugas melalui kegitan airbrush berbantuan media sederhana pada anak kelompok B semester II TK Negeri Pembina Denpasar tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) atau Classroom Action Research. Subjek dalam penelitian ini adalah anak kelompok B 1 TK Negeri Pembina Denpasar tahun pelajaran 2013/2014. Data perkembangan motorik halus anak dikumpulkan dengan menggunakan metode non tes (wawancara/percakapan) dengan instrumen lembar wawancara dan observasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif kuantitatif. Analisis data dilakukan dengan membandingkan hasil dari siklus I dan siklus II. Pada siklus I diketahui pencapaian perkembangan motorik halus sebesar 46,36% dengan kategori sangat rendah. Sedangkan pada siklus II pencapaian perkembangan motorik halus sebesar 83,86% dengan kategori tinggi. Dapat disimpulkan bahwa dengan menerapkan metode pemberian tugas melalui kegiatan airbrush berbantuan media sederhana dapat meningkatkan perkembangan motorik halus pada anak kelompok B semester II TK Negeri Pembina Denpasar.Kata Kunci : metode pemberian tugas melalui kegiatan airbursh, media sederhana, perkembangan motorik halus This study aims to determine the improvement of fine motor development through the application of the tasks administration method through airbrush activity simple media-assisted of group B in second semester at TK Negeri Pembina Denpasar school year 2013/2014. This study is a Classroom Action Research. The subjects in this study were children of group B in second semester at TK Negeri Pembina Denpasar school year 2013/2014. Fine motor development data collected using non-test methods (interviews/ conversations) with questionnaires and observation instruments. Data were analyzed using quantitative descriptive analysis techniques. Data analysis is done by comparing the results of the first cycle and second cycle. In the first cycle is known that the fine motor development achievemen was 46.36% in very low category. While in the second cycle the fine motor development achievement is 83.86% in the high category. We can conclude that by applying the tasks administration method through airbrush activity simple media-assisted can improve fine motor development of group B in second semester at TK Negeri Pembina Denpasar school year 2013/2014. keyword : tasks administration method through airbrush activity, simple media-assisted and fine motor development
PENERAPAN METODE PEMBERIAN TUGAS BERBANTUAN MEDIA GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN PERKEMBANGAN BAHASA PADA ANAK
., Ni Made Seroni;
., Drs. Gede Raga, M.Si;
., Nice Maylani Asril, S.Psi.,M.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 2, No 1 (2014): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (85.536 KB)
|
DOI: 10.23887/paud.v2i1.3256
Permasalahan yang terdapat pada penelitian ini mengenai rendahnya perkembangan bahasa pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan perkembangan bahasa pada anak setelah diterapkan metode pemberian tugas berbantuan media gambar pada anak kelompok A semester II Tahun Pelajaran 2013/2014 di TK Putra Kusuma Tampaksiring. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah 18 orang anak TK pada Kelompok A Semester II Tahun Pelajaran 2013/2014. Data penelitian tentang kemampuan motorik halus dikumpulkan dengan metode observasi dan instrumen berupa lembar format observasi. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan perkembangan bahasa dengan penerapan metode pemberian tugas pada siklus I sebesar 51,55% yang berada pada kategori sedang ternyata mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 89,55% yang tergolong pada kategori tinggi. Jadi, terdapat peningkatan perkembangan bahasa pada anak setelah diterapkan metode pemberian tugas berbantuan media gambar sebesar 38%. Kata Kunci : Kata Kunci : metode pemberian tugas, media gambar, perkembangan bahasa The problems found in this study regarding the lack of language development in children. This study aims to determine the increase in language development in children after application of the method of administration tasks aided media images on children in group A the second semester of academic year 2013/2014 at the Putra Kusuma Tampaksiring kindergarten. This research is an action research conducted in two cycles. The subjects were 18 kindergarten children in Group A Second Semester Academic Year 2013/2014. The research data collected on fine motor skills with the method of observation and the observation instrument in the form of sheet format. The data were analyzed using descriptive statistical analysis and quantitative descriptive analysis method. The results of the data analysis showed that an increase in the ability of language development with the application of the method of administration tasks on the first cycle of 51.55% which is in the medium category was experiencing an increase in cycle II to 89.55% were classified in the high category. Thus, there is an increase in language development in children after application of the method of administration tasks aided image media by 38%keyword : Keywords: method of assignment, media images, language development
METODE PEMBERIAN TUGAS MELALUI KEGIATAN KOLASE BERBANTUAN MEDIA ALAM UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS KELOMPOK B SEMESTER II PAUD KUMARA LOKA DENPASAR.
., Komang Ayu Sugiartini Pramita Dewi;
., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed;
., Drs. Ida Bagus Surya Manuaba,S.Pd., M.Fo
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 2, No 1 (2014): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v2i1.3527
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan motorik halus anak melalui penerapan metode pemberian tugas melalui kegiatan kolase berbantuan media alam untuk meningkatkan kemampuan motorik halus kelompok B semester II PAUD Kumara Loka Denpasar. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) atau Classroom Action Research. Subjek dalam penelitian ini adalah 15 orang anak kelompok B 5 PAUD Kumara Loka Denpasar. Data kemampuan motorik halus dikumpulkan dengan menggunakan metode observasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif kuantitatif. Analisis data dilakukan dengan membandingkan hasil dari siklus I dan siklus II. Pada siklus I diketahui pencapaian kemampuan motorik halus sebesar 44,2% dengan kategori sangat rendah. Sedangkan pada siklus II pencapaian kemampuan motorik halus sebesar 81,5% dengan kategori tinggi. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dengan menerapkan metode pemberian tugas melalui kegiatan kolase berbantuan media alam dapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak kelompok B semester II PAUD Kumara Loka Denpasar.Kata Kunci : Kata-kata kunci: metode pemberian tugas, kegiatan kolase berbantuan media alam, kemampuan motorik halus This study aims to determine the increase in the motor skills abilities of children through the implementation the method of administration tasks through collage assisted natural media to improve motor skills abilities of group B second semester Early Childhood Kumara Loka Denpasar. This research is Classroom Action Research. The subjects in this study were 15 children Early Childhood group B5 Kumara Loka Denpasar. Data were collected with motor skills abilities using non-test methods observation. The data obtained were analyzed using descriptive statistical analysis of quantitative techniques. Data analysis is done by comparing the results of the first cycle and second cycle. In the first cycle known to the achievement of motor skills abilities by 44.2 % with a very low category. While in the second cycle of fine motor skills attainment 81.5 % with high category. It can be concluded that by applying the method of administration tasks through assisted natural media collages can improve motor skills abilities of children in group B the second semester of early childhood Kumara Loka Denpasar.keyword : Keywords: method of administration tasks, natural media, collage, motor skills
PENERAPAN METODE BERMAIN BERBANTUAN MEDIA MENARA ANGKA UNTUK MENINGKATKAN PERKEMBANGAN KOGNITIF
., Luh Srinadi;
., Drs. I Nyoman Jampel,M.Pd;
., I Gde Wawan Sudatha, S.Pd., S.T., M.Pd
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v2i1.2989
Permasalahan yang terdapat pada penelitian ini mengenai rendahnya perkembangan kognitif dalam kemampuan pengenalan lambang bilangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan perkembangan kognitif dalam kemampuan pengenalan lambang bilangan setelah diterapkan metode bermain berbantuan media menara angka pada anak kelompok B3 semester II di TK Ganesa Singaraja Tahun Pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah 13 orang anak TK pada Kelompok B3 Semester II Tahun Pelajaran 2013/2014. Data penelitian tentang perkembangan kognitif dalam kemampuan pengenalan lambang bilangan dikumpulkan dengan metode observasi dengan instrumen berupa lembar observasi. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan perkembangan kognitif dalam kemampuan pengenalan lambang bilangan dengan penerapan metode bermain pada siklus I sebesar 70,75% yang berada pada kategori sedang ternyata mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 84,60% yang tergolong pada kategori tinggi. Jadi, terdapat peningkatan perkembangan kognitif dalam kemampuan pengenalan lambang bilangan pada anak setelah diterapkan metode bermain berbantuan media menara angka sebesar 13,85%. Kata Kunci : metode bermain, media menara angka, perkembangan kognitif The issues contained in the study on cognitive development in low emblem numbers recognition capabilities.The purpose of this research was to study the improvement within cognitive development in the introduction of numbers after the application of the playing method using the number tower media to the B3 group children during the second semester or the academic year 2013/2014 in TK Ganesa Singaraja. This type of study is a classroom action-based research which was carried out in two cycles with 13 children as the subjects during the second semester or the academic 2013/2014. The data on the cognitive development in the introduction of numbers were collected by observation method with observation forms as the instrument. The data in this study were analyzed using descriptive statistical analysis method and quantitative descriptive analysis method. The result of the data analysis shows that there was 70,75% improvement for the cognitive development in the introduction of numbers with the application of the playing method in the first cycle, which can be categorized as average. An improvement into 84,60% was also found in the second cycle which can be categorized as high. Therefore, improvement for the cognitive development in the introduction of numbers tower media there was 13,85%.keyword : playing method, number tower media, cognitive development
PENERAPAN MODEL MAKE A MATCH BERBANTUAN MEDIA KARTU ANGKA UNTUK MENINGKATKAN PERKEMBANGAN KOGNITIF ANAK DI TK BUANA SUTHA NUGRAHA SELEMADEG
., Gusti Ayu Made Mertadi;
., Drs. Ketut Pudjawan,M.Pd;
., Drs. Gede Raga, M.Si
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v2i1.3053
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan perkembangan kognitif setelah menerapkan model Make A Match berbantuan media kartu angka pada anak kelompok B TK Buana Sutha Nugraha Selemadeg, Kecamatan Selemadeg, Kabupaten Tabanan semester II tahun pelajaran 2013/2014.Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus.Subyek penelitian adalah 22 anak TK pada kelompok B semester II tahun pelajaran 2013/2014. Data tentang perkembangan kognitif kelompok B dilanjutkan dengan menggunakan model Make A Match dengan instrument berupa lembar observasi. Data hasil penelitian menggunakan metode analisis statistik deskriftif dan metode analisis deskriftif kuantitatif.Hasil analisis data menunjukkan setelah penerapan model Make A Match berbantuan media kartu angka terjadi peningkatan perkembangan kognitif anak kelompok B pada siklus I sebesar 61,6% pada kategori rendah dan pada siklus II meningkat menjadi sebesar 82,95 % berada pada kategori tinggi. Jadi terjadi peningkatan perkembangan kognitif anak kelompok pada TK Buana Sutha Nugraha Selemadeg, Kabupaten Tabanan.Kata Kunci : model Make A Match, perkembangan kognitif, media kartu angka This study aims to determine the increase in cognitive development after applying Make A Match -aided models media card numbers on kindergarten children in group B Buana Sutha Selemadeg Nugraha, District Selemadeg, Tabanan second semester of academic year 2013/2014 . This research is an action research conducted in two cycles . Subjects were 22 kindergarten children in group B the second semester of academic year 2013/2014 . Data on cognitive development group B followed by using a model Make A Match with instruments such as the observation sheet . Research data using descriptive statistical analysis and quantitative descriptive analysis method . The results of the data analysis showed that after the application of the Make A Match -assisted media card numbers increased cognitive development of children in group B in the first cycle was 61.6 % in the low category and the second cycle increased to 82.95 % in the high category . So an increase in cognitive development of children in the kindergarten group Buana Sutha Selemadeg Nugraha, Tabanan.keyword : Make A Match models, cognitive development, media card numbers